Anda di halaman 1dari 31

Physiotherapy exercises

Akbar Febrianysah
- fase kronis
- Rehibilitasi agar dapat mengembalikan fungsi
tubuh seperti atau mendekati fungsi semula
tujuan
- Nemperbaiki atau mencegah gangguan
fungsi tubuh
- Nemperbaiki kecacatan
- Nencegah atau mengurangi faktor resiko
gangguan kesehatan
- Nengoptimalkan status kesehatan dan
kebugaran.
ndikasi Terapi Latihan
- Nyeri
- Kelemahan dan penurunan ketahanan otot
- Pengurangan jangkauan gerak yang dapat
dikarenakan oleh kekakuan kapsul sendi
maupun pengurangan panjang otot.
- Nobilitas sendi yang berlebihan
- Postur tubuh yang abnormal
- Cangguan keseimbangan, stabilitas postur,
koordinasi, perkembangan dan tonus otot
!&!& LATA! T%AP
a. Latihan Fleksibilitas (Latihan ROM)
erdasarkan oint actions
&pinal Column
&houlder Cirdle
&houlder ]oint
lbow ]oint
rist ]oint
ip ]oint
Knee ]oint
Ankle ]oint
enis Latihan fleksibilitas
1. Latihan fleksibilitas Pasif
2. Latihan fleksibilitas Aktif dan Aktif dengan
antuan
. Latihan Nobilitas
- merupakan komponen dasar dari rehabilitasi
- dapat mempercepat penyembuhan jaringan
yang pada akhirnya dapat menunjang fungsi
gerak.
- Latihan mobilitas dapat digunakan untuk
menjaga dan meningkatkan jangkauan
gerak.
Cangguan jangkauan gerak
- kontraktur kapsul persendian
- perlengketan jaringan lunak
- ketegangan otot
- sensitifitas dan hambatan syaraf karena
nyeri.
Latihan mobilitas
Aktif
dgn
bantuan
pasif
aktif
Latihan pasif
- Tidak mandiri
- Bisa berupa mesin / org lain
- Awal rehabilitasi
- Bisa dikombinasikan dengan latihan
penguluran untuk meningkatkan jangkauan
gerak sendi.
Latihan aktif dengan bantuan
- gerakan dilakukan secara aktif akan tetapi dibantu
oleh bantuan tenaga dari luar.
- bermanfaat untuk menguatkan otot yang lemah
serta meningkatkan jangkauan gerak sendi.
- Cravitasi, ]ika latihan dibantu oleh gravitasi,
efektivitas mobilisasi target struktur dapat
meningkat.
Latihan Aktif
- mandiri.
- meningkatkan fleksibilitas jaringan melalui latihan stretching.
- Latihan penguluran ini dapat memperkuat dan memperpanjang
struktur kolagen. Latihan ini secara alami dibatasi oleh rasa nyeri.
- al yang harus diperhatikan adalah waktu yang tepat untuk memulai
latihan aktif mengingat cedera akut pada fase awal memerlukan
imobilisasi untuk mencegah terjadinya cedera lanjut. !mobilisasi ini
kemudian perlu dilanjutkan dengan mobilisasi untuk membantu
reabsorbsi jaringan parut dan rekapilerisasi area yang mengalami
cedera.
- Latihan penguluran juga penting untuk mencegah kontraktur
(pemendekan) sendi. Latihan stretching (penguluran) dapat
dilaksanakan secara dinamis maupun statis.
. Latihan eban
- Kekuatan (strength)
- tenaga (power)
- ketahanan (endurance).
manfaat latihan beban
- Neningkatkan kekuatan jaringan ikat seperti
tendon, ligamen dan jaringan ikat
intramuscular.
- Peningkatan kepadatan massa tulang.
- Peningkatan komposisi otot terhadap lemak
- Peningkatan keseimbangan
enis Latihan eban
- Latihan Beban manual
tahap awal cedera atau rehabiliatasi penyakit.
- Latihan Pembebanan Nekanis
Kadar pembebanan dapat diukur dan dapat melebihi
pembebanan yang dilakukan oleh sendiri atau teraphist.
latihan pembebanan biomekanika
- Latihan &tatis (Latihan sometrik)
dimana tidak terdapat perubahan panjang otot. Contoh latihan
ini misalnya dengan menarik maupun mendorong objek yang
tidak dapat digerakkan dan mempertahankan posisi tubuh
terhadap tekanan.
- !ndikasi latihan isometrik :
- Nencegah dan meminimalkan atrofi otot ketika pergerakan sendi tidak
memungkinkan misalnya penggunaan bidai atau gips.
- Neningkatkan stabilitas postur dan persendian.
- Neningkatkan kekuatan otot ketika latihan dinamis dikhawatirkan dapat
mengakibatkan cedera sendi
. Latihan Aerobik
- merupakan latihan yang dirancang untuk
meningkatkan kerja metabolisme aerobik otot
- berlari, joging, berjalan, bersepeda, treadmill dan
berenang.
Prinsip asar Latihan Aerobik
- meningkatkan adaptasi otot skelet, otot jantung dan
keseluruhan kualitas kardiorespirasi
- !ntensitas latihan didasarkan pada target nadi
latihan dan frekuensi maksimal denyut nadi.
- Durasi latihan aerobik dengan intensitas selama 20
sampai 30 menit diawali pemanasan dan diakhiri
pendinginan
- Frekuensi latihan 3S x/mgg
- ]enis latihan aerobik disesuiakan dengan tujuan
spesifik
- Latihan perlu disesuaikan dgn toleransi fisik individu
untuk menghindari overuse (tidak >10 /mgg)
Terima Kasih