Anda di halaman 1dari 3

NAMA: FRENGKY HERMANTO NIM:10504241032 KELAS:A2

1. Karena bahan bakar mempunyai titik nyala atau flash point dan semua jenis bahan bakar mempunyai titik nyala berbeda-beda jadi minyak bumi harus dipisahkan terlebih dahulu sebelum digunakan menjadi bahan bakar.Dan bahan bakar mempunyai berat jenis karena berat jenis juga mempengaruhi atomisasi dan penetrasi semprotan ketika bahan bakar diinjeksikan.jika minyak bumi dari sumur berat jenisnya masih terlalu besar maka perlu proses destilasi. 2. Pengolahan minyak dilakukan dalam kilang minyak (oilrefinery) dengan beberapa macam proses untuk mendapatkan BBM yang sesuai dengan keinginan.Proses dasar yang digunakan adalah penyulingan atau distilasi (distillation) dan perengkahan (cracking). Proses distilasi yang digunakan sangat komplek, karenamdalam minyak bumi ada fraksi yang menguap pada suhu kamar (25C), tetapi ada juga yang menguap pada suhu 315C dan bahkan ada yang lebih tinggi lagi. Pada saat ini proses distilasi yang digunakan adalah "continuous-process type" artinya pemberian umpan secara berkesinambungan (ajeg), tidak putus-putus. Demikian juga proses perengkahan saat ini juga menggunakan "continous-process". Proses distilasi adalah sebagai berikut Umpan minyak yang berada dalam Tanki dipompa melalui penukar panas, memanfaatkan panas produk. Produk yang masuk kedalam dapur dipanaskan sampai titik nyala (flashing point). Dapur (heater)minyak terdiri dari kelompok pipa (tube) yang dilalui minyak, sedangkan api memanaskan pipanya sampai minyak mencapai flashing point. Kemudian minyak panas yang berupa campuran gas-cairan masuk kedalam kolom distilasi yang bertekanan satu atmosfer, yang berbentuk gas naik keatas yang berbentuk cair turun kebawah.Suhunya diatur berbeda-beda, makin keatas makin kecil suhunya. Jadi makin keatas fraksi minyak bumi titik didihnya semakin rendah atau dengan kata lain makin keatas fraksinya makin ringan. Untuk mengeluarkan produknnya dibuat lubang pipa pada dinding kolom, sehingga cairan dari beberapa dulang akan mengalir jadi sat produk. Pada umumnya pipa produk ada 6 buah dinataranya adalah (1) produk Gas (fraksi yang paling ringan) diambil dari puncak kolom, (2) produk Naphtha fraksi ini calon untuk membuat Premium, (3) produk kerosene fraksi ini untuk BBM rumah tangga, (4) produk solar untuk otomotif (Automotive Diesel Oil =ADO). (5) produk solar untuk Industri (Industrial Diesel Oil=IDO), dan yang (6) produk residu keluar dari dasar kolom. Produk terakhir ini disebut "Long Residue" kelak akan diproses lagi dalam kolom distilasi yang tekanannya lebih rendah dari suhu atmosfir yang disebut distilasi vacum. Hal ini

NAMA: FRENGKY HERMANTO NIM:10504241032 KELAS:A2

dilakukan agar fraksi berat mendidih pada suhu lebih rendah, sehingga tidak terjadi perengkahan. Produk (1) yang keluar dari kolom distilasi masih panas dan berupa gas maka perlu dikondensasikan melalui alat yang disebut kondensor, dengan pendingin air, sehingga dapat dipompa masuk tanki yang akan diproses menjadi BBM pesawat terbang. Produk yang lain masih panas perlu didinginkan dengan alat yang disebut cooler, dengan media pendingin air. Ada kalanya panas produk tersebut masih tinggi terutama residu, dimanfaatkan oleh umpan minyak lainya disebut penukar panas (heat exchanger). Proses distilasi atmosfer (tekanan dislilasi 1 atm) disebut proses primer, sedangkan proses lanjutan disebut proses sekunder. Hasil-hasil dari distilasi atmosfer yang langsung dapat dipakai oleh konsumen adalah Kerosene, solar untuk mobil dan untuk industri, sedang yang lain perlu diproses lebih lanjut. . 3. Minyak bumi diproses dengan proses cracking ,Proses ini merupakan proses pemecahan molekul-molekul besar dari zat hidrokarbon yang dilakukan pada suhu tinggi yang bekerja pada bahan awal selama waktu tertentu.proses ini dilakukan unrtuk menghasilkan bensin yang berat yaitu yang mempunyai bilangan oktan yang buruk karena bilangna oktan itu akan naik bila titik didihnya turun. 4. Cetane Number pada minyak diesel dapat ditingkatkan dengan proses menambahkan zat additive yaitu organik nitrat dan peroxida dalam jumlah kecil dan additive berupa amylnitrate dan acetoneperoxide.dan komposisinya adalah penambahan 0,5 4% amylnitrate dapat meningkatkan 7 30 angka cetane ,penambahan acetoneperoxide dapat meningkatkan 10 35 angka cetane . 5. Karena timbal mencemari udara dan berbahaya pada kesehatan b. Menimbulkan kerak pada mesin karena sisa pembakaran c. TEL tidak digunakan sebab sangat toxicity dan kerugian lain pada catalytic converters d. Menurunkan bilangan oktan karena hilangnya alkena-alkena dari bensin e. Menurunkan kinerja pada mesin karena bahan baksr tidak terbakar semua 6. persamaannya pada solar dan bensin adalah sama-sama menggunakan additive detergents,metal deactivators,dan corrosion inhibitors. . perbedaan solar adalah solar menggunakan additive cetane improves,biocides,flow improves,anti-smoke,dispersants. bensin adalah bensin menggunakan additive oxidation inhibitors,anti-icing additives,deposit control additives,blending agents,anti knock compound.
2

NAMA: FRENGKY HERMANTO NIM:10504241032 KELAS:A2

7. Bio-Etanol adalah etanol yang diproduksi dengan cara fermentasi menggunakan bahan baku nabati. Karakter: sebagai bahan bakar substitusi BBM pada motor berbahan bakar bensin; digunakan dalam bentuk neat 100% (B100) atau diblending dengan premium (EXX). E-Diesel adalah campuran 5 ~ 15% volume etanol atau ethyl alcohol (C2H5OH) dengan minyak solar Karakter: titik nyala atau flash point pada e-diesel adalah 15C,digunakan sebagai bahan bakar subtitusi solar,menghasilkan emisi CO sedikit.