Anda di halaman 1dari 34

TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI

Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 11


TEOR ORGANSAS Wahyu
Darmono, S.Sos
2
1, TERDIRI DARI HU PEkERJAAN DAN kELOMPOk PEkERJAAN
YANS RELATIF TETAP DAN STAIL,
Z, TUJUAN UTAMA STRUkTUR ORSANISASI UNTUk
MEMPENSARUHI PERILAkU INDIVIDU DAN kELOMPOk
SEHINSSA DAPAT MENCAPAI PRESTASI YANS EFEkTIF,
kEPUTUSAN MANAJERIAL MENENTUkAN STRUkTUR ORSANISASI
1, Pembugiun kergu
Z, PendeIegusiun wewenung
3, Depurtementusi pekerguun
4, Penentuun rentung 03/,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 33
1, PEMASIAN kERJA
PemiIuhun keseIuruhun tugus mengudi tugus dun pekerguun yung
Iebih keciI berguntung pudu keuntungun teknis dun ekonomis duri
spesiuIisusi pekerguun,
Z, PENDELESASIAN WEWENANS
PendeIegusiun wewenung memungkinkun untuk mengumbiI keputusun
dun menuntut ketuutun tunpu persetuguun pimpinun Iebih tinggi pend
wewenung uduIuh konsep yg bersifut reIutif,
3, DEPARTEMENTASI PEkERJAAN
Menghuruskun diudukun seIeksi dusur umum seperti fungsi
teritoriuI produk utuu peIunggun, Setiup dusur depurtementuIisusi
mengundung keuntungun & kerugiun yg hurus dievuIuusi dIm hub dgn
keefektifun orgunisusi securu menyeIuruh,
4, RENTANS kENDALI
Rentung kenduIi optimuI bukunIuh gmI khusus buwuhun yg mengudi
pertimbungun penting udI kekerusun dun intensitus hubungun uktuuI,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 44
PEREDAAN STRUkTUR ORSANISASI
Perbeduun tersebut timbuI sebugui ukibut ke 4 keputusun
pimpinun diutus, Untuk mengukur perbeduun itu perIu
mengenuI ciri utuu dimensi struktur yg duput diukur,
Tigu Dimensi yg dipukui yuitu:
1, kOMPLEkSITAS
kompIeksitus mengucu pd seguuh munu pekerguun duIum orgunisusi
dispesiuIisusikun,
Z, SENTRALISASI
Mengucu pd seguuh munu wewenung dipertuhunkun duIum pekerguun
pimpinun
3, FORMALISASI
Mengucu pd seguuh munu kebiguksunuun peruturun dun prosedur
ditetupkun securu tertuIis,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 55
1, DESAIN PEkERJAAN MERUPAkAN kEPUTUSAN & TINDAkAN
MANAJERIAL YS MENSkHUSUSkAN kEDALAM CAkUPAN & HU
PEkERJAAN YS OYEkTIF UNT MEMENUHI kEUTUHAN ORSANISASI
SERTA kEUTUHAN SOSIAL & PRIADI PEMESANS PEkERJAAN,
Z, STRATESI DESAIN PEkERJAAN DIkEMANSkAN MENEkANkAN
PENTINSNYA kARAkTERISTIk PEkERJAAN INTI,
3, STRATESI ERDASARkAN TEORI MOTIVASI HERZERS YS
MENCAkUP PENINSkATAN kEDALAMAN PEkERJAAN MELALUI
PENDELESASIAN WEWENANS YS LEIH ESAR kPD PEMESANS
PEkERJAAN TTP PEMERkAYAAN PEkERJAAN TDk DAPAT
DITERAPkAN SCR UNIVERSAL kRN TIDAk MEMPERTIMANSkAN
PEREDAAN INDIVIDU,
4, UkURAN PEREDAAN INDIVIDU MENDORONS UNTUk MENSkAJI
CARA MENINSkATkAN PERSEPSI POSITIF TERHADAP kERASAMAN
IDENTITAS ARTI OTONOMI DAN ALIkAN AkAN MENINSkATkAN
PRESTASI kERJA DAN kEPUASAN kERJA SEANDAINYA PARA
PEMESANS PEkERJAAN MEMILIkI kEUTUHAN PERTUMUHAN YS
RELATIF TINSSI,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 66
PENINGKATAN DIMENSI INTI PEKERJAAN ANTARA LAIN:
1, Mengkombinusikun unsur tugus yukni menuguskun seIuruh
pekerguun{moduI kergu},
Z, kebiguksunuun memiIih metode kergu
3, kenduIi utus keceputun kergu sendiri
MA$ALAH DE$AlN ULANG lEKEl`AAN $LL:
1, PROSRAM INI MAkAN WAkTU DAN MAHAL
Z, DITUJUkAN UNTUk MEMENUHI kEUTUHAN YS ELUM
TERPENUHI DITEMPAT kERJA,
3, DITOLAk SERIkAT PEkERJA kRN LEIH ANYAk HASIL
kERJA DENSAN UPAH YS SAMA,
TUJUAN DESAIN ULANG PEKERJAAN UNT
MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KEPUASAN.
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 77
1. ll^T\ 8^\T^T HlK^\TTTK
PROSES KEPEMIMPINAN TIDAK MENCAKUP PERSEPSI
TENTANG KEYAKINAN & KEPERCAYAAN.
PROSES MOTIVASI HANYA MENYADAP MOTIF FISIK,
RASAAMAN, DAN EKONOMIK MELALUI PERASAAN TAKUT DAN
SANKSI.
PROSES KOMUNIKASI BERLANGSUNG SEDEMIKIAN
RUPA SEHINGGA INFORMASI MENGALIR KE BAWAH &
CENDERUNG TERGANGGU, TDK AKURAT.
PROSES INTERAKSI BERSIFAT TERTUTUP & TERBATAS,
HANYA SEDIKIT PENGARUH BAWAHAN ATAS TUJUAN &METODE
DEPARTEMENTAL.
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 88
PROSES PENSAMILAN kEPUTUSAN HANYA DI TINSkAT
ATAS kEPUTUSAN RELATIF,
PROSES PENYUSUNAN TUJUAN DILAkUkAN DI TINSkAT
PUNCAk ORSN TANPA MENDORONS ADANYA PARTISIPASI
kELOMPOk
PROSES kENDALI DIPUSATkAN & MENEkANkAN UPAYA
MEMPERHALUS KESALAHAN.
Z, DESAIN ORSANISASI ORSANIk
PROSES kEPEMIMPINAN MENCAkUP PERSEPSI TENTANS
kEYAkINAN & kEPERCAYAAN ANTARA ATASAN &
AWAHAN DLM SESALA PERSOALAN,
PROSES MOTIVASI ERUSAHA MENIMULkAN MOTIVASI
MELALUI METODE PARTISIPASI
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 99
PROSES KOMUNIKASI BERLANGSUNG SEDEMIKIAN RUPA
SEHINGGA INFORMASI MENGALIR SECARA BEBAS KE
SELURUH ORGANISASI YAITU KE ATAS KE BAWAH & KE
SAMPING.
PROSES INTERAKSI BERSIFAT TERBUKA & EKSTENSIF , BAIK
ATASAN/BAWAHAN DPT MEMPENGARUHI TUJUAN & METODE
DEPARTEMENTAL.
PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DILAKSANAKAN
DISEMUA TINGKATAN MELALUI PROSES KELOMPOK.
PROSES PENYUSUNAN TUJUAN MENDORONG TIMBULNYA
PARTISIPASI KELOMPOK UNTUK MENETAPKAN SASARAN YG
TINGGI & REALISTIS.
PROSES KENDALI MENYEBAR KE SELURUH ORGANISASI &
MENEKANKAN PEMECAHAN MASALAH & PENGENDALIAN
DIRI.
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 10 10
DESAIN ORSANISASI YS EFEkTIF TDk DPT ERPEDOMAN PD
TEORI SEASAI SATU CARA TERAIk MELAINkAN MANAJER
HARUS MENERIMA SUDUT PANDANS AHWA AIk DESAIN
MEkANISTIk/DESAIN ORSANIk LEIH EFEkTIF ASI
ORSANISASI/SU-SUUNIT DIDALAMNYA,
Desuin struktur subunit didesuin sesuui dengun kontinum mekunistik
orgunik dgn curu yg konsisten dgn keuduun kondisi Iingkungun
khususnyu Iugu perubuhun yg Iebih Iumbut ketidukpustiun yg Iebih
besur & rentung wuktu buIikun yg Iebih singkut sesuui dgn desuin
mekunistik,
DESAIN TEkNIk INTESRATIF TEHNIk YS COCOk APAkAH
PERATURAN PERENCANAAN ATAU PENYESUAIAN ERSAMA
ERSANTUNS PD TINSkAT DIFERENSIASI SUUNIT, SEMAkIN
ESAR DIFERENSIASINYA SEMAkIN ESAR PULA PERLUNYA
TEHNIk PENYESUAIAN ERSAMA & SEMAkIN kECIL
DIFERENSIASINYA SEMAkIN ESAR PERLUNYA PERATURAN &
PERENCANAAN,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 11 11
kOMUNIkASI MRPN SALAH SATU PROSES VITAL YS MENJIWAI
STRUkTUR ORSANISASI,
MUTU kEPUTUSAN MANAJERIAL SEASIAN ESAR ERSANTUNS
PD MUTU INFORMASI YS ISA DIPEROLEH,
PROSES kOMUNIkASI YS EFEkTIF TERDIRI DR EERAPA UNSUR
DASAR
kOMUNIkATOR
PESAN
PERANTARA
PENERIMA
ALIkAN
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 12 12
DESAIN ORSANISASI & PROSES kOMUNIkASI TDk DPT
DIPISAHkAN DESAIN ORSANISASI HARUS MEMUNSkINkAN
TERJADINYA kOMUNIkASI DLM TISA ARAH: VERTIkAL
HORISONTAL DAN DIASONAL,
Proses penyundiun & penguruiun sundi bersifut
segenis/homogeneous komunikusi ukun sungut efektif,
EERAPA HAMATAN DLM kESASALAN kOMUNIkASI:
1, kERANSkA ACUAN
Z, MENYIMAk SELEkTIF
3, kATA PUTUS NILAI
4, kREDIILITAS SUMER
, MASALAH SEMANTIk
, PENYARINSAN
7, AHASA kELOMPOk
, PEREDAAN STATUS
9, TEkANAN WAkTU
10 EAN LAYAk/OVERLOAD
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 13 13
PENSAMILAN kEPUTUSAN MERUPAkAN PROSES FUNDAMENTAL DI
DLM ORSANISASI PARA MANAJER MENSAMIL kEPUTUSAN
ERDASARkAN INFORMASI/kOMUNIkASI YS DITERIMA,
ILASIFIIASI IEPUTUSAM
I. IEPUTUSAM Y0 DIPPO0PAM
kepufuson yg horus diombiI difingkof perfomo orgonisosi
Z. IEPUTUSAM Y0 TIDAI DIPPO0PAM
kepufuson yg horus diombiI oIeh pimpinon feros
PENSAMILAN kEPUTUSAN tdk boIeh diunggup sebugui tuguun meIuinkun
sebugui curu untuk mencupui tuguun & susurun orgunisusi
PENSAMILAN kEPUTUSAN hurus dipundung sebugui proses bertuhup
bunyuk utus dusur munu piIihun uktuuInyu hunyu sutu tuhup
Proses pengumbiIun keputusun dipenguruhi oIeh:
- Fuktor Iingkungun
- PeriIuku
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 14 14
MENSINDENTIFIkASI MASALAH
Fuktor-fuktor yg menghumbut:
A, musuIuh persepsi
, menetupkun musuIuh duIum kuitunnyu dengun pemecuhunnyu
C, mengidentifikusi geguIu sebugui musuIuh
DuIum beberupu huI keputusun keIompok Iebih buik duripudu keputusun individu,
3 TEHNIk PENSAMILAN kEPUTUSAN kELOMPOk ASAR LEIH EFEkTIF
1, RAINSTORMINS
Meningkutkun kreutifitus dgn mendorong pengungkupun gugusun meIuIui diskusi
yg tiduk mengeritik,
Z, PROSES DELPHI
Meningkutkun kreutifitus dgn menggunukun pertimbungun yg diugukun securu
unonim utus gugusun gunu mencupui keputusun konsensus
3, TEHNIk kELOMPOk NOMINAL
Meningkutkun kreutifitus dgn mengumpuIkun orung bersumu- sumu dIm
sebuuh pertemuun yg sungut terstruktur & tiduk bunyuk komunikusi verbuI,
keputusun keIompok mrpn husiI pemungutun suuru unggotu securu mutemutis,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 15 15
EVALUASI PRESTASI
EvuIuusi sistemutik dun formuI utus prestusi kergu kuryuwun &
potensi pengembungunnyu dimusu depun,
E,P digunukun dIm urti Iuus unt meniIui & mengembungkun buwuhun dIm
urti Iebih khusus bertuguun motivusionuI meningkutkun pengetuhuun
riset promosi peIutihun dun pengembungun,
Lungkuh penting unt mengembungkun progrum evuIuusi prestusi
udI penentuun kriteriu,
kriteriu udI ukurun berguntung/prediktif unt menimbung keefektifun
kuryuwun,
kriteriu yg buik hurus reIevun stubiI dpt membedukun kuryuwun yg
dihurkut dun pruktis,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 16 16
kESALAHAN YS UMUM ADL
A, keIunukun dun kekukuun penghurkut
, Efek huIo
C, kecondongun memusut
D, peristiwu terukhir
METODE UNT MEMPERkECIL kESALAHAN
- Peniuduun istiIuh seperti rutu-rutu dIm skuIu
- Menghuruskun penghurkut unt menghurkut segmI keciI individu
- MeIutih penghurkut unt mengenuIi kecenderungun kesuIuhun yg umum
PROSRAM EVALUASI PRESTASI
1, SkALA PENSHARkATAN SRAFIk
bentuk evuIuusi dgn menggunukun skuIu yg dipukui penghurkut
unt memeriksu kebenurun penghurkutunnyu
Z, ESEI DESkRIPTIF
evuIuusi prestusi menghuruskun penghurkut unt menguruiukun
titik kekuutun & keIemuhun setiup peguwui yg dihurkut
Semuu prosedur ini sering menghusiIkun kesuIuhun penghurkutun,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 17 17
Teknik evaIuasi prestasi
1. SKALA PENGHARKATAN BERDASARKAN PERILAKU (BARS)
Merupakan bentuk evaIuasi yg menggunakan kejadian
kritis/contoh periIaku kerja khusus unt menentukan berbagai
tingkat prestasi.
2. MANAJEMEN BERDASARKAN SASARAN (mbs) ATAU
PENYUSUSNAN TUJUAN.
MeIibatkan pertemuan atasan-bawahan guna membicarakan &
secara bersama-sama menyususn sasaran bagi bawahan unt
jangka waktu tertentu.
3. TEHNIK PUSAT PENILAIAN
Serangkaian Iatihan dimana para caIon unt promosi, peIatihan atau
program manajeriaI Iain seIama 2 / 3 hari sementara diamati & diharkat
Wawancara baIikan evaIuasi prestasi mrpn bagian esensiaI dr setiap
program baIikan menyediakan informasi ttg bagaimana pandangan
orang Iain thd prestasi kerja pegawai yg diharkat. Bagian yg Iain
pengkaItan prestasi dan kemajuan dgn mengembangkan karier.
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 18 18
MeIuIui proses sosiuIisusi & pengembungun kurier
kepentingun individu dun orgunisusi diidentifikusikun &
dikonfrontusikun,
SOSIALISASI MEM0UTAMAIAM IEPEMTIM0AM OP0AMISASI,
PEM0EM8AM0AM IAPIEP MEM0UTAMAIAM IEPEMTIM0AM
IMDIVIDU
SALAH SATU TEORI TENTANS PILIHAN kARIER YAITU OLEH
HOLAND AHWAORANS MEMILIH kARIER TS SESUAI DSN JENIS
kEPRIADIAN MEREkA DAN ADA HU PASTI ANTARA JENIS
kEPRIADIAN TERTENTU DSN kARAkTERISTIk ID PEkERJAAN,
konsep kurier didIm orgn hurus cukup Iuus unt mencukup poIu
kehidupun kergu & nonkergu.
kARIER YS EFEkTIF MENCAkUP kARAkTERISTIk PRESTASI
SIkAP kEMAMPUAN ERADAPTASI DAN IDENTITAS,
kurukteristik keefisienun kurier individu dpt dihubkun dgn kriteriu keefektifun
orgunisusi seguuh terdpt kesesuuiun kriteriu keefektifun individu & orgunisusi
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 19 19
PROSES SOSIALISASI ORSANISASI ERJALAN SELARAS DSN
TAHAPAN kARIER kESELARASAN TAHAPAN PENSEMANSAN
kARIER DSN PROSES SOSIALISASI MEMUNSkINkAN PIMP UNT
MELAkSANAkAN PRAkTEk YS MEMPERESAR PELUANS UNT
MENCAPAI kEUT ERSAMA DARI INDIVIDU & ORSANISASI
llAKTEK OlGANl$A$l $ElElTl lElEKlUTAN, $ELEK$l,
lENEMlATAN, llOMO$l DAN lEMlNDAHAN , DlT M`D LAGlAN
lENTlNG Dl llO$E$ $O$lALl$A$l YG EFEKTlF `lKA llMl
MEMlKllKAN DLM KAlTANNYA DGN KELUTUHAN lNDl\lDUlNDl\lDU
& OlGANl$A$l
kARAkTERISTIk JALUR kARIER REALISTIk:
1, Mencukupkemungkinun IuteruI & kebuwuh yg tdk terikut
pd tk kemuguun normuI
Z, ersifut sementuru & responsif thd perubuhun
kebutuhun orgunisusi
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 20 20
kARAkTERISTIk PENSEMANSAN ORSN
1, TERENCANA
PO udI pendegkutun berdsrkun dutu thd perubuhun yg meIibutkun
semuu unsur yg udu dIm perencunuun munugeriuI,
Z, ERORIENTASI MASALAH
PO berupuyu menerupkun teori & peneIitiun dr segumIuh disipIin iImu
3, MENCERMINkAN PENDEkATAN SISTEM
PO udI p[endekutun sistemutik dun sistemik,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 21 21
4, MERUPAkAN ASIAN INTESRAL DR PROSES MANAJEMEN
PO bukunIuh sesuutu yg diIukukun terhudup orgunisusi oIeh
pihuk Iuur,
, PO UkAN STRATESI MAPAN
PO udI proses yg berkeIungutun yg berIungsung terus menerus,
, ERFOkUS PD PENINSkATAN
PO menekunkun meningkutkun
7, ERORIENTASI TINDAkAN
fokus PO udI penyeIesuiun dun husiI
, ERDASARkAN TEORI & PRAkTEk YS SEHAT
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 22 22
DIASNOSIS MASALAH YS TIMUL & MUNSkIN MENCAkUP
UPAYA PENSUMPULAN INFORMASI YS MENCERMINkAN
TINSkAT kEEFEkTIFAN ORSANISASI,
MASALAH HARUS DIDIASNOSIS & MANAJER DPT MELAkUkAN
ANALISIS DSN MEMPERTIMANSkAN:
- APA MASALAH SEENARNYA
- APA YS HARUS DIUAH UNT MEMECAHkAN MASALAH
- APA HASIL YS DIHARAPkAN
- ASAIAMANA MENSUkUR HASIL ITU
Lungkuh terukhir proses Pengembungun Orgunisusi udI
pengumbiIun keputusun tentung prosedur evuIuusi dengun menutu
prosedur yg bersifut eksperimentuI yuitu husiI ukhir perIu
ditetupkun securu operusionuI & pengukurun diIukukun sebeIum
dun sesuduh dIm orgunisusi yg meIukukun pengembungun,
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 23 23
LANSkAH-LANSkAH MODEL EVALUASI DLM PROSRAM
PENSEMANSAN ORSANISASI:
1, Menetupkun tuguun progrum
Z, Menguruikun uktivitus yg diIuksunukun unt mencupui
tuguun
3, Mengukur husiI progrum
4, Menetupkun butus dusur unt membundingkun perubuhun
, MengenduIikun fuktor Iuur Iebih buik meIuIui penggunuun
keIompok kenduIi
, Mendeteksi konsekuensi yg tiduk diuntisipusi
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 24 24
HlTll l\lH^\^\ T8'KT'8
1, MANAJEMEN ERDASARkAN SASARAN/MANAJEMEN Y
OJECTIVE {MO}
Membonfu menyediokon wewenong Iebih besor bogi sefiop
orong unfuk menenfukon fujuon pekerjoon mereko
Z, SISTEM 4
Merupokon pendekofon yg diferopkon secoro Iuos unfuk
mengembongkon korokferisfik desoin orgonik doIom suofu
orgonisosi
3, TEkNOLOSI DESAIN MAPS{muItivuriute unuIysis}
Mefode mendesoin orgonisosi berdosorkon hubungon yg
dipondong perIu unfuk meIoksonkon fugos individu
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 25 25
HlTll l\lH^\^\ l8Tl^K'
I. PPO0PAM 0EPADI MAMAJEMEM
Progrom yong mengkombinosikon peIofihon kepemimpinon don
Iofihon pengembongon keIompok.
Z. PEM8IMAAM TIM
Suofu fehnik monojemen yg mencokupkon sejumIoh mefode spesifik
unfuk membenfuk kerjo fim yong efekfif, boik didoIom moupun di
onforo keIompok kerjo.
3. PEPEMCAMAAM IEHIDUPAM
Suofu mefode pengembongon yg mendorong don memungkinkon
orong orong memoinkon peron okfif doIom memodukon korier don
okfivifos kehidupon mereko keoroh hosiI yong memuoskon
4. PELATIHAM IEPEIAAM
Mefode yong diferopkon secoro Iuos unfuk membonfu orong orong
mempeIojori coro peningkofon kefrompiIon onfor pribodi mereko.
lTHl\T ? T8'KT'8 8^\T^T
I. IOMPLEISITAS. Merujuk pd fingkof diferensiosi yg ferdopof
dIm sebuoh orgonisosi.
- Diferensiosi HorisonfoI. Memperhofikon fingkof sejouh mono
pekerjoon fersebor secoro geogrofis, diukur dgn
mengkoIkuIosikon jumIoh spesioIisosi pekerjoon don wokfu rofoZ
peIofihon yong dibufuhkon mosingZ.
- Diferensiosi VerfikoI. Merujuk pd kedoIomon orgonisosi don
diukur dgn coro menghifung jumIoh fingkofon hierorki yg
memisohkon chief execufive dori pegowoi pd bogion
keIuoron/oufpuf orgonisosi.
- Diferensiosi SposioI. Tingkof sejouh mono pekerjoon ifu
fersebor secoro geogrofis don diukur berdosorkon jumIoh Iokosi
ferpisoh, jorok rofoZ fempofZ fersebuf dr konfor pusof, serfo
proporsi personoIio orgonisosi yg berIokosi pd unifZ ferpisoh fsb.
AKN BESAR DFERENSAS HORSONTAL, DGN E!ERTAHANKAN
RENTANG KENDAL YG KONSTAN, AKA AKN TNGG !&LA HERARKNYA,
AKN TERSEBAR SECARA GEOGRAFS &NT-&NTNYA, AKN KO!LEKS
!&LA ORGANSASNYA DAN AKN KO!LEKS ORGANSASNYA AKN
BESAR !&LA KES&KARAN KO&NKAS, KOORDNAS DAN KONTROL.
TEOR ORGANSAS
Wahyu Darmono, S.Sos
26
Z, FORMALISASI, Meruguk pudu tingkut seguuh munu pekerguun
duIum orgunisusi distundurdisusi, Mukin tinggi formuIisusinyu mukin
diutur puIu periIuku peguwuinyu, FormuIisusi dpt dicupui dIm pekerguun,
DuIum keuduun yg demikiun orgunisusi tsb ukun menggunukun peruturun
dun prosedur unt mengutur upu yg diIukukun oIeh puru peguwui,
3, SENTRALISASI, Dinyutukun sebugui tingkut seguuh munu
kekuusuun formuI duput membuut kebiguksunuunZ dikonsentrusikun pudu
sutu individu sebuuh unit utuu suutu tingkut dgn demikiun peguwui
hunyu memperoIeh musukun yg minim dIm pekerguun mereku,
DuIum seIuruh proses pengumbiIun keputusun dpt digunukun sebugui
ukurun sentruIisusi proses ini meIiputi:
- MengumpuIkan informasi unt diteruskan kepada kpd pengambiI
keputusan.
- Memproses dan mengintepretasikan informasi unt memberi saran
kepada pembuat keputusan.
- Membuat piIihan mengenai apa yg hendak diIakukan.
- Memberi wewenang kpd orang Iain menganai apa yg hendak
diIakukan.
- MeIaksanakannya.
27
TEOR ORGANSAS
Wahyu Darmono, S.Sos
TEORI ORGANISASI TEORI ORGANISASI
Wahyu Darmono, S.Sos Wahyu Darmono, S.Sos 28 28
MENSELOLA PERUAHAN ORSANISASI
I, Perubuhun yung direncunukun,
- Susurunnyu untuk mempertuhunkun orgunisusi tersebut ugur
tetup seperti sekurung ini dun duput hidup terus,
- Orgunisusi uduIuhsistem terbuku terguntung pudu
Iingkungunnyu,
- kurenu Iingkungunnyu tiduk dium sugu muku orgunisusi hurus
mengembungkun mekunisme internuI yung duput mendukung
perubuhun yung direncunukun,
- Usuhu perubuhun yung direncunukun prouktif dun bertuguun
{mengeIoIu perubuhun}
TEOR ORGANSAS
Wahyu Darmono, S.Sos
29
II, PERUAHAN STRUkTURAL
Jenis perubuhun terguntung pudu tuguun yung henduk dicupui
Teknik teknik yung mempunyui dumpuk terhudup sistem struktur
orgunisusi yuitu poIu wewenung yung berubuh ukses terhudup
informusi uIokusi imbuIun teknoIogi
AIut buntu untuk mengeIoIu perubuhun,
1, Tekmik periIuku
Z, teknik StrukturuI
TEOR ORGANSAS
Wahyu Darmono, S.Sos
30
MENSELOLA kONFLIk ORSANISASI
konfIik uduIuh sebuuh proses dimunu sebuuh
usuhu dibuut dengun sengugu oIeh seseorung/
suutu unit untuk menghuIungi pihuk Iuin yung yung
menghusiIkun keguguIun pencupuiun duri tuguun
pihuk yung Iuin/ meneruskun kepentingunnyu
TEOR ORGANSAS
Wahyu Darmono, S.Sos
31
1, TRADISIONAL,
Pundungun trudisionuI mengutukun buhwu semuu konfIik itu geIek,
Z, INTERACTIONIS
- Mendorong tergudinyu konfIik
- perspectif inteructionis sedung digemuri puru teoritikus
TEOR ORGANSAS
Wahyu Darmono, S.Sos
32
Sumber StrukturuI konfIik AduIuh :
u, kesuIing keterguntungun pekerguun
b, keterguntungun sutu uruh
c, Diferensiusi horisontuI yung tinggi
d, FormuIisusi yung renduh
e, keterguntungun terhudup sumber bersumu yung Iungku
f, Perbeduun duIum kriteriu evuIuusi dun sistem imbuIun
g, PengumbiIun keputusun yung purtisiputif
h, Distorsi duIum komunikusi
i, Heterogenitus puru unggotu
g, ketiduk puusun terhudup perun
TEOR ORGANSAS
Wahyu Darmono, S.Sos
33
SfimuIosi dori konfIik dopof dicopoi
dengon memonipuIosi berifo don soIuron
komunikosi, mencipfokon unif unif yong
heferogen/ persoingon onfor unif.
TEOR ORGANSAS
Wahyu Darmono, S.Sos
34