Bangkitan kejang akibat  (T rektal > 39°C) Proses ekstrakranial : ISPA, OMA, dll Hipoksia  kerusakan otak (+) Faktor genetik/keturunan (±) Autosomal dominan Kromosom 19p &8q 13-21

Insiden 3-4% anak 30-50% terulang saat panas Gejala Klinis 1. Kejang demam sederhana a. b. c. d. Kejang seluruh tubuh (tonik-klonik) Sadar (+) Lama < 15 menit Usia 4-6 bln s/d 4-6 thn Kejang 1 × /24 jam Proses ekstrakranial 15 menit Fokal / parsial Berulang (>1 × /hari)


 1. 2.   

Usia : jarang < 9 bln atau > 5 thn Puncak : 14-18 bln Rekuren : 1. 2. 3. 4. Usia < 12 bln T pra kejang < Riwayat keluarga (+) Gejala komplek 2.

e.
f. a. b.

Kejang demam komplikata

c.
Komplikasi 1. 2. 3. 4.

Diagnosa 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Anamnesa : kejang DP : kelainan neurologis (-) Laborat : DL, UL, GDA, K/Na/Ca, LP (bila perlu) EEG USG kepala (pd bayi) CT scan kepala MRI

Kejang demam berulang Epilepsi Kelainan motorik Ggg mental & belajar, dll

Tatalaksana 1. 2. Antikonvulsan Suportif : a. b. c. Antipiretik Kompres, dll ABC O2 Keseimbangan cairan & elektrolit Nutrisi

Diagnosa Banding 1. 2. 3. Meningitis Ensefalitis Abses otak, dll

d.
e. f.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful