Anda di halaman 1dari 2

[ Kamis,05 Juli 2007 - 05:46 AM]

Putus pacar, cerai, atau berbagai peristiwa buruk di masa lalu seringkali
sulit dilupakan. Apakah Anda masih dihantui bahkan trauma dengan
memori buruk itu? Jangan khawatir, sudah ada obat dan terapi yang bisa
menghapusnya.

Para peneliti di Universitas Harvard dan Universitas McGill di Montreal, AS


membuktikan bahwa obat amnesia dapat digunakan untuk menutup
memori-memori buruk. Obat ini akan menutup jalur aliran biokimia yang
membuat memori kembali dapat diingat.

Dalam penelitian yang dipublikasikan edisi teranyar Journal of Psychiatric


Research, obat yang diberi nama propanolol digunakan pada terapi untuk
menghapus memori buruk para penderita trauma. Obat ini biasanya
digunakan pada terapi penderita amnesia.

Para peneliti menggunakannya untuk melakukan pengobatan terhadap 19


korban pemerkosaan selama 10 hari. Sepanjang masa pengobatan, setiap
pasien selalu diminta menggambarkan ingatan mereka saat mengalami
peristiwa yang membuatnya trauma sekitar 10 tahun yang lalu. Sebagian di
antara pasien-pasien tersebut diberi obat pengontrol (placebo) untuk
membandingkan pengaruhnya.

Terapi pengobatan dengan obat amnesia terbukti ampuh. Setelah seminggu


dari masa pengobatan tersebut, pasien yang memperoleh propanolol
terlihat tidak terlalu stress dibandingkan pasien yang tidak diberi propanolol
saat diingatkan pada peristiwa yang membuatnya trauma.

Penelitian serupa yang dipimpin Profesor Joseph LeDoux dari Universitas


New York juga berhasil membuktikna manfaat obat amnesia lainnya untuk
menghapus memori buruk. Ia menggunakan obat amnesia yang disebut
U0126 namun kali ini percobaan dilakukan pada tikus.

Awalnya, beberapa ekor tikus dilatih untuk menyadari hubungan antara dua
jenis musik dengan kejutan listrik. Setiap kali usai diperdengarkan suara
dua alunan musik tersebut, kejutan listrik diberikan ke tubuh tikus. Jadi,
tikus-tikus tersebut dilatih agar ketakutan jika mendengar suara kedua
alunan musik.

Para peneliti kemudian memberikan obat amnesia kepada sebagian di


antara tikus-tikus yang ketakutan saat mendengarkan alunan salah satu
musik. Setelah beberapa hari, tikus-tikus yang diobati ternyata tidak terlalu
takut saat mendengar musik yang didengarnya saat diobati. Namun, tikus-
tikus tersebut tetap saja ketakutan saat mendengar musik yang kedua.

Hal tersebut menunjukkan terapi obat-obatan amnesia secara teratur yang


dilakukan bersamaan dengan mengingat peristiwa yang membuat
seseorang trauma berguna untuk menghapus ingatan buruk. Tapi, jangan
asal menggunakannya kecuali dengan bantuan psikiater.

Sumber: LiveScience.com