P. 1
Instruksi Edit

Instruksi Edit

|Views: 337|Likes:
Dipublikasikan oleh Swinggly Tatawi

More info:

Published by: Swinggly Tatawi on Nov 06, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2014

pdf

text

original

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO

Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

INSTRUKSI KERJA
DAFTAR ISI No
LKLM-III.5.4.1.1 LKLM-III.5.4.1.2 LKLM-III.5.4.1.3 LKLM-III.5.4.1.4 LKLM-III.5.4.1.5 LKLM-III.5.4.1.6 LKLM-III.5.4.1.7 LKLM-III.5.4.1.8 LKLM-III.5.4.1.9 LKLM-III.5.4.1.10 LKLM-III.5.4.1.11 LKLM-III.5.4.1.12 LKLM-III.5.4.1.13 LKLM-III.5.4.1.14 LKLM-III.5.4.1.15 LKLM-III.5.4.1.16 LKLM-III.5.4.1.17 LKLM-III.5.5.1.1 LKLM-III.5.5.1.2 LKLM-III.5.5.1.3 LKLM-III.5.5.1.4 LKLM-III.5.5.1.5 LKLM-III.5.5.1.6 LKLM-III.5.5.1.7 LKLM-III.5.5.1.8 LKLM-III.5.5.1.9 LKLM-III.5.6.1.1 LKLM-III.5.6.1.2 Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi (TSS) Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi

Judul
kerja Cara Uji pH air dengan pH meter kerja Penentuan Suhu kerja Penentuan Kekeruhan kerja Penentuan Saliditas kerja Penentuan Residu Terlarut (TDS) kerja Penentuan Total Suspensi Soloid kerja Penentuan KOK/COD kerja Penentuan BOD kerja Penentuan Sulfat (SO42-) kerja Penentuan seng (Zn) kerja Penentuan Tembaga (Cu) kerja Penentuan Timbal ( Pb) kerja Penentuan Cadmium (Cd) kerja Penentuan Mangan (Mn) kerja Penentuan Besi (Fe) kerja Penentuan DO kerja Penentuan Clorida (Cl) kerja Penentuan Nitrogen Dioksida

Jumlah halaman
4 3 4 3 5 7 7 5 7 7 7 5 7 6 6 4 8 6 10 6 8 5 5 5 6 4 6 3

(NO2) Instruksi kerja Penentuan Sulfur Dioksida (SO2) Instruksi kerja Penentuan Amonia (NH3) Instruksi kerja Penentuan Hidrogen Sulfida (H2S) Instruksi kerja Penentuan Debu (TSP) di Udara Instruksi Kerja Pengujian Kadar PM 10 di Udara Instruksi Kerja Pengujian Kadar PM 2,5 di Udara Instruksi Kerja Pengujian Kadar Ozon di Udara LEMBAR PENGESAHAN Instruksi Kerja Pengujian CO Di Udara Instruksi kerja Penentuan Total Coliform Instruksi kerja Penentuan Fecal Coliform

No.Kode LKLM III.5.4.1.1 Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 4

INSTRUKSI KERJA CARA UJI pH AIR DENGAN pH METER

1

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

SNI 06-6989.11-2004

Manado, Disiapkan: Tim Stanlab

April 2010 Disetujui: Manajer Mutu

( Christine N. Kandouw, S.Pd )

( Johana Liuw, SST )

Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado

( F. Eko Saputro, SKM, M.Kes )

Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi

:
:

LEMBAR PERUBAHAN
Terkendali

Tidak Terkendali

No. Kode LKLM III.5.4.1.1

Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 4

Tanggal Terbit : 01/04/2010

2

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

PERUBAHAN No Tanggal

No Kode

MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi

No Kode

MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi

PARAF

INSTRUKSI Cara Uji pH Air dengan pH Meter
No. Kode LKLM III.5.4.1.1

Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 4

3

5.533 g dinatrium hidrogen fosfat. Na2CO3.5. Kode LKLM III.004 (25oC). pH 6. Timbangkan 3. (0431) 860658 1. 2. KH2PO4 dan 3. 4. b) Larutan penyangga. Timbangkan 10.4. karbonat. Bahan Larutan Penyangga (buffer) Larutan penyangga 4. c) Larutan penyangga. pH 10. fax. larutkan dalam 1000 mL air suling. larutkan dalam 1000 mL air suling.092 g natrium hidrogenKERJA Cara Uji 1000 mL air suling.12 g kalium hidrogen ptalat. INSTRUKSI karbonat. Tololiu-Supit No.1 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 4 4 . atau dapat juga dibuat dengan cara berikut : a) Larutan penyangga. Prinsip : Metode pengukuran pH berdasarkan pengukuran aktifitas ion hidrogen secara potensiometri/elektrometri dengan menggunakan pH meter.863 (25oC). Acuan : SNI 19-11-40-1989 Peralatan dan Bahan Peralatan a) pH meter dengan perlengkapannya.387 g kalium dihidrogen fosfat. Ruang Lingkup Metode ini meliputi cara uji derajat keasaman (pH) air dan air limbah dengan menggunakan alat pH meter. NaHCO4 dan 2. KHC8H4O4. larutkan dalam pH Air dengan pH Meter No. 7 dan 10 yang siap pakai dan tersedia dipasaran. b) Pengaduk gelas atau magnetik. Tujuan : Tujuan pengujian ini untuk memperoleh kadar keasaman dalam air. (0431) 855958. Na2HPO4. pH 4.1. 3. c) Gelas piala 250 mL d) Kertas tissue e) Timbangan analitik dan f) Termometer.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.014 (25oC).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.640 g natrium Timbangkan 2.

(0431) 860658 6.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. LEMBAR PENGESAHAN No. Tololiu-Supit No. kondisikan contoh uji sampai suhu kamar.2 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 3 5 . (0431) 855958. Kode LKLM III. 7.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Persiapan Pengujian a) Lakukan kalibrasi alat pH meter dengan larutan penyangga sesuai instruksi kerja alat setiap kali akan melakukan pengukuran.4.5. b) Untuk contoh uji yang mempunyai suhu tinggi. Prosedur a) Keringkan dengan kertas tisu selanjutnya bilas elektroda dengan air suling.1. fax.

M. S. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. SKM. fax.2005 Manado.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : LEMBAR PERUBAHAN Terkendali Tidak Terkendali No.2 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 3 Tanggal Terbit : 01/04/2010 6 . Tololiu-Supit No.4. Kandow.1. Eko Saputro. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SUHU SNI 06 – 6929 – 23.Pd ) ( Johana Liuw. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM III.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958.

fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No. (0431) 855958.5.2 Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 3 7 . Kode LKLM III. (0431) 860658 MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SUHU No.1.4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PERUBAHAN No Tanggal MENCABUT No Terbitan/ Halaman Kode Revisi Jl.

(0431) 860658 1. biarkan 2 – 5 menit smapai skala suhu stabil. Kode LKLM III. LEMBAR PENGESAHAN No. Dilakukan pemeriksaan suhu udara di daerah lokasi dengan cara menempatkan termometer sedemikian rupa. 2005 5. Tololiu-Supit No. c.1. sehingga tidak kontak langsung dengan cahaya matahari biasanya dilindungi dengan bayangan badan. Prosedur Tahapan pemeriksaan suhu pada permukaan air dan pada kedalaman tertentu adalah sebagai berikut : 1) Pada permukaan a. (0431) 855958. Ruang Lingkup Standar ini melingkupi penentuan suhu dalam air 3.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. tunggu stabil kemudian catat suhu udara. termometer dikalibrasi dengan termometer baku sebaiknya dilakukan secara berkala. Acuan : SNI 06 – 6929 – 23. 2) Pada kedalaman tertentu. Pada termistor.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tujuan : Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh suhu dalam air 2. fax.5. pembacaan skala termometer gelas harus dilakukan tanpa mengangkat lebih dahulu termometer dalam air. Prinsip Pemeriksaan Air raksa atau alkohol yang digunakan sebagai bahan pengisi termometer akan memuai atau menyusut sesui dengan panas air yang diperiksa. Termometer langsung dicelupkan kedalam air sampai batas skala baca. sehingga suhu air dapat dibaca pada skala termometer dalam derajat Celcius. pengujian suhu air pada kedalaman tertentu dapat menggunakan termometer gelas yang dipasang pada alat pengambil contoh atau menggunakan termistor yang dibaca secara elektronik dari atas perahu atau dari darat. bimetal akan memuai atau menyusut sehingga suhu air dapat dibaca pada termistor 4. Peralatan Peralatan yang digunakan ialah termometer gelas atau termistor. 6.3 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 4 8 . b.4.

SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali LEMBAR PERUBAHAN No. Tololiu-Supit No.3 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 4 9 .3 Manado. Eko Saputro. (0431) 855958.4. SKM.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5.Pd ) ( Johana Liuw. M. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN KEKERUHAN SNI 06 – 2413 – 1991 BUTIR 3. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. Kode LKLM III. S.1. fax. Kandow.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.

Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.1. (0431) 860658 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF INSTRUKSI KERJA PENENTUAN KEKERUHAN No. Kode LKLM III.5. fax. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.4.3 Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 4 10 .

III 5. Tujuan : Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh nilai kekeruhan air 2. Acuan : SNI 06 – 2413 – 1991. c. 5. a. Kode LKLM. a. Gangguan analisis antara lain : a. d.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.2. Peralatan dan bahan : 5. Ruang Lingkup Standar ini melingkupi penentuan nilai kekeruhan air dengan menggunakan metode Nephelometri 3. fax.4.1. (0431) 860658 1.1. butir 3. Tololiu-Supit No. Cara kerja meliputi : Kalibrasi Nephelometer dilakukan dengan mengikuti petunjuk penggunaan alat yang dikeluarkan oleh pabriknya KERJA INSTRUKSI PENENTUAN KEKERUHAN No. Sedimen kasar yang mudah mengendap selama pembacaan b. Prinsip Pemeriksaan Prinsip kerja dilakukan dengan membandingkan intensitas cahaya yang dibiaskan oleh suatu contoh uji dengan intensitas cahaya yang dibiaskan oleh baku suspensi tertentu dalam kondisi yang sama 4. b. Tabung baca yang kotor c.3 5. Gelembung udara d.1. Prosedur 6. Peralatan analisis yang digunakan ialah satu unit Nephelometer Bahan yang digunakan ialah : : Air bebas kekeruhan atau air suling Suspensi induk kekeruhan 400 Unit Kekeruhan Nephelometer (UKN) Suspensi baku kekeruhan 40 UKN Suspensi baku encer 6.3 Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 4 11 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.2. Getaran yang menyebabkan gerakan air di dalam tabung baca 6. (0431) 855958.

(0431) 855958. Kode LKLM III. c.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 Pemeriksaan kekeruhan lebih rendah dari 40 UKN.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4. hitung kekeruhan dari kurva kalibrasi. Baca skala kekeruhan secara langsung dari alat. fax.5. kemudian dimasukkan ke dalam tabung pada Nephelometer. Tololiu-Supit No. dilakukan dengan mengecek dan membiarkan hingga gelembung udara hilang.4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 3 12 . sehingga diperoleh skala kekeruhan antara 30-40 UKN b. Pemeriksan contoh yang mempunyai kekeruhan lebih tinggi dari 40 UKN maka harus dilakukan pengecekan. LEMBAR PENGESAHAN No.1.

(0431) 855958. M. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SALIDITAS SNI 06 – 2413 – 1991. Kode LKLM III.5. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. Eko Saputro. BUTIR 3.12.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : LEMBAR PERUBAHAN Terkendali Tidak Terkendali No. Tololiu-Supit No. Kandow. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. S. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. SKM. Manado.1.4 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 3 Tanggal Terbit : 01/04/2010 13 .Pd ) ( Johana Liuw.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4.

(0431) 860658 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 14 . Tololiu-Supit No. (0431) 855958. fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN SALIDITAS Telp. Larutan baku air laut 5. Termometer c. Perhitungan Perhitungan salinitas yang dinyatakan dalam 0/00 langsung dapat dibaca pada alat salinometer 3.1. Air suling b. 6.4. dan prosedur cara kerja pengujian saliditas air . Bahan yang digunakan : a. Peralatan yang digunakan dalam analisis adalah : a. Ruang Lingkup. bahan. (0431) 860658 Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 3 1. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh nilai saliditas dalam air. Kalibrasi elektroda salinometer dilakukan dengan cara membilas elektroda dengan larutan baku air laut sebanyak tiga kali kemudian ukur salinitas larutan baku air laut dan atur sehingga menunjukkan angka salinitasnya c. 4. Penetapan salinitas contoh. 2.5. 7.12 Peralatan dan bahan : 5. 5. 15 . Metode ini memuat prinsip kerja. dilakukan dengan cara membilas elektroda dengan contoh sebanyak tiga kali. Gelas piala Prosedur a. (0431) 855958. peralatan. fax.1. Tololiu-Supit No. Standarisasi larutan baku. Prinsip Pemeriksaan Prinsip kerja metode aslinometri dilakukan dengan cara mengukur salinitas denagn alat salinometer Acuan : SNI 06-2413-1991 butir 3.2. dilakukan dengan cara menetapkan klorositi larutan baku air laut dengan metode argentometri kemudian hitung dan catat salinitas larutan baku tersebut b. Kode LKLM III. ukur salinitas contoh uji dengan membaca skala atau digit alat.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO No.4 Jl. salinometer b.

7 Manado.4. fax. Kode LKLM.III 5. Tololiu-Supit No.Pd ) ( Johana Liuw.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kandow. S. (0431) 855958. SKM. (0431) 860658 No.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 16 . April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN RESIDU TERLARUT (TDS) SNI 06-2413-1991 BUTIR 3. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. Eko Saputro.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. M.

Tololiu-Supit No.1. Kode LKLM III.5 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF 17 .5. fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No.4.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958.

bahan.4. 18 .1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. peralatan. fax. Prinsip Pemeriksaan Pemeriksaan residu terlarut dilakukan dengan cara menimbang berat residu yang lolos melalui kertas saring whatman yang berpori < 0. 4. 3. (0431) 860658 Prosedur No. Acuan : SNI 06-2413-1991 butir 3. Ruang Lingkup.5 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 5 1. 2) Tanur untuk pemanasan pada suhu 550 ± 50 °C. 8) Kertas saring yang berpori 0. Metode ini memuat pengertian kualitas fisika air. (0431) 855958. Kode LKLM III 5. 5. 2. prinsip kerja.7 Peralatan : Peralatan yang digunakan terdiri atas : 1) Cawan penguap berkapasitas 100 mL dan berdiameter 90 mm yang terbuat dari porselin atau platina atau silika berkualitas tinggi.45 um misalnya Gelman tipe A/E atau Whatman tipe 934 AH atau Millipore tipe AP40 atau yang sejenis. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh hasil uji sifat fisika dalam air. Tololiu-Supit No. 5) Desikator 6) Neraca analitik dengan kapasitas 200 gram dan ketelitian 0. 7) Cawan Goch atau alat penyaring lainnya yang dilengkapi pengisap atau penekan. persyaratan pengujian sifat fisika air dan cara pengujian kualitas fisika air yang meliputi . 10) Penjepit cawan.1 mg. cara kerja dan perhitungan hasil uji.45 µ m. 9) Tempat khusus untuk meletakkan kertas saring yang terbuat dari baja nir atau alumunium. 3) Penangas air 4) Oven untuk pemanasan pada suhu 103-105 °C.INSTRUKSI KERJA BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENENTUAN RESIDU PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO TERLARUT (TDS) Jl.

6) Timbang kembali dengan neraca analitik. 3) Timbang dengan neraca anlitik.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. 7) Ulangi langkah 4) sampai 6) hingga diperoleh berat tetap (kehilangan berat < 4 % misalnya B mg). 2) Dinginkan dalam desikator selama 15 menit. 4) Keringkan di dalam oven pada suhu 103 – 105 °C selama 1 jam. 4) Contoh yang mengandung bikarbonat dalam kadar tinggi memerlukan pengeringan yang lebih lama. 1.5 mg sampai 200 mg. Prosedur 1) Siapkan kertas saring pada alat penyaring. Gangguan Beberapa gangguan pengujian antara lain : 1) Kadar residu terlarut lebih besar dari 200 mg. 7.5 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 6. 19 . 2) Saring contoh sebanyak 250 mL. biarkan di dalam tanur. 4) Panaskan kembali cawan kosong dalam oven pada suhu 103–105°C selama 1 jam. Persiapan. Penimbangan cawan kosong dalam tanur pada suhu 550 ± 50 °C selama 1 jam. mengganggu penimbangan karena bersifat mudah menyerap air (higroskopis). Tahapan cara kerja adalah sebagai berikut : Tahapan cawan kosong dikerjakan dengan urutan . 3) Ambil filtrat sebanyak 100 mL kemudian tuangkan kedalam cawan yang telah diketahui beratnya dan banyaknya contoh yang diambil disesuaikan dengan kadar residu terlarut di dalam contoh uji sehingga berat residu terlarut di dalam contoh uji sehingga berat residu terlarut yang diperoleh antara 2. 2) Kadar residu terlarut lebih besar dari 200 mg. 6. (0431) 855958.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.2. Kode LKLM 5. 6. fax. (0431) 860658 No. klorida dan atau sulfat dengan kadar yang tinggi. biarkan di dalam tanur hingg hampir.4. untuk menghilangkan gangguan ini diperlukan pengenceran atau pengurangan volume contoh. 3) Contoh yang mengandung kalsium. 1) Penimbangan cawan kosong dalam tanur pada suhu 550 ± 50 °C selama 1 jam. 5) Dinginkan dalam desikator selama 15 menit. untuk menghilangkan gangguan ini diperlukan pengenceran atau pengurangan volume contoh. Tololiu-Supit TERLARUT (TDS) RESIDU No. magnesium.

fax. (0431) 855958. Kode LKLM. B = Berat cawan porselin kosong dalam mg. Tololiu-Supit No.4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN RESIDU Jl. 8. Perhitungan Mg/lt residu terlarut = (A – B) x 1000 = mg/lt ml contoh Keterangan : A = Berat cawan porselin berisi residu (contoh uji) dalam mg.5 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 Tanggal Terbit : 01/0707 5) Dinginkan dalam desikator selama 15 menit. (0431) 860658 Prosedur No.50 Kelurahan Tingkulu Manado TERLARUT (TDS) Telp.5. 20 .1. 6) Timbang cawan berisi residu terlarut tersebut dengan neraca analitik. 7) Ulangi langkah 4) sampai 6) hingga diperoleh berat (kehilangan berat < 4 % misalnya A mg).

5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. Kandow.4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No. Eko Saputro.6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TOTAL SUSPENSI SOLID (TSS) SECARA GRAVIMETRI SNI 06 – 6989 – 2004 Manado.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 21 . Tololiu-Supit No. Kode LKLM.Pd ) ( Johana Liuw. fax. SKM. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. M.1. S. (0431) 855958.

Kode LKLM III.6 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 Tanggal Terbit : 01/07/0 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 22 .5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958.1. (0431) 860658 No. fax. Tololiu-Supit No.

Jika padatan tersuspensi menghambat saringan dan memperlama penyaringan.1 Prinsip Contoh uji yang telah homogen disaring dengan kertas yang telah ditimbang. Tololiu-Supit No. 5. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk menentukan residu tersuspensi yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah secara gravimetri.III 5. 23 . dihitung perbedaan antara padatan terlarut total dan padatan total. Kode LKLM. Cara Uji 5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TOTAL SUSPENSI PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO SOLID ( TSS ) Jl. kenaikan berat saringan mewakili padatan tersuspensi total (TSS). Metode ini tidak termasuk penentuan bahan yang mengapung. fax.1 µm (Recommended for use TSS/TDS testing in water and wastewater). 3) E-D Scientific Specialities grade 161 (VWR brand grade 161) dengan ukuran pori (particle Retention) 1. (0431) 860658 No.5 µm (Standar for TSS in water analysis) 2) Gelman type A/E.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. 5. Acuan : SNI 06 – 6989 – 3 – 2004 Istilah dan definisi Padatan tersuspensi total (TSS) Residu dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2µm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid. Untuk memperoleh estimasi TSS. dengan ukuran pori (Particle Retention) 1.0 µm (Standar filter for TSS/TDS testing in sanitary watere analysis procedures). (0431) 855958. padatan yang mudah menguap dan dekomposisi garam mineral. diameter pori-pori saringan perlu diperbesar atau mengurangi volume contoh uji. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh residu tersuspensi zat yang terlarut di dalam air.4. Residu yang tertahan pada saringan dikeringkan sampai mencapai berat konstan pada suhu 1030C sampai dengan 1050C. 4. 3.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 7 1. 2. dengan ukuran pori (Particle Retention) 1.2 Bahan a) Kertas saring (glass-fiber filter) dengan beberapa jenis : 1) Whatman Grade 934 AH.

bilas residu yang menempel dalam kertas saring untuk memastikan zat yang terlarut telah benar-benar dihilangkan. Pipet volum.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 7 4) Saringan dengan ukuran pori 0.4. 5.5 Persiapan Pengujian Persiapan kertas saring atau cawan Gooch 24 . Oven. untuk meminimalkan dekomposisi mikrobiologi terhadap padatan.4 Persiapan dan Pengawetan contoh uji 5. 5. Gelas ukur Cawan aluminium. (0431) 855958. sebab untuk mencegah penyumbatan oleh zat koloidal yang terperangkap pada saringan. b) Residu yang berlebihan dalam saringan dapat mongering membentuk kerak dan menjebak air.1 mg.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN TOTAL SUSPENSI Jl. Contoh uji sebaiknya disimpan tidak lebih dari 24 jam. dan Pompa vacum 5. Pengaduk magnetic.4. Timbangan analitik dengan ketelitian 0. Kode LKLM. (0431) 860658 No. Kaca arloji. 5. 5.3 Peralatan a) b) c) d) e) f) g) h) i) j) k) Desikator yang berisi silika gel.3 Pengurangan gangguan a) Pisahkan partikel besar yang mengapung.4.III 5. untuk pengoperasian pada suhu 1030C sampai dengan 1050C.4. Penjepit. Cawan porselen/cawan gooch. untuk itu dibatasi contoh uji agar tidak menghasilkan residu dari 200 mg.2 Pengawetan contoh Awetkan contoh uji pada suhu 40C.1 Persiapan contoh uji Gunakan wadah gelas atau botol plastic polietilen atau yang setara. Tololiu-SupitSOLID Kelurahan Tingkulu Manado No.1. fax. d) Hindari melakukan penyaringan yang lebih lama. c) Untuk contoh uji yang mengandung padatan terlalu tinggi.50 ( TSS ) Telp. b) Air Suling.45 µm.

Kode LKLM.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 7 Jl.6 Prosedur a) Lakukan penyaringan dengan peralatan vakum.4. CATATAN 2 ukur volume contoh uji yang menghasilkan berat kering residu 2. dan lakukan penimbangan sampai diperoleh berat konstan atau sampai perubahan berat lebih kecil dari 4% terhadap penimbangan sebelumnya atau lebih kecil dari 0. fax. Tololiu-Supit No. b) Aduk contoh uji dengan pengaduk magnetic untuk memperoleh contoh uji yahng lebih homogen.5 mg. c) Pipet contoh uji dengan volume tertentu. No. (0431) 855958. g) Ulangi tahap pengeringan. biarkan kering sempurna.III 5. dan lanjutkan penyaringan dengan vakum selama 3 menit agar diperoleh penyaringan sempurna. Basahi saringan dengan sedikit air suling. Dinginkan dalam desikator untuk menyeimbangkan suhu dan timbang. jika volume yang disaring tidak memenuhi hasil minimum. pendinginan dalam desikator. 25 . Jika digunakan cawan Gooch dapat langsung dikeringkan. perbesar volume contoh uji sampai 1000 mL. (0431) 860658 b) Pindahkan kertas saring dari peralatan filtrasi ke wadah timbang aluminium.5 mg. d) Cuci kertas saring atau saringan dengan 3 x 10 mL air suling. Lanjutkan penyedotan untuk 20 SOLID ( TSS menghilangkan semua sisa air. perbesar diameter kertas saring atau kurangi volume contoh uji. dinginkan dalam desikator kemudian timbang. f) Keringkan dalam oven setidaknya selama 1 jam pada suhu 103 0C sampai dengan 1050C.5 mg sampai dengan 200 mg. CATATAN 1 Jika filtrasi sempurna membutuhkan waktu lebih dari 10 menit.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA a) Letakkan kertas saring pada peralatan filtrasi. pada waktu contoh diaduk dengan pengaduk magnetik. Jika digunakan cawan Gooch pindahkan cawan dari rangkaian alatnya. matikan vakum. d) Ulangi langkah pada butir c) sampai diperoleh berat konstan atau sampai perubahan berat lebih kecil dari 4% terhadap penimbangan sebelumnya atau lebih kecil dari 0. e) Pindahkan kertas saring secara hati-hati dari peralatan penyaring dan pindahkan ke wadah timbang aliminium sebagai penyangga. dan hentikan pencucian. Contoh uji dengan padatan terlarut yang tinggi memerlukan pencucian tambahan. Pasang vakum dan wadah PENENTUAN TOTAL SUSPENSI pencuci dengan air suling berlebih ) mL. c) Keringkan dalam oven pada suhu 1030C sampai dengan 1050C selama 1 jam. 5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

X2 adalah kandungan padatan tersuspensi pada penentuan ke dua. dengan menggunakan persamaan berikut : RPD = (X1 – X2) (X1 + X2) / 2 X100% Dengan pengertian : X1 adalah kandungan padatan tersuspensi pada penentuan pertama. 7. Perbedaan persen relative (relative Percent Different atau RPD) terhadap dua penentuan (replikasi) adalah dibawah 5%. d) Lakukan analisis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu simpan maksimum 24 jam. 8.III 5. Bila nilai RPD lebih besar 5%.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. B adalah berat kertas saring. Pengendalian Mutu a) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi.2.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 7 6. b) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi. mL dengan pengertian : A adalah berat kertas saring + residu kering.1. penentuan ini harus diulang. Jaminan mutu dan pengendalian mutu 7.1. Jaminan Mutu a) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi. (0431) 855958. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TOTAL SUSPENSI SOLID ( TSS ) No. Kode LKLM. 7. b) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis. Tololiu-Supit No. mg. fax. 26 . Rekomendasi Cantumkan jenis atau ukuran saringan/pori kertas saring yang digunakan.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4. mg. Perhitungan (A – B)x1000 mg TSS per liter = Volume contoh uji. c) Dikerjakan oleh analis yang kompeten.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.1. (0431) 855958.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 7 dari 7 Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis 2) Nama analis 3) Tanggal analis 4) Nomor contoh uji 5) Tanggal penerimaan contoh uji 6) Perhitungan 7) Hasil pengukuran duplo 8) Kadar padatan tersuspensi dalam contoh uji 27 .5. Kode LKLM III. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TOTAL SUSPENSI SOLID ( TSS ) No.4. Tololiu-Supit No.

(0431) 855958. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Eko Saputro.Pd ) ( Johana Liuw. SKM.4.7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN KOK/COD SNI 06-4421-1997 Manado. (0431) 860658 LEMBAR PENGESAHAN No. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. fax. Kode LKLM III.5. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. Kandow. S.1.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali 28 Tidak Terkendali . M.

4. Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. fax. (0431) 860658 LEMBAR PERUBAHAN No.1.7 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 Tanggal Terbit : 01/07/0 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 29 .5. (0431) 855958. Tololiu-Supit No.

4. Kode LKLM III. Beberapa pengganggu tidak menghambat aktifitas ion perak tetapi mempunyai kecenderungan untuk membatasi aksi oksidasi ion dikromat itu sendiri.5. 5. selama rasio berat HgSO 4:Cldipertahankan 10:1. akibatnya menghambat aktifitas katalis perak. 3. Tololiu-Supit No. Bromida. Prinsip Pemeriksaan : Kebanyakan tipe zat organic teroksidasi oleh asam kromatik dan sulfuric yang mendidih. Jangan menggunakan tes ini untuk sample yang mengandung lebih dari 2000 mg Cl-/L. Sebuah sample direfluks dalam larutan asam kuat dengan potassium dikromat (K2Cr2O7) berlebih yang diketahui. (0431) 855958. Ruang Lingkup Prosedur ini digunakan untuk nilai COD antara 40 dan 400 mg/l. 30 a. Acuan : Standard Method 20 Th edition. Walaupun 1 g HgSO4 spesifik untuk 50 ml sample. Setelah digesti. Bagaimana pun juga.1. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN KOK/COD No. lakukan pengenceran. jumlah yang lebih kecil dari 2000 mg/L. Sehingga memberikan kesalahan yang besar.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.4. walaupun tidak seluruhnya. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk menentukan kebutuhan oksigen kimiawi (KOK) dengan refluks tertutup secara titrimetri. dengan kekakuan prosedur digesti untuk menganalisa COD. . teknik yang dirancang untuk mengukur COD dalam air garam telah tersedia. Kesulitan-kesulitan yang disebabkan oleh kehadiran klorida dapat diatasi secara luas. bromida atau iodide dapat bereaksi dengan dikromat untuk menghasilkan bentuk dasar dari halogen dan ion kromik. Iodida. 1998 Pengganggu dan Batasan Klorida bereaksi dengan ion perak menghasilkan endapan perak klorida.7 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 7 1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Untuk nilai COD yang lebih tinggi. fax. 2. dan reagen lain yang dapat menidakaktifkan ion perak dapat mengganggu juga. K2Cr2O7 sisa yang tak tereduksi dititrasi dengan ferrous ammonium sulfate untuk menentukan jumlah K2Cr2O7 yang terkonsumsi sedangkan zat yang dapat teroksidasi dihitung berdasarkan jumlah oksigen. klorida. dengan reaksi pengkompleksan dengan menggunakan mercuric sulfate (HgSO4) sebelum prosedur refluks.

4.1 mg O2/mg NO2.7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 c. Bejana Digesti Sebaiknya gunakan tabung kultur borosilikat. Pemanas Blok Pemanas blok atau alat yang mirip dioperasikan pada 150 ± 2 0C. atau 25 x 150 mm. Senyawa organic yang mudah menguap teroksidasi sempurna didalam sistem tertutup karena kontak dengan oksidan yang terjadi lebih panjang. Selain itu.2. fax. Kode LKLM III. tutup tabung tidak tahan pada temperature 1500C di dalam oven. c.903 g K2Cr2O7. tutup sebaiknya diletakkan di luar bejana agar terlindungi dari panas. yang sebelumnya telah dikeringkan pada 1500C selama 2 jam. Metoda ini dapat mengakibatkan kesalahan yang INSTRUKSI KERJA fatal disebabkan oleh penyerapan gas zat COD dari sample heterogen. PENENTUAN COD Prosedur Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 Jl. Peralatan a. 31 . Jika menggunakan tabung kultur.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO b. 20 x 150 mm. dengan lubang untuk menempatkan bejana digesti. b. Larutan Digesti Potasium Dikromat Standar 0. Nitrit (NO2-) menggunakan COD 1.N/L. tingkat standar primer. (0431) 855958. Pilih ukuran tabung kultur sesuai dengan kapasitas dan sensifitas pemanas blok yang diinginkan.5. 6. tambahkan 10 mg asam sulfamik untuk setiap mg NO2-N yang terdapat didalam volum sample yang digunakan. 6. Atau gunakan ampul borosilikat berkapasitas 10 ml dan berdiameter 19 – 20 mm. Peralatan dan Bahan 6.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Pengganggu halida dapat dihilangkan dengan pengendapan menggunakan ion perak dan penyaring sebelum digesti. Hubungi pemasok untuk spesifikasi. Perhatian : jangan menggunakan oven karena akan mengakibatkan kebocoran sample yang disebabkan oleh lingkunganyang korosif dan mudah meledak.01667 Tambahkan ke dalam kira-kira 500mL air distilat 4. dengan tutup ulir berbatas TFE. Untuk mengurangi pengganggu yang signifikan yang disebabkan oleh NO2-. Mikroburet d. pengganggu dianggap tidak signifikan dan biasanya diabaikan. Penyegel Ampul Gunakan hanya penyegel mekanik untuk memastikan kekuatan dan kekonsistenan segel. 16 x 100 mm. karena konsentrasi NO2dalam air jarang melebihi 1 atau 2 mg NO 2. Bejana digesti dengan reagen yang telah dicampur dan perlengkapan lainnya dapat diperoleh dari pemasok komersial. (0431) 860658 No. d.1.N. Bahan a. Tololiu-Supit No.1. Gunakan tabung berukuran 25 x 150 mm untuk sample dengan kandungan COD rendah karena akan semakin banyak volum sample yang dapat dianalisa. Sebelum setiap penggunaan periksa tutup tabung kultur untuk menerobos penggaris TFE.

1000 Volum FAS yang digunakan dalam titrasi. Titran Ferrous Ammomium Sulfate Standar (FAS). Sebaiknya persiapan dilakukan seminggu sekali. siapkan dan pindahkan larutan dalam kondisi steril. reagen atau tingkat teknikal. Selama pelaksanaan. Encerkan reagen ini dengan factor 5 (1 + 4).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.10-phenanthroline monohydrate dan 695 mg FeSO4.7 Jl. HOOCC6H4COOK Tumbuk dengan lembut kemudian keringkan KHP sampai beratnya konstan pada 1100C.01667M K2Cr2O7 tertitrasi. dan 33. PENENTUAN COD No. tetapi tidak selamanya. Larutan Indikator Ferroin Larutkan 1.485 g 1.10 M Larutkan 39. 0. mL x 0. dinginkan dan encerkan sampai 1000 mL. Larutkan 425 mg dalam air distilat dan encerkan sampai 1000 mL. KHP memiliki COD teritikal 1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 167 mL H2SO4 pekat.6H2O dalam air distilat.5 g Ag2SO4/kg H2SO4. (0431) 855958. Larutan indicator ini dapat langsung dibeli.2 g Fe(NH4)2. c. Larutan ini stabil ketika direfrigerasi. Kode LKLM III. Standar Potassium hydrogen phthalate (KHP). kedalam H2SO4 pekat dengan perbandingan 5. Molaritas larutan FAS = Volum larutan 0. Asam Sulfamik Hanya dibutuhkan jika pengganggu nitrit perlu dihilangkan. Tambahkan 10 mL air reagen sebagai pengganti sample. Tambahakan 20 mL H2SO4 pekat. Reagen Asam Belerang Tambahkan Ag2SO4. 32 .3 g HgSO4. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 b. d.176 mg O2/mg dan larutan ini memiliki COD tertikal 500 µg O2/mL. 7H2O dalam air distilat dan encerkan sampai 100 mL. f.1. INSTRUKSI KERJA dan encerkan sampai 1000 mL. Standarisasikan larutan setiap hari terhadap larutan digesti ke dalam gelas kimia kecil.4. Tambahkan 1 – 2 tetes indicator ferroin encer dan titrasi dengan titran FAS. Tololiu-Supit No. Dinginkan sampai temperature ruang. Biarkan 1 – 2 hari agar larut. Waspada terhadap pertumbuhan mikroba. Aduk. Kristal atau bubuk. mL e. Larutkan dinginkan sampai temperatur ruang. fax.5.

Sebagian mercuric sulfate akan mengendap tetapi tidak akan mempengaruhi analisis. (0431) 855958.50 3.0 15. fax. Perhatikan : gunakan pelindung wajah dan tangan untuk melindungi dari panas yang dihasilkan ketika isi bejana dicampur. volum yang paling kritis adalah larutan sample dan digesti.0 Standard 10 ml ampules 2. 33 .50 3. Jumlah sample dan reagen untuk berbagai Digestion Vessels Sample Digestion Sulfuric Acid Total Final Jenis Ukuran (ml) solution (mL) Reagent (mL) Volume (mL) Culture tubes : 16 X 100 mm 2. gunakan perangkat volumetric kelas A. g.7 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 7 7. penggunaaan pippetor manual dengan ujung pipet tak terbasahi (politelen) cukup memadai.00 3.1. f. Tutup tabung dengan rapat atau segel sampul e. c.4.5 b.50 1. Letakan tabung atau ampul ke dalam digester blok yang telah dipanaskan sampai 1500C dan refluks selama 2 jam dibalik perisai pelindung.0 30.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Jika konsentrasi asasm sulfuric dihilangkan atatu direduksi. Perhatikan : bejana bersegel ini mungkin berada pada tekanan dari gas-as yang dihasilkan selama digesti. Untuk volum reagen dan sample yang tepat. pada temperature 1500C akan menghasilkan tekanan yang sangat tinggi dan berbahaya. Dinginkan sampai temperatur ruang dan letakkan bejana di dalam rak tabung reaksi.5 20 X 150 mm 5.5 7.5.0 25 X 150 mm 10. Prosedur Cuci tabung kultur dan tutupnya dengan 20% H2SO4 sebelum penggunaan pertama untuk mencegah kontaminasi. Tololiu-Supit No. d. lihat table dibawah ini : a. Gunakan mikroburet untuk titrasi. Buat perhitungan volumetric seakurat mungkin.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Uku H2SO4 sampai ± 0. Perlahan masukkan reagen asam sulfuric ke dalam bejana sehingga terbentuk lapisan asam dibawah larutan digesti sample. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN COD No.00 7. Campur dengan seksama sebelum pemakaian panas untuk menghindari pemanasan local pada dasar bejana dan kemungkinan terjadinya ledakan. Balik-balik beberapa saat agar tercampur sempurna. Letakkan sample dalam tabung kultur atau ampul dan tambahkan larutan digesti. Kode LKLM III.00 6.5 7. Gunakan pelindung wajah dan tangan selama pengerjaan.50 1.00 14.1 mL.

8. Pada COD rata-rata 195 mg O2/L tanpa ada klorida. Kode LKLM III.05 – 0. walaupun warna biru-hijau akan muncul kembali setelah beberapa menit.4. fax. 9. deviasi standarnya adalah ± 11 mg O2/L (koefisien) 34 .5. Dengan cara yang sama. (0431) 860658 PENENTUAN COD No.7 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7 i. Titik akhir adalah perubahan warna yang tajam dari biru-hijau menjadi coklat kemerah-merahan.10M FAS yang telah distandarisasi. j. Jl.10 mL (1 – 2 tetes) indicator feroin dan aduk dengan cepat menggunakan pengaduk magnetic ketika dititrasi dengan 0.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Pindahkan tutup tabung kultur dan tambahkan batang pengaduk magnetic kecil yang dilapisi TFE. Tambahkan 0. Perhitungan COD dalam mg O2/L = (A-B) x M x 8000 ML sample Dimana : A = mL FAS yang digunakan untuk blanko B = mL FAS yang digunakan untuk sample M = molaritas FAS.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No. Ketepatan dan Penyimpangan Enam puluh sample sintetis yang mengandung potassium hydrogen phthalate dan NaCl telah dites dalam enam laboratorium. refluks dan titrasi blanko yang berisi reagen dan sejumlah air destilat yang volumnya sama dengan sample. Sampel yang tidak homogen membutuhkan penentuan yang berkali-kali untuk analisis yang akurat. INSTRUKSI KERJA h. (0431) 855958. dan 8000 = berat miliekivalen oksigen x 1000 mL/L Sebaiknya sample dianalisa dua kali karena ukuran sample yang kecil. Hasil analisa harus ± 5% rata-ratanya kecuali kondisi sample telah disebutkan. pindahkan isi ke wadah yang lebih besar untuk titrasi. Jika menggunakan ampul.

SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.5. fax. S. M. SKM.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali 35 Tidak Terkendali . Eko Saputro. Tololiu-Supit No.4. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. (0431) 855958. Kode LKLM III. Kandow. (0431) 860658 LEMBAR PENGESAHAN No.Pd ) ( Johana Liuw.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BOD SNI 06-2424 – 1991 Manado.

fax. Tololiu-Supit No.4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kode LKLM III. (0431) 855958.8 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 36 .5.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 LEMBAR PERUBAHAN No.

Kode LKLM III. 4) Apabila contoh uji mengandung sisa chlor tambahkan larutan NaOH 0.5.1. 3) Menetapkan oksigen. Tujuan Tujuan prosedur pengujian BOD ini adalah untuk mendapatkan kadar BOD mg/l dalam air. Prinsip Kerja : -Acuan : SNI 06-2424 – 1991 Peralatan 1) 2) 3) 4) 5) 6) 6.5.5. 6. Tololiu-Supit No. 3) Apabila contoh uji bersifat asam atau basa netralkan dengan NaOH 0.1 N sampai pH 6. 5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4.8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BOD Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 5 1. (0431) 855958. (0431) 860658 No. Incubator pengeraman BOD dan telah diatur pada suhu 20 °C ± 1 Botol BOD 300 ml Aerator Gelar ukur 100 ml Gelas piala 2000 ml Peralatan pengujian oksigen terlarut sesuai Standart Methods 20 th Edition 1998 Persiapan Persiapan benda uji : 1) Sediakan contoh uji yang telah diambil sesuai dengan Methods Pengambilan Contoh Uji Kualitas Air (SNI 06-2412-1991) 2) Ukur 1000 ml contoh uji secara duplo dan masukkan dalam gelas piala 2000 ml.1 N atau H2SO4 0.5 – 7. 4.5 – 7. Ruang Lingkup.1. 1) Menentukan BOD dalam air berdasarkan selisih oksigen terlarut sebelum dan sesudah pengeraman. 2) Pengeraman dilakukan selama 5 hari (5 x 24 jam) pada suhu 20 °C ± 1. fax.1 N sampai pH 6. 37 . 2.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 3.

fax. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 6.1 N. 3) Eramkan selama 5 hari 4) Periksa kadar oksigen terlarut lima hari sesuai Metode pengujian oksigen terlarut dalam air SNI 06-2424-1991. (0431) 855958. Bahan-bahan penunjang : 1) Larutan pengencer 2) Larutan Natrium Hydroksida NaOH 0. 38 .2. 6) Apabila contoh uji diperkirakan mempunyai kadar BOD lebih dari 6 mg/l.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 3) Larutan asam sulfat H2SO4 0.1 N 4) Larutan Natrium Sulfit Na2SO3 0. Kode LKLM III.025 N Prosedur Uji kadar BOD dengan tahapan sebagai berikut : 1) Periksa kadar oksigen terlarut nol hari dari salah satu botol BOD yang berisi benda uji sesuai dengan metoda pengujian oksigen terlarut dalam air SNI 06-2424-1991 2) Masukkan botol BOD berisi contoh uji kedalam incubator pengeram bersuhu 20 °C ± 1. 7. INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BOD No.8 Jl.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 5) Apabila contoh uji tidak mengandung mikroorganisme pengurai.5. encerkan contoh uji dengan larutan pengencer hingga kadar BOD antara 3–6 mg/l. 5) Apabila contoh uji diencerkan. kerjakan tahap 1) sampai dengan 4) terhadap larutan pengencer untuk pengerjaan blanko. tambahkan. Tololiu-Supit No.4.

rata-ratakan hasilnya. BOD = C0 – C5 2) Contoh uji yang diencerkan. fax. Kode LKLM III.5. Dengan penjelasan : C0 C5 AP0 K P = = = = = Kadar oksigen terlarut mg/l nol hari contoh uji Kadar oksigen terlarut mg/l lima hari contoh uji Kadar oksigen terlarut mg/l nol hari larutan pengencer Koreksi sebesar (P – 1) / P Faktor pengencer Selesai kadar BOD maksimum yang diperbolehkan antara dua pengujian duplo adalah 10 %.4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN BOD Telp. BOD = (C0 – C5) – k (AP0 – AP5) x p.1.8 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 8. Tololiu-Supit No. Perhitungan Hitung kadar BOD dengan rumus berikut : 1) Contoh uji tanpa diencerkan. (0431) 855958. 39 . (0431) 860658 No.

Kandow.5. SKM.1. Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. fax.Pd ) ( Johana Liuw.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 40 .4. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. M. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.9 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SULFAT (SO42-) SNI – 06 – 2426 –1991 Manado. S. (0431) 860658 No. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Eko Saputro. (0431) 855958.

Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. (0431) 855958.5. fax. (0431) 860658 No.4. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.9 Tanggal Terbit : 01/10/04 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF PERUBAHAN No Tanggal No Kode No Kode 41 .

Reaksi : SO42.5.9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman :3 dari 7 1.5 3.) Jl. Istilah dan Definisi 3.6 4.4 3. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN SULFAT (SO 2. Cara Uji 4. Acuan Normatif SNI 06-6989. (0431) 855958.20-2004 3.dalam air dan air limbah secara turbidimetri pada kisaran 1 mg/L sampai dengan 40 mg/L pada panjang gelombang 420 nm.3 3.4.50 Kelurahan 4 Tingkulu Manado Telp.+ BaCl2 BaSO4 + 2Cl- 42 .1 larutan blanko atau air suling bebas sulfat Air suling yang tidak mengandung sulfat atau mengandung sulfat dengan kadar lebih rendah dari batas deteksi. 2. Kode LKLM III. (0431) 860658 No.1 Prinsip Kerja Ion sulfat bereaksi dengan barium klorida dalam suasana asam akan membentuk suspense barium sulfat dengan membentuk Kristal barium sufat yang sama besarnya diukur dengan spektrofotometer dengan panjang gelombang 420 nm. SO42.1. kertas saring bebas sulfat Kertas saring yang bahan bakunya tidak mengandung sulfat kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan standar dengan hasil pembacaan absorbansi yang merupakan garis lurus blind sample Larutan baku dengan kadar tertentu spike matriks Contoh uji yang diperkaya dengan larutan baku dengan kadar tertentu yang tertelusur ke sistem nasional atau internasional Certified reference Material (CRM) Bahan standar bersertifikat yang tertelusur ke sistem nasional dan internasional 3. fax. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan sulfat.2 3.

0.111 g natrium sulfat. fax. e) Larutan buffer A : Larutkan 30 g magnesium klorida heksahidrat. 1000 mL. Peralatan Peralatan yang digunakan terdiri atas : 1) Spektrofotometer yang dapat digunakan pada panjang gelombang 420 nm. 5 g natrium asetat trihidrat. 5) Oven 6) Desikator 7) Timbangan analitik Persiapan dan Pengawetan Contoh Uji a) Saring contoh uji dengan kertas saring bebas sulfat b) Apabila tidak dapat segera dianalisa maka contoh uji disimpan pada suhu 4 0 C dengan waktu simpan tidak lebih 28 hari.9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 4. larutkan 30 mg magnesium klorida heksahidrat.1 Pembuatan Larutan Induk Sulfat. 3) Pipet ukuran 5 mL.3H2O. 20 mL. Persiapan Pengujian 4. 4. KNO3 dan 20 mL asam asetat. KNO3. kemudian dinginkan dalam desikator.5. 1 g kalium nitrat. NaSO4.50 Kelurahan 4 Tingkulu Manado Telp. MgCl2. SO42.2 Bahan a) Air suling bebas sulfat b) Kertas saring bebas sulfat c) Barium klorida. MgCl2. 200 mL. Tololiu-Supit No.5. (0431) 860658 PENENTUAN SULFAT (SO ) No. anhidrat dalam oven pada suhu 1050C selama 24 jam.kurang dari 10 mg/L. c) Tepatkan sampai tanda tera dan kocok sampai homogen. b) Timbang 0. 1 g kalium nitrat. (0431) 855958. 4) Erlenmeyer 100 mL dan 250 mL. CH3COONa. f) Larutan buffer B : Larutan buffer B (diperlukan bila konsentrasi sulfat. BaCl2. d) Natrium sulfat annhidrat.4. 2) Labu ukur 50 mL. dan 50 mL. Na2SO4 dan 20 mL asam asetat.3 4. Kode LKLM III. CH3COOH (99%) dalam 500 mL air suling bebas sulfat dan tepatkan sampai 1000 mL.5 43 .3H2O.100 mg/L a) Keringkan serbuk Na2SO4. CH3COONa.6H2O.2H2O. 25 mL. SO42.1749 g Na2SO4 anhdrat dan larutkan dengna air suling bebas sulfat dalam labu ukur 100 mL. 10 mL.4 4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 2 Jl. 5 g natrium asetat trihidrat.6H2O. CH3COOH (99%) dalam 500 mL air suling bebas sulfat dan tepatkan sampai 1000 mL.1.

6 Prosedur a) Gunakan 100.4.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN SULFAT (SO42. d) Buat spyke matrix dengan cara sebagai berikut : a. 10. 2. c) Tambahkan 20 mL larutan buffer dan homogenkan dengan cara diaduk dengan pengaduk magnet pada kecepatan tetap selama (60±2) detik. Kode LKLM III. ditambah 20 mL larutan baku sulfat 1.0 mg/L. Tambahkan air suling bebas sulfat sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi sulfat : 0.5.5.1. b. ambil 50 mL contoh uji.0 mg/L. b) Pindahkan masing-masing 50 mL larutan kerja sulfat ke dalam Erlenmeyer 250 mL. c) Lakukan analisis duplo/triplo.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.3 4.2 Pembuatan Larutan Kerja Sulfat.5. sesuai petunjuk penggunaan alat. 20. Tololiu-Supit No. larutan baku sulfat 100 mg/l dan masukkan masing-masing kedalam labu ukur 100 mL.3 g barium klorida.) Telp. (0431) 860658 No. 30 mL. 4. (0431) 855958. masukkan ked lam Erlenmeyer 250 mL. d) Lakukan pengukuran dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 420 nm setelah (5±0.0 mL.0 mg/L. 4. 30. lakukan langkah 8 butir 1) sampai dengan 2).2 g sampai dengan 0.3 butir 2 sampai dengan 4. sambil diaduk tambahkan 0. fax. e) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi.9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 4.7 Perhitungan Konsenstrasi sulfat (mg/L) = C x f Dengan pengertian : C adalah konsentrasi contoh uji hasil pengukuran. 44 . SO421.0 mg/mL dan encerkan dengan air suling hingga volumenya 100. 10 mL.0 ml contoh uji dan masukkan kedalam Erlenmeyer 250 mL. b) Lakukan analisis pada langkah 7.5) menit penambahan Barium klorida. BaCl2.0 mg/L Pembuatan Kurva Kalibrasi a) Optimalkan spektrofotometer untuk pengujian kadar sulfat. Pipet 0 mL.

Kode LKLM III. (0431) 855958.) No. Tololiu-Supit No. d) Untuk control gangguan matrix lakukan analisis spike matrix. Rekomendasi Untuk kontrol akurasi lakukan salah satu cara sebagai berikut : a) Analisis CRM Lakukan analisis Certified Reference material (CRM) untuk control akurasi. 5. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SULFAT (SO42. 45 . e) Buat kartu kendali (control chart) untuk akurasi analisis.5. fax.4. Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115%. b) Analisis blind sample c) Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% atau sesuai dengan criteria dalam sertifikat CRM.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 7 f adalah factor pengenceran.

Batas deteksi. (0431) 855958. Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SULFAT (SO42. Tanggal penerimaan contoh uji. triplo dan seterusnya.dalam contoh uji 46 .9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7 Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) Parameter yang dianalisis Nama analis dan tanda tangan Tanggal analisis Rekaman hasil pengukuran duplo. fax. Kode LKLM III. SO42. Kadar sulfat.1.5.) No. Nomor contoh uji.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Rekaman hasil perhitungan Hasil pengukuran persen spike matrix atau CRM atau blind sample (bila dilakukan).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No.4.

fax. Tololiu-Supit No. (0431) 855958. (0431) 860658 47 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

(0431) 860658 No. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. S.Pd ) ( Johana Liuw.10 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) SNI 06-2501-1991 Manado. fax.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 48 . M. Eko Saputro. SKM. Kandow. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. Kode LKLM III.5.4. (0431) 855958.1.

(0431) 860658 No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. fax.1. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.4.5. Kode LKLM II.10 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 49 . Tololiu-Supit No.

0 mg/L 3. Zn 100 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah.0 mg/L dan panjang gelombang 213. Zn dalam air dan air limbah secara spektrofotometri serapan atom-nyala (SSA) pada kisaran kadar Zn 0. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam seng. Zn Larutan induk logam seng. Cara Uji 4. Zn yang diencerkan. yang dibuat dengan c ara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling pH 2 3.7-2004 Istilah dan Definisi 3.2 Bahan a) Air suling. Zn Larutan yang mempunyai kadar logam seng.4.0 mg/L dan 2.10 Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 1. C2H2. Acuan Normatif SNI 06-6989. 50 . dan d) Gas asetilen. (0431) 855958. 0. b) Asam nitrat.05 mg/L sampai dengan 2. 0.5 larutan pengencer larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja.3 Larutan kerja logam krom Larutan baku logam seng. c) Larutan standar logam seng. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN SENG (Zn) Jl.5. 3.05 mg/L. fax. Zn yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu 3. 4. 0. 1.1 Larutan induk logam seng. 4.5 mg/L.6 kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus. 0. kemudian diukur dengan SSA menggunakan gas estilen. C2H2. 3.1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah dengan bantuan pemanas litrik.1 mg/L. Zn.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.0 mg/L. Kode LKLM III. (0431) 860658 No.4 larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji 3. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Cr 0.2 larutan baku logam seng.1.2 mg/L. NHNO3.9 nm. 2.

10 mL dan 20 mL.4. dan i) Labu semprot.10 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. b) Lampu hollow katoda Zn.5. Zn 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL. Zn 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL. h) Kertas saring whatman 40. Persiapan dan pengawetan contoh uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa. c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hamper kering.5 Persiapan pengujian 4. Pembuatan larutan baku logam seng. d) Pipet ukur 5 mL.3 Peralatan a) SSA.3 51 . b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera. 4. Pembuatan larutan baku logam seng. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera. Zn 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan standar seng. 4.42 µm. f) Corong gelas. Zn 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam seng. Tololiu-Supit No.1 Persiapan contoh uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogeny kedalam gelas piala.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat. masukkan ke dalam labu ukur 100 mL melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling. c) Gelas piala 250 mL.2 4. (0431) 860658 No. (0431) 855958.5. d) Ditambahkan 50 mL air suling.1.4 4. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu simpan maksimal 6 bulan. e) Labu ukur 100 mL. Kode LKLM III. g) Pemanas listrik. fax. dengan ukuran pori e 0.5.5.

5 mg/L. b) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. 0.0 mg/L dan 2. Jaminan mutu dan pengendalian mutu 5.0 mg/L. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 No.7 4. 0.4 Pembuatan larutan kerja logam seng.1 Konsentrasi logam seng. 2 mL.1.4. 10 mL dan 20 mL larutan baku seng. Fp adalah factor pengenceran Persen temu balik (% Recovery. Tololiu-Supit No. fax.05 mg/L.2 5. Zn a) Pipet 0 mL.10 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4. Perhitungan 4. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value). 4. Zn 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL.1 Jaminan mutu a) Gunakan bahan kimia berkualitas murni (pa).2 mg/L. 52 .6 Prosedur dan pembuatan kurva kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai petunjuk penggunaan alat. 0. (0431) 855958.7.0 mg/L.7.5 mL. 0. d) Dikerjakan oleh analis yang berkompeten. 5 mL. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 213. c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi. % R) % R = A – B x 100 % C Dengan pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di Spike. 4.1 mg/L. 0.9 nm. Zn Zn (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/L). c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi. b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0. 1.5. 1 mL. d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan. Kode LKLM III.

c) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis d) Jika koefisien variasi/standar deviasi relatif hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10 % maka dilakukan pengukuran ketiga.2 Pengendalian Mutu a) Koefisien korelasi ( r ) lebih besar atau sama dengan 0. (0431) 860658 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 5.5.10 Jl.1. No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO e) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum.4. c) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 53 . b) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi. (0431) 855958.95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi. 6. Rekomendasi Kontrol Akurasi a) Analisis blind sample b) Untuk control gangguan matriks lakkan analisis spike matrix kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115%. Kode LKLM III. Tololiu-Supit No.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kode LKLM III. fax. (0431) 860658 No.1. (0431) 855958. 2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo. 11) Kadar analit dalam contoh uji. 54 .4. 5) Rekaman kurva klibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan). triplo dan seterusnya. Tololiu-Supit No.5.10 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

5. Kandow. (0431) PENGESAHAN LEMBAR 855958. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 No. M.11 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TEMBAGA (Cu) SNI 06-2514-1991 Manado. SKM. Eko Saputro.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 55 .Pd ) ( Johana Liuw. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4. S. Kode LKLM III.1.

fax. (0431) 860658 No. Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado LEMBAR PERUBAHAN Telp.4.11 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode No Kode 56 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958.1.5. Tololiu-Supit No.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958. Tololiu-Supit No. fax. (0431) 860658 57 .

larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji.2 mg/L. kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus. (0431) 855958. 3. kemudian diukur dengan SSA menggunakan gas asetilen. HNO3 c) Larutan standar logam tembaga. Cu yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu. b) Asam nitrat.5 mg/L. 2. larutan baku logam tembaga.2 3.3 larutan induk logam tembaga.11 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 7 1. 3.0 mg/L. larutan pengencer Larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja. Larutan kerja logam tembaga.1.1 3.2 Bahan a) Air suling. yang dibuat dengan cara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling sampai pH 2. Cara Uji 4.0 mg/L dan panjang gelombang 324. 3. Cu Larutan induk logam tembaga. 0. Tololiu-Supit No. 4. Acuan Normatif SNI 06-6989. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. Cu dalam air dan air limbah secara spektrofotometri serapan atom-nyala (SSA) pada kisaran kadar Cu 0.2 mg/L sampai dengan 4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN TEMBAGA Tingkulu Manado Jl.5.0 mg/L.8 nm.6 4.1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji aor dan air limbah dengan bantuan pemanas listrik.4. C2H2. 1.0 mg/L. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam tembaga.0 mg/L.50 Kelurahan (Cu) Telp. Cu Larutan baku logam tembaga. Cu. 0.0 mg/L dan 4. Cu Larutan yang mempunyai kadar logam tembaga. fax.6-2004 Istilah dan definisi 3. dan d) Gas asetilen. C2H2 58 . Kode LKLM III.5 3. 2.4 3. Cu yang diencerkan. Cu 1000 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Cu 0.

5. 1. Cu 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL. 30 mL. (0431) 855958.0 mg/L. Cu 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam tembaga. d) Pipet ukur 5 mL. 5 mL. f) Corong gelas.0 mg/L 4. Cu 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL.4. 0.1.0 mg/L dan 4. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera.4 Pembuatan larutan kerja logam tembaga. h) Kertas saring whatman 40. 3. Cu 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL.2 mg/L.5.3 Peralatan a) SSA b) Lampu hollow katoda Cu. 2 mL.50 Kelurahan (Cu) Telp.5.1 Persiapan contoh uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogeny ke dalam gelas piala. 10 mL. dengan ukuran pori e 0. 0.5 59 . dan 40 mL larutan baku tembaga.0 mg/L.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN TEMBAGA Tingkulu Manado Jl. masukkan kedalam labu ukur 100 mL melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling. Persiapan pengujian 4. 30 mL.2 Pembuatan larutan baku logam tembaga.4 4. dan i) Labu semprot Persiapan dan pengawetan contoh uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa. Cu a) Pipet 0 mL.5. 2. 4. 10 mL. 4. 20 mL.11 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 4. 4. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera.3 Pembuatan larutan baku logam tembagai.5 mg/L. c) Gelas piala 250 mL. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat.42 µm. e) Labu ukur 100 mL. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. g) Pemanas listrik. dan 40 mL. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu penyimpanan maksimal 6 bulan.0 mg/L. c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hampir kering d) Ditambahkan 50 mL air suling. b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0. fax. Cu 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan induk logam tembaga.5. Tololiu-Supit No. Kode LKLM III.

Kode LKLM III.8 nm c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi. 60 . %) % R = A – B x 100 % C Dengan Pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di spike. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TEMBAGA (Cu) No.2 Pengendalian Mutu a) Koefisiensi kolerasi ( r ) lebih kecil atau sama dengan 0.95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi.4. fax. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) 4. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike.Cu (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/l).1.7 5.6 Prosedur Pembuatan kurva kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai petunjuk penggunaan alat.1 Jaminan Mutu a) Gunakan bahan kimia berkualitas murni (pa).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Jaminan mutu dan pengendalian mutu 5. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 324.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Fp adalah faktor pengenceran. (0431) 855958.5. b) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi d) Dikerjakan oleh analis yang kompeten e) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum.11 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 4. d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan Perhitungan Konsentrasi logam tembaga. Tololiu-Supit No. Persen temu belik (% recovery. 5. c) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis. b) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
d) Jika koefisiensi variasi/standard deviasi relative hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10% maka dilakukan pengukuran ketiga. INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TEMBAGA (Cu)
No. Kode LKLM III.5.4.1.11 Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

Prosedur
Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 7

6.

Rekomendasi Kontrol akurasi a) Analisis blind sample. b) Untuk control gangguan matriks lakukan analisis spike matrix kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% c) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis.

61

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TEMBAGA (Cu)
No. Kode LKLM III.5.4.1.11

Prosedur
Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7

Lampiran A (normatif) Pelaporan

Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis. 2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo, triplo dan seterusnya. 5) Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan). 11) Kadar analit dalam contoh uji.

62

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

LEMBAR PENGESAHAN

No. Kode LB III.5.4.1.12 Tanggal Terbit:01/04/2010

Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5

INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TIMBAL (Pb) TERLARUT SNI 06-2519 – 1991

Manado,

April 2010

Disiapkan: Tim Stanlab

Disetujui: Manajer Mutu

( Christine N. Kandow, S.Pd )

( Johana Liuw, SST )

Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado

( F. Eko Saputro, SKM, M.Kes )

63

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax. (0431) 855958. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 64 .

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No. fax. (0431) 855958.1.5. Tololiu-Supit No.12 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 65 . Kode LKLMIII.4.

3. 1) Pengujian kadar timbal terlarut dan timbal total dalam air. 4. (0431)TOTAL fax.1991 Peralatan 1) Spektrofotometer Serapan Atom 2) Komputer lengkap 3) Kompresor 4) Pipet mikro 500 dan 1000 ml 5) Pipet ukur 10 ml 6) Pipet seukuran 5 dan 10 ml 7) Corong 8) Labu ukur 1000 ml 9) Gelas piala 100 ml 10) Tabung reaksi 6. 5. 2) Penggunaan metode secara langsung dengan alat spektrofotometer serapan atom (SSA) pada λ 283.45 µ m.12 PENENTUAN TIMBAL (Pb) Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 5 1. Persiapan Persiapan bahan penunjang : 1) Kemasan larutan induk Pb 1000 mg/l 2) Asam nitrat pekat (HNO3 pekat) 3) Air suling / air demineralisasi yang bebas logam 4) Saringan membran berdiameter 0. Prinsip Kerja : Proses titrasi contoh uji pada serapan panjang gelombang tertentu yaitu : λ 283. 2. Ruang Lingkup. (0431) 860658 855958.3 nm. 66 .5. Kode LKLM III. Acuan : SNI 06-2519 .1. 5) Gas asetilina. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4. Tujuan Tujuan metode untuk memperoleh kadar timbal terlarut dan timbal total dalam air.3 nm.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. No.

Pembuatan larutan baku timbal (Pb) : 1) Pipet 0 .4. Pembuatan kurva kalibrasi : Buat kurva kalibrasi dengan tahapan sebagai berikut : 1) Atur alat SSA dan optimalkan sesuai dengan petunjuk penggunaan alat untuk pengujian kadar timbal.0 mg/L. 3) Masukkan larutan baku kedalam tabung reaksi secara duplo sebanyak 20 ml. Prosedur Pembuatan larutan induk timbal (Pb) : 1) Tuang larutan logam pB 1. Tololiu-Supit No.2. 2) Siapkan larutan baku satu persatu kedalam SSA melalui pipa kapiler. • Sediakan contoh uji yang telah diambil sesuai metode pengambilan contoh uji kualitas → SNI 06-2421 – 1991 • Saring 100 ml contoh secara duplo dengan saringan membran berpori yang berdiameter 0.0 .50 Kelurahan Tingkulu Manado TOTAL Telp. ukur 50 ml secara duplo dan masukkan kedalam gelas piala 100 ml. 10. Kode LKLM III. 10. 50 .5. 2) Persiapan benda uji untuk pengujian timbal total.45 µ m air saringan yang didapat adalah benda uji. 50 . 15. 15.1.0 . • Tambahkan 5 ml HNO3 pekat dan panaskan perlahan-lahan sampai sisa volumenya 15 – 20 ml.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TIMBAL (Pb) PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.0 dan 20. 2) Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera sehingga diperoleh kadar Pb 0 . (0431) 855958. fax. • Sediakan contoh uji yang telah diambil sesuai metode pengambilan contoh uji kualitas → SNI 06-2421 – 1991 • Kocok contoh uji. (0431) 860658 No.3. Timbal dan masukkan masingmasing ke dalam labu 1000 ml.1. 7. 7.0 dan 20.12 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 Persiapan contoh uji : 1) Persiapan benda uji untuk pengujian timbal terlarut. 67 .0 gram dari kemasan kedalam labu ukur 1000 ml 2) Tambahkan air suling sampai tepat sampai tanda tera. kemudian baca dan catat masing-masing serapan masuknya. 7. 7.0 ml larutan induk.

Apabila hasil perhitungan kadar timbal lebih besar dari 20 mg/l ulangi pengujian dengan cara mengencerkan benda uji. apabila perbedaan kurang atau sama dengan 2 % rata-ratakan hasilnya. Pengujian timbal terlarut : 1) Masukkan benda uji kedalam tabung reaksi. (0431) 860658 No.4.5. 68 . Tololiu-Supit No. 7. fax. 2) Contoh uji siap diuji dengan cara mengisapkan contoh uji satu persatu kedalam alat SSA melalui pipa kapiler.5. baca dan catat serapan masuknya. Selisih kadar maksimum yang diperbolehkan antara dua pengukuran duplo adalah 2 % rata-ratakan hasilnya.12 Prosedur Tanggal Terbit 01/04/20100 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 3) Apabila perbedaan hasil pengukuran lebih dari 2 %.50 Kelurahan Tingkulu Manado TOTAL Telp. 7. 2) Usapkan benda uji satu-persatu kedalam alat SSA melalui pipa kapiler baca dan catat serapan masuknya. Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN TIMBAL (Pb) Jl.0 mg/l ulangi pengujian dengan menggunakan metoda ekstraksi (SNI 06-2518-1991) atau metoda tungku karbon (SNI 06-2519-1991). 8. Perhitungan Hitung kadar timbal dalam benda uji dengan menggunakan kurva kalibrasi yang diganti 3 bulan atau persamaan garis lurus dan perhatikan hal-hal berikut : 8. Apabila hasil perhitungan kadar timbal lebih kecil dari 1. periksa keadaan alat dan ulangi langkah 1 dan 2. 4) Buat kurva kalibrasi dari data diatas atau tentukan persamaan garis lurusnya. (0431) 855958.2. 8.1. Pengujian timbal total : 1) Pindahkan contoh uji ke dalam tabung reaksi.1.3. 8.4.

(0431) 860658 No. M.4.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 69 . Kandow. Eko Saputro. S. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. SKM. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No.5.13 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) SNI 06-2466-1991 Manado. Kode LKLM III.Pd ) ( Johana Liuw.1. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No. Tololiu-Supit No.5. fax.1.4. Kode LKLM III. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.13 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 70 .

4 larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji 3.3 Larutan kerja logam cadmium larutan baku logam cadmium. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam cadmium (Cd) dalam air limbah secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – nyala pada kisaran kadar Cd 0. 3. 3. Tololiu-Supit No. (0431) 855958. Cd yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu. 3.05 mg/L sampai dengan 2.13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 7 1. 0.0 mg/L dan 2. 1. Cara Uji 4. 4. dan 4) Gas astilen.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN LOGAM BERAT Jl.8 nm.0 mg/L 3.0 mg/L. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. 0. HNO3 3) Larutan standar cadmium. 71 . Cd. 16-2004 Istilah dan Definisi 3. yang dibuat dengan cara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling sampai pH 2.2 Bahan 1) Air suling 2) Asam nitrat.5 mg/L.4. Cd 1000 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah 3. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Cd 0. kemudian dengan SSA menggunakan gas asetilen C2H2 4. Cd yang diencerkan.6 kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus.1.1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah dengan bantuan pemanas listrik. C2H2 2.50 Kelurahan Tingkulu Manado KADMIUM (Cd) Telp.1 mg/L.5.05 mg/L.0 mg/L dan panjang gelombang 228. Kode LKLM III.2 Larutan baku logam cadmium Larutan induk logam cadmium. fax.5 larutan pengencer Larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja. Acuan Normatif SNI 06-6989.1 larutan induk cadmium Larutan yang mempunyai kadar logam cadmium. 0.

4.5.5. 5) Labu ukur 100 mL. 0. Kode LKLM III. Cd 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL.5 mg/L. b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0.5 72 . 0.1 Persiapan Contoh Uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogeny ke dalam gelas piala.5.1.3 Pembuatan Larutan baku logam cadmium. 4. masukkan ke dalam labu ukur 100 ml melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling.2 Pembuatan larutan baku logam cadmium Cd 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam cadmium. 7) Pemanas Listrik. Cd 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan standar cadmium. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu simpan maksimal 6 bulan.4 4.42 µm. b) Tepatkan dengan larutan penencer sampai tanda tera. Tololiu-Supit No. 0.0 mL.2 mg/L. 6) Corong gelas. 10 mL dan 20 mL. Persiapan dan Pengawetan Contoh Uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa.4 Pembuatan Larutan kerja logam cadmium. 4. 10 mL dan 20 mL larutan baku cadmium.4. Cd 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No.0 mg/L. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera. d) Ditambahkan 50 mL air suling. fax.5 mL.5. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat. c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hamper kering. Cd 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL. Persiapan Pengujian 4. dengan ukuran pori θ 0. (0431) 855958. dan 9) Labu semprot.13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 4.50 Kelurahan Tingkulu Manado KADMIUM (Cd) Telp. 4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN LOGAM BERAT Jl.1 mg/L dan 0.5. Cd a) Pipet 0. 8) Kertas saring whatman 40.3 Peralatan 1) SSA 2) Lampu hollow katoda Cd 3) Gelas piala 250 mL 4) Pipet ukur 5 mL.

6 Prosedur dan Pembuatan Kurva Kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai dengan petunjuk penggunaan alat. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) 4. d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan. Tololiu-Supit No. 73 . Cd dihitung sebagai berikut : Cd (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/l).1 Jaminan Mutu a) Gunakan bahan kimia berkualitas murni (pa). (0431) 860658 Telp.7 5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike.2 Pengendalian Mutu a) Koefisiensi kolerasi ( r ) lebih kecil atau sama dengan 0. Persen temu belik (% recovery. b) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi d) Dikerjakan oleh analis yang kompeten e) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum.8 nm.5. c) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis.13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 4.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN855958. d) Jika koefisiensi variasi/standard deviasi relative hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10% maka dilakukan pengukuran ketiga.95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi. Jaminan mutu dan pengendalian mutu 5.4. %) % R = A – B x 100 % C Dengan Pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di spike. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 228. b) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi. Kode LKLM III. (0431) LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. Perhitungan Konsentrasi logam cadmium. 5. c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi. fax. Fp adalah faktor pengenceran.1.

Kode LKLM III. 74 .1. b) Untuk control gangguan matriks lakukan analisis spike matrix kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% c) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis. fax. Rekomendasi Kontrol akurasi a) Analisis blind sample.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 7 6.5. (0431) LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) Prosedur No. (0431) 860658 Telp.4. Tololiu-Supit No.

1. fax. (0431) 860658 Telp. Tololiu-Supit No. Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI Jl.4. 2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo. 75 .13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7 Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis. 11) Kadar analit dalam contoh uji.5. (0431) LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. triplo dan seterusnya.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN855958. 5) Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan).

(0431) 855958. Tololiu-Supit No. Kode LKLM III. (0431) 860658 No. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 76 . SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.1. fax. Kandow.14 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 6 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN MANGAN (Mn) SNI 06-2497-1991 Manado. M.4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Eko Saputro. SKM.Pd ) ( Johana Liuw.5. S.

4. (0431) 855958. fax. Tololiu-Supit No.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No.14 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal MENCABUT No Terbitan/ Halaman Kode Revisi MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF 77 .1. Kode LB III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

mg/L. 3.0 mg/L. yang dibuat dengan cara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling sampai pH 2. 3.14 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 6 1. fax.1 mg/L.0 mg/L.6 kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus.5 nm. 4. Mn yang diencerkan.0 mg/L.0 mg/L dan panjang gelombang 279.1. 3.3 Larutan kerja logam mangan larutan baku logam mangan. (0431) 860658 No.2 Bahan Penunjang Uji 1) Air suling 2) Asam nitrat. 78 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. Mn 1000 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah 3. Mn yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu.1 mg/L sampai dengan 4. Kode LKLM III.4 larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji 3.1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah dengan bantuan pemanas listrik.5 mg/L. 0. 3. Cara Uji 4.0 mg/L dan 4. 2.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN MANGAN (Mn) Telp. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam mangan. Acuan : SNI 06-6989. 1.1 larutan induk mangan Larutan yang mempunyai kadar logam mangan.5-2004 Istilah dan Definisi 3. Mn dalam air dan air limbah secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – nyala pada kisaran kadar Mn 0. Tololiu-Supit No.5 larutan pengencer Larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Mn 0. 0.5.2 Larutan baku logam mangan Larutan induk logam mangan. dan 4) Gas astilen. 3. Mn. (0431) 855958. HNO3 3) Larutan standar Mangan. C2H2 2.0 mg/L.4. kemudian dengan SSA menggunakan gas asetilen C2H2 4.

Mn 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL. Kode LKLM III. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat. Mn 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL. dan 40 mL.1. (0431) 855958. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera. 10 mL. 5 mL. 7) Pemanas Listrik. Pembuatan Larutan baku logam Mangan. b) Tepatkan dengan larutan penencer sampai tanda tera.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. dan 9) Labu semprot. Persiapan dan Pengawetan Contoh Uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa.42 µm.5 4. 30 mL. 4. dan 40 mL.5. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu simpan maksimal 6 bulan. larutan baku Mangan. 1 mL. Persiapan Pengujian 4. fax.2 Pembuatan larutan baku logam Mangan. Mn a) Pipet 0. 8) Kertas saring whatman 40. 6) Corong gelas. 5) Labu ukur 100 mL. 10 mL dan 20 mL.4 4.3 4. d) Ditambahkan 50 mL air suling.1 Persiapan Contoh Uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogen ke dalam gelas piala.4. Mn 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan standar Mangan.5.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN MANGAN (Mn) Jl. Pembuatan Larutan kerja logam mangan. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. masukkan ke dalam labu ukur 100 ml melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling.14 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 6 4. Tololiu-Supit No. 30 mL. c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hamper kering. Mn 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam Mangan.4 79 . 4. 20 mL. dengan ukuran pori θ 0.3 Peralatan 1) Spektrophotometer Serapan Atom 2) Lampu hollow katoda Mn 3) Gelas piala 250 mL 4) Pipet ukur 5 mL.0 mL. Mn 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL.5.5.

1. c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi. (0431) 855958.0 mg/L.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No.0 mg/L. 80 .0 mg/L. d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan. % R) % R = A – B x 100 % C Dengan Pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di spike.5 nm. Perhitungan Konsentrasi logam Mangan. Fp adalah factor pengenceran. 5. 0. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 279.1 Prosedur dan Pembuatan Kurva Kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai dengan petunjuk penggunaan alat.0 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN MANGAN (Mn) No. 3. fax. 2. 0. (0431) 860658 b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0.1 mg/L. 5. 1.5 mg/L.14 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 6 mg/L. Persen temu balik (% recovery. Mn Mn (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/l).4.2 6. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike. Jaminan mutu dan pengendalian mutu 6.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.2 Pengendalian Mutu a) Koefisiensi kolerasi ( r ) lebih kecil atau sama dengan 0.5.95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi. dan 4. Kode LKLM III. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) 5.0 mg/L. b) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi d) Dikerjakan oleh analis yang kompeten e) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum.1 Jaminan Mutu a) Gunakan bahan kimia berkualitas murni (pa).

5) Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan). Tololiu-Supit No. triplo dan seterusnya.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO b) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi. 81 .14 Jl. 11) Kadar analit dalam contoh uji. (0431) 855958. Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis.1. d) Jika koefisiensi variasi/standard deviasi relative hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10% maka dilakukan pengukuran ketiga. Rekomendasi Kontrol akurasi a) Analisis blind sample. b) Untuk control gangguan matriks lakukan analisis spike matrix kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% c) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis. 2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5.4. INSTRUKSI KERJA PENENTUAN MANGAN (Mn) No. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 6 6. fax. Kode LKLM III. c) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis.

Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. fax. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 82 .

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 83 .15 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 6 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BESI ( Fe ) SNI 19. (0431) 855958. Kandow.Pd ) ( Johana Liuw. SKM.1989 Manado. Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.4. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.1127 . Tololiu-Supit No. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. fax. S. Eko Saputro.1.5. M.

Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958. fax. (0431) 860658 No.15 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 84 .5.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Tololiu-Supit No.4.

3.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN BESI ( Fe ) Telp. Fe larutan baku logam Besi.0 mg/L. Cara Uji 4.2 Larutan baku logam besi. 3. Fe1000 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah 3.3 nm. Fe yang diencerkan. 2. 1. 3.4 larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji 3. yang dibuat dengan cara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling sampai pH 2.2 Bahan 1) Air suling 2) Asam nitrat. Acuan Normatif SNI 06-6989.1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah dengan bantuan pemanas listrik. 0. kemudian dengan SSA menggunakan gas asetilen C2H2 4. Tololiu-Supit No. Fe dalam air dan air limbah secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – nyala pada kisaran kadar Fe. Fe Larutan yang mempunyai kadar logam besi.0 mg/L dan panjang gelombang 248. fax.0 mg/L.0 mg/L dan 6. C2H2 2. 3. dan 4) Gas astilen.0 mg/L.0 mg/L.5 larutan pengencer Larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Fe 0. 3.4.5.6 kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus.3 Larutan kerja logam besi. Kode LKLM III.1.4-2004 Istilah dan Definisi 3. (0431) 860658 No. 85 . Fe yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu. Fe Larutan induk logam besi.15 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 6 1.3 mg/L sampai dengan 6. Fe.1 larutan induk logam besi. (0431) 855958.5 mg/L. 4. HNO3 3) Larutan standar logam besi. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam Besi. 4.

Kode LKLM III. Pembuatan Larutan baku logam Besi. (0431) 855958. fax.4 4. Fe 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL. 3. 1.0 mg/L.0 mg/L.5 4. 2. 30 mL. Fe 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam besi.5 mg/L. dengan ukuran pori θ 0.1. Persiapan Pengujian 4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. 4. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu simpan maksimal 6 bulan. dan 6. 4.1 Persiapan Contoh Uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogen ke dalam gelas piala. Fe a) Pipet 0 mL.15 Prosedur Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4.4.3 4.0 mg/L. 20 mL. Fe 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL. b) Tepatkan dengan larutan penencer sampai tanda tera.4 . Persiapan dan Pengawetan Contoh Uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa.0 mg/L. 10 mL.5. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera. 6) Corong gelas. c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hampir kering. 5 mL.0 mg/L. Tololiu-Supit No.5. 30 mL. 8) Kertas saring whatman 40. 40 mL dan 60 mL larutan baku besi 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL. Fe 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan standar Besi. 7) Pemanas Listrik. 10 mL dan 20 mL.0 mg/L.5. dan 9) Labu semprot.2 Pembuatan larutan baku logam besi.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN BESI ( Fe ) Telp. 40 mL dan 60 mL 5) Labu ukur 100 mL. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat. masukkan ke dalam labu ukur 100 ml melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling. d) Ditambahkan 50 mL air suling. 0.5. 86 4. Pembuatan Larutan kerja logam Besi. b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0.42 µm. (0431) 860658 No.3 Peralatan 1) SSA 2) Lampu hollow katoda Fe 3) Gelas piala 250 mL 4) Pipet ukur 5 mL.

5.1 Jaminan Mutu f) Gunakan bahan kimia pro analisis (pa). Jaminan mutu dan pengendalian mutu 5.1. g) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis.2 Pengendalian Mutu e) Koefisiensi kolerasi ( r ) lebih kecil atau sama dengan 0. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 248.6 Prosedur dan Pembuatan Kurva Kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai dengan petunjuk penggunaan alat. d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan.7 5. Perhitungan Konsentrasi logam besi. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike.4. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BESI ( Fe ) No. g) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi h) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi i) Dikerjakan oleh analis yang kompeten j) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum. Tololiu-Supit No. 5.95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 87 . c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi. %) % R = A – B x 100 % C Dengan Pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di spike.15 Prosedur Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4. Fe (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/l). h) Jika koefisiensi variasi/standard deviasi relative hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10% maka dilakukan pengukuran ketiga. Fp adalah faktor pengenceran. Kode LKLM III.3 nm. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Persen temu balik (% recovery. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) 4. f) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi.

4. Tololiu-Supit No. 5) Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan).50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN BESI ( Fe ) Telp.5. 2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo. Lakukan analisis CRm (Certified Reference Material) untuk control akurasi.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. triplo dan seterusnya. (0431) 855958. fax. 88 . (0431) 860658 No. 11) Kadar analit dalam contoh uji. Kode LKLM III. Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis.15 Prosedur Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 6.1. Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115%. b) Analisis blind sample c) Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% atau sesuai dengan criteria dalam certifikat CRM d) Untuk control gangguan matriks lakukan spike matrix. Rekomendasi Kontrol akurasi Untuk control akurasi lakukan salah satu cara sebagai berikut : a) Analisis CRM. e) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis.

Kandow. Kode L LKLM III. SKM. S. 1998 Manado. (0431) 855958. M.Pd ) ( Johana Liuw.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 89 . April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5.16 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN DO Standard Methods 20 th Edition. (0431) 860658 No.4. fax. Eko Saputro. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.

5.4. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No. Tololiu-Supit No. fax.16 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 90 .50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM III.1.

5.4H2O. 1998 Peralatan 1) Botol DO 350 ml 2) Buret 3) Gelas ukur 1000 ml Persiapan Reagent : 1) Larutan Mangan Sulfat Larutkan 480 gr MnSO4.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN DO Telp. Tujuan Tujuan prosedur pengujian ini adalah untuk mendapatkan kadar oksigen terlarut dalam air (mg/l) dengan metode indometric. Ruang Lingkup 1) Titrasi sampel yang akan ditentukan kadar oksigen terlarut dengan Natrium Thiosulfat 0. (0431) 855958. 2) Menetapkan kadar oksigen terlarut dalam air.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.1. aduk sampai larut. tambahkan 480 gr NaOH dan 750 gr Sodium Iodide (Na I). 4.16 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 4 1.H2O dalam air suling saring dan encerkan sampai 1 liter. diikuti alkali kuat. Oksigen terlarut equivalent dengan jumlah ml titran. 2) Alkali-iodide – aside Larutkan 10 gr NaN3 dalam 500 ml dalam air suling. 6. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 No.2H2O atau 364 gr MnSO4. 3. LKLM III. 400 gr MnSO4.4. Acuan : Standard Methods 20 th Edition. 2. 91 . akhir titrasi dideteksi secara visual dengan indikator strach. Prinsip Kerja : Oksigen telarut ditentukan dengan prosedur titrasi thiosulfat berdasarkan penambahan larutan divalen mangan. 5.025 N. fax.

encerkan dalam 1000 ml. 3) 7. tambahkan 1 ml reagen alkali-iode-anide dengan pipet.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN DO Jl. 4) Larutan strach Larutkan 2 gr starch dan 0.025 M = 1 mg DO/L. (0431) 855958.0021 M.5H2O dalam air suling tambahkan 1. 8. 6) Standar kalium bi-iodate 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. tutup kembali dan campur dengan membalik-balikkan beberapa kali sampai larut kembali. Diamkan sampai endapan cukup mengendap (kira-kira ½ volume botol). 5) Titran thiosulfat Larutkan 6.2 gr asam salicylik dalam 100 ml air suling panas.4 gr NaOH padat. tambahkan 1 ml MnSO4.4 mg Kn (103)2 dalam air suling tepatkan 1000 ml.5 ml NaOH atau tambahkan 0.205 gr Na2S2O3. Kode LKLM III. 3) Endapkan flot yang terbentuk dilarutkan dengan 1 ml H2SO4. jika titrasi kelebihan. Standarisasinya dengan biiodate.0021 M tambahkan volume terukur dari sampel tertitrasi.1. 1 ml Na2S2O3 0. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. 92 .4. kembali lanjutkan titrasi menggunakan larutan biiodide 0. 4) Ambil 200 ml sampel dan titrasi dengan Na2 S2 O3 0. fax. 5) Tambahkan beberapa tetes larutan strach dan lanjutkan titrasi sampai warna biru hilang. Prosedur 1) Sampel dituang dalam botol 300 ml dengan stopper sampai penuh. Tololiu-Supit No.025 M sampai berwarna kuning jerami. Perhitungan Untuk titrasi 200 ml sampel. 2) Botol ditutup dengan stopper dan campur dengan cara membalik-balikkan botol beberapa kali. usahakan pipet tidak menyentuh permukaan sampel.16 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 4 H2SO4.5. Larutkan 812.

Pd ) ( Johana Liuw.5. fax.4. (0431) 860658 No. Eko Saputro. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.1. S. M.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kode LKLM III. (0431) 855958. SKM.17 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 8 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl) SNI 06 – 2431 – 1991 Manado.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 93 . Kandow.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kode LKLM III. fax. Tololiu-Supit No.17 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 8 MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF Tanggal Terbit: 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode No Kode 94 . (0431) 855958. (0431) 860658 No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1.4.5.

19-2004 Istilah dan Definisi 3.5. yang dibuat oleh seorang analis atau penyelia untuk diuji kadarnya oleh analis yang lain. Perak klorida diendapkan secara kuantitatif sebelum terjadinya titik akhir titrasi. 3. 2) Timbang 824 mg NaCl kering. 2. 3.3 blind sample Larutan baku dengan kadar tertentu. Larutan ini mempunyai kadar klorida 500 µg Cl-/mL.2 Bahan Air suling bebas klorida b) Larutan natrium klorida (NaCl) 0. d) Larutan indicator kalium kromat (K2CrO4) a) 4.1. Cl.4. 1) Keringkan serbuk NaCl dalam oven pada suhu 1400C selama 2 jam.yang diencerkan denagn air suling sampai kadar tertentu 3. fax.1 Prinsip Senyawa klorida dalam contoh uji air dapat dititrasi dengan larutan perak nitrat dalam suasana netral atau sedikit basa (pH 7 sampai dengan pH 10).1 Larutan baku klorida. 4. Acuan : SNI 06-6989. Cl Larutan yang mempunyai kadar klorida.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN CLORIDA Tingkulu Manado Jl.50 Kelurahan(Cl) Telp. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh kadar Clorida dalam air. tepatkan sampai tanda tera dengan air suling bebas klorida. Cara Uji 4.0141 N. 3. Kode LKLM III.45 µm. menggunakan larutan indikator kalium kromat. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. (0431) 855958.5 certified Reference Material (CRM) Bahan standar bersertifikat yang tertelusur ke system nasional atau international.4 spike matrix Contoh uji yang diperkaya menggunakan larutan baku dengan kadar tertentu 3.2 larutan blanko Air suling yang tidak mengandung klorida atau mengandung klorida dengan kadar lebih rendah dari batas deteksi. c) Kerta saring bebas klorida berukuran pori 0. 95 . yang diandai dengan mulai terbentuknya endapan perka kromat yang berwarna merah kecoklatan. kemudian larutkan dengan air suling bebas klorida didalam labu ukur 1000 mL. kemudian dinginkan dalam desikator.17 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 8 1. Tololiu-Supit No.

(0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN CLORIDA(0431) 860658 Telp. c) Labu ukur 100 mL dan 1000 mL. simpan di dalam botol berwarna coklat. pindahkan ke dalam botol dan cuci endapannya dengan cara di tambah air suling bebas klorida.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. d) Gelas ukur 100 mL. f) Suspense ammonium hidroksida. 96 . f) Pipet ukur 10 mL. b) Labu Erlenmeyer 100 mL dan 250 mL. Lakukan pembakuan dengan menggunakan larutan NaCl 0. Tambahkan larutan AgNO3 sampai mulai terbentuk endapan merah kecoklatan yang jelas. h) Larutan natrium hidroksida (NaOH) 1N.0 g K2CrO4 dengan sedikit air suling bebas klorida.5.3 Peralatan a) Buret 50 mL atau alat titrasi lain dengan skala yang jelas. dan j) Hydrogen peroksida (H2O2) 30% 4. j) Pengaduk magnet. fax. Larutkan 2.1. h) Spatula.0141 N. Lakukan hal tersebut secara berulang-ulang sampai bebas klorida. k) Corong gelas. Larutkan 125 g Al (K)(SO4)2. lalu disaring. Biarkan selama 1 jam. e) Larutan baku perak nitrat (AgNO3) 0. e) Pipet volume 25 mL dan 50 mL.4. di aduk dan di enaptuangkan. o) Oven. g) Gelas piala 250 mL dan 1000 mL. Kode LKLM III. Tololiu-Supit No. Tambahkan air suling bebas klorida sampai volume mendekati 1000 mL. Panaskan 600C dan tambahkan 55 mL NH4OH pekat secara perlahan sambil diaduk. i) Larutan asam sulfat (H2SO4) 1N.12H2O dalam 1000 mL air suling bebas klorida.12H2O atau Al (NH4)(SO4)2. i) Alat pengukur pH. m) Timbangan analitik. n) Gelas arloji. Biarkan 12 jam.395 g AgNO3 dengan air suling bebas klorida dalam labu ukur 1000 mL dan tepatkan sampai tanda tera.0141 N. l) Pemanas listrik. p) Botol semprot.17 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 8 Larutkan 5. Filtrat yang diperoleh diencerkan dengan air suling bebas klorida hingga volume 100 mL. g) Indicator fenol ftalein. (Cl) No.

Bila standar deviasi (SD) kadar klorida secara duplo lebih besar dari 5%. tambahkan 1 mL H2O2 30% dan aduk selama 1 menit. Titrasi dengan larutan AgNO3 sampai terjadi warna merah kecoklatan. saring dengan kertas saring berukuran pori 0.4. f) Jika pH tidak pada kisaran 7 sampai dengan 10. atur dengan menambahkan larutan NaOH 1N atau H2SO4 1N.17 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 8 q) Botol cokelat. V1 adalah volume larutan NaCl yang digunakan (mL). maka dilakukan titrasi yang ketiga. biarkan mengendap kemudian di saring. Catat volume larutan AgNO3 yang digunakan untuk contoh uji (A mL) dan blanko (B mL) Lakukan pengukuran duplo. kemudian dirata-ratakan. aduk. VA adalah volume larutan baku AgNO3 untuk titrasi larutan NaCl (mL).5. dan r) Desikator.1. d) Jika contoh uji air mengandung sulfide. Tambahkan 1 mL larutan indicator K2CrO4 5% b/v dan diaduk. 4. Hitung normalitas larutan baku AgNO3 dengan cara sebagai berikut : V1 X N1 NAgNO3 = VA . Catat volume AgNO3 yang digunakan.0141 N. masukkan ke dalam labu Erlenmeyer 100 mL. Kode LKLM III.0141 N Pipet 25 mL larutan NaCl 0.VB Dengan Pengertian : N AgNO3 adalah normalitas larutan baku AgNO3 (mgrek/mL).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. buat larutan blanko menggunakan 25 mL air suling.45 µm. Tololiu-Supit No. Persiapan Pengujian Pembakuan larutan baku perak nitrat (AgNO3) dengan NaCl 0. N1 adalah normalitas larutan NaCl yang digunakan (mgrek/mL).4 Persiapan pengujian a) Sediakan contoh uji sesuai dengan metode SNI 06-2412-1991 b) Gunakan volume contoh uji air maksimum 100 mL atau jumlah yang sesuai dan diencerkan hingga volume 100 mL. c) Jika contoh uji air berwarna pekat. e) Apabila contoh uji keruh.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. sulfit atau tiosulfat. VB adalah volume larutan baku NaCl yang digunakan (mgrek/mL). fax. tambahkan 3 mL suspense Al(OH)3.5 a) b) c) d) e) f) g) 97 . (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl) No. 4. (0431) 855958.

f) Buat spike matrix dengan cara sebagai berikut : Ambil 95 mL contoh uji yang memiliki pH 7 sampai dengan pH 10.0141 N. fax.7. Catat volume AgNO3 yang digunakan.6 c) Perhitungan 4.6 b) sampai dengan 4. Kode LKLM III.1. masukkan ke dalam labu Erlenmeyer 250 mL.3 mL larutan baku AgNO3).7 98 .c sampai dengan 4. d) Lakukan titrasi blanko.d) terhadap 100 mL air suling bebas klorida (titrasi larutan blanko biasanya memerlukan 0.450 x 100 V Dengan pengertian : A adalah volume larutan baku AgNO3 untuk titrasi contoh uji (mL) B adalah volume larutan baku AgNO3 untuk titrasi blanko (mL) N adalah normalitas larutan baku AgNO3 (mgrek/mL) V adalah volume contoh uji (mL) 4. tambahkan 5.6. masukkan ke dalam labu Erlenmeyer 250 mL.6 Prosedur a) Gunakan 100 mL contoh uji air secara duplo. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl) No. (0431) 855958.7.2 Perhitungan kadar NaCl mg/L NaCl = (mg/L Cl-) x 1. b) Tambahkan 1 mL larutan indicator K2CrO4 5% c) Titrasi dengan larutan baku AgNO3 sampai titik akhir titrasi yang ditandai dengan terbentuknya endapan berwarna merah kecoklatan dari Ag2CrO4. lakukan langkah 4. e) Ulangi titrasi tersebut tiga kali (dengan titikakhir titrasi yang konsisten). seperti langkah 4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. buat larutan blanko.0 ml larutan baku natrium klorida.1 Kadar Klorida Hitung kadar klorida dalam contoh uji dengan menggunakan rumus sebagai berikut : KadarCl. rata-ratakan volume AgNO3 yang diperoleh.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.4.17 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 8 4.(mg/L) = (A – B)xNx35.65 4.6.2 mL sampai dengan 0. NaCl 0.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

4.7.3

Persen Temu Balik Persen temu balik dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut : %R = A – B x100% INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl)

No. Kode LKLM III.5.4.1.17

Prosedur
Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 8

C

Dengan pengertian : R adalah recovery; A adalah kadar contoh uji yang di spike (mg/L); B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike (mg/L); C adalah kadar standar yang diperoleh (target value), (mg/L). C = YxZ V Dengan pengertian : Y adalah volume standar yang ditambahkan (mL); Z adalah kadar klorida yang ditambahkan (mg/L) V adalah volume akhir (mL). 5. Jaminan Mutu dan Pengendalian Mutu 5.1 Jaminan Mutu a) Gunakan bahan kimia murni pro analisis (p.a) b) Gunakan alat gelas bebas kontaminan dan terkalibrasi. c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi. d) Gunakan air suling bebas klorida untuk pembuatan semua pereaksi dan blanko. e) Lakukan uji dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu simpan maksimum (holding time). 5.2 Pengendalian Mutu a) Lakukan uji blanko untuk control kontaminasi. Kadar klorida dalam larutan blanko harus lebih kecil dari batas deteksi. b) Lakukan uji secara duplo untuk control ketelitian. Perbedaan pemakaian larutan AgNO3 secara duplo tidak boleh lebih besar dari 0,10 mL.

6.

Rekomendasi

99

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Control akurasi a) Analisis CRM Lakukan analisis Certified Reference Material (CRM) untuk control akurasi. b) Lakukan pengujian blind sample. c) Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% atau sesuai dengan criteria dalam certifikat CRM. d) Untuk control gangguan matriks lakukan uji spike matrix. Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115%. INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl)
No. Kode LKLM III.5.4.1.17 Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

Prosedur
Tanggal Terbit : 01/04/2010 e)

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 8 dari 8

Buat kartu kendali (control chart) untuk akurasi pengujian.

Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis 2) Nama analis dan tanda tangan. 3) Tanggal pengujian 4) Rekaman volume titrasi 5) Nomor contoh uji. 6) Tanggal penerimaan contoh uji 7) Batas deteksi 8) Perhitungan 9) Hasil pengukuran duplo 10) Hasil pengukuran blanko 11) hasil pengukuran persen spike matrix dan CRM atau blind sample. 12) Kadar klorida dalam contoh uji.

100

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

LEMBAR PENGESAHAN
No. Kode LKLM III.5.5.1.1
Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 1dari 6

INSTRUKSI KERJA PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) ANNUAL OF ASTM STANDARDS, 1977, VOL 11.03, D1607-91

Manado,

April 2010

Disiapkan: Tim Stanlab

Disetujui: Manajer Mutu

( Christine N. Kandow, S.Pd )

( Johana Liuw, SST )

Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado

( F. Eko Saputro, SKM, M.Kes )

101

fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5. Tololiu-Supit No.1 MENCABUT MEMASUKKAN PARAF No. Tujuan No.5.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5.1.1 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar NO2 di udaraTerbitan / Revisioleh 0 yang diserap : I / larutan penyerap NO2 dan diukur dengan alat spektrofotometer Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 6 102 Tanggal Terbit : 01/04/2010 . Kode LKLM No Tanggal No Terbitan/ Halaman No Terbitan/ Halaman : I / 0 Terbitan / Revisi Kode Revisi Kode Revisi Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 2 dari 6 1. (0431) 860658 Nomor Salinan Distribusi Kepada : LEMBAR PERUBAHAN : Tidak Terkendali Status Distribusi Terkendali PERUBAHAN III. (0431) 855958. Kode LKLM III.1.

5. 1977. 103 . vol 11. Tololiu-Supit No.000) g/m3 atau (0. 5. 2). Kode LKLM III.002-5)ppm 2.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.2. Cara pengujian NO2 yang terdapat dalam contoh uji antara (4-10.1. Cara Kerja 5.1. 3. Spektrofotometer. Warna yang terbentuk diukur dengan spektofotometer panjang gelombang + 550 nm. Peralatan Peralatan yang digunakan terdiri dari : 1). 4. Acuan Annual Book of ASTM Standard. Ruang Lingkup 2.03. Larutan baku NO2 adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian. D1607-91. Pengambilan contoh uji pada kecepatan + 0. Penggunaan metode reaksi Griess Saltzinan dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang + 550 nm. Istilah dan Definisi 1).1 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 6 5.5. Prinsip Kadar nitrit ditentukan melalui pembentukan zat aso yang berwarna ungu kemerahan yang terbentuk pada suasana asam dengan mencampur asam sulfanilamide diaso dengan N-_1-naftil)-etilendiamindihidroklorida.3. fax. Larutan induk NO2 adalah larutan induk NO2 yang dibuat dengan kadar tinggi dan akan digunakan untuk membuat larutan baku kimia yang dibuat dengan kadar yang lebih rendah.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. (0431) 855958.2. Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya berupa garis lurus. INSTRUKSI KERJA PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) No.4 liter/menit selama 60 menit 2. 3). (0431) 860658 2.

Jl. Pipet ukur 10 ml.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 2). dan 1000 ml. 4). Gelas arloji. Larutan induk NO2 Larutkan 0.00246g NaNO2 dengan aquades bebas nitrit didalam labu ukur 1000 ml hingga tepat tanda tera (1ml – 20 g NO2) 2). Kertas tissue yang lembut.3. Midget Impinjer. 5. Roll kabel. (0431) 860658 3).5. 6).2 g NO2). Meja setinggi kurang lebih 1. Larutan Penyerap NO2 Buat larutan penyerap dengan NO2 dengan tahapan sebagai berikut : 104 . PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) No. 13). 1000 ml. 9). 16). 8).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. encerkan hingga 100 ml dengan aquades bebas nitrit INSTRUKSI KERJA daslam labu ukur 100 ml (1 . Slang karet. Sumber listrik /generator. Labu ukur 25. 4 . Tololiu-Supit No. 5). Flowmeter. Pipet volume 1.0 ml larutan diatas.5. Rak midget impinjer. (0431) 855958.5 m. Bahan 1). Pompa hisap. 10). 12). 7). Pemanas Listrik. 11). 100. Larutan baku NO2 Pipet 10. 15). 100 dan 1000 ml. Kode LKLM III. fax. 2. 14). 17).1 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 6 3).5 dan 10 ml. Gelas piala 100. Gelas ukur 50.

Masukkan kedalam kuvet. c.1. 7). Cari panjang gelombang pada serapan maksimal. 2). dinginkan.4. Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya pada + 0. Pengambilan Contoh Uji 1).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO a. 5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tambahkan larutan penyerap hingga tanda tera. 105 .5. d.5. 2).5 g asam sulfanilat monohidrat) dalam hamper 1 liter aquades bebas nitrit yang berisi 140 ml asam asetat glacial dalam gelas piala 1000 ml.5. encerkan dengan aquades bebas nitrit dalam labu ukur 1000 ml hingga tepat tanda tera. Diamkan selama 15 menit. Pembuatan Kurva Kalibrasi Buat kurva kalibrasi dengan tahapan sebagai berikut : 1). (0431) 860658 Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 dengan flowmeter.4 liter/menit INSTRUKSI KERJA PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) No.1 Jl. 6). fax. baca absorbansinya dengan spektrofotometer pada panjang gelombang serapan maksimal dan catat absorbansinya.0 ml hingga 10. Optimalkan alat spektrofotometer sesuai dengan petunjuk penggunaan alat untuk pengujian kadar NO2 .0 ml larutan baku. 5). tambah 20 ml larutan N-(1-niftil) etilendiamin dihidroklorida 0. Tololiu-Supit No. 5. larutkan 5 g asam sulfat anhidrat (5. panaskan pelan-pelan sampai larut sempurna. Buat kurva kalibrasi berdasarkan data tahap f diatas dan tentukan persamaan garis liniernya. Pipet secara bertahap 1. 4).1 % dan 10 ml aseton . Kode LKLM III. masing-masing masukkan dalam labu ukur 25 ml. (0431) 855958. Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 10 ml. 3). b.

ml Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji. Perhitungan Hitung kadar NO2 Dalam contoh uji dengan perhitungan sebagai berikut : NO2 .pompa hisap.2 LEMBAR PENGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 10 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) DENGAN METODE WEST – GAEKE 106 . Contoh uji siap untuk diuji. Letakkan rak impinger diatas meja setinggi 1.1.5.532 Qxt dimana : K = factor standarisasi. liter / menit 103 = 1/m3 No. Cara Pengujian Uji kadar NO2 dengan tahapan sebagai berikut : 1) Ukur volume contoh uji 2) Masukan kedalam kuvet pada alat spektrofotometer panjang gelombang serpan maksimal. 8). µ g NO2 per ml larutan penyerap / absorbansi V = volume larutan penyerap. 5). Nyalakan simber listrik.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. ukur dan catat absobansinya. (0431) 855958. Jl. matikan sumber listrik. Kode LKLM III. Cek semua peralatan yang akan digunakan untuk pengambilan contoh uji. fax.6.7 . 7). Tololiu-Supit No. Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : midget impinger. (0431) 860658 4). Setelah 60 menit atau tumbul perubahan warna menjadi merah ungu.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 3). Tempatkan dalam rak impinger. 6). 5. lalu hubungkan dengan sumber listrik. 9). 5. µ g / m3 = Atau Absorbansix K x 10 3 xy Qxt ppm = Absorbansix Kxvx 0.5 m.5.

Kode LKLM II.5. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. fax.1. Tololiu-Supit No.2 : : LEMBAR PERUBAHAN Terkendali MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi Tidak Terkendali MEMASUKKAN Revisi : I PARAF Terbitan / /0 Terbitan/ Halaman Tanggal Revisi : Revisi Halaman : 2 dari 10 PERUBAHAN No Tanggal No Kode No Kode Tanggal Terbit : 01/04/2010 107 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. Eko Saputro. S.Pd ) ( Johana Liuw. (0431) 860658 Manado. M. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi No. Kandow. SKM.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2)
No. Kode LKLM III.5.5.1.2

1. Tujuan
Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi :

Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar SO2 di udara yang diserap oleh larutan penyerap SO2 dan diukur dengan alat spektrofotometer.
Halaman : 3 dari 10

2. Ruang lungkup Pengembilan contoh uji pada kecepatan ± 0.5 liter/detik selama 60 menit atau 24 jam Cara pengujian SO2 yang terdapat pada contoh uji antara (25-1000 µ g /m3 atau (0,003 -5,0) ppm. Penggunaan metode West Gaeke dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang ± 560 nm. 3. Acuan Annual Book of ASTM Standards, 1977, vol 11.03, D2914-95. 4. Istilah dan definisi 1). Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya berupa garis lurus.

108

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
2). Larutan induk SO2 adalah larutan induk SO2 yang dibuat dengan kadar tinggi dan akan digunakan untuk membuat larutan baku SO2 yang dibuat dengan kadar yang lebih rendah. 3). Larutan baku SO2 adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian.
5. Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

Cara kerja 5.1. Prinsip Sulfur dioksida (SO2) diserap dalam larutan tetrakloromerkurat membentuk kompleks diklorosulfitomerkurat. Kompleks ini direaksikan dengan pararosanilin dan formaldehid membentuk asam pararosanilin metilsulfonat
INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2)

No. Kode LKLM III.5.5.1.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 10

hingga membentuk warna merah-ungu yang kemdian diukur absorbansinya dengan spektrofotometer. 5.2. Peralatan Peralatan yang digunakan terdiri dari : 1). 2). 3). 4) 5). 6). 7). 8). 9). Spektrofotometer; Pipet volume 1, 2, 3, 5 dan 10 ml; Pipet ukur 10 ml; Labu ukur 25, 50, 100, 250, dan 1000 ml; Gelas ukur 50, 250 ml; Gelas piala 100, 1000 ml; Erlenmeyer; Corong pisah; Gelas arloji;

109

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
10). Kertas tissue yang lembut; 11). Midget impinjer; 12). Pompa hisap (Air Sampler Pump); 13). Slang karet; 14). Flowmeter; 15). Meja setinggi kurang lebih 1,5 m; 16). Rak midget impinjer; 17). Sumber listrik/generator; 18). Roll kabel.
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2)
No. Kode LKLM III.5.5.1.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 10

5.3. Bahan 1). Larutan induk SO2 Larutkan 0,4 g Na2SO3 atau 0,3 g Na2 SO2O3 dengan 90 ml air suling didalam labu ukur 500 ml. Tepatkan dengan aquades hingga tanda tera 2). Larutkan Baku SO2 Buat larutan baku berdasarkan hasil standarisasi dengan mengencerkan hingga konsentrasi sekitar 1 µ g 3) Larutan Penyerap SO2 Buat larutan penyerap SO2 dengan tahapan sbb: Aquades dalam labu takar 1 liter, tepatkan hingga tanda tera 4). 5). Laruan sulfamic acid 0.6 % Larutkan 0.6 gram kristal sulfamin acid dalam 100 ml aqudes Larutan formaldehid 0.2%

110

Kode LKLM III.1 g pararosanilin dalam gelas piala.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 10 (3).5. lau tambahkan 50 ml INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN HCL tahap 1 diatas. PRA variasi A Ambil 20 ml larutan PRA induk o. Larutan Iodin 0.2 % ditambah 25 ml H3PO4 3 ml. kocok. 7).01 N 111 . (2). (4). Setelah ekstraksi terakhir tampung lapisan bawah. lau tambahkan 20 ml larutan 1-butanol kemudian diekstraksi.5. Masukkan 1-butanol kedalam corong pisah lalu tambahkan larutan asam dan pararosanilin pada tahap 2 diatas lalu diekstraksi. diamkan hingga terpisah menjadi 2 lapisan (atas lapisan 1-butanol dan bawah lapisan asam). Tololiu-Supit No. Masukkan 100 ml 1-butanol dan 100 ml HCL 1 ml ke dalam corong pisah 250 ml.1. Larutan Pararosanilin (PRA) Pembuatan PRA induk 0. Masukkan 0. 8).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Encerkan 2 ml formaldehid 36 – 38 % dengan aqudes hingga volu7me 1 liter 6).2 % yang dimurnikan (1). Larutan HCL 1 ml Encerkan 86 ml HCL pekat hingga volume 1 liter Larutan H3 PO4 3 ml Encerkan 250 ml H3 PO4 pekat hingga volume 1 liter. PRA variasi B Ambil 20 ml larutan PRA induk o.2 % ditambah 25 ml H3PO4 3 ml. lalu encerkan dengan HCL 1ml dalam labu takar 50 ml. lalu encerkan dengan aquades hingga volume 250 ml. (0431) 860658 No. (1). lalu encerkan dengan aquades hingga volume 250 ml. Lapisan bawah ditampung dalam corong pisah yang lain. (5). fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) Jl. (0431) 855958.

lalu dengan aquades hingga volume 1 liter.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Larutkan 1. Tololiu-Supit No. (4). masukkan ke dalam labu ukur 1 liter. Larutan KIO3 Larutkan 1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Larutan amilum 1 % Larutkan 1 g Starch Loslich (C6H10O5) dalam 100 ml aquades lalu didikan.5H2O dilarutkan dengan aquades. Larutan Na2S2O3 0. Diamkan 1 hari sebelum distandarisasai. setelah dingin ditambah 3 g KI. (3). (2). fax.01 N 2. (0431) 860658 112 .5 g kristal Na2S2O3.27 g iodin yang sudah dicampur dengan 4 g KI.5 g KIO3 (sebelumnya dipanaskan terlebih dahulu pada suhu 180oC) tepatkan dengan aquades dalam labu takar 500 ml hingga tanda tera. Jl. Ambil 50 ml larutan tersebut diatas lalu diencerkan hingga volume 500 ml. (0431) 855958.

Kode LKLM III. fax. Titrasi dengan larutan Na2S2O3 0. diamkan 5 menit. Standarisasi Larutan Na2S2O3 Pipet 50 ml larutkan KIO3.1 N setelah kuning ditambah 5 ml amylum. ditambah 5 ml amylum hingga warna biru.1.67 5.5. Standarisasi Larutan Natrium Sulfit 1).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No.2 Terbitan / Revisi : I / 0 113 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Tanggal Revisi : Halaman : 8 dari 10 INSTRUKSI KERJA . 25 ml aquades ditambah 50 ml iodine 0. tambah 2 g KI dan 10 ml larutan HCL (1:1). Kode LKLM III. Tololiu-Supit No.1. Hitung konsentrasi larutan natrium sulfite dengan rumus sebagai berikut : gram KI O3 x 103 x 0. Hitung konsentrasi larutan natrium sulfite dengan rumus sebagai berikut : µ g ml SO2 = (A-B) x N x K vsulfit N = Normalitas thiosulfat V = volume sulfite K = Equivale SO2 A = Titrasi blanko B = Titrasi contoh uji PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) No.01 N dalam Erlenmeyer (B). 2) 25 ml larutan standar natrium sulfit ditambah 50 ml larutan iodine 0. (0431) 855958.5.5.01 N dalam Erlenmeyer (A).4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGUJIAN KADAR SULFUR PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO DIOKSIDA ( SO ) 2 Jl. Titrasi lagi hingga warna biru tepat hilang.01 N Na2S2O3 sampai kuning.5.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 7 dari 10 5. 3) Titrasi dengan larutan 0.1 N= V x 35.5. lalu titrasi lagi sampai warna biru tepat hilang.

3). 4) . 6). Tambah 5 ml PRA varisi A atau PRA variasi B.6 %. Diamkan 30 menit.1. kocok dimkan 10 menit. 4.0. Tololiu-Supit No. Tambah 1 ml sulfamic acid 0. 3.0. 5). Ukur absorbansinya dengan spectofotometer pada panjang gelombang ± 548 nm untuk penggunaan PRA variasi A dan ± 575 nm untuk penggunaan PRA variasi B . Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 9 dari 10 114 .5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 2.5. (0431) 855958. fax. 2). Pembuatan Kurva kalibrasi Misal larutan sulfite mengandung a µ g ml maka encerkan dengan rumus sebagai berikut : V1 x N1 = V2 x N2 V1 = Volume SO2 yang akan diencerkan N1 = Konsentrasi SO2O2 yang akan diencerkan V2 = Volume SO2 hasil pengenceran N2 = Konsentrasi SO2 hasil pengenceran Sehinggadiperoleh larutan yang mengandung SO2 1 µ g ml Buat urut-urutan llarutan standar sebagai berikut : 1). Buat kurva kalibrasi antara absorbansi versus konsentrasi.0. INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) No. Pipet secara bertahap 1.0 dan 5. lalu hitung persamaan garis regresi linear. 7).2 %.0 ml larutan standar yang mengandung 1 µ g ml SO2 dalam labu takar 25 ml.6. (0431) 860658 5. Tambah 2 ml formaldehid 0. Blanko menggunakan larutan penyerap yang diberlakukan samadengan standar .

Contoh uji siap utuuk diuji.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. 5). Tempatkan dalam rak midget impinger.1. kocok diamkan 10 menit. 5). 5. 4).5. Masukan 10 ml contoh uji kedalam labu 25 ml.5 meter.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 10 dari 10 115 . (0431) 860658 5. Letakan rak midget impinger diatas meja setinggi kurang lebih 1. Ukur absobansinya dengan spectofotometer pada panjang gelombang untuk penggunaan PRA variasi A dan variasi B. Kode LKLM.5. Tololiu-Supit No. Pengambilan Contoh Uji 1). 3). Setelah satu jam atau 24 jam matikan sumber listrik. 6). Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 10 ml untuk pengambilan contoh uji 1 jam atau 50 ml untuk pengambilan contoh uji 24 jam. 7). pompa hisap lalu hubungkan dengan sumber listrik. 8). lalu uncerkan dengan aquadest panas sampai 25 ml. Cara Pengujian Uji kadar SO2 dengan tahapan sebagai berikut . Tambah 5 ml PRA variasi A atau PRA variasi B. fax.8.6 %. Nyalakan sumber listrik. jika kurang dari 10 ml tepatkan hingga volume 10 ml dengan larutan penyerap S O2 2). kocok diamkan 30 menit. 4) Tambah 2 ml formaldehid 0. 3). Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : midget impinger . 2). 6). Tambahkan 1 ml sufamic acid 0.5 liter / menit.7. INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) flowmeter 548 nm 575 nm untuk penggunaan PRA No. 1). Cek semua peralatan yang akan digunakan untuj pengambilan contoh uji. Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya dengan kurang lebih 0. 9). (0431) 855958. Ukur volume contoh uji.2 %.

5.1. Tololiu-Supit No.3 LEMBAR PENGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 116 .382 ppm = Qxt Dimana K v1 v2 Q t 10 = factor standarisasi. (0431) 855958. v1 Absorbansix Kx103 x v2 x 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax. menit = 1/m3 No. (0431) 860658 Perhitungan Hitung kadar SO2 dalam contoh uji dengan perhitungan sbb . liter / menit = Waktu pengambilan contoh uji.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. µ g SO2 = Volume larutan penyerap. ml = Kecepatan alir pengambilan contoh uji. ml = Volume contoh yang dianalisa.5. Kode LKLM. v1 Absorbansix Kx103 x v 2 SO2. µ g / m 3 = Qxt Atau .

S.5. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.No LKLM III.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali No.Pd ) ( Johana Liuw. fax. (0431) 860658 PENUJIAN KADAR AMONIA ( NH3) DENGAN METODE NESSLER Manado.3 Kode Tanggal No Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN MENCABUT PENGESAHAN MEMASUKKAN PARAF LEMBAR Terbitan/ Halaman No Terbitan/ Halaman : I / 0 Prosedur Terbitan / Revisi Kode Revisi Kode Revisi Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 117 .50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958.5. SKM. Kandow. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.1. Eko Saputro.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Tololiu-Supit No. M.

Cara pengujian NH3 yang terdapat dalam contoh uji antara 0 – 50 ppm.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR AMONIA ( NH3) No.1. Tololiu-Supit No. Kode LKLM.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. fax. 2.5.3 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 6 1. Ruang lingkup Lingkup pengujian meliputi : 1). (0431) 855958.5. Tujuan Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar NH3 di udara yang diserap oleh larutan penyerap NH3 dan dibaca dengan alat Spectofotometer. 118 .

Spectofotometer 2).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 2). Penggunaan metode Nessler dengan alat Spectofotometer pada panjang gelombang 420 nm. 7. W. Peralatan 1).5. 3) Larutan baku NH3 adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian. akan ( NH3) yang selanjutnya dengan larutan Nessler akan membentuk senyawa No. Istilah dan Definisi 1) 2) Jl. Warna ini akan diukur absorbansinya dengan Spekitofotometer panjang gelombang 420 nm. Kode LKLM III. (0431) 860658 Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan Larutan induk NH3 adalah larutan induk NH3 yang dibuat dengan kadar tinggi baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya merupakan garis lurus.5. (0431) 855958.5 dan 10 ml 119 . fax.2. hal.3. Cara Kerja 6.4. Acuan Leithe. 1971. Pipet volume 1. Prinsip INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR AMONIA membentuk garam ammonium Amonia di udara yang di absorbsi dengan asam. dan akan digunakan unutk membuat larutan baku kimia yang dibuat dengan kadar yang lebih rendah. USA. Ann Arbor Science Publishers. The Analysis Of Air Pollutans.1. 169 – 174. Tololiu-Supit No. 3. 4.3 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 6 komplex yang berwarna kuning coklat. Pemanas Listrik 3).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 5.

Flow meter 14). kemudian encerkan hingga volume 1000 ml 4). Meja tinggi kurang lebih 1. Ambil dari larutan di atas 10 ml. Kode LKLM III. 2). Larutan Nessler 120 . masukan dalam labu takar yang sudah berisi hamper 1 liter aquades.3141 g NH4Cl dengan aquades hingga 100 ml (1000 µ g NH3/ml) .5 ml H2SO4 pekat. Gelas Piala 100 dan 1000 ml 8). Kertas Tissue yang lembut 10).5. Larutan baku NH3 Encerkan larutan induk NH3 hingga 100 ml dengan aqudes (10 µ g NH3/ml) . Bahan 1). Gelas Arloji 9).3 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 6 3). Labu ukur 10. Larutan Penyerap NH3 Buat larutan penyerap NH3 dengan tahapan sebagai berikut : Pipet 14. fax.5 m 15). Pipet ukur 10 ml Jl. (0431) 860658 5).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 4). 100 dan 1000 ml 6). Midget Impinger 11). Slang Karet 13). Gelas ukur 50 ml 7). (0431) 855958.5. Larutan Induk NH3 Larutkan 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. lalu tepatkan dengan aqudes hingga tanda tera.1. Rak Midget Impinger 16). Pompa hisap 12). PENGUJIAN KADAR AMONIA ( NH3) INSTRUKSI KERJA No. Roll kabel 8. Sumber Listrik / Generator 17). Tololiu-Supit No.

3 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 6 4). Jl. 1. 4). 121 . 8). 5) Buat kurva kalibrasi antara absorbansi versus konsentrasi. Tololiu-Supit No. 10. 7). masukan dalam rak midget impinger. Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya kurang lebih 1 m3 / 30 menit dengan flowmeter. Pembuatan kurva kalibrasi Buat urut – urutan larutan standar sebagai berikut : 1). pompa hisap.5 ml Nessler.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.10 ml larutan standar yang mengandung 10 µ g /ml NH3 dalam labu takar 25 ml. fax. Kode LKLM. Cek semua peralatan yang akan digunakanAMONIA PENGUJIAN KADAR untuk pengambilan contoh uji. Pipet secara bertahap. Setelah 30 menit matikan sumber listrik. diamkan 10 menit. Tambah larutan penyerap NH3 hingga volume tepat 25 ml . ( NH3) INSTRUKSI KERJA No. (0431) 855958.1. Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 25 ml untuk pengambilan contoh uji 30 menit. (0431) 860658 Pengambilan Contoh Uji 1). Baca dengan spectrofotometer panjang gelombang 420 nm.5. Tambah 0. 5). Larutkan 160 g NaOH dengan aqudes 500 ml dalam gelas piala. 2). Nyalakan sumber listrik . Contoh uji siap untuk diuji.5. Campurkan keduanya lalu encerkan dengan aqudes hingga tanda tera dalam labu ukur 1000 ml.5 cm. biarkan hingga dingin.3. lalu hubungkan dengan sumber listrik. tepatkan dengan aqudes. Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : midget impinger. 6). 3).5.7 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Larutkan 100 g HGL2 dan KI dalam sedikit aqudes. lalu hitung persamaan garis regresi liniernya. kocok. 3). Letakan midget impinger diatas meja tinggi kurang lebih 1. 2).

diamkan 10 menit.5. tepatkan volume hingga 25 ml dengan larutan penyerap NH3 jika kurang dari 25 ml. ppm = Qxt Dimana K = Faktor Standarisasi .41 Konsentrasi NH3 . (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 4).5.4 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 1 dari 8 PENUJIAN KADAR HIDROGEN SULFIDA (H2S) DI UDARA DENGAN METODE JACOBS. BRAVERMAN DAN HOCGGEISER Manado. Tololiu-Supit No. 12. April 2010 Disiapkan: Disetujui: 122 . menit LEMBAR PENGESAHAN No. Cara Pengujian Uji kadar NH3 dengan tahapan sbb: 1). Baca absorbansinya dengan spectrofotometer pada panjang gelombang 420 nm. fax. µ g NH3 Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji. Ujur volume contoh uji. 3). 2).5 ml Nessler. Tambahkan 0.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Perhitungan Hitung kadar NH3 dalam contoh uji dengan perhitungan sbb: AbsobansixK x 1. (0431) 860658 11. Kode LKLM. Liter / detik t = Waktu pengambilan contoh uji. 25 ml contoh uji ke dalam labu ukur 25 ml.1.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Tim Stanlab Jl.Pd ) ( Johana Liuw. fax. S. (0431) 855958.4 No Tanggal No MENCABUT PERUBAHAN MEMASUKKAN PARAF LEMBAR Terbitan/ Halaman No Terbitan/ Halaman : I / 0 Prosedur Terbitan / Revisi Kode Revisi Kode Revisi Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 123 .5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali PERUBAHAN No. SKM. Tololiu-Supit No. M. Eko Saputro. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.1. Kode LKLM III. Kandow.5. (0431) 860658 Manajer Mutu ( Christine N.

Acuan Leite. Cara pengujian H2S yang terdapat dalam contoh uji antara 0. 1971.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. 2).4 PENGUJIAN KADAR Prosedur HIDROGEN SULFIDA (H2S) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Tujuan Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar hidrogen sulfida di Udara yang diserap oleh larutan penyerap H2S dan dibaca dengan alat spektrofotometer. Tololiu-Supit No. (0431) 855958. fax. Ann Arbor Science Publishers. Kode LKLM. The analysis of Air Pollutants.5.025 – 10 ppm .III 5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. W. hal 143 – 148 Istilah dan Definisi 124 . Penggunaan metode dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 670 nm. Lingkup Lingkup pengujian meliputi : 1). USA.1. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No.

Gelas ukur 25 ml. Cara Kerja Jl. 7). Labu ukur 10. 2). Spektrodfotometer . Gelas piala 100. 100 dan 1000 ml.5. fax. Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya merupakan garis lurus . Kode LKLM III. 5).4 penilendiamin dan Fe Cl3 membentik Methylene blue yang kemudian dibaca dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 670 nm. (0431) 855958. 6). 2). Gelas arloji. Larutan induk H2S adalah larutan induk H2S yang dibuat dengan kadar tinggi dan akan digunakan untuk membuat larutan baku kimia yang dibuat dengan kadar yang lebih rendah . 3.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 5 dan 10 ml. N Dimetil 1. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR HIDROGEN SULFIDA (H2S) No. Pipet volume 1.5.4 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Prinsip Ion sulfide bereaksi dengan N.1. Tololiu-Supit No. 4). Pipet ukur 10 ml. 125 . 2. Peralatan 1).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 1). 3). Larutan baku H2S adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian. 1000 ml. 3).

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 8).01N. 9).5 meter 14). (0431) 855958. 3). Midget impinger. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR HIDROGEN SULFIDA (H2S) No. Larutkan 0. fax. Kode LKLM III.1. Meja tinggi 1.4 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 H2S/ml. Slang karet 12). Larutan baku H2S Standarisasi larutan induk H2S dengan metode iodometri. lalu tambah dengan 3 tetes kloroform (CHCL3) 4). Larutkan K2Cr2O7 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5. encerkan 100 kali hingga diperoleh kadar ± µ g H2S/ml.1225 g K H2O Cr2O7 kering dalam aquades hingga voolumenya tepat 250 ml. Rak midget impinger 15).01N Larutkan 0.5. Larutan induk H2S Masukan 0.625 g Na2S2O3 . Larutan I2 ± 0. Flowmeter 13). 10) Pompa hisap 11). 5).1775 g Na2S.01N 126 . (mengandung 100 ± Jl. Sumber listrik / generator 16). Kertas tissue yang lembut. Larutan Na2S2O3 ± 0. 2). 5 H2O dalam aqudes yang telah dididihkan hingga volumenya 250ml. Roll kabel Bahan 1). 9H20 dalam 250 ml aquades. Tololiu-Supit No.

lalu ditambah 10 ml aqudes. ± 0. Larutan Amin Larutkan 12 g N.5 g NaOH yang sudah dilarutkan dalam aqudes. N-dimethyl-p. 1ml H2SO4 4N dan 5ml KI 2%. fax. 8H2O) dalam sedikit aqudes. (0431) 860658 127 .3 g kadmium sulfat (CdSO4.01 N Masukan 10 ml K2Cr2O7 0. 6 H2O dalam 100 ml aqudes hingga terlarut sempurna. encerkan dengan aqudes sampai volume 250 ml 6). Tololiu-Supit No.5 g KI dalam 5 ml H2O tambahkan 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. tambahkan dengan aqudes hingga tepat tanda tera. (0431) 855958. aduk hingga larut. Larutan penyerap H2S Larutkan 4.phenylenediamine dalam campuran dingin 30ml aquades dan 50 ml H2SO4 pekat. 25ml larutan stok diatas encerkan dengan 1 liter larutan H2SO4( 1 :1). Jl. Standarisasi Larutan Na2S2O3 dengan K2Cr2O7 0.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Larutkan 0.1375 g I 2.01N dalam Erlenmeyer. 8). lalu tambah dengan 0. kemudian titrasi dengan Na2S2O3. Larutan Fe Cl3.01N sampai warna kuning mudah. 7). Masukan dalam labu ukur 1 liter. Tambahkan amilum 1 ml dan titrasi dilanjutkan hingga warna biru hilang. Aduk hingga terlarut sempurna.

Hitung konsentrasi larutan natrium sulfite dengan rumus sbb: (A-B) xNxK yang sudah distandarisasi sampai warna kuning mudah. fax. lalu titrasi dengan Na2S2O3 sampai warna kuning mudah. (0431) 860658 HIDROGEN SULFIDA (H2S) No.4 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 9. 1ml H2SO4 4N dan 5 ml KI 2%. Standarisasi Larutan I2 ± 0. Standarisasi Larutan Induk H2S Masukan 10 ml larutan Na2S dalam Erlenmeyer yang sudah berisi 10 ml I2 yang sudah di standarisasi.01N dalam Erlenmeyer.5. lalu ditambhkan 10 ml aqudes .1. (0431) 855958. tambah dengan 1 ml amilum dan titrasi lagi hingga warna biru tepat hilang. Standarisasi Larutan Na2S2O3 dengan K2Cr2O7 0.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.01 N Masukan 10 ml K2Cr2O7 0. tambahkan 10 ml aqudes dan titrasi dengan Na2S2O3 titrasi lagi hingga warna biru tepat hilang. tambahkan 5 ml HCl 2N dan 15 ml aqudes. . Tambahkan amilum 1 ml dan titrasi dilanjukan hingga warna biru hilang.5. Tololiu-Supit No.01N sampai warna kuning mudah. Kode LKLM III. tambahkan dengan 1 ml amilum dan µ g / ml H2S = vsulfit dimana N = Normalitas thiosulfat V = Volume Sulfite A = Titrasi Blanko B = Ttitrasi contoh uji 128 . Kemidian titrasi dengan Na2S2O3 ± 0.01N Masukkan 15 ml larutan I2 .50 Kelurahan Tingkulu Manado PENGUJIAN KADAR Telp.

Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : Midget impinger. 5). (0431) 855958.. Tambah dengan 1 tetes Fe Cl3 100%. Tambahkan dengan 0. Cara Uji Uji kadar H2S Dengan tahapan sbb.6 ml amin 129 .1.5 m 6). Tambahkan 0. Masukan dalam rak midget impinger 4). 4). Ukur volume contoh uji. lalu hitung persamaan garis regresi liniernya. Cara Uji 1). masukan masing – masing dalam labu takar 25 ml . Setelah 30 menit matikan sumber listrik. lalu hubungkan dengan sumber listrik 7).4 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Pembuatan Kurva Kalibrasi Buat urut – urutan larutan standar sbb: 1). Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 25 ml 3). Tololiu-Supit No. pompa hisap. Siapkan 6 labu takar ukuran 25 ml 2).5. Cek semua peralatan yang akan digunakan untuk pengambilan contoh uji 5).6 ml amin .5. 3). Buat kurva kalibrasi antara absorbansi versus konsentrasi. Letakan rak midget impinger diatas meja setinggi kurang lebih 1. Kocok diamkan 30 menit.7. Pipet secara bertahap 0.5. 14. 1).1. 6). Nyalakan sumber listrik 8).9 ml larutan baku yang mengandung 1 µ g / ml H2S . 25 ml contoh uji dalam labu 25 ml 3).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENGUJIAN KADAR Telp. tepatkan volume hingga 25 ml 2). (0431) 860658 HIDROGEN SULFIDA (H2S) No. Baca dengan Spectrofotometer panjang gelombang 670 nm. Kode LKLM III.3. fax. Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya pada 27 liter / menit dengan flowmeter 2).

fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR HIDROGEN SULFIDA (H2S) No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Tambah 1 tetes Fe Cl3 100% kocok diamkan 30 menit 5). (0431) 860658 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 8 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4). Blanko dari larutan penyerap H2S. Baca absorbansinya dengan spectrofotometer pada panjang gelombang 670 nm.5.71 Konsentrasi H2S . Tololiu-Supit No. liter / menit t = Waktu pengambilan contoh uji.5. Perhitungan : Hitung kadar H2S dalam contoh ujidengan perhitungan sbb: AbsobansixK x 0.1. Kode LKLM III.4 Telp. (0431) 855958. yang dperlakukan seperti contoh uji 6). menit 130 . ppm = Qxt dimana K = Faktor standarisasi Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji.

SKM. Kode LKLM III.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 131 . SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.Pd ) ( Johana Liuw.5 LEMBAR PENGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENGUJIAN KADAR DEBU (TSP) DI UDARA DENGAN METODE GRAVIMETRI Manado. M.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No. (0431) 855958. Eko Saputro.5. S. Tololiu-Supit No. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kandow.5.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 No. (0431) 855958.5.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. Tololiu-Supit No. Kode LKLM III.5 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal MENCABUT No Terbitan/ Halaman Kode Revisi MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF 132 . fax.

Ruang Lingkup Ruang lingkup pengujian meliputi : 2. Penggunaan metode gravimetri dengan perhitungan selisih berat filter sebelum digunakan dan sesudah digunakan untuk pengambilan contoh uji debu dengan alat high volume air sampler. Kode LKLM III. Prinsip Partikel debu ditangkap dengan filter fiber glass yang sudah ditimbang sebelum dan sesudah pengambolan contoh uji. 3. High volume sampler.2. Desikator. (0431) PENGUJIAN KADAR DEBU 860658 (TSP) DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 5 No.5.1. 5. vol 11.2.1 mg .5 Tujuan Metode pengujian ini digunakan untuk memperoleh contoh uji debu di udara yang diserap oleh filter fiber glass dengan alat high volume air sampler. Tololiu-Supit No.1. 5. 2. (0431) 855958. 3).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Peralatan 1). D4096-91 4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. 133 . fax.03. Timbangan analitik dengan kepekaan minimal 0. Kadardebu merupakan selisih berat awal dan akhir dibagi kecepatan alir kali waktu pengambilan. Cara pengujian kadar debu yang mempunyai ukuran diameter 0. Istilah dan Definisi Cukup jelas Cara Kerja 5.1. Acuan Annual Book of ASTM standards. 4). Pinset . 1977.1 – 100 µ m.5. 2).

Letakkan high volume air sampler diatas meja setinggi kurang lebih 1. Roll kabel. 6). 5.5m. Setelah waktu yang sudah ditentukan. Cara pengambilan contoh uji Ambil contoh uji dengan tahapan sebagai berikut : 1). Timbang dengan timbangan analitik. 7). Filter fiber glass yang akan digunakan untuk mengambil contoh uji debu masukkan kedalam desikator yang sudah diisi silica gel atau pada ruangan yang nenpunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0. (0431) (TSP) DI UDARA Prosedur No. fax. Kode LKLM III. Meja setinggi kurang lebih 1. 3). Hubungkan high volume air sampler dengan sumber listrik. Bahan 1). 7).5 m.5 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 5). (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. 5). Kotak filter. Filter siap digunakan untuk pengambilan contoh uji debu. 8).5.50 % selama 24 jam. Filter fiber glass 2).1. missal 3). Hidupkan alat.5. matikan alat. Tololiu-Supit No. Atur dan catat kecepatan alir pengambilan contoh uji.4. 5. 6). 134 . 2). Silika gel. Filter contoh uji debu siap untuk diuji sesuai metode pengujian debu. Sumber listrik.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENGUJIAN KADAR DEBU 860658 Telp. 4).3. 2). Pasang filter dalam filter holder high volume air sampler . Cara Pengambilan dan Pengujian Pengujian sebelum pengambilan contoh uji 1).

5. Timbang dengan timbangan analitik.1.5. (0431) 860658 No.50 Kelurahan Tingkulu Manado INSTRUKSI KERJA Telp. Kode LKLM III. fax.5 (TSP) DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Pengujian sesudah pengambilan contoh uji 1).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. µ g/m = 3 (B – A) Q. B = Berta sampel sesudah digunakan untuk mengambil contoh uji debu (gram) Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji debu (liter/menit) t = Waktu pengambilan contoh uji debu(menit) 135 . Perhitungan Hitung kadar debu dengan rumus sebagai berikut : Kadar debu.5. misal berat B gram.t x 109 A = Berat filter sebelum digunakan untuk mengambil contoh uji debu (gram).5. 2). Tololiu-Supit No. Filter fiber glass yang sudah digunakan untuk mengambil contoh uji debu dimasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silika gel atau pada ruangan yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelenbaban 0 – 50 % selama 24 jam . (0431) KADAR DEBU PENGUJIAN855958.

1. S. M. (0431) 860658 No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Tololiu-Supit No. fax. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. Kandow. Eko Saputro. (0431) 855958. SKM.6 LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENGUJIAN KADAR PM 10 DI UDARA DENGAN METODE GRAVIMETRI Manado.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : terkendali tidak terkendali 136 . SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.5. Kode LKLM III.Pd ) ( Johana Liuw.5.

fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.6 PENGUJIAN KADAR PM 10 DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 137 .1.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.6 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF INSTRUKSI KERJA No. Kode LKLM III.5. Kode LKLM III. Tololiu-Supit No.5.5.1. (0431) 860658 No. (0431) 855958.

6). Roll kabel. Prinsip Partikel debu berukuran 10 mikron ditangkap dengan filter fiber glass yang sudah ditimbang sebelum dan sesudah pengambilan contoh uji. vol 11. Acuan Annual Book of ASTM Standards. Tololiu-Supit No. Pinset. PM10.5. 3.1 mg. Sumber listrik. Kadar PM 10 merupakan selisih berat awal dan akhir dibagi kecepatan alir kali waktu penganbilan.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 1.2. Ruang Lingkup Ruang lingkup pengujian meliputi : 2. D4096-91 Istilah dan Definisi Cukup jelas) Cara Kerja 5. Penggunaan metode gravimeteri dengan perhitungan selisih berat filter sebelum digunakan dan sesudah digunakan untuk pengambilan contoh uji. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. 5).5 m. Desikator. 2). Timbangan analitik dengan kepekaan minimal 0. Cara pengujian kadar debu yang mempunyai ukuran diameter 10 m . (0431) 860658 Metode pengujian ini digunakan untuk memperoleh contoh uji PM 10 (particulate matter 10) di udara yang diserap oleh filter fiber glass dengan alat PM 10.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 7). Tujuan Jl. 4. fax. INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR PM 10 DI UDARA Prosedur No.5.µ g 2. Peralatan 1).03.1. 138 . 2. Meja setinggi kurang lebih 1. 1977. 4). Kode LKLM III.1. 3).2. 5. 5.

Filter contoh uji siap untuk diuji. 2). Pasang filter dalam filter holder PM 10. 4). Yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0 – 50 % selama 24 jam. matikan alat. Filter fiber glass yang akan digunakan untuk mengambil contoh uji debu simasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silica gel atau pada ruangan. 6).4. 5. 4). fax. Filter siap digunakan untuk pewngambilan contoh uji. Jl. Kotak bertutup. (0431) 855958. Filter fiber glass khusus PM 10. 5).3. 3). 2). Timbang dengan timbangan analitik. Bahan 1). Cara pengambilan contoh uji Ambil contoh uji dengan tahapan sebagai berikut : 1). Setelah 24 jam. 5. 2). Letakkan di lokasi yang sudah ditentukan titik pengambilannya. Atur dan catat kecepatan alir pengambilan contoh uji. Cara Pengambilan dan Pengujian Pengujian sebelum pengembilan contoh uji 1). (0431) 860658 139 . Tololiu-Supit No. Hubungkan alat dengan sumber listrik. misal berat A gram. Pengujian sesudah pengambilan contoh uji 1). Filter fiber glass yang sudah digunakan untuk mengambil contoh uji dimasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silica gel atau pada ruangan yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0 – 50 % selama 24 jam.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 3). Silika gel.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 8).

5. Kode LKLM III. Timbang dengan timbangan analitik.5 DI UDARA DENGAN METODE GRAVIMETRI Manado.5. Perhitungan Hitung kadar PM 10 dengan rumus sebagai berikut : (B – A) Kadar PM 10.6 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR PM 10 DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 2). (0431) 855958.1. Tololiu-Supit No.5. SST ) 140 .5. S.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. Kode LKLM III.t A = Berat filter sebelum digunakan untuk mengambil contoh uji (gram) B = Berta sanpel sesudah digunakan untuk mengambil contoh uji (gram) Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji (liter/menit) No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kandow.1.Pd ) ( Johana Liuw. (0431) 860658 No. missal berat B gram. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. µ g/m3 = x 109 Q. fax. 5.7 LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 t = Waktu pengambilan contoh uji (menit) PENGUJIAN KADAR PM 2.

III 5. (0431) 860658 ( F.5.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado Jl. Tololiu-Supit No. Kode LKLM. SKM. Eko Saputro. fax.7 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal MENCABUT No Terbitan/ Halaman Kode Revisi MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF 141 .1. (0431) 855958. M.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

1. Tujuan Metode pengujian ini digunakan untuk memperoleh contoh uji PM 2.5) di udara yang diserap oleh filter fiber glass dengan alat PM 2.µ g 2. vol 11.5 DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 1. Ruang Lingkup Ruang lingkup pengujian meliputi : 2. 3.5. Kadar debu PM 2. fax.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No. 142 . Acuan Annual Book of ASTM Standards.7 PENGUJIAN KADAR PM 2. Penggunaan metode gravimeteri dengan perhitungan selisih berat filter sebelum digunakan dan sesudah digunakan untuk pengambilan contoh uji. 4. 5.5 merupakan selisih berat awal dan akhir dibagi kecepatan alir kali waktu penganbilan. 1977. Cara pengujian kadar debu yang mempunyai ukuran diameter 2.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. D4096-91 Istilah dan Definisi Cukup jelas) Cara Kerja 5.1.2. 2. Tololiu-Supit No. (0431) 855958.5 mikron ditangkap dengan filter fiber glass yang sudah ditimbang sebelum dan sesudah pengambilan contoh uji. Prinsip Partikel debu berukuran 2.5 m .03. Kode LKLM III.5 (particulate matter 2.5.

Cara pengambilan contoh uji Ambil contoh uji dengan tahapan sebagai berikut : 1). fax.5 DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 8). misal berat A gram. 3). Silika gel. 4). Filter siap digunakan untuk pewngambilan contoh uji. INSTRUKSI KERJA No.5. 4).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5. Kode LKLM III. Pasang filter dalam filter holder PM 2. Bahan 1). Timbang dengan timbangan analitik. Timbangan analitik dengan kepekaan minimal 0. 143 . 5.5.7 Jl. Sumber listrik. PM 2.3. 2). 2). 6). PENGUJIAN KADAR PM 2. Meja setinggi kurang lebih 1. 3).2. Letakkan di lokasi yang sudah ditentukan titik pengambilannya. Hubungkan alat dengan sumber listrik. Tololiu-Supit No. 3).5 5). Filter fiber glass khusus PM 2. (0431) 860658 1).5 m. (0431) 855958. 5. Pinset.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 5. Kotak bertutup. Yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0 – 50 % selama 24 jam.1. Roll kabel. Peralatan 2). Desikator. 2). 7).4.5. Cara Pengambilan dan Pengujian Pengujian sebelum pengembilan contoh uji 1). Filter fiber glass yang akan digunakan untuk mengambil contoh uji debu simasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silica gel atau pada ruangan.1 mg.

matikan alat.t A = Berat filter sebelum digunakan untuk mengambil contoh uji (gram) B = Berta sanpel sesudah digunakan untuk mengambil contoh uji (gram) Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji (liter/menit) 144 . Jl.5.1. µ g/m = 3 x 109 Q. 5.5.7 PENGUJIAN KADAR PM 2. missal berat B gram. (0431) 855958.5 Prosedur DI UDARA Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 5 Pengujian sesudah pengambilan contoh uji 1). 6). Atur dan catat kecepatan alir pengambilan contoh uji. fax. Tololiu-Supit No. 2). Setelah 24 jam.5 dengan rumus sebagai berikut : (B – A) Kadar PM 10. Kode LKLM III. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No. Perhitungan Hitung kadar PM 2.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 4). 5).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Filter fiber glass yang sudah digunakan untuk mengambil contoh uji dimasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silika gel atau pada ruangan yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0 – 50 % selama 24 jam.6. Filter contoh uji siap untuk diuji. Timbang dengan timbangan analitik.

5. Eko Saputro. S. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. fax.8 LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENGUJIAN KADAR OZON (O3) DI UDARA DENGAN METODE NETRAL KALIUM IODIDA Manado. SKM.Kes ) 145 . Kandow.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM III. M.Pd ) ( Johana Liuw.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. (0431) 860658 t = Waktu pengambilan contoh uji (menit) No.5. Tololiu-Supit No. (0431) 855958.

5.8 MENCABUT PERUBAHAN MEMASUKKAN PARAF LEMBAR Terbitan/ Halaman No Terbitan/ Halaman : I / 0 Prosedur Terbitan / Revisi Kode Revisi Kode Revisi Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 146 . (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali PERUBAHAN No Tanggal No No.1. fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. Kode LKLM III.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.01 – 10) ppm. Prinsip Ozon dan oksidan-oksidan lain akan diserap dalam larutan penyerap kalium iodida pada pH 6. Tololiu-Supit No. . 147 dan dibaca dengan alat spektrofotometer.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax. 3).5. 1977. Penggunaan metode Netral KI dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 352 nm Acuan Annual Book of ASTM Standards. Larutan baku O3 adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian. Cara Kerja 1. Peralatan Peralatan yang digunakan terdiri dari : 1). Larutan induk O3 adalah larutan induk O3 yang dibuat dengan kadar tinggi dan akan digunakan untuk membuat larutan O3 yang dibuat dengan kadar yang lebih.8 PENGUJIAN KADAR OZON Prosedur UDARA (O3) DI Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 6 Tujuan Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar O3 di udara yang diserap oleh larutan penyerap O3 Ruang Lingkup Lingkup pengujian meliputi : 2.1.2. Iodida yang terlepas ekuivalen 1. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No. 2. 2). Spektrofotometer. Cara pengujian O3 yang terdapat dalam contoh uji antara (0. (0431) 855958. D2912-76 Istilah dan Definisi 1).1.8.5.1.1. Kode LKLM III. Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya merupakan garis lurus.

Pipet volume1. 2).8 PENGUJIAN KADAR OZON Prosedur UDARA (O3) DI Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 6 3).0025 M larutan standar iodida). 4). 9). 3.1. Gelas arloji. fax.Rak midget impinger.Sumber listrik/generator. Tololiu-Supit No. Gelas ukur 50. Jl.Meja setinggi kurang lebih 1.Slang karet. 6). (0431) 855958. masukkan labu ukur 500 ml hingga volume tepat tanda tera (0. Larutan induk O3 . 10).5. Kertas tissue. Labu ukur 25. 2. 12). 7). Bahan Larutan 16 g KI dan 3.Roll kabel. 100 dan 1000 ml. Larutan penyerap O3 Buat larutan penyerap O3 dengan tahapan sebagai berikut : 148 1). 5 dan 10 ml.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 1. Kode LKLM III. Gelas piala 100.Pompa hisap. 3). 13).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 2). 250 ml. 15). 16). Larutan baku O3 Encerkan 5. Pipet ukur 10 ml. 8). 1000 ml. 14). Midget impinger.173 g iodida dalam aquades.5. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No. 11).0 ml larutan induk O3 dengan aquades hingga volume 100 ml (0. 5).Flowmeter.05 N larutan iodida).5 m.3.

Masukkan secara bertahap 0 hingga 1 ml larutan standar dalam labu ukur 25 ml. Tololiu-Supit No. 8).2 g disodium hydrogen fosfat (Na2HPO4) atau 35.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Contoh uji siap untuk diuji. 9). Cek semua peralatan yang akan digunakan untuk pengambilan contoh uji 5). 3).1. Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 10 ml. (0431) 860658 PENGUJIAN KADAR OZON Prosedur UDARA (O3) DI Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 6 (Na2HPO4O) dan 10 g potassium iodide (KI) lalu tambah dengan aquades hingga volume tepat 1 liter.5 m. Letakkan rak midget impinger diatas meja setinggi kurang lebih 1.6. Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya pada 0. Masukkan dalam rak midget inpinger. Setelah 30 menit matikan sumber listrik. 2). 3). lalu hubungkan dengan sumber listrik. fax. 1.82 g dodeca hidtat salt INSTRUKSI KERJA No. Tambah larutan penyerap O3 hingga tepat tanda tera.5 liter/menit .5.61 g potassium dihidragen fosfat (KH2PO4). 4).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Larutkan dengan sempurna 13. Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : midget impinger. (0431) 855958.5. 14.4. pompa hisap. Kode LKLM III. 1. Pembuatan Kurva Kalibrasi Buat kurva kalibrasi dengan tahapan sebagai berikut : 1). Cara Pengujian 149 1). Baca dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 352 nm.5. 2). Pengambilan Contoh Uji dengan flowmeter.8 Jl. Nyalakan sumber listrik. 7). 6). 1.

fax. Ukur volume contoh uji.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Uji kadar O3 . dengan tahapan sebagai berikut : 1). (0431) 860658 150 .50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No. Jl. (0431) 855958.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. Baca absorbansinya dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 352 nm. fax.1.5. Gunakan larutan penyerap sebagai blanko.5 Atau Dimana K = Faktor standarisasi. Kode LKLM III. menit 103 = l/m3 No. µ g/m3 = Qxt Absorbansi x K x 0. µ g O3 per ml larutan penyerap/absorbansi V = Volume larutan penyerap.5. 1.5. Perhitungan Hitung kadar dalam contoh uji dengan perhitungan sebagai berikut : Absorbansi x K x 103 x v O3. (0431) 855958.7. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 PENGUJIAN KADAR OZON Prosedur UDARA (O3) DI No. 3). ml Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji.9 = Qxt LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENGUJIAN KADAR KARBON MONOKSIDA (CO) DI UDARA DENGAN METODE NON DISPERSIVE INFRA RED (NDIR) 151 .1.8 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 6 2). Kode LKLM III.5. liter/menit t = Waktu pengambilan contoh uji.

Eko Saputro.1.5. (0431) 860658 Manado. SKM. fax.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali No. M. S. Tololiu-Supit No. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kandow. (0431) 855958.9 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 152 .Pd ) ( Johana Liuw. Kode LKLM III.5.

(0431) 860658 No.9 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR KARBON MONOKSIDA(CO) DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 4 Tujuan 153 .1.5.5. Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958. fax. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.

5. fax. Sinar tersebut kemudian dilewatkan kedalam sel-sel berlawanan yang mengandung suatu detektor yang selektif dari CO.000 ppm.1. Penggunaan metode Non Dispersive Infra Red dengan alat CO Analyzer. Pergeseran ini dideteksi secara elektronik dan dibesarkan untuk dapat dibaca pada suatu signal. Gas CO dalam sel akan menyerap radiasi infra merah hanya oada frekwensi tertentu. Cara pengujian kadar karbon monoksida pada kisaran 1 – 10. Energi dari suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi diteruskan langsung melalui sel acuan dan sel contoh uji.2. Acuan Annual Book of ASTM Standards. 3. Tololiu-Supit No. Setiap CO yang masuk dalam sel contoh uji akan menyerap radiasi yang menurunkan temperatur dantekanan dalam sel detektor yang kemudian menggeser diaframa. 1977. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 2. (0431) 860658 Ruang lingkup pengukuran meliputi : 2. Prinsip 154 . 2. D3162-94 4.1. Ruang Lingkup Jl. Istilah dan Definisi Cukup jelas 5. demikian juga detektornya.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Pengujian ini digunakan untuk meemperoleh kadar CO di udara dengan alat CO Analyzer. Cara Kerja Metode NDIR didasarkan pada absorbansi dari radiasi infra merah oleh CO.

9 PENGUJIAN KADAR KARBON MONOKSIDA(CO) DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 4 5. Hasil langsung dapat terlihat pada display alat.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No. maka contoh uji diambil dengan menggunakan tabung tempat contoh uji yang sudah di vakum terlebih dahulu.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado INSTRUKSI KERJA Telp. Jika CO Analyzer tidak dibawah ke lokasi pengambilan contoh uji. fax.2. Cara Pengujian a. Tololiu-Supit No. Tabung pengumpul gas Pompa hisap 5. b. Kode LKLM III. 155 . (0431) 855958. operasikan CO Analyzer sesuai petunjuk penggunaa peralatan. Peralatan CO Analyzer . Pengujian dilakukan di laboratorium dengan menghubungkan tabung pengumpul gas dengan slang masuk contoh uji pada CO Analyzer yang dioperasikan sesuai petunjuk penggunaan peralatan.5.3.1. CO Analyzer di bawa ke lokasi pengambilan contoh uji. Setelah titik pengambilan ditentukan. Hasil dapat terbaca pada display alat.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kandow. M.1 LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 1 dari 6 PENGUJIAN BAKTERI TOTAL COLIFORM DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER Manado. Kode LKLM III.1.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 156 .Pd ) ( Johana Liuw. (0431) 855958.5. S. Eko Saputro. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 No.6. fax. SKM. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax. (0431) 860658 No. Tololiu-Supit No.1 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 157 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5.1. (0431) 855958. Kode LKLM III.6.

6 1. Cawan Petri. EC Broth Medium 7). Inkubator.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Alat dan Bahan Alat 1). 4).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax. Inokolum equipment (Ose) Bahan 1). Tujuan Untuk melaksanakan pengujian bakteri total coliform dalam air 2.1 INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur TOTAL COLIFORM Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 . (0431) 860658 No. Mac Conkey Agar 4). Larutan Pengencer (Buffer fosfat) 5). 2). 4. Kode LKLM-III. Tabung reaksi. Set Pewarnaan 158 . Ruang Lingkup Instruksi kerja ini digunakan untuk melaksanakan pengujian bakteri total ciliform dalam air dengan menggunakan metode Most Probable Number 3.Halaman : 3 dari 6 1. Nutrient Agar (NA) 6). 3). Tololiu-Supit No.5. (0431) 855958. 3). 2). Briliant Green Lactose Broth (BGLB). Lauryl Triptose ( LTB). Acuan Standard Metods For The Examination of Water & Westwater Tahun 2005.

1 INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur TOTAL COLIFORM Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 . Contoh yang sudah dicampur rata dimasukkan secara aseptic ke dalam masing – masing tabung media sesuai dengan jenis contoh.6 1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. : 13 gr/L Air Bukan air minum Siapkan 5 porsi tabung untuk setiap contoh : 10.1 ml atau pengenceran yang lebih tinggi untuk air yang tercemar Dengan kosentrasi medium LB Dengan kosentrasi medium LB : 26 gr/L = 10 ml sampel : 13 gr/L = 1.Halaman : 4 dari 6 5. Kode LKLM-III. 4. Prosedure Pelaksanaan Prosedure Uji Total Coliform Tes perkiraan 1. Reaksi positif jika timbul gas dan asam. fax. Bila tidak ada reaksi gas dan asam diinkubasikan kembali sampai 48 jam ± 3 jam ( 2 X 24 jam) Bila pada tabung fermentasi tidak terbentuk gas dan asam dalam waktu 48 jam ± 3 jam maka tes perkiraan dinyatakan negatif. (0431) 860658 No. 0. Inkubasikan dalam suhu 37 0C selama 24 ± 2 jam. Tabung-tabung dalam rak digoyang. 159 .1 ml sampel 3. supaya contoh air dengan media bercampur rata 5. 1. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. sedangkan bila terbentuk gas dan asam dalam waktu 48 jam ± 3 jam maka tes perkiraan dinyatakan positif. kemudian tabung-tabung yang positif dilanjutkan ke tes penegasan. 0.5. Air Minum : Siapkan porsi tabung dengan volume 20 ml sampel untuk porsi 5 tabung atau 10 ml sampel untuk porsi 10 tabung Dengan kosentrasi medium LB 2. (0431) 855958. 6.

Bila tidak ada reaksi inkubasi dilanjutkan sampai 48 jam ± 3 jam 2. Kode LKLM III.6 1. fax. 10 MPN/100 ml = Nilai MPN (dari table) x Vol.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5 0C selama 24 ± 2 jam. 4. Inkubasikan pada suhu 37 ± 0. 2.. 1.contoh terbesar dari Seri pengenceran Tes Lengkap Tes lengkap dilakukan terhadap 10 % dari seluruh tabung yang menunjukkan hasil positif dalam tes penegasan. (0431) 860658 No.Halaman : 5 dari 6 Tes Penegasan 1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5.1 INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur TOTAL COLIFORM Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 . kemudian dipindahkan dengan inokolum equipment (ose/loop) ke dalam medium BGLB secara aseptic untuk masing-masing tabung Semua inokulan tersebut diinkubasikan pada suhu 37 ± 0. Semua tabung dari tes perkiraan yang positif dikocok. 160 .50C selama 24 ± 2 jam Baca koloni tersangka pada media MCA (warna merah dengan dikelilingi oleh zona apaque). Bila tidak terbentuk gas dan asam dalam waktu 48 jam ± 3 jam maka tes penegasan dinyatakan negatif sedangkan bila terbentuk gas dan asam dalam waktu 48 jam ± 3 jam maka tes penegasan dinyatakan positif. (0431) 855958. 3. 3. Reaksi positif bila terbentuk gas pada tabung fermentasi. Tololiu-Supit No. Dari tabung tes penegasan yang positif digoreskan ke agar MacConkey secara aseptik. Nilai MPN dihitung dari jumlah tabung BGLB positif yang dibaca pada table MPN.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
4. Ambil satu atau lebih koloni dari setiap plate (cawan baik typical maupun non typical, kemudian diisolasikan ke dalam tabung fermentasi single strength lauryl tryptose broth ke dalam medium nutrient agar miring; INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur TOTAL COLIFORM
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

No. Kode LKLM III.5.6 1.1

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi :

Tanggal Terbit : 01/04/2010

.Halaman :6 dari 6

5.

Inkubasikan lagi dalam inkubator pada suhu 37 ± 0,50C selama 24 ± 2 jam, dapat diperpanjang lagi sampai 48 ± 3 jam. Lakukan pemeriksaan mikroscope dengan pewarnaan gram dari koloni agar miring.

161

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

No. Kode LKLM III..5.6.2

INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur FECAL COLIFORM

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi :

Tanggal Terbit : 01/04/2010

.Halaman : 1 dari 3

PENGUJIAN BAKTERI FECAL COLIFORM DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER

Manado,

April 2010

Disiapkan: Tim Stanlab

Disetujui: Manajer Mutu

( Christine N. Kandow, S.Pd )

( Johana Liuw, SST )

Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado

( F. Eko Saputro, SKM, M.Kes )

Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi

:
:

Terkendali
162

Tidak Terkendali

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

No. Kode LKLM III.5.6.1.1

LEMBAR PERUBAHAN
Prosedur
Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 3

Tanggal Terbit : 01/04/2010

PERUBAHAN No Tanggal

No Kode

MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi

No Kode

MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi

PARAF

163

contoh terbesar dari Seri pengenceran Instruksi kerja dalam Quality Control bertujuan sebagai kontrol pekerjaan pada keseluruhan tes uji Total dan Fecal Coliform.20C selama 24 ± 2 jam. menunjukkan reaksi/hasil yang negatif -> Fecal Coliform negatif.6 1.Halaman : 3 dari 3 Prosedur Uji Fecal Coliform Dari semua fermentasi pada tes perkiraan yang menunjukkan hasil positif gas dan asam dilakukan tes Fecal Coliform : 1. 5. Produksi gas pada tabung fermentasi dalam medium EC Broth dalam waktu 24 ± 2 jam atau kurang menunjukkan reaksi positif Fecal Coliform. fax. Setelah 30 menit inkubasikan dalam Water Bath pada suhu 44.50C selama 3 jam 164 .50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958. Inkubasikan pada 37 ± 0.5. kemudian dipindahkan dengan ose loop ke dalam medium EC Broth. Kegagalan dalam produksi gas atau sedikit menghasilkan gas atau tidak ada pertumbuhan.. Kode LKLM III. Inokulasi 1 ose biakan kontrol E. Setiap tabung yang positif pada tes perkiraan pada pemeriksaan total coliform dicocokan. Hasil dihitung dengan menggunakan tabel MPN dari jumlah tabung EC Broth yang positif 10 MPN/100 ml = Nilai MPN (dari table) x Vol. 2. 4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. 1. 2. Tololiu-Supit No. 3.5 ± 0. (0431) 860658 No.1 INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur FECAL COLIFORM Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 . Coli ke dalam media Pre-enricment 10 ml.

(0431) 860658 165 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 3.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958. fax. Tololiu-Supit No. Inokulasikan ke dalam media Lauryl Tryptose Broth sebanyak 1 ose (untuk tes perkiraan) dan diteruskan pada tes selanjutnya sama dengan prosedure pada contoh uji. Jl.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->