Anda di halaman 1dari 2

Perbedaan ketebalan enamel gigi sulung dan gigi permanen

Gigi sulung:
Tebal enamel dan dentin kurang lebih dari tebal enamel dan dentin pada gigi
permanen.
1. Molar pertama atas
Tanduk pulpa dibawah 3 cusp (cusp mesiobukal 1,8 mm; cusp distobukal 2,3
mm; dan cusp lingual 2 mm dari puncak cusp)
2. Molar kedua atas
Terdapat 4 cusp dan kadang-kadang terdapat cusp karabeli. Tebal enamel
pada gigi ini adalah 1,2 mm menyeluruh di permukaan gigi.
3. Molar pertama bawah
Memiliki 4 cusp. Tebalnya enamel 1,2 mm, dan terdapat 4 tanduk pulpa
dibawah cusp.
4. Molar kedua bawah
Terdapat 5 cusp (3 di bukal, dan 2 di lingual). Tebalnya enamel merata 1,2
mm pada tiap cusp. Tanduk pulpa mesiobukal paling besar berada 2-8 mm
dari dentino-enamel junction.
5. nsisivus atas
Ruang pulpa 2,3 mm-2,4 mm dari incisal edge. Ketebalan enamel 1,2 mm
6. nsisivus bawah
Jarak pulpa dari permukaan distal enamel 1,7 mm dan permukaan mesial 1,0
mm

Gigi permanen:
1. nsisivus 1, insisivus 2, dan caninus atas dan bawah
Memiliki ketebalan enamel 1,8 mm pada usia 10-19 tahun. Dan pada usia 40-
60 tahun, ketebalan enamel adalah 2 mm-2,8 mm (Rosenstiel)
2. Premolar
Ketebalan enamel 2,2 mm 2,5 mm pada pasien 25-50 tahun.
3. Molar
Merupakan gigi dengan ketebalan enamel paling tebal yaitu 2,97 mm

Perbandingan gigi sulung dan permanen:

1. Gigi sulung mempunyai enamel dan ketebalan dentin lebih tipis daripada
gigi permanen.
2. Pulpa gigi sulung lebih besar dibandingkan dengan ukuran mahkota
daripada pulpa gigi permanen.
3. Tanduk pulpa gigi sulung lebih dekat ke permukaan daripada gigi
permanen, terutama pada bgian mesial gigi molar sulung.
4. Pada gigi sulung, enamel rod pada 1/3 gingival ke arah oklusal dari
dentino enamel junction sedangkan pada gigi permanen ke arah servikal.
5. Mahkota gigi sulung lebih menyempit pada daerah servikal daripada gigi
permanen
6. Gigi sulung mempunyai proksimal kontak yang lebih datar dan lebar
7. Akar gigi sulung lebih langsing dan panjang dalam perbandingan dengan
mahkota dari gigi tetap. Akar gigi depan lurus, gigi geraham akarnya
mengembang sehingga meliputi mahkota gigi tetap yang akan erupsi,
memberi kesempatan bagi gigi tetap bergerak kearah oklusal
8. Warna gigi sulung lebih muda (putih) daripada gigi permanen.
9. Ukuran gigi sulung lebih kecil daripada gigi permanen
10. Jarak mesio-distal lebih lebar daripada jarak cervico-oclusal
11. Enamel cap pada gigi sulung tipis, tebalnya kira-kira 1 mm.