Anda di halaman 1dari 8

LIKUIDASI PERSEKUTUAN

Persekutuan dinyatakan dilikuidasi bila persekutuan dibubarkan dgn penghentian kegiatan operasi, serta penyelesaian kewajiban persekutuan dan pembagian sisa aktiva tersisa kpd masing2 sekutu. Prioritas atas klaim aktiva persekutuan: 1. Kreditur persekutuan yg bukan merupakan sekutu 2. klaim sekutu diluar modal dan laba (mis: pinjaman dan hutang bunga) 3. klaim sekutu atas modal dan laba

Prioritas klaim thd aktiva pribadi sekutu: 1. kreditur pribadi atas masing2 sekutu scr individu 2. kreditur persekutuan atas kewajiban persekutuan yg blm terbayar terlepas dr saldo modal sekutu dlm persekutuan.

Proses likuidasi dpt terjadi dlm waktu singkat (likuidasi sekaligus ) atau dlm waktu yg lama (likuidasi bertahap). Untuk kepentingan pelaporan dapat dibuatkan sebuah Laporan Realisasi dan Likuidasi Persekutuan.

Persekutuan ABC dilikuidasi tgl 1 Mei 2007, semua aktiva non kas dijual seharga Rp 35.000.
Kas Aktiva non kas Kewajiban Hutang kpd C Modal A (40%) Modal B (40%) Modal C (20%) Rp10.000 90.000 Rp40.000 4.000 34.000 10.000 12.000

Klik Tabel likudasi langsung

Contoh likuidasi bertahap: (data persekutuan ABC) Proses likuidasi dilakukan dr bulan Mei Juli, Diasumsikan ada pencadangan kas yg tidak dibagikan sebesar Rp10.000 utk beban likuidasi. Transaksi bulan Mei: 1.Aktiva dg nilai buku Rp55.000 dijual dg harga Rp45.000 2.kewajiban kpd kreditur eksternal dilakukan 3.kas yg tersedia dibagikan safe payment schedule Transaksi bulan Juni: 1.aktiva dg nilai buku Rp30.000 dijual dg harga Rp15.000 2.kas yg tersedia dibagikan Transaksi bulan Juli: 1.sisa aktiva dijual pada nilai bukunya 2.Biaya likuidasi aktual sebesar Rp7.500 dibayarkan 3.sisa kas tersedia dibayarkan kpd sektu yg berhak

Tabel likuidasi bertahap Safe payment schedule dana yg dpt dibagikan kpd sekutu yg tdk dikembalikan kembali ke persekutuan utk menanggung keajiban atau penyesuaian modal sekutu.

RENCANA DISTRIBUSI KAS


Rencana distribusi kas adl skedul proforma mengenai rencana pembayaran kas apabila telah tersedia uang tunai. Konsep penting adl LAP (Loss Absorption Power), kemampuan menanggung kerugian, yaitu kerugian maksimum yang dpt ditanggung seorang sekutu sebelum akun modal dan pinjaman sekutu dilunasi. LAP dihitung dg membagi Saldo akun modal dan pinjaman sekutu dg bagian laba rugi sekutu. Sekutu dg LAP tertinggi akan mendapat distribusi kas pertama kali pula, baru diikuti sekutu lain dg LAP yg lebih rendah. Klik rencana distribusi kas