P. 1
Kabupaten Halmahera Utara

Kabupaten Halmahera Utara

|Views: 105|Likes:
Dipublikasikan oleh Nanda Pratama

More info:

Published by: Nanda Pratama on Nov 07, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/18/2013

pdf

text

original

Kabupaten Halmahera Utara

Kabupaten Halmahera Utara adalah salah satu kabupaten di provinsi Maluku Utara, Indonesia. Potensi
Pertanian

Jenis tanaman pangan yang cocok untuk dikembangkan di daerah dengan struktur tanah yang ada, diantaranya tanaman pisang, padi, jagung, kacang tanah, ubi kayu, ubi tanah serta beberapa jenis buah-buahan, misalnya jeruk, langsat, rambutan, mangga dan durian. Dengan menggunggulkan jenis tanaman pangan, yaitu pisang, ubi kayu dan jagung, petani di daerah ini telah memanfaatkan lahan pertanian seluas 27.058 ha yang sudah diolah dari ketersediaan lahan seluas 130.035 ha lahan pertanian, sisanya seluas 103.247 ha tercatat sebagai lahan yang belum diolah. Sampai dengan tahun 2004 perkembangan penglolahan sektor pertanian dilihat dari kelompok komoditi adalah:
    

Tanaman palawija mencapai luas panen 614 ha dengan produksi sebesar 2.149 ton Tanaman padi ladang mencapai luas panen 213 ha dengan produksi sebesar 256 ton Tanaman jagung mencapai luas panen 129 ha dengan produksi sebesar 323 ton Tanaman ubi kayu mencapai luas panen 715 ha dengan produksi sebesar 8.580 ton Tanaman ubi alar mencapai luas panen 673 ha dengan produksi sebesar 5.294 ton

Program Pengembangan Potensi Pertanian antara lain:
      

Padi sawah Kacang tanah Kedelai Pengembangan industri pengolahan hasil pertanian Pembangunan Unit Balai Benih Utama Pengembangan jagung Pengembangan hortikultura

Perkebunan

Pada sub sektor perkebunan juga terdapat beberapa jenis tanaman yang menjadi unggulan, yaitu:
    

Kelapa, luas areal 55.435 ha dengan produksi sebesar 66.198,6 ton Cengkeh, luas areal 3.179,5 ha dengan produksi sebesar 320,71 ton Kakao, luas areal 6.368 ha dengan produksi sebesar 3.009,8 ton Pala, luas areal 2.449,5 ha dengan produksi sebesar 980,4 ton Kopi, luas areal 459 ha dengan produksi sebesar 105,2 ton

ayam petelur (layer) serta babi. terbagi ke dalam beberapa jenis.018 Tscf. Desa Posi-Posi Rao dan Kecamatan Loloda Utara. Morotai Utara dan Morotai Selatan. Untuk bahan galian yang termasuk klasifikasi golongan B.0072 juta barel dan energi gas bumi sebesar 0. Bahan galian golongan C seperti belerang. disamping itu pemerintah memberikan kesempatan kepada penduduk melalui Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dengan model pertambangan skala kecil yang dapat menyerap banyak tenaga kerja lokal. juga terdapat sumber daya energi panas bumi di Kecamatan Galela (Desa Mamuya). ayam potong (broiller).500 ha Pertambangan Sumber daya pertambangan yang potensial di Kabupaten Halmahera Utara sebagian besar telah teridentifikasi lokasi keberadaannya melalui penyelidikan dan eksplorasi secara bertahap yang dilakukan oleh para investor. investor PT. batuan andesit. . Nusa Halmahera Minerals mendapat izin eksploitasi (kontrak karya) pertambangan emas di wilayah Halmahera Utara (Kecamatan Kao). Kehutanan Luas areal hutan ± 536. batu gamping dan kaolin/tras tersebar di beberapa wilayah di Halmehera Utara. Disamping itu Kecamatan Morotai memiliki potensi sumber daya energi yang diperkirakan sebesar 0.Peternakan Pada sub sektor peternakan beberapa jenis hewan ternak sangat cocok dikembangkan. Sedangkan di Kecamatan Malifut (Desa Malapa) terindikasi mengandung bijih Nikel.600 ha. sapi bibit dan potong. diantaranya sapi bali bibit dan ayam buras. Terdapat juga ternak bantuan pemerintah yang telah dikembangbiakkan. Disamping itu juga terdapat pertambangan yang termasuk klasifikasi bahan galian golongan B. Selain tambang emas di Kecamatan Kao terdapat juga pertambangan emas di Kecamatan Loloda (Desa Dotia). seperti di Kecamatan Galela. seperti Mangan di Kecamatan Morotai Selatan. yaitu ternak kambing unggul dan lokal. pertambangan emas misalnya.500 ha Hutan produksi: ± 26. antara lain:    Hutan lindung: ± 145.250 ha Hutan tanaman industri: ± 1. Di Pulau Doi juga terdapat Pasir Besi/Titan dan Tembaga.

53.706. Perikanan tangkap merupakan salah satu kegiatan ekonomi andalan dan akan menjadi salah satu prime mover karena kontribusinya cukup besar bagi perikanan pengolahan. Teripang Telur (holothuroidea). Kakatua (Scars spp).03% dengan nilai sebesar Rp. Sampai saat ini optimalisasi dan produktivitas perikanan budidaya di Kabupaten Halamahera Utara masih rendah. Kegiatan perikanan tangkap menghasilkan berbagai jenis hasil tangkapan. Layang (Decapterus).590 ton/tahun dan ikan demersal 135.782.550 ton atau 0.24 ton/tahun. beberapa jenis sumberdaya bernilai ekonomis tinggi dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat nelayan di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. MSY) sebesar 347. Selain jenis-jenis sumberdaya ikan. Molusca dan Rumput Laut.382. seperti jaring dan alat penangkapan lainnya.110 ha.24 ton/tahun.500 atau 7. Rumput laut dan Mutiara. untuk ikan pelagis sebesar 211. terutama Kerapu. Lolosi (Caesio spp). jika dimanfaatkan dan dikelola secara efisien dan berkelanjutan.209.332 atau 62. Tipe pantai yang landai pada beberapa kawasan dan tersedianya suplai air tawar yang berkualitas merupakan salah satu kesesuaian lahan untuk pengembangan budidaya payau. Adapun peralatan penangkapan ikan yang digunakan oleh sebagian besar nelayan di wilayah Halmahera Utara bersifat tradisional. Luasnya kawasan pesisir dan laut dengan kualitas perairan memungkinkan untuk pengembangan budidaya laut. Tuna (Thunnus spp). payau dan kolam baru mencapai 128. Hingga tahun 2002 luas areal budidaya laut. Bahkan beberapa kawasan memiliki sumber air tawar yang berkualitas menjadi alternatif bagi pengembangan budidaya air tawar (kolam). Selar (Selaroides spp) dan beberapa jenis iklan pelagis ekonomis lainnya yang ditangkap oleh masyarakat nelayan disekitar perairan pantai.48 ton dengan jumlah potensi lestari yang dapat dimanfaatkan (Maximum Sustainable Yield.Kelautan Berdasarkan hasil Penelitian Balai Penelitian Perikanan Laut (1983) potensi sumber daya ikan (standing stock) yang terdapat di perairan Halmahera Utara diperkirakan mencapai 644. Tembang (Sardinella spp). Lobster. Beberapa jenis demersal yang diusahakan oleh masyrakat nelayan dan pengusaha perikanan antara lain Kerapu (Ephinephelus spp). seperti Krustacea. dilengkapi dengan sarana penangkapan seperti perahu/ kapal motor. berupa ikan konsumsi bernilai ekonomis tinggi diantaranya ikan pelagis besar seperti Cakalang (Katsuwonus pelamis).191.07% dari total volume dan nilai produksi.54% dari total produksi secara keseluruhan.005. Tongkol (Euthynnus spp) dan jenis-jenis iklan pelagis kecil seperti Kembung (Rasralliger).36% dengan nilai produksi sebesar Rp. Dari data empiris tersebut menunjukkan bahwa potensi sumber daya perairan laut Halmahera Utara cukup besar dan mempunyai prospek cerah. Sampai dengan tahun 2002 kontribusi produksi perikanan tangkap sebesar 98. .21 ton atau 66. Beronang (Siganus spp). Dari luas tersebut telah dicapai produksi sebesar 46. 475. Kakap (Lates spp) serta jenis-jenis lainnya yang belum dikomersilkan dan masih terbatas pada konsumsi masyarakat.

hutan mangrove. penambang karang serta penebang pohon bakau.    Tarian Cakalele. Jangere dan lain-lain Upacara Adat Hibua Lamo . hamparan pulau-pulau. areal budidaya dan kawasan pemukiman masyarakat. tipe pulau ini dapat terlihat di sekitar Pulau Morotai dan beberapa pulau-pulau kecil lainnya. bahasa yang berbeda serta adanya akar budaya adat Hibua Lamo. pantai berpasir. pelabuhan dan pusat-pusat pendaratan ikan. Beberapa diantaranya sudah hampir punah. komunitas ini diyakini merupakan turunan dari serdadu Portugis yang melarikan diri ke dalam hutan pada masa perang kolonial. Gala dan lain-lain Musik tradisional: Musik Bambu.Hampir sebagian besar masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara mendiami kawasan pesisir dan bergantung pada ekosistem tersebut sebagai sumber kehidupan sosial ekonomi. Beberapa artefak sisa perang dunia kedua. Tide-tide. Sementara itu di bidang seni dan budaya terdapat jenis-jenis tarian. landas pacu serta bunker perlindungan masih dapat ditemukan di kedua wilayah ini. jenis kerajinan tangan. seperti meriam artileri. kendaraan ampibi. laguna dan delta. formasi pascaprea. Bahkan salah satu pulau di wilayah morotai yakni pulau zum-zum pernah dijadikan Markas sekaligus tempat peristirahatan oleh jendral besar Mac arthur. pesona taman laut. salah seorang pemimpin tentara sekutu di wilayah pasifik pada saat itu. potensi pariwisata di Kabupaten Halmahera Utara dapat menjadi salah satu komoditas unggulan dan memungkinkan wilayah ini untuk menjadi daerah tujuan wisata baru yang tidak kalah menariknya dibanding daerah tujuan wisata lainnya di Indonesia. Aktivitas mereka seperti penangkapan ikan dan biodata laut lainnya. kawasan pariwisata. estuari. Salah satu yang cukup menarik adalah komunitas suku Togutil yang sebagian masih mendiami wilayah hutan Halmahera. pantai berbatu. petani kebun. Pariwisata Di wilayah kabupaten Halmahera Utara dapat ditemui berbagai objek unik dan spesifik yang sangat berpotensi guna dikelola dan dikembangkan menjadi objek wisata. bangkai kapal perang. terumbu karang. Dengan pengelolaan yang optimal. Sebagian besar pulau-pulau kecil di Kabupaten Halmahera Utara bertipe yang vulkanik dan pulau karang. terisolasi dan mempunyai lingkungan yang khusus dengan proporsi spesies endemik yang tinggi serta karakteristik sosial ekonomi dan sosial budaya yang spesifik pula. Sedangkan ekosistem buatan antara lain. wilayah Kabupaten Halmahera Utara memiliki pulau-pulau kecil yang berkarakteristik spesifik. Panorama pesisir pantai yang berpasir putih. Togal. keanekaragaman hayati dan masih banyak lagi keindahan alam yang belum tereksplorasi. pedagang kecil. padang lamun. Wilayah Kao dan Morotai merupakan zona nostalgia perang dunia kedua dimana kedua tempat ini memiliki peran strategis pada saat itu. Selain kawasan pesisir. Eksosistem alami yang terdapat di kedua kawasan yang ada di Kabupaten Halmahera Utara antara lain. musik tradisional.

Kepadatan Jika dibandingkan dengan luas wilayah Kabupaten Halmahera Utara secara keseluruhan.765 jiwa. sedangkan tingkat kepadatan penduduk terendah adalah di Kecamatan Morotai Selatan Barat. Pulau Bobale dan Morotai Pantai Luari: Tobelo Panorama Laut Tupu-tupu: Tobelo Taman Laut Tagalaya: Tobelo Pulau Zum-zum: Morotai Selatan Pantai Dodola: Morotai Selatan Pulau Bobale: Kao Pantai Malifut: Malifut Pantai Panamboang: Loloda Gunung Dukono: Tobelo Dabau Duma: Tobelo Sumber Air Panas: Tobelo Gua: Galela Pulau Doi: Galela Pulau Kahatola: Morotai Selatan Air Terjun Barangka Dolong: Loloda Penduduk Pertambahan Penduduk Kabupaten Halmahera Utara pada tahun 2003 tercatat sebanyak 165. Faktor yang memengaruhi tidak meratanya sebaran penduduk adalah: .42 jiwa/km².                        Keseharian masyarakat tradisional agraris maritim Suku Togutil Bangkai Meriam: Galela Panser: Morotai Selatan Meriam dan Bangkai Kapal PD II: Kao Bangkai Kapal Tosimaru: Malifut Bandara "The Seven Strips": Morotai Bangkai Kapal Amfibi: Morotai Bunker Jepang dan Amerika: Kao.326 jiwa. maka tingkat kepadatan penduduk tertinggi adalah di Kecamatan Tobelo yakni 57. sedangkan penduduk Kabupaten Halmahera Utara pada tahun 2007 berjumlah 220. sedangkan terendah berada di Kecamatan Malifut (4.83 jiwa/km². Sebaran Sebaran tertinggi berada di Kecamatan Tobelo (20.72%). yakni 24.69%).

(Menurut Dr. Secara umum kondisi ini menunjukkan keseimbangan jumlah penduduk di kedua kelompok. Tobelo Selatan dan Galela paling banyak menghasilkan komoditas kelapa. 1992). yakni mengejar dan memancing ikan. Masyarakat Halmahera Utara mewarisi tatanan adat yang telah dibentuk semasa petualangan para leluhur untuk mencari permukiman baru di mana mereka berada di perjalanan sampai dengan menetap dan membentuk komunitas dalam peradaban awal di Telaga Lina. .900 hektar dengan produksi 68. Ini terungkap dari berbagai jenis kesenian yang selalu mewarnai setiap upacara seremonial adat maupun upacara-upacara sakral yang dipentaskan pada setiap kesempatan. Sisi lain dari mata pencaharian masyarakat Halmahera Utara adalah Yo canga-canga di mana mereka mengarungi samudra untuk merampok para pedagang. Luas areal perkebunan kelapa tahun 2002 sebesar 47. Secara turun temurun telah dikenal berbagai jenis pisang dan umbi-umbian sebagai tanaman hasil pertanian. Wilayah Yo canga-canga ini telah mengantarkan masyarakat Halmahera Utara mengarungi samudera ke daerah Papua. Nisbah jenis kelamin di Kabupaten Halmahera Utara ini adalah 1. Kecamatan Tobelo. Artinya terdapat 102 Laki-laki di antara 100 penduduk wanita. juga dikenal sistem berladang padi gogo. Seni budaya masyarakat Halmahera Utara merupakan pancaran ketulusan jiwa dan semangat mensyukuri akan karunia Tuhan Yang Maha Kuasa terhadap tanah persadanya. Selain bertani.500 ton. Masyarakat Halmahera Utara juga mengenal cara meramu pohon sagu untuk diambil patinya. [sunting] Ekonomi Penduduk Halmahera Utara bergantung pada pertanian.   Topografi wilayah Kurangnya aksesibilitas jalan darat Peluang ekonomi Nisbah Jenis Kelamin Jumlah penduduk wanita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk laki-laki. Sosial Budaya Sejak dulu suku-suku di Halmahera Utara telah mengenal istilah O Dumule (bahasa Tobelo) dan De O Doro (bahasa Galela) yang artinya bertanam di kebun. terutama perkebunan kelapa dan cengkeh. Petuangan misi Yo canga-canga membuat masyarakat Halmahera Utara menembus zona internasional. yaitu menentang badai untuk mencari ikan yang mereka sebut Yo Koiho De Yo Yaungu. Pemahaman ini disebut O Guru'mini Ma'oa Awi'ngale yang artinya Yang Kuasa Mengilhami. Hal ini dapat dilihat dengan dikenalnya sejenis alat-alat untuk berburu binatang di hutan yang disebut O Kuama De O Toimi dan istilah O Gahioko. masyarakat Halmahera Utara juga berburu dan menangkap ikan. Banggai dan Mangindanau pada masa itu.02. Joppy Ayawaila.

Kota ini menjadi urat nadi aktivitas bisnis di Halmahera Utara. [sunting] Keuangan Membaiknya stabilitas ekonomi tidak terlepas dari peningkatan fiskal sebagai pelaksanaan dari konsolidasi fiskal yang dapat mendorong peningkatan pendapatan daerah.247. Galela-Ternate dan Daruba-Ternate. Ini menunjukkan bahwa peningkatan pertumbuhan perekenomian Kabupaten Halmahera Utara dari tahun 2003 sesuai dengan kontribusi ekonomi dari 9 sektor di Kabupaten Halmahera Utara.597. [sunting] Pertumbuhan Ekonomi Berdasarkan PDRB Tahun 2005 harga konstan tercatat sebesar 373. bank.54%. Jika dilihat dari konstribusi komponen sumber penerimaan daerah terhadap APBD tahun 2005. perekonomian Kabupaten Halmahera Utara bertambah 2. baik DAU. kemudian 2005 meningkat menjadi 3. 300. . ini diperoleh dari berbagai sumber penerimaan daerah. Selain itu sistem penganggaran dewasa ini secara umum mendorong tumbuhnya ketahanan fiskal di daerah dari sisi pendapatan diperkirakan tetap terjaga sehingga memberikan landasan yang kuat untuk penyusunan APBD Kabupaten Halmahera Utara ke depan. Pergerakan eksternal dengan transportasi udara.52 juta rupiah dari tahun 2003. Pada tahun 2005 faktor yang mendorong peningkatan sumber-sumber pembiayaan adalah APBD Kabupaten Halmahera Utara yang mencapai Rp. pasar maupun aktivitas bisnis primer secara dominan terkonsentrasi di kota ini. Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).776. Galela dan Daruba. Dengan adanya aktivitas ekonomi maka penduduk dapat memperoleh pekerjaannya sesuai dengan bidang keahliannya. tapi masih dalam lingkup Kabupaten Halmahera Utara adalah Kao-Ternate. [sunting] Infrastruktur [sunting] Bandar Udara Bandar Udara terdapat di Kao. Dalam tahun 2003. Stabilitas moneter yang membaik tersebut belum berhasil mendorong perekonomian secara berarti.33%. Sumbangan yang terbesar masih didominasi oleh dana pembangunan.000. Hal ini menjadikan peranan kota Tobelo lebih dari sekadar pusat administrasi pemerintahan.21 juta rupiah.93% dan meningkat pada tahun 2004 menjadi 3. Faktor utama yang mendorong penduduk untuk menetap di suatu wilayah adalah daya tarik aktivitas perekonomiannya.693. Jumlah ini meningkat 50.Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung perekonomian seperti pelabuhan. Dengan demikian terdapat keterkaitan yang erat antara penduduk di suatu wilayah dengan aktivitas di wilayah tersebut.

Jawa dan Kalimantan. Pelabuhan berfungsi juga sebagai pintu gerbang yang menghubungkan Wilayah Maluku Utara dengan wilayah lain di Sulawesi. dengan rute Tobelo-Surabaya. Ambon. jaringan jalan di wilayah Kabupaten Halmahera Utara pada umumnya berkondisi baik dengan jenis pengerasan aspal dan beton.[sunting] Pelabuhan Laut Pelabuhan Tobelo merupakan pelabuhan kolektor (collector port) sebagai pelabuhan antar pulau dari pusat kegiatan wilayah (Pelabuhan Ternate) ke Pusat Kegiatan Lokal dan Eksternal. [sunting] Jalan Wilayah Kabupaten Halmahera Utara dilintasi oleh jaringan jalan provinsi Trans Halmahera yang sekaligus merupakan jalan kolektor primer di wilayah ini. Selain pelabuhan Tobelo terdapat beberapa pelabuhan yang tersebar di wilayah kabupaten Halmahera Utara. PT. Galela dan Bare-Bare. termasuk angkutan penyeberangan yang keluar wilayah kabupaten. Pelabuhan Tobelo sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan Kabupaten Halmahera Utara. Telkom telah memiliki pelanggan di Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 777 pelanggan. Selain sambungan telepon langsung sarana telekomunikasi lain yang ada adalah warung telepon. Wayabula. Jumlah fasilitas pelayanan pos yang terdapat di wilayah kabupaten sampai tahun 2003 terdiri dari 6 kantor pos dan giro. Sampai dengan tahun 2004. Adapun jenis sarana telekomunikasi lainnya yang ada berupa All Band/ Icom / Kenwood. [sunting] Telekomunikasi Untuk menunjang arus informasi dari/ke Kabupaten Halmahera Utara ditunjang dengan prasarana pos dan telepon. . [sunting] Listrik Pelayanan listrik di Kabupaten Halmahera Utara dilayani oleh PLN Wilayah IX Ranting Tobelo yang mencakup seluruh wilayah utara Kabupaten Halmahera Utara dengan penyebaran PLTD di 5 lokasi. lebih khusus daerah Tobelo. antara lain:   1 pelabuhan regional di Daruba 4 pelabuhan lokal di Padiwang. Sistem transportasi darat eksternal adalah jaringan jalan Trans Halmahera. seperti Tobelo-Bitung. Tobelo-Manado/Bitung. Ditinjau dari kondisinya. Papua.

merupakan keuntungan geografis bagi Kabupaten Halmahera Utara. tetapi . Daerah pegunungan merupakan bentangan alam dengan puncak tajam dan punggung curam serta lereng yang curam (sekira 40% daratan). Karenanya wilayah Kabupaten Halmahera Utara sangat memungkinkan untuk dijadikan gerbang niaga internasional. di antaranya: Jenis Datar % Daratan % Total 0-2 33.17 25.05 Bergelombang 2-15 Berbukit Bergunung 15-40 > 40 [sunting] Geologi dan Fisiografi Sebagian besar Kabupaten Halmahera Utara adalah daerah pegunungan yang didominasi oleh formasi batuan gunung api (Andesit dan batuan beku Basaltik).[sunting] Letak Terletak di tepi utara Semenanjung Halmahera dan berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik.5 18. Hal ini secara historis telah terbukti pada periode perang dunia kedua. Di Semenanjung Utara Pulau Halmahera terdapat barisan gunung api aktif dan non aktif dengan bentuk dan struktur yang sangat khas. baik untuk skala Provinsi Maluku Utara atau bahkan Indonesia. Ibu dan Jailolo [sunting] Topografi Kemiringan lereng di daratan Kabupaten Halmahera Utara sangat bervariasi. dimana wilayah Halmahera Utara khususnya Kao dan Pulau Morotai menjadi rebutan antara pihak Jepang dan sekutu guna dijadikan basis strategis untuk wilayah pasifik. Pada bagian ini dataran aluvial tidak ditemukan.23 23. Sahu. [sunting] Batas Wilayah Utara Samudera Pasifik Timur Wasilei dan Laut Halmahera Selatan Jailolo Selatan Barat Loloda.

wilayah kabupaten ini terdiri terdiri dari 9 (sembilan) kecamatan dan 174 desa. 11.500-2. Sembilan kecamatan tersebut adalah: Kecamatan Loloda Utara (21 desa). Kecamatan Morotai Utara (17 desa). [sunting] Administrasi Kabupaten Halmahera Utara terbentuk pada 31 Mei 2003 berdasarkan UU No. [sunting] Iklim Kabupaten Halmahera Utara dipengaruhi oleh iklim laut tropis yang terdiri atas tiga musim. 8. Kecamatan Morotai Selatan Barat (13 desa). Galela Galela Barat Galela Selatan Galela Utara Kao Kao Barat Kao Teluk Kao Utara Loloda Kepulauan Loloda Utara Malifut Morotai Jaya Morotai Selatan Morotai Selatan Barat Morotai Timur . Malifut dan Kepulauan Morotai. I Thn 2003.500-4. Kecamatan Galela (23 desa). 4. menurut klasifikasi Oldeman termasuk tipe Dl (4 bulan basah berturutan dan 1 bulan kering). 13.500 mm per tahun. Kecamatan Kao (41 desa) dan Kecamatan Malifut (16 desa). Setelah penetapan Bupati dan Wakil Bupati defenitif maka jumlah kecamatan dimekarkan menjadi 22 kecamatan. dataran vulkanik yang berombak dan dataran alluvial berawa secara lokal. 3. 14. Secara Administratif. 5.memasuki daerah Kao ditemukan dataran alluvial yang luas pada daerah pedalaman. Pulau Morotai memiliki banyak kesamaan dengan Pulau Halmahera bagian utara yang dicirikan oleh gunung-gunung yang berkembang dari batuan sedimen dan batuan beku basa.000 mm per tahun) dapat dijumpai di Tobelo Selatan. Curah hujan terendah (1. Kecamatan Tobelo (13 desa). Curah hujan tertinggi (2. Kao.500-4. yaitu:    Musim hujan pada bulan November sampai dengan Februari Musim kemarau pada bulan April sampai dengan bulan Oktober Musim Pancaroba pada bulan Maret dan Oktober Adapun curah hujan di wilayah Kabupaten Halmahera Utara berkisar antara 1. 15. yaitu: 1. 2. Kecamatan Tobelo Selatan (13 desa). Kecamatan Morotai selatan (17 desa).500 mm per tahun) dapat dijumpai di Galela dan Loloda Utara dengan tipe A sampai C menurut Klasifikasi Oldeman. 10. 7. 9. 12. 6.

13. sehingga kecamatankecamatan di Kabupaten Halmahera Utara tersisa sebagai berikut: 1. 9. . Galela Galela Barat Galela Selatan Galela Utara Kao Kao Barat Kao Teluk Kao Utara Loloda Kepulauan Loloda Utara Malifut Tobelo Tobelo Barat Tobelo Selatan Tobelo Tengah Tobelo Timur Tobelo Utara [sunting] Sejarah Kabupaten Halmahera Utara terbentuk pada 31 Mei 2003 berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2003. 17. 20. 16. 18. 2. 15.16. 7. 5. 11. 8. 10. 4. 3. 12. 17. 6. Tetapi pada 29 Oktober 2008. 19. dibentuklah Kabupaten Pulau Morotai. 14. Morotai Utara Tobelo Tobelo Barat Tobelo Selatan Tobelo Tengah Tobelo Timur Tobelo Utara Sementara itu jumlah desa dimekarkan menjadi 254 desa. 21. 22.

3503/:/:90703/.9.7.2..9..3.393.3.3 .9  .9.2  80/./0.34749..905././.$0.

7:9/.2  $0-.-07.1:9    .80-.3.3.390703/..7.3 $0-.7./.3.320203.3%4-04   80/.2.9./0./ 0..2.9. .7././.947.390793-07.207..3503/:/:.9.

32030.808-9.2.2.3.73.8.33/80-:9  :7: 23.7.:39:207.503/:/:.3.3..7/03.&9.39073.8.0.7:38. .. 0380.. 503/:/:/0/:.35.3/.-:5.3.O O O %4547.380-.2.%:.3.3..2:54438.&9.3 907:9..3 :.5079./44 . 8-.3/:9.4.7.9 /.9 . ..7..30.92.9/03.:5:3 :5..2.20303.3.3.809.389.7./-039:802.:/.85079..35..7.%4-04 /.7  09.2/0-:3 $0.:5.2507.3.:.:20. :7.3. 2070./-..8...5.202-:.  ..30802-.:. -07-..7-07-..0./.3.8.7.390.&9.8. .2070.38.3..:39:203.5.907/.3.3..5:5.3 5.2.9.320309.:3 80-08.39:35.3.9 !0:.3....2.7.7.9..2.7.3802..3/03.3202-039:42:39.: :39:/..2-5.3-./.9.5078.3:2.2  8:393(4342 !03/:/:. 503/:/:.&9..44 .7.843.8.3203.7.7.5:.93. 203.3 2.3 2070.3.92.3.907.8.2./. /03.89.75072:2.2:/07./..3.3..3 !02.  .:.07.0::7:39:203.309::8.8.80038...9:39:-07-:7:-3.33/.9: !09:../.-07.70.39..503/:/:.2.207:5.3 0 474 -.50/.203. :5.2.9.5. .7.0.3.9./507.07.3.2.9:203039.5.207.9 .33.7.23/.07.03858.8070243.72.80-:944404.3.203..07.8.!.. . :2:0 -.9 .3..20302-:843.3.7..2545.7.-07-:7:/.3-079..&9.07.3 424/9.9.9.2.9 2038::7.2.  793.. $0. 4.8..90.39.3.. /.3  $8.3-.7.1.7.3..3 .503.20303.7.3.3.8/.0380.3.7:3.3./2..3...509:.3/5039.0 %42/.03.20.8.3 ..3/03.5070-:3.&9./.-07..:2:243/83203:3:./03.8.3..&9. 3907:3.3. .5070-:3.35.3-.2.7.7.304342 8-...903.59..3%4-04 %4-04$0.7:38. ./. $0.3:2.2.39.07.39.2.7/./03.7.8.32.9.3/./.&9.  03:7:97 455.&9.-..07.7.3..9.5./../::8:: 8::/..5/...8.9:7:3902:7:390.789.9.9.380.23 :2./.8.-079.7./%0.3..07.030 :.5.80./..3./.3:2- :2-./.5 /..7.8.3.3.3/80-:9  :.3..07.3284.3.3././ .793.07.25. .0--.0380803.5.3/3.809.7.3/.8.7.   $0.203.7.9.3:.7.7:/2.4...8.793.7.30.390.&9.3202. 3.3.3574/:8   943 0.9.9.9.508025.3.  $03-:/.88902 -07.3 .3/.0/.3.7.:3: ./.32.04254  $48.3/.7.07.2:/7.2.

/:7..907.2.9.-:5.9.2-.07.7./423./.3/.9.75033.2.90  .&9.3203.0/05.7:5.9203/47435033.9.4 %073.29.318.3!.5/8:.9.385479.9.3 2033.3.8/.907/..07.95.0.85020739.3.7  :9.79 .9.8.80-.8/49.980-08.7...9.7.9:.7:5.502-.2.7 88503/.38:2-07 8:2-07502-.5.8.3/.07.89.3..3.33.9.//..903.7.780.8043429/./.&9.82430907.503/::350704342./03.  8:393(317...3203/47435033..34342 07/.8//423.5907.380.-079.7.5.9.7..07.503/:/:/8:.503/:/:/.3/0. 03.3/.7..803.8043422.3 -.:3  1. %073.3503/.7 2.3.#5    3/50740/.3.3 5../.5.397./03..39:88902 503.9203. %073.4 ..-:5.3:. 9.5.&9.9./03.380507950.3/.75:8.-:5.35079:2-:.350700342./.9.79..30..318.7.903.3907..90 .9  :9.  8:393(0:.5.3907/. 32033..38.-:5.8.840/.9/.7.07..:2:2203/47439:2-:3.7.9. /.9.897:9:7 8:393(.9.3909.3.8/.8-8385720780.&9.8:2-07 503072.-:5.39. -07.7:-..7.3:3.:3 203.!.34397-:804342/.:3   $9..349.0./.7.38./.3/.3.09.90705.3203.3 2033..33.3/.72.7 9.3203/4743503/:/::39:20309.3.202-07.8.:3 808:.9/.3-/.3..07.33.07..2.90780-:9-0:2-07.3.9 202507405007.357././23897.3/.5!9..5.8.3/.90780-:9  8:393(!079:2-:.3!#%.9:.07.8-838/..3/5077.7.3.07..3203..780947/.9.3202-..3.:3  50704342.3-.9.&9./.3 02-.3 .9.3.90/.7 .. :2.090780/.39074380397.3 49.7:-.9.903.5033.50.&9.8/.947:9.52./.3:./  3 203:3:.903.3/02.07./.3.3 507.8203/474350704342. 03.7./.07..  $:2-.808:.3  .9../.7&/.7.7.7.9.2..-9.903.23:5./.-:5..7. ! .-:.4389.8.:3 .9.7.9./.7-07-.07.3.8079.3..380.3089073.9:39: 503:8:3.2.307.:3  $0.3..3.-9./.850704342.9 0907.2./. !..3./.%4-040-/.8 !.7&/.903 .../.!03/.3.& . &9.947./03.5.2.9 3.3 -. .3.5.3!.9.8:/.7 4384/./ 02:/.818.  !0707.743897-:8 42543038:2-07503072.3907-08...:5:3.

34.9475479 80-./.3%073./4.:9 !0..389073..3. !0.39.90.-. %4-04 .90 0!:8...8:393(!0.-:.90.3.-:.40.3%4-04207:5.9.-:.9.50.3 7:90%4-04 $:7.3.75:8.-:.: /.3.350.-:. /03.340947 .75:.

 -0743/8-.3.5:.73.&9.07.:8207:5.3 5079:2-:. 0-:8:8/.3.7./.85.73.3. 2-43 ./. .-:.7.07.903..350..2.%4-04  !0.:9.3. 9072.3.3%4-048.07.#.-:5.-:5.3  $0..-:.3203.8/.-:.385479.3 5030-07..303850307..3/.-:.3 .9203039:.7/.8  8:393(%0042:3./.903../.3.903.-:5.&9.3!%/ 4.8 &39:203:3.903.2.2.8.37043.3574.7.9089073.7..34094757207/.380..-:5..-:..7.2.07..30:...3./03.07.340!.903 805079%4-04 9:3  8:393(897 !0./..7:831472.5.3.3  93.3...39..3.3.50.2.393%4-04 .3-071:38:.3.3/.903. 50.2.743/83./.3203:-:3./..&9.8:..840.9:3 !0.38.-:.07.-:5.7...7. .5.3.7:-.73.390780-...7..07.:2:23.3897/.3.2.3%7.07.7..80-.0..3%4-04907/./03.38. .3. .5.2.3../.::&9.39. /03.2.539:07-.-:.3:9.9-0-07.:580:7:.07.&9.38%7.08 !..7.70  8:393(.&9.903 .3/$:..3-0943  $890297.7.7.3 O O 50..3.70 .34.:/.-:5.-:5.35030-.7./!./39..350702-..8/.3.3 .&9.

3.5..548/.3907/.3.25.-:5./9:3.7.3.5:30388.3..-07:5.8. &9.38.07.850.3548.2.33.7.903.07.3 ..3.374  $.-:5.3.903.20250./.3/.89.&9.8../03.:3  !% %04290.3/03.-:5.3.90042:3.25.0./.3 57.7.3900543.7.9/.8.7.7.3.50.2.80-.3 $0.39..3947548/.3/.903 8.90042:3.:3 907/7/... .3900543 :2.2-:3.9.3.38:38.7:3900543 /.1./.

.42.

0344/  .

907/..&9.3:3.7.3.80/.3.9.1 0273..2.44 8:393(%4547.&9.5.07.5.3. &9. !. 038 .2/.81 207:5.07./.  /..7./902:.3.33/.-:5.::&9.2.7.9.9/.91/03.7..38:3/03.3:3:3.39.$0203.9-.3.3.8 /.78.-:5.28079.3.3 .9202:33.07.3 -039:/.5074/0507.2.3:3&9.3:3:3.:.843.3897:9:7.3.9..903.3$.7 .3847.30703//.307-./.7.5.9.3.7.:39:8.-.05.././.0/:.9-07...33/4308.5. -..!:.3..2.3207:5./70-:9.7.44$0.3 .4/.3 -039...3.35:3:3.3-07-.  8:393(..9. $.!.2:/07.:4749.703.8.3.38.3047.908:39:.7.840 1472.: -:/.7./.          07042-.7..&9.3-08.3-. $.2:/07.903.  $0.3/:3.:9 .&9.:.9. :8:83.3.8 !. .9./.07.9:.9.3/.9:./905:9..81 .3:39:/..3!:.2 807.2. 8.9.8.8-.8.7.903.903.9 44/.5 .39.7.:-.3//423.3 909.7.9.30:39:3.3.-:5..3%49.3  $0203.. %0709..2..18-. /..7.5 3/089/.88897.2.8.33.9 .38 .3.3  07-:9 07:3:3      8:393(044/.8:393(09.!74.380:9::3..50:3:3.9.07.203.35:3.07.7.-:5. /2.2/03.7.39073..7.3-0:.9.3-.07.50:3:3..07.907-:95.0703.:7.380.:7. 8947890./.3.2..07..3343.7.1 $0-.81 %2:7   .07.7.91/.&9.

.9033907/7907/7/..344/.9/0103912.3/.:.-:.7.903.:.5..3.0.7.7..7.07.0.7 :8202./.81.9..2.07./.07.7.80./.:7.3   .202 -.203:7:9.3.:.8.$0.:3 /.&9.85.2.3 203.2.:.35.380/203/..-079:7:9.9.07.1:9 /08..8 /02. 0.3-0:-.7.9.25.&9.4&9.9.&9.9..3   4749.0.9.9 /08.3 ..4 /08.7.-:5.3 .-:.2.3%4-04 /08.7..:4749.-.25.%2:7 .   ..1:9   4749. 0.:5..9.3 94-07 :82!.34749.3!:.7.2.0.80.&9.5.3 /08.25.0./.30.30-7:.&9.7.4/902:.02-078.3578. 203:7:9 ..8 /02. $02-.:5.344/.7.     225079. /08.9:.05:.  8:393(2 .7.7-.9: O O O :82:.:.9.0.:997458.9.2..$0.39508.390703/.&9.7.:.7 802-.9   .3.89.7.3%4-04 $0.9.    22507 9.34.08.2.340:3:3 :3:3 .1:9/.9/:25.4   ..74-.:.7.2.9:   .2.7.3 94-07 /.07.5:3./.9.  $090.709/.:2.   .2..8.:3 :7..3 /08.0.9.4.7.2.903./..903..9   4749. 0..81..3-.3/20.9.305:.9   .8.390780-:9.7..3:9.7.39072./.9/:25./03.34749.91 .3/.. 0.9/./03.:3 /.907-039:5..:.-:5.9.3.8:950 -:.9.9.9:.5.7.7.3-0702-.2..3:5.3 /. 0.2.:.50309. /08..&9.3 4749.3 :7.3/03.3.-07.3:.3 .9. 0./%4-04$0.9./..3-:.5..3/.50/.3.   4749.3/.3 ..3.3.3./23897./.202...-:5.34749.9.9.9.3 /08.3907/7.3073  8:393(/23897. !:.8:/.9.7.. 0./03.3/.07.   44/.$0.8 .4.-:.7.7:402.-:5.3-0742-./503.4%0:   . /.3/.9.39./0.3-:.3&&4 %3   $0.2.4 .0. /08./..0 -07/.2.2.   .3-.7.2:82  .3.2.3/.7.9.390793     225079.30. &9.2..3   44/.$0.-078.3 0.3.2.

7.   %4-04   %4-04.4%0:   .-07:9   .9.9   .3# 4247%.:3    .7.3   44/.   . 8:393($0.   44/..:4749.2. $02039.4&9.3 0.7.7.903.7.7.05:.&9.7.   %4-04%2:7   %4-04&9.8.903!:.07.9. .2.90788.80-.//08.7.3&3/./20.&9.1:9   %4-04   %4-04. 803.7.3203.0.907-039:5.3   %4-04%03.&9.9.  4749.7.-:5.0.9./08.   .903.  %09./.9   .$0.3   .9   %4-04$0.-:5.4   .07./..9::2.7.7.3/.4.0.3   %4-04%03.9..&9.55.&9.9   %4-04$0.7..2.2. 94-07  /-039:..0.-:5.:.0 -07/.3 &3/.   .7.   %4-04%2:7   %4-04&9.0.7.7.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->