Anda di halaman 1dari 5

TLCAG

lFlMlMCLCCl
TEMTAMC
TLJLAM 8 MAMFAAT
MEMFELAJAFl lFlMlMCLCCl




CLLl
JLM`LL AGFA FAJFl
'O'O''2'U2

lLLAe 2.U


FAlLLTAG LlLM
LMlVEFGlTAG AMLALAG
FALAMC
2O''



TUJUAN MEMPELAJARI KRIMINOLOGI

Tujuan secara umum adalah untuk mempelajari kejahatan dari berbagai aspek, sehingga
diharapkan dapat memperoleh pemahaman mengenai Ienomena kejahatan dengan lebih baik.
Tujuan secara kongkrit untuk :

1.Bahan masukan bagi aparat penegak hukum dalam proses penegakan hukum dan
pencegahan kejahatan non penal terutama Polri.

2.Memberikan inIormasi kepada semua instansi agar melaksanakan Iungsi-Iungsi yang
diembannya secara konsisten dan konsekwen untuk mencegah tejadi kejahatan.

3.Memberikan inIormasi kepada perusahan-prusahan melaksanakan pengamatan internal
secara ketat dan teridentiIikasi serta melaksanakan Iungsi social dalam areal wilayah
perusahan yang mempunyai Iungsi pengamanan external untuk mencegah terjadi kejahatan.

4.Memberikan inIormasi kepada masyarakat pemukiman, tempat- tempat umum untuk
membuntuk pengamanan swakarsa dalam mencegah terjadi kejahatan.

5.Untuk menangulangi kejahatan yang ada dalam masyarakat
Mengikis habis menghilangkan secara tuntas,mencabut keakar akarnya secara tuntas dalam
msyarakat.

Menurut Para Ahli Tidak Mungkin tercapai karena kejahatan itu adalah sebagai sosial
penomenan, kejahatan itu adalah abadi seabadinya masyarakat kemungkinannya adalah
-Menekan sekecil mungkin / kwantinta kejahatan yang ada pada masyarakat
-Membatasi dampak /akibat kejahatan yang ada dalam masyarakat

6.Untuk membantu dalam pembuatan rencana UU. ( Hukum Pidana ) oleh para legislator

7.Kriminologi hukum dilakukan penelitian maka akan ditambah cakrawala hukum pidana
sendiri yang dalam hal ini akan dikenal nantinya dalam hukum pidana istilah kriminalisasi,
dekriminalisasi, penalisasi, depenalisasi

Kriminalisasi:Suatu perbuatan yang pada mulanya diatur oleh disiplin ilmu hukum lain yang
bukan hukum pidana tapi karena sesuatu dan lain hal dia menjadi diatur oleh hukum pidana
Contoh : sebelum Tahun 1964 ada perbuatan membuat cek kosong dalam hal ini pengusaha
yang dirugikan dan pengusaha mengadu ke pengadilan, untuk mengatasi dibuat per UU an
oleh negara perbuatan membuat cek kosong dinamakan tindak pidana setelah tahun 1964 UU
No 17 / 1964

Dekriminalisasi:Merupakan lawan kata kriminalisasi suatu perbuatan yang semula diatur oleh
hukum pidana, tetapi karena sesuatu dan lain hal dia menjadi tidak merupakan tindak pidana

Penalisasi:Penal pidana ( dapat dipidana ) perbuatan yang pada mulanya tidak bisa di
hukum dan pada suatu waktu bisa menjadi di hukum oleh UU
Contoh : Keadaan sebelum tahun 1974 apabila terjadi penjudian maka yang hanya bisa
dihukum adalah mereka yang menyediakan tempat berjudi itu yang dipidana dan orang yang
berjudi tidak bisa dipidana pasal 303 ( 8 ) KUHP

Depenalisasi:Suatu perbuatan kebaikan

8.Untuk memperbaharui hukum pidana kejahatan untuk mempelajari memperhatikan
kejahatan umum pada hukum adat kriminolograIi

9.Konsep hukum pidana nasionl ( Bakbin Humnas )
Kejahatan itu sangat mahal sekali
Ronal R mengatakan 'kejahatan itu bila mengakibatkan kerugian tidak bisa dinilai dengan
uang walaupun ada juga kejahatan yang bisa dinlai dengan uang tapi mahal harganya

10.untuk mengindarkan perasaan yang negatiI ataupun untuk mengindarkan rasa simpati
yang tidak sehat dan tidak positiI terhadap pelaku kejahatan
Harus menghindarkan rasa benci dan simpati terhadap pelaku kejahatan
Rasa benci yang negative

Adanya perasaan tidak senang atau benci terhadap sesuatu ( orang ) dan dia menghindarkan
atau mengucilkan dalam pergaulan

Rasa benci yang positiI
Orang itu perbuatanya harus kita benci dan tidak kita senangi tapi orangnya kita tarik untuk
disadarkan ke hal yang positiI

MANFAAT KRIMINOLOGI

1.Sebagai salah satu dasar atau latar belakang ilmu untuk suatu proIesi dan suatu kesempatan
yang baik bagi para pekerja sosial dalam menangani pekerjaannya dalam masyarakat
nantinya

2.Menurut Soedjono Dirjo Sisworo
ManIaat kriminalogi dapat dilihat dari 3 sudut:

A. Kepentingan Pribadi
Soedjono mengutip pendapat salah seorang Ex Kapolri Hoegeng ' Walau kita mengetahui
liku-liku dari perbuatan kejahatan namun diharapakan pengerahuan itu tidak akan digunakan
untuk kepentingan pribadi
ManIaat pribadi
O Setiap orang cenderung berbuat jahat
O Kejahatan mrpk perb. Melawan hk shg neg. Menjatuhkan pidana
O Penghalusan perbuatan tingkah laku seseorang
B. Untuk kepentingan masyarakat
Kejahatan itu adalah produk atau hasil dari anggota masyarakat yang berinteraksi didalam
masyarakat
ManIaat sosial
O Mencegah kerugian sosial yg lebih besar
C. Untuk kepentingan ilmu pengetahuan
Pada umumnya setiap ilmu pengetahuan itu tidak mungkin mencapai tujuanya berdasarkan
ilmu pengetahuan itu sendiri
Ilmu kriminologi tidak bisa mencapai tujuan apabila tidak dibantu oleh ilmu lainya.
ManIaat ilmu pengetahuan
O Mendorong pengembangan ilmu Kriminologi