Anda di halaman 1dari 7

Pada tanggal 9 Agustus 2001, Presiden

Megawati mengumumkan komposisi


kabinet Gotong Royong. Anggota kabinet
Gotong Royong merupakan para tokoh
profesional dan para pendukung parpol
pemerintahan koalisi. Tugas kabinet
Gotong Royong adalah melaksanakan
amanat reformasi dan menyelesaikan
berbagai permasalahan bengsa yang
semakin kompleks.
i bidang politik, Megawati menghadapi
ancaman disintegrasi bangsa. Selain itu,
pemerintahan Megawati menghadapi
mandeknya reformasi akibat ketidakpastian
lingkup, arah, sasaran, dan tahapan waktu
bagi pencapaiannya. Belum adanya
landasan hukum yang kukuh bagi
penyelenggaraan hubungan antara
pemerintahan pusat dan daerah adalah
perintang bagi mandeknya proses
reformasi.
alam bidang ekonomi, masalah yang
cukup mendasar adalah terjadinya fluktuasi
nilai tukar rupiah yang tidak terkendali dan
belum tuntasnya upaya penyehatan
perbankan nasional. ua persoalan ekonomi
tersebut menimbulkan kesulitan perekonomian
di sektor hilir, meluasnya pengangguran, dan
menurunnya tingkat pendapatan serta daya
beli masyarakat. Kegiatan investasi di sektor
publik dan swasta juga melemah karena
kurangnya kemampuan keuangan negara dan
ketidakpastian kebijakan serta hukum.
i bidang sosial juga telah terjadi
kemerosotan kesetiakawanan sosial yang
mengarah kepada terjadinya konflik sosial
dalam masyarakat. i bidang penegakan
hukum, cita-cita mewujudkan supremasi
hukum dan tekad penegakkan hukum
terhadap pelaku KKN masih jauh dari
harapan. Selain itu, kewibawaan hukum
dan lembaga-lembaga penegak hukum
dalam pandangan masyarakat semakin
merosot.
1. Mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa
dalam kerangka keutuhan NKR.
2. Meneruskan proses reformasi dan demokratisasi
dalam seluruh aspek kehidupan nasional.
3. Normalisasi kehidupan ekonomi dan memperkuat
dasar bagi kehidupan perekonomian rakyat.
4. Melaksanakan penegakkan hukum secara
konsisten, mewujudkan rasa aman dan tenteram
dalam kehidupan masyarakat, seta melanjutkan
pemberantasan KKN.
5. Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif.
6. Mempersiapkan penyelenggaraan pemilu 2004
yang aman, tertib, bebas, rahasia, dan langsung.
Salah satu keberhasilan pemerintahan
Megawati adalah penyelenggaraan pemilu
2004. Pemilu 2004 diselenggarakan dalam 3
tahap. Pemilu tahap pertama untuk memlilih
anggota legislatif dilaksanakan pada tanggal 5
April 2004. Pemilu presiden putaran untuk
memilih presiden dilaksanakan pada tanggal 5
Juli 2004 dan pemilu presiden putaran
tanggal 20 September 2004. alam pemilu
presiden pertama secara langsung tersebut,
berhasil terpilih sebagai presiden adalah
Susilo Bambang Yudhoyono dan wakilnya
Jusuf Kalla.

Anda mungkin juga menyukai