P. 1
Garut - LHP BPK TA 2010_Buku 1

Garut - LHP BPK TA 2010_Buku 1

|Views: 1,117|Likes:
Dipublikasikan oleh Mochamad Satria
LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN BPK RI ATAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GARUT TAHUN 2010 - Buku 1 LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN BPK RI ATAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GARUT TAHUN 2010 - Buku 1 LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

More info:

Published by: Mochamad Satria on Nov 08, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2013

pdf

Sections

B.1. Kas

31 Desember 2010

(Rp)

31 Desember 2009

(Rp)

B.1.1. Kas di Kas Daerah

114.577.727.590,00 120.711.791.351,00

Saldo Kas di Kas Daerah per 31 Desember 2010

dan 2009 adalah sebesar Rp114.577.727.590,00

dan Rp120,711,791,351.00 merupakan saldo kas

Pemerintah Kabupaten Garut yang dikelola oleh

Bendahara Umum Daerah (DPPKA) per

31 Desember 2010. Saldo tersebut merupakan hasil

rekonsiliasi antara saldo menurut Buku Kas

Umum dengan Rekening Koran Bank Jabar

Banten Cabang Garut Rekening Nomor

0170239201008, dan pada Bilyet Deposito

Berjangka Bank Jabar Banten sebesar

Rp50.000.000.000,00 dengan Nomor Referensi

0017-DEP-AO227795.

Saldo Kas di Kas Daerah per 31 Desember 2010

disimpan di Rekening Bank Jabar Cabang Garut,

Setara Kas dengan rincian sebagai berikut:

a. Saldo Giro

• Saldo Setara Kas

Saldo Kas di Bendahara Pengeluaran per

31

Desember

2010

dan

2009

adalah sebesar Rp530.292.356,00

dan

Rp463.795.242,00. Kas di Bendahara Pengeluaran

terdiri dari:

• Bank Jabar Cab. Garut

Rek. No. 0170239201008

Rp 64.577.727.590,00

Jumlah

Rp 64.577.727.590,00

No.

Sertifikat

Lama

Tgl. Jatuh

Tempo

Nilai (Rp)

0017-DEP-

AO227795.

1 bulan

31 – 07 –

2010

50.000.000.000,00

B.1.2. Kas di Bendahara Pengeluaran

530.292.356,00

463.795.242,00

Laporan Keuangan Tahun 2010

33

Pemerintah Kabupaten Garut

Uraian

Nilai (Rp)

Kas di Bendahara Pengeluaran Tahun

2010 yang belum disetor

473.485.924,00

PFK yang belum disetor

17.070.095,00

Jasa Giro

39.736.337,00

Jumlah

530.292.356,00

Rincian Kas di bendahara pengeluaran disajikan

dalam lampiran 1.

Kas di Bendahara Penerimaan sebesar

Rp3.350.690.690,00 merupakan sisa kas di

bendahara penerimaan RSU dr Slamet Garut yang

akan digunakan langsung untuk belanja kebutuhan

rumah sakit.

B.2. Piutang

B.2.1 Piutang Pajak dan Retribusi

17.412.895.386,00

6.793.223.385,27

Piutang Pajak dan Retribusi sebesar

Rp17.412.895.386,00 merupakan kewajiban pihak

ketiga kepada Pemerintah Kabupaten Garut yang

per 31 Desember 2010 belum di lunasi/dipenuhi

dengan rincian sebagai berikut :

- Pajak Daerah

Rp 390.171.011,00

- Retribusi Daerah

Rp

37.960.190,00

- Piutang Retribusi pada

RSU dr Slamet

Rp 16.984.764.185,00

Jumlah :

Rp 17.412.895.386,00

Piutang Pajak sebesar Rp390.171.011,00 muncul

atas dasar Surat Ketetapan Pajak Daerah, namun

sampai dengan 31 Desember 2010 belum ada

pelunasan dari Wajib Pajak Daerah.

Piutang Retribusi sebesar Rp37.960.190,00 muncul

atas dasar Surat Ketetapan Retribusi Daerah, namun

sampai dengan 31 Desember 2010 belum ada

pelunasan dari Wajib Retribusi Daerah.

B.1.3 Kas Di Bendahara Penerimaan

3.350.690.690,00 2.185.823.151,00

Laporan Keuangan Tahun 2010

34

Pemerintah Kabupaten Garut

Piutang Retribusi pada RSU dr Slamet sebesar

Rp16.984.764.185,00 yaitu terdiri dari :

Piutang kontraktor terjadi karena RSU telah

memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien

yang dijamin oleh perusahaan yang telah

melakukan kerjasama dengan RSU.

Piutang Jamsostek terjadi karena RSU telah

memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien

yang dijamin oleh PT Jamsostek, dimana PT

Jamsostek telah melakukan kerjasama dengan RSU.

Piutang Askes Sukarela dan Askes PNS terjadi

karena RSU telah memberikan pelayanan kesehatan

kepada pasien yang dijamin oleh PT Askes, dimana

PT Askes telah melakukan kerjasama dengan RSU

Piutang Jamkesda kepada APBD Provinsi Jawa

Barat (Bantuan Gubernur) dan Piutang Jamkesda

kepada APBD Kabupaten Garut yang merupakan

piutang yang timbul atas pemberian pelayanan

kesehatan kepada masyarakat miskin penduduk

Kabupaten Garut yang tidak ditanggung oleh

Progam Jamkesmas Departemen Kesehatan.

Piutang Pasien yang Masih Dirawat adalah piutang

pada pasien rawat inap yang pada akhir Desember

2010 masih dirawat dan telah mendapatkan

pelayanan kesehatan

Rincian selengkapnya disajikan pada Lampiran 2.

- Piutang atas penjualan

tanah Pemkab Garut

kepada pihak ketiga / 133

warga masyarakat di 5

(empat) lokasi.

1.285.170.000,00

- Piutang kepada 709 orang

pembeli kios pasar di 5

lokasi pasar.

3.601.737.365,00

Jumlah :

4.886.907.365,00

Piutang penjualan tanah berdasarkan Keputusan

Bupati No.030/Kep.285-BPKD/2008 tentang

Pelepasan Hak atas Tanah Milik Pemerintah

Kabupaten Garut (Bekas Tanah Kas Desa Kota

Wetan, Pakuwon, Sukametri dan Ciwalen) yang

terletak di blok Sukaregang kidul dan Blok

B.3. Piutang Lainnya

4.886.907.365,00 5.075.407.910,00

Laporan Keuangan Tahun 2010

35

Pemerintah Kabupaten Garut

Pesantren Kelurahan Kota Wetan Kecamatan Garut

Kota dengan Cara Penjualan kepada Masyarakat

dan Keputusan Bupati Garut No. 028/Kep.286-

Plk/2002 tentang Penghapusan Aset Berupa Tanah

dan Bangunan Milik Pemerintah Kabupaten Garut.

Tanah tersebut sebelumnya adalah tanah kas desa,

namun karena desa berubah status menjadi

kelurahan, maka masyarakat yang tinggal di tanah

kas desa tersebut berkewajiaban untuk membayar

ganti rugi tanah sebesar ketetapan bupati.

Tanah yang dijual terletak di lima lokasi, yaitu blok

Pakuwon Kelurahan Pakuwon, Blok Regol

Kelurahan Regol, Blok Dayeuhandap Kelurahan

Kota Kulon, Blok Paminggir Kelurahan Paminggir,

dan Blok Sukaregang.

Piutang kepada pembeli kios pasar adalah

piutang kepada para pembeli kios pasar di lima

lokasi pasar yaitu: Pasar Andir Bayongbong, Pasar

Cikajang, Pasar Leles, Pasar Kadungora, dan Pasar

Pameungpeuk.

Rincian Piutang Lainnya disajikan pada

Lampiran 3.

Saldo persediaan per 31 Desember 2010 dan 2009

sebesar

Rp18.562.422.240,00

dan

Rp11.622.720.510,00. Jumlah tersebut sesuai

dengan hasil inventarisasi fisik/stock opname yang

dilaksanakan pada periode pelaporan.

Rincian saldo persediaan per 31 Desember 2010

adalah sebagai berikut:

B.4. Persediaan

18.562.422.240,00

11.622.720.510,00

SKPD

Jumlah (Rp)

Dinas Pendidikan

143.466.000,00

Dinas Kesehatan

11.961.308.526,00

RSU dr. Slamet

5.841.147.879,00

Dinas Perum.TR dan Cipta

Karya

1.201.700,00

Bappeda

44.611.050,00

Dinas Perhubungan

75.474.175,00

Dinas Kependudukan dan

Capil

13.299.560,00

Badan KB, PP

38.364.450,00

Sekretariat DPRD

15.143.000,00

Inspektorat

2.192.000,00

Badan Ketahanan Pangan

1.079.500,00

Dinas Perkebunan

1.543.500,00

Dinas Tanaman Pangan,

1.440.900,00

Laporan Keuangan Tahun 2010

36

Pemerintah Kabupaten Garut

Rincian selengkapnya disajikan pada Lampiran 4.

Saldo Penyertaan Modal Pemerintah Daerah per

31 Desember 2010 dan 2009 sebesar

Rp51,311,011,591.95 dan Rp51.079.701.909,03

Jumlah tersebut merupakan investasi yang

dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Garut pada

Perusahaan Daerah/BUMD (PDAM Garut, Bank

Jabar Cabang Garut dan PD BPR) dengan rincian

sebagai berikut :

PDAM Garut

Rp

30.096.404.472,23

Bank Jabar Cabang

Garut

Rp

6.591.674.740,47

PD BPR

Rp

12.632.932.379,26

PDBPR – LPK

(Penyertaan Modal

Terarah)

Rp

1.990.000.000,00

Jumlah :

Rp

51.311.011.591,95

Rincian selengkapnya penyertaan modal

Kabupaten Garut disajikan pada Lampiran 5.

B.6 Aset Tetap

1.595.689.526.051,001.410.252.498.640,00

Saldo aset tetap Pemerintah Kabupaten Garut per

31 Desember

2010

dan

2009

sebesar

Rp1.595.689.526.051,00

dan

Rp1.410.252.498.640,00

Aktiva Tetap sebesar Rp1.595.689.526.051,00

merupakan saldo Aktiva Tetap per 31 Desember

010 dengan rincian sebagai berikut:

Uraian

Nilai (Rp)

Tanah

134.960.494.095,00

Peralatan dan Mesin

334.780.436.396,00

Bangunan dan gedung

513.392.185.202,00

Jalan/jembatan, jaringan dan

instalasi

548.700.710.948,00

Aset Lainnya

63.855.699.410,00

Jumlah

1.595.689.526.051,00

Hortikultura

Disperindagkop dan UKM

422.150.000,00

Jumlah

18.562.422.240,00

B.5. Investasi Jangka Panjang

B.5.1 Penyertaan Modal Pemerintah Daerah

51.311.011.591,95

51.079.701.909,03

Laporan Keuangan Tahun 2010

37

Pemerintah Kabupaten Garut

Mutasi Aset Tetap Per 31 Desember Tahun 2010

dijelaskan sebagai berikut:

Uraian

Jumlah

Saldo awal aktiva tetap per 1

Januari 2010

1.410.252.498.640,00

Mutasi penambahan dalam

Tahun Anggaran 2010

185.437.027.411,00

Saldo akhir aktiva tetap per

31 Desember 2010

1.595.689.526.051,00

Mutasi penambahan sebesar Rp 185.437.027.411,00

terdiri dari :

- Belanja Modal APBD TA

2010 sebesar

155.205.402.443,00

- APBN pd Blud RSU. Dr.

Slamet Garut

8.024.615.136,00

Belanja pemeliharaan yang

menambah nilai perolehan

aktiva tetap pada :

- Dinas Bina Marga

29.721.476.649,00

- Dinas Perumahan, Tata

Ruang dan Cipta Karya

1.754.801.150,00

- Dinas

Pendapatan

Pengelolaan Keuangan dan

Aset

283.469.850,00

Biaya

Umum

(Biaya

perencanaan,

biaya

pengawasan, belanja pegawai,

belanja barang dan jasa) yang

menambah nilai perolehan

asset tetap pada :

- RSU dr. Slamet

145.549.490,00

- Dinas Binamarga

1.021.279.975,00

- Dinas Perumahan, Tata

Ruang dan Cipta Karya

495.875.000,00

- Dinas

Pendapatan,

Pengelolaan Keuangan dan

Aset

19.608.000,00

Aktiva Tetap perolehan Tahun

2010 yang dihibahkan kepada

sekolah swasta dan masyarakat

pada :

- Dinas Pendidikan

(5.855.648,00)

- Dinas Ketahanan Pangan

(781.278.000,00)

- Badan

KB

dan

Pemberdayaan Perempuan

(81.465.000,00)

- Disnakersostrans

(245.000.000,00)

- Sekretariat Badan Narkotika

(43.400.000,00)

- Kantor Perpustakaan

(61.974.260,00)

- Dinas Tanaman Pangan dan

Holtikultura

(1.091.025.000,00)

- Dinas Perkebunan

(3.052.771.000,00)

- Dinas Kehutanan

(22.489.000,00)

Rincian lebih lanjut mengenai aset tetap disajikan

pada Lampiran 6-1

Laporan Keuangan Tahun 2010

38

Pemerintah Kabupaten Garut

Saldo Konstruksi Dalam Pengerjaan per

31 Desember 2010 dan 2009 masing-masing

sebesar Rp0,00. Hal tersebut disebabkan tidak

terdapat pengadaan asset tetap pada tahun

anggaran 2010 yang belum selesai dikerjakan.

Saldo Dana Cadangan per 31 Desember 2010 dan

2009 sebesar Rp0,00 dan Rp0,00.

Aset Lainnya per 31 Desember 2010 sebesar

Rp2.286.619.725,00 terdiri atas :

B.8.1 Tagihan Penjualan

Angsuran

26.300.000,00

Tagihan

Penjualan

Angsuran

sebesar

Rp26.300.000,00 merupakan saldo tagihan atas

penjualan kendaraan roda empat yang dilakukan

secara angsuran kepada 2 orang pegawai

Pemerintah Kabupaten Garut per 31 Desember

2008 sesuai dengan SK Bupati Nomor 024/Kep

224-PLK/2000 tanggal 11 September 2000 dan

Nomor 024/Kep.52-PLK/2001 tanggal 23 Januari

2001. Berdasarkan SK. Bupati tersebut seharusnya

telah lunas pada Tahun 2006

B.8.2 Tuntutan Ganti

Rugi

363.031.250,00

Tuntutan Ganti Rugi sebesar Rp365.831.250,00

merupakan saldo Tagihan kepada pegawai atas

kasus kehilangan aset/barang milik Pemerintah

Kabupaten Garut., baik kendaraan roda dua

maupun roda empat Terkait dengan Tuntutan Ganti

Rugi, mutasi berjalan tahun 2010 yang perlu

dijelaskan adalah sebagai berikut:

Uraian

Nilai (Rp)

Saldo Tuntutan Ganti Rugi

31 Des 2009

148.781.250,00

Mutasi kehilangan

penambahan th 2010

221.500.000,00

Jumlah

370.281.250,00

Penyetoran TGR s/d 31

Desember 2010

7.250.000,00

Tuntutan Ganti Rugi sd 31

Desember 2010

363.031.250,00

Rincian lebih lanjut dapat dilihat pada lampiran 8.

B.6.1. Konstruksi Dalam Pengerjaan

0,00

0,00

B.7. Dana Cadangan

0,00

0,00

B.8. Aset Lainnya

2.286.619.725,00 1.980.860.848,00

Laporan Keuangan Tahun 2010

39

Pemerintah Kabupaten Garut

Piutang pasien per 31 Desember 2010 pada Badan

Pengelola RSU dr Slamet Garut sebesar

Rp1.311.186.079,00 merupakan tagihan BP RSU dr

Slamet Garut kepada pasien-pasien rawat inap yang

belum melunasi biaya perawatan. Hal tersebut

terjadi karena RSU mempunyai fungsi sosial

sehingga dalam kegiatannya tidak hanya

berorientasi kepada keuntungan atau laba saja.

Untuk menghindari konotasi adanya penyanderaan

terhadap pasien yang tidak mampu membayar,

maka pasien diberi kebijaksanaan oleh Direktur

RSU untuk membayar sesuai kemampuan dan

sisanya dicicil sesuai kesepakatan pembayaran.

Adapun usaha-usaha dalam penagihan, dalam hal

ini Direktur RSU menugaskan kepada Kepala Sub

Bagian Mobilisasi Dana dan Staf, untuk

mengunjungi rumah pasien atau keluarga pasien

dengan membawa data pasie dan surat perjanjian.

Namun usaha tersebut belum pernah berhasil,

belum pernah ada pelunasan yang diterima dari

pasien.

B.8.5. Aktiva Tidak

Produktif

272.896,00

Jumlah tersebut merupakan aset tetap yang rusak

berat per 31 Desember 2010 dengan rincian

sebagai berikut :

- Saldo per 31 Desember 2010 Rp 272.896,00

Rincian lebih lanjut dapat dilihat pada lampiran 9.

B.8.3 Piutang pada BPR

585.829.500,00

Piutang tersebut merupakan piutang dalam bentuk

penyertaan modal kepada BPR LPK yang telah

dilikuidasi oleh Bank Indonesia. Walaupun BPR

LPK yang mendapatkan penyertaan modal

tersebut sudah dilikuidasi namun asetnya

seharusnya masih bisa dimanfaatkan melalui

penjualan dan hasil penjulannya dapat disetorkan

ke kas daerah, oleh karena belum dilakukan

penjualan aset tersebut sehingga dicatat sebagai

piutang kepada BPR.

B.8.4 Piutang Pasien pada

RSU dr Slamet Garut 1.311.186.079,00

Laporan Keuangan Tahun 2010

40

Pemerintah Kabupaten Garut

Jumlah tersebut merupakan kewajiban yang harus

dipenuhi oleh SKPD pada Pemerintah Kabupaten

Garut dan Badan Pengelola RSU dr Slamet per

31 Desember 2010 dengan rincian sebagai

berikut:

B.9.1. Utang Perhitungan

pada Pihak Ketiga

(PFK)

17.070.095,00

Jumlah tesebut merupakan sisa pajak yang

dipungut pada tahun 2010 oleh Bendahara

Pengeluaran sebesar Rp17.070.095,00 telah

disetor ke Kas Negara tgl. 10 Januari 2011

B.9.2. Bagian Lancar

Utang

Luar Negeri

75.696.060,00

Bagian lancar utang kepada Pemerintah Pusat

adalah jumlah yang harus dibayar oleh Pemkab

Garut sampai dengan akhir Tahun 2011 kepada

Pemerintah Pusat atas pinjaman yang pernah

diterimanya. Jumlah tersebut merupakan saldo

Utang yang merupakan penerusan pinjaman

antara Pemerintah RI dan Pemerintah Kabupaten

Garut dalam rangka penggunaan dana dari ADB

(Loan Agreement No.1384 INO Tanggal 26

Januari 1996 ) untuk pembayaran West Java

Urban Development Sector Project, Surat

Keputusan Menkeu No 374/KMK 01/1994 tanggal

1 Agustus 1994 dan Surat Kuasa dari Direktur

Jendral Lembaga Keuangan No.SKU-

2675/LK/1997 tanggal 2 Juni 1997 dengan jumlah

Rp761.061.000,00.

Sedangkan di dalam perjanjian penerusan

pinjaman dengan Pemerintah Kabupaten Garut

SLA 974/DP 3-1997, tanggal 23 September 1997

dijelaskan bahwa jangka waktu pelunasan mulai

tanggal 28 Pebruari 2002 sd 31 Agustus 2011.

Sisa pokok utang per 31 Desember 2010 adalah

sebesar Rp75.696.060,00

B.9. Kewajiban Jangka Pendek

21.295.583.741,00 2.477.539.335,78

Laporan Keuangan Tahun 2010

41

Pemerintah Kabupaten Garut

B.9.3 Utang pada Pihak

Ketiga

6.368.572.133,00

Jumlah tesebut merupakan sisa utang pada pihak

ketiga per 31 Desember 2010 atas pengadaan

obat, alat-alat kesehatan, utang alat tulis kantor

dan mebeulair oleh BP RSU dr Slamet Garut

B.9.3 Utang pada

PT Askes

14.834.245.453,00

Jumlah tesebut merupakan sisa utang pada pihak

PT Askes per 31 Desember 2010 atas Pelayanan

Kesehatan kepada Pegawai Negeri Sipil

Pemerintah Kabupaten Garut.

Jumlah tersebut merupakan kewajiban jangka

panjang per 31 Desember 2010 yaitu :

Utang Dana Talangan

Bank Indonesia

1.264.743.861,00

Utang tersebut terjadi akibat adanya pemberian

dana talangan oleh Bank Indonesia kepada 5 BPR

milik Pemkab Garut yang dibekukan kegiatan

operasinya oleh Bank Indonesia pada Tahun 1999,

namun penyelesaian utang tersebut menjadi

tanggung jawab Pemkab Garut, sesuai dengan

Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No.

31/166/Kep/Dir Tanggal 11 Desember 1998

tentang Persyaratan dan Tata Cara Penjaminan

Pemerintah terhadap Kewajiban Pembayaran Bank

Perkreditan rakyat.

Bupati Garut dalam suratnya, yaitu surat No.

584.3/895/Perek Tanggal 26 Juni 2000,

menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut

bersedia untuk menyelesaikan dana talangan

tersebut dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak

tahun 2001.

Dana talangan yang diterima dari BI adalah

sebesar Rp 1.452.239.055,00 Selama tahun 2009,

dari hasil likuidasi PD BPR, telah terjadi

pembayaran utang kepada Bank Indonesia sebesar

Rp187.495.194,00, sehingga sisa utang adalah

B.10. Kewaiban Jangka Panjang

1.264.743.861,00 1.340.439.921,00

Laporan Keuangan Tahun 2010

42

Pemerintah Kabupaten Garut

sebesar Rp1.264.743.861,00, dengan rincian

sebagai berikut :

Nama PD BPR

Dana Talangan

Diterima (Rp)

Pembay (Rp) Tgl Bayar

Sisa Utang

(Rp)

PD BPR

Banyuresmi

41.764.803 42.057.402

3 Jan 2009

(292.599)

PD BPR Cibatu

774. 935.250

131.437.792 6 Mei 2009

643.497.458

PD BPR Cilawu

90. 776.410

90.776.410

PD BPR

Pakenjeng

79.292.354

14.000.000 11 Feb 2009

65.292.354

PD BPR Wanaraja

465.470.238

465.470.238

Jumlah

1.452.239.055

187.495.194

1.264.743.861

Pembayaran utang dilakukan dengan mentransfer

dana ke Rekening Menteri Keuangan Cq

Direktorat Jendral Anggaran (rekening untuk

menampung pengembalian dana talangan dan

pencairan aset BPR) dengan nomor rekening

500.000004.

Ekuitas Dana Lancar per 31 Desember 2010 adalah

selisih antara nilai Aset Lancar dengan jumlah

nilai Kewajiban Jangka Pendek dengan rincian

sebagai berikut

Akumulasi Sisa Lebih

Perhitungan Anggaran / SILPA

Pendapatanyang ditangguhkan

Cadangan Piutang

115.051.213.514,00

3.390.427.027,00

7.460.259.602,00

Cadangan persediaan

18.562.422.240,00

Dana yang harus disediakan untuk

Pembayaran Utang Jangka Pendek

(21.278.513.646,00)

Jumlah Ekuitas Dana Lancar :

123.185.808.737,00

Ekuitas Dana Investasi per 31 Desember 2010

adalah selisih antara jumlah nilai Investasi Jangka

Panjang, Aset Tetap, Kontruksi Dalam Pengerjaan

dan Aset lainnya dengan jumlah nilai Kewajiban

Jangka Panjang dengan rincian sebagai berikut

Diinvestasikan dalam Investasi Jangka

Panjang

51.311.011.591,95

Diinvestasikan dalam Aset Tetap

1.595.689.526.051,00

Diinvestasikan dalam Aset Lainnya

2.286.619.725,00

Dana yang harus disediakan untuk

Pembayaran Utang Jangka Panjang

(1.264.743.861,00)

Jumlah Ekuitas Dana Investasi :

1.648.022.413.506,95

B.11. Ekuitas Dana Lancar

123.185.808.737,00 144.375.222.213,49

B.12. Ekuitas Dana Investasi

1.648.022.413.506,95

1.461.972.621.476,03

Laporan Keuangan Tahun 2010

43

Pemerintah Kabupaten Garut

Saldo Ekuitas Dana Cadangan per

31 Desember 2009 dan 2008 adalah sebesar

Rp0,00 dan Rp0,00.

B.13 Ekuitas Dana Cadangan

0,00

0,00

Laporan Keuangan Tahun 2010

44

Pemerintah Kabupaten Garut

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->