Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL PENAWARAN SISTEM INFORMASI APOTIK (MIEL 2011)

Latar Belakang Apotek merupakan merupakan suatu tempat tertentu, di mana dilakukan pekerjaan kefarmasian dan penyaluran sediaan farmasi, perbekalan kesehatan lainnya kepada masyarakat. Dalam prosesnya sehari-hari, apotek seringkali menghadapi permasalahan dalam transaksi pembelian, transaksi penjualan, laporan keuangan bahkan persediaan stok obat (kontrol stok obat). Melihat kondisi yang demikian, kami dari BEESOFT TECHNOLOGY menawarkan suatu sistem informasi apotik (MIEL 2011) yang berbasis desktop dan didukung dengan sistem jaringan client server sehingga pengolahan seluruh sistem tetap terpusat walaupun dalam komputer yang berbeda. Manfaat dan Keuntungan yang akan diperoleh : Bagi Pemilik : 1. Dapat memberikan informasi yang jelas mengenai data obat baik stok obat, harga beli, harga jual, tanggal kadaluarsa, dan lain-lain. 2. Dapat memberikan informasi mengenai transaksi pembelian obat dan transaksi penjualan obat. 3. Dapat memberikan informasi modal, laba kotor dan profit yang didapat dalam rentang waktu yang diinginkan 4. Pemilik dapat mengontrol dan mengawasi kinerja karyawannya secara langsung dan real time tanpa mengganggu pekerjaan karyawan tersebut. 5. Memberikan laporan tambahan lain yang dapat diprint/dicetak. Bagi Karyawan 1. Mempermudah dan mempercepat proses transaksi pembelian dan transaksi penjualan. 2. Memudahkan proses pencarian data obat dan informasi lainnya. 3. Memberikan laporan keseluruhan mengenai transaksi yang dilakukan dalam rentang waktu yang diinginkan. 4. Sebagai laporan pertanggungjawaban harian kepada pemilik apotek/atasan.

Bagi Pelanggan/Konsumen : 1. Konsumen mendapatkan transaksi yang lebih cepat dan efisien. 2. Konsumen mendapatkan harga yang sesuai. Sistem informasi yang kami tawarkan mencakup beberapa hal, antara lain : 1. Sistem Master Data meliputi data obat, distributor, produsen, dokter, pelanggan, perusahaan, admin sistem, dan pembagian level admin. 2. Sistem transaksi meliputi transaksi penjualan, transaksi pembelian, return pembelian dan return penjualan. 3. Sistem backoffice meliputi stok opname/koreksi stok dan setting database. 4. Sistem Laporan meliputi Laporan data obat, laporan pembelian, laporan penjualan, laporan jatuh tempo, laporan kadaluarsa obat, laporan biaya dokter dan laporan kartu stok obat.

Gambar Tampilan Sistem Master Data yang User Friendly

Untuk memberi gambaran yang lebih jelas dan detail mengenai software Sistem Informasi Apotek (MIEL 2011), berikut akan dijelaskan isi dari menu program beserta fungsinya.

1. Sistem Master Data Apotek Fungsi : a. Menambah, merubah dan menghapus data obat, distributor, produsen, pelanggan, dokter, perusahaan dan admin b. Merubah harga obat. c. Mengatur admin dan level dari admin itu sendiri.

2. Sistem Transaksi Fungsi : a. Menampilkan,dan menambah Transaksi Pembelian Obat (Support Barcode Scanner) b. Menampilkan,dan menambah Transaksi Penjualan Obat (Support Barcode Scanner). c. Melakukan Retur Pembelian Obat (Obat kembali ke distributor) d. Melakukan Retur Penjualan Obat (Konsumen mengembalikan obat / membatalkan penjualan)

3. Sistem BackOffice Fungsi : a. Melakukan Stok opname atau perbaikan stok pada obat b. Mengatur Koneksi database.

4. Sistem Laporan Fungsi : a. Laporan Data Obat dan lainnya b. Laporan Transaksi Pembelian dan Laporan Transaksi Penjualan beserta modal, penjualan total, dan profit dalam rentang waktu yang dapat ditentukan. c. Laporan Modal apotek d. Laporan Kadaluarsa Obat berdasarkan data pembelian obat e. Laporan Jatuh tempo dalam pelunasan kepada distributor berdasarkan transaksi pembelian obat. f. Laporan Biaya dokter jika dalam apotek tersebut juga membuka praktek-praktek kepada dokter-dokter lainnya g. Laporan kartu stok sebagai catatan manajemen stok masing-masing obat.

Alat-alat yang diperlukan : 1. Komputer 2. Software Sistem Informasi Apotek (MIEL 2011) 3. Printer 4. Barcode Scanner

Fungsi 1. Komputer Alat ini diperlukan untuk menyimpan data obat, transaksi, database dan data lainnya. (catatan : tidak perlu beli jika pihak apotek sudah memiliki komputer).

2. Software Sistem Informasi Apotek (MIEL 2011) Software yang kami tawarkan bisa digunakan dalam bentuk jaringan komputer, misalnya komputer pada kasir, apoteker dan pemilik dapat dihubungkan dalam satu jaringan yang nantinya masing-masing komputer bisa menggunakan seluruh data secara bersama-sama. Software ini juga mendukung pembagian level tertentu, sehingga pemilik dapat mengatur batasan user dalam suatu sistem.

3. Printer Alat ini berfungsi untuk mencetak laporan yang diperlukan, sehingga bisa didapatkan hard copy dari suatu transaksi.

4. Barcode Scanner alat ini berfungsi untuk membaca kode digital pada kemasan obat yang pada akhirnya akan memberikan kemudahan, kecepatan serta ketepatan dalam pelayanan terhadap pelanggan. (Kode obat terlebih dahulu disamakan dengan barcode scanner).

Perkiraan Biaya yang dibutuhkan Biaya yang dibutuhkan untuk software kami ini adalah Rp. 4.000.000,- (Empat Juta Rupiah) dan akan mendapatkan lisensi untuk 1 komputer sebagai server dan lisensi komputer klien sesuai kebutuhan dengan garansi software selama 1 tahun. Software yang kami tawarkan juga dapat dicustom (diubah dan dirombak) sesuai kebutuhan pengguna dengan dikenanakan biaya tambahan Rp. 200.000,- per item perubahan atau sesuai dengan kesepakatan. Kami juga menyediakan jasa training dan migrasi database berupa soft copy kedalam database sistem.

Demikian proposal kami, semoga bisa menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan bisnis apotek. Kerjasama dan kabar baik selalu kami nantikan. Terima Kasih.

Hormat Kami,

(Eko Junirianto)

Note: -kalimat Kami juga menyediakan jasa training kurang pantas, mengartikan bahwa training itu adalah optional, diganti dengan kalimat yg lbh pantas seperti biaya training sebesar -untuk pemasangan jaringan computer apakah perlu dimasukkan sebagai optional, bila apotek belum memiliki. Atau tidak perlu disertakan di perkiraan biaya. Kalau perlu silakan dimasukkan.

Contoh : Surat Perjanjian Yang bertanda-tangan di bawah ini : Nama : ........................................................................................................ Umur : ........................................................................................................ Jabatan : ........................................................................................................ Alamat Instansi : ........................................................................................................ Selanjutnya disebut sebagai Pihak 1 (satu) Nama : ........................................................................................................ Umur : ........................................................................................................ Jabatan : ........................................................................................................ Selanjutnya disebut sebagai Pihak 2 (dua) Pasal 1 Pihak 1 (satu) telah mengerti dan setuju dengan tawaran Pihak 2 (dua) untuk membuat Sistem Informasi Sekolah Terpadu serta pengadaan peralatannya. Pasal 2 Pihak 1 (satu) menyerahkan pembuatan Sistem Informasi Sekolah dan pengadaan peralatannya kepada Pihak 2 (dua) dan setuju dengan uang muka sebesar Rp (..) yang diserahkan saat penanda-tanganan perjanjian ini. Pasal 3 Pihak 2 (dua) mengerjakan pekerjaan sebagaimana disebut dalam pasal 1 (satu) dan membagi pekerjaannya dalam beberapa tahap serta dibayar lunas tiap menyelesaikan tahap pekerjaannya. Pihak 2 () , .. Pihak 1 ()

Anda mungkin juga menyukai