Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Berdasarkan hasil penjajagan yang peneliti lakukan pada Kantor Desa Cibogo
Girang Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta, menunjukan bahwa Pelaksanaan
Kepemimpinan EIektiI belum terealisasi, hal ini terlihat dari beberapa indikatr
sebagai berikut: 1)m2) Proses Pembelajaran 3) Perilaku Pegawai 4) Hasil Akhir.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptiI dengan teknik pengumpulan data meliputi penelitian lapangan yang terdiri
dari observasi non partisipan dan wawancara. Analisis data, dilakukan dengan
menggunakan Fenomenologi.
Berdasarkan hasil analisis peneliti, yang dilakukan pada Kantor Desa Gunung
Hejo Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta, diperoleh gambaran bahwa azas-
azas pelatihan yang baik masih belum dilaksanakan secara penuh oleh Kepala Desa
seperti kurang terjalinnya pemerataan tiap bidang dalam penunjukan untuk mengikuti
program pelatihan antara bidang satu dengan yang lainnya, azas tersebut belum
sepenuhnya dilaksanakan oleh Kepala Desa, sehingga hal ini tidak dipungkiri dapat
berpengaruh pada tidak terjalinnya transIormasi keilmuan dengan bidang yang
lainnya.
Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu, bahwa Kepala Desa Gunung Hejo
Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta dalam mengikuti pelatihan belum
sepenuhnya eIektiI melaksanakan azas-azas pelatihan secara menyeluruh, sehingga
kinerja pegawai tidak berubah dan cenderung sama saja dari sebelumnya. Adapun
hambatan yang ada yaitu : Kepala Desa yang kurang mengetahui sejauh mana daya
serap pegawai program pelatihan pada materi pelatihan yang telah diberikan, dan juga
dapat mengetahui dampak dari program pelatihan yang diikuti para pegawai dalam
hal peningkatan knowledge, skill dan attitude mengenai suatu hal yang dipelajari
dalam pelatihan Dalam komponen ini terdapat hal yang lebih spesiIik lagi yang dapat
diukur, yaitu kesesuaian keahlian Kepala Desa dengan bidang materi, kemampuan
komunikasi dan keterampilan Kepala Desa dalam mengikutsertakan pegawai
pelatihan untuk berpartisipasi.
Saran-saran yang dapat peneliti berikan antara lain : seharusnya Kepala Desa
dapat lebih mengetahui kapasitas pegawainya yang akan diikut sertakan dalam
program pelatihan. Sehingga Kepala Desa dapat bertindak sama rata terhadap
pegawai dalam mengajukan program pelatihan. Sehingga tranIormasi keilmuan tidak
hanya terjadi pada satu bidang saja. Karena dengan pelatihan yang baik, pegawai
dapat menyerap pembelajaran untuk mengetahui peningkatan pengetahuan,
keterampilan dan sikap yang diperoleh dari materi pelatihan.