P. 1
Data Tawuran

Data Tawuran

|Views: 22|Likes:
Dipublikasikan oleh Seftian Haryadi

More info:

Published by: Seftian Haryadi on Nov 09, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2012

pdf

text

original

BOGOR (Pos Kota) – Dalam kurun waktu setahun yakni 2010 lalu, tujuh nyawa melayang sia-sia

akibat tawuran . Lima diantaranya pelajar, sementara dua lagi merupakan warga yang kebetulan melintas. Tak mau kecolongan lagi, Dinas Pendidikan Kota Bogor membentuk Satuan Tugas Pelajar dan menggelar razia terhadap pelajar Selasa (20/9) siang. Dalam razia yang berlangsung di Jalan Pajajaran hingga Tugu Narkoba Jalan Sholeh Iskandar, tiga pelajar tertangkap petugas membawa senjata tajam. Dua pelajar diantaranya kedapatan membawa clurit. Pelajar Kelas 2 SMA PGRI 2 yang mengetahui keberadaan Satgas sempat berusaha melarikan diri dengan bersembunyi ditempat penjualan bungan. Namun kesiapan petugas, ia berhasil ditangkap. Saat digeledah tasnya, ternyata ada clurit. Pelajar ini lalu menjadi bulan-bulanan warga yang berada dilokasi razia. Ia diamankan petugas ke Mapolsek Bogor Utara, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Usai merazia Jalan Pajajaran, petugas lalu bergerak ke Plaza Jambu Dua.

Dari lokasi ini, petugas mendapatkan dua pelajar yang membawa senjata tajam, masing-masing gir motor dan clurit. Mereka yang terjaring, sempat dipukuli sejumlah abang ojek yang mangkal dekat mall ini. Keduanya lalu dibawa ke Polsek Bogor Utara, guna menghindari amuk massa yang lebih luas. Sweeping pelajar ini, terkait aksi brutal siswa SMA 6 Jakarta terhadap wartawan. “Kecaman masyarakat dan dunia pendidikan, kami jawab dengan razia. Hasilnya 3 pelajar tertangkap membawa senjata tajam. Mereka kami serahkan ke polisi,” kata TB Ruyani, Ketua Satgas Pelajar Kota Bogor. Razia yang melibatkan puluhan wartawan Bogor yang tergabung dalam Forum Wartawan Harian Bogor (FWHB) dengan Satgas Pelajar Kota Bogor dalam rangka mengungkapkan rasa keprihatinan ini, disambut positif masyarakat. Menurut warga, pelajar seharusnya menuntut ilmu dengan membawa buku dan pensil, dan buka membawa clurit dan gir motor. Warga semakin kesal, karena salah satunya yang tertangkap membawa clurit, ternyata masih duduk di kelas 1 SMA Yapis.

karena mereka memang brutal. TB Ruyani. agar korban nyawa berikutnya. “Teman kita wartawan yang menjadi korban merupakan teman kerja kita. Dengan kejadian ini. Seharusnya siswa SMA 6 menghargai profesi dan tugas wartawan. aksi tidak terpuji dan mencontohkan aksi brutal yang tidak patut dicontoh. Kapolres Bogor Kota. (yopi/dms) . Menurutnya.” kata Ruyani. jika wartawan memberitakan sekolahnya. bisa dihindari. aksi para siswa SMA 6 yag menganiaya wartawan. agar razia terus dilakukan. saya rasa wajar. yang juga koordinator razi menyesalkan. AKBP Hilman menyambut baik razia yang dilakukan Satgas Pelajar. Hilman meminta.Aksi keprihatinan diawali dengan doa di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor di Jalan Pajajaran Bogor Utara.

membawa senjata tajam saja bisa terancam hukuman enam tahun penjara." lanjut dia. membawa senjata tajam. Kapolresta Bogor. bagaimana mereka mendidik anak mereka sehingga ketika keluar rumah tidak berperilaku seperti itu. bagaimana memberi pemahaman kepada mereka bahwa perkelahian itu ada sanksinya. Akibatnya.. Dikatakan Hilman." kata Dede. (PRLM). Demikian dikatakan Bendahara Satuan Tugas Pelajar Kota Bogor. Sampai saat ini. lanjut Hilman. pada kenyataannya. (A-155/das)*** . Namun ternyata tingkat tawuran antarpelajar terus menunjukkan tren peningkatan. Dengan demikian.Selama kurun waktu 2010-2011. siswa bebas dan terus membandel karena tidak ada efek jera yang bisa diterapkan. Padahal. sudah ada 120 siswa yang kita keluarkabn secara tidak hormat pada tahaun 2010-2011 karena terlibat tawuran. sedikitnya 120 siswa dikeluarkan secara tidak hormat dari sekolahnya karena terlibat tawuran. "Hanya saja. AKBP Hilman yang dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan mengerahkan Satuan Bina Masyarakat Polresta Bogor untuk melakukan roadshow ke seluruh sekolah menengah yang ada di Kota Bogor untuk mengantisipasi semakin maraknya kasus tawuran yang ada di Kota Bogor." kata Hilman. "Hal ini sebagai langkah pembinaan anak sekolah. Meski demikian. di sela-sela penyuluhan antitawuran yang dilaksanakan di SMK Bina Warga. Menurut dia. telah ada beberapa kasus tawuran yang diproses secara hukum. ada sekitar 70 SMK baik swasta maupun negeri yang ada di Kota Bogor. tindakan tegas mengeluarkan siswa tersebut sebenarnya sudah menjadi kesepakatan bersama seluruh kepala sekolah se Kota Bogor yang dideklarasikan untuk mengantisipasi tawuran antarpelajar. Rabu (21/9). hingga menyimpan senjata tajam. serta terlibat aksi kenakalan remaja. Bahkan. seharusnya sekolah juga bisa memainkan perannya untuk memberikan pendidikan moral serta kedisiplinan kepada siswanya di sela-sela jam sekolah. "Peran orangtua juga perlu. baru sekitar empat sekolah yang tegas menindak siswanya yang kedapatan terlibat tawuran atau membawa senjata tajam. tingkat tawuran bisa diredam.BOGOR. Selain itu. Menanggapi maraknya tawuran yang semakin marak. Namun. diperlukan peran aktif pihak sekolah misalnya dengan tindakan tegas bagi siswa yang kedapatan tawuran atau membawa senjata tajam serta peran aktif dari orangtua siswa. tidka banyak sekolah yang berani dengan tegas mengeluarkan sanksi tersebut karen khawatir enggak punya siswa. "Khusus untuk SMK Bina Warga. kenakalan remaja. Dede Suherman yang juga Wakil Kepala Bidang Kurukulum SMK Bina Warga 1. belum banyak sekolah yang tegas menindak siswanya yang kedapatan terlibat tawuran atau menyimpan senjata tajam sehingga tingkat tawuran di Kota Bogor terus meningkat. Padahal." tuturnya. tindakan tegas ini dinilai Dede mampu mengurangi tingkat tawuran pelajar pada tingkat sekolah.

(OL-11) . tiap hari terjadi tawuran di lima titik di Kota Bogor. Berdasarkan data dan informasi dari berbagai sumber. Bukan saja tiap hari ada. kualitas atau banyaknya korban meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.BOGOR--MICOM: Kondisi tawuran di wilayah Bogor. aksi tawuran pelajar di Kota Bogor. "Kritis. juga kerap terjadi pada malam hari dan merata. tepatnya di Kota Bogor ada dalam level kritis. Begitu juga dari modusnya dan kini tawuran di Kota Bogor juga sudah melibatkan bocah-bocah sekolah dasar (SD) dan pelajar perempuan. tapi. Baik dari kuantitas kejadian. Dalam satu hari tawuran terjadi di lima titik dengan melibatkan banyak pelajar." kata Ketua Pelaksana Harian Satgas Pelajar Kota Bogor Tb Ruchyani. termasuk dari Satuan Petugas (Satgas) Kota Bogor.

3/$3.:7..7.907-.803.30/. /..3..3.3%:.99.82033/.3.3. .7.8.9/.3 202-.3:7:::2$3.2803...9..2.9/.9:    80/93.:7:3.3/49.88..99.3 -0:2-..390.$.3803.5.: 20325.2 8079...3:.:7.9.3907-.703.05.3.3/..7 804.3.8!0.447 0/0$:072. #.380.9.  #  !# $0.447907:82033.503::..93.749.9  02.9.399.3.:7.-: .303/...7.3..9.804.7. /80.9. 08 /02.803.9. 88..7.:7. 80.9:.99.472.9.3702..3/.907-./0:.

803./..09.3-07.8049.  !07..:7.3.0:.3907:8202-..8..7. 5.3.38 90780-:9.447:39:203.32./84 080:7:804.9.0:.:5:33007.30/...7. -./80.2.9. 88.383.3 05.8:/.7./907.804.3  $.95.350.:202-.3.8... 03.7:809..:7.3..7.3-8.7 025.28.28079.3/57480880.:7.9./.39.3:39:203.9..-.99./.9/.7.82033/.29./0805.320307./..73.3. 8:/./.2070.-0-07. -07507.9. 80:7:05.507..2   .5. 93/.2:3 9073.3.3 .447 !2. 93/.9!47089..9..3907-.907-.:7.39.89..3././70/..3.7.-8.39:.447 .8:89.9703..88..:202-.:8050799: 9:9:73.:7.3802.8.3 .3.8 203.75.2804.5./.93 .3.9.7.03.3/03.3:9/.32..7.3  93.907.93.82030:..3 90.3//0. -.99.447:39:20..502-3.3..347..397035033.3803.25: 203:7.374.3...3985.-8.89.33..8/.30/.3./.7.9.88.9. :8:8:39:$3.3.8.9.203//./.77:2.2.2.2070.804. 80.33./.90780-:980-03.3.2.8079.804..9804.:7.9/.305..9/..5:3.:7.804.-.:7..25.9.750..99.202.703.3-8.39: 80.28.7  .390..8-.3.9.303.88.39.390.0/853..809..7 $-.2:3 -. $0.8. .803.:3503..9.99..35.3.91/.3702.7.-380....3507.547089.3.0/0  03:7:9/.507: -.202-07502. !..8802..2  !.9.388..7:83..9.447 .93.9.-0-./49.3503//. 88.7. ../.93.3.5. ./.39.8:89. .20325.3  03.803.9.20303.7907:8203:3:.3.447.747.3.3.82030:..83/3..32.703.. 3..39:. 472.3-078.5070./.703.380-.:39: 202-07...9804.7.:.3507.2  .3 .3:92..2.9.39:./49.3./49..01007. 803.:...2 ::2.3 /507:./.750.99.0/02.3 202-.915.3.3.390. 9/.3985.3..2.2070.3 03.:.9.804. .88.33./03./.9:..52.3/02.:7.9.3.390.::2 .3247.3.3/0 .393/.9.9.:7.5.38.3$.3/43172.393.:3   .203..88..8.390.

/.8          .

. 804.2.9.9.3/49.8:/.350.8 $.  #  43/89.8../.:7.3././49.07.3 :.99/03..:-.9.7$.3.447./.5907.9:.7907.5.7.7/49....3207./.3     .7 $ /.:7.7/.7..3/.80.447%-#:.9./9.28.7:./.447 ..399.20..8.7507025:.9.7   798 :.3!09:.3-././.47-.9:.447:. -4.350..:7.9.3-4. 447 ..3907.3.79.0798   .8:/.7.3/2.:7.8!0.9/-.8:2-07 9072.5.724/:83.38.//2.9.89.2.9.3./.8 49..3/39.9.:3 9.447 :.3/.   09::.447 905.339.99/49.09:.32033.3   07/./.9.8.320-.8.   .5 9.749.20-.8/.50../5.93.3$./.:3 80-0:23. 9.7-07-..:7.331472. !0.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->