Anda di halaman 1dari 35

PELUANG

[cv. \1 1T/ .cnc.c 1


STANDAR KOMPETENSI:
Menggunakan aturan statistika,
kaidah pencacahan, dan sifat-
sifat peluang dalam pemecahan
masalah.
4mpetensi Dasar
Menentukan ruang sampel suatu
perc4-aan
Menentukan peluang suatu kejadian dan
penafsirannya
|:/ .i /:jJ:
Perc4-aan:
perc4-aan adalah suatu tindakan atau kegiatan yang
dapat mem-erikan -e-erapa kemungkinan hasil
Ruang Sampel:
ruang sampel adalah himpunan semua hasil yang
mungkin dari suatu perc4-aan
ejadian:
ejadian (event) adalah salah satu su-himpunan
(su-set) A dari ruang sampel S
4i4
sepuluh kartu identik di-eri n4m4r 0, 1, 2, 3,., 9
dan ditempatkan dalam se-uah k4tak tertutup
diam-il satu kartu secara acak dan mengamati
n4m4r kartu yang teram-il.
Ruang sampel S = = , 9 , 8 , 7 , 6 , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 , 0
Angka-angka 0,1,2,3, ., 9 adalah angka-angka yang mungkin terpilih dalam
perc4-aan di atas dise-ut titik sampel atau angg4ta ruang sampel
Sem-arang himpunan -agian dalam ruang sampel dinamakan kejadian atau
event (E), misal E = adalah kejadian kartu yang teram-il
-ern4m4r ganjil
= 9 , 7 , 5 , 3 , 1
i:
Dua kartu akan diam-il secara acak dari
k4tak -erisi kartu -ern4m4r 0, 1, 2, 3, . ,
9.
Tentukan ruang sampel perc4-aan
terse-ut
Berikan c4nt4h satu kejadian yang
-erkaitan dengan ruang sampel terse-ut
Te4rema
Jika ruang sampel S terdiri dari titik-titik sampel
yang serupa sehingga masing-masing
mempunyai peluang yang sama dan E adalah
kejadian yang diharapkan terjadi maka:
dengan n(E): banyak anggota E
n(S): banyak anggota ruang
sampel



S n
E n
E P
4i4
Perc4-aan pengam-ilan se-uah kartu
secara acak dari k4tak -erisi 10 kartu
identik -ern4m4r 0, 1, 2, 3, ., 9.
= 1
1
E
adalah kejadian teram-il kartu -ern4m4r 1
Berapa peluang teram-il kartu -ern4m4r 1?
Setiap kartu identik, sehingga setiap kartu mendapat peluang yang
sama untuk terpilih.
Banyak angg4ta E
1
atau n(E
1
)= 1
Banyak angg4ta ruang sampel n(S) = 10
10
1



1
1

S n
E n
E P
Peluang teram-il kartu -ern4m4r 1 adalah:
4i4
Perc4-aan pengam-ilan se-uah kartu secara
acak dari k4tak -erisi 10 kartu identik -ern4m4r 0,
1, 2, 3, ., 9.
= 9 , 7 , 5 , 3 , 1
2
E
adalah kejadian teram-il kartu -ern4m4r ganjil
Berapa peluang teram-il kartu -ern4m4r ganjil?
Setiap kartu identik, sehingga setiap kartu mendapat peluang
yang sama untuk terpilih.
Banyak angg4ta E
2
atau n(E
2
)= 5
Banyak angg4ta ruang sampel n(S) = 10
Peluang teram-il kartu -ern4m4r ganjil adalah:
2
1
10
5



2
2

S n
E n
E P
4i4
Perc4-aan pengam-ilan se-uah kartu secara
acak dari k4tak -erisi 10 kartu identik -ern4m4r 0,
1, 2, 3, ., 9.
= 9 , 8 , 7 , 6 , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 , 0
3
E
adalah kejadian teram-il kartu -ern4m4r 0,1,2,3,., atau 9
Berapa peluang teram-il kartu -ern4m4r 0, 1,2,3, .,9?
Setiap kartu identik, sehingga setiap kartu mendapat peluang yang sama
untuk terpilih.
Banyak angg4ta E
3
atau n(E
3
)= 10
Banyak angg4ta ruang sampel n(S) = 10
Peluang teram-il kartu -ern4m4r ganjil adalah:
1
10
10



3
3

S n
E n
E P
4i4
Perc4-aan pengam-ilan se-uah kartu secara
acak dari k4tak -erisi 10 kartu identik -ern4m4r 0,
1, 2, 3, ., 9.
=
4
E
adalah kejadian teram-il kartu -ern4m4r 10
Berapa peluang teram-il kartu -ern4m4r 10?
Setiap kartu identik, sehingga setiap kartu mendapat peluang yang sama
untuk terpilih.
Banyak angg4ta E
4
atau n(E
4
)= 0
Banyak angg4ta ruang sampel n(S) = 10
Peluang teram-il kartu -ern4m4r 10 adalah:
0
10
0



4
4

S n
E n
E P
isaran nilai peluang suatu kejadian
Misalkan S adalah ruang sampel dan E
adalah kejadian yang diharapkan terjadi
= = S E maka E dari S E Karena ,
S n E n n sehingga A A






S n
S n
S n
E n
S n
n
A A

1 0 A A E P
P(E) = 0, maka kejadian E dise-ut kejadian yang tidak mungkin terjadi
P(E) = 1, maka kejadian E dise-ut kejadian yang pasti terjadi
4i4
1. Se-uah dadu dilempar sekali.
Tentukan:
a. ruang sampel perc4-aan terse-ut dan
jumlah angg4ta ruang sampel.
-. peluang muncul mata dadu ganjil
c. peluang muncul mata dadu kurang dari 4
Pem-ahasan:
a.Ruang sampel
= 3 , 2 , 1
2
E
= , 6 , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 S
-. misal E
1
adalah kejadian muncul mata dadu ganjil
6 S n
= 5 , 3 , 1
1
E
3
1
E n
2
1
6
3



1
1

S n
E n
E P
Jadi peluang muncul mata dadu ganjil adalah
Jumlah angg4ta ruang sampel
c. Misal E
2
adalah kejadian muncul mata dadu kurang dari 4
3
2
E n
2
1
6
3



2
2

S n
E n
E P
2
1
Jadi peluang muncul mata dadu kurang dari 4 adalah
2
1
4i4
1. Dua uang l4gam dilempar -ersama-
sama satu kali. Tentukan peluang:
a. munculnya satu sisi gam-ar
-. munculnya dua gam-ar
|:/.
Ruang sampel
= , , , , , , , S
4 S n
a. Misal E
1
adalah kejadian munculnya satu sisi gam-ar
= , , ,
1
E
2
1
E n
2
1
4
2



1
1

S n
E n
E P
Jadi peluang muncul
satusisi gam-ar adalah
2
1
-. Misal E
2
adalah kejadian muncul dua gam-ar
= ,
2
E 1
2
E n
4
1



2
2

S n
E n
E P
Jadi peluang muncul dua sisi gam-ar adalah
4
1
$4/
Dari dalam se-uah k4tak terdapat 4 kelereng
merah, 3 kelereng -iru, dan 2 kelereng hijau
diam-il secara acak 3 kelereng sekaligus.
Tentukan peluang kelereng yang teram-il terdiri
dari:
a. 2 kelereng merah dan 1 kelereng -iru
-. 1 kelereng merah, 1 kelereng -iru, dan 1 kelereng hijau
c. etiganya -erwarna merah
Jawa-:
a. Banyak kelereng seluruhnya ada 9
Banyak cara pengam-ilan 3 kelereng sekaligus dari
dalam k4tak adalah .
84
! 3 ! 6
! 9
3 9

Jadi jumlah semesta pada pengam-ilan tiga dari
sem-ilan kelereng adalah
84 S n
ada 4 kelereng merah sehingga -anyak cara
pengam-ilan 2 kelereng merah dari dalam k4tak ada
6
! 2 ! 2
! 4
2 4

sedangkan -anyak cara pengam-ilan 1 kelereng -iru adalah
3
! 1 ! 2
! 3
1 3

/(/ji
Banyak cara pengam-ilan 2 kelereng merah dan 1
kelereng -iru adalah sehingga
P(2m,1-) =
18 3 . 6
1 3 2 4
L
14
3
84
18

-. Dengan cara yang sama peluang teram-il 1 kelereng merah,


1 kelereng -iru dan 1 kelereng hijau adalah:
P(1m,1-, 1h) =
7
2
84
2 . 3 . 4
3 9
1 2 1 3 1 4

L L


c. Peluang teram-il ketiga kelereng terse-ut merah adalah:
P(3m) =
21
1
84
4
3 9
3 4

rekuensi harapan
rekuensi harapan suatu kejadian pada
perc4-aan yang dilakukan N kali adalah hasil
kali peluang kejadian terse-ut dengan
-anyaknya perc4-aan.
dirumuskan se-agai:
E P N E F
h
L
4i4
Dua dadu dilempar -ersamaan se-anyak 36 kali.
Tentukan frekuensi harapan munculnya mata dadu
-erjumlah 11 atau 12
Jawa-:
Misalkan E adalah kejadian muncul jumlah mata dadu
11 atau 12, maka
4i4
Dua dadu dilempar -ersamaan se-anyak 36 kali. Tentukan
frekuensi harapan munculnya mata dadu -erjumlah 11 atau
12
= 3 ; 6 , 6 , 6 , 6 , 6 , 5 E n E
kali E P N F
S n
E n
E P
h
3
12
1
36 ,
12
1
36
3


L L
:jJ: |j:/
4mplemen suatu kejadian E ditulis E
c
adalah kejadian tidak terjadinya E
C4nt4h:
Misalkan pada perc4-aan mengam-il satu kartu dari
delapan kartu yang di-eri n4m4r 1,2,3,4,5,6,7,dan 8 dari
dalam se-uah k4tak
= 8 , 7 , 6 , 5 , 4 , 3 , 2 , 1 S
= 4 bernomor kartu erambil kejadian t adalah 3 , 2 , 1 E fika

c
E : ejadian tidak teram-il kartu < 4
= 8 , 7 , 6 , 5 , 4
c
E
u-ungan antara
dan
c
E P E P
1







S n
S n
S n
E S n
S n
E n
E P E P
c
1 E P E P
c

Pada perc4-aan di atas
8
5
dan
8
3

c
E P E P
$4/
Se-uah k4tak -erisi 5 -4la merah, 3 -4la
putih, dan 2 -4la kuning. Tentukan peluang
teram-il -4la -ukan kuning
/
Seluruhnya ada 10 kelereng n(s)=10
Misal adalah kejadian teram-il kelereng kuning, kelereng
kuning ada 2, maka n()= 2
5
1
10
2



S n
K n
K P
kuning bukan kelereng erambil kejadian t :
c
K
5
4
1 K P K P

ejadian majemuk
Misalkan E
1
dan E
2
adalah dua kejadian
pada perc4-aan yang sama:





2 1 2 1 2 1
2 1
S n
E E n E n E n
S n
E E n
E E P
Y



2 1 2 1 2 1
E E P E P E P E E P Y .(1)
Dua kejadian saling lepas
Dua kejadian yang saling lepas (saling
asing:/sjont) merupakan dua kejadian
yang tidak dapat terjadi secara -ersamaan
Y
2 1
E E
0



2 1
2 1

Y
Y
S n
E E n
E E P
Sehingga (1) menjadi:

2 1 2 1
E P E P E E P
s4al:
Pada perc4-aan melempar se-uah dadu
satu kali. A adalah kejadian muncul mata
dadu prima. B adalah kejadian muncul
mata dadu kelipatan 3. tentukan peluang
kejadian muncul mata dadu prima atau
kelipatan 3
Jawa-:
n(S) = ..
ejadian A adalah muncul mata dadu prima
= .... ; ..... n
ejadian B adalah muncul mata dadu kelipatan 3
= .... ; ..... n
ejadian muncul mata dadu prima dan kelipatan 3 adalah
= ..... maka
.... n
...



S n
n
P Jadi
S4al:
Se-uah kant4ng -erisi 10 kelereng merah,
18 kelereng hijau, dan 22 kelereng -iru.
Dari dalam kant4ng terse-ut diam-il
se-uah kelereng secara acak. Tentukan
peluang teram-il kelereng merah atau
-iru.
Jawa-:
n(S) = 50
A adalah kejadian teram-il kelereng
merah
B adalah kejadian teram-il kelereng hijau
C adalah kejadian teram-il kelereng -iru
A,B, dan C adalah kejadian yang saling
lepas
/ji
......
.....


dan
........
......



S n
n
P
S n
n
P
....
...
....
....
....
...
Jadi P P P
Dua kejadian saling -e-as
Dua kejadian yang salng bebas artinya
kejadian yang satu t/ak mempengaruh
kejadian yang lain
Dua kejadian E
1
dan E
2
salng bebas jika
dan hanya jika

2 1 2 1
E P E P E E P L Y
ontoh:
Dua keping uang l4gam dilempar
-ersama. Misalkan A adalah kejadian
muncul gam-ar pada keping pertama dan
B adalah kejadian muncul gam-ar pada
keping kedua. Tentukan peluang kejadian
A dan B
v.v:
arena ada dua k4in yang -er-eda, maka
kejadian pada k4in pertama t/ak
berpengaruh pada kejadian pada k4in
kedua, artinya A /an B merupakan dua
kejadian yang salng bebas.
P P P L Y
.......
......
...
...
...
...
L
Soal:
Dua dadu dilempar -ersamaan, satu
-erwarna merah dan yang lain -erwarna
-iru. Jika A adalah kejadian muncul mata
2 pada dadu merah dan B adalah kejadian
muncul jumlah mata dadu adalah 5.
apakah kejadian A dan B saling -e-as?
awab:
P(A) = ...
P(B) = .
... Y
...... Y P
..... ...... ..... Y P
P Y
Sehingga A dan B ........