Anda di halaman 1dari 14

KELOMPOK 5 :

Ari Setyawan Ninda Istriyana Setyowati Yessiana Yulinda P

0220100050 0220100066 0220100074 0220100078

Diagram Bebas
Diagram benda bebas (free body diagram) adalah gambar yang menunjukkan gaya-gaya yang bekerjapada benda
Penyelesaian dinamika benda: Gambar diagram benda bebas Pilih sistemkoordinat yang sesuai Gunakan hukum-hukum gerak Newton Selesaikan persamaan-persamaan

Diagram Benda Bebas


Diagram benda bebas adalah metode yang dapat diandalkan untuk memisahkan semua gaya dan momen yang harus dimasukkan dalam persamaan kesetimbangan kita.
Dalam 3 dimensi, diagram benda bebas juga memberikan makna pokok yang sama seperti dalam dua dimensi dan harus selalu digambarkan. Penggambaran yang benar dari gaya gaya pada diagram benda bebas tadi memerlukan pengetahuan mengenai karakteristik permukaan sentuh.

Tujuan pokok dari diagram benda bebas adalah untuk membuat gambar yang dapat diandalkan dari fisik semua gaya (termasuk kopel jika ada) yang bekerja pada sebuah benda, adalah sangat berguna bila kita menggambarkan gaya dalam arahan fisiknya yang benar sedapat mungkin.

Dua benda berjajar di bidang datar dan diagram benda bebasnya

Benda bebas pada benda miring

Dapat dipilih sumbu x pada arah sejajar bidang miring

Diagram Benda bebas pada pesawat Atwood

Asumsi berkaitan dengan penyederhanaan: Tali tak bermassa tegangan tali konstan Tali tidak mulur a1y = -a2y Katrol tidak bermassa hanya mengubah orientasi tali mk = 0; T1 = T2

Tumpuan
Macam macam tumpuan : 1. Tumpuan Rol 2. Tumpuan Sendi 3. Tumpuan Jepit

Tumpuan Rol
Konstruksi tumpuan rol biasanya berupa silinder pejal

yang berada disuatu bidang gelincir. Bagian atas tumpuan rol dapat bergeser atau bergerak searah bidang gelincir rol. Karena dapat bergerak pada arah bidang gelincirnya maka tumuan rol tidak dapat menahan gaya pada arah bidang gelincir rol. Pada suatu struktur dua dimensi, tumpuan rol mempunyai sifat hanya dapat menahan gaya pada arah tegak lurus bidang gelincirnya, sehingga tumpuan rol hanay memiliki satu reaksi yaitu reaksi pada arah tegak lurus bidang gelincir rol. Sehingga dalam perhitungan ada satu nilai yang belum diketahui yaitu reaksi arah tegak lurus bidang gelincir rol

Tumpuan Sendi
Konstruksi tumpuan sendi biasanya berupa rol dalam suatu

ruangan. Bagian atas tumpuan dapat berotasi atau berputar terhadap bagian bawah, namun tidak dapat bergerak arah vertikal maupun horizontal. Pada struktur dua dimensi, tumpuan sendi bersifat dapat menahan gaya-gaya pada arah horizontal maupun vertikal. Ini berarti pada tumpuan sendi 2D akan terdapat dua reaksi, yaitu reaksi arah vertikal dan arah horizontal. Dalam perhitungan kedua reaksi tersebut menjadi dua nilai yang belum diketahui dan harus ditentukan. Pada struktur tiga dimensi, tumpuan sendi hanya dapat menahan gaya pada arah sumbu X, sumbu Y dan sumbu Z. sehingga akan terdapat tiga reaksi tumpuan. Tumpuan sendi tidak dapatmenahan momen, sehingga akan terjado rotasi pada tumpuan sendi.

Tumpuan Jepit
Konstruksi tumpuan jepit biasanya pada tiang yang

ditanam pada pondasi. Tumpuan jepit sama sekali tidak dapat bergerak ataupun berputar. Pada struktur dua dimensi, tumpuan jepit dapat menahan gaya pada arah sumbu X, sumbu Y serta dapat menahan momen. Dalam perhitungan, ketiga reaksi tersebut menjadi nilai yang belum diketahui dan ditentukan. Pada struktur tiga dimensi, tumpuan jepit dapat menahan gaya pada arah sumbu X, sumbu Y dan sumbu Z, serta dapat menahan momen dengan sumbu putar X, sumbu putar Y, sumbu putar Z. sehingga pada tumpuan jepit 3D akan terdapat enam reaksi tumpuan.

Macam-macam Tumpuan dan Reaksinya