Anda di halaman 1dari 7

Ketentuan Umum Tata Cara Izin Melakukan Perkawinan dan Perceraian 1.

Calon suami/isteri PNS dan CPNS K/L adalah WNI yang bersih dari keterpengaruhan organisasi terlarang. 2. Setiap PNS dan CPNS K/L yang akan melangsungkan perkawinan atau perceraian harus mendapatkan izin tertulis dari atasan langsungnya yang diketahui/disetujui oleh Kepala K/L. 3. PNS dan CPNS K/L yang telah melangsungkan perkawinan diwajibkan melapor kepada Sekretaris K/L melalui Kabag. Kepeg dalam waktu selambat-lambatnya 1 tahun setelah perkawinan itu dilangsungkan. 4. Pelanggaran terhadap peraturan perkawinan dan perceraian akan diberikan sanksi. Tata Cara Izin Melakukan Perkawinan PNS dan CPNS K/L yang akan melangsungkan perkawinan, wajib mengajukan permohonan izin kepada Kepala K/L melalui Sekretaris Utama cq Kabag Kepeg paling lambat 20 hari kerja sebelum perkawinan dilangsungkan, dengan melampirkan persyaratan kelengkapan adiministrasi sbb: 1. Surat permohonan izin perkawinan harus diketahui dan disetujui oleh atasan langsung pada unit kerja masing-masing, dengan ketentuan: - Golongan I dan II diketahui oleh pejabat eselon III - Golongan III diketahui oleh pejabat eselon II - Golongan IV diketahui oleh pejabat eselon I 2. Surat persetujuan dari Orang Tua/wali Pegawai dan calon suami/istri. 3. Surat persetujuan calon mempelai suami/isteri. 4. Surat Keterangan dari Lurah/Kepala Desa yang menerangkan: - Surat Keterangan untuk nikah (formulir model N1). - Surat Keterangan asal-usul calon suami/isteri (formulir model N2). - Surat Keterangan orang tua (formulir model N4). 5. Surat Keterangan dari Pimpinan Instansi bagi calon suami/isteri yang bekerja. 6. Surat Keterangan Kelakuan Baik dari POLRI bagi calon suami/isteri. (Asli) 7. Surat Izin Cerai dari dinas bagi janda/duda yang akan menjadi calon suami/isteri Pegawai Negeri. 8. Surat cerai atau keterangan kematian isteri atau suami bagi janda/duda yang akan menjadi calon suami/isteri dan pegawai yang berstatus janda/duda. 9. Fotokopi KTP Calon Suami dan Isteri 10. Fotokopi Kartu Keluarga calon sumai dan isteri

Jakarta, Kepada Yth. Pimpinan K/L di Jakarta Dengan Hormat, Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama NIP Pangkat/Gol. Ruang Jabatan Satuan Kerja Tempat, tanggal lahir Agama Alamat : : : : : : : :

Mengajukan permohonan izin menikah dengan: Nama Tempat, tanggal lahir Agama Pekerjaan Alamat : : : : :

Pernikahan tersebut insya Allah akan dilaksanakan pada: Hari/Tanggal Tempat : :

Bersama surat ini pula kami lampirkan surat-surat yang diperlukan sebagai persyaratan administrasi untuk izin menikah. Demikian atas perhatian dan persetujuan Bapak, kami ucapkan terima kasih.

Mengetahui, Kepala xxx Hormat Kami,

xxx.(nama atasan yg menanfatangani) NIP. xxx

xxx (nama pengusul) NIP. xxx

SURAT PERSETUJUAN ORANG TUA/WALI Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Tempat, tanggal lahir Agama Kewarganegaraan Pekerjaan : Alamat Adalah orang tua dari Nama : Tempat, tanggal lahir Agama Kewarganegaraan Pekerjaan : Alamat : : : : : : : : :

Menyetujui pernikahan anak kami dengan: Nama : Tempat, tanggal lahir Agama Kewarganegaraan Pekerjaan : Alamat : : : : sebagai kelengkapan

Demikian surat persetujuan ini dibuat persyaratan administrasi izin menikah anak kami.

Jakarta, ..

(nama ortu/wali)

SURAT PERSETUJUAN ORANG TUA/WALI Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Tempat, tanggal lahir Agama Kewarganegaraan Pekerjaan : Alamat Adalah orang tua dari Nama : Tempat, tanggal lahir Agama Kewarganegaraan Pekerjaan : Alamat : : : : : : : : :

Menyetujui pernikahan anak kami dengan: Nama : Tempat, tanggal lahir Agama Kewarganegaraan Pekerjaan : Alamat : : : : sebagai kelengkapan

Demikian surat persetujuan ini dibuat persyaratan administrasi izin menikah anak kami.

Jakarta, ..

(nama ortu/wali)

SURAT PERSETUJUAN CALON PASUTRI Yang bertanda tangan di bawah ini : I. Calon Suami: Nama : Tempat, tanggal lahir Agama : Kewarganegaraan Pekerjaan Alamat : II. Calon Isteri: Nama : Tempat, tanggal lahir Agama : Kewarganegaraan Pekerjaan Alamat :

: : :

: : :

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa atas dasar sukarela dan dengan kesadaran sendiri, tanpa paksaan dari siapapun juga, setuju untuk melangsungkan pernikahan. Demikian surat persetujuan ini dibuat sebagai kelengkapan persyaratan administrasi izin menikah. I. Calon Suami, Jakarta, II. Calon Isteri,

(NAMA)

(NAMA)

LAPORAN PERKAWINAN PERTAMA 1. a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. Yang bertanda tangan Nama : NIP : Pangkat/Gol. Ruang Jabatan/pekerjaan Satuan Organisasi Instansi Tempat, tanggal lahir Jenis Kelamin Agama Alamat di bawah ini: : : : : : : : :

dengan ini memberitahukan dengan hormat, bahwa saya: a. Pada tanggal .. b. Di . Telah melangsungkan perkawinan sebagai tersebut di bawah ini: a. Nama : b. NIP : c. Pangkat/Gol. Ruang : d. Jabatan/pekerjaan : e. Satuan Organisasi : f. Instansi : g. Tempat, tanggal lahir : h. Jenis Kelamin : i. Agama : j. Alamat : yang pertama dengan wanita/pria

2. Sebagai tanda bukti bersama ini saya lampirkan: a. Salinan syah surat nikah/akta perkawinan dalam rangkap 1 (satu). b. Pas foto isteri/suami saya ukuran 2x3 cm sebanyak 2 (dua) lembar. 3. Berhubung dengan itu, maka saya mengharapkan agar: a. Dicatat perkawinan tersebut dalam Daftar Keluarga saya. b. Diselesaikan pemberian KARIS/KARSU bagi isteri/suami saya.

4. Demikian laporan ini saya buat dengan sesungguhnya untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya. Hormat saya,

(nama) NIP.