Anda di halaman 1dari 26

Dr. Gitari Rahayu, Sp.

Anak:

Sirkulasi darah otak 65% (dewasa 15%)


10C ( > 380C ) BMR naik 10 15%

Kebutuhan oksigen naik 20%


Nilai ambang kejang 38,3 41,40C

Na+: 142 mEq/L


K+ : 5 mEq/L a: 103 mEq/L

10 mEq/L
140 mEq/L 7 mEq/L

Potensial membran Energi + Enzym Na.K.ATP ase

Cyclus Krebs + O2

Definisi
Bangkitan kejang pada anak yang terjadi pada suhu yang meninggi disebabkan proses ekstrakranium

Patofisiologi : Nilai ambang kejang turun Kecepatan kenaikan temperatur Aktifitas enzim Karbonik Anhidrase meningkat BMR meningkat kebutuhan oksigen otak meningkat Gangguan keseimbangan elektrolit, air

Demam
T : 10C metab. Basal 10 15% & keb. O2 20% Perubahan keseimbangan membran
Difusi ion K dan natrium Muatan listrik lepas >>> Meluas keseluruh sel + melalui neurotransmiter ke sel tetangga Kejang (tergantung tinggi rendahnya ambang kejang anak) Singkat : gx. sisa (-) lama : ( > 15 ) Apneu Kebutuhan O2 hipoksia + hiperkapneu Kebutuhan E metabolisme anaerob asidosis Denyut jantung irreguler Aktivitas otot T0 metabolisme

Edema otak neuron rusak dapat terjadi epilepsy

Faktor yang berpengaruh :


1. Umur : 6 bln 5 thn CHAN 2 thn >>, 4 thn <<

2. Jenis kelamin : : = 2 : 1
3. Suhu badan : 38,30C 41,40 C

4. Faktor keturunan
5. Penyebab demam terbanyak : ISPA disusul saluran cerna

No.
1 2

Penyakit
Tonsilopharingitis Bronchopneumonia

Jumlah
211 131

%
36,9 22,9

3
4 5 6 7

Gastroenteritis
UTI Brochitis Otitis Media Tidak jelas

98
42 37 23 29 571

17,2
7,4 6,5 4,0 5,1 100

Gambaran klinis : 1. Kejang umum 2. Singkat 3. Segera sadar

LIVINGSTONE : Kejang demam sederhana : 1. Umur : 6 bln 4 bln 2. Lama kejang : < 15 menit 3. Sifat umum 4. 16 jam pertama timbulnya demam 5. Tidak ada kelainan neurologi 6. Frek. < 4x 1 tahun

7. EEG normal
Kejang demam kompleks (Epilepsi yang diprovokasi demam)

Diagnosa
Anamnesis, Pemeriksaan fisik, Penunjang

Panas ?
Kejang ?

Pola
Lama Frekuensi

Keadaan
Sebelum Selama Sesudah

Riwayat keluarga
Kejang demam Penyakit syaraf

Riwayat sebelumnya
Kehamilan Persalinan Penyakit dahulu

Perkembangan mental, motorik

Proses intrakranial Rangsangan meningeal (kaku kuduk, Kernig sign, Brudzinski I, II) Paresis, paralisa Spastisitas

Reflek patologis
Reflek fisiologis Tingkat kesadaran Pemeriksaan darah

Darah lengkap
Glukosa darah, elektrolit, ureum, Ca

Pungsi lumbal
Tekanan; warna; konsistensi None, pandi CEL: PMN/MN Kimia darah : glukosa, protein

Transiluminasi kepala
Funduskopi Foto tengkorak, EEG, dll

Diagnosa banding Kejang pada anak : Gejala Gangguan primer : ekstra atau intrakranial

A.

Kelainan Intrakranial B. Gangguan metabolik Meningitis Abses otak Hypoglicemia Defisiensi Vit. B6

Encephalitis
Toxoplasmosis Inf. Subdural Inf. Epidural Cytomegali

Gangguan elektrolit
Keracunan C. Epilepsi

Inclusion D.

Penatalaksanaan A. Pengobatan akut Menghilangkan kejang Turunkan panas

Pengobatan penyebab panas


Suportive B. Pengobatan pencegahan Intermittent Terus menerus

B A G A N M E M B E R A N T A S
K E J A N G

DIAZEPAM do. iv : 0,3 mg/kgBB/x Rectal : < 10 kg : 5 mg > 10 kg : 10 mg tunggu 15 menit Kejang Kejang + Pemberian diazepam dapat diulang dengan cara dan dosis yang sama

PHENOBARBITAL Dosis awal : neonat : 30 mg IM 1 bln 1 thn : 50 mg IM 1 tahun : 75 mg IM 4 jam kemudian Pengobatan Maintenance Phenobarbital dengan dosis : pada hari 1 & 2 : 8 10 mg/kgBB hari berikutnya : 4 5 mg/kgBB (terbagi dalam 2 dosis) Diazepam Diazepam

15 Kejang +

15 Kejang + Phenobarbital + Paraldehid 15 Kejang + General anasthesi


Faktor lain

KEJANG :
Kelainan syaraf mendadak Merupakan suatu gejala bukan penyakit OK : gangguan fungsi otak (kelainan/penyakit) t0 tinggi Radang selaput/otak Gangguan elektrolit Gangguan metabolisme

Trauma
Tumor Dll

Bersamaan mengatasi kejang : Bebaskan jalan nafas Tidur posisi supine cegah trauma O2 Antipiretika : Acetasol, parasetamol Kompres dingin Hybernasi : largactil 2 4 mg/kgBB, phenergen 4 6 mg/kgBB Cari penyebab demam Kejang > 30 Cortison : 20 30 mg/kgBB Dexametason : 0,5 0,6 mg/kgBB parenteral Keseimbangan air elektrolit iv

Pengobatan Pencegahan

Kejang dapat terjadi sewaktu panas


Kejang lama dapat menyebabkan kerusakan otak Pencegahan terus menerus

Phenobarbital 10 25 ug/ml
8 10 mg/kgBB (selama 2 3 hari) 4 5 mg/kgBB/hari selama 2 3 tahun bebas kejang/umur 5 6 thn

CLIFFORD F.R. :
1. Kejang demam > 1x
2. Kejang berlangsung lama 3. EEG kelainan 4. Umur < 6 bulan : > 5 tahun 5. Kelainan perkembangan / neurologi 6. Pernah kejang tanpa panas

Pencegahan Intermitten : Diazepam : 0,4 0,6 mg/kgBB (peroral/per rectal) Luminal, dilantin tidak efektif Panas (+); pada penderita dengan riwayat pernah kejang demam

Kasus yang perlu MRS :

1. Kejang berlangsung lama


2. Kejang 2x dalam 24 jam status konvulsi

3. Tidak segera sadar


4. Umur < 6 bulan ; > 6 tahun 5. Anamnesa sulit dipercaya

Prognosa 1. Berulangnya kejang demam < 1 tahun faktor keturunan 2. Epilepsy : Livingstone 3% : KDS 90% : KDK kelainan perkembangan dan neurologis

3. Kelainan motorik 0,1 0,2% hemiparese permanen


4. Gangguan mental dan belajar Nelson : kejang > 15 & > 1x/1 hari Ellenberg : gangguan mental/belajar Tidak ada perbedaan gangguan mental belajar

Kesimpulan : 1. Kejang hanya suatu gejala causa? 2. Kejang berbahaya Segera dihentikan Jangan berulang Usahakan akibat kejang < 3. Diazepam

4. Prophylaxis continue : KDK