Anda di halaman 1dari 5

BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pasar ritel di Indonesia secara keseluruhan sangat banyak dan sangat luas penyebarannya.
Melayani seluruh atau sebagian besar mereka berarti melakukan mass-marketing atau upaya
pemasaran masaal yaitu menjual produk kepada semua orang ,dengan promosi dan harga yang
sama dan barang dikirim ke seluruh penjuru. Hal ini dapat dilaksanakan jika produk yang
dihasilkan adalah produk yang tidak dianggap standar oleh pasar(tidak mempunyai
standardisasi). Jadi secara umum,upaya pemasaran massal mempunyai batasnya.
Karena customer yang terlalu heterogen itulah maka perusahaan perlu mengelompokkan
pasar menjadi segmen-segmen pasar, lalu memilih dan menetapkan segmen pasar tertentu
sebagai sasaran. Dengan adanya hal ini, maka perusahaan terbantu untuk mengidentiIikasi
peluang pasar dengan lebih baik, dengan demikian perusahaan dapat mengembangkan produk
yang tepat, dapat menentuan saluran distribusi dan periklanan yang sesuai dan eIisien serta
mampu menyesuaikan harga bagi barang atau jasa yang ditawarkan bagi setiap target pasar.
Segmentasi (segmentation) adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok
pembeli yang berbeda yang memilki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang
mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.
Perusahaan ritel perlu melakukan pengelompokan masyarakat menurut karakteristik
tertentu untuk tujuan program pemasaran yang disebut sebagai segmentation (segmentasi).
Setelah segmentasi dilakukan,selanjutnya dikerjakan market targeting yaitu menjadikan segmen
masyarakat tertentu sebagai target pemasaran. Market targeting atau disingkat targeting bagi
peritel berarti memilih mana dari segmen-segmen pasar yang tersedia untuk dijadikan sasaran
pemasaran perusahaan perusahaan ritel.
Setelah targeting, berikutnya adalah market positioning atau disingkat positioning.
Melakukan positioning berarti bagaimana menempatkan nama perusahaan dan merchandise-nya
(produk-produk yang dijual peritel dalam gerainya-produk berbasis makanan,pakaian, produk
umum dan lainnya) dibenak konsumen yang ditujunya.Segmentasi pasar merupakan suatu
aktivitas membagi atau mengelompokkan pasar yang heterogen menjadi pasar yang homogen
atau memiliki kesamaan dalam hal minat, daya beli, geograIi, perilaku pembelian maupun gaya
hidup. Segmentasi juga melihat pasar secara kreatiI, segmentasi merupakan seni
mengidentiIikasi dan memanIaatkan peluang-peluang yang muncul di pasar. Pada saat yang
sama segmentasi merupakan ilmu (science) untuk memandang pasar berdasarkan variabel
geograIis, demograIis, psikograIis dan perilaku.
Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa segmentasi memiliki peran
penting dalam sebuah perusahaan karena beberapa alasan; pertama, segmentasi memungkin
perusahaan untuk lebih Iokus dalam mengalokasikan sumber daya. Dengan membagi pasar
menjadi segmen-segmen akan memberikan gambaran bagi perusahaan untuk menetapkan
segmen mana yang akan dilayani. Selain itu segmentasi memungkin perusahaan mendapatkan
gambaran yang lebih jelas mengenai peta kompetisi serta menentukan posisi pasar perusahaan.
Kedua, segmentasi merupakan dasar untuk menentukan komponen-komponen strategi.
Segmentasi yang disertai dengan pemilihan target market akan memberikan acuan dalam
penentuan positioning. Ketiga, segmentasi merupakan Iaktor kunci untuk mengalahkan pesaing,
dengan memandang pasar dari sudut yang unik dan cara yang berbeda dari yang dilakukan
pesaing.

B. %::an

%ujuan adalah untuk mengetahui :
a. Apa segmentasi dari peritel modern CareIour?
b. Apa targetingnya dari peritel modern CareIour?
c. Serta apa positioning dari peritel modern CareIour?

. R:2:8an 2a8alah
Masalah yang akan dibahas adalah mengetahui segmentasi, targeting dan positioning
yang dilakukan oleh CareIour dalam sistem pemasarannya ?

BAB 2
PEMBAHASAN

A. Seg2enta8 arefo:r

Pemasaran segmentasi dapat menciptakan penawaran atau layanan yang sesuai dengan
kebutuhan atau keinginan konsumen dengan harga yang tepat bagi segmen sasaran, selain itu
juga pemasaran segmen memiliki manIaat untuk pemilihan saluran distribusi (distribution
channel) dan komunikasi yang lebih jelas serta mengerti lebih dalam tentang siapa saja pesaing
yang juga bermain pada segmen yang sama. %erdapat dua segmen masyarakat di Denpasar yang
menjadi tujuan pemasaran CarreIour di Jalan Sunset road, yaitu segmen masyarakat lokal
perkotaan dan masyarakat asing yang berasal dari negara lain yang sedang berwisata ke Bali.
Dari kedua segmen masyarakat iitu, yang menjadi segmen utama dari CarreIour adalah
masyarakat lokal perkotaan itu sendiri. Hal ini disebabkan karena konsumen lokal perkotaan
memiliki lokasi yang sangat strategis untuk usaha, dimana kepadatan penduduk di urban area
menjadi salah satu pertimbangan utamanya, dimana di daerah yang padat penduduk. CarreIour
mempertimbangkan kedekatan dengan konsumen, kemudahan jangkauan konsumen, jarak
dengan pemasok yang dapat mempengaruhi kontinuitas pengiriman barang penjualan, serta lain
sebagainya. Hal-hal tersebut merupakan Iaktor-Iaktor penting yang mendukung meningkatkan
keberhasilan bisnis CarreIour di Denpasar. CareIour yang sebagai salah satu hypermarket
berlokasi dijalan ramai,segmen pasar yang berbelanja tidak lagi hanya penduduk sekitar
melainkan orang-orang yang melintas.

B. %argetng arefo:r
Setelah segmen pasar ditetapkan, maka perusahaan dapat memasuki Iase penetapan pasar
sasaran (targeting marketing) yang terdiri dari evaluasi setiap daya tarik segmen pasar dan
melakukan pemilihan satu atau lebih segmen untuk dimasuki. Siapa yang menjadi target
CarreIour pada kehadirannya di pasar Bali? karena Konsep awal pembangunan CarreIour adalah
konsep hypermarket yaitu sebuah supermarket besar yang mengombinasikan department store
(toko serba ada), yang menjual segala jenis keperluan masyarakat atau kebutuhan rumah tangga.
Ketika memasuki pasar Denpasar, target pasar CarreIour adalah penduduk Denpasar khususnya
keluarga yang selama ini berbelanja di pasar-pasar tradisional, dimana tujuannya adalah untuk
menciptakan suatu nuansa berbelanja yang lebih modern serta suasana berbelanja yang lebih
nyaman dan teratur. Selain itu CareIour telah membuat program Bener-Bener Murah (BBM)
untuk lebih menekankan target pasar yang dituju, sehingga tidak kalah harga dengan pasar
tradisional.

. Po8tonng arefo:r
Positioning mengarahkan bagaimana konsumen berpikir tentang usulan dan atau merek-
merek terbaru dalam suatu pasar. Seorang manajer pemasaran perlu realistis melihat bagaimana
para pelanggan berpikir tentang penawaran yang ada di pasar, karena tanpa itu akan sulit bagi
manajer pemasaran untuk membedakan. Persoalan positioning secara khusus penting ketika para
pesaing dalam pasar muncul atau berkembang dengan cara yang sama. Pasar CarreIour memiliki
beberapa pesaing di Indonesia seperti Matahari department store, Ramayana, Robinson yang
juga berkembang dengan cara yang sama dengan CarreIour. Namun demikian CarreIour
memiliki beberapa keunggulan yang dapat menjadi positioning-nya sehingga kehadirannya dapat
terus diterima dan terus berkembang. CarreIour menempatkan beberapa kunci suksesnya sebagai
positioning dari perusahaan diantaranya adalah extremely low prices dengan program BBM, full
range of choice, self service and free parking (free parking kecuali daerah Denpasar). Dari
beberapa positioning tersebut, yang menjadi positioning utama dari CarreIour adalah extremely
low prices yang dikenal dengan program BBMnya. Bagi CarreIour, harga bukan berarti sama
dengan competitive advantage (harga rata-rata pasar) namun lebih dimaksudkan agar CarreIour
tetap survival. BBM dirancang untuk menguntungkan semua pihak. Pelanggannya akan
diuntungkan karena membeli produk berkualitas dengan lebih murah dan CarreIour menjamin
kepuasan pelanggan. Sehingga diharapakan program tersebut menjadi positioning CareIour
tersebut. Bila pelanggan tidak puas maka 100 uangnya akan kembali. Pemasok pun mendapat
keuntungan berlipat karena kesempatan untuk meningkatkan penjualan terbuka lebar termasuk
pemasok UKM yang turut serta dalam program BBM ini.
CarreIour juga menjalankan mass merchandising dengan jumlah 50.000 item barang
yang disediakan dalam gerainya Mass Merchandising adalah pendekatan positioning dimana
pengecer menawarkan citra diskon atau citra nilai melalui pilihan merchandise yang banyak
beragamnya dan lengkap dengan gerai besar yang dipenuhi Iasilitas pendukung Citra nilai
sebagai atribut gerai dapat diuraikan menjadi beberapa item. Misalnya pelayanan yang prima
dapat dipecahkan menjadi beberapa unsur seperti bersahabat, menyenangkan, dan pramuniaga
yang sopan dan siap melayani. Citra modern,menarik/ atraktiI,tempat bagus untuk berbelanja,dan
toko yang unik dapat membangun suatu citra atau suatu positioning tersendiri bagi CareIour.











BAB 3
PENU%UP
KESIMPULAN

Karena customer yang terlalu heterogen itulah maka perusahaan perlu mengelompokkan
pasar menjadi segmen-segmen pasar, lalu memilih dan menetapkan segmen pasar tertentu
sebagai sasaran (target pasar). Setelah itu menempatkan positioning di benak konsumennya.
CarreIour di Jalan Sunset road memiliki dua segmen pasar di Denpasar yang menjadi
tujuan pemasaran CarreIour, yaitu segmen masyarakat lokal perkotaan dan masyarakat asing
yang berasal dari negara lain yang sedang berwisata ke Bali. Sedangkan target pasar CarreIour
adalah keluarga yang tinggal di sekitar Denpasar. Positioning CareIour adalah menyediakan
harga yang murah, produk yang beragam dan lengkap serta memberi pelayanan yang prima.