RINGKASAN MATERI (Untuk kalangan sendiri

)

INDONESIA MASA ORDE BARU (1966 – 1998)

Oleh : Sri Hening Istiqomah

SMP YP VIDYA DAHANA PATRA BONTANG 2007

XXV/MPRS/1966 : Pembubaran PKI dan Ormas-ormasnya b. Orde baru merupakan koreksi total terhadap penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan pemerintah masa Demokrasi Terpimpin (Orde Lama) yang diawali dari lahirnya Surat Perintah Sebelas Maret (Super Semar ) atas Letjen Suharto.ORDE BARU Orde Baru adalah : Tatanan perikehidupan berbangsa dan bernegara yang didasarkan atas pelaksanaan Pancasila dan UUD ’45 secara murni dan konsekuen. antara lain : 1) Tap. Menata Kembali Sistem Politik Pemerintahan Dalan Negeri a. Pembentukan Kabinet Ampera . Malakukan koordinasi penggalian. No.No. X/MPRS/1966 : Pengembalian fungsi MPRS sebagai MPR 3) Tap No. Membersihkan lembaga legislative (MPRS dan DPR-GR) dari unsure PKI b. Membubarkan PKI dan Ormas-ormasnya (12/03/1966) 2.No. Sidang Umum MPRS ke-IV Setelah dilakukan reorganisasi dalam tubuh MPRS segera dilaksanakan SU MPRS ke-IV dengan menghasilakn 24 ketetapan. Pengemban Super Semar : 1. IX/MPRS/1966 : tentang pengukuhan Super Semar 2) Tap. Mengamankan 15 Menteri yang terlibat G 30 S (18/03/1966) 3. Menetralisir anggota TNI yang terhasut G30 S/PKI Mengembalikan Stabilitas Nasional I. XI/MPRS/1966 : Penyelenggaraan Pemilu (1968) 4) Tap. Melakukan koordinasi penumpasan G 30 S/PKI 2. pengangkatan dan pemakaman jenazah para perwira korban G 30 S/PKI 3. Langkah Suharto sebagai : a. No. XVII/MPRS/1966 : Pencabutan Tap MPRS tentang pengangkatan Presiden seumur hidup 6) Tap No. Menpangad : 1. XIII/MPRS/1966 : Pembentukan Kabinet Ampera 5) Tap.

2. Kepercayaan pada Diri Sendiri  Modal Dasar : 1.d. Habibie f. Adil dan Merata 5.1) Dibentuk 2) Dasar hukum 3) Tujuan 4) Masa kerja 5) Program : 28 Juli 1966 : Tap. Sumber daya alam 4. No. XLIV/MPRS/1968 3) Tentang : Pengangkatan Jendral Suharto sebagai Presiden RI sampai dengan terpilihnya Presiden oleh MPR hasil Pemilu Yad.  Landasan : Idiil-Pancasila. Perikehidupan dalam Keseimbangan 6. Parkindo. Demokrasi 4. Usaha Bersama dan Kekeluargaan 3. 12 Maret 1967 2) Hasil : Tap No. PSII. e. merupakan fusi dari :  PNI.J. 30 Maret 1968 2) Hasil : Tap. Sidang Istimewa MPRS 1) Tanggal : 7 s. No. Penyederhanaan Partai (1972) 1) Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Sidang Umum MPRS ke-V 1) Tanggal : 21 s. Parti. Kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia. Pembangunan Nasional 1) Pembangunan Nasional  Hakekat : pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat bangsa Indonesia. Letak geografis Indonesia 3.  Tujuan : mewujudkan masyarakat adil dan makmur. OperasionilGBHN  Azas : 1. Parmusi 2) Partai Demokrasi Indonesia (PDI). Pelaksanaan Pemilu 1) Pemilu 1971 : 2) Pemilu 1977 : 3) Pemilu 1982 : 4) Pemilu 1987 : 5) Pemilu 1992 : 6) Pemilu 1997 : Pasangan Pasangan Pasangan Pasangan Pasangan Pasangan Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto Suharto – – – – – – Sri Sultan Hamengkubuwana IX Adam Malik Sudharmono Umar Wirahadikusuma Try Sutrisno B. Partai Katolik. merata material & spiritual berdasarkan Pancasila dalam wadah NKRI. XIII/MPRS/1966 : melaksanakan Tritura : 2 Tahun : Catur Karya c. Jumlah penduduk .UUD’45. IPKI.d. Konstitusionil. merupakan fusi dari :  NU. Partai Murba 3) Golongan Karya (Golkar) g. XXXIII/MPRS/1967 3) Tentang :  Pencabutan seluruh kekuasaan negara dan pemerintahan dari Presiden Sukarno  Pengangkatan Letjend Suharto selaku pengemban Supersemar sebagai pejabat Presiden d. Manfaat 2.

Jatuhnya Orde Baru A. Gerakan Reformasi (Penataan Ulang) Untuk menanggulangi krisis moneter pemerintah mengambil langkah menaikkan harga BBM (yang diikuti dengan kenaikan harga sembako) Akibatnya :  Masyarakat dan Mahasiswa memprotes pemerintah menuntut perubahan fundamental dalam pemerintahan negara (12 Mei 1998). Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) c. II. Dll. 8.5. Organisasi Konferensi Islam (OKI) b. Pengunduran Diri Presiden Suharto Kronologi : . Organization Petroluim Exportir Countries (OPEC) d. 6. terarah dan terpadu yang dirumuskan dalam GBHN melalui REPELITA (Pelita I – VI) Dilaksanakan berdasarkan demokrasi ekonomi yang diletakkan pada pelaksanaan pasal 33 UUD’45 melalui :  Pengembangan dunia usaha dan industri  Penyediaan kredit lunak bagi pengusaha kecil dalam bentuk KUD dan BUUD  Mengadakan kerjasama ekonomi dengan negara-negara Asean  Menjaga anggaran berimbang (balance budget)  Menerapkan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Dalam Negeri (PMDN)  Bekerja sama dengan IGGI 3) Perbaikan ekonomi II. Penyalahgunaan posisi konglomerat sebagai aktor pembangunan ekonomi sehingga terjadi KKN yang luar biasa c. Menata Kembali Kehidupan Politik Luar Negeri 1) 2) 3) 4) 5) Normalisasi hubungan dengan Malaysia Kembali menjadi anggota PBB Ikut serta dalam pembentukan ASEAN Pengiriman Pasukan Garuda ke berbagai daerah sengketa Keikutsertaan Indonesia dalam Organisasi Internasional : a. Rohaniah dan mental bangsa Efektifitas bangsa Budaya ABRI 2) Program dan pelaksanaan pembangunan dilaksanakan secara berencana. 7. Peningkatan data statistik pendapatan perkapita dibangun diatas fundasi ekonomi yang keropos (berasal dari utang luar negeri) b.  Terjadinya kerusuhan massa yang memporak-porandakan hampir seluruh Jakarta C. Krisis Pembangunan Nasional Sebab-sebab : a. bertahap. Tidak adanya kontrol dari pemerintah dan masyarakat terhadap para pelaku ekonomi B.

Bubarkan PKI 2. Retool Kabinet Dwikora (rombak) 3. 2. Turunkan harga/perbaikan ekonomi 3.1) 14 Mei 1998 : Demonstrasi besar-besaran dan kerusuhan massa 2) 19 Mei 1998 : ribuan mahasiswa menduduki gedung MPR/DPR menuntut agar Suharto mundur dari kursi kepresidenan 3) 20 Mei 1998 : Suharto mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan menyatakan akan me-reshuffle kabinet pembangunan VII menjadi Kabinet Reformasi 4) 21 Mei 1998 : Suharto menyatakan berhenti sebagai Presiden dan menyerahkannya kepada Wakil Presiden B. Kekhawatiran terhadap peristiwa pembantaian besar-besaran di Rusia dan Cina terjadi juga di Indonesia.) ORDE BARU 1. Habibie (menandai berakhirnya pemerintahan Orde Baru yang berlangsung selama 32 tahun. TRITURA (Tiga Tuntutan Rakyat) • • • Pelopor Waktu Isi : KAMI : 10 Januari 1966 : 1. Tanggapan Pemerintah • Presiden menuduh KAMI sebagai agen nekolim (CIA) . Kecemasan dan kekhawatiran masyarakat akan munculnya kembali pemberontakan PKI seperti di Madiun 1948 dan G 30 S/PKI 1965.J. LAHIRNYA GERAKAN KESATUAN AKSI Latar belakang : 1. Hasil kerja panitia ad hoc dan Fact Finding Commission Koti menyatakan kesimpulannya bahwa rakyat menghendaki agar Presiden / PBR segera mengambil tindakan penyelesaian politik • Kesatuan Aksi lahir sebagai reaksi beberapa peristiwa di atas yang dipelopori oleh KAMI. Tanggal 31 Desember 1965 Badan Koordinasi Kesatuan Aksi dan Front Pancasila menandatangani “Naskah Deklarasi Mendukung Pancasila” berisi : o Menggalang persatuan Dwi Tunggal (ABRI dan Rakyat) o Mengamalkan Pancasila secara murni o Menolak pembelaan usaha pembelaan terhadap G 30 S / PKI dalam bentuk apapun • 2. 3.

• Presiden Sukarno beserta Waperdam I dan III segera meninggalkan sidang menuju ke Istana Bogor dengan helicopter. dan sidang dilanjutkan oleh Waperdam II.• • • • Presiden membentuk Barisan Sukarno (gagal) Presiden mebentuk Barisan Revolusi Presiden melakukan reshuffle Kabinet Dwikora (21/02/1966) menjadi Kabinet Dwikora Yang Disempurnakan / Kabinet 100 Menteri.Leimena (Waperdam II) dan Chaerul Saleh (Waperdam III). Presiden membubarkan KAMI (25/02/1966) 4. • Atas laporan tiga orang perwira TNI AD. J. Subandrio (Waperdam I). Yusuf) . Amir Machmud dan M. (Basuki Rahmat. • Atas laporan ajudan Presiden. Brigjen Sabur terdapat pasukan tanpa tanda pengenal di luar gedung. PNI ASU dan Partindo (10/03/1966)) • Presiden meminta agar mereka turut mengutuk demonstrasi Tritura • Presiden mengadakan sidang paripurna Kabinet Dwikora Yang Disempurnakan (11/03/1966) • Sidang dihadiri oleh Presiden Sukarno. Lahirnya Superesemar • Presiden mengadakan pertemuan dengan beberapa Parpol (Front Pancasila.