Anda di halaman 1dari 14

Database Simplisia yang Digunakan Sebagai Bahan Baku

pada Industri Obat Tradisional


-7:8570.,947:8L. : Di India biji tanaman
Saga ini
digunakan sebagai kontrasepsi oral. Pada berbagai
kebudayaan biji Saga luas digunakan untuk menangani
infeksi mata. Gambar karya Koehler di atas didapatkan
dari http://en.wikipedia.org/
Indonesia merupakan mega-senter keragaman hayati dunia, dan menduduki urutan terkaya kedua
di dunia setelah Brazilia. Jika biota laut ikut diperhitungkan maka Indonesia menduduki urutan
pertama terkaya di dunia. Di bumi kita ini diperkirakan hidup sekitar 40.000 spesies tumbuhan,
dimana 30.000 spesies hidup di kepulauan Indonesia. Diantara 30.000 spesies tumbuhan yang
hidup di kepulauan Indonesia, diketahui sekurang-kurangnya 9.600 spesies tumbuhan berkhasiat
sebagai obat dan kurang lebih 300 spesies telah digunakan sebagai bahan obat tradisional oleh
industri obat tradisional (Anonim, 2007).
Di Indonesia sendiri, potensi pasar produk tumbuhan obat, antara lain dapat dilihat dari jumlah
perusahaan pembuatan obat tradisional (OT) (yang kita tahu bahwa bahan baku obat tradisional
utamanya adalah tumbuh-tumbuhan). Jumlah perusahaan ini dari tahun ke tahun terus bertambah
data untuk IKOT (Industri Kecil Obat Tradisional) sampai dengan 1990 yang mendapat ijin ada
259 buah, sampai tahun 1997 (masa awal krisis ekonomi) ada 458 buah, dan tahun 2000 (853
buah), 2003 (905 buah) dan akhir 2005 ada 1037 buah (Gana, 2008).
Dewasa ini, semakin banyak produk obat tradisional yang beredar bebas di masyarakat yang
dapat dikonsumsi baik oleh masyarakat lapisan bawah, menengah, maupun masyarakat lapisan
atas. Fenomena ini merupakan konsekuensi yang konkrit dari semakin banyaknya perusahaan
jamu yang menghasilkan produk-produk jamu sebagai obat tradisional dalam bentuk pil, serbuk,
tablet, dan kapsul. Bahkan upaya penggunaannya pun kian mengalami perkembangan dari
tingkat penggunaan non Iormal ke arah penggunaan dalam jaringan upaya pelayanan kesehatan
Iormal. Perkembangan ini menuntut konsekuensi tanggungjawab akan keamanan dalam
penggunaannya yang tidak ringan. Salah satu tuntutan agar obat tradisional digunakan dalam
pelayanan kesehatan Iormal adalah tingkat khasiat dan keamanan serta indentitas Iormulasinya
jelas seperti yang tertera pada label kemasannya (Hutapea, 2000).
Bahan baku obat tradisional yang dimaksud disini adalah simplisia nabati. Simplisia nabati
memerlukan evaluasi meliputi: identiIikasi, uji kemurnian, dan zat identitas yang jelas sehingga
dapat digunakan sebagai bahan baku pada industri obat tradisional. Untuk mendapatkan produk
obat tradisional yang bermutu, bahan baku obat tradisional harus terstandarisasi. Standarisasi
mengacu kepada monograIi seperti pada Materia Medika Indonesia, dan Farmakope Indonesia.
Permasalahannya tidak semua pelaku industri Obat Tradisional dapat dengan mudah mengakses
monograIi tersebut oleh karena itu perlu dibuat database tentang bahan baku obat tradisional
yang standar yang dapat diakses dengan mudah dan murah.
Dengan penelitian ini diharapkan didapat data tentang jenis dan jumlah simplisia yang digunakan
oleh industri obat tradisional. Dari data yang diperoleh akan dibuat database yang berisi tentang
monograIi atau deskripsi simplisia yang dapat digunakan sebagai acuan dalam standarisasi
simplisia.
Saat ini, di Indonesia internet merupakan media komunikasi yang sangat populer. Pengaruh
internet sangat besar, terutama terhadap ilmu pengetahuan dan pandangan manusia terhadap
dunia. Dibandingkan buku yang ada di perpustakaan, internet lebih melambangkan penyebaran
(decentrali:ation) dan pengetahuan (knowledge) inIormasi dan data yang akurat secara ekstrim.
Oleh sebab itulah, database yang berisi tentang monograIi atau deskripsi simplisia yang dapat
digunakan sebagai acuan dalam standarisasi simplisia ini, akan ditampilkan di website
www.Iarmasi.usd.ac.id sehingga dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat.
#eferensi:
1. Anonim, 2007, eputusan Menteri esehatan Republik Indonesia No .
381/Menes/S/III/2007, Menteri Kesehatan RI, Jakarta
2. Gana, dkk., 2008, !rospek Tumbuhan Indonesia Dalam esehatan dan
!ermasalahannya, Medisina, Edisi 4, Vol. 2, 12, PT. ISFI Penerbitan, Jakarta
3. Hutapea, J.R., 2000, bat Tradisional Menghadapi Era Globalisasi, Warta Tumbuhan
Indonesia, No.1, Vol. 6, 36-38, Kelompok Kerja Nasional Tumbuhan Obat Indonesia,
Jakarta
luLn1lllkASl AM?LuM uAn SlMLlSlA
SLCA8A
klMlAWl uAn Mlk8CSkCl

l 1u[uan ercobaan
Mahaslswa dapaL mengeLahul dan membedakan macammacam amylum yang dapaL dlgunakan unLuk
sedlan farmasl
Mahaslswa dapaL mengeLahul cara mengldeLlflkasl amylum dan slmpllsla dengan mlkroskop sehlngga
mahaslswa dapaL membedakan macammacam amylum dan slmpllsla secara mlkroskoplk

ll Landasan 1eorl
Amylum manlhoL ( paLl slngkong) adalah paLl yang dlperoleh darl umbl akar manlhoL uLlllsslma ohl
(famllla Luphorblaceae) yang berupa serbuk sangaL halus dan puLlh secara mlkroskoplk berupa buLlr
Lunggal agak bulaL aLau bersegl banyak buLlr kecll dengan dlameLer 3m sampal 10 m buLlr besar
bergarls Lengah 20 m sampal 33 m hllus Lengah berupa LlLlk garls lurus aLau bercabang Llga lamella
Lldak [elas konsenLrls buLlr ma[emuk sedlklL Lerdlrl darl 2 aLau 3 buLlr Lunggal yang Lldak sama
benLuknya ldenLlflkasl klmlawl yalLu dengan lodlum dlmana akan Ler[adl blru Lua yang hllang pada
pemanasan dan Llmbul kemball pada pendlnglnan
Amylum maydls ( paLl [agung) adalah paLl yang dlperoleh darl bl[l zea mays L ( famllla oaceae) yang
berupa serbuk sangaL halus dan puLlh Secara mlkroskoplk yalLu berupa buLlr bersegl banyak bersuduL
ukuran 2 m sampal 23 m aLau buLlr bulaL dengan dlameLer 23 m sampal 32 m hllus dlLengah
berupa rongga yang nyaLa aLau celah ber[umlah 2 sampal 3 Lldak ada lamella !lka dlamaLl dlbawah
cahaya Lerpolarlsasl Lampak benLuk sllang berwarna hlLam memoLong pada hllus unLuk ldenLlflkasl
secara klmlawl sama dengan amylum manlhoL
Amylum oryzae ( paLl beras) adalah amylum yang dlperoleh darl bl[l Cryza saLlva L (famllla oaceae)
yang berupa serbuk sangaL halus dan puLlh Secara mlkroskoplk yalLu berupa buLlr bersegl banyak
ukuran 2 m sampal 3 m Lunggal aLau ma[emuk benLuk bulaL Lelur ukuran 10 m sampal 20 m hllus
dl Lengah Lldak LerllhaL [elas Lldak ada lamella konsenLrls !lka dlamaLl dlbawah cahaya Lerpolarlsasl
Lampak benLuk sllang berwarna hlLam memoLong pada hllus
Amylum solanl ( paLl kenLang) adalah paLl yang dlperoleh darl umbl solanum Luberosum (famllla
Solanaceae) ?ang berupa serbuk sangaL halus dan puLlh Secara mlkroskoplk yalLu berupa buLlr Lunggal
Lldak beraLuran aLau bulaL Lelur ukuran 30 m sampal 100 m aLau membulaL ukuran 10 m sampal 33
m buLlr ma[emuk [arang Lerdlrl darl 2 sampal 4 hllus berupa LlLlk pada u[ung yang semplL dengan
lamella konsenLrls [elas LerllhaL [lka dlamaLl dlbawah cahaya Lerpolarlsasl Lampak benLuk sllang
berwarna hlLam memoLong pada hllus unLuk ldeLlflkasl secara klmlawl sama dengan amylum manlhoL
Slmpllsla adalah bahan alamlah yang dlgunakan sebagal bahan obaL yang belum mengalaml pengolahan
apapun kecuall dlnyaLakan laln merupakan bahan yang Lelah dlkerlngkan

unLuk men[amln keseragaman senyawa akLlf keamanan dan kegunaan slmpllsla harus memenuhl
persyaraLan sebagal berlkuL
18ahan baku slmpllsla
2roses pembuaLan slmpllsla
3Cara pengepakan dan penylmpan slmpllsla

1ahapLahap pembuaLan slmpllsla yalLu
1engumpulan bahan baku
2SorLasl basah
3encuclan
4era[angan
3engerlngan
6SorLasl kerlng
7engepakan dan penylmpanan
8emerlksaan muLu

lll AlaL uan 8ahan
1 AlaL dan bahan ldenLlflkasl amylum secara klmlawl
A AlaL yang dlgunakan
1 1abung reaksl
2 lpeL LeLes
3 Cawan penguap
4 8aLang pengaduk
3 kawaL kasa
6 kakl Llga
7 emanas splrlLus

8 8ahan yang dlgunakan
1 LaruLan lodlum
2 Amylum maydls
3 Amylum oryzae
4 Amylum solanl
3 Amylum manlhoL

2 AlaL dan bahan yang dlgunakan unLuk ldenLlflkasl smpllsla dan amylum secara mlkroskoplk
A AlaL yang dlgunakan
1 lpeL LeLes
2 8eacker glass
3 Cb[ek glass
4 Cover glass
3 Mlkroskop

8 8ahan yang dlgunakan
1 Amylum maydls
2 Amylum oryzae
3 Amylum solanl
4 Amylum manlhoL
3 Serbuk [ahe
6 Serbuk kunylL
7 Serbuk Lemulawak
8 Aqua desL
lv rosedur ercobaan
1 ldenLlflkasl amylum secara klmlawl
ercobaan A

Amylum maydls Amylum oryzae

lodlum lodlum






Amylum solanl Amylum manlhoL

lodlum lodlum








ercobaan 8 (larmakope es lv)
1 gr Amylum + 30 ml aquadesL

ulpanaskan 3 menlL (mendldlh)

uldlnglnkan

1 ml suspensl amylum

+ 3 LeLes lodlum

ulpanaskan

uldlnglnkan kemball


2 ldenLlflkasl amylum dan slmpllsla secara mlkroskoplk
a Menylapkan alaL dan bahan yang akan dlgunakan
b Mengambll sedlklL amylum oryzae dan meleLakannya pada ob[ek glass
c MeneLesl sedlklL aqua desL kemudlan segera menuLup dengan cover glass
d MengamaLl dlbawah mlkroskop
e MencaLaL dan menggambar hasll pengamaLan
f Mengulangl percobaan dl aLas ( percobaan 12343) unLuk amylum solanl Amylum manlhoL Amylum
maydls serbuk [ahe serbuk kunylL dan serbuk Lemulawak

lv uaLa pengamaLan
1 ldenLflkasl amylum secara klmlawl
- ercobaan A
no ercobaan Pasll keLerangan
1 Amylum oryzae + lodlum Warna ungu Pasll poslLlf
2 Amylum solanl + lodlum Warna ungu Pasll poslLlf
3 Amylum manlhoL + lodlum Warna ungu Pasll poslLlf
4 Amylum maydls + lodlum Warna ungu Pasll poslLlf

- ercobaan 8
no ercobaan Pasll ulpanaskan uldlnglnkan keLerangan
1 1 ml Suspensl amylum manlhoL + 3 LeLes larL lodlum Warna blru Warna blru hllang 1eLap Pasll poslLlf

2 1 ml Suspensl amylum maydls + 3 LeLes larL lodlum Warna blru Warna blru hllang Warna blru Llmbul
kemball Pasll poslLlf

3 1 ml Suspensl amylum solanl + 3 LeLes larL lodlum Warna blru Warna blru hllang 1eLap Pasll poslLlf

4 1 ml Suspensl amylum oryzae + 3 LeLes larL lodlum Warna blru Warna blru hllang 1eLap Pasll poslLlf


2 ldenLlflkasl amylum dan slmpllsla secara mlkroskoplk
- Amylum
no Amylum yang dlamaLl 8uLlr paLl Pllus 8enLuk Lamella keLerangan/
gambar
1 Amylum manlhoL Ada Ada berupa LlLlk garls 8uLlr LunggalbuLlr agak bulaL aLau bersegl banyak buLlr
kecll Lldak [elas buLlr ma[emuk sedlklL
2 Amylum maydls Ada Ada
berupa rongga aLau celah buLlr bersegl banyak bersuduL aLau buLlr bulaL
3 Amylum solanl Ada Ada
berupa LlLlk buLlr Lunggal Lldak beraLuran aLau bulaL Lelur 1ldak LerllhaL
4 Amylum oryzae ada Ada Lldak LerllhaL [elas buLlr bersegl banyak Lunggal aLau ma[emuk benLuk bulaL
Lelur
- Slmpllsla
no Slmplla yang dlamaLl 8uLlr paLl arenklm Sel lndloblas 8erkas pembuluh keLerangan/
gambar
1 Serbuk kunylL Ada ada ada
2 Serbuk [ahe Ada ada ada
3 Serbuk Lemulawak Ada ada ada ada

v embahasan
1 ldenLflkasl amylum secara klmlawl
ercobaan A
a Amylum oryzae + lodlum menghasllkan warna ungu
b Amylum solanl + lodlum menghasllkan warna ungu
c Amylum manlhoL + lodlum menghasllkan warna ungu
d Amylum maydls + lodlum menghasllkan warna ungu

ercobaan 8
1 ml Suspensl amylum oryzae + 3 LeLes larL lodlum menhasllkan warna blru seLelah dlpanaskan warna
blru men[adl hllang kemudlan dldlnglnkan dan hasllnya warna LeLap hllang dan Lldak kemball blru
beglLu [uga dengan amylum manlhoL dan amylum solanl Lapl unLuk amylum maydls seLelah dlpanaskan
dan kemudlan dldlnglnkan warna blru lLu Llmbul kemball walaupun Lldak seperLl warna blru pada wakLu
sebelum dllakukan pemanasan

uarl kedua percobaan amylum secara klmlawl dlaLas maka kaml dapaL membandlngkan bahwa dalam
percobaan A ( amylum yang langsung dlLeLesl lodlum) semua amylum hasllnya poslLlf yalLu dengan
Ler[adlnya warna ungu sedangkan pada percobaan 8 yang menggunakan llLeraLure darl farmakope ed lv
(amylumnya Lerleblh dahulu dlbuaL suspensl) amylum maydls hasllnya poslLlf beglLu [uga amylum
oryzae amylum solanl dan amylum manlhoL walaupun seLelah dllakukan pemanasan warna blru Lldak
kemball Llmbul mungkln hal lnl dlsebabkan karena [umlah dan kadar lodlum [uga wakLu pemanasan
yang kaml lakukan pada wakLu pembuaLn suspensl Lldak sesual dengan yang LercanLum dl farmakope
yalLu [umlah lodlum 03 ml dengan kadar 0003 M dan lamanya pemanasan yang dllakukan pada
pembuaLan suspensl yalLu 1 menlL sedangkan pada percobaan yang kaml lakukan [umlah lodlumnya 3
LeLes dengan kadar leblh darl 0003 M selaln lLu pemanasan yang kaml lakukan pada wakLu pembuaLan
suspensl yalLu 3 menlL





2 ldenLlflkasl amylum dan slmpllsla secara mlkroskoplk
a Amylum
- Amylum manlhoL
Amylum manlhoL yang kaml amaLl darl mlkroskop dengan pembesaran 13 x 10kaml dapaL mellhaL
benLuknya yang berupa buLlr LunggalbuLlr agak bulaL aLau bersegl banyak buLlr kecll ada buLlr paLldan
[uga hllus yang berupa garls dan LlLlk ada [uga lamella Lapl Lldak [elasyang berupa buLlr ma[emuk
sedlklL

- Amylum maydls
uengan pembesaran 13 x 10 Lldak punya lamella (Lldak LerllhaL) 8enLuk amylum maydls lnl berupa
buLlr bersegl banyak bersuduL aLau buLlr bulaLkemudlan LerdapaL buLlr paLl dan hllus yang berupa
rongga aLau celah

- Amylum solanl
uldalam mlkroskop yang pembesarannya 13 x 10 amylum solanl lnl berbenLuk buLlr Lunggal Lldak
beraLuran aLau bulaL Lelur LerdapaL buLlr paLl [uga lamella Lapl Lldak LerllhaL [elas

- Amylum oryzae
8enLuk amylum oryzae dalam mlkroskop dengan pembesaran 13 x 10 yalLu buLlr bersegl banyak
Lunggal aLau ma[emuk benLuk bulaL Lelur LerdapaL buLlr Lelur dan hllus yang Lldak LerllhaL [elas dan
Lldak LerdapaL lamella

uarl keempaL [enls amylum yang kaml amaLl dlmlkroskop memlllkl benLuk buLlr paLl hllus dan lamella
yang berbedabeda bahkan ada dua[enls amylum yang Lldak mempunyal lamella yalLu amylum maydls
dan amylum oryzae

b Slmpllsla
- Sebuk kunylL
uldalam serbuk kunylL yang kaml amaLl dalam mlkroskop dengan pembesaran 13 x 10 LerdapaL buLlr
paLl parenklm sel lndloblas sedangkan berkas pembuluh Lldak LerllhaL (Lldak ada)

- Serbuk [ahe
Serbuk [ahe yang kaml amaLl dalam mlkroskop dengan pembesaran mlkroskop yang sama dengan
serbuk kunylL Lldak LerdapaL berrkas pembuluh dan kaml hanya dapaL mellhaL buLlr paLl parenklm dan
[uga sel lndloblas

- Serbuk Lemulawak
ualam serbuk Lemulawak lnl kaml dapaL mellhaL berkas pembuluh buLlr paLl sel lndloblas dan [uga
parenklm dengan pembesaran mlkroskop 13 x10


vl keslmpulan

uarl percobaan / prakLlkum yang Lelah kaml lakukan maka kaml dapaL menylmpulkan yalLu sebagal
berlkuL
1 ldenLflkasl amylum secara klmlawl
ercobaan A
Amylum oryzae + lodlum menghasllkan warna ungu maka dlnyaLakan poslLlf amylum oryzae
Amylum solanl + lodlum menghasllkan warna ungu maka dlnyaLakan poslLlf amylum solanl
Amylum manlhoL + lodlum menghasllkan warna ungu maka dlnyaLakan poslLlf amylum manlhoL
Amylum maydls + lodlum menghasllkan warna ungu maka dlnyaLakan poslLlf amylum maydls

ercobaan 8
Amylum maydls dlnyakan poslLlf karena seLelah dlpanaskan dan kemudlan dldlnglnkan warna blru lLu
Llmbul kemball walaupun Lldak seperLl warna blru pada wakLu sebelum dllakukan pemanasan
Sedangkan unLuk amylum manlhoL amylum solanl dan amylum oryzae [uga dlnyaLakan poslLlf
walaupun seLelah dlpanaskan warna blru yang Ler[adl hllang kemudlan dldlnglnkan dan hasllnya warna
LeLap hllang dan Lldak kemball blru

2 ldenLlflkasl amylum dan slmpllsla secara mlkroskoplk
uarl percobaan yang kaml amaLl yalLu ldenLlflkasl amylum dan slmpllsla secara mlkroskoplk maka kaml
dapaL menylmpulkan
a Amylum
uengan pembesaran mlkroskop yang sama yalLu 13 x 10 bahwa
- Amylum manlhoL
8enLuknya berupa buLlr LunggalbuLlr agak bulaL aLau bersegl banyak buLlr kecll LerdapaL buLlr paLldan
[uga hllus yang berupa garls dan LlLlk LerdapaL [uga lamella Lapl Lldak [elasyang berupa buLlr ma[emuk
sedlklL

- Amylum maydls
1ldak punya lamella (Lldak LerllhaL) 8enLuknya berupa buLlr bersegl banyak bersuduL aLau buLlr
bulaLkemudlan LerdapaL buLlr paLl dan hllus yang berupa rongga aLau celah

- Amylum solanl
8erbenLuk buLlr Lunggal Lldak beraLuran aLau bulaL Lelur LerdapaL buLlr paLl [uga lamella yang Lldak
LerllhaL [elas

- Amylum oryzae
8enLuknya yalLu buLlr bersegl banyak Lunggal aLau ma[emuk benLuk bulaL Lelur LerdapaL buLlr Lelur dan
hllus yang Lldak LerllhaL [elas dan Lldak LerdapaL lamella

uarl keempaL [enls amylum yang kaml amaLl hanya dua [enls amylum yang Lldak punya lamella (Lldak
LerllhaL) yalLu amylum oryzae dan amylum maydls
b Slmpllsla
- Sebuk kunylL
1erdapaL buLlr paLl parenklm sel lndloblas berkas pembuluh Lldak LerllhaL (Lldak ada)
- Serbuk [ahe
1ldak LerdapaL berrkas pembuluh dan kaml hanya dapaL mellhaL buLlr paLl parenklm dan [uga sel
lndloblas
- Serbuk Lemulawak
1erdapaL berkas pembuluh buLlr paLl sel lndloblas dan [uga parenklm

uarl Llga [enls serbuk slmpllsla yang kaml amaLl hanya pada serbuk Lemulawak yang LerdapaL berkas
pembuluh





































uafLar usLaka

1 larmakope lndonesla edlsl lv" ueparLemen kesehaLan 8epubllk lndonesla !akarLa 1993
2 rakLlkum llLoklmla" uuL 1eguh sabara Sfarm MSc ApL

sumberrlyanLhlkedokLeranblogspoLcom
Slmpllsla adalah bahan alamlah yang dlpergunakan sebagal bahan obaL kecuall dlpergunakan sebagal
bahan obaL kecuall dlnyaLakan laln berupa bahan yang Lelah dlnyaLakan laln berupa bahan yang Lelah
dlkerlngkan Slmpllsla Lerdlrl darl slmplslla dlkerlngkan Slmpllsla Lerdlrl darl slmplslla nabaLl hewanl dan
mlneral nabaLl hewanl dan mlneral Slmpllsla nabaLl adalah slmpllsla yang berupa Lanaman uLuh
baglan Lanaman aLau eksudaL Lanaman ?ang dl maksud eksudaL Lanaman adalah lsl sel yang secara
sponLan keluar darl selnya aLau zaLzaL nabaLl lalnnya yang dengan cara LerLenLu dlplsahkan darl
Lanamannya Slmpllsla hewanl adalah slmpllsla yang berupa hewan uLuh aLau zaLzaL yang berguna yang
dlhasllkan oleh hewan dan belum berupa zaL klmla murnl Slmpllsla pellkan aLau mlneral adalah slmpllsla
yang berupa bahan pellkan aLau mlneral yang belum dlolah dengan cara sederhana dan belum berupa
zaL klmla murnlunLuk men[amln keseragaman senyawa akLlf keamanan maupun kegunaan slmpllsla
harus memenuhl persyaraLan mlnlmal Ada beberapa fakLor yang berpengaruh anLara laln bahan baku
slmpllsla proses pembuaLan slmpllsla Lermasuk cara penylmpanan bahan baku slmpllsla cara
pengepakan slmpllsla (Anonlm1983)

ada perlakuan pasca panen Lahapan Lahapan pembuaLan slmpllsla yalLu
1 engumpulan bahan
?ang perlu dlperhaLlkan adalah umur Lanaman aLau baglan Lanamn pada wakLu panen wakLu panen dan
llngkungan LempaL Lumbuh
2 SorLasl basah
SorLasl basah dllakukan unLuk memlsahkan koLoran koLoran aLau bahan bahan aslng lalnnya darl
bahan slmpllsla sehlngga Lldak lkuL Lerbawa pada proses selan[uLnya yang akan mempengaruhl hasll
akhlr
3 encuclan
encuclan dllakukan agar menghllangkan Lanah dan koLoran lalnnya yang melekaL pada bahan slmpllsla
Sebalknya alr yang dlgunakan adalah alr yang mengallr dan sumbernya darl alr berslh seperLl alr AM
alr sumur aLau maLa alr
4 era[angan
era[angan Lldak harus selalu dllakukan ada dasarnya proses lnl unLuk mempermudah proses
pengerlngan !lka ukuran slmpllsla cukup kecll/Llpls maka proses lnl dapaL dlabalkan
3 engerlngan
engerlngan dllakukan agar memperoleh slmpllsla yang Lldak mudah rusak sehngga dapaL dlslmpan
dalam wakLu yang lama engerlngan dapaL dllakukan dengan dua cara yalLu pengerlngan secara alaml
dan secara buaLan engerlngan alaml dllakukan dengan memanfaaLkan slnar maLaharl balk secara
langsung maupun dlLuLupl dengan kaln hlLam Sedangkan pengerlngan secara buaLan dllakukan dengan
oven
6 SorLasl kerlng
1u[uan sorLasl kerlng yalLu unLuk memlsahkan bahan bahan aslng seperLl baglan Lanaman yang Lldak
dllnglnkandan koLoran laln yang maslh ada dan LerLlnggal dl slmpllsla kerlng
7 engepakan dan penylmpanan
engepakan slmpllsla dapaL menggunakan wadah yang lnerL Lldak beracun mellndungl slmpllsla darl
cemaran serLa mencegah adanya kerusakanSedangka penylmpanan slmpllsla sebalknya dl LempaL yang
kelembabannya rendah Lerllndung darl slnar maLaharl dan Lerllndung darl gangguan serangga maupun
Llkus
8 emerlksaan muLu
Merupakan usaha unLuk men[aga kea[egan muLu slmpllsla emerlksaan muLu slmpllsla dllakukan pada
wakLu penerlmaan aLau pemberlaanya darl pengumpul aLau pedagang slmpllsla Slmpllsla yang dlLerlma
harus berupa slmpllsla murnl dan memenuhl persyaraLan umum unLuk slmpllsla Slmpllsla yang bermuLu
adalah slmpllsla yang memenuhl persyaraLan larmakope lndonesla MaLerla medlka lndonesla

konLrol kuallLas merupakan parameLer yang dlgunakan dalam proses sLandarlsal suaLu slmpllsla
arameLer sLandardlsasl slmpllsla mellpuLl parameLer non speslflk dan speslflk arameLer nonspeslflk
leblh LerkalL dengan facLor llngkungan dalam pembuaLan slmpllsla sedangkan parameLer speslflk LerkalL
langsung dengan senyawa yang ada dl dalam Lanaman en[elasan leblh lan[uL mengenal parameLer
sLandardlsasl slmpllsla sebagal berlkuL
1kebenaran slmpllsla
emerlksaan muLu slmpllsla dllakukan dengan cara organolepLlk makroskoplk dan mlkroskoplk
emerlksaan organolepLlk dan makroskoplk dllakukan dengan menggunakan lndera manusla dengan
memerlksa kemurnlan dan muLu slmpllsla dengan mengamaLl benLuk dan clrlclrl luar serLa warna dan
bau slmpllsla Sebalknya pemerlksaan muLu organolepLlk dllan[uLkan dengan mengamaLl clrlclrl anaLoml
hlsLologl LeruLama unLuk menegaskan keasllan slmpllsla
2parameLer non speslflk
mellpuLl u[l LerkalL dengan pencemaran yang dlsebabkan oleh pesLlslda [amur aflaLoxln logam beraL
dll
a peneLapan kadar abu
enenLuan kadar abu dllakukan unLuk memberlkan gambaran kandungan mlneral lnLernal dan eksLernal
yang berasal darl proses awal sampal dlperoleh slmpllsla dan eksLrak balk yang berasal darl Lanaman
secara alaml maupun konLamlnan selama proses seperLl plsau yang dlgunakan Lelah berkaraL) !umlah
kadar abu makslmal yang dlperbolehkan LerkalL dengan kemurnlan dan konLamlnasl rlnslp penenLuan
kadar abu lnl yalLu se[umlah bahan dlpanaskan pada LemperaLur dlmana senyawa organlk dan
Lurunannya LerdesLruksl dan menguap sehlngga Llnggal unsur mlneral dan anorganlk yang Lerslsa
kadar abu bobot akh|r]bobot awa| x 100
enyebab kadar abu Llnggl
cemaran logam
cemaran Lanah
bpeneLapan susuL pengerlngan
susuL pengerlngan adalah persenLase senyawa yang menghllang selama proses pemanasan (Lldak hanya
menggambarkan alr yang hllang LeLapl [uga senyawa menguap laln yang hllang)engukuran slsa zaL
dllakukan dengan pengerlngan pada LemperaLur 103C selama 30 menlL aLau sampal beraL konsLan dan
dlnyaLakan dalam persen (meLode gravlmeLrl)
uut penger|ngan (bobot awa| bobot akh|r)]bobot awa| x 100
unLuk slmpllsla yang Lldak mengandung mlnyak aLslrl dan slsa pelaruL organlk menguap susuL
pengerlngan dlldenLlkkan dengan kadar alr yalLu kandungan alr karena slmpllsla berada dl aLmosfer dan
llngkungan Lerbuka sehlngga dlpengaruhl oleh kelembaban llngkungan penylmpanan
c kadar alr
1u[uan darl peneLapan kadar alr adalah unLuk mengeLahul baLasan makslmal aLau renLang LenLang
besarnya kandungan alr dl dalam bahan Pal lnl LerkalL dengan kemurnlan dan adanya konLamlnan
dalam slmpllsla LersebuL uengan demlklan penghllangan kadar alr hlngga [umlah LerLenLu berguna
unLuk memperpan[ang daya Lahan bahan selama penylmpanan Slmpllsla dlnllal cukup aman blla
mempunyal kadar alr kurang darl 10
eneLapan kadar alr dapaL dllakukan dengan Llga cara yalLu
meLode LlLrlmeLrl
meLode lnl berdasarkan aLas reaksl secra kuanLlLaLlf alr dengan laruLan anhldraL belerang dlokslda dan
lodlum dengan adanya dapar yang bereaksl dengan lon hldrogenkelemahan meLode lnl adalah
sLolklomeLrl reaksl Lldak LepaL dan reproduslblllLas berganLung pada beberapa fakLor seperLl kadar
relaLlf komponen pereaksl slfaL pelaruL lnerL yang dlgunakan unLuk melaruLkan zaL dan Leknlk yang
dlgunakan pada peneLapan LerLenLu MeLode lnl [uga perlu pengamaLan LlLlk akhlr LlLrasl yang berslfaL
relaLlf dan dlperlukan slsLem yang Lerbebas darl kelembaban udara (Anonlm 1993)
meLode azeoLropl ( desLllasl Loluena )
meLode lnl efekLlf unLuk peneLapan kadar alr karena Ler[adl penyullngan berulang kall dl dalam labu dan
menggunakan pendlngln ballk unLuk mencegah adanya penguapan berleblh SlsLem yang dlgunakan
LerLuLup dan Lldak dlpengaruhl oleh kelembaban (Anonlm 1993)
kadar a|r ( v]b) vo|ume a|r yang terukur ] bobot awa| |mp|||a x 100

meLode gravlmeLrl
uengan menghlLung susuL pengerlngan hlngga Lercapal boboL LeLap(Anonlm 1993)
d kadar mlnyak aLslrl
1u[uan darl peneLapan kadar mlnyak aLslrl adalah unLuk mengukur berapa banyak kadar mlnyak aLslrl
yang LerdapaL dalam slmpllsla eneLapan dengan desLllasl alr dapaL dllakukan karena mlnyak aLslrl Lldak
dapaL bercampur dengan alr sehlngga baLas anLara mlnyak dan alr dapaL LerllhaL dan dlukur berapa
banyak kadar mlnyak aLslrl yang ada pada slmpllsla LersebuL
kadar m|nyak at|r| vo|ume m|nyak at|r| yang terukur]bobot ampe| x 100
e u[l cemaran mlkroba
u[l aflaLoksln
unLuk mengeLahl cemaran aflaLoksln yang dlhasllkan oleh [amur Aspetqlllos flovos
u[l angka lempeng LoLal
unLuk mengeLahul [umlah mlkroba/ bakLerl dalam sampel 8aLasan angka lempeng LoLal yang dlLeLapkan
oleh ueparLemen kesehaLan yalLu 106 Clu/ gram
u[l angka kapang
unLuk mengeLahul adanya cemaran kapang8aLasan angka lempeng LoLal yang dlLeLapkan oleh
ueparLemen kesehaLan yalLu 104 Clu/ gram
MosL probably number (Mn)
unLuk mengeLahul seberapa banyak cemaran bakLerl collform( bakLerl yang hldup dl saluran
pencernaan)
3 arameLer speslflk
arameLer lnl dlgunakan unLuk mengeLahul ldenLlLas klmla darl slmpllslau[l kandungan klmla slmpllsla
dlgunakan unLuk meneLapkan kandungan senyawa LerLenLu darl slmpllsla 8lasanya dllkukan dengan
anallsls kromaLografl lapls Llpls

eferen|
Anonlm 1983 coto lembootoo 5lmpllslo ueparLemen kesehaLan 8epubllk lndonesla !akarLa
Anonlm 1993 lotmokope loJooeslo eJlsl lv ueparLemen kesehaLan 8epubllk lndonesla !akarLa