Anda di halaman 1dari 43

Afrika Utara

Afrika Utara adalah daerah di benua Afrika di mana budaya dan penduduknya berbeda
dengan daerah di Afrika lainnya. Penduduk Afrika Utara sebagian besar termasuk ras
kulit putih dan merupakan penutur bahasa Afro-Asia. Mereka sebagian besar juga
beragama Islam.

Negara-negara Afrika Utara seringkali juga disebut sebagai negara-negara Maghreb.

Daftar negara-negara di Afrika Utara, menurut definisi PBB:

• Aljazair
• Libya
• Maroko
• Mesir
• Sahara Barat
• Sudan
• Tunisia

. Afrika Utara merupakan kawasan yang secara umum merangkumi:

• Algeria
• Mesir
• Libya
• Mauritania
• Maghribi
• Sudan
• Tunisia
• Sahara Barat

Azores, kepulauan Canary, Ethiopia, Eritrea, dan Madeira kadang-kala dianggap sebagai
sebahagian Afrika Utara.

Sebahagian Magribi (juga dikenali sebagai Afrika Barat Laut atau Tamazgha) adalah
bahagian Afrika Utara yang membentuk Morocco, Sahara Barat, Algeria, Tunisia, Libya,
dan Mauritania (dengan itu menyingkir Lembah Nil). Dalam kegunaan biasa - terutama
dalam bahasa Perancis - istilah ini seringkali terhad kepada tiga negara pertama, kerana
kesemuanya merupakan bekas koloni Perancis. Dalam bahasa Arab, istilah ini turut
merujuk kepada Morocco sahaja.

Sesetengan negara di Afrika utara, terutamanya Mesir dan Libya, sering kali dimasukkan
sekali dalam istilah biasa Timur Tengah, kerana ia dari satu segi mempunyai ikatan rapat
kepada Asia barat berbanding Maghreb. Tambahan lagi, Semenanjung Sinai di Mesir
merupakan sebahagian Asia, menjadikan Mesir sebagai negara antara benua.
Aljazair

(Bendera) (Lambang)

Motto: "From the people and for the people"


"Revolusi oleh rakyat dan untuk rakyat" Lagu kebangsaan: Kassaman (Arab)

"The Pledge" Ibu kota


Aljir
36°42′ LU, 3°13′ BT Kota terbesar Aljir Bahasa resmi Arab (de jure), Perancis (de facto)
Pemerintahan
Presiden
Perdana Menteri Republik semi presidensial
Abdelaziz Bouteflika
Ahmed Ouyahia Kemerdekaan
Dinasti Ziyanid
Kekuasaan Ottoman
Kekuasaan Perancis
Republik
dari 1236
dari 1516
dari 1830
5 Juli 1962 Wilayah
- Total
- Air (%)
2.381.741 km² (ke-11)
Penduduk
- Perk. 2005
- Kepadatan
32.930.091 jiwa (ke-35)
14 jiwa/km² (ke-196) PDB (PPP)
- Total
- Per kapita perk. 2006
US$253,4 miliar (ke-38)
US$7.700 (ke-88) PDB (nominal)
- Total
- Per kapita perk. 2005
US$102.026 miliar (ke-48)
US$3.086 (ke-84) IPM (2004) 0,728 (menengah) (ke-102) Mata uang Dinar (DA) Zona waktu
CET (UTC+1) Aljazair

Aljazair terletak di barat-laut Afrika dengan pantai sepanjang Laut Tengah di sebelah
utara, berbatasan dengan Tunisia di timur laut, Libya di timur, Niger di sebelah tenggara,
Mali dan Mauritania di barat laut, dan Maroko di barat. Nama Algeria berasal dari nama
ibu kotanya Algiers yang berarti kepulauan (al-jazā’ir, dalam bahasa Arab). Ini mungkin
merujuk kepada 4 buah pulau yang terletak berdekatan dengan Algiers. Algeria
merupakan negara kedua terbesar di benua Afrika.

Sejarah
Penduduk asli Berber di Aljazair telah di bawah kekuasaan asing selama lebih dari 3000
tahun terakhir. Orang-orang Fenisia (1000 SM) dan Republik Romawi (200 SM) ialah
yang terpenting, sampai datangnya orang-orang Arab di abad ke-8. Bagaimanapun, aliran
penaklukan tak seluruhnya satu arah; di masa pertengahan Fatimiyah Berber, berasal dari
Aljazair, mengambil alih Mesir, walaupun segera setelah itu meninggalkan Afrika Utara.

Aljazair masuk wilayah Turki Utsmani oleh Khair ad-Din dan saudaranya Aruj yang
membuat pesisirnya basis corsair; [privateering] mereka yang dicapai puncaknya di Aljir
pada 1600an, setelah pusat kegiatan dipindahkan ke Tripoli di Libya. Dengan dalih
mengabaikan konsul-konsul mereka, Prancis menyerang Aljir pada 1830; bagaimanapun,
perlawanan hebat dari sejumlah tokoh seperti Emir Abdelkader yang dibuat untuk
penaklukan pelan-pelan di Aljazair, tak secara teknis selesai sampai awal 1900an saat
Tuareg terakhir ditaklukkan.
Sementara itu, bagaimanapun, Prancis telah membuat Aljazair bagian integral
metropolitannya, status status yang akan mengakhiri jatuhnya Republik Keempat.
Puluhan ribu pemukim dari Prancis, Italia, Spanyol, dan Malta pindah menyeberangi Laut
Tengah untuk bertani di Algerian daratan pesisir dan menduduki bagian yang paling
berharga dari kota-kota Aljazair, mendapatkan keuntungan dari penyitaan tanah bersama
yang dipunyai pemerintah Prancis. Orang-orang Eropa beranak pinak di Aljazair (yang
disebut pied-noir), seperti penduduk asli Yahudi Aljazair, merupakan warga negara
Prancis penuh yang sedang mulai dari akhir abad ke-19; dengan memperlihatkan
perbedaan menyolok, kebanyakan Muslim Aljazair tetap di luar hukum Prancis, dan tak
memiliki kewarganegaraan Prancis ataupun hak suara. Susunan sosial Aljazair diperlunak
untuk maksud yang berubah selama masa ini: tingkat melek huruf jatuh secara hebat,
sedangkan penyerobotan tanah menumbangkan kebanyakan penduduk.

Pada 1954, Front Pembebasan Nasional (FLN) melancarkan perang gerilya; setelah
hampir 1 dekade perang di kota dan desa, mereka berhasil memaksa Prancis keluar pada
1962. Pada 25 September 1962, Ferhat Abbas terpilih menjadi presiden dari
pemerintahan provinsional, dengan Ahmed Ben Bella sebagai perdana menteri.
Kebanyakan 1.025.000 pied-noir, seperti 91.000 harki (Muslimin Aljazair pro-Prancis),
atau hampir 10% penduduk Aljazair pada 1962, pergi dari Aljazair ke Prancis hanya
sekian bulan dalam pertengahan tahun itu.

Presiden pertama Aljazair, pemimpin FLN Ahmed Ben Bella, didepak oleh mantan
sekutunya dan juga PM, Houari Boumédiènne pada 1965. Negara itu kemudian
menikmati hampir 25 tahun yang relatif stabil 1 partai sosialis milik Boumedienne dan
para penggantinya.

Pada 1990-an, Aljazair dilanda perang saudara penuh kekerasan dan berkepanjangan
setelah militer menghalangi ParPol Islam, Front Keselamatan Islam mengambil
kekuasaan menyusul pemilihan multipartai pertama di negeri itu. Lebih dari 100.000
orang terbunuh, kebayakan dalam pembantaian penduduk sipil yang tak beralasan, oleh
kelompok gerilyawan seperti Kelompok Islam Bersenjata.

Pada bulan Desember 1990, Majelis Rakyat Nasional mengesahkan aturan penggunaan
bahasa Arab sebagai bahasa resmi Aljazair dan melarang perusahaan-perusahaan swasta
dan partai politik menggunakan bahasa Perancis dan Berber. Undang-undang baru ini
dianggap sebagai sikap tidak toleran pemerintah terhadap sejumlah masyarakat yang
berlatar pendidikan Barat serta masyarakat Berber. Hal ini kemudian menyebabkan
sekitar 500.000 orang turun ke jalan untuk memprotes diskriminasi agama dan politik

Politik
Kepala negara ialah Presiden, yang dipilih untuk masa 5 tahun, dapat diperpanjang sekali
lagi. Aljazair memiliki hak pilih bersama. Presiden ialah kepala Dewan Menteri dan
Dewan Keamanan Tinggi. Ia mengangkat PM yang merupakan kepala pemerintahan. PM
mengangkat Dewan Menteri.
Parlemen Aljazair bikameral, terdiri dari majelis rendah, Majelis Rakyat Nasional (APN),
dengan 380 anggota dan majelis tinggi, Dewan Negara, dengan 144 anggota. APN dipilih
tiap 5 tahun.

Libya

(Bendera Libya) (Lambang Libya)


Motto: —

Bahasa resmi Arab Ibu kota Tripoli Pemimpin Revolusi Moammar Khadafy Presiden
Zentani Muhammad az-Zentani Perdana Menteri Baghdadi Mahmudi Wilayah
- Total Urutan ke-16
1.759.540 km² Penduduk
- Total
- Kepadatan Urutan ke-103
5.499.074
3,1/km² Mata uang Dinar Libya Zona waktu UTC +2 Kemerdekaan 24 Desember
1951 Lagu kebangsaan Allahu Akbar

Libya atau resminya Great Socialist People's Libyan Arab Jamahiriya (bahasa Arab:
‫ليبيا‬, yang diartikan ke dalam bahasa Libya Lībyā atau ‫)الجماهيرية العربية الليبية الشعبية الشتراكية‬
terletak di Afrika Utara, berbatasan dengan Laut Tengah, Mesir di sebelah timur, Sudan
di tenggara, Chad dan Niger di selatan serta Aljazair dan Tunisia di sebelah barat. Ibu
kota negaranya adalah Tripoli. Terdapat tiga seksi tradisional, yaitu Tripolitania, Fezzan,
dan Cyrenaica.

Nama "Libya" berasal dari bahasa Mesir "Lebu", sebutan bagi orang-orang Berber yang
tinggal di sebelah barat Sungai Nil, dan diadopsi oleh bahasa Yunani sebagai "Libya".
Pada zaman Yunani kuno, istilah ini memiliki arti yang lebih luas, yang mencakup
seluruh Afrika Utara di sebelah barat Mesir, dan kadang ditujukan untuk seluruh benua
Afrika.
Semula, Libya adalah sebuah kerajaan yang didirikan pada 24 Desember 1951. Raja Idris
I bertindak sebagai pemimpin pemerintahan. Italia merebut Libya dari Kekaisaran
Ottoman (Turki) dan menjadikannya wilayah jajahan. Sebuah negara yang terletak di
Afrika Utara dan berbatasan dengan Laut Tengah ini mendapat kemerdekaan setelah
Italia menyerah kepada Sekutu dalam Perang Dunia II.

Maroko

Motto: ‫ الملك‬،‫ الوطن‬،‫ال‬


(Allāh, al Waţan, al Malik = "Allah, Negara, Raja")
Lagu kebangsaan: Hymne Cherifien

(Bendera) (Lambang)

Ibu Kota :Rabat


34°02' LU 6°51' BB Kota terbesar Casablanca Bahasa resmi Arab Pemerintahan
Raja
Perdana Menteri Monarki Konstitusional
Mohammed VI
Abbas El Fassi Kemerdekaan
- Dari Perancis
2 Maret 1956 Wilayah
- Total
- Air (%)
446.550 km² (ke-56)
- Penduduk
- Perk. 2005
- Sensus -
- Kepadatan
32.725.847 jiwa (ke-35)
- jiwa
73 jiwa/km² (ke-96) PDB (PPP)
- Total
- Per kapita perk. 2005
US$129,2 miliar (ke-53)
US$4.332 (ke-112)

Mata uang Dirham (MAD)

Mesir

(Bendera) (Lambang)

Motto: — Lagu kebangsaan: Biladi, Biladi, Biladi


Ibu kota
Kairo
30°2′ LU 31°13′ BT Kota terbesar Kairo Bahasa resmi Arab Pemerintahan
Presiden
Perdana Menteri Republik
Hosni Mubarak
Ahmed Nazif Kemerdekaan
- Disetujui
- Deklarasi Dari Britania Raya
28 Februari 1922
18 Juni 1953 Wilayah
- Total
- Air (%)
997.739 km² (ke-30)
0,6% Penduduk
- Perk. 2005
- Sensus 2004
- Kepadatan
77.505.756 jiwa (ke-15)
76.117.420 jiwa
77 jiwa/km² (ke-93) PDB (PPP)
- Total
- Per kapita perk. 2005
US$282,3 miliar (ke-31)
US$1.350 (ke-115)
Mata uang Pound (EGP) Zona waktu
- Musim panas (DST) UTC+2
UTC+3

Republik Arab Mesir, lebih dikenal sebagai Mesir, (bahasa Arab: ‫ )مصر‬adalah
sebuah negara yang sebagian besar wilayahnya terletak di Afrika bagian timur laut.

Dengan luas wilayah sekitar 997.739 km² Mesir mencakup Semenanjung Sinai (dianggap
sebagai bagian dari Asia Barat Daya), sedangkan sebagian besar wilayahnya terletak di
Afrika Utara. Mesir berbatasan dengan Libya di sebelah barat, Sudan di selatan, jalur
Gaza dan Israel di utara-timur. Perbatasannya dengan perairan ialah melalui Laut Tengah
di utara dan Laut Merah di timur.

Mayoritas penduduk Mesir menetap di pinggir Sungai Nil (sekitar 40.000 km²). Sebagian
besar daratan merupakan bagian dari gurun Sahara yang jarang dihuni.

Mesir terkenal dengan peradaban kuno dan beberapa monumen kuno termegah di dunia,
misalnya Piramid Giza, Kuil Karnak dan Lembah Raja serta Kuil Ramses. Di Luxor,
sebuah kota di wilayah selatan, terdapat kira-kira artefak kuno yang mencakup sekitar
65% artefak kuno di seluruh dunia. Kini, Mesir diakui secara luas sebagai pusat budaya
dan politikal utama di wilayah Arab dan Timur Tengah.

Politik
Mesir berbentuk republik sejak 18 Juni 1953. Mesir adalah negara pertama yang
mengakui kedaulatan Indonesia. Mohamed Hosni Mubarak telah menjabat sebagai
Presiden Mesir selama lima periode, sejak 14 Oktober 1981 setelah pembunuhan
Presiden Mohammed Anwar el-Sadat. Selain itu, ia juga pemimpin Partai Demokrat
Nasional. Perdana Menteri Mesir, Dr. Ahmed Nazif dilantik pada 9 Juli 2004 untuk
menggantikan Dr. Atef Ebeid.

Kekuasaan di Mesir diatur dengan sistem semipresidensial multipartai. Secara teoritis,


kekuasaan eksekutif dibagi antara presiden dan perdana menteri namun dalam prakteknya
kekuasaan terpusat pada presiden, yang selama ini dipilih dalam pemilu dengan kandidat
tunggal. Mesir juga mengadakan pemilu parlemen multipartai.

Pada akhir Februari 2005, Presiden Mubarak mengumumkan perubahan aturan pemilihan
presiden menuju ke pemilu multikandidat. Untuk pertama kalinya sejak 1952, rakyat
Mesir mendapat kesempatan untuk memilih pemimpin dari daftar berbagai kandidat.
Namun, aturan yang baru juga menerapkan berbagai batasan sehingga berbagai tokoh,
seperti Ayman Nour, tidak bisa bersaing dalam pemilihan dan Mubarak pun kembali
menang dalam pemilu.
Demografi
Mesir merupakan negara Arab paling banyak penduduknya sekitar 74 juta orang. Hampir
seluruh populasi terpusat di sepanjang Sungai Nil, terutama Iskandariyah dan Kairo, dan
sepanjang Delta Nil dan dekat Terusan Suez. Hampir 90% dari populasinya adalah
pemeluk Islam dan sisanya Kristen (terutama denominasi Coptic.

Penduduk Mesir hampir homogenous. Pengaruh Mediterania (seperti Arab dan Italia) dan
Arab muncul di utara, dan ada beberapa penduduk asli hitam di selatan. Banyak teori
telah diusulkan mengenai asal-usul orang Mesir, namun tidak ada yang konklusif, dan
yang paling banyak diterima adalah masyarakat Mesir merupakan campuran dari orang
Afrika Timur dan Asiatik yang pindah ke lembah Nil setelah jaman es. Orang Mesir
menggunakan bahasa dari keluarga Afro-Asiatik (sebelumnya dikenal sebagai Hamito-
semitic).

Agama
Agama memiliki peranan besar dalam kehidupan di Mesir. Secara tak resmi, adzan yang
dikumandangkan lima kali sehari menjadi penentu berbagai kegiatan. Kairo juga dikenal
dengan berbagai menara masjid dan gereja. Menurut konstitusi Mesir, semua perundang-
undangan harus sesuai dengan hukum Islam. Negara mengakui mazhab Hanafi lewat
Kementerian Agama. Imam dilatih di sekolah keahlian untuk imam dan di Universitas Al-
Azhar, yang memiliki komite untuk memberikan fatwa untuk masalah agama.

90% dari penduduk Mesir adalah penganut Islam, mayoritas Sunni dan sebagian juga
menganut ajaran Sufi lokal. Sekitar 10% penduduk Mesir menganut agama Kristen; 95%
dalam denominasi Koptik (Koptik Ortodoks, Katolik Koptik, dan Protestan Koptik.

Sahara Barat
(Bendera Sahara
Barat)

Bahasa resmi Arab and Spanyol Ibu kota dan kota terbesar Laayoune Presiden
(dalam pengasingan) Mohamed Abdelaziz Perdana Menteri (dalam pengasingan)
Abdelkader Taleb Oumar Wilayah
- Total
- % air Urutan ke-83
266.000 km²
Dapat dihiraukan Penduduk
- Total
- Kepadatan Urutan ke-182
267.405 (perk. Juli 2004)
1/km² Kemerdekaan
- Deklarasi
- Diklaim dan dikuasai Dari Spanyol
27 Februari 1976
Oleh Maroko Mata uang Dirham Maroko (MAD) Zona waktu UTC

Sahara Barat merupakan sebuah daerah di bagian barat laut Afrika yang belum
merdeka. Di sebelah timur laut, berbatasan dengan Aljazair dan selanjutnya di sebelah
utara berbatasan dengan Maroko dan dengan Mauritania di sebelah timur dan selatan.
Kota terbesar dengan jumlah penduduk terbanyak ialah Laayoune.

Apakah daerah ini merupakan bagian dari Maroko atau milik Republik Demokratik
Arab Sahrawi masih dipertentangkan. Saat ini Sahara Barat diduduki oleh Maroko,
namun klaim ini tidak diakui secara global. Organisasi pembebasan Polisario berjuang
untuk kemerdekaan daerah ini.

Pada rencana perdamaian, sebuah pemerintahan masa depan Otoritas Sahara Barat
diusulkan untuk dibentuk.
Sahara Barat merupakan salah satu teritori yang paling jarang dihuni di dunia, bahkan
beberapa data mencatat tingkat kepadatannya sebagai yang paling rendah.

Peta Sahara Barat

Geografi
Sahara Barat terletak di Afrika Utara, berbatasan dengan Samudra Atlantik Utara, antara
Mauritania dan Marocco. Dia juga berbatasan dengan Algeria di timur laut. Tanahnya
kebanyakan "arid" dan tidak ramah di planet ini, tetapi kaya akan fosfat di Bou Craa.

Sudan

(Bendera) (Lambang)
Motto: Al-Nasr Lana (bahasa Arab: Kemenangan adalah Milik Kita) Lagu kebangsaan:
Nahnu Jundullah Jundulwathan ("Kita adalah Pasukan Tuhan dan Tanah Kita")

Ibu kota
Khartoum
15°00′ LU 30°00′ BT Kota terbesar Khartoum Bahasa resmi Arab Pemerintahan
Presiden Rezim otoriter
U. H. A. al-Bashir Kemerdekaan
- Tanggal Dari Mesir dan Britania Raya
1 Januari 1956 Wilayah
- Total
- Air (%)
2.505.810 km² (ke-10)
5% Penduduk
- Perk. 2006
- Sensus ?
- Kepadatan
31.700.000 jiwa (ke-32)
tidak tersedia jiwa
15 jiwa/km² (ke-195) PDB (PPP)
- Total
- Per kapita perk. 2003
68.628 (ke-61)
2.046 (ke-126)
Mata uang Dinar Sudan (SDD) Zona waktu
- Musim panas (DST) UTC+3
tidak ada (UTC+3)

Republik Sudan adalah sebuah negara di Afrika timur laut yang merupakan negara
terbesar di Afrika dan seringkali masih dianggap bagian Timur Tengah. Ibukotanya di
Khartoum.

Sudan berbatasan dengan Mesir di utara, Eritrea dan Ethiopia di timur, Kenya dan
Uganda di tenggara, Kongo dan Republik Afrika Tengah di barat daya, Chad di barat, dan
Libya di barat laut.

Tunisia

(Bendera) (Lambang)
Lagu kebangsaan: Himat Al Hima
Ibu kota
Tunis
36°48′ LU 10°10′ BT Kota terbesar Tunis Bahasa resmi Arab Pemerintahan
Presiden
Perdana Menteri Republik
Zine El Abidine Ben Ali
Mohamed Ghannouchi Kemerdekaan
- Dari Perancis
20 Maret 1956 Wilayah
- Total
- Air (%)
163.610 km² (ke-89)
0,05% Penduduk
- Perk. 2005
- Sensus -
- Kepadatan
10.074.951 jiwa (ke-81)
- jiwa
61 jiwa/km² (ke-108) PDB (PPP)
- Total
- Per kapita perk. 2005
US$77,37 miliar (ke-62)
US$7.732 (ke-74)

Mata uang Dinar (TND) Zona waktu


- Musim panas (DST) CET (UTC+1)
CEST (UTC+2)

Republik Tunisia (bahasa Arab: ‫ )الجمهرية التونسية‬adalah sebuah negara Arab Muslim di
Afrika Utara, tepatnya di pesisir Laut Tengah. Tunisia berbatasan dengan Aljazair di
sebelah barat, dan Libya di selatan dan timur. Di antara negara-negara yang terletak di
rangkaian Pegunungan Atlas, wilayah Tunisia termasuk yang paling timur dan terkecil.
40% wilayah Tunisia berupa padang pasir Sahara, sisanya tanah subur.
Afrika Selatan

Republiek van Suid-Afrika


Republic of South Africa
Republik Afrika Selatan

Cogan kata: !ke e: IPA: ǀxarra IPA: ǁke (ǀXam)


“Bersatu dalam Kepelbagaian”
(pada asalnya “Perpaduan Pelbagai Kaum”)

Lagu: Lagu kebangsaan Afrika Selatan[1]

Pretoria (eksekutif)
Ibu negara Bloemfontein (kehakiman)
Cape Town (perundangan)

Bandar terbesar Johannesburg


Bahasa Afrikaans, Inggeris, Zulu, Xhosa,
Bahasa rasmi Swati, Ndebele, Sotho Selatan, Sotho Utara,
Tsonga, Tswana, Venda
Kerajaan Demokrasi Berparlimen

- Presiden Kgalema Motlanthe

Kemerdekaan daripada United Kingdom

- Kesatuan 31 Mei 1910

Statute
- 11 Disember 1931
Westminster

- Republik 31 Mei 1961

- Air (%) sedikit sahaja

Penduduk

- Anggaran 2005 47,432,000 (26)

- Banci 2001 44,819,278

KDNK (PPP) Anggaran 2005

- Jumlah $570.2 bilion (18)

- Per kapita $12 161 (55)

HDI (2004) ▼ 0.653 (sederhana) (121)


Mata wang rand (ZAR)

Zon waktu SAST (UTC+2)

Internet TLD .za

Kod panggilan +27

Afrika Selatan adalah sebuah republik di selatan Afrika. Ia bersempadan dengan


Namibia, Botswana dan Zimbabwe di utara, Mozambique dan Swaziland di timur laut.
Manakala, keseluruhan negara Lesotho terletak di pendalaman Afrika Selatan.

Pada suatu masa dahulu kerajaan negara ini dikecam kerana dasar 'aparteid'nya tetapi
sekarang ia adalah sebuah negara demokratik dengan penduduk kulit putih terbesar di
benua Afrika. Afrika Selatan merupakan negara pelbagai bangsa dan ia mempunyai 11
bahasa rasmi. Ia juga terkenal sebagai pengeluar berlian, emas dan platinum yang utama
di dunia.

Sejarah
Afrika Selatan merupakan negara tertua di benua Afrika. Ramai puak telah menjadi
penghuninya termasuklah puak Khoi, Bushmen, Xhosa dan Zulu. Peneroka Belanda telah
tiba di sini pada 1652 dan mereka dikenali sebagai Afrikaner. Namun demikian, pihak
British juga berminat dengan negara ini, terutamanya selepas penemuan berlian yang
banyak. Ini telah mencetus Perang British-Belanda dan dua perang Boer. Pada 1910,
empat republik utama telah digabungkan di bawah kesatuan Afrika Selatan. Pada 1931,
Afrika Selatan telah menjadi jajahan British sepenuhnya.

Walaupun negara ini berada di bawah jajahan British, mereka terpaksa berkongsi kuasa
dengan pihak Afrikaner. Perkongsian kuasa ini telah berlanjutan hingga 1940an, bila parti
pro-Afrikaner iaitu Parti Kebangsaan (NP) mencapai majoriti di Parlimen. Para strategi
parti tersebut telah mencipta dasar aparteid (yang dikuatkuasakan pada tahun 1948), suatu
cara untuk mengawal sistem ekonomi dan sosial negara dengan mengekalkan penguasaan
kulit putih dan diskriminasi perkauman. Namun demikian kerajaan British kerap
menggagalkan usaha Aparteid yang menyeluruh di Afrika Selatan. Oleh itu pada tahun
1961, selepas suatu pungutan suara kaum kulit putih, negara ini telah diisytiharkan
sebagai sebuah republik. Di samping itu pada tahun yang sama, Afrika Selatan telah
keluar daripada komanwel. Oleh itu, kerajaan yang diterajui kaum Afrikaner ini tidak lagi
tertakluk kepada pengaruh British. Bermula pada 1960an, program Grand Apartheid
telah dilaksanakan secara besar-besaran; yang menekankan pengasingan wilayah dan
kezaliman pihak polis.

Penindasan kaum kulit hitam telah berlanjutan sehingga akhir abad ke 20. Pada Februari
1990, rentetan dari pemulauan antarabangsa dan tentangan hebat daripada pelbagai
gerakan anti-aparteid terutamanya Kongres Kebangsaan Afrika (ANC), kerajaan Parti
Kebangsaan di bawah pimpinan Presiden F.W. de Klerk telah menarik balik pengharaman
Kongres Kebangsaan Afrika dan persatuan politik berhaluan kiri yang lain dan
membebaskan Nelson Mandela dari penjara. Undang-undang aparteid telah dimansuhkan
secara perlahan-lahan dan pilihan raya pelbagai bangsa yang pertama telah diadakan pada
tahun 1994. Parti ANC telah meraih kemenangan yang besar dan Nelson Mandela, telah
dilantik sebagai Presiden kulit hitam yang pertama di Afrika Selatan. Walaupun kuasa
telah berada di tangan kaum kulit hitam, berjuta-juta penduduknya masih hidup dalam
kemiskinan.

Sewaktu Nelson Mandela menjadi Presiden negara ini selama 5 tahun, kerajaannya telah
berjanji untuk melaksanakan perubahan terutamanya dalam isu-isu yang telah diabaikan
semasa era aparteid. Antara isu-isu yang ditangani oleh kerajaan pimpinan ANC
termasuklah pengangguran, wabak AIDS, kekurangan perumahan dan jenayah.
Pentadbiran Mandela juga mula memperkenalkan kembali Afrika Selatan kepada
ekonomi global setelah beberapa tahun dipulaukan disebabkan dasar aparteidnya. Selain
itu, dalam usaha mereka untuk menyatukan rakyat semula kerajaan telah menubuhkan
satu suruhanjaya yang dikenali sebagai Truth and Reconciliation Committee (TRC) di
bawah pimpinan Biskop Desmond Tutu. Suruhanjaya ini berperanan untuk memantau
agensi kerajaan seperti agensi polis agar masyarakat Afrika Selatan boleh hidup dalam
aman dan harmoni. President Mandela telah menumpukan sepenuh perhatiannya terhadap
pendamaian di tahap nasional, dan telah cuba untuk membentuk satu identiti untuk Afrika
Selatan dalam masyarakat majmuk yang terpisah akibat konflik perkauman sejak
beberapa dekad. Kebolehan Mandela dalam mencapai objektifnya jelas terbukti kerana
selepas 1994 negara ini telah bebas dari keganasan politik. Nelson Mandela telah meletak
jawatan sebagai Presiden parti ANC pada Disember 1997, untuk memberi laluan kepada
Presiden yang baru iaitu Thabo Mbeki. Mbeki dipilih sebagai presiden Afrika Selatan
selepas memenangi pilihan raya nasional pada tahun 1999, dan partinya menang tipis dua
pertiga majoriti di parlimen. Presiden Mbeki telah mengalih tumpuan kerajaan daripada
pendamaian kepada perubahan, terutamanya dari segi ekonomi negara.

Politik
Afrika Selatan merupakan negara demokrasi berperlembagaan dengan sistem tiga tingkat
dan institusi kehakiman yang bebas. Terdapat tiga peringkat iaitu kebangsaan, wilayah
dan kerajaan tempatan yang mempunyai badan perundangan serta eksekutif dengan
bidangkuasa yang terhad dalam sfera masing-masing.

Presiden Afrika Selatan memegang dua jawatan iaitu sebagai Ketua Negara dan juga
Ketua kerajaan. Beliau dipilih sewaktu kedua-dua dewan bergabung, iaitu Perhimpunan
Kebangsaan (National Assembly) dan Majlis Wilayah-wilayah Kebangsaan (National
Council of Provinces). Lazimnya, Presiden adalah pemimpin parti majoriti di Parlimen.

Perhimpunan Kebangsaan mempunyai 400 ahli yang dipilih melalui pilihan raya secara
perwakilan berkadar. Majlis Negeri-Negeri Kebangsaan (NCoP), yang telah
menggantikan Senat pada 1997, terdiri daripada 90 ahli yang mewakili setiap 9 negeri
termasuk bandar-bandar besar di Afrika Selatan.

Di Afrika Selatan, pilihan raya diadakan setiap 5 tahun dan setiap rakyat berusia 18 tahun
ke atas diwajibkan mengundi. Pilihan raya terakhir ialah pada April 2004, di mana parti
ANC berjaya memenangi 69.68% kerusi diparlimen. Parti ini bersama Parti Kebebasan
Inkatha (6.97%) telah membentuk barisan kerajaan. Parti pembangkang utama pula
termasuklah Democratik Alliance atau Barisan Demokratik (12.37%) , Pergerakan
Demokratik Bersatu atau UDM (2.28%), Demokrat Bebas atau ID (1.73%), Parti
Kebangsaan Baru atau NNP (1.65%) dan Parti Demokratik Kristian Afrika atau
ACDP(1.6%).

Di samping itu, setiap negeri di Afrika Selatan mempunyai satu penggubal undang-
undang negeri dan Majlis Eksekutif yang diketuai oleh seorang Perdana Menteri atau
"Premier".
Dasar Luar Negara

Sewaktu era aparteid, negara ini telah dipulaukan oleh kebanyakan negara termasuk
Malaysia. Malah, negara ini telah berperang secara sulit dengan negara jirannya seperti
Angola yang menyokong fahaman komunisme. Pada 1 Jun, 1994, Afrika Selatan dengan
rasminya telah menyertai semula organisasi Komanwel dan pada 23 Jun tahun yang
sama, negara ini telah diterima semula ke dalam Perhimpunan Agung PBB. Selain itu,
negara ini telah menyertai Organisasi Kesatuan Afrika (OAU), yang kini dikenali sebagai
Kesatuan Afrika; dan perubahan ini telah dicadangkan oleh Presiden Afrika Selatan iaitu
Thabo Mbeki pada 2002.

Sejak kemunculannya selepas pemulauan antarabangsa sewaktu era aparteid, negara ini
telah memainkan peranan yang penting di arena global. Dasar luar negaranya yang utama
ialah untuk menjalin perhubungan yang baik dengan semua negara, terutamanya dengan
negara-negara jiran dalam Komuniti Pembangunan Selatan Afrika (SADC) dan ahli-ahli
lain dalam Kesatuan Afrika. Disamping itu, negara ini telah memainkan peranan penting
dalam menamatkan konflik serta krisis politik yang melanda rantau ini, termasuklah di
Burundi, Republik Congo, Comoros, dan Zimbabwe. Pada Ogos 1998, negara ini telah
mempengerusikan Pergerakan Negara-Negara Berkecuali (NAM), yang berakhir pada
Julai 2002.

Swaziland telah meminta Afrika Selatan untuk membuka perundingan berkenaan


reincorporating beberapa wilayahnya yang berhampiran yang diduduki etnik Swazi atau
merupakan sebahagian kerajaan Swazi yang lampau.

Selain itu, status Afrika Selatan sebagai pusat pemindahan perkapalan bagi dadah heroin
dan kokaina telah mencetuskan kontroversi. Penyalahgunaan dadah tempatan yang agak
tinggi telah merangsangkan perdagangan dadah; serta meningkatkan lagi permintaan
kokaina di negara ini. Malah, Afrika Selatan adalah terkenal sebagai pasaran dunia
terbesar bagi dadah methaqualone, yang dikenali oleh penduduk tempatan sebagai
"Mandrax". Dadah ini biasanya diimport secara haram dari India melalui beberapa negara
Afrika Timur. Penanaman ganja secara haram juga amat berleluasa disini.

Afrika Selatan juga telah meningkatkan bilangan tenteranya di sempadan Zimbabwe


untuk membendung pelarian dari negara tersebut. Kadar pelarian semakin meningkat
akibat pemerintahan kuku besi Presiden Zimbabwe iaitu Robert Mugabe.

Tentera

Angkatan Tentera Afrika Selatan atau lebih dikenali sebagai Angkatan Pertahanan
Nasional Afrika Selatan (SANDF), telah ditubuhkan pada tahun 1994. Sebelum itu, ia
dikenali sebagai Angkatan Pertahanan Afrika Selatan (SADF). Angkatan yang baru ini
terdiri daripada angkatan tentera lama, berserta pasukan militari daripada beberapa
organisasi yang berjuang untuk kebebasan kaum kulit hitam iaitu Umkhonto we Sizwe
(MK), Tentera Kebebasan Rakyat Azania (APLA), dan angkatan tentera dari bekas
kawasan "homeland". SANDF boleh dibahagikan kepada empat cabang utama, Tentera
Afrika Selatan, Tentera Udara Afrika Selatan, Tentera Laut Afrika Selatan, dan Khidmat
Kesihatan Ketenteraan Afrika Selatan.

Sewaktu era aparteid di bawah pentadbiran Botha, negara ini telah menjalankan program
senjata nuklear, kononnya dengan bantuan pihak Israel. SADF juga mungkin pernah
melancarkan ujian nuklear di Atlantik pada 1979, tetapi sejak itu negara ini telah menolak
program nuklearnya dan menandatangi Perjanjian Pengawalan Senjata Nuklear (NPT)
pada 1991 selepas menghapuskan longgokan nuklearnya yang kecil. Hanya Afrika
Selatan berjaya membangunkan senjata nuklear di benua Afrika ini, dan merupakan salah
satu negara yang secara sukarela memansuhkan program nuklearnya. Perjanjian
Pengawalan Senjata Nuklear (NPT) menggalakkan negara ahli yang berjaya dalam
program nuklear untuk menarik balik program tersebut.

Sejak kebelakangan ini, SANDF telah menjadi angkatan keamanan utama di rantau ini,
dan telah terlibat dalam pelbagai operasi termasuk di Lesotho, Republik Demokratik
Congo, serta Burundi. Angkatan ini juga turut terlibat dalam pasukan pengaman
multinasional di bawah PBB.

Organisasi antarabangsa

Afrika Selatan adalah ahli kepada beberapa organisasi antarabangsa, antaranya:

• ACP
• AfDB
• AU
• Komanwel
• FAO
• G-24
• G-77
• NAM
• ONUB
• OPCW
• SADC
• WHO
• WMO
• WTO

Geografi
Afrika Selatan terletak di 29° 00' S, 24° 00' T. Luas kawasannya adalah 1,219,912 km²
termasuk Pulau Robben dan Kepulauan Prince Edwards (Pulau Marion dan Pulau Prince
Edward). Afrika Selatan bersempadan dengan Lautan Atlantik di pantai barat dan Lautan
Selatan dan Lautan Hindi di pantai timur. Arus utama di lautan tersebut adalah arus sejuk
Benguela dan arus suam Agulhas. Titik paling rendah adalah Lautan Atlantik pada 0 m
dan paling tinggi ialah Njesuthi pada ketinggian 3,408 m.
Afrika Selatan mempunyai iklim yang berbeza-beza. Di barat-daya negara ini, iklimnya
adalah Mediterranean, di kawasan pedalaman ia beriklim sederhana, dan di timur-laut
iklimnya adalah separa tropika atau "subtropical".

Afrika selatan merupakan sebuah negara yang kaya dengan galian bernilai seperti emas,
platinum dan berlian. Galian semulajadinya termasuklah emas, kromium, antimoni,
arang, bijih besi, manganese, nikel, fosfat, bijih timah, uranium, berlian, platinum,
kuprum, vanadium, garam, gas asli.

Wilayah dan bandar

Peta Afrika Selatan

Afrika Selatan terdiri daripada sembilan wilayah iaitu:

• Cape Timur
• Cape Barat
• Cape Utara
• Free State
• Gauteng
• KwaZulu-Natal
• Limpopo
• Mpumalanga
• North-West

Pada amnya Pretoria adalah ibunegara Afrika Selatan. Namun pusat kerajaannya
terbahagi kepada tiga iaitu:

• Pretoria (Pusat Pentadbiran)


• Cape Town (Pusat Legislatif)
• Bloemfontein (Pusat Perundangan)

Bandar-bandar utama di Afrika Selatan termasuk Johannesburg, Durban, Cape Town,


Pretoria, Kimberley, Pelabuhan Elizabeth dan Bloemfontein.

Iklim
Afrika Selatan mempunyai beberapa iklim yang berlainan. Ia dipengaruhi oleh beberapa
faktor seperti aras ketinggian dan arus laut. Di barat-daya negara ini, iklimnya adalah
Mediterranean, di kawasan pendalaman ia beriklim sederhana, dan di timur-laut iklimnya
adalah separa tropikal atau "subtropical". Sebahagian kecil kawasan di barat-laut Afrika
Selatan bergurun dan beriklim kering. Sebahagian besar negara ini bercuaca sederhana
panas dengan hari yang cerah dan malam yang sejuk.

Dari segi suhu, suhu yang biasa disini ialah antara 17°C hingga 30°C. Misalnya, purata
suhu tahunan di Cape Town is 17°C, dan di Pretoria, 17.5°C. Suhu maksimum biasanya
melebihi 32°C pada musim panas, dan di beberapa tempat di utara ia boleh mencecah
38°C. Suhu paling tinggi yang penah dicatatkan ialah lebihkurang 48°C, telah berlaku di
Northern Cape dan Mpumalanga (sebelum ini dikenali sebagai Eastern Transvaal). Suhu
paling rendah telah dicatit 250 km timur-laut bandar Cape Town, dimana purata suhu
minimumnya adalah serendah -6.1°C. Rekod salji (hampir 50sm) berlaku pada Julai 1994
di kawasan pergunungan yang bersempadan dengan Lesotho.

Musim hujan biasanya berlaku pada musim panas (November hingga Mac), tetapi di
barat-daya, disekeliling Tanjung Harapan, musim hujannya adalah pada musim sejuk (Jun
hingga Ogos).

Di barat-laut, hujan tahunannya adalah di bawah paras 200mm. Manakala di timur


Highveld, tempat ini menerima 500mm hingga 900mm hujan setiap tahun; kadangkala
hujannya melebihi 2,000mm. Sebahagian besar zon pertengahannya menerima purata
lebihkurang 400mm hujan.

Ekonomi
Afrika Selatan adalah sebuah negara maju dengan penduduk yang berpendapatan
sederhana. Negara ini kaya dengan galian terutamanya galian bernilai tinggi seperti emas,
platinum dan berlian. Ia juga mempunyai sistem kewangan, perundangan,
telekomunikasi, tenaga, infrastruktur yang maju dan moden. Bursa sahamnya di
Johannesburg begitu aktif, sehinggakan ia pernah berada di tangga ke-10 terbesar di
dunia.

Sejak kedatangan British di sini, ekonomi negara bergantung kepada sektor


perlombongan. Tetapi beberapa dekad yang lalu, ia telah digantikan oleh sektor
pengeluaran. Sektor industri Afrika Selatan yang sangat maju, telah menjadikannya
ekonomi ke-25 terbesar di dunia. Dengan hanya 7% penduduk dan 4% jumlah kawasan
keseluruhan Afrika, Afrika Selatan mengeluarkan lebih satu pertiga produk dan
perkhidmatan di Afrika, dan hampir 40 % pengeluaran industri di Afrika. Selain itu,
KDNK per kapitanya telah meletakkan negara ini dikalangan 50 negara terkaya didunia.
Namun secara realitinya, pembangunan hanyalah tertumpu pada 4 kawasan utama: Cape
Town, Pelabuhan Elizabeth, Durban, dan Pretoria-Johannesburg. Manakala kebanyakan
tempat lain masih mundur. Akibatnya Afrika Selatan mempunyai kadar ketidaksamaan
pendapatan yang tertinggi didunia. Dasar Aparteid yang dilaksanakan selama lebih empat
dekad, merupakan punca utama kemiskinan di kalangan penduduk kulit hitam di Afrika
Selatan. Pada akhir 1980an dianggarkan 16 juta penduduknya hidup di bawah paras
kemiskinan dan 2.3 juta orang berisiko kebuluran dan kurang zat makanan. Walaupun
begitu, kerajaan kulit hitam Afrika Selatan telah berjaya mengurangkan kadar kemiskinan
dari 42% pada 1994 ke 24% pada tahun 2003.

Antara masalah lain yang telah melanda negara ini ialah jangkitan HIV. Wabak ini
merupakan masalah kritikal di Afrika Selatan. Dianggarkan 4.79 juta penduduknya
dijangkiti HIV/AIDS dan kerajaan Afrika yang baru terpaksa berbelanja berjuta-juta
Rand untuk menangani masalah ini. Sejak Afrika Selatan membuka sempadannya selepas
tamatnya Apartheid, sindiket jenayah antarabangsa telah menembusi negara ini. Kini,
Afrika Selatan adalah pengeluar dadah ganja terbesar di dunia. Pergolakan politik di
Zimbabwe juga memberi impak yang buruk kepada ekonomi negara ini. Ramai pelabur
asing bimbang masalah ini akan berlanjutan ke Afrika Selatan. Pada tahun 2002,
masalah-masalah ini telah menjadi faktor utama penurunan nilai Rand sebanyak 30
peratus tetapi pada tahun ini matawang Rand telah kembali kukuh.

Demografi
Demografi di Afrika Selatan boleh dibahagikan kepada empat kumpulan utama iaitu:
orang kulit hitam, orang kulit putih, orang berwarna (orang dari Asia atau peranakan) dan
orang berbangsa India.
Jalan Bo-Kaap di Cape Town yang merupakan perkampungan orang Melayu Tanjung di
Afrika Selatan

Kaum yang terbesar di Afrika Selatan adalah kaum pribumi berkulit hitam iaitu 77%
jumlah penduduk di sini. Penduduk kulit hitam terdiri daripada masyarakat majmuk yang
boleh diklasifikasikan kepada empat kumpulan etnik berdasarkan kepada bahasa masing-
masing. Kumpulan yang terbesar iaitu 50% penduduk Afrika disini adalah yang
berbahasa Nguni termasuk bangsa Ndebele, Swazi, Xhosa dan Zulu. Kumpulan yang
kedua terbesar adalah yang berbahasa Sotho-Tswana, termasuklah beberapa bangsa
Sotho, Pedi, dan Tswana dan merupakan majoriti di kebanyakan kawasan Highveld. Dua
kumpulan yang terakhir adalah Tsonga, atau Shangaan, yang tertumpu di Utara dan
wilayah Mpumalanga, dan Venda, yang juga tertumpu di wilayah utara Afrika Selatan.

11% penduduk di sini terdiri daripada kaum kulit putih yang berbangsa Belanda,
Perancis, Inggeris dan Jerman. Kebanyakan orang Eropah di negara ini adalah keturunan
peneroka-peneroka awal di koloni Cape. Terdapat juga kumpulan minoriti Portugis —
kumpulan pertama daripada keturunan peneroka Eropah yang awal. Dari segi budaya dan
linguistik kaum kulit putih boleh dibahagikan kepada dua kumpulan yang besar iaitu
Afrikaner dan Inggeris. Sejak tahun 1994, iaitu apabila berakhirnya era aparteid kaum
kulit putih telah berkurangan akibat kadar kelahiran yang rendah dan penghijrahan; lebih
100,000 telah berhijrah ke negara lain atas beberapa sebab seperti kadar jenayah yang
tinggi dan dasar kerajaan yang memihak kepada kaum kulit hitam. Namun demikian,
imigran kulit putih yang bukan dari Afrika Selatan semakin bertambah terutamanya dari
negara seperti Britain dan Zimbabwe. Contohnya pada tahun 2005, dianggarkan 212,000
rakyat British telah bermastautin di nagara ini.

9% daripada penduduk Afrika Selatan terdiri daripada bangsa berwarna atau coloured.
Bangsa ini termasuklah kumpulan peranakan dan juga pendatang Asia, termasuk orang
Melayu dan Indonesia (dipanggil Melayu Tanjung) yang dibawa masuk untuk bekerja
sebagai kuli di Natal. Manakala, 3% lagi terdiri dari bangsa India yang berasal dari
pedagang-pedagang India.

Dari segi agihan pendapatan pula, kaum kulit putih masih mendominasi ekonomi negara.
Hampir 100,000 kaum kulit putih mempunyai pendapatan tahunan lebih daripada
ASD$60,000; hanya 5,000 kaum kulit hitam mempunyai pendapatan yang sama.
Walaupun begitu lebih kurang 300,000 kaum kulit hitam boleh dikategorikan sebagai
kelas pertengahan (dengan pendapatan antara ASD$13,000 dan ASD$23,000 setahun)
walaupun 40% pengangguran masih berlaku di kalangan masyarakat kulit hitam. [2]
Pendidikan
Untuk senarai universiti sila lihat: Universiti di Afrika Selatan

Untuk rencana lanjutan sila lihat: Sejarah Pendidikan Afrika Selatan

Di Afrika Selatan, alam persekolahan adalah selama 13 tahun - atau gred. Namun, tahun
pertama pendidikan atau gred 0 dan tiga tahun terakhir iaitu dari gred 10 hingga gred 12
(juga dipanggil "matric") adalah tidak wajib. Kebanyakan sekolah rendah menawarkan
gred 0. Tetapi gred ini boleh juga dibuat di tadika. Lazimnya untuk memasuki universiti,
seseorang itu wajib melepasi "matric" dengan minimum tiga matapelajaran gred tinggi
dan bukan sekadar lulus (standard). Malah beberapa universiti yang berprestij akan
mengenakan syarat akademik yang lebih tinggi. Walaupun begitu, mereka yang lulus
"National Senior Certificate" layak untuk belajar di "technikon" atau kolej teknikal.

Di bawah sistem aparteid, sistem pendidikannya dirangka mengikut warna kulit iaitu
kementerian yang berasingan untuk pelajar kulit putih, berwarna, Asia, dan kaum kulit
hitam di luar bantustan. Pengasingan ini telah menghasilkan 14 kementerian pendidikan
yang berbeza di negara ini.

Pengstrukturan sistem pendidikan selepas era-aparteid merupakan cabaran yang besar


bagi kerajaan negara ini. Kerajaan baru telah membentuk suatu sistem pendidikan
kebangsaan tanpa diskriminasi kaum tetapi menggabungkan 14 kementerian pendidikan
merupakan tugas yang sukar. Oleh itu pada Februari 1996, Kementerian Pendidikan telah
melancarkan satu kurikulum baru yang dinamakan "Curriculum 2005". Kurikulum ini
yang akan menggantikan dasar pendidikan berdasarkan aparteid, akan memberi tumpuan
kepada "outcome" atau hasilnya iaitu pelajar akan menjadi lebih proaktif dalam
persekitarannya dan juga di dalam masyarakat. Untuk mencapai objektif ini, pada 1999
kerajaan telah memperuntukkan 5.7 peratus belanjawan untuk sektor pendidikan
termasuk membina 2,000 sekolah-sekolah baru, 65,000 bilik darjah yang baru dan
beralatan penuh, 60,000 guru-guru yang terlatih dan 50 juta buku teks yang dicetak.

Pada 2004, Afrika Selatan mempunyai 366,000 guru dan hampir 28,000 sekolah-sekolah
-termasuk 390 sekolah khas dan 1,000 sekolah swasta. Daripada jumlah ini, 6,000 adalah
dari sekolah tinggi (gred 7 hingga gred 12) dan selebihnya adalah dari sekolah rendah
(gred 1 hingga gred 6).

Afrika Selatan juga mempunyai suatu sistem pendidikan tinggi yang maju, yang juga
dipisahkan mengikut ras sewaktu era aparteid. Pada 1995 terdapat 385,000 pelajar yang
belajar di 21 universiti dan 190,000 pelajar di "technikon" (institut teknikal atau
vokasional). Hampir 37 peratus adalah dari golongan kulit putih. Tetapi sejak 1994,
penyertaan pelajar kulit hitam di universiti-universiti yang dikhaskan untuk pelajar kulit
putih telah bertambah secara mendadak.[3]

Budaya
Untuk rencana lanjutan sila lihat: Budaya pelbagai bangsa di Afrika Selatan

Pergaulan bebas di kalangan masyarakat Afrika Selatan di kawasan-kawasan bandar dan


penindasan budaya kaum kulit hitam sewaktu era aparteid telah mengakibatkan hilangnya
cara hidup lama di bandar-bandar di sini. Namun, budaya kulit hitam masih wujud di
kawasan desa. Beberapa perbezaan budaya tetap ada di antara etnik-etnik di sana, seperti
adat perkahwinan dan pantang-larang mereka. Tetapi pada umumnya, tradisi masyarakat
kulit hitam adalah berlandaskan kepercayaan kepada dewa-dewa yang perkasa serta
maskulin, semangat nenek-moyang dan kuasa-kuasa ghaib. Poligami juga dibenarkan dan
"lobolo" (mas kahwin) biasanya akan dibayar. Kerbau memainkan peranan penting dalam
kebanyakan budaya, sebagai simbol kekayaan dan binatang korban.

Seni Afrika Selatan boleh dilihat dari pelbagai lukisan gua dan batu oleh puak San,
sebahagiannya dilukis sejak 26,000 tahun yang lalu. Manik-manik yang direka secara
teliti oleh puak Zulu juga merupakan kraftangan yang popular di negara ini. Malangnya,
budaya kaum kulit hitam telah dihapuskan sewaktu era-aparteid. Amalan seharian yang
berkait rapat dengan tradisi dan budaya kaum kulit hitam telah diabaikan dan juga
dihapuskan. Contoh yang paling ketara adalah pemusnahan "District Six", suatu kawasan
pelbagai budaya di Cape Town dan Sophiatown di Johannesburg, di mana ramai
pemuzik-pemuzik terkenal antarabangsa berhimpun dan mengasah kemahiran mereka.
Antara kumpulan muzik terkenal termasuklah Ladysmith Black Mambazo yang berjaya
membawa bunyian Afrika Selatan ke dunia barat, sebelum dan juga selepas aparteid.

Makanan

Makanan daging sering dimasak secara braai yang serupa dengan barbiku

Dari segi makanan, pihak British patut dipersalahkan kerana membawa makanan yang
membosankan ke Afrika Selatan. Walaupun begitu, sejak akhir-akhir ini keadaan tersebut
telah bertambah baik. Stik atau sosej boerewors, sayur rebus dan chips (kerepek kentang)
adalah makanan utama, dan makanan yang lebih mencabar biasanya menakutkan. Para
vegetarian akan terasa tersisih di negara ini kerana rakyatnya gemar memakan daging
seperti sosej khinzir, daging lembu, kambing dan ayam. Manakala snek popular di negara
ini ialah biltong, sejenis daging kering dari daging lembu atau daging buruan, dan ia
biasanya dimakan sewaktu menonton pertandingan sukan. Potjie (disebut "pooi-ki")
berasal dari Belanda dan merupakan periuk besi berkaki tiga yang digunakan oleh
peneroka-peneroka awal Belanda dan juga penjelajah. Ia kemudian digunakan sebagai
periuk memasak puak Afrika untuk memasak putu (masakan jagung). Bir dan brandi
merupakan minuman paling popular di kalangan masyarakatnya, dan wain terbaik dari
Afrika Selatan semakin popular di sini.
Di pesisiran pantai pula, kelompok Portugis mencampur gaulkan masakan mereka
dengan penduduk Mozambique, menghasilkan masakan berunsurkan tomato yang pedas
iaitu peri-peri, yang terkenal di seluruh Afrika Selatan. Kini restoran Nando's telah
membawa masakan ayam peri-peri ke seluruh dunia.

Melayu Tanjung atau "Cape Malays" yang tiba di Cape Town pada akhir abad ke-17
membawa sumbangan terbesar kepada kuisin di Afrika Selatan. Mereka telah membawa
sos pedas, chutneys, blatjangs (sos pekat yang dibuat daripada buah-buahan dan perasa),
acar , sambal, bobotie (daging cincang berperisa) dan ikan jeruk.

Kaum minoriti India juga mempunyai makanannya yang tersendiri. Makanan yang paling
popular di kalangan mereka (terutamanya di sebelah Durban) ialah kari, tetapi ia tidak
sepedas kari di negara asalnya iaitu India. Suatu keistimewaan di Durban ialah 'bunny'
atau 'bunny chow', iaitu roti putih berisi kari (biasanya daging).

Kaum pribumi Afrika Selatan pula meminati makanan berunsurkan jagung dan sayuran
tempatan. Mereka juga memburu burung merpati dan ayam hutan. Makanan kaum Afrika
jarang dijual di restoran-restoran di sini, walaupun seseorang itu boleh mendapat nasi
yang murah serta "stew" dari gerai-gerai di sekitar kawasan bandar.

Sukan

Masyarakat Afrika Selatan merupakan masyarakat yang "gila" sukan. Namun sukan di
sini berkait rapat dengan ras dan bangsa. Misalnya di kalangan kaum kulit hitam, sukan
yang paling popular ialah bola sepak dengan pasukan kebangsaan yang dipanggil Bafana
Bafana atau 'The Boys'(Budak-budak lelaki). Manakala kebanyakan kaum kulit putih
bermain ragbi, dan ia amat diminati oleh kaum Afrikaner, yang mendominasi pasukan
kebangsaan, "the Springboks", dan juga kriket, yang secara tradisi dimain oleh kaum
British. Sejak dikaitkan dengan aparteid, pasukan "the Springboks" atau 'Boks' hendak
menjadi sebahagian 'Afrika Selatan Baru', dengan menyarungkan Presiden Nelson
Mandela dengan jersi Springbok, yang sebelum ini hanya dipakai oleh kaum kulit putih,
pada Piala Dunia untuk ragbi pada tahun 1995.

Rata-rata ahli sukan yang terkemuka dari Afrika Selatan adalah daripada kaum kulit
putih. Antaranya termasuklah Retief Goosen (golf), Penelope Heyns (perenang kuak
dada), Zola Budd (merentas desa) dan Percy Montgomery (ragbi). Walaupun begitu,
kaum kulit hitam telah mula mengharumkan nama negara mereka dalam arena sukan
antarbangsa termasuk "Baby Jake" Matlala (tinju) dan Josiah Thugwane (maraton).
Malah kaum kulit hitam juga telah mula melibatkan dalam permainan kaum kulit putih
seperti kriket. Misalnya Makhaya Ntini yang merupakan salah seorang pemain bowler
dalam pasukan kriket kebangsaan.

Walaupun begitu, sukan mampu menyatukan rakyat di Afrika Selatan. Acara Piala Dunia
yang bakal diadakan di negara ini pada 2010 akan menjadikan sukan bolasepak popular
di kalangan semua masyarakat tak kira bangsa dan warna.
Afrika Selatan telah melahirkan beberapa penulis bertaraf antabangsa seperti Nadine
Gordimer dan J. M. Coetzee kedua-duanya merupakan penerima Hadiah Nobel dalam
Kesusasteraan. Karya Nadine sering berkisar pandangan orang putih liberal terhadap
kekejaman aparteid. Penulis bangsa Inggeris J. R. R. Tolkien, penulis The Hobbit, The
Lord of the Rings dan The Silmarillion telah dilahirkan di Bloemfontein, Afrika Selatan
pada 1892.

Bagi kaum kulit hitam pula novel pertama karya seorang penulis kulit hitam adalah
bertajuk Mhudi (yang mula dicetak 1930), oleh Solomon (Sol) Thekiso Plaatje. Cerita
epik ini mengisahkan kehidupan masyarakat Tswana semasa dan selepas berdepan
dengan tentera Zulu di bawah pemerintahan Shaka, penakluk Zulu pada abad ke-19, dan
kisah pengalaman awal dengan kaum kulit putih di kawasan pedalaman.

Afrika Tengah
Afrika Tengah (Inggris: Central Africa) adalah wilayah benua Afrika yang meliputi
Burundi, Republik Afrika Tengah, Chad, Republik Demokratik Kongo, dan Rwanda.
PBB menggunakan istilah Middle Africa yang menggambarkan wilayah Afrika yang
berada di selatan gurun Sahara, timur Afrika Barat dan di barat Great Valley Rift

Burundi
. Burundi adalah sebuah negara tanpa laut di daerah Danau Besar di tengah benua
Afrika. Negara ini berbatasan dengan Rwanda di utara, Tanzania di selatan dan timur, dan
Republik Demokratik Kongo di barat. Meskipun negara ini tidak mempunyai batas laut,
banyak dari perbatasan baratnya bersebelahan dengan Danau Tanganyika. Nama negara
ini berasal dari bahasa Bantu, Kirundi. Negara ini sangat miskin. Dibanding Indonesia,
pendapatan perkapitanya 400 kali lebih kecil daripada Indonesia

Tanpa batas laut, menghadapi tekanan penduduk dan memiliki sumber daya alam yang
sedikit, Burundi merupakan salah satu negara termiskin dan mempunyai paling banyak
konflik di Afrika dan di dunia. Ukurannya yang kecil menutupi masalah besar yang
dihadapinya dalam mencari penyelesaian klaim supremasi dari minoritas Tutsi yang
berkuasa dengan permintaan partisipasi politik dari suku mayoritas Hutu.
(Bendera) (Lambang)

Motto: Unité, Travail, Progrès


(Bahasa Perancis: "Persatuan, Karya, Kemajuan") Lagu kebangsaan: Burundi bwacu

Ibu kota Bujumbura


Kota terbesar Bujumbura Bahasa resmi Kirundi dan Perancis 1
3° 22′ 57″ LS 29° 21′ 40″ BT
Pemerintahan Presiden Republik
Pierre Nkurunziza Kemerdekaan
- Dari Belgia
1 Juli 1962 Wilayah
- Total
- Air (%)
27.830 km² (142)
7,8% Penduduk
- Perk. 2006
- Sensus 1978
- Kepadatan
7.948.000 (99)
3.589.434
206,1 jiwa/km²; (52) PDB (PPP)
- Total
- Per kapita perk. 2003
4.517 (142)
90 (163) Mata uang Franc Burundi (FBu) (BIF) Zona waktu
- Musim panas (DST) EET (UTC+2)
tidak berlaku (UTC+2)

1. Sejarah

Burundi merupakan sebuah kerajaan merdeka sejak abad ke-16. Asal-muasal kerajaan
Burundi sendiri masih diselimuti mitos. Menurut beberapa legenda, Ntare Rushatsi,
pendiri dinasti pertama, datang dari Rwanda pada abad ke-17; sumber-sumber lain yang
lebih terpercaya memberikan kemungkinan bahwa Ntara berasal dari Buha, di tenggara,
dan mendirikan kerajaannya di wilayah Nkoma. Hingga jatuhnya kerajaan pada tahun
1966, ia merupakan salah satu taut terakhir dengan sejarah Burundi di masa lalu.

Pada tahun 1903, Burundi menjadi jajahan Jerman dan diserahkan kepada Belgia pada
Perang Dunia II. Ia kemudian menjadi bagian dari mandat Liga Bangsa-Bangsa Belgia,
Ruanda-Urundi pada tahun 1923, dan kemudian Wilayah Kepercayaan PBB di bawah
otoritas Belgia setelah Perang Dunia II.

Sejak merdeka pada tahun 1962 hingga pemilu pada tahun 1993, Burundi dikuasai
serangkaian diktator militer, seluruhnya dari kelompok minoritas Tutsi. Periode tersebut
dipenuhi kerusuhan etnis termasuk kejadian-kejadian besar pada tahun 1964, 1972 dan
akhir 1980-an. Pada tahun 1993, Burundi mengadakan pemilu demokratis pertamanya,
yang dimenangi Front untuk Demokrasi di Burundi (FRODEBU) yang didominasi suku
Hutu. Pemimpin FRODEBU Melchior Ndadaye menjadi presiden Hutu Burundi pertama,
namun beberapa bulan kemudian dia dibunuh sekelompok tentara Tutsi. Pembunuhan ini
lalu mengakibatkan terjadinya perang saudara.

Perang saudara antar suku Hutu dan Tustsi terus berlanjut hingga tahun 1996, saat mantan
presiden Pierre Buyoya mengambil alih kekuasaan dalam suatu kudeta. Antara tahun
1993 dan 1999, perang antaretnis antara suku Tutsi dan Hutu telah mengakibatkan korban
sebanyak 250.000 jiwa. Pada Agustus 2000, persetujuan damai ditandatangani hampir
seluruh kelompok politik di Burundi yang menjelaskan rencana menuju perdamaian.
Kemudian pada tahun 2003, gencatan senjata disetujui antara pemerintah Buyoya dan
kelompok pemberontak Hutu terbesar, CNDD-FDD.

Meski telah ada persetujuan damai, hingga kini konflik masih berlanjut. Dalam pemilu
yang diadakan bulan Juli 2005, mantan pemberontak Hutu, CNDD-FDD berhasil
memenagkan pemilu.

Republik Afrika Tengah


Republik Afrika Tengah, ialah sebuah negara di pedalaman Afrika yang berbatasan
dengan Chad, Sudan, Republik Demokratik Kongo, Republik Kongo dan Kamerun.

Dahulu negara ini merupakan koloni Perancis bernama Ubangi-Shari, yang mencapai
kemerdekaan pada 1960. Selepas tiga dasawarsa bergolak akibat pemerintahan militer
silih-berganti, akhirnya pemerintahan sipil berkuasa pada 1993. Namun demikian,
pemerintahan ini bertahan selama satu dekade saja. Pada Maret 2003 suatu kudeta militer
yang dipimpin oleh Jenderal Francois Bozize telah menjatuhkan pemerintahan sipil
pimpinan Presiden Ange-Felix Patasse dan mendirikan pemerintahan peralihan di sana.

République Centrafricaine
Ködörösêse tî Bêafrîka
Republik Afrika Tengah

(Bendera) (Lambang)
Motto: Unité, Dignité, Travail
(bahasa Perancis: Persatuan, Kehormatan, Pekerjaan)
Lagu kebangsaan: La Renaissance

Ibu kota Bangui


Kota terbesar Bangui
Bahasa resmi Perancis, Sango
Pemerintahan Republik
Presiden François Bozizé Yangouvonda
Perdana Menteri Faustin-Archange Touadéra
Kemerdekaan Dari Perancis
- Tanggal 13 Agustus 1960
Wilayah
- Total 622.984 km² (ke-42)
- Air (%) 0%
Penduduk
- Perk. 2006 4.000.000 jiwa (ke-124)
- Kepadatan 5,8 jiwa/km² (ke-181)
PDB (PPP) perk. 2004
- Total $4,7 milyar (ke-152)
- Per kapita 1.163 (ke-163)
Mata uang Franc CFA (XAF)
Zona waktu UTC+1
TLD internet .cf
Kode telepon +236
lihat • bicara • sunting
1. Sejarah
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah Republik Afrika Tengah

Pada asalnya satu koloni negara Perancis, Republik Afrika Tengah merdeka pada tahun
1960. Negara baru ini dengan cepat jatuh pada pemerintahan diktator dibawah presiden
pertamanya, David Dacko. Pada tahun 1966 Dacko digulingkan oleh sepupunya, Jean
Bedel Bokassa yang mendirikan kerajaan militan dan menjadi diktator yang berperangai
rumit. Pada tahun 1976 Bokassa mendeklarasikan dirinya sebagai maharaja dan
dinobatkan dalam upacara yang serba mewah dan mahal yang dikritik oleh banyak negara
lain. Dia juga kerap melanggar hak asasi manusia serta menyokong gerakan anti-
Perancis. Akibatnya, pemerintahan Perancis mendukung suatu kup terhadap
pemerintahannya dan pada 1979 Dacko kembali berkuasa di negara tersebut.
Pemberontakan yang kedua terjadi pada 1981, dan pemerintahan demokrasi mulai
berkuasa pada 1993. Namun pada 2003, suatu kudeta terjadi sekali lagi, di mana François
Bozizé mengambil alih kekuasaan.

2. Politik
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Politik di Republik Afrika Tengah
Kini negeri ini berada di bawah pemerintahan Francois Bozize. Konstitusi baru disahkan
oleh pemilih dalam sebuah referendum yang diadakan pada 5 Desember 2004. Pemilu
Presiden dan parlemen multipartai penuh diadakan pada Maret 2005, [1] dengan ronde
kedua di bulan Mei. Bozizé dinyatakan sebagai pemenang setelah suara run-off [2].

3. Pembagian administratif
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pembagian administratif Republik
Afrika Tengah

Republik Afrika Tengah terbagi kepada 14 prefektur (ibu kotanya di dalam kurung):

1. Bamingui-Bangoran (Ndélé)
2. Basse-Kotto (Mobaye)
3. Haute-Kotto (Bria)
4. Haut-Mbomou (Obo)
5. Kémo (Sibut)
6. Lobaye (Mbaïki)
7. Mambéré-Kadéï (Berbérati)
8. Mbomou (Bangassou)
9. Nana-Mambéré (Bouar)
10. Ombella-M'Poko (Bimbo)
11. Ouaka (Bambari)
12. Ouham (Bossangoa)
13. Ouham-Pendé (Bozoum)
14. Vakaga (Birao)

Ini ditambah pula dengan dua zona ekonomi atau economic prefectures (ibu kotanya di
dalam kurung):

1. Nana-Grébizi (Kaga Bandoro)


2. Sangha-Mbaéré (Nola)

4. Geografi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Geografi Republik Afrika Tengah
Peta Republik Afrika Tengah

Negara ini sepenuhnya berada di pedalaman benua Afrika. Sebagian besar negeri ini
datar, atau sabana plato yang berputar-putar, khususnya sekitar 500 m dpl. Di timur laut
ada Bukit Fertit, dan ada perbukitan yang tersebar di bagian barat daya negeri ini. Di
barat lautnya ada Yade Massif, plato bergranit dengan ketinggian 1.143 m.

Sebagian besar bagian selatan negara ini dibentuk oleh anak-anak Sungai Kongo dengan
Sungai Mbomou di timur yang bergabung dengan Sunagi Uele membentuk Sungai
Ubangi. Di barat, Sungai Sangha mengalir melalui bagian negeri ini. Perbatasan timurnya
membentang sepanjang sisi batas air sungai Nil.

Perkiraan bagian negeri yang ditutupi hutan berkisar di pada 75%, dengan bagian
terpadatnya di selatan. Hutannya amat beragam, fdan termasuk spesies Ayous, Sapelli dan
Sipo yang penting secara komersial [3]. Tingkat penggundulan hutan terkini ialah 0,4%
per tahun, dan penebangan liar umum. [4]

Umumnya iklim di Republik Afrika Tengah itu tropis. Wilayah utaranya ialah tempat
angin harmattan, yang panas, kering, dan membawa debu. Bagian utaranya menjadi
tempat desertifikasi, dan timur lautnya bergurun. Bagian lainnya mudah kebanjiran dari
sungai sekelilingnya.

Republik Chad
Republik Chad (Arab: ‫ تشاد‬, Tašād; Perancis: Tchad) adalah sebuah negara di Afrika
Tengah yang terkurung daratan. Chad berbatasan dengan Libya di sebelah utara;
Republik Afrika Tengah di selatan; Niger di barat; Sudan di timur; dan Nigeria serta
Kamerun di barat daya. Disebabkan oleh jaraknya dan kebanyakan kawasannya yang
beriklim gurun, negara berkenaan dirujuk sebagai 'jantung mati Afrika.' Di utara, ia
meliputi Pegunungan Tibesti, pegunungan paling besar di gurun Sahara. Chad merupakan
sebagian daripada bekas Persekutuan Afrika Perancis Khatulistiwa.
Sebagai negara bekas jajahan Perancis yang terbesar, Chad termasuk negara miskin.
Lebih dari 75% penduduknya berada dalam keadaan melarat. Pada 2000-an, keadaan
sudah relatif membaik karena pendapatan per kapitanya sudah melebihi US$1.000.

Daftar isi:
1. Sejarah
2. Politik
3. Pembahagian administrasi
4. Geografi
5. Topografi
6. Ekonomi
7. Demografi
8. Budaya
9. Topik serbaneka
10. Rujukan
11. Pranala luar

Jumhuriyat Tashad
République du Tchad
Chad

(Bendera) (Lambang)
Motto: Unité, Travail, Progrès
(Perancis: "Persatuan, Karya, Kemajuan")
Lagu kebangsaan: La Tchadienne

Ibu kota N'Djamena


12°6' LU 15°2' BT
Kota terbesar N'Djamena
Bahasa resmi Perancis, Arab
Pemerintahan Republik
Presiden Idriss Déby
Perdana Menteri Youssouf Saleh Abbas
Kemerdekaan
- Dari Perancis 11 Agustus 1960
Wilayah
- Total 1.284.000 km² (ke-20)
- Air (%) 1,9%
Penduduk
- Perk. 2006 8.750.000 jiwa (ke-82)
- Sensus 2003 9.253.493 jiwa
- Kepadatan 7 jiwa/km² (ke-180)
PDB (PPP) perk. 2005
- Total US$12,83 miliar (ke-128)
- Per kapita US$1.555 (ke-160)
Mata uang Franc CFA (XAF)
Zona waktu UTC+1
- Musim panas (DST) UTC+1
TLD internet .td
Kode telepon +235
1. Sejarah
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah Chad

Daerah yang kini bernama Chad pernah dihuni oleh sebuah kelompok yang secara politis
merupakan suku-suku yang tidak berhubungan. Tengkorak-tengkorak manusia dan
lukisan-lukisan gua dari masa kuno telah ditemukan di sana. Secara bertahap kerajaan-
kerajaan setempat yang lemah berkembang; kemudian semuanya disusul oleh Kekaisaran
Kanem-Bornu yang lebih besar dan berkuasa. Kemudian, kedatangan orang-orang asing
datang memberi banyak pengaruh di Chad. Di awal Abad Pertengahan, Chad menjadi
jalur persilangan para pedagang Muslim dan suku-suku asli. Pada 1900, setelah
Pertempuran Kousséri, Chad menjadi bagian sistem kolonial Perancis.

Dalam PD II, Chad adalah koloni pertama Prancis yang bergabung dengNan Prancis
Bebas dan Sekutu, di bawah kepemimpinan gubernurnya Félix Éboué. Pada 1960, Chad
menjadi negara merdeka, dengan François Tombalbaye sebagai presiden pertama.

Sejarah pascakemerdekaan Chad ditandai dengan ketakstabilan dan kekerasan dari


ketegangan antara bagian utara yang sebagian besar Arab Muslim dan bagian selatan
yang sebagian besar orang Kristen dan animis.

Pada 1965, ketakpuasan kaum Muslim dengan Presiden Tombalbaye - orang Kristen dari
selatan - menyebabkan perang gerilya. Ditambah dengan kemarau parah, meruntuhkan
kekuasaannya dan pada 1975, Presiden Tombalbaye terbunuh dalam sebuah kup yang
dipimpin oleh Noël Milarew Odingar, yang segera digantikan oleh orang selatan lainnya,
jenderal Félix Malloum. Malloum juga gagal mengakhiri perang, meskipun ia merangkap
jabatan sebagai PM pada 1978 dari pemimpin pemberontak Hissène Habré, kepala
Angkatan Bersenjata Utara (FAN), dan pada 1979 digantikan oleh orang utara yang
didukung Libya, Goukouni Oueddei, saat negeri itu memasuki masa anarki Perang
Saudara Chad.

Pada tingkat ini Prancis dan Libya ikut campur tangan secara berulang untuk mendukung
satu sisi terhadap lainnya. Habre pada 1982 menaklukkan ibukota mengusir Presiden
Oueddei, dan mendapatkan kendali menyeluruh atas negeri ini. Masa pemerintahan 8
tahunnya menimbulkan banyaknya huru-hara politik, sehingga berbagai organisasi HAM
mendakwanya telah memerintahkan hukuman mati atas lawan-lawan politik dan anggota
suku yang dianggap sebagai musuh rezimnya.

Libya menyerang Chad pada 1980, untuk membuat Oueddei tetap menjabat dan
melanjutkan kebijakan ekspansionis untuk menyatukan Libya dan Chad secara politik.
Sebelumnya, orang Libya telah menduduki jalur sempit di daerah yang dikenal sebagai
Jalur Aouzou pada 1972-73.

Prancis dan AS menanggapinya dengan membantu Habré untuk mencoba memuat ambisi
kawasan Libya di bawah Muammar al-Qaddafi. Perang saudara meluas. Pada Desember
1980 Libya menduduki semua bagian Chad utara, namun Habré mengalahkan pasukan
Libya dan mengusirnya pada November 1981. Pada 1983, pasukan Qaddafi menaklukkan
semua bagian negeri ini di utara Koro Toro. AS menggunakan basis-basis gelap di Chad
untuk melatih para prajurit Libya yang tertangkap, yang dicoba diorganisasi ke dalam
angkatan anti-Qaddafi. Bantuan Habré dari AS dan Prancis membantunya memenangkan
perang terhadap Libya. Pendudukan Libya di utara Koro Toro berakhir saat Habré
mengalahkan Qaddafi pada 1987.

Meski menang, pemerintahan Habré lemah dan nampaknya tak disukai sebagian besar
orang Chad. Ia dijatuhkan oleh pemimpin pemberontak yang didukung Libya Idriss Déby
pada 1 Desember 1990. Habré pergi ke pengasingan di Senegal. Déby mengangkat diri
sebagai diktator. Segera setelah itu sebuah konstitusi ditulis. Dukungan rakyat buat Déby
rupanya ditunjukkan dalam sebuah pemilu pada Mei 2001, di mana ia mengalahkan 6
calon lainnya dengan 67,3% suara. PemilU itu digambarkan "agak adil", meski ada
tercatat beberapa ketakteraturan.

Pada 1998, sebuah perlawasan bersenjata terjadi di utara, dipimpin oleh manran ketua
pertahanan Presiden Déby, Youssouf Togoimi. Sebuah perjanjian perdamaian yang
diperantarai Libya pada 2002 gagal mengakhiri perang itu.

Pada 2003 dan 2004, kerusuhan di kawasan Darfur, Sudan terciprat ke perbatasan,
bersama dengan sekian ribu pengungsi.

Pada 23 Desember 2005, Chad mengumumkan berada dalam "keadaan perang" dengan
Sudan.[1] Organisasi Konferensi Islam (OKI) telah mendesak Sudan dan Chad
mengendalikan diri untuk mengurangi ketegangan antara kedua negeri yang bertetangga
itu.[2]

Pada 8 Februari 2006, Chad dan Sudan menandatangani Persetujuan Tripoli, mengakhiri
konflik Chad-Sudan. Persetujuan ini melarang kedua negara memulai gerakan media satu
sama lain, dan juga campur angan urusan dalam negeri lainnya. [3]

Pada 13 April 2006 para pemberontak menyerang ibukota, mencoba menjatuhkan


Presiden Idriss Deby. Angkatan pemerintah mengalahkan mereka dalam Pertempuran
N'Djamena. Chad kemudian menuduh Sudan mendukung dan melatih para pmberontak
itu, dan memperparah hubungan diplomatik antarkedua negara.
2. Politik
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Politik Chad

Cabang eksekutif yang kuat yang dipegang oleh Presiden Idriss Deby dari Gerakan
Pembebasan Patriotik mendominasi sistem politik Chad. Déby dipilih secara
konstitusional pada 1996 dan 2001, meski pengamat internasional mencatat
ketakteraturan dalam proses pemilihan. Presiden Chad terbatas dalam 2 masa jabatan
hingga Déby memiliki syarat konstitusional yang dihapus pada 2005. Presiden dipilih
oleh hak pilih universal bagi mereka yang berusia 18. Presiden berkuasa mengangkat PM
dan Dewan Negara (atau kabinet), dan melaksanakan pengaruh atas pengangkatan hakim,
jenderal, pejabat provinsi. Cabang legislatif Chad terdiri atas Majelis Nasional
unikameral. Cabang yudikatifnya terdiri atas MA, Dewan Banding, pengadilan kejahatan,
dan pengadilan hakim.

3. Pembahagian administrasi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kawasan di Chad dan Departemen di
Chad

Sejak 2002, Chad telah dibagi atas 18 kawasan, di mana ia dibagi lagi atas 52 departemen
dan dibagi lagi atas 348 kotamadya. Walau bagaimanapun, pelaksanaan rencana baru ini
pada peringkat dasar secara perlahan. Kawasan-kawasan itu biasanya hanya berurusan
pada 14 prefektur yang ada hingga 1999.

Kawasan-kawasan yang ada di sana: Batha, Bourkou-Ennedi-Tibesti, Chari-Baguirmi,


Guéra, Hadjer-Lamis (dulu bagian Kawasan Chari-Baguirmi), Kanem, Lac, Logone
Occidental, Logone Oriental, Mandoul (dulu bagian dari Kawasan Moyen-Chari), Mayo-
Kebbi Est (dulu bagian dari Mayo-Kebbi), Mayo-Kebbi Ouest (dulunya bagian dari
Mukim Mayo-Kebbi), Moyen-Chari, Ndjamena, Ouaddaï, Salamat, Tandjilé, dan Wadi
Fira (dulunya Biltine).

Departemen: lihat Departemen di Chad


4. Geografi

Libya mengklaim dan menduduki Jalur Aozou (biru) antara 1976-1987


Peta Chad
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Geografi Chad

Chad adalah negara pedalaman di Afrika tengah utara seukuran 1.284.000 kilometer
persegi (496.000 mil persegi) di selatan Libya. Chad memiliki perbatasan sepanjang
5.968 kilometer (3.708 mil) dengan Kamerun, Republik Afrika Tengah, Libya, Niger,
Nigeria, dan Sudan. Chad memiliki 4 zona iklim: dataran kering yang luas di tengah,
gurun di utara, pegunungan yang kering di barat laut, dan dataran rendah tropis di selatan.
Hanya 3% tanah Chad baik ditanami dan tidak ada yang memiliki panen tetap. Bencana
alam di Chad termasuk angin harmattan yang panas, kering, dan berdebu yang terjadi di
utara, kemarau periodik, dan wabah uir-uir. Danau Chad, yang terletak di Chad dan
Kamerun, pernah menjadi danau terbesar ke-2 di Afrika namun telah banyak susut selama
beberapa dasawarsa terakhir dan kini menurun menjadi kurang dari 10% dari ukuran
sebelumnya.

5. Topografi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Topografi Chad
Topografi Chad didominasi oleh Lembah Sungai Chad yang rendah (dengan ketinggian
sekitar 250 m / 820 kaki), yang secara bertahap menaik ke pegunungan dataran tinggi di
utara, timur, dan selatan. Di timur pegunungan mencapai ketinggian lebih dari 900 meter
(3.000 kaki) di dataran tinggi Ennedi dan Ouaddaï. Ketinggian tertinggi dicapai di
Pegunungan Tibesti di utara, dengan ketinggian maksimum 3.415 m (11.204 kaki) di Emi
Koussi. Separuh utara negeri ini terletak di Sahara. Satu-satunya sungai yang penting,
Sungai Logone dan Chari (Shari), terletak di barat daya dan mengalir ke Danau Chad.
Danau itu berukuran 2 kali lipat selama musim hujan.

6. Ekonomi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Ekonomi Chad

Ekonomi pertanian Chad didorong oleh pembangunan ladang minyak dan jalur pipa sejak
2000. Lebih dari 80% penduduk Chad menjalankan pertanian subsisten dan pembiakan
ternak untuk mata pencahariannya. Kapas, dan, dalam ukuran yang tak terlalu jauh,
ternak dan getah arab, yang sampai kini tetap menyediakan sebagian besar penerimaan
ekspor Chad, namun Chad mulai mengekspor minyak pada 2003 dari 3 ladang minyak
dekat Doba. Diperkirakan penerimaan dari minyak menambah PDB per kapita Chad
menjadi 40% pada 2004, dan mungkin mengganda pada 2005.

Republik Demokratik Kongo

Republik Demokratik Kongo, bernama Zaire antara tahun 1971 dan 1997, adalah
sebuah negara di Afrika bagian tengah. Negara ini berbatasan dengan Republik Afrika
Tengah dan Sudan di sebelah utara; Uganda, Rwanda, Burundi, dan Tanzania di timur;
Zambia dan Angola di selatan; dan Republik Kongo di barat.

Perang bersaudara berlangsung berkepanjangan di Kongo sejak 1998 yang


menghancurkan serta menyeret seluruh wilayah tersebut dan negara-negara di sekitarnya.
Aksi kekerasan tersebut telah menghancurkan infrastruktur dan perekonomian negara
tersebut hingga akhirnya PBB mengambil alih permasalahan di negara itu dan memaksa
Presiden Joseph Kabila menyelenggarakan Pemilihan Umum pada 30 Juli 2006.

Kepala negara saat ini, Joseph Kabila (35) disebut-sebut merupakan calon terkuat dan
sejumlah polling awal menyatakan Kabila akan menang dalam babak pertama pemilihan
presiden. Kabila diperkirakan bisa mengalahkan 33 calon Presiden lain termasuk mantan
pemimpin pemberontak Jean-Pierre Bemba, mantan pemberontak yang menjadi menteri
keuangan dan dituduh melakukan kejahatan.
Republik Demokratik Kongo

Bemba telah melancarkan perang sengit tujuh tahun sejak 1998. Pada puncaknya, konflik
di bekas negara Zaire itu, telah menyeret setidaknya tujuh kekuatan militer asing dan,
meskipun ada serangkaian kesepakatan perdamaian dan proses peralihan berjalan sejak
2003, pergolakan etnik dan penjarahan terus mewabah bagian timur negeri tersebut.

Calon lain meliputi keturunan tokoh kenamaan di negara bekas koloni Belgia itu,
termasuk putra diktator lama Mobutu Seso Seko dan pahlawan kemerdekaan yang
terbunuh Patrice Lumumba.

Lumumba menang dalam pemilihan demokratis terakhir di negeri tersebut pada malam
menjelang kemerdekaan 1960, tapi ia didepak oleh Mobutu yang membuat negara itu
identik dengan korupsi dan salah urus sampai dia digulingkan pada 1997.

Masyarakat internasional, yang mendanai pemilihan umum itu dan mengucurkan dana
hampir setengah miliar dolar AS, berharap pemungutan suara tersebut bukan hanya
membawa kestabilan bagi negara Afrika tengah itu tapi juga memungkinkan Kongo
menjadi kekuatan ekonomi regional.

Sumber mineral negeri tersebut, yang berlimpah, telah disedot untuk mendanai perang
dan bagi keuntungan pribadi sementara kebanyakan warganya hidup di bawah garis
kemiskinan. Dengan tak-adanya prasarana bagi negara tersebut, yang besarnya menyamai
Eropa Barat, Pemilu terbukti menjadi tantangan logistik. Di wilayah hutan terpencil, para
petugas harus berjalan kaki berhari-hari untuk membawa kartu suara ke TPS.

Daftar isi:
1. Provinsi
2. Lihat pula
3. Pranala luar

République Démocratique du Congo


Republik Demokratik Kongo
(Bendera) (Lambang)
Motto: Démocratie - Justice - Unité
(Perancis: "Demokrasi, Keadilan, Persatuan")
Lagu kebangsaan: Debout Congolais

Ibu kota Kinshasa


4°24′ LS 15°24′ BT
Kota terbesar Kinshasa
Bahasa resmi Perancis
Pemerintahan Republik (pemerintahan sementara)
Presiden Joseph Kabila
Perdana Menteri Antoine Gizenga
Kemerdekaan Dari Belgia
- Date 30 Juni 1960
Wilayah
- Total 2.345.410 km² (ke-12)
- Air (%) 5,3%
Penduduk
- Perk. 2006 57.900.000 jiwa (ke-23)
- Sensus 1938 10.217.408 jiwa
- Kepadatan 24 jiwa/km² (ke-182)
PDB (PPP) perk. 2003
- Total US$35,79 miliar (ke-77)
- Per kapita US$673 (ke-162)
Mata uang Franc (CDF)
Zona waktu UTC+1 dan +2
- Musim panas (DST) UTC+1 dan +2
TLD internet .cd
Kode telepon +243
1. Provinsi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pembagian administratif Republik
Demokratik Kongo

Republik Demokratik Kongo dibagi menjadi 10 provinsi dan satu kota khusus setingkat
provinsi.

Republik Rwanda
Republik Rwanda adalah sebuah negara di Afrika bagian tengah yang berbatasan
dengan Republik Demokratik Kongo, Uganda, Burundi dan Tanzania. Pembantaian
Rwanda pada 1994 menelan korban hingga 1 juta jiwa.

Penduduk pribumi terdiri dari tiga suku: Tutsi, yang merupakan orang-orang dusun yang
tiba di sini sejak abad ke-15; Hutu, yang merupakan mayoritas penduduk, merupakan
petani asal Bantu. Hingga 1959, suku Hutu membentuk strata dominan di bawah sistem
feodal yang berdasarkan pada kepemilikan ternak; dan Twa, yang dipercayai merupakan
sisa pemukim terawal di sini. Orang Twa dianggap yang tertua, lalu orang Hutu dan
kemudian Tutsi.

Repubulika y'u Rwanda


République Rwandaise
Rwanda

(Bendera) (Lambang)
Motto: Liberty, Cooperation, Progress
(Inggris: "Kebebasan, Kerja sama, Kemajuan")
Lagu kebangsaan: Rwanda nziza

Ibu kota Kigali


1°57′ LS 30°4′ BT
Kota terbesar Kigali
Bahasa resmi Perancis, Kinyarwanda
Pemerintahan Republik; presidensial
Presiden Paul Kagame
Perdana Menteri Bernard Makuza
Kemerdekaan
- Dari Belgia 1 Juli 1962
Wilayah
- Total 26.338 km² (ke-144)
- Air (%) 5,3%
Penduduk
- Perk. 2006 9.058.392 jiwa (ke-91)
- Sensus - - jiwa
- Kepadatan 281 jiwa/km² (ke-33)
PDB (PPP) perk. 2003
- Total US$10,46 miliar (ke-123)
- Per kapita US$1.268 (ke-144)
Mata uang Franc (RWF)
Zona waktu UTC+2
- Musim panas (DST) UTC+2