Anda di halaman 1dari 9

POKOK BAHASAN 3

KONFIGURASI LAPANGAN TERBANG

Pendahuluan
Konfigurasi lapangan terbang didefinisikan sebagai jumlah dan orientasi runway dan lokasi areal terminal relatif ke runway Jumlah runway tergantung dari volume lalu lintas Orientasi runway tergantung dari arah angin dan terkadang pada ukuran dan luas daerah yang tersedia untuk pengembangan lapangan terbang.

Runway
Pengertian : Lintasan/jalur pesawat udara mendarat atau lepas landas Harus ditata sehingga :
Tersedia pemisah yang memadai Tingkat gangguan dan keterlambatan operasi pendaratan, lepas landas seminimal mungkin Tersedia jarak terpendek dari areal terminal dan ujung runway Tersedia jumlah Taxiway yang memadai sehingga pesawat udara yang mendarat dapat segera meninggalkan lintasan runway

Taxiway
Pengertian : Lintasan/jalur sebagai sarana/akses pesawat terbang dari lintasan runway menuju ke areal terminal Taxiway harus ditata sedemikian rupa sehingga pesawat terbang yang baru mendarat tidak menganggu pesawat yang sedang menuju lintasan runway

Konfigurasi Runway
Single Runway
Konfigurasi Runway paling sederhana Kapasitas
Kondisi VFR : 45 100 operasi per jam Kondisi IFR : 40 50 operasi per jam

Konfigurasi Runway
Parallel Runway
Kapasitas tergantung jumlah dan jarak antar Runway Umumnya jumlah Runway dua dan empat
Dekat

Jauh S = dekat, sedang, jauh

Dekat Runway paralel 2


Runway paralel 4

Konfigurasi Runway
Intersecting Runway
Lintasan Runway saling menyilang Diperlukan jika terdapat angin kencang yang berhembus dari banyak arah
L TO

L TO

Konfigurasi Runway
Open-V Runway
Posisi Runway saling menyilang tetapi tidak saling memotong Umumnya untuk mengantisipasi angin kencang dari satu arah

TO

Berbagai bentuk konfigurasi lapangan terbang

Lihat Gambar 7.2. Buku Planning & Design of Airport halaman 200-201