Sambiloto

Andrographis paniculata Nees

Nama umum
Indonesia: Sambiloto Melayu: Hempedu bumi Cina: chuan xin lian

Sambiloto

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Asteridae Ordo: Scrophulariales Famili: Acanthaceae Genus: Andrographis Spesies: Andrographis paniculata Nees

Modifikasi Akar tumbuhan Huh, akhirnya bisa menulis lagi setelah sekian lama ga menulis. Kali ini aku akan sedikit memberikan informasi tentang pengalaman praktikum ku tentang morfologi tumbuhan khususnya tentang akar smoga informasi yang sederhana ini dapat membantu dan jika sekiranya ada kekeliruan mohon maaf dan tolong diralat sendiri mengingat sangat keterbatasan pengetahuan ku. Jadi ada 11 tanaman yang waktu itu di pakai sebagai bahan praktikum berikut tanaman dan sedikit ulasan mengenai akar dan bentuk modifikasinya.

1. Tanaman rumput teki (Cyperus rotundus) Klasifikasi menurut Cronquist: Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Liliopsida Sub classis : Commelinidae Ordo : Cyperales Familia : Cyperaceae Genus : Cyperus Species : Cyperus rotundus Tanaman rumput teki memiliki bagian-bagian akar seperti batang akar, cabang akar, dan serabut akar. Sistem perakarannya adalah akar serabut. Rumput teki mempunyai cabang batang yang disebut geragih, yaitu cabang-cabang kecil panjang yang tumbuh merayap di permukaan tanah, dari bukubukunya ke atas keluar tunas baru dan ke bawah tumbuh akar-akar. 2. Tanaman sirih (Piper betle L.) Klasifikasi menurut Cronquist: Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Magnoliopsida Sub classis : Magnoliidae Ordo : Piperales Familia : Piperaceae Genus : Piper Species : Piper bitle L. Tanaman sirih mempunyai sistem perakaran serabut. Dan pada pada akar tanaman sirih memiliki bagian-bagian seperti batang akar, cabang akar dan serabut akar. Akar pada tanaman sirih merupakan suatu modifikasi untuk memenuhi fungsinya dari akar yang disebut akar pelekat yaitu akar-akar yang

Wortel (Daucus corota L. serabut akar dan rambut-rambut akar. akar cabai dapat dilihat dengan jelas mana pangkal dan ujung akarnya. cabang akar. Terong (Solanum sp) Klasifikasi menurut Cronquist: Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Magnoliopsida Subclassis : Asteridae Ordo : Solanales Familia : Solanaceae Genus : Solanum Spesies : Solanum sp. cabang akar dan serabut akar. Terong memiliki sistem perakaran tunggang hal ini dapat dilihat dengan jelas dimana bagain-bagian batang akar. Sistem akar pada cabai adalah sistem akar tunggang. pada akar ini kemudian tumbuh caang-cabang dan serabut akar. 3.keluar pada buku-buku batang tumbuhan memanjat dan berguna untuk melekatkan diri pada penunjangnya. dan pada akar cabai dapat terlihat jelas juga batang akar.) Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Magnoliopsida . Terong dikatakan akar tunggang karena pada terong akar primernrnya tumbuh terus menjadi akar pokok . merupakan tipe akar tunggang berbentuk benang. Cabai (Capsicum annuum) Klasifikasi menurut Cronquist: Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Magnoliopsida Subclassis : Asteridae Ordo : Solanales Familia : Solanaceae Genus : Capsicum Spesies : Capsicum annuum Akar cabai juga merupakan akar tunggang. 5. 4.

Sub Classis : Rosidae Ordo : Apiales Familia : Apiaceae Genus : Daucus Species : Daucus carota L.) Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Magnoliopsida Sub Classis : Caryophyllidae Ordo : Caryophyllales Familia : Chenopodiceae Genus : Pachyrrhizus Species : Pachyrrhizus erosus Urb. 7. bukan tombak. F. Dan biasanya pada bagian ini menjadi tempat penimbunan makanan. Singkong (Manihot utilisima Burm. 6. Pada bengkuwang dapat dilihat dengan jelas mana pangkal akar dan ujung akarnya dan juga dapat ditemukan serabut akarnya. Bengkuwang (Pachyrrhizus erosus Urb.) Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Magnoliopsida Sub Classis : Rosidae Ordo : Euphorbiales Familia : Euphorbiaceae Genus : Manihot Species : Manihot utilisima Burm. F Tanaman singkong memiliki akar serabut dan pada akarnya ini biasanya terdapat bagian yang mengalami pembesaran bagian inilah yang merupakan tempat menyimpan cadangan makanan. Akar ini sangat jelas menunjukan aka pokoknya yaitu yang erbentuk tombak dan dijadikan tempat menyimpan cadangangan makanan. Akar pada wortel merupakan akar tunggang yang sedikit memiliki cabang dan mempunyai bentuk yang istemewa yaitu bentuk tombak. . Akar atau umbi bengkuwang tidak mengandung racun seperti halnya pada batang dan daunnya. Bengkuwang memiliki perakaran tunggang yang memiliki sedikit cabang akar sama seperti halnya wotel tetapi berbeda dengan wortel bentuk akar bengkoang lebih menyerupai gasing.

Anggrek kalajengking (Arachis flos-aeris ) Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Liliopsida Sub Classis : Liliidae Ordo : Orchidales Familia : Orchidaceae Genus : Arachis Species : Arachis flos-aeris Anggrek kalajengking mempunyai akar yang cukup unik yaitu memiliki perakaran gantung dan biasanya pada saat muda setelah agak tua akarnya akan menyentuh tanah dan berubah fungsi menjadi akar tunjang yang seakan-akan menunjang batang agar tidak roboh.Cadangan makanan yang dis impan sebagian besar berupa zat tepung oleh karena itu akar atau umbi singkong banyak di konsumsi bahkan di beberapa daerah dijadikan makanan pokok pengganti nasi. 10.) Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Liliopsida Sub Classis : Commelinidae Ordo : Cyperales Familia : Poaceae Genus : Oryza Species : Oryza sativa L. Benalu (Loranthus) Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Magnoliopsida Sub Classis : Rosidae . Padi (Oryza sativa L. Akarnya hanya terdiri atas cabang akar dan untuk serabut akarnya sangat sulit dilihat. 9. 8. Padi merupakan tanaman yang memiliki perakaran serabut dan hal ini jelas merupakan ciri tanaman yang teramsuk kelompok monokotil.

Singkong memiliki perakaran serabut. Akar-akar pada laos langsung melekat pada batang utamanya yang terletak di dalam tanah. Rumput teki memiliki sistem perakaran serabut. serabut akar. Wortel memiliki perakaran tunggang yang berbentuk tombak. cabang akar. memiliki batang akar.Ordo : Santalales Familia : Loranthaceae Genus : Loranthus Species : Loranthus sp Benalu merupakan tanaman parasit dan mempunyai akar yang berupa akar penghisap atau akar penggerek. . Sirih memiliki perakaran serabut dan merupakan modifikasi akar pelekat. serabut akar dan rambut akar. Bengkuwang memiliki perakaran tunggang yang berbentuk gasing. cabang akar. Batang ini adalah modifikasi yang diseut rimpang yaitu batang yang tumbuh horizontal didalam tanah. cabang akar dan serabut akar. Akar benalu merupakan modifikasi dari akar yaitu akar penggerek atau akar penghisap. memiliki batang akar. Akarnya ini berupa haustorium yang berbentuk bulat yang merupakan penghubung antara benalu dengan inangnya. melalui akar ini benalu menagmbil sari makanan dari inangnya. pangkal akar dan ujung akar. dan modifikasi akar ini akan menembus kulit dari inangnya tapi tidak sampai ke bagian kayu yang dalam. Kesimpulan 1. 5. memiliki batang akar. yang merupakan tempat menyimpan cadangan makanannya 6. memiliki pangkal akar. 8. 11. VI. ujung akar. Cabangcabang batang nya di sebut geragih atau stolon 2. 4. Laos (Alpinia galanga) Kingdom : Plantae Divisio : Magnoliophyta Classis : Liliopsida Sub Classis : Zingeberidae Ordo : Zingiberales Familia : Zingiberaceae Genus : Alpinia Species : Alpinia galanga Laos memiliki tipe perakaran serabut. Terong memiliki perakaran tunggang. Padi memiliki perakaran serabut 7. 3. batangnya mengalami modifikasi. batang akar dan cabang akar.

Nama umum Indonesia: Inggris: Pilipina: Cina: Jagung Corn Mais yu shu shu. Cabai memiliki perakaran tunggang. 12. 2005. Akar melekat pada batang yangmengalami modifikasi dan disebut rimpang. Tjitrosoepomo. Tali putri adalah parasit sejati akarnya erupakan akar isap yang digunakan untuk mengisap semua makanan dari inangnya. memiliki batang akar. Gembong. Sistematik Tumbuhan Tinggi. Anggrek kalajengking merupakan modifikasi dari akar yaitu bisa berupa akar gantung maupun akar tunjang dan memiliki batang akar. A. Yogyakarta: Gadjah Mada University. 1994. Bandung: ITB. You might also like: Soneratia sp Beluntas FISIOLOGI TUMBUHAN Banta (Leersia hexandra) LinkWithin Jagung Zea mays L. VII. cabang akar dan serabut akar. Morfologi Tumbuhan. U. Laos memiliki sistem peakaran serabut. yu mi xu Jagung Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) . ujung akar. 10. 11.9. Daftar Pustaka Dasuki.

Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil) Sub Kelas: Commelinidae Ordo: Poales Famili: Poaceae (suku rumput-rumputan) Genus: Zea Spesies: Zea mays L. Polypodium gliycyrriza Oleh dianyusi Polypodium gliycyrriza Klasifikasi Regnum Plantae Divisio Pterydophyta Classis Pteropsida Ordo Polypodiales Familia Polypodiaceae Genus Polypodium Species Polypodium glycyrriza .

seperti Drynariaceae. Rimpang yang menjala di tanah. Loxogrammaceae. Grammitidaceae. dengan lebih dari 60 marga dan merangkum sekitar 1000 jenis. Atau batang pohon dan juga batu-batuan atau pada dinding yang sudah tua. di tempat terbuka di hutan. a. Habitus . 1. dan Pleurisoriopsidaceae. 1. Suku yang monofiletik ini merupakan suku dengan anggota jenis yang paling banyak dibandingkan dengan suku-suku tumbuhan paku lainnya. Sejumlah suku yang biasanya dipisahkan sekarang digabungkan ke dalam suku ini. di daerah tropis dan sub tropis. Habitat Habitat Polypodium glycyrriza adalah epifit di tanah. Gymnogrammitidaceae.poli Polypodium glycyrriza Deskripsi : Polypodiaceae merupakan salah satu suku anggota tumbuhan paku (Pteridophyta) yang tergolong sebagai bangsa paku sejati yang terbesar (Polypodiales ). b. Platyceriaceae. Biasanya terdapat pada daerah pegunungan hutan basah (lembab). Jenis ini sering terdapat di dekat sungai yang ternaung.

Bagian pipih ental disebut lamina yang berbentuk menyirip. Daun Bangun daun pada Polypodium glycyrriza yaitu linier bentuk ujungnya meruncing dan tepi daunnya beringgit. tulang daunnya memiliki tipe makrofil. d. yakni tulang daunnya bercabang dari pangkal ke ujung. pada permukaan daunnya halus mempunyai ramenta. atau merah kecoklatan. bentuk batangnya bulat beralur dan berusuk secara longitudinal. Ukuran batang pada Polypodium . Ukuran daunnya berupa isofil yakni mempunyai ukuran sama atau serupa. karena terdapat spora yang digunakan sebagai reproduksi (perkembangbiakannya). Daun Polypodium glycyrriza (sporofil) Pada Polypodium glycyrriza terdapat ental. 1.Polypodium glycyrriza merupakan Pterydophyta yang memiliki perawakan herba tapi sedikit berkayu. Ental (daun muda) 1. Berbentuk pisau membedah dan simetris. jadi fungsi daun disini tidak hanya digunakan sebagai fotosintesis atau biasa disebut daun tropofil. Daun Polypodium glycyrriza Daun Polypodium glycyrriza memiliki urat daun menyirip. 0. sektar kurang lebih 75 cm. yakni daun muda yang masih meggulung dan tangkai ental disebut stipe. Daun pada Polypodium glycyrriza ini memiliki tipe sporofil. c. Batang Batang paku-pakuan ini nampak dengan jelas berupa rimpang (batang saling mengait). Biasanya tangkai daun langsing. Pada permukaan batangnya halus ramenta yakni terdapat rambut-rambut atau sisik berwarna hitam. tekstur daun pada Polypodium glycyrriza berupa helaian. hal ini untuk membedakan dari tangkai yang lainnya.5-2 mm. Tiap anak daun dari daun yang menyirip disebut sirip dan porosnya disebut rachis. Karena batangnya sedikit berair dan agak keras. Warna daunnya hijau muda.

Sporofit merupakan individu yang menghasilkan spora melalui pembelahan reduksi. Tetapi pada batang dewasanya dapat berwarna merah kecoklatan hingga kehitaman. Warna batangnya merah kecoklatan pada batang yang masih muda. Rhizomes berisi ostadin. f. Karena spesies ini utmbuh di tanah (epifit). Individu yang menghasilkan gamet disebut gametofit dan merupakan generasi yang haploid. Setelah terjadi fertilisasi akan membentuk zigot yang merupakan permulaan dari keturunan (generasi) yang haploid. Kemudian dari sini lalu terbentuk individu yang diploid dan diberi nama sporofit. Pesisir penduduk asli menggunakan rhizomes sebagai pemanis dan untuk mengobati penyakit tenggorokan. Batangnya sudah memiliki berkas pengankut. Spora pada daun Polypodium glycyrriza 1. Dari spora ini akan dapat terbentuk protalium (protalus) melalui perkecambahan dari spora . 1. Jadi spora ini merupakan permulaan dasi generasi yang haploid. Akar Akar Polypodium glycyrriza ini memiliki sistem perakaran serabut yang bercabang cabang secara dikotom. Perkembangbiakan Polypodium glycyrriza sama dengan tumbuhan paku lainnya yaitu dengan menggunakan spora. Siklus hidup Dalam siklus hidup Pteridophyta juga terdapat pergantian generasi. Akar-akar manis s tapi berserat dan tipis. tumbuh tegak. rimpang (batang saling mengait). g. sebuah senyawa steroid 3000 kali lebih manis dari pada sukrosa. e. Sori/ sorus Polypodium glycyrriza ini memiliki spora yang terletak di bagian ventral daun teratur berjajar di tengah dekat urat daun.5-2 mm saja. 1. Pada batang muda memiliki diameter berkisar 1.glycyrrizaberkisar antara 2-5 mm.

Manfaat dan Kegunaan Dalam kehidupan sehari-hari Polypodium glycyrriza Digunakan sebagai tanaman hias. dapat digunakan untuk mengobati campak. atau ditempatkan khusus pada taman-taman yang dinaungi atap plastik warna. pengobatan batuk dan pilek. Dapat juga digunakan sebagai teh dengan merebus tumbukan akar. terutama untuk anak-anak yang tidak mau makan. haemostatic dan pektoral. karminatif. Akar-akarnya yang manis tapi berserat dan tipis dan hampir tidak termakan.Siklus hidup Polypodium glycyrriza 1. tangkai berwarna merah kecoklatan mengkilat dengan rumpun yang jarang. Tumbuhan ini sering ditempatkan di beranda rumah atau ruangan yang masih memungkinkan cahaya matahari masuk. dicampur dengan cemara jarum. sesak napas dan VD). Batuk telah diobati dengan mengunyah dan menelan perlahan panggang dari rimpangnya. Spesies ini juga digunakan sebagai bahan makanan. Bentuk daunnya yang indah. akar umumnya sangat menyenangkan karena oleh banyak penduduk asli suku Indian Amerika Utara sering digunakan sebagai appetiser. karena bentuk daunnya yang unik. Hal ini digunakan dalam herbalism modern. Rhizomes menyebabkan pergantian. sehingga tidak mendapat penyinaran matahari secara langsung. h. batangnya pendek dan tertanam di tanah. Akar yang di kunyah dapat digunakan sebagai pengobatan untuk sakit tenggorokan. . hanya digunakan ketika ada kekurangan makanan beberapa penduduk asli suku Indian Amerika Utara yang menggunakannya terutama sebagai pengobatan untuk berbagai keluhan dada (sakit dada.

Waluh (Jawa Tengah). 4. Cucubita moschata Duchenes. memiliki beberapa nama daerah yaitu Labu parang ( Melayu). lonjong.R. Kandungan Kimia dan Manfaat Tanaman Labu kuning megandung karotenoid (betakaroten). Klasifikasi Tanaman Divisi : Spermatophyta Sub divisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledonae Ordo : Cucurbitales Familia : Cucurbitaceae Genus : Cucubita Spesies : Cucubita moschata Duch (Hutapea. mineral. Cucurbita mixta. atau panjang dengan banyak alur (15-30 alur). J. Vitamin A dan C. Ada lima spesies labu yang umum dikenal. Nama Tanaman Tanaman Cucubita moschata Duch ex Poiret. Ukuran pertumbuhannya cepat sekali. Uraian Tanaman Tanaman labu kuning berasal dari Ambon (Indonesia). yaitu Cucubita maxima Duchenes. Buah labu kuning berbentuk bulat pipih. Dua senyawa glikosida fenolik telah diisolasi dari biji Cucurbita moschata yaitu (2- . Kelima spesies cucurbita tersebut di Indonesia disebut labu kuning (waluh) karena mempunyai ciri-ciri yang hampir sama. mencapai 350 gram per hari. Nama asing: butternut (English) 2. Cucurbita ficifolia Bouche. et al.Labu Kuning (Cucurbita moschata Durch) 1. 1994) 3. Waluh (Sunda). lemak serta karbohidrat.. dan Cucurbita pipo L.

2009). Penelitian Mekanisme Antikanker Telah dilakukan penelitian secara in silico enzim Acyl CoA diacylglycerol acyltransferase (DGAT. Template menggunakan (PDB ID: 1K30). demam.. Daunnya berfungsi sebagai sayur dan bijinya bermanfaat untuk dijadikan kuaci.hydroxy)phenylcarbinyl 5-O-benzoyl-beta-D-apiofuranosyl(1–>2)-beta-D-glucopyranoside (1) dan 4beta-D-(glucopyranosyl hydroxymethyl)phenyl 5-O-benzoyl-beta-D-apiofuranosyl(1–>2)-beta-Dglucopyranoside (2) (Li et al.. Lima senyawa glikosida fenolik baru cucurbitosides A—E (1—5). 6. 2005). Rina Maryani 22 Responses to Labu Kuning (Cucurbita moschata Durch .120). Daging buahnya pun mengandung antiokisidan sebagai penangkal kanker. pengobatan ginjal.. EC 2. dan diare. 2-(4-hydroxyphenyl)ethanol 4-O-[5-O-(4-hydroxy)benzoyl]-β-D-apiofuranosyl(1→2)-β-Dglucopyranoside (2)..3. Air buahnya berguna sebagai penawar racun binatang berbisa. et al. 4-hydroxybenzyl alcohol 4-O-[5-O-(4-hydroxy)benzoyl]-β-D-apiofuranosyl(1→2)-βD-glucopyranoside (4) dan 4-hydroxyphenyl 5-O-benzoyl-β-D-apiofuranosyl(1→2)-β-D-glucopyranoside (5) (Koike K. 4-hydroxybenzyl alcohol 4-O-(5-O-benzoyl)-β-D-apiofuranosyl(1→2)-β-Dglucopyranoside (3). cucurbitosides C 3 and A 4 (Li FS et al. Labu kuning juga dapat digunakan untuk penyembuhan radang. Kontributor : Sarmoko. sementara bijinya menjadi obat cacing pita. 2009). diisolasi dari biji Cucurbita moschata yaitu 2-(4-hydroxy)phenylethanol 4-O-(5-O-benzoyl)-β-D-apiofuranosyl(1→2)-β-D-glucopyranoside (1). Senyawa glikosida fenolik yang baru ditemukan adalah phenylcarbinyl 5-O-(4-hydroxy)benzoyl-beta-Dapiofuranosyl (1–>2)-beta-D-glucopyranoside selain 1-O-benzyl[5-O-benzoyl-beta-D-apiofuranosyl(1->2)]-beta-D-glucopyranoside 2.

koujitsuki Bunga Matahari Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Asteridae Ordo: Asterales Famili: Asteraceae Genus: Helianthus Spesies: Helianthus annuus L. B R O T O W A L I (Tinospora crispa (L.) Miers) KLASIFIKASI: .Nama umum Indonesia: Inggris: Pilipina: Cina: Jepang: Bunga matahari Sunflower Mirasol Xiang ri kui Himawari.Bunga Matahari Helianthus annuus L.

(Saran 3 x 1 kapsul per hari. palmatin. Rematik. direbus dengan 3 gelas air menjadi 1. direbus dengan 3 gelas airmenjadi satu setengah gelas. kokulin (pikrotoksin) EFEK FARMAKOLOGIS: Tumbuhan ini bersifat : Analgetik yaitu penghilang rasa sakit. . Diperkirakan tanaman ini mempunyai prospek yang baik sebagai antineoplastik. tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut : 1. diremas dengan minyak kelapa seperlunya. berberin. (Saran 3 x 1 kapsul per hari. 6 cmbatang brotowali dicuci dan dipotong-potong. Tiga jari batang brotowali. Kencing manis. Sehari 2 kali setengah gelas.) Miers. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Andawali. harsa. Demam. damar lunak. minum banyak air) 3. PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki sifat sejuk dengan rasa yang pahit. Sehari 3 kali setengah gelas. antipiretik yaitu penurun panas. Dipakai untuk melumas kulit yang terserang kudis. Diminum dengan madu secukupnya. minum. Satu jari batang brotowali dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Sepertiga genggam daun sambiloto. melancarkan meridian/ aliran chi. antara lain : alkaloid. Demam kuning.Brotowali disebut Tinospora crispa (L. bratawali. pati. Diminum setelah makan. belerang sebesar kemiri. atau Tinospora rumphii atau Tinospora tuberculata termasuk ke dalam famili tumbuhan Menispermaceae. antawali. zat pahit pikroretin. Sehari 2 kali setengah gelas. sepertiga genggam daun kumis kucing. Satu jari batang brotowali dicuci dan potong-potong.. kolumbin (akar). minum banyak air) 2.5 gelas. Setelahdingin diminum dengan madu secukupnya. dicuci dan ditumbuk halus. sehari 2 kali satu gelas. SIFAT KIMIAWI: Tumbuhan ini kaya kandungan kimia. Setelah dingin disaring. putrawali atau daun gadel. UJI KLINIS/ PRA KLINIS Uji pra klinis Brotowali pada kultur sel HeLa (karsinoma serviks). direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 2 gelas. Dua jari batang brotowali direbus dengan 2 gelas air sampai menjadi satu gelas. tambah madu secukupnya. (Saran 3 x 1 kapsul per hari) 5. glikosida pikroretosid. menunjukkan efek sitotoksisitas dari ekstrak brotowali setara dengan efek dari doxorubicin. ( Saran kapsul 3 x 1 kapsul per hari) 4. Kudis.

permot. 6. 7. Cuci luka dengan air rebusan batang. Tempelkan. Daun brotowali ditumbuk. Rambusa Passiflora foetida L.Sehari dua kali. ceplukan blungsung stinking passion flower Timun dendang lac tien. day nhan long long zhu guo Rambusa Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Dilleniidae Ordo: Violales Famili: Passifloraceae Genus: Passiflora Spesies: Passiflora foetida L. Badan gatal-gatal. Bugenvil Bougainvillea spectabilis . nyomlang. diganti 2 kali per hari. Luka. Nama umum Indonesia: Inggris: Melayu: Vietnam: Cina: Rambusa. Mandi dengan air rebusan sejengkal batang brotowali.

papagan (Sunda) Spadeleaf. pegagan. antanan.) Urban Nama umum Indonesia: Inggris: Pilipina: Cina: Kaki kuda.Nama umum Indonesia: Bugenvil Bugenvil Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Hamamelidae Ordo: Caryophyllales Famili: Nyctaginaceae Genus: Bougainvillea Spesies: Bougainvillea spectabilis Kaki Kuda Centella asiatica (L.) Urban . han ke cao Kaki Kuda Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Rosidae Ordo: Apiales Famili: Apiaceae Genus: Centella Spesies: Centella asiatica (L. pohekula Takip kohol Beng da wan.

Nama umum Indonesia: Sawi daging. brown mustard. gandul (Jawa). gedang (Sunda) papaya. sawi sendok Inggris: Chinese mustard. Sawi Daging Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Dilleniidae Ordo: Capparales Famili: Brassicaceae (suku sawi-sawian) Genus: Brassica Spesies: Brassica juncea (L. [kates.) Czern. Pepaya Carica papaya L. lapaya fan mu gua Pepaya Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Dilleniidae Ordo: Violales Famili: Caricaceae Genus: Carica Spesies: Carica papaya L. kepaya Du du Mala kaw Kapaya. .Sawi Daging Brassica juncea (L.) Czern. ketelah. Nama umum Indonesia: Inggris: Melayu: Vietnam: Thailand: Pilipina: Cina: Pepaya. paw paw Betik.

) Swartz Nama umum Indonesia: Kembang merak. merakan (Jawa). riyud. perak kegel (Madura). & Walp Nama umum Indonesia: Inggris: Pilipina: Cina: Putri malu. & Walp . puahilahila Makahiya han xiu cao Putri Malu Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Rosidae Ordo: Fabales Famili: Fabaceae (suku polong-polongan) Genus: Mimosa Spesies: Mimosa pudica Duchass.Kembang Merak Caesalpinia pulcherrima (L. si kejut. patra kembala (Sunda).) Swartz Putri Malu Mimosa pudica Duchass. bunga kacang (Manado) Inggris: peacock flower Pilipina: Bulaklak Cina: siak tiek hua Kembang Merak Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Rosidae Ordo: Fabales Famili: Caesalpiniaceae Genus: Caesalpinia Spesies: Caesalpinia pulcherrima (L. shame plant.

Br. . Br.Jeruk Nipis Citrus aurantifolia (Christm. chanh ta Manao Dayap Jeruk Nipis Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Rosidae Ordo: Sapindales Famili: Rutaceae (suku jeruk-jerukan) Genus: Citrus Spesies: Citrus aurantifolia (Christm. Nama umum Indonesia: Pule. lame Pilipina: Dita Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Asteridae Ordo: Gentianales Famili: Apocynaceae Genus: Alstonia Spesies: Alstonia scholaris R. jeruk pecel Lime Limau nipis.) Swing Nama umum Indonesia: Inggris: Melayu: Vietnam: Thailand: Pilipina: Jeruk nipis. jeruk mipis.) Swing Pule Alstonia scholaris R. Waru Lengis Hibiscus tiliaceus L. limau asam Chanh vo mong.

mahoe Melayu: Bebaru.Nama umum Indonesia: Waru lengis Inggris: sea hibiscus. Sirih Piper betle L. . baru-baru Waru Lengis Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Dilleniidae Ordo: Malvales Famili: Malvaceae (suku kapas-kapasan) Genus: Hibiscus Spesies: Hibiscus tiliaceus L. Nama umum Indonesia: Sirih Pilipina: Ikmo Sirih Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Magnoliidae Ordo: Piperales Famili: Piperaceae (suku sirih-sirihan) Genus: Piper Spesies: Piper betle L.

08 .0  7/4'4.3.0 03:8!..    :03.9.850.0.1409/.88147./49  $:-0.-8 .0.88147.803/. $50808!.2!.88147. 4:.

81.34458/.3-07502-::  $:507. %:2-:. %:2-:.0 %:2-:.3  $:-3/42%7.3-  .  ...8$5072.8.8. -07053/:.9459.   :03.39.8 3/42!.34459.3-07-:3.04-439.8.  0.2. 03.:2:2 3/4308..:03.

:/.39.3 5.3 .8.:2:2 3/4308.  378 $5..3-07502-::  $:507.3.0 %:2-:.3 . $508084:..9. 03.8.0 03:84:.3  $:-3/42%7.3-07-:3.8 3/42!.8.-8   .1 540:.8.:/. 0390.2.39.3 .0.5. !53. %:2-:..34459. 03/.. %:2-:.8.81.9459.0  7/4..04-439. -07053/:.34458/.  0.3.0..:/.3 $:3/.2..544 3.  &7-.9.20/.0.3-  ..9./49  $:-0.4   .8$5072.08 .3.2.30./00..745.850. 50. %.3..  .

9../49  $:-0.8.8#48/.3   ..0.  &7-..08 .0 03:80390.0  7/45.25. $508080390.

 0.  073  .7/    $.$.0 %:2-:. %:2-:. %:2-:.88.3-  .2..803/4 378 30802:89.3-07-:3..9459..81.3  .8 3/42!.0.8./.39. -07053/:.8...04-439.8.34459.3 8.3 7.$.3-07502-::  $:507.:3. 03.7/ -7432:89.34458/.3  $:-3/42%7.8$5072.:2:2 3/4308.

7.5.908 .  . $508087... 03.5.3/: .8.27.!05. 0.0.. %:2-:.2 :/: %..3 $:3/.8 3/42!.. 1.88../49  $:-0..3-07-:3.34459.5. %:2-:..04-439.  378 5..5.7.81..32::..:3.  0.3  03:87.0. .3  $:-3/42%7.2.: 09 090. 5.0 8::8.. .88.:2:2 3/4308.8. .9459.. '093. . !53... -07053/:.5... 8. 0/.88.   !05.39.8$5072. 3.08 .8..3-  .3/ .55.34458/..  .  073   !05.0  7/4.3-07502-::  $:507.803/.5. 05..0 %:2-:.

5.0..7.  .5.2..0 03:8../49  $:-0. $50808.7..7.08 .0  7/4'4.803/..

02-.8. 507.8 3/42!. 3. :.....0 %:2-:.34459.9459. %:2-:....02-.  $.3  $:-3/42%7.81. 5.3-  . %:2-:.3-07-:3.3207.97.3 . 8.   02-.  .3-07502-::  $:507.8$5072./:7.2. .3 .  0.53.307.5:.39.0772..8..04-439.08.79 .. 03./4  378 50.3.1407 !53. 207.307.:2:2 3/4308.00 .90:. -07053/:. -:3.34458/.4.8. $:3/.02-.

.08.2.0 03:8.3-  .8#48/./49  $:-0.8. $50808. %:2-:.08.81. 3.53. 03.: 80:9 7:/  378 8.08 .2.:  .39. !53.53.53. -07053/:.34458/.8$5072.3:..!:972..5 .3-07-:3.0..0772.  $..79  !:97.8.5:.: 248.:2:2 3/4308.39 5:.:.4   !:97.5:/.8 3/42!.8.9459.205.08. ..  0. %:2-:.-.3  $:-3/42%7.88  .3-07502-::  $:507....04-439..34459.0  7/4. .0 %:2-:.

5:/.8#48/..-.3  03:8248.0 8::5443 5443..5 .2.0  7/4.-./49  $:-0.0. $50808248.88  .08 .:..

:.07:58 97:8.3.2 '093.81.3-07-:3.04-439.2. %:2-:.8$5072.8.4243 .8. 03.:2:2 3/4308.: 2.5   07:58  .8.:7. %..  0.3914. . -07053/:.8 3/42!.3-07502-::  $:507.07:358 07:258 07:50...3/ .2 ..3-  .3  $:-3/42%7.8.34458/..4 !53. %:2-:.39.3.0 %:2-:.34459.39.0 378 20 0.9459. 7892 $3 .:358 2.

3  $:-3/42%7.8./49  $:-0. 9.:7.8 3/42!.9459.34459.. %:2-:.:2:2 3/4308.53/.8.3-07502-::  $:507. -07053/:. %:2-:.0.2.0 8::07: 07:.3-07-:3. 03.8.3914.    . 7892 $3  !:0 8943.08 .78# 7  .!:0 .04-439.3  03:897:8 $5080897:8.3-  ..8#48/.0  7/4$.34458/.20 !53.8$5072.0 %:2-:.4.8.39.81.  0.2#:9..

88907/.0  7/4039. $508088943.0.8./49  $:-0.08 ..254.:89.78# 7   .3.0 03:88943..3.7:038 -8.4.0:8  .

81.04-439.8.. %:2-:.:8 2.7:038 378 80.34458/..0 %:2-:.8.7: -.7: -.3-  . %:2-:. 03.. -07053/:.3-07502-::  $:507..39.: 0-.8.3-07-:3.8$5072.-8.2.:2:2 3/4308.7:   .8 3/42!.40 0.34459.3  $:-3/42%7.  0.9459.7:038  .

./49  $:-0...2.3-07-:3.:2:2 3/4308.3  $:-3/42%7.3-  .8$5072.08 .3  03:8-8..803/.3-07502-::  $:507.5.39.34458/.:8 $50808-8.0  7/4.2. 03..8. 24   $7  .0. %:2-:.81.04-439.8.8 .8.. %:2-:.34459.. -07053/:.0 8::.5.$7 !53.0:8   $7 !507-090  ..8 3/42!.9459.0 %:2-:.:89.  0.8.

0 8::87 87.8.0  7/4!507..3  03:8!507 $50808!507-090   .0.08 ./49  $:-0.2!507.34/.