Anda di halaman 1dari 6

nCn1Cnl

1aLa cara lnl dllakukan unLuk mengeLahul blblL bebeL dan boboL aLau unLuk mengeLahul asalusul
dan laLar belakang calon mempelal namun dl masa sekarang kebanyakan calon penganLln sudah
sallng mengenal pasangannya sendlrl Lanpa dl[odohkan oleh orang Lua
LAMA8An
uLusan darl orangLua calon mempelal prla daLang melamar pada harl yang Lelah dlLeLapkan Mereka
membawa oleholeh yang Lelah dlleLakan dan dlbawa oleh dua orang prla Makanan yang dlbawa
blasanya LerbuaL darl beras keLan seperLl [adah wa[lk rengglnang plsang ra[a gula Leh laukpauk
dan maslh banyak lagl Makanan darl keLan mengandung makna agar kelak kedua mempelal LeLap
rukun kekal dan pllkeL (lengkeL) saLu
sama laln serLa hubungan kedua besan
[uga LeLap akrab
!AWA8An
!lka lamaran dlLerlma maka plhak
orangLua calon mempelal wanlLa
menglrlmkan uLusan unLuk memberlkan
[awaban aLas lamaran darl plhak calon
mempelal prla SeLelah ada kesepakaLan
wakLu darl kedua belah plhak uLusan
LersebuL daLang dan memberlkan
[awaban bahwa lamaran sl prla dlLerlma
uLusan LersebuL membawa oleholeh
sebagal balasan unLuk mempereraL
persaudaraan SeLelah lamaran dlLerlma
kedua belah plhak samasama
merundlngkan harl Langgal dan wakLu
dllaksanakan penlngseLan
LnlnCSL1An
enlngseLan mengandung arLl bahwa
kedua belah plhak bersepakaL unLuk
men[adl besan aLau bersedla unLuk
men[adl calon menanLu kaLa penlngseLan
berasal darl kaLa penlngseL yang arLlnya
penglkaL
uACA8A 1A8u8
1arub berarLl hlasan darl [anur kunlng aLau daun kelapa muda yang dlsuwlrsuwlr (dlsobeksobek)
dan dlpasang dl slsl LraLag serLa dlLempelkan pada plnLu gerbang LempaL resepsl erlengkapan
uLama yang dlbuLuhkan dalam Larub adalah Luwuhan (hlasan darl dua pohon plsang yang sedang
berbuah kelapa gadlng unLalan padl Lebu wulung daun berlngln dan daun dadap srep SeLelah
selesal dllan[uLkan dengan pemasangan blekeLepe yang LerbuaL darl anyaman daun kelapa unLuk
menuLupl rumah yang ada LuLup keyongnya (rumah berbenLuk llmasan/runclng dengan lubang
berbenLuk seglLlga dl bawahnya) enasangan blekeLepe berLu[uan unLuk menolak bala 1ak lupa
sa[en Larub yang dlmakan bersama seLelah pemasangan Larub Luwuhan dan blekeLepe selesal
MenuruL Lradlsl [awa pemasangan Larub beserLa Luwuhan dan blekeLepe dllaksanakan berdasarkan
perhlLungan wakLu harl dan Langgal yang cermaL elaksanaannya blasanya bersamaan dengan
berlangsungnya upacara slraman hanya wakLunya sa[a yang berbeda Mlsalnya [lka pasang Larub
dllakukan pukul 0900 upacara slraman dllakukan pukul 1600
uACA8A n?An18l
uahulu dladakan pula upacara nyanLrl yang dllakukan 13 harl sebelum acara l[ab Calon mempelal
prla dlserahkan kepada orangLua calon mempelal wanlLa kemudlan calon mempelal prla dlLlLlpkan
dl rumah salah saLu saudara aLau LeLangga keluarga calon mempelal wanlLa nyanLrl dllakukan unLuk
menghlndarl Ler[adlnya plndah wuLah aLau calon mempelal prla Lldak daLang pada harl pernlkahan

UPACARA SIRAMAN
Upacara siraman dilaksanakan satu hari sebelum upacara ijab. Kata siraman mengandung arti
memandikan calon pengantin yang disertai dengan niat membersihkan diri agar menjadi
bersih dan suci lahir dan batin. Jika dahulu upacara siraman dilakukan pagi hari sekitar pukul
10.00, sekarang ini upacara tersebut dilakukan sore sekitar pukul 16.00. Tujuannya supaya
bisa langsung dilanjutkan dengan upacara midodareni.

UPACARA NGERIK
Upacara ngerik yaitu menghilangkan wulu kalong (bulu-bulu halus) yang tumbuh di sekitar
dahi agar tampak bersih dan wajahnya bercahaya. Upacara ini bertujuan agar calon pengantin
sungguh-sungguh bersih lahir dan batin, serta sebagai simbol membuang sebel (sial).

UPACARA MIDODARENI
Upacara midodareni dilaksanakan pada sore hari menjelang akad sekitar pukul 18.00 sampai
pukul 24.00 usai siraman dan ngerik. Calon pengantin putri tidak diperkenankan tidur dan
keluar dari kamar pengantin. Calon pengantin mengadakan tirakatan, didampingi orangtua
dan para sesepuh. Tirakatan bertujuan agar calon pengantin berlaku prihatin dan berlatih
mengendalikan diri, diiringi permohonan kepada Tuhan agar melimpahkan anuerah-Nya,
sambil menunggu turunnya Sang Bidadari yang cantik dan tinggal di kahyangan, tepat pukul
24.00.
UPACARA IJAB
Keesokan harinya baru dilakukan upacara ijab atau akad nikah. Dengan dilaksanakannya ijab,
maka kedua mempelai resmi menjadi suami istri.
UPACARA PANGGIH
Upacara panggih merupakan puncak dari rangkaian upacara adat perkawinan. Rangkaian
acara yang ada dalam upacara panggih meliputi penyerahan sanggan yang lazim disebut
tebusan, keluarnya mempelai wanita dari kamar pengantin yang didahului kembar mayang,
lempar sirih atau balang-balangan suruh, wijikan dan memecah telur. Kemudian kedua
pengantin berjalan bergandengan kelingking menuju pelaminan, Kacar-kucur atau tampa
kaya, Dhahar klimah, penjemputan orangtua mempelai pria atau besan, dan terakhir
dilakukan sungkeman.
Foto dok. Paramita & Priyanto.
Sumber. Buku Hf. Tienuk Riefky, dkk berfudul 'Kasatrian Ageng Selikuran & Kasatrian
Ageng`, Tata Rias Pengantin Yogyakarta
UPACARA PANGIH MELIPUTI :
1. Balangan Suruh, yaitu melempar daun sirih yang melambangkan cinta kasih akan
kestiaannya berdua.
2. Wiji Dadi, mempelai laki-laki menginjak telor ayam hingga pecah, kemudian mempelai
perempuan membasahi kaki sang suami dengan air bunga. Proses seperti ini melambangkan
seorang suami dan ayah yang bertanggung jawab terhadap keluarganya.
3. Pupuk, Ibu mempelai perempuan mengusap mempelai mantu laki-laki sebagai pertanda
ikhlas menerimanya sebagai bagian dari keluarganya.
4. Sinduran, artinya disini berjalan perlahan-lahan dengan menyampirkan kain sindur
sebagai tanda bahwa kedua mempelai sudah diterima sebagai keluarganya.
5. Timbang, kedua mempelai di pangkuan bapak mempelai perempuan sebagai tanda kasih
sayang orang tua terhadap anak dan menantu sama besarnya.
6. Kacar-kucur, yang dituangkan ke pangkuan perempuan sebagai simbol pemberian
naIkah.
7. Dahar Klimah, saling menyuapi satu sama lain yang melambangkan kedua mempelai
akan hidup bersama dalam susah maun senang.
8. Mertui, orang tua mempelai perempuan menjemput orang tua mempelai laki-laki di depan
rumah untuk berjalan bersama menuju tempat upacara.
9. Sungkeman, kedua mempelai memohon doa restu dari kedua orang tua.