P. 1
Geografi Jembrana

Geografi Jembrana

|Views: 33|Likes:
Dipublikasikan oleh Hady Kriss Svd

More info:

Published by: Hady Kriss Svd on Nov 14, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2012

pdf

text

original

GEOGRAFII DAN IIKLIIM GEOGRAF DAN KL M

51 perrsen llebiih lluas darrattan Jembrrana merrupakan huttan negarra 51 pe sen eb h uas da a an Jemb ana me upakan hu an nega a
Wilayah Jembrana bagian utara merupakan dataran pegunungan (hutan) sebagai batas wilayah dengan Kabupaten Buleleng.

Jumlah Gunung, Sungai dan Bendungan di Jembrana

Berdasarkan relief dan topografinya, di bagian utara dataran Jembrana terbentang pegunungan yang memanjang dari barat ke timur. Bentangan pegunungan ini secara geografis merupakan pembatas antara Jembrana dengan kabupaten Buleleng di bagian utaranya. Dengan keadaan jumlah gunung yang berjumlah 17 buah dengan ketinggian antara 263 meter sampai dengan yang tertinggi yaitu gunung Merbuk dengan ketinggian 1.386 meter di atas permukaan laut yang mempunyai potensi sumber air yang berguna bagi kehidupan penduduk. Dari 17 gunung tersebut terbentuk 37 buah sungai dengan panjang antara 3.400 meter sampai dengan24.600 meter. Potensi yang ada ini betul-betul dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan sektor pertanian khususnya pengairan. Dari potensi sumber air sungai dapat dibangun bendungan sejak tahun 1973 sampai tahun 2009 sebanyak 18 bendungan dengan 3 3 kapasitas antara 0.37 m per detik hingga 1.92 m per detik. Bendungan-bendungan tersebut dapat mengairi sawah sekitar 6000 ha lebih yang tersebar di seluruh kecamatan yang terbagi menjadi sekitar 83 subak. Seandainya luas lahan sawah yang hanya 8,21 persen dari seluruh wilayah Jembrana ini tidak dikelola dengan baik tentunya hal ini menjadi keadaan yang buruk bagi perekonomian penduduk Jembrana yang sebagian besar mata pencahariannya dari sektor petanian.

Sumber : BPS Kab. Jembrana

Statistik Topografi Jembrana

Sumber : BPS Kab. Jembrana

Persentase Penggunaan Lahan Jembrana, 2010

1. Lahan Sawah

= Pengairan setengah teknis, Pengairan Sederhana, Tadah Hujan 2. Lahan Pertanian= Tegal, Kebun, Perkebunan, Bukan Sawah Tambak, Kolam, lainnya. 3. Lahan Bukan Pertanian = Perumahan, Hutan Negara, Rawa-rawa, lainnya

*** Tahukah Anda Daratan Jembrana yang seluas 84.180 km , 51 persen lebih adalah hutan Negara.
2

4.

2
5.

Statistik Daerah Kabupaten Jembrana 2011

GEOGRAFII DAN IIKLIIM GEOGRAF DAN KL M
Basah mellanda Jembrrana hampiirr sepanjjang ttahun Basah me anda Jemb ana hamp sepan ang ahun
Luas wilayah Kabupaten Jembrana 14,93 persen dari luas daratan Bali mengalami hujan hampir sepanjang tahun yaitu 231 hari hujan dengan tingkat kelembaban 87 persen

Kabupaten Jembrana adalah sebuah 2 kabupaten kecil dengan luas hanya 841,80 km atau 14,93 persen dari luas wilayah Bali. Kabupaten ini terdiri dari bagian wilayah daratan Pulau Bali sebagai pulau terbesar, Pulau Kalong dan Pulau Burung. Dibanding Kabupaten/ Kota lain di Bali, Kabupaten Jembrana mempunyai posisi strategis dilihat secara geografis. Posisi tersebut merupakan: pertama adalah sebagai pintu gerbang Bali bagian barat yang merupakan kunci filtrasi budaya dan arus migran. Secara astronomis, Kabupaten Jembrana terletak pada posisi 8°09’30” - 8°28’02” Lintang Selatan dan 114°25’53” - 114°56’38” Bujur Timur, dengan Kabupaten Buleleng sebagai batas utara, Samudra Indonesia di sebelah selatan, Selat Bali di sebelah barat dan Kabupaten Tabanan di sebelah timur. Layaknya daerah tropis lainnya, Kabupaten Jembrana mengalami dua musim yaitu hujan dan kemarau. Bulan Desember, Januari dan Februari (DJF) secara umum megalami hujan lebat dan bulan Juni, Juli dan September (JJS) mengalami kekeringan sepanjang bulan. Namun Selama tahun 2010 hujan cenderung lebih sering terjadi di Jembrana, dimana terjadi sebanyak 231 hari hujan, lebih tinggi dibanding tahun 2009 yang hanya 156 hari. Sebagai bagian dari pulau Bali bagian barat dan sebelah selatan otomatis banyak desa yang berbatasan langsung dengan lautan. Dari 51 desa/kelurahan yang ada, 23 diantaranya merupakan desa/kelurahan yang berbatasan langsung dengan laut atau biasa disebut sebagai desa/kelurahan pesisir. Sementara untuk desa bukan pesisir yang berjumlah sebanyak 28 desa, sebagian besar (21 desa/kelurahan) merupakan desa/kelurahan yang terletak di daerah dataran. Lokasi tersebut tentu sangat mendukung pembangunan daerah bersangkutan dari sisi akses, sehingga berdampak positif pada kegiatan ekonomi maupun sosial warga setempat.
Statistik Daerah Kabupaten Jembrana 2011

Peta Kabupaten Jembrana
Laut S e l a t B a l i T a b a n a n Bali

U

Samudra Indonesia

Luas Wilayah Kecamatan di Kabupaten Jembrana

Statistik Geografi dan Iklim Jembrana Tahun 2010

Sumber : Jawatan Topografi Denpasar dan BPS Provinsi Bali

*** Tahukah Anda
Dari sisi topografi desa, titik tertinggi di Jembrana berada di Kecamatan Mendoyo yaitu di Desa Yehembang dengan ketinggian sekitar 700 m di atas permukaan laut

1 1

1.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->