Anda di halaman 1dari 2

APAKAH GEMUK ANDA AMAN, ATAU SUDAH BERESIKO??

Istilah gemuk lambang makmur mungkin sudah tidak berlaku lagi jika kita kaitkan dengan kesehatan. Karena banyak factor resiko dari kegemukan yang bisa mengganggu kondisi kesehatan tubuh kita. Gemuk bukan berarti selalu penyakitan, tapi.apakah GEMUK anda aman atau sudah beresiko? Kalau anda mengidap hipertensi, atau cenderung bertekanan darah tinggi, Anda harus mengusahakan mencapai atau mempertahankan kondisi tubuh ideal yang sehat. Tubuh mampu menyimpan lemak dalam jumlah tak terbatas. Namun, biasanya banyaknya lemak tubuh yang sehat untuk pria dewasa berkisar antara 10 20 persen dari berat badannya, dan untuk wanita dewasa sekitar 25 persen. Umumnya berat badan ideal seseorang tercapai pada usia remaja, berangsur-angsur bertambah dengan meningkatnya usia, apalagi bila kehidupannya semakin makmur, dan mencapai puncaknya pada usia 50 tahun. Kenaikan berat badan itu terjadi bila makan lebih dari yang diperlukan, atau mengemil junk food yang berkalori tinggi ( terutama lemak dan karbohidrat) dan kurang serat. Selain itu, kurang melakukan kegiatan fisik yang umum terjadi pada usia diatas 40 tahun. Bahkan untuk kondisi sekarang banyak diantara kita dengan usia di bawah 40 tahunpun memiliki bobot badan yang berlebih. Cara evaluasi yang lebih akurat dan dapat Anda lakukan sendiri, adalah : Menghitung IMT ( Indek Masa Tubuh). Rumus untuk menghitung IMT diberikan oleh PERSAGI ( Persatuan Ahli Gizi Indonesia) dalam 13 Pesan Dasar Gizi Seimbang. Pedoman ( 1994), yaitu: IMT = Berat Badan (kg) dibagi dengan Tinggi Badan pangkat dua ( m/meter). Misalnya, berat badan Anda 79 kg, dan tinggi 160 cm =1,6 m, maka: IMT = 79/(1,6 X 1,6 ) = 30,9. Untuk mengetahui dengan cepat apakah anda sudah menjadi gemuk berlebihan, cobalah mencubit daging di perut Anda tepat di atas pusar. Bila jarak antara ibu jari dengan telunjuk lebih dari 2,5 cm, anda termasuk mempunyai berat badan melebihi persyaratan yang sehat. IMT = BB (kg) / TB (m) 2 Environment & Social Responsibility Division ESR Weekly Tips no. 36/XII/2006 Sent: 1Desember 2006 Cara lain dengan menggunakan table, untuk orang Indonesia telah dibuatkan Tabel IMT oleh Lembaga Nasional untuk Pedoman Klinis Kesehatan (1998). Ada pula cara praktis untuk mengetahui IMT, yaitu menggunakan Cakram IMT yang dibuat oleh Klinik Konsultasi Gizi & Klub Diet GMSK ( Departemen Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga) IPB. Anda tinggal menggeser dalam untuk memasukan data mengenai tinggi Anda ( missal 1,6 meter) dan mencocokannya dengan berat badan ( missal 60 kg) pada cakram luar, kemudian hasilnya dapat terlihat dengan segera. Dalam kasus ini, IMT anda adalah 24 dan kategori anda termasuk normal. Kategori Anda menurut IMT Versi Klinik Konsultasi Gizi & Klub Diet GMSK: .. Kurang dari 17,0 = Kurus tingkat berat .. 17,0 18,5 = Kurus tingkat ringan

.. 18,5 25,0 = Normal .. 25,0 27,0 = Gemuk tingkat ringan .. Lebih dari 27,0 = Gemuk tingkat berat. LINGKAR PINGGANG. Inilah lokasi dari sebagian besar lemak yang tersimpan pada tubuh kita. Orang yang besar dibagian pinggang, sering disebut obesitas tipeapel sedangkan pada tipe pir, lemak berkumpul di bawah pinggang, sekitar pinggul dan paha. Dengan lemak berkumpul di sekitar pinggang, obesitas tipeapel berisiko lebih tinggi terkena hipertensi dan penyakit lainnya ( diabetes, jantung koroner, stroke. Hal itu dimungkinkan karena lemak di rongga perut lebih mudah diuraikan, sehingga menumpuk di arteri. Untuk menentukan apakah Anda besar di sekitar perut, ukur lingkar pinggang dengan mencari titik tertinggi di tulang pinggang, lalu ukur lebarnya. Seorang pria yang berlingkar pinggang lebih dari 102 cm ( Indonesia 90 cm), dan wanita lebih dari 88 cm ( Indonesia 80 cm), menunjukan factor resiko tinggi kena penyakit, apalagi bila IMT nya 25 atau lebih. Jadi untuk sekarang, mari kita ukur IMT dan lingkar perut kita masing-masing. Apakah kita termasuk kurus, normal, atau gemuk yang penuh risiko?? Diharapkan dengan kita tahu kondisi tubuh kita, bisa menjadi suatu program peningkatan pola hidup yang lebih baik dan sehat. _______________________________________________________________________ ___ Salam sehat, Agus Iwan Ref: Smart Living Untuk info maupun saran, silahkan hubungi : Stakeholder Care & Information Center Environment & Social Responsibility Division ( ESRD ) - PT. Astra International Tbk contact : Agus Iwan./ Karim S.- T : (021) 6522-555 ext.126/519. F : (021) 6512-058 / 059. Mail : agus.iwan@ai.astra.co.id, karim.suwandono@ai.astra.co.id Division : esr@milis.astra.co.id