Anda di halaman 1dari 5

Definisi Mineral

Mineral adalah senyawa alami yang terbentuk melalui proses geologis. Istilah 2307, termasuk
tidak hanya bahan komposisi kimia tetapi juga struktur mineral. Mineral termasuk dalam
komposisi unsur murni dan garam sederhana sampai silikat yang sangat kompleks dengan ribuan
bentuk yang diketahui (senyawaan organik biasanya tidak termasuk).
Untuk memahami berbagai macam mineral, dibawah ini adalah
Mineral Kalsium
onsumsi yang dianjurkan/hari : 1000 miligram.
Sumber makanan: Susu dan produk-produk yang dibuat dari susu, ikan sarden, ikan salmon yang
dimakan beserta tulang-tulangnya, tiram, tahu, sayur-sayuran yang berwarna hijau, kerang dan
buah sitrus.
Fungsi alsium : Diperlukan untuk membentuk gigi dan tulang yang kuat dan mempertahankan
tulang-tulang agar tetap kuat seumur hidup. Diperlukan untuk relaksasi dan kontraksi otot
normal, kerja jantung, Iungsi syaraI dan pembekuan darah.
Akibat ekurangan alsium:
Riketsia
Osteoporosis
Darahsukarmembeku
Rakitis
Hipokalsemia
Pertumbuhan terhambat
Mineral Zat Besi

onsumsi yang dianjurkan / hari:18miligram.
Sumber makanan : Daging bagian tubuh, daging merah, ikan, kerang, daging unggas, sereal dan
roti yang telah diperkaya, kuning telur, tumbuhan polong-polongan, sayur-sayuran daun
berwarna hijau, buah-buahan yang dikeringkan yaitu sirop gula.
Fungsi Zat Besi : Sebagai Bagian dari Pembentukan hemoglobin di dalam darah, yang
mengangkut oksigen ke sel-sel. Bagian dari mioglobin, yang menyediakan oksigen untuk
kontraksi otot. Diperlukan untuk penggunaan energy oleh sel-sel.


Akibat ekurangan zat besi :
Anemia,
-rasa lelah,
-lemah otot,
-pusing.
-kulit pucat,
- sulit berkonsentrasi.

Mineral Yodium
onsumsiyangdianjurkan/hari:2mikrogram.

Sumber makanan : Garam beryodium, garam laut, makanan laut, rumput laut, makanan yang
tumbuh di atas tanah beryodium, produk yang berhubungan dengan susu dari binatang-binatang
yang memakan makanan yang kaya akan yodium.
Fungsi Zat besi : bagian dari tiroksin di dalam suatu hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar
tiroid yang membantu mengatur pertumbuhan, perkembangan, reproduksi dan kecepatan
metabolisme ( kecepatan pembakaran kalori ).
Akibat ekurangan zat Yodium : Membesarnya kelenjar tiroid (gondok), bodoh, dan penurunan
berat badan. Dapat menyebabkan kerusakan yang parah pada janin selama masa kehamilan.
Mineral Magnesium
onsumsi yang dianjurkan / hari : 400 miligram.
Sumber makanan : Biji padi-padian yang masih utuh (terutama benih gandum), kacang-
kacangan, tanaman polong-polongan, sayur-sayuran warna hijau tua, makanan laut, ,kakao. Dan
lain lain


Fungsi magnesium adalah sebagai zat yang membentuk sel darah merah berupa zat pengikat
oksigen dan hemoglobin serta Membangun protein di dalam tubuh yang Dibutuhkan untuk
melepaskan energi dari makanan untuk Membantu mengendurkan otot setelah kontraksi dan
Membantu memperkuat gigi Sehingga Diperlukan untuk meneruskan impuls-impuls syaraI.
Akibat ekurangan magnesium :
- Lemah otot
- hilangnya naIsu makan
-nyeri tulang
Mineral Selenium
onsumsi yang dianjurkan / hari : Tidak ada ketentuan khusus seberapa besar yang diperlukan,
namun 50-200 mikrogram diangap aman dan memadai.
Sumber makanan : Daging bagian tubuh, makanan laut, daging tak berlemak, biji padi-padian
utuh, benih gandum, susu.
Fungsi Selenium : Bekerja dengan vitamin E yang bertindak sebagai antioksidan dan
melindungi membran-membran sel Serta juga membantu kelenjar tiroid untuk mengatur hormon-
hormon dalam tubuh.
Akibat ekurangan Seleniium :
-Abnormalitas pada otot jantung, anemia (kasus ini jarang).
Mineral Seng
konsumsi yang dianjurkan/hari : 15 miligram.
Sumber makanan : Hati, kuning telur, kerang, daging tidak berlemak, daging unggas, susu dan
produk yang berhubungan dengan susu, biji padi-padian utuh, sayur-mayur.
lungsl Seng : Bekerja sebagai bagian dari banyak enzlm dl dalam lnsulln yang Diperlukan untuk
Lubuh dan membuat hormon-hormon reproduksi, Seng [uga beker[a men[aga slsLem kekebalan
Lubuh dan membanLu penyembuhan luka.

Akibat ekurangan seng : Gangguan pertumbuhan, luka lama sembuh, perkembangan seksual
yang lamban, kehilangan kemampuan mengecap (dan akibatnya, hilangnya naIsu makan )