Anda di halaman 1dari 21

Kd. 2.

3 Menganalisis pelaksanaan demokrasi


di Indonesia sejak orde lama, orde baru dan
reIormasi
Indikator :
1. Menguraikan prinsip demokrasi Pancasila
2. Membandingkan demokrasi yang diterapkan di
Indonesia pada masa orde lama, orde baru, dan
orde reIormasi
3. Membangdingkan pelaksanaan pemilu pada
masa orde lama, orde baru, dan reIormasi
4. MengidentiIikasi pelaksanaan pemilu pada masa
orde baru dan reIormasi
5. Mendemonstrasikan pelaksanaan pemilihan
kepala daerah
Prinsip Demokrasi
Pancasila
Prinsip Demokrasi
Pancasila
Adalah :
1. Kedaulatan di tangan rakyat
2. Pengakuan dan perlindungan terhadap HAM
3. Pemerintah berdasarkan hukum ( konstitusi )
4. Peradilan yang bebas dan tidak memihak
5. Pengambilan keputusan atas musyawarah
6. Adanya partai politik dan organisasi sosial
politik
7. Pemilu yang demokratis
Demokrasi
Di Indonesia
Demokrasi Liberal
( 1945-1959)
Demokrasi Terpimpin
(1959-1965/ Orla )
Demokrasi Pancasila
(1998 - sekarang/
reIormasi )
Demokrasi
Pancasila(1965- 1998 /
Orba )
Demokrasi pada masa orde lama ( Priode 1959 1965 )
Adalah demokrasi Terpimpin
Ciri cirinya adalah :
1. Presiden sangat mendominasi pemerintahan
2. Terbatasnya peran partai politik
3. Berkembangnya pengaruh komunis
4. Dan meluasnya peranan ABRI sebagai unsur sosial
politik
Perbandingan Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia :
Pada masa demokrasi terpimpin banyak terjadi
penyelewengan terhadap Pancasila dan UUD 1945
antara lain :
1. Pembentukan Nasakom ( Nasionalis, Agama, dan
komunis )
2. Pengangkatan Presiden ( Soekarno ) seumur hidup
3. Pembubaran DPR hasil pemilu oleh Presiden
4. Pengangkatan ketua DPRGR/MPRS menjadi
mentri negara oleh Presiden
Dalam demokrasi terpimpin, apabila tidak terjadi
muIakat dalam legislatiI, maka permasalahan itu
diserahkan kepada presiden sebagai pemimpin besar
revolusi untuk dapat diputuskan, dengan demikian
rakyat/ wakil rakyat yang duduk dalam lembaga
legislatiI tidak mempunyai peranan yang penting dalam
pelaksanaan demokrasi terpimpin. Pemeriintah orde
lama beserta demokrasi terpimpin nya jatuh setelah
terjadinya peristiwa G30S/PKI 1965
Demokrasi Pancasila ( 1965 1998 / Orde baru
Ciri- ciri :
1. Akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara
murni dan kensekuen
2. Pemilu yang dilakukan secara periodik tahun,
1971,1977, 1982,1987,1992,1997
3. Mekanisme kepemimpinan lima tahun ( Pelita )
4. Pemerintahan yang sentralistis (Presiden menjadi
pusat proses politik dan menentu agenda nasional )
Penyebab demokrasi tidak terjadi pada masa orde baru
yaitu :
1. Rotasi kekuasaan eksekutiI hampir dapat dikatakan
tidak ada
2. Rekrutmen politik yan tertutup
3. Pemilu yang jauh dari semangat demokrasi
4. Pengakuan dari hak hak dasar ( besic human rights )
yang terbatas.
Orde baru telah mampu membangun stabilitas
pemerintahan dan kemajuan ekonami namum jauh dari
demokrasi,menjadi korup dan sewenang-wenang
akhirnya jatuh, tanggal 21 Mei 1998 Presiden
mengundurkan diri dari kekuasaan
Penyebab jatuhnya rezim orde baru adalah :
1. Hancurnya ekonami nasional ditandai dengan adanya
krisis ekonami
2. Terjadinya krisis politik dan runtuhnya legitimasi
politik
3. Tidak bersatunya pilar-pilar pendukung orde baru
4. Desakan semangat demokratis dari pendukung
demokrasi
Demokrasi Pancasila ( 1998 sekarang / orde ReIormasi )
Ciri ciri :
1. Peningkatan prinsip demokrasi yaitu jaminan
penegakan HAM ( UU No. 39 1999 )
2. Pemilu pertama masa reIormasi 7 juni 1999, 48
parpol
3. Lembaga negara kembali di Iungsika
4. Dilakukan amandemen terhadap UUD 1945 untuk
pertama kali dengan 4 tahap
Perubahan mendasar dalam kehidupan berdemokrasi
Pancasila seperti :
1. Presiden dan Wapres dipilih langsung oleh rakyat
melalui pemilu
2. Masa jabatanya menjadi 2 periode
3. Rakyat kembali diberi kebebasan untuk membentuk
partai menjadi peserta pemilu
4. Anggota MPR dan DPR seluruhnya dipili melalui
pemilu
5. Jaminan HAM dirumuskan lebih terperinci.
6. Adanya kepastian hukum priseiden tidak dapat
membubarkan DPR
7. Adanya mekanisme dan alasan pemberhentian
Presiden yang jelas dan pasti
8. DPA dihapuskan
Pemilihan umum adalah suatu cara untuk memilih wakil-
wakil rakyat yang duduk dilembaga perwakila rakyat serta
salah satu pelayanan HAM warga negara di bidang politik
Tujuan Pemilu menurut UU Pemilu No. 12 th 2003
yaitu :
1. Memilih wakil-wakil rakyat yang duduk dalam
MPR, DPR, DPRDbaik propinsi maupun
kota/kabupatan,DPD serta Preiden dan wapres
2. Memilih wakil-wakil yang akan mempertahankantetap
tegaknya negara kesatuan RI
3.Memilih wakil-wakil rakyat yang benar-benar dapat
membawa isi hati rakyat dalam melanjutkan perjuangan
mempertahankan dan mengambangkan NKRI.
Asas Pemilu : LUBER DAN JURDIL
Perbedaan Pemilu Orde Baru dan Pemilu
ReIormasi
Pemilu Orde Baru
1. Dilaksanakan hanya
sekali untuk memilih
partai politik.
2. Tidak adanya
pemilihan Presiden
dan wapres serta
anggota legislatiI
secara langsung
3. Asas pemilu yaitu
LUBER
Pemilu ReIormasi
1. Dilaksanakan dengan dua hingga
tiga tahap( satu tahapan untuk
memilih partai/anggota legislatiI
dan dua tahap untuk memilih
pres dan wapres
2. Pemilihan Pres dan wapres serta
anggota legislatiI secara
langsung oleh rakyat
3. Asas pemilu LUBER dan
JURDIL
PEMILU SEBELUM DAN SESUDAH TAHUN 2004
N
O
PEMBEDA SEBELUM 2004 SESUDAH 2004
1
TUJUAN PEMILU Memilih DPR,DPRD
Prop/Kab/KODYA
Memilih DPR,DPRD
prop,kot dan kabupatan
,DPD
2 Sistim pemilihan Proporsional dengan stelsel
daItar (pilih/joblos gambar
parpol saja )
Proporsional dangan
daItar calon terbuka
pilih/joblos gambar
partai dan nama calon
dibawah gambar parpol
3 Daerah pemilihan Didasarkan pada
kab,kota,atau prop
1. Jumlah penduduk
diwilayah tersebut
2. Daerah pemiliha u/
DPR Prov,DPRD
prov adalah
kab/kota,DPRD
kab/kota adalah kec
No PEMBEDA SEBELUM 2004 SESUDAH 2004
4
Peserta pemilu Partai politik Partai politik dan
perorangan
5 Syarat partai politik
peserta pemilu
Memiliki pengurus dan
sekretariat di setengah
kab/kodya yang ada di
prov
1. Memiliki pengurus dan
sekretariat tetap di dua/tiga
pada kab/kodya yang ada
di prov tsb
2. Memilik anggota 1000
oarang/ seper seribu
penduduk di masing2
kab/kodya yang dibuktikan
dangankartu tanda
anggota.
6 Syarat
perseorangan
sebagai peserta
pemilu
Tidak ada 1.Didukung min 1000
orang di prov yang
berpenduduk 1 juta orang
dan min 5000 orang di
prov berpenduduk 15 juta
orang
No PEMBEDA SEBELUM 2004 SESUDAH 2004
6
2.Dukungan tersebut
tersebar sekurang-
kurangnya di 25 dari
jumlah kab/kodya prov ybs
7 Panitia
penyelenggara
Di pusat dilaksanakan
oleh KPU dan panitia
pemilihan Indonesia
sebagai pelaksana
pemilu.di daerah
dilaksanakan oleh
panitia pemilihan daerah
(PPD) tingkat I dan II
Komisi Pemilihan Umum
(KPU) dari pusat sampai
daerah yang bersiIat
nonpartisipan, independen
dan tetap ( sampai 5 tahun
)
8 Syarat calon
legislatiI
Surat keterangan dari
pengurus parpol yang
menyatakan calon punya
pengalaman setaraI
dengan SMA
Harus memiliki ijazah
SMA dan sederajat.
No PEMBEDA SEBELUM 2004 SESUDAH 2004
9
Pelibatan
perempuan
Tidak ada Nominasi caleg
memperhatikan kuota 30
perempuan.
10 Penghitungan
perolehan kursi
Dulu ada stambus accord Menggunakan sistim
bilangan pembagi
pemilihan
11 Penegakan Hukum Tidak ada ketentuan
pidana
Ada ketentuan pidana
beserta hukum acaranya/
prosedur.
Pilkada Riau
Calon Gub-Riau
Proses pemungutan suara
PEMILU dan Parpol
Pemilu pertama di Indonesia 1955 , Parpol
29
Pemilu 1971 parpol 10
Pemilu 1977 1997 parpol 2 golkar
Pemilu 1999, 7 juni , parpol 48
Pemilu 2004 parpol 24
Pemilu 2009 ,8 juli , parpol 38 partai nas
6 partai lokal di Aceh.