Anda di halaman 1dari 4

ANJAK PIUTANG

Adalah pengalihan piutang kepada perusahaan anjak piutang dengan sepengetahuan pihak debitor (custom er). O leh karena itu pada saat piutang jatuh tem po perusahaan anjak piutang m em iliki hak tagih pada debitor yang bersangkutan. Untuk dapat m elakukan hal tersebut di dalam faktur dicantum kan pernyataan bahw a piutang yang tim bul dari faktur ini telah dialihkan kepada perusahaan anjak piutang. Notifikasi setiap transaksi anjak piutang kepada pihak custom er dim aksudkan antara lain: - Untuk m em injam pem bayaran langsung kepada perusahaan anjak piutang.

- Untuk m encegah pihak custom er m elakukan perbuatan yang m erugikan pihak perusahaan anjak piutang m isalnya, pengurangan jum lah piutang sesuai dengan kontrak klien sebagai penjual. - Akan m encegah perubahan-perubahan yang ada dalam kontrak yang m em pengaruhi perusahaan anjak piutang. - Akan m em ungkinkan perusahaan anjak piutang untuk m enuntut atas nam anya apabila terjadi perselisihan. Undisclosed atau juga disebut dengan non-notification factoring Adalah transaksi penjualan atau pengalihan piutang kepada perusahaan anjak piutang oleh klien tanpa pem beritahuan kepada debitor kecuali bila ada pelanggaran atas kesepakatan pada pihak klien atau secara sepihak perusahaan anjak piutang m enganggap akan m enghadapi resiko. b. Berdasarkan Penanggungan Resiko Recourse Fa ctoring. Anjak piutang dengan cara recourse atau disebut juga w ith recourse factoring berkaitan dengan resiko debitor yang tidak m am pu m em enuhi kew ajibannya. Keadaan ini bagi perusahaan anjak piutang m erupakan ancam a n resiko. D alam perjanjian w ith recourse, klien akan m enanggung resiko kredit terhadap piutang yang dialihkan kepada perusahaan anjak piutang. O leh karena itu, perusahaan anjak piutang akan m engem balikan tanggung jaw ab (recourse) pem bayaran piutang kepada klien atas piutang yang tidak tertagih dari custom er W ithout Recourse Factoring. Anjak piutang ini juga disebut non-recourse factoring yaitu perusahaan anjak piutang m enanggung resiko atas tidak tertagihnya piutang yang telah dialihkan oleh klien. Nam un, dalam perjanjian anjak piutang dapat dicantum kan bahw a di luar keadaan m acetnya tagihan dapat diberlakukan bentuk recourse. Ini untuk m enghindarkan tagihan yang tidak dibayar karena pihak klien ternyata m engirim kan barang yang cacat atau tidak sesuai dengan perjanjian kepada nasabahnya. D engan dem ikian custom er berhak untuk m engem balikan barang yang telah diserahkan tersebut dan terlepas dari kew ajiban pem bayaran utang. Dalam hal terjadi kasus dem ikian, perusahaan factoring dapat m engem balikan tagihan kepada klien. c. Berdasarkan Pelayanan Full Service Factoring Yaitu perjanjian anjak piutang yang m eliputi sem ua jenis jasa anjak piutang baik dalam bentuk jasa pem biayaan m aupun jasa non-pem biayaan m isalnya urusan adm inistrasi penjualan (sale ledger adm inistration), tagihan dan penagihan piutang term asuk m enanggung resiko terhadap piutang yang m acet. Finance Fa ctoring, Yaitu perusahaan anjak piutang hanya m enyediakan fasilitas pem biayaan saja tanpa ikut m enanggung resiko atas piutang tak tertagih. Penyediaan pem biayaan dana tunai pada saat penyerahan faktur kepada perusahaan factoring sam pai sejum lah

80% dari nilai seluruh faktur sesuai dengan besarnya plafon pem biayaan (lim it kredit). Klien tetap bertanggung jaw ab terhadap pem bukuan piutang dan penagihannya, term asuk m enanggung resiko tidak tertagihnya piutang tersebut. Bulk Factoring . Jasa factoring ini juga disebut dengan agency fa ctoring yaitu transaksi yang m engaitkan perusahaan factoring sebagai agen dari klien. Bentuk fasilitas factoring ini pada dasarnya ham pir sam a dengan full service factoring, nam un penagihan piutang tetap dilakukan oleh klien dan proteksi resiko kredit tidak dijam in perusahaan factoring M aturity Factoring. Berbeda dengan jenis factoring yang telah dijelaskan diatas, di m ana perusahaan factoring m em berikan pem biayaan dengan pem bayaran di m uka. D alam m aturity factoring, pem biayaan pada dasarnya tidak diperlukan oleh klien tetapi oleh pengurusan penjualan dan penagihan piutang serta proteksi atas tagihan. Fasilitas anjak piutang m aturity m em berikan kredit perdagangan kepada custom er atau nasabah dengan pem bayaran segera. d. Berdasarkan Lingkup Kegiatan D om estic Factoring, Yaitu kegiatan transaksi anjak piutang dengan m elibatkan perusahaan anjak piutang, klien dan debitor yang sem uanya berdom isili di dalam negeri. International Factoring. Anjak piutang ini juga sering disebut export factoring yaitu kegiatan anjak piutang untuk transaksi ekspor-im por barang yang m elibatkan dua perusahaan factoring di m asing-m asing Negara sebagai export factor dan im port factor. e. Berdasarkan Pem bayaran kepada Klien Advanced Paym ent, Yaitu transaksi anjak piutang dengan m em berikan pem bayaran di m uka (prepaym ent financing) oleh perusahaan anjak piutang kepada klien berdasarkan penyerahan faktur yang besarnya berkisar 80% dari nilai faktur. M aturity, yaitu transaksi pengalihan piutang yang pem bayarannya dilakukan perusahaan anjak piutang pada saat piutang tersebut jatuh tem po. Pem bayaran tagihan tersebut biasanya dilakukan berdasarkan rata-rata jatuh tem po tagihan (faktur). Untuk lebih jelasnya lihat kem bali m aturity factoring yang telah dibahas terdahulu. Collection, yaitu transaksi pengalihan piutang yang pem bayarannya akan dilakukan apabila perusahaan anjak piuta ng berhasil m elakukan penagihan terhadap debitor. faat M Anjak Piutang 5. an faat M Anjak Piutang 5. an faat M Anjak PiutangAnjak piutang bagi perusahaan yang m em produksi barang dan jasa akan m em berikan 5. an M 5. anfaat Anjak Piutang dalam m elancarkan usaha terutam a dalam hal : m anfaat

a. M em bantu adm inistrasi penjualan dan penagihan (sales ledgering and collection service) b. M em bantu beban resiko (credit insurance) c. M em perbaiki sistem penagihan d. M em bantu m em perlancar m odal kerja e. M eningkatkan untuk m engem bangkan usaha Perbandingan A njak Piutang dengan Kredit Bank 6. Perbandingan Anjak Piutang dengan Kredit Bank 6. Perbedaan dengan Kredit Bank Perbandingan A njak Piutanganjak piuta ng dengan kredit bank adalah : 6. Perbandingan Anjak Piutang dengan Kredit Bank 6. a. Penekanan anjak piutang adalah pada nilai piutang, bukan kelayakan kredit perusahaan. b. Anjak putang bukanlah suatu pinjam an, m elainkan pem belian suatu asset (piutang). c. Pinjam an bank m elibatkan dua pihak,sedangkan anjak piutang m elibatkan tiga pihak d. Kredit bank m enam bah kas pada aktiva debitur, sedangkan anjak piutang tidak tetapi hanya m em perlancar arus kas dengan m enggunakan piutang yang belum jatuh tem po e. Kredit bank jum lahnya tetap dan m em iliki syarat pelunasan sedang anjak piutang m engubah penjualan kredit m enjadi uang tunai. f. Kredit bank m enggunakan agunan sedangkan anjak piutang agunan bukan hal m utlak g. Kontrak anjak piutang dilaksanakan berkesinam bungan, berbeda dengan kredit bank yang putus kontrak setelah cicilan lunas.