Anda di halaman 1dari 7

Mauhibiya ShoIa/1106010515/PTK/Teknik Kimia

A. Sepuluh Jenis Kontribusi ChE dalam Pemenuhan Kebutuhan Sehari-hari.



1. Makanan dan Minuman
Dewasa ini telah banyak beredar produk makanan dan
minuman yang merugikan bagi tubuh kita. Hal ini
dikarenakan tenaga-tenaga ahli yang tidak proIessional
dan tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu sebagai
ahli ChE, kita dituntut untuk bekerja secara proIessional
untuk bisa menghasilkan atau menciptakan suatu produk
makanan dan minuman yang aman untuk dikonsumsi.
Sekarang ini telah banyak diciptakannya produk-produk
makanan dan minuman yang eIektiI, eIisien, aman untuk
dikonsumsi, dan ramah lingkungan. Selain itu, telah
banyak produk-produk yang berIungsi untuk meningkatkan mutu pangan, seperti
pupuk untuk meningkatkan hasil panen. Harga terjangkau, hasil memuaskan, dan
tetap ramah lingkungan.
2. Bahan Bakar
Seperti kita ketahui bersama, bahan bakar merupakan
salah satu kebutuhan yang cukup penting dalam
kesejahteraan manusia. Disini ChE juga sangat
berperan dalam hal pembuatan bahan bakar yang
sudah lama beredar di lingkungan masayarakat. Para
ahli ChE berperan dalam mengolah bahan mentah
dari alam menjadi bahan bakar yang siap pakai.
Tetapi walaupun bahan bakar merupakan salah satu
energi yang sangat penting bagi manusia tetapi juga
sangat terbatas penggunaannya. Hal ini disebabkan
karena sebagian besar dari bahan bakar yang sering kita gunakan berasal dari sumber
daya alam yang tidak dapat diperbarui. Tetapi, hal ini tidak perlu dikhawatirkan lagi
berhubung telah banyak ditemukannya energi (bahan bakar) alternatiI yang telah
banyak ditemukan oleh para ilmuwan termasuk para ahli ChE. Salah satunya adalah
Synthetics Fuels yang aman dan ramah lingkungan.
3. Teknologi
Di zaman modern seperti ini teknologi canggih sudah
merambah keseluruh aspek kehidupan manusia. Hampir di
semua kegiatan manusia menggunakan alat-alat teknologi
tersebut. Disini peran ChE cukup penting dalam
membantu pengembangan dan pembuatan alat-alat ini.

Misalnya saja dalam hal pengembangan material dan produksi, equipment desain,
pembuatan microchip, dll. Sebagian besar peran dari ChE adalah menciptakan bahan
yang tahan dengan suhu ekstrim, beroperasi dengan cepat, serta tahan lama.
4. Farmasi
Farmasi erat kaitannya dengan obat-obatan. Sedangkan
obat-obatan merupakan salah satu kebutuhan pokok
manusia. Disini peran ChE cukup penting dalam
pengembangangan obat-obatan. Para ChE berperan
dalam penelitian bahan-bahan alami yang akan
digunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat-obatan.
Kemudian bahan-bahan tersebut akan diteliti kegunaan
dan manIaat dari bahan-bahan tersebut oleh orang-orang
Iarmasi. Setelah itu para ChE-lah yang berperan dalam proses pembuatan bahan-
bahan tersebut menjadi obat-obatan dalam skala kecil atau skala besar, bahkan dalam
skala industri.
5. Material
Di Indonesia terdapat material-material yang sangat
melimpah. Sangat disayangkan kita sebagai warga
negara Indonesia belum bisa memanIaatkan anugerah
yang satu ini. Jadi sudah menjadi tugas ChE untuk
mengembangkan material-material yang memiliki siIat-
siIat unggul menjadi produk yang berguna untuk
kesejahteraan umat manusia. Contohnya memanipulasi
berat, kekuatan, daya hantar panas, reIlectivity,
kemurnian suatu bahan, untukmenciptakan suatu bahan
yang memiliki siIat yang khas dan bermanIaat bagi
manusia.
6. Tekstil
Salah satu kebutuhan pokok manusia adalah sandang.
ChE sangat berperan dalam hal ini. Selain itu, ChE juga
berperan dalam pengembangan kualitas sandang dari
masa ke masa. Dewasa ini telah banyak ditemukan
alternatiI-alternatiI pengganti bahan dasar pakaian yang
semula berasal dari serat-serat alami beralih menjadi
bahan-bahan sintetis yang memiliki siIat unggul dan
aman bagi penggunanya. Hal ini akan sangat membantu
dalam pelestarian lingkungan kita.

. Suplemen

Akhir-akhir ini telah banyak masyarakat yang
mengonsumsi suplemen. Hal ini disebabkan tuntutan
pekerjaan yang menyebabkan mereka untuk selalu Iit
dan sehat. Kini telah banyak sekali produk-produk
suplemen berbagai merek beredar di pasaran.
Sebenarnya suplemen itu adalah hasil pengembangan
dari para ahli ChE yang ingin membantu masyarakat
untuk memenuhi kebutuhan yang ingin senantiasa sehat
dan memiliki daya tahan tubuh yang bagus.

8. Agrikultur
Dalam dunia agrikultur, pupuk sangat menentukan hasil
panen suatu tanaman. Jadi, pupuk merupakan komponen
penting dalam peningkatan mutu suatu tanaman. Dalam
hal ini, peran ChE adalah menciptakan suatu pupuk
unggulan yang mampu meningkatkan kualitas suatu
tanaman, misalnya pupuk yang dapat membuat tanaman
cepat panen dengan hasil yang memuaskan dan
menguntungkan tapi tetap aman untuk dikonsumsi dan
aman untuk lingkungan.
9. Limbah
Dalam suatu proses industri pasti akan dihasilkan
limbah. Ada limbah yang terlebih dahulu harus
diproses sebelum dibuang ke alam, ada juga limbah
yang dapat langsung dibuang ke alam. Peran para ahli
ChE di sini adalah melakukan suatu prose terhadap
limbah-limbah yang berbahaya agar tidak merusak
alam dan lingkungan.
10.Air dan Udara

Air dan udara sangat penting bagi kehidupan manusia.
Ahir-ahir ini kondisi air dan udara dibumi semakin
tidak baik dan tidak sehat. Oleh karena itu diperlukan
para ahli ChE untuk dapat menjadikan air dan udara
dapat membaik dan menyehatkan.




B. Peran yang Akan Saya Kontribusikan Kepada Masyarakat Setelah Lulus


Sebagai Sarjana Teknik Kimia (Ditingkat Lokal Maupun Global).
Sebagai sarjana lulusan teknik kimia Universitas Indonesia, insya allah saya akan
menyumbangkan tenaga dan pikiran demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat
Indonesia. Saya ingin mengabdi kepada bangsa Indonesia dengan menyumbangkan dan
mengamalkan ilmu-ilmu yang telah saya serap selama ini.
Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa sumber energi alam di dunia sekarang ini
mulai menipis. Oleh karena itu, saya sebagai lulusan teknik kimia, ingin menciptakan
suatu energi alternatiI yang benar-benar bisa menjadi solusi bagi masalah tersebut.
Dalam hal ini saya membicarakan tentang bahan bakar Iosil. Saya akan berusaha
menemukan bahan bakar pengganti bahan bakar Iosil yang ramah lingkungan, tidak
mencemari udara dan aman untuk digunakan, sehingga kelestarian alam di dunia ini tetap
terjaga. Kemudian saya juga akan berusaha lebih memanIaatkan energi nuklir di
Indonesia yang kurang diperhatikan selama ini.
Kemudian saya juga ingin menyumbangkan tenaga dan pikiran saya untuk
memajukan sektor pangan di Indonesia. Seperti yang telah kita ketahui, Indonesia masih
banyak mengimpor beras dari luar negeri. Oleh karena itu, saya akan berusaha untuk
mengembangkan kualitas pangan kita terutama kualitas padi di Indonesia. Saya ingin
menciptakan suatu produk atau bahan yang mampu meningkatkan kualitas dan mutu
tanaman padi. dalam hal ini saya ingin menciptakan suatu pupuk atau mineral yang dapat
meningkatkan mutu tanaman padi, seperti cepat panen, memiliki bulir-bulir yang banyak,
kebal terhadap hama, tetapi tidak mencemari tanah, lingkungan sekitar serta aman dan
bergizi untuk dikonsumsi. Sehingga dapat mengatasi bencana kelaparan yang melanda di
sebagian negara Indonesia. Dan Indonesia tidak perlu lagi untuk mengimpor beras dari
luar negeri.
Sekarang ini keselamatan lingkungan telah menjadi pusat perhatian penduduk di
dunia. Global Warming merupakan topik yang masih hangat dibicarakan sampai saat ini.
Sebagai lulusan Teknik Kimia, saya ingin berperan aktiI dalam penyelamatan bumi ini.
Dalam hal ini, penanaman seribu pohon merupakan hal yang tepat untuk mengatasi
Global Warming. Tetapi hal ini memakan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu saya
ingin menciptkan suatu Iormula atau bahan untuk mempercepat pertumbuhan pohon-
pohon tersebut, tidak hanya pohon-pohon kecil tetapi juga pohon-pohon besar. Jadi, kita
tidak perlu menunggu lama dan permasalahan Global Warming bisa cepat teratasi.
Global Warming tidak hanya disebabkan oleh minimnya paru-paru dunia, tetapi juga
banyaknya pabrik-pabrik industri di negara-negara maju maupun negara-negara
berkembang. Asap yang ditimbulkan oleh pabrik-pabrik ini terdapat kandungan gas CO
2

yang cukup banyak. Gas ini merupakan salah satu penyebab terjadinya Global Warming.
Hal ini disebabkan karena banyaknya kandungan gas karbon dioksida di udara tidak
seimbang dengan banyaknya tumbuhan hijau yang membutuhkan gas ini untuk proses
Iotosintesis. Jadi, sebagian gas ini mengendap di atmosIer bumi. Oleh karena itu, saya

ingin menciptakan suatu alat yang dapat mengubah gas karbon dioksida yang melimpah
di atmosIer bumi dan gas yang berasal dari asap pabrik industri, menjadi gas yang lebih
bermanIaat bagi lingkungan. Hingga permasalahan Global Warming di dunia dapat
teratasi.

C. Penjelasan Singkat

1. Synthetic Fiber
Synthetic Fiber (serat sintesis) merupakan sebuah hasil penelitian yang
memerlukan waktu yang sangat panjang yang dilakukan oleh para ilmuwan. Serat
sintesis terbentuk dari polimer-polimer yang berasal dari alam maupun polimer-
polimer buatan yang dibuat dengan cara kepolimeran senyawa-senyawa kimia yang
relatiI sederhana. Semua proses pembuatan serat dilakukan dengan menyemprotkan
polimer yang berbentuk cairan melalui lubang-lubang kecil (spinneter). Serat sintesis
(serat termoplastik) disebut juga man-made Iibres, yang terdiri dari merk nylon,
perlon, decron, teriline, trivera, terlenka, tetoron, prinsip, bellini, laceri, larici, orlon,
cashmilon, silk, caterina dan lain-lain. SiIat-siIat umum dari serat buatan adalah
sangat kuat dan tahan gesekan. Sedangkan dalam keadaan kering atau basah
kekuatannya tetap sama
2. Global Warming
Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Sebagian
besar energi tersebut berbentuk radiasi gelombang pendek, termasuk cahaya tampak.
Ketika energi ini tiba permukaan Bumi, ia berubah dari cahaya menjadi panas yang
menghangatkan Bumi. Permukaan Bumi, akan menyerap sebagian panas dan
memantulkan kembali sisanya. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi inIra merah.
Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosIer bumi akibat menumpuknya
jumlah gas rumah kaca antara lain CO
2
, CH
4
, NO
X
, SO
X
, SF
6
, H
2
O, dan PFC yang
menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan
kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan
tersimpan di permukaan Bumi. Hal inilah yang kita kenal sebagai eIek rumah kaca.
EIek rumah kaca sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi,
karena tanpanya, planet ini akan menjadi sangat dingin. Dengan suhu rata-rata sebesar
15 C (59 F), bumi sebenarnya telah lebih panas 33 C (59 F) dari suhunya semula,
jika tidak ada eIek rumah kaca suhu bumi hanya -18 C sehingga es akan menutupi
seluruh permukaan Bumi. Sebaliknya, apabila kandungan gas-gas tersebut berlebihan
di atmosIer bumi, maka akan terjadi Global Warming (Pemanasan Global) sehingga
seluruh daratan di muka bumi ini akan tenggelam akibat melelehnya es di kutub-kutub
bumi. Tidak hanya itu dampak dari Global Warming. Masih banyak dampak yang
terjadi akibat dari adanya Global Warming, diantaranya : perluasan gurun pasir,
peningkatan hujan dan banjir, perubahan iklim, punahnya Ilora dan Iauna tertentu,
migrasi Iauna dan hama penyakit, dsb. Sedangkan dampak bagi aktivitas sosial-

ekonomi masyarakat meliputi : gangguan terhadap Iungsi kawasan pesisir dan kota
pantai, gangguan terhadap Iungsi prasarana dan sarana seperti jaringan jalan,
pelabuhan dan bandara, gangguan terhadap permukiman penduduk, pengurangan
produktivitas lahan pertanian, peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit
3. Meat Synthetic
Meat Synthetic atau di kenal dengan daging sintetis merupakan daging yang
berasal dari tumbuh-tumbuhan atau pun sel binatang dimana tekstur dan rasanya
menyerupai daging asli. Pembuatan daging sintetis ini menggunakan bahan-bahan
nabati yang dikenal dengan istilah Texturi:ed Jegetable protein (TVP). Bahkan di
negara Jepang, telah mengembangkan penelitian daging sintesis ini dengan
menggunakan kotoran manusia. Peneliti yang bernama Ikeda ini menjelaskan bahwa
kotoran manusia mengandung banyak protein sehingga dapat dikembangkan melaui
proses ekstraksi protein berharga dan mengubahnya menjadi daging yang layak.
Menurut para ilmuwan di beberapa negara, mempercayai bahwa produksi dari
daging sintesis ini mampu memberi makan populasi dunia sekaligus mengurangi
dampak buruk bagi lingkungan. Selain itu daging sintesis memiliki keunggulan
diantaranya daging sintesis mampu mengurangi pembuangan gas rumah kaca (daging
konvensional merupakan salah satu penyebab menumpuknya gas rumah kaca di
atmosIer), hemat energy, serta hemat air. Meskipun begitu, masih perlu penelitian
yang lebih mendalam lagi tentang pemanIaatan dan penggunaan daging sinstesis ini
agar tidak menimbulkan akibat-akibat yang tidak diinginkan.
4. Fischer-Tropsch Synthetic
Fischer-tropsch synthetic (sintesis Iischer-tropsch) adalah reaksi katalisasi kimia
pada sintesis gas, dimana senyawa hidrokarbon disintesis melalui pencampuran
hidrogen dan karbon monoksida melaui permukaan logam transisi. Tujuan utama dari
proses ini adalah untuk menghasilkan minyak sintetik pengganti, biasanya dari batu
bara, gas alam atau biomassa, untuk digunakan sebagai minyak pelumas sintetik atau
sebagai bahan bakar sintetik karena seiring penggunaan diesel meningkat dalam
beberapa tahun terakhir. Bahan bakar sintetik ini dapat digunakan pada truk, mobil,
dan beberapa mesin pesawat terbang. Kombinasi gasiIikasi biomassa (BG) dan
8inte8i8 Fi8.er-Trop8. (FT) adalah sebuah cara alternatiI untuk memproduksi bahan
bakar transportasi terbarukan (bioIuels).
5. Catalytic Converter
Catalytic Converter adalah alat yang akan mereaksikan gas-gas buangan yang
berbahaya melalui reaksi kimia sehingga nantinya gas-gas tersebut akan berubah
menjadi gas yang tidak berbahaya bagi lingkungan. Atau minimal menjadi gas yang
tidak terlalu berbahaya. Alat ini pertama kali ditemukan tahun 195 di Amerika
Serikat. Alat ini dibuat demi memenuhi standar emisi gas buang yang sangat ketat di
negara tersebut. Ada tiga tahapan dalam proses ini, yaitu :
1. Reduksi Nitrogen Oksida menjadi Nitrogen dan Oksigen : 2NO
x
xO
2
N
2

2. Oksidasi Carbon Monoksida menjadi Karbon Dioksida : 2CO O
2
2CO
2

3. Oksidasi senyawa Hidrokarbon yang tak terbakar (HC) menjadi Karbon


Dioksida dan air : 2C
x
H
y
(2xy/2)O
2
2xCO
2
yH
2
O
Ada dua tipe dari Catalytic Converter, yaitu 3-way Catalist dan 2-way Catalyst. 3-
way Catalist digunakan pada mesin mobil dan motor yang menggunakan bahan bakar
bensin (Premium, dsb), sedangkan -way Catali8t digunakan pada mesin diesel.
Karena pada daur Mesin Diesel tidak dihasilkan Nitrogen Oksida (NO
x
), maka daur
yang terjadi hanyalah daur nomor 2 dan 3 saja.
Catalytic Converter sangat peka terhadap logam-logam lain yang biasanya
terkandung dalam bensin ataupun solar misalnya timbal pada premium, belerang pada
solar, lalu seng, mangan, IosIor, silikon, dsb. Logam-logam tersebut bisa merusak
komponen dariCatalytic Converter. Oleh karena itu teknologi ini tidak bisa digunakan
di semua daerah terutama daerah yang premiumnya belum diganti oleh Premium TT
(Tanpa Timbal).