Anda di halaman 1dari 20

TEKNOLOGI DAN KEHIDUPAN UMAT MANUSIA

KEHIDUPAN UMAT MANUSIA DAN PERMASALAHAN YANG DIHADAPINYA


Sebagai makhluk hidup, manusia menghadapi berbagai permasalahan sejak awal keberadaan dan kehidupannya. Permasalahan hidup yang dihadapi oleh umat manusia pada dasarnya terkait dengan hal-hal tentang bagaimana caranya mereka bisa mendapatkan berbagai kebutuhan hidupnya, sehingga mampu bertahan dan berkembang menjalani hidup secara baik, mudah, aman dan nyaman. Untungnya Tuhan menganugerahi berbagai macam potensi pada manusia untuk bisa bertahan hidup dan berkembang, yaitu berupa kekuatan otot, insting, dan akal budi (akal pikiran). Misalnya, dengan kekuatan instingnya, nenek moyang manusia bisa mengenali apa-apa yang bisa dia makan, yang ada di alam sekitar tempat hidupnya.

UPAYA UMAT MANUSIA MENGATASI PERMASALAHAN HIDUPNYA


Diantara potensi kekuatan yang ada pada manusia, yang paling besar dan bernilai adalah potensi dari akal pikirannya. Dengan kekuatan akal pikirannya manusia menciptakan berbagai peralatan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan hidup yang dihadapinya. Misalnya, dengan kekuatan akal pikirannya manusia dapat menciptakan alat pengungkit dari batang kayu, sehingga dia bisa memindahkan bongkahan batu besar (yang mana tanpa alat pengungkit tadi hal tsb. mustahil dilakukan). Contoh lain, dengan kekuatan akal pikirannya manusia dapat menciptakan alat berupa panah, sehingga dia dapat dengan mudah membunuh berbagai macam binatang buruan.

UPAYA UMAT MANUSIA MENGATASI PERMASALAHAN HIDUPNYA


Pada zaman sekarang, peralatan yang diciptakan dan dikembangkan oleh umat manusia sudah sangat banyak tak terhingga. Manusia telah menciptakan pesawat yang menjadikannya mampu terbang ke angkasa, menciptakan dinamit yang membantunya membelah bukit dalam waktu yang singkat, menciptakan lampu listrik yang menjadikan malam terang benderang bagaikan siang, dll. Demikianlah berbeda dengan makhluk hidup lainnya manusia dengan kekuatan akal pikirannya mampu menciptakan dan mengembangkan berbagai macam cara dan peralatan yang dapat membantunya mengatasi masalah-masalah dalam hidupnya. Alat dan cara kerjanya alat tersebut di kemudian hari dinamakan sebagai TEKNOLOGI.

TEKNOLOGI DAN KEGUNAANNYA BAGI KEHIDUPAN MANUSIA


Teknologi adalah : Alat dan cara kerjanya yang diciptakan, dikembangkan, dan digunakan manusia untuk memudahkan, mengefektifkan, dan/atau memungkinkan manusia mendapatkan atau mencapai apa yang dia inginkan, guna menunjang kelangsungan, kemudahan, dan kenyamanan hidupnya. Teknologi diciptakan, dikembangkan, serta dipergunakan oleh manusia untuk membantu mengatasi berbagai persoalan hidupnya. Karena manusia sudah memiliki permasalahan hidup sejak awal keberadaannya, maka Teknologi juga ada sejak manusia ada.

DIALEKTIKA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI

Selain memberikan manfaat positif, teknologi juga menimbulkan dampak negatif/merugikan, misalnya; teknologi senjata menjadikan tindak kejahatan semakin mengerikan. Penciptaan plastik berdampak pada pencemaran lingkungan yang sulit ditanggulangi, dll. Adanya dampak negatif dari teknologi tidak perlu disikapi dengan cara menghentikan pengembangan teknologi tsb. Dampak negatif teknologi harus diatasi dengan penciptaan teknologi yang lebih baru dan lebih baik, untuk menanggulangi dampak negatif teknologi sebelumnya. Namun teknologi yang baru pun juga memiliki kelemahan/ dampak negatif. Untuk mengatasinya diciptakan teknologi yang lebih baru lagi, dan begitu seterusnya menimbulkan apa yang disebut sebagai dialektika teknologi.

TEKNOLOGI DAN PERADABAN

Peradaban (atau kebudayaan) adalah segala sesuatu yang merupakan hasil budidaya (kekuatan akal budi) manusia Unsur-unsur dari peradaban/kebudayaan sebagai hasil dari kekuatan akal budi meliputi segala hal dan segala aspek hidup dan kehidupan manusia.

Unsur-unsur peradaban tersebut misalnya ; Cara hidup/ cara bekerja memenuhi kebutuhan hidup, sistem nilai, sistem bermasyarakat, filsafat, kesenian, perdagangan, ilmu pengetahuan, dan lain-lain, termasuk teknologi.
Teknologi merupakan unsur peradaban yang sangat berpengaruh menentukan terhadap perkembangan peradaban kehidupan umat manusia itu sendiri.

TEKNOLOGI DAN PERADABAN

Dengan adanya perkembangan teknologi maka peradaban kehidupan umat manusia juga berkembang. Sebaliknya, perkembangan/kemajuan peradaban manusia juga berpengaruh terhadap perkembangan teknologi. Karena, dengan berkembangnya peradaban permasalahan hidup manusia (baca: kebutuhan dan keinginannya) juga bertambah. Permasalahan-permasalahan tersebut kemudian diatasi dengan penciptaan teknologi yang semakin beraneka ragam sesuai dengan keragaman permasalahan hidup yang dihadapi. Perkembangan teknologi semakin beraneka ragam karena dan juga karenanya peradaban manusia semakin kompleks meliputi segala aspek kehidupan.

TEKNOLOGI DAN PERADABAN

Perkembangan peradaban kehidupan umat manusia sangat dipengaruhi/ditentukan oleh perkembangan teknologi yang telah berhasil diciptakannya.

Alvin Toffler membagi perkembangan peradaban umat manusia kedalam 4 (empat) tahapan/gelombang peradaban.
Ke-empat gelombang peradaban tersebut dinamakan sebagai zaman Pra-Gelombong, Gelombang I, Gelombang II, dan Gelombang III. Perubahan besar peradaban dari zaman yang satu ke zaman berikutnya ditandai/dimulai dengan adanya penemuan teknologi yang berpengaruh sangat besar terhadap cara hidup manusia.

PERADABAN ZAMAN PRA-GELOMBANG


Pemicu peradaban : ----- ( permulaan kehidupan manusia )

Masalah utama kehidupan : Bagaimana bertahan hidup; bagaimana cara mendapatkan makanan, bagaimana cara terhindar dari binatang buas dan bahaya/gangguan yang disebabkan oleh faktor alam lainnya. Cara memenuhi kebutuhan pangan : Mengambil langsung dari alam. Tanpa menanam atau memelihara.
Tempat tinggal : Nomaden/berpindah-pindah. Menjadikan pohon, gua, dan sejenisnya, sebagai rumah / tempat berlindung dari serangan binatang buas dan keganasan alam lainnya. Sistem kemasyarakatan : Hidup berkelompok. Setiap kelompok merupakan satu keluarga besar.

PERADABAN ZAMAN PRA-GELOMBANG


Cara bekerja : Mengandalkan kekuatan ototnya sendiri, dibantu teknologi yang masih sangat sederhana / primitif. Teknologi yang digunakan : Teknologi dikembangkan atas dasar pengalaman, insting dan kekuatan akal pikiran semata, contohnya; kapak batu, galah/tombak, batu berasah, panah, (kayu) pengungkit, dll. Perkembangan ilmu pengetahuan : Masih lebih banyak bersifat pengetahuan (knowledge), misalnya : Apa saja yang enak dan apa yang tidak enak dimakan, binatang apa yang mudah diburu, seperti apa karakteristik hewan atau tanaman tertentu, dan juga unsurunsur lingkungan alam lainnya. Jenis profesi yang berkembang : Belum ada profesi (semua bekerja mencari makan untuk kebutuhan sendiri dan keluarganya). Artinya, jika ingin makan pisang, seseorang harus mencari pisang sendiri, jika ingin makan ikan, dia harus berburu ikan sendiri, dst.

PERADABAN ZAMAN GELOMBANG I (Beberapa ribu tahun BC 1790an)


Pemicu peradaban : Revolusi pertanian

Masalah utama kehidupan : Jumlah orang semakin banyak sementara ketersediaan makanan di alam semakin tidak mencukupi. Disisi lain, jenis kebutuhan hidup makin bervariasi, menyangkut kebutuhan makan, sandang, maupun papan dengan berbagai perabot rumahnya.
Cara memenuhi kebutuhan hidup : Kebutuhan pangan dipenuhi dengan cara bertani/beternak Kebutuhan sandang, perabot RT, dll., dipenuhi Tempat tinggal : Menetap, terkonsentrasi di daerah-daerah subur (terbentuk pedesaan). Membuat rumah-rumah sederhana sebagai tempat tinggal sehari-hari. Sistem kemasyarakatan : Dalam satu desa hidup banyak keluarga. Terbentuk sistem pemerintahan desa, dan juga mulai muncul kerajaan.

PERADABAN ZAMAN GELOMBANG I (Beberapa ribu tahun BC 1790an)


Cara bekerja : Menggunakan kekuatan ototnya sendiri, dibantu tenaga hewan. Teknologi yang digunakan : Teknologi sederhana, dengan hasil tidak terlalu besar. Perkembangan ilmu pengetahuan : Masih lebih banyak bersifat pengetahuan (knowledge), misalnya : Apa saja yang enak dan apa yang tidak enak dimakan, binatang apa yang mudah diburu, seperti apa karakteristik hewan atau tanaman tertentu, dan juga unsur-unsur lingkungan alam lainnya. Jenis profesi yang berkembang : Bertani (bukan lagi segala tanaman), beternak (bukan lagi segala hewan ternak), pengrajin benda-benda tertentu, dll.

PERADABAN ZAMAN GELOMBANG I (Beberapa ribu tahun BC 1790an)


Di Mesir (Egyptian Egineering): 3200 BC : Pembangunan saluran irigasi, dan juga kincir air. 3000 BC : Pembangunan piramida (yang terbesar King Khufus terbuat dari sekitar 2.300.000 blok batu, dengan berat rata-rata sekitar 2,5 ton)

Di Mesopotamia (terletak antara sungai Tigris dan Euphrat) Bangsa Sumeria membangun tembok kota, semacam candi, dan saluran irigasi. Bangsa Assyria mengembangkan teknologi militer, antara lain senjata yang terbuat dari baja, benteng pertahanan, 2000 BC bangsa Assyria mulai menggunakan kuda sebagai alat transportasi (setelah sebelumnya dimanfaatkan dalam pasukan kavaleri tentara perang)

PERADABAN ZAMAN GELOMBANG I (Beberapa ribu tahun BC 1790an)


Di Yunani : Sejarah Yunani dimulai sekitar 700 BC, dan mencapai masa keemasan 500 400 BC dimana budayanya sudah sangat maju di bidang seni, filsafat, ilmu, kepustakaan, dan pemerintahan. Pada 440 BC dibuat bangunan di Acropolis Di Romawi : Bangsa Sumeria membangun tembok kota, semacam candi, dan saluran irigasi. Bangsa Assyria mengembangkan teknologi militer, antara lain senjata yang terbuat dari baja, benteng pertahanan, 2000 BC bangsa Assyria mulai menggunakan kuda sebagai alat transportasi (setelah sebelumnya dimanfaatkan dalam pasukan kavaleri tentara perang)

PERADABAN ZAMAN GELOMBANG II (1790an 1970an)


Pemicu peradaban : Penemuan mesin uap, sehingga memicu revolusi industri. Tempat tinggal : Menetap, terkonsentrasi di daerah-daerah industri Cara memenuhi kebutuhan hidup : Pertanian/peternakan massal, industri massal (industri cerobong asap) Cara bekerja : Banyak dilakukan dengan bantuan mesin-mesin/peralatan mekanis. Teknologi yang digunakan : Teknologi mekanik, teknologi untuk produksi massal. Jenis profesi yang berkembang : Jenis profesi sudah sangat banyak, dan ada spesialisasi profesi. Berkembang pula pekerja tidak langsung, dan pekerja di bidang jasa.

PERADABAN ZAMAN GELOMBANG III (1970an akhir abad 20)


Pemicu peradaban : Penemuan teknologi elektronika. Tempat tinggal : Menetap, tetapi dengan mobilitas sangat tinggi (kehidupan global) Cara memenuhi kebutuhan hidup : Mengembangkan segala macam industri. Industri jasa maju pesat. Cara bekerja : Muncul para pekerja otak. Pekerjaan fisik sudah sangat banyak berkurang, digantikan oleh mesin-mesin otomatis. Teknologi yang digunakan : Teknologi otomasi, teknologi informasi/telekomunikasi, bioteknologi. Jenis profesi yang berkembang : Jenis profesi amat banyak tak terhingga dan sangat terspesialisasi. Profesi di bidang jasa berkembang sangat pesat.

PERADABAN ZAMAN GELOMBANG IV (Sejak awal abad 21)


Pemicu peradaban : Penemuan teknologi nano Tempat tinggal : Tinggal di suatu tempat selama masa tertentu, kemudian berpindah lagi. Mobilitas sangat tinggi (kehidupan global).

Cara memenuhi kebutuhan hidup : Mengembangkan segala macam industri. Industri jasa maju pesat dan lebih berpengaruh terhadap kehidupan.
Cara bekerja : Para pekerja otak berperan lebih dominan. Muncul para pekerja jarak jauh (remote worker). Pekerjaan fisik hanya dilakukan oleh pekerja kelas bawah. Pekerja bukan mempergunakan peralatan/mesin dalam bekerja, melainkan memerintahkan mesin-mesin otomatis dan memiliki kecerdasan buatan untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu.

PERADABAN ZAMAN GELOMBANG IV (Lanjutan)

Teknologi yang digunakan : Teknologi otomasi, mesin-mesin dengan kecerdasan buatan, teknologi informasi & komunikasi multimedia, bioteknologi (kultur jaringan, kloning, sel punca, dll.), dsb.
Jenis profesi yang berkembang : Jenis profesi amat banyak tak terhingga dan sangat terspesialisasi di bidang yang sangat sempit, bahkan yang tak terbayangkan oleh orang di masa-masa sebelumnya. Banyak berkembang para profesional mandiri, terutama di bidang jasa.

ENGINEERING
Secara gamblang sudah dijelaskan bahwa perkembangan teknologi sangat berpengaruh menentukan terhadap perkembangan peradaban umat manusia. Karenanya perkembangan peradaban juga sangat signifikan relevansinya dengan perkembang jenis profesi yang terkait dengan pengembangan teknologi, yaitu engineering. Secara teknis engineering diartikan sebagai : Profesi yang memanfaatkan pengetahuan matematika dan ilmu alam, yang diperoleh melalui penelitian, pengalaman, dan praktik, yang diterapkan dengan menggunakan pertimbangan untuk mencari pemecahan secara ekonomis, penggunaan material dan gaya alam, untuk kemaslahatan kehidupan umat manusia. Bahasan lebih lanjut mengenai engineering tersebut akan dilakukan pada bab lain setelah ini.