Anda di halaman 1dari 1

http://dentistrymolar.wordpress.com/2010/04/13/ligamen-periodontal/ Ligamen adalah suatu ikatan yang biasanya menghubungkan dua buah tulang.

Akar gigi berhubungan dengan soketnya pada tulang alveolar melalui struktur jaringan ikat yang dapat dianggap sebagai ligament. Ligament periodontal tidak hanya menghubungkan gigi ke tulang rahang tetapi juga menopang gigi pada soketnya dan menyerap beban yang mengenai gigi. Beban selama mastikasi, menelan, dan berbicara sangat besar variasinya, juga frekuensi, durasi dan arahnya. Struktur ligament biasanya menyerap beban tersebut secara efektif dan meneruskannya ke tulang pendukung. Ligamen periodontal adalah suatu jaringan ikat yang melekatkan gigi ke tulang alveolar. Ligamen ini berhubungan dengan jaringan ikat gingiva melalui saluran vaskuler di dalam tulang. Pada foramen apikal, ligament periodontal menyatu dengan pulpa. Ligamen periodontal seperti semua jaringan ikat lain, mengandung sel, seratserat dan subtansi dasar. Serat ligament periodontal ada yang berbentuk krista alveolar, horizontal, oblik dan apikal. Ligament mempunyai anyaman pembuluh darah yang sangat banyak didapat dari arteri apical dan pembuluh yang berpenetrasi pada tulang alveolar. Terdapat anastomosis dalam jumlah besar dengan pembuluh darah gingival. Bundel saraf dari saraf trigeminus berjalan bersama pembuluh darah dari apeks dan melintasi tulang alveolar untuk mensuplai ligamendengan reseptor tactile, tekanan dan rasa sakit. Saraf tampaknya berakhir sebagai ujung saraf bebas atau struktur berbentuk kumparan yang berhubungan dengan aktivitas proprioseptif yang terpusat untuk mengontrol sistem mastikasi pada saat menelan, mengunyah dan berbicara Ketebalan ligament bervariasi dari 0,3-0,1mm. yang terlebar pada mulut soket dan pada apeks gigi, dan tersempit pada aksis rotasi gigi, yang terletak sedikit apical dari pertengahan akar. Pada keadaan sehat, gigi mempunyai rentang gerakan yang normal. Pergerakan atau mobilitas dari insisiv lebih besar dibandingkan dengan gigi-gigi posterior. Mobilitas terbesar pada saat bangun pagi dan berkurang dengan berlalunya waktu. Fungsi ligament periodontal adalah memberikan nutrisi kepada sementum, tulang alveolar dan gingival ; menghantarkan stimulus rangsang tekan, sentuh dan nyeri dengan serabut sraaf sensori ; melindungi pembuluh darah dan serabut saraf dari cedera mekanik ; sebagai perlekatan gigi dengan tulang ; mempertahankan jaringan gingival ; penyerap tekanan.