Anda di halaman 1dari 7

HISTOLOGY OF THE ENDOCRINE SYSTEM

Pendahuluan
Sistim endocrine terdiri dari pituitary, thyroid, parathyroids, adrenal glands, testes, ovaries, dan pulau pulau Langerhans di Pancreas. Pada kesempatan ini kita akan mempelajari sel sel kelenjar endocrin yang terstruktur dalam suatu organ endocrine dan sekresinya terkontrol oleh factor tertentu, serta mempelajari pengaruh hormon bersangkutan dalam tubuh.

KELENJAR HYPOPHYSIS CEREBRI


Merupakan suatu kelenjar Endocrine yang terletak pada dasar otak dengan ukuran panjang lebih kurang 1 cm, lebar 1 1,5 cm dan tebal 0,5 cm, berat antara 0,5 gr, pada laki laki sedikit lebih berat dari wanita. Walaupun kecil, organ ini sangat penting bagi tubuh, karena memproduksi tidak kurang 9 macam hormone yang sebagian besar mempengaruhi aktifitas kelenjar endocrine yang lain dan berhubungan erat dengan otak baik melalui serabut syaraf maupun melalui pembuluh darah. Dibagi atas 2 bagian besar yaitu : (1) Neurohypophysis yang berasal dari pertumbuhan kebawah dasar diencephalons dan (2) Adenohypophisis yang secara embryonal berasal dari kantong luar atap embryonic pharynx Adenohypophysis dibagi lagi : (1) Pars distalis atau Lobus Anterior, (2) Pars Infundibularis atau Pars Tuberalis dan (3) Pars Intermedia Kelenjar hypophyse ini terkurung dalam lekukan os. Sphenoidalis, dikenal sebagai Sella Turcica dan ditutupi oleh Diafragma Sellae yang berlobang dengan diameter lk 5 mm dan mengelilingi tangkai kelenjar Hypophisis Sedikit Piaarachnoid mendesak kedalam melalui lobang ini membentuk celah yang sempit diantara diafragma dan jaringan pengikat yang membentuk kapsul kelenjar hypophysis

PARS DISTALIS ADENO HYPOPHYSE Merupakan subdivisi terbesar dari hyophysis yang tersusun sel sel kelenjar membentuk pita pita dan rumpun rumpun sel. yang berhubungan erat dengan sinusoid dari sistim Cardio Vasculer dan berdinding tipis Lobus anterior diliputi oleh jaringan kapsul yang terdiri dari serabut2 collagen yang padat, Stroma tidak banyak dan dijumpai sedikit serabut collagen yang menempel pada A. Hypophysealis dan portal venules Serabut collagen ini masuk ke parenchyma melalui kutub pars tuberalis sampai pada sepertiga jalan dilanjutkan oleh serat serat reticuler yang mengelilingi pita pita sel parenchyma dan menunjang cabang cabang kecil a. Hypophysealis dan sinusoid Berdasarkan affinitas sel dalam menyerap pewarna yang secara rutin dipakai pada pereparat histologis, maka sel sel kelenjar dibagi atas : (1).Sel Chrompphylic yaitu sel sel kelenjar yang menyerap warna dengan baik sedangkan (2) Sel Chromophobic, sedikit atau tidak menyerap warna sama sekali Chromophylic cell dibedakan atas : (1) Acidophylic cell yang menyerap pewarna yang bersifat asam dan (2) Basophylic cell yang menyerap pewarna yang bersifat basa. Masing masing jenis sel ini dengan pewarna khusus akan dapat di bagi bagi lagi menjadi Sel Acidophilic = Alpha Cells Ukuran 14 19 mikron, berbentuk bulat atau oval. Aparatus Golgi tunbuh dengan baik serta menempel pada inti sel. Mitochondria kecil kecil dan berbentuk batang, mengandung granula yang besar Dijumpai 2 type sel yaitu : (1). Somatotrope Cell dan (2). Mammatrope cell Somatotrope Tersusun dalam group group sel yang mengelilingi sinusoid, menyerap pewarna Orange G dengan baik dan memproduksi hormone Somatotropin yang mempengaruhi pertumbuhan, disebut juga Growth Hormone Mengandung granula berbentuk spheres dengan ukuran 340 400 nm Mammatrope Disebut juga Leuteotrope atau Prolactine cell. Terdistribusi secara individual didalam sel sel pita dan mempunyai adffitas yang baik untuk menyerap pewarna azocarmine, modifikasi dari pewarna Haidenhain azan trichrome (Dawson), dan erythtrocin dalam pewarna tertachrome ( Herlant dan Pasteels )

Memproduksi prolactin atau leutrotropin (LTH).. Pada wanita dewasa nonlaktasi, sel sel ini mengandung cisterna yang pendek didaerah tepi sel. Selama lactasi sel selnya menjadi besar (hypertropi), Apparatus golgi dan reticulum endoplasmic nya menjadi besar besar, sedang lysosom jumlahnya sedang sedang saja Setelah masa menyusui terhenti, maka organella yang hypertrophy mulai mengalami involusi. Granula sekretoris akan berfusi dengan lysosomes membentuk autophagic vacuole yang kemudian oleh enzyme hydrolitik akan dimusnakan. Proses pemusnahan ini disebut sebagai crinophagy. BASOPHYLS = BETACELLS Affinitas terhadap hematoxylin buruk, tapi sangat baik terhadap pewarna aniline blue dari Mallorys Trichrome dan resorcin fuchsin. Mudah dikenali dengan pewarnaan PAS sebab sel ini mempunyai granulae yang memberikan reaksi PAS positif dengan menimbukan warna pink pada granulae, hal ini disebabkan adanya reaksi PAS dengan Karbohydrat. Isolasi dengan mempergunakan centrifuge, granula granula ini teryata dapat dibuktikan mengandung Thyrotropin dan Gonadoptopin THYROTROPES = BETA BASOPHILS Berbentuk bulat panjang atau polygonal dan menempatkan diri dalam bentuk rumpun rumpun sel didaerah tengah hypophysis anterior. Umumnya tidak berkontak langsung dengan sinusoid. Menyerap pewarna Aldehyde fuchsin dengan baik, mengandung granula yang lebih kecil dengan diameter 140 160 nm , permukaan irregular dan kurang padat bila dibandingkan dengan granula basophylics lainnya. Granula cenderung mengalami konglomerasi di daerah tepi sel Fungsi : memproduksi Thyrotropin = Thyroid Stimulating Hormone (TSH) GONADOTROPIN = DELTA BASOPHYLIS Lebih besar dari thyropropes dan berbentuk lebih bulat, umumnya berada dekat dengan sinusoid. Granulanya memberikan reaksi PAS positif tapi tidak menyerap pewarna aldehyde fuchsin Memproduksi Follicle Stimulating Hormone (FSH) pada wanita dan Leuteinizing Hormone (LH) pada laki laki CHOMOPHOBES = RESERVE CELLS

Kecil kecil dan membentuk group group sel yang belokalisasi dibagian dalam dari pita pita sel. Mengandung cytoplasma yang relative lebih sedikit disbanding dengan chromophylics dan tidak tampak bergranula bila dilihat dengan Light Microscope, dengan M.E tampak granula halus dalam jumlah yang sedikit Dengan mempergunakan mikroskop cahaya, sel sel chromophylics yang mengalami degranulasi terindentifikasi sebagai sel chromophobe. Dapat dijumpai bermitosis dalam jumlah yang sedikit CORTICOTROPE Dijumpai dalam jumlah yang sedikit dan tersebar di jaringan kelenjar, berbentuk stelata yang tidak teratur dengan prosesusnya tang mendesak diantara sel sel lain disekelilingnya dan berakhir di dinding sinusoid. Tercat dengan baik dengan pewarna PAS. Mengandung granula sedikit dengan diameter 200 250 nm dan biasanya terletak di tepi sel didekan sel membrane. Memproduksi Cortico Tropic Hormone untuk memacu aktifitas Kel. Adrenalis SUPLAI DARAH Mendapat aliran darah dari 2 buah a. Hyphophysealis inferior yang berasal dari a. Carotis interna, masuk kedalam kapsul dan memberikan cabangnya ke lobus posterior dan melanjutkan diri menjadi sinusoid. Hypophysealis Superior, berasal dari a.carotis interna dan a. Comunis posterior dar Circulus Wilisi akan memngalirkan darah ke eminensia mediana dari hypothalamus dan dasar dari tangkai pituitary, dan dari sini capilernya membentuk primary flexus mendesak ke eminensia mediana dan kembali ke permukaan dan kemudian bergabung menjadi vena dan turun kebawah mengelilingi Hypophyseals Stalk untuk mensuplai darah ke sinusoid dan bersambung dengan capiler dalam eminensia mediana dan bergabung dengan capiler sinusoid membentuk Hypophyseal Portal System yang berperanan dalam mengalirkan neurohumoral substance = Releasing Factor = Hypophyseatropic Hormone yang dihasilkan olehhypothalamus PARS INTERMEDIA ADENO HYPOPHYSE Pada masa embryo, Pars distalis dipisahkan dengan neurohypophyse oleh suatu CLEFT yang dibatasi oleh epithel komplek yang menempel pada Processus Infundibularis. Cleft ini dapat tetap ada pada masa anak anak dan jarang dijumpai pada masa dewasa. Pada banyak kasus, cleft dapat mengalami discontinunisasi pada kehidupan postnatal dan berubah menjadi cysta yang disebut sebagai Kista dari Rathke yang dibatasi oleh epithel bercilia dan berisi bahan koloid yang tidak berwarna sampai berwarna kekuning kuningan dalam bergagai kepekatan. Bersamaan dengan menghilangnya cleft, epithel yang semula menempel pada lobus neuralis berubah menjadi sel sel yang bersifat basophilic

Sel sel pada pars intermedia berbentuk polygonal atau pyramidal dan bersifat basophilic, cytoplasma mengandung granula keci kecil dengan diameter antara 200 300 nm, mengandung glucoprotein dan memberikan reakasi PAS positif dan juga dapat menyerap pewarna aldehyde fuchsin maupun resorcin fuchsin Hanya memproduksi satu macam hormone yaitu Melano Stimulating Hormone (MSH) Vascularisasi, dijumpai sejumlah anastomoses antara a. Hypophyseal superior dan inferior Inervasi, tampak serabut syaraf masuk ke pars intermedia yang berasal dari hypothalamus yang bersifat inhibitor. Histophysiologis Memproduksi Melanocyt Stimulating Hormon yang memberikan pengaruh terhadap aktifitas sel sel melanocyt yang berada diepidermis kulit dan derIvatnya PARS INFUNDIBULARIS PARS TUBERALIS Merupakan sebagian kecil dari hypophyse dengan tebal antara 25 60 mikron, membentuk lembaran yang menyelimuti disekeliling tangkai kelenjar hypophyse. Karakteristik dari sel ini adalah nenbentuk pita pita yang berjalan secara longitudinal. Bagian yang paling tebal berada pada permukaan anterior Mengandung banyak sekali pembuluh darah yang menembus bagian ini untuk mengsuplai darah ke lobus anterior, juga dijumpai bagian dari hypothalamo hypophyiseal venous portal system Dipisahkan dengan Infundibular Stalk oleh selapis tipis jaringan pengikat yang merupakan kelanjutan dari piamater, disebelah luar jari ngan pengikat dijumpai kelanjutan membran aracnoidalis dimana, diantara keduanya ter dapat banyak pembuluh darah Sel kelenjar terutama disusun oleh sel sel beerbentuk cuboid sampai collumnair dengan diameter 12 18 mikron dengan cytoplasma yang mengan dung granula dan kadang kadang dijumpai droplet lipid Sel sel kelenjar merupakan sel pada hypophyse yang terbanyak mengandung glycogen bila disbanding dengan sel sel lain. Sel sel kelenjar tersusun membentuk struktur seperti folikel, dan kadang kadang dijumpai sel squamous yang membentuk pulau pulau dengan diameter 50 70 nm di jaringan parenchyma kelenjar Tidak menghasilkan suatu hormone apapun NEUROHYPOPHYSE Terdiri atas Eminentia Tuber Cinerium, Tangkai Infundibularis dan Processus Infundibularis bersama sama disebut sebagai Neurohypophyse yang terdiri dari sel sel intrinsic, Pituicyts, dan Axon porsi terminal dari yang berasal dari sel syaraf yang terletak di Hypothalamus dan merupakan extrinsic sekretory neuron, terdiri dari lebih kurang 100.000 serabut syaraf tam bermyelin dan dikenal sebagai TRACTUS HYPOTHALAMO HYPOPHYSEALIS

yang berasal dari nucleus Supra Opticus hypothalamus didekat chiasma opticus dan nucleus Para Ventricularis dari dinding Ventricle IIITersebar di Neurohypophyse terutama pada processus Infundibularis dijumpai massa berbentuk speris dalam berbagai ukurandan dapar tercat kuat oleh pewarna Chrome alum- hematoxylin dan desebut sebaga HERRINGS BODIES yang merupakan akumulasi local dari bahan neuro sekretoris yang terdapat didalam axoplasma serabut serabut syaraf hypothalamo hypophyseal tract Terdistribusi diantara serabut serabut syaraf, terdapat sel sel Pituicyts dalam berbagai ukuran dan bentuk yang didalam sitoplasmanya mengandung granula pigmen yang tercat gelap dengan pengecatan Bielschowsky atau Hortega, sel sel ini diduga menghasilkan hormone dari neurohypophyse. Histophysiologis Menghasilkan hormone Oxytocin dan Vasopresin atau Anti Diuretic Hormone (ADH) Herrings Bodies mengandung molekul Neurophysin Oxytocin menyebabkan kontraksi otot polos dari uterus pada saat coitus dan pasa waktu melahirkan yang mana pada saat itu hormone ini dilepaskan. Juga menyebabkan kontraksi myoepithel dari kelenjar mammae sebagai reaksi terhadap rangsangan isap pada putting susu = milk ejection reflex Vasopresin, menimbulkan peningkatan tekanan darah dan penyerapan air pada tubulus convoltus distalis ginjal.

PINEAL GLAND
Disebut juga Epiphysis Cerebri berbentuk krucut yang pipih, berwarna keabu abuan dengan panjang 5 - 8 mm dan pada bagian lebar yang terbesar 3 5 mm Terletak pada atap diencephalons, pada extremitas posterior dari Ventrikel III. Dibungkus oleh piamater yang merupakan asal dari septa jaringan ikat yang masuk kedalam jaringan kelenjar dan mengeliling pita pita dan epitheloid dari follikel Pada pengecatan dengan HE, tampak sel sel kelenjar epitheloid membentuk pita pita yang pucat dengan nucleus yang besar dan tampak berlobus atau berlipat tidak teratur. Sel kelenjar yang dijumpai dalam jumlah yang besar disebut sebagai Pinealocytes atau Chief cell yang bila diwarnai tampak cytoplasmanya berwarna sedikit basophilic dan selalu mengandung droplet lipid. Selnya tampak mempunyai processus yang panjang begelung yang memencar secara radier dari pita pita sel kearah septa dengan ujung yang menggelembung terletak pada atau didekat pembuluh darah Type sel kedua yaitu Interstitial Cell, berada didekat vascular dan diantara rumpun rumpun sel pinealocytes dengan nucleus berbentuk memanjang dan tercat gelap, cytoplasma lebih basophilic dan membentuk tonjolan2. Pada manusia, pinealbodies nya mengandung Corpora Arenacea atau Psamoma bodies atau Pasir Otak , terletak extracellulair dan terdiri dari marix mineral organic dengan gambaran yang cocentris. Terbentuk dari Calcium Phosphate dan Carbonat

Histofisiologi Diduga mempunyai efek antigonado tropic dan memproduksi melantonin yang disynthese dari serotonin. Mempunyai fungsi neuroendocrine yang berpartisipasi dalam regulasi aktifitas ritmik dari system endocrine.