Anda di halaman 1dari 43

R/124/5/03/08

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


NERACA KONSOLIDASIAN Per 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh)
AKTIVA Catatan 2007 Rp 145.054.294.610 69.150.127.874 2006 Rp 156.170.379.637 16.246.201.457

Kas dan Setara Kas Investasi - Pihak Ketiga Piutang Usaha - Pihak Ketiga (Setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 2.127.016.446 dan Rp 1.723.478.985 masing-masing pada 31 Desember 2007 dan 2006) Piutang Lain-lain (Setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu sebesar Rp 741.710.167 pada 31 Desember 2007) Persediaan Uang Muka Pembelian Tanah - Pihak Ketiga Beban dan Pajak Dibayar di Muka Uang Muka Penyertaan Saham Tanah untuk Pengembangan Aktiva Pajak Tangguhan Aktiva Tetap (Setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp 88.888.268.078 dan Rp 72.405.750.478 masing-masing pada 31 Desember 2007 dan 2006) Aktiva Lain-lain JUMLAH AKTIVA

2.c, 2.l, 3 2.d, 4

2.e, 5

15.396.131.274

8.063.411.669

2.e, 6 2.f, 2.i, 2.k, 7 9 2.j, 2.m, 8, 16.a 12 2.f, 2.i, 2.k, 7, 10 2.m, 16.b

6.505.742.570 1.091.342.813.235 7.444.213.300 565.521.108 -331.070.395.173 746.780.358

13.862.189.073 1.215.033.057.769 20.722.472.526 131.068.992 140.450.000.000 10.161.905.516 1.577.477.271

2.g, 2.i, 11 13

241.858.485.777 12.145.484.820 1.921.279.990.099

210.311.557.727 6.071.638.877 1.798.801.360.514

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan ini
DRAFT

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:46AM) To be Finalized Agreed by : Date :

R/124/5/03/08

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


NERACA KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Per 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh)
KEWAJIBAN, HAK MINORITAS DAN EKUITAS Catatan 2007 Rp 2006 Rp

KEWAJIBAN Pinjaman - Pihak Ketiga Hutang Usaha - Pihak Ketiga Hutang Lain-lain - Pihak Ketiga Beban yang Masih Harus Dibayar Hutang Pajak Uang Muka Pelanggan Pihak Hubungan Istimewa Pihak Ketiga Hutang Biaya Pembangunan Hutang Afiliasi Penyisihan untuk Penggantian Peralatan Operasi Club House Kewajiban Pajak Tangguhan Kewajiban Diestimasi atas Imbalan Kerja Jumlah Kewajiban HAK MINORITAS EKUITAS Modal Saham - Nilai Nominal per Saham Rp 250 Modal Dasar 7.912.000.000 Saham pada 31 Desember 2007 3.200.000.000 Saham pada 31 Desember 2006 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1.978.864.834 Saham Tambahan Modal Disetor Saldo Laba Ditentukan Penggunaannya Belum Ditentukan Penggunaannya Jumlah Ekuitas JUMLAH KEWAJIBAN, HAK MINORITAS DAN EKUITAS

2.k, 14 32 15, 32 2.j 2.m, 16.a 2.j, 17 2.o 2.r, 18 2.o, 19 2.h 2.m, 16.b 2.n, 29 2.b, 20

23.142.732.369 4.308.261.852 44.737.150.151 3.893.660.044 15.213.804.217 -386.592.094.463 17.747.725.539 5.796.352.527 109.944.710 12.880.559.428 3.761.851.804 518.184.137.104 146.073.755.789

1.726.483.618 5.376.616.323 5.365.001.115 2.396.892.133 28.408.225.551 14.875.000.000 627.998.447.194 6.888.765.855 -50.100.687 -3.263.347.198 696.348.879.674 16.936.332.070

21 22

494.716.208.500 18.000.000.000 130.000.000 744.175.888.706 1.257.022.097.206 1.921.279.990.099

494.716.208.500 18.000.000.000 125.000.000 572.674.940.270 1.085.516.148.770 1.798.801.360.514

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan ini
DRAFT

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:46AM) To be Finalized Agreed by : Date :

R/124/5/03/08

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh)
Catatan PENDAPATAN Penjualan Bersih Pendapatan Usaha - Pihak Ketiga Jumlah BEBAN POKOK PENJUALAN DAN BEBAN LANGSUNG Beban Pokok Penjualan Beban Langsung - Pihak Ketiga Jumlah LABA KOTOR BEBAN USAHA Penjualan Umum dan Administrasi Jumlah LABA USAHA PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN Laba Investasi - Bersih Pendapatan Pengelolaan Lingkungan - Bersih Pendapatan Bunga Pendapatan Denda dan Pembatalan - Bersih Lain-lain - Bersih Jumlah Pendapatan Lain-lain - Bersih LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN Pajak Kini Pajak Tangguhan Jumlah Beban Pajak Penghasilan - Bersih LABA SEBELUM HAK MINORITAS HAK MINORITAS LABA BERSIH LABA PER SAHAM DASAR 2.q, 30 2.b, 20 2.m 16.a 16.b 2.d 2.j, 32 2.j 2.j, 27 32 21.449.292.303 82.482.258.477 103.931.550.780 202.803.216.844 17.005.155.199 15.859.561.638 7.225.581.494 6.449.643.088 (4.292.980.979) 42.246.960.440 245.050.177.284 (65.238.545.092) 709.176.129 (64.529.368.963) 180.520.808.321 (9.014.859.885) 171.505.948.436 86,67 21.757.290.256 71.045.585.020 92.802.875.276 206.524.806.285 7.254.578.049 13.742.234.149 18.769.718.998 6.675.767.048 (10.380.748.544) 36.061.549.700 242.586.355.985 (64.169.436.990) (72.700.897) (64.242.137.887) 178.344.218.098 (9.229.393.468) 169.114.824.630 85,46 2.j 2.o, 23 24, 32 2007 Rp 629.296.603.077 61.630.773.806 690.927.376.883 2006 Rp 611.761.174.111 45.827.546.869 657.588.720.980

2.j 2.o, 25 26, 32

345.014.487.440 39.178.121.819 384.192.609.259 306.734.767.624

333.935.529.600 24.325.509.819 358.261.039.419 299.327.681.561

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan ini
DRAFT

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:46AM) To be Finalized Agreed by : Date :

R/124/5/03/08

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh)

Catatan

Modal Saham

Tambahan Modal Disetor

Rp SALDO PER 31 DESEMBER 2005 Saldo Laba yang Ditentukan Penggunaannya Dividen Laba Bersih SALDO PER 31 DESEMBER 2006 Saldo Laba yang Ditentukan Penggunaannya Laba Bersih SALDO PER 31 DESEMBER 2007 494.716.208.500 ` 22. b 22. b ---494.716.208.500

Rp 18.000.000.000

Saldo Laba Ditentukan Belum Penggunaannya Ditentukan Penggunaannya Rp Rp 120.000.000 427.311.493.648

Jumlah Ekuitas

Rp 940.147.702.148

---18.000.000.000

5.000.000 --125.000.000

(5.000.000) (23.746.378.008) 169.114.824.630 572.674.940.270

-(23.746.378.008) 169.114.824.630 1.085.516.148.770

22. a

--494.716.208.500

--18.000.000.000

5.000.000 -130.000.000

(5.000.000) 171.505.948.436 744.175.888.706

-171.505.948.436 1.257.022.097.206

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan ini
DRAFT

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:46AM) To be Finalized Agreed by : Date :

R/124/5/03/08

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh)
2007 Rp ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI Penerimaan Kas dari: Pelanggan Bunga Kas Diperoleh dari Aktivitas Operasi Pengeluaran Kas untuk: Kontraktor, Pemasok dan Lainnya (Termasuk Pembelian Tanah) Gaji dan Tunjangan Karyawan Pajak Penghasilan dan Pajak Lainnya Pembayaran Bunga Pembayaran untuk Beban Usaha (Diluar Beban Gaji dan Tunjangan Karyawan) Kas Digunakan untuk Aktivitas Operasi Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Penjualan dan Pencairan (Penempatan) Investasi Perolehan Aktiva Tetap Pembayaran Dividen Penyertaan Saham Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Penerimaan Hutang Bank Pembayaran Hutang Bank Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan PENURUNAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN Kas dan Setara Kas terdiri dari: Kas Bank Deposito Berjangka Sertifikat Bank Indonesia Jumlah AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ARUS KAS Reklasifikasi Persediaan Tanah ke Aktiva Tetap Kapitalisasi Bunga ke Persediaan Tanah 2006 Rp

434.669.751.051 7.905.606.359 442.575.357.410 (246.115.484.748) (41.646.549.587) (85.045.529.814) (1.511.614.093) (34.930.448.819) (409.249.627.061) 33.325.730.349 (52.903.926.417) (12.954.137.710) --(65.858.064.127) 24.000.000.000 (2.583.751.249) 21.416.248.751 (11.116.085.027) 156.170.379.637 145.054.294.610

458.781.418.108 18.768.421.061 477.549.839.169 (311.093.820.927) (38.757.087.846) (72.780.927.043) (1.387.626.121) (51.828.375.009) (475.847.836.946) 1.702.002.223 81.258.960.495 (11.206.743.335) (33.545.976.247) (140.450.000.000) (103.943.759.087) 2.000.000.000 (12.673.516.382) (10.673.516.382) (112.915.273.246) 269.085.652.883 156.170.379.637

2.487.412.528 40.776.617.701 101.790.264.381 -145.054.294.610 7.066.291.248 --

3.263.455.973 14.926.164.057 125.417.759.607 12.563.000.000 156.170.379.637 -1.220.033.292

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Laporan ini
DRAFT

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:46AM) To be Finalized Agreed by : Date :

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 1. Umum 1.a. Pendirian Perusahaan PT Ciputra Surya Tbk (Perusahaan) didirikan pada tanggal 1 Maret 1989 berdasarkan Akta No. 1 yang dibuat di hadapan Notaris Hobropoerwanto, SH. Aktapendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. C2-546.HT.01.01.TH.90 tanggal 3 Pebruari 1990, dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 86, Tambahan No. 4424 tanggal 26 Oktober 1990. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 50 tanggal 30 Mei 2007 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, mengenai peningkatan modal dasar Perusahaan dari Rp 800.000.000.000 yang terbagi atas 3.200.000.000 saham menjadi Rp 1.978.000.000.000 yang terbagi atas 7.912.000.000 saham, masing-masing dengan nilai nominal Rp 250 per saham. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. W7-06642.HT.01.04TH.2007 tanggal 14 Juni 2007. Sesuai dengan pasal 3 dari anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan mencakup antara lain, perencanaan, pelaksanaan pembangunan dan penjualan kawasan perumahan (real estat), perkantoran, pertokoan, pusat niaga beserta fasilitas-fasilitasnya. Perusahaan berkedudukan di Surabaya dan proyeknya yaitu CitraRaya Surabaya berlokasi di Lakarsantri, Surabaya. Perusahaan memulai kegiatan usaha komersilnya pada tanggal 1 Maret 1993. 1.b. Pendaftaran sebagai Perusahaan Terbuka Tanpa Penawaran Umum Perusahaan telah mengajukan pernyataan pendaftaran kepada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), dahulu Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam), dengan surat No.118/HH/njs/X/98-CS tanggal 23 Oktober 1998, sehubungan dengan rencana pendaftaran Perusahaan sebagai perusahaan publik tanpa penawaran umum atas seluruh saham biasa atas nama Perusahaan sejumlah 420.188.000 saham. Pernyataan pendaftaran ini telah menjadi efektif berdasarkan surat Bapepam No. S-2739/PM/1998 tanggal 29 Desember 1998 dan telah dicatatkan di Bursa Efek Jakarta. Pemecahan Nilai Nominal Saham (Stock Split) Perusahaan telah melakukanstock split nilai nominal saham dari Rp 500 menjadi Rp 250 per saham, yang berlaku efektif mulai tanggal 25 Juli 2005. Dengan demikian, jumlah modal disetor Perusahaan menjadi 1.978.864.834 saham, hasil stock split dari saham awal sejumlah 420.188.000 saham dan saham hasil konversi hutang obligasi sejumlah 569.244.417 saham. Harga nominal baru saham ini telah diperdagangkan di bursa efek pada tanggal 25 Juli 2005. Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diselenggarakan pada tanggal 25 Oktober 2007 dan dinyatakan dalam Akta No. 18 padatanggal yang sama yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, para pemegang saham setuju untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 98.943.242 saham baru dari portepel atau 5% dari modal disetor Perusahaan. Akibat penerbitan saham baru ini, persentase kepemilikan masing-masing pemegang saham akan mengalami penurunan (dilusi) sebesar 4,76%. PMTHMETD dapat dilakukan dalam waktu satu tahun sejak RUPSLB tersebut dilaksanakan. Sampai saat penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, PMTHMETD belum dilaksanakan sehingga jumlah saham yang dikeluarkan Perusahaan belum mengalami perubahan.

1.c.

1.d.

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 1.e. Struktur Perusahaan Anak Perusahaan-perusahaan anak yang dikonsolidasi adalah sebagai berikut:
Perusahaan Anak Lokasi Kegiatan Usaha utama Tahun Operasi Komersial Persentase Kepemilikan (Langsung dan Tidak Langsung) 2007 % PT Win Win Realty Centre PT Galaxy Alam Semesta dan Perusahaan Anak PT Citra Bahagia Elok PT Ciputra Graha Prima PT Ciputra Delta dan Perusahaan Anak PT Cahayafajar Abaditama PT Asendabangun Persada Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Lampung Real Estat Real Estat Real Estat Real Estat Real Estat Real Estat Real Estat Lapangan Golf dan Club House Real Estat Real Estat Real Estat Real Estat Real Estat Real Estat Real Estat 2007 1996 1996 2003 1997 2006 2004 53,00 99,99 99,99 51,00 99,19 60,00 99,99 2006 % -99,99 99,99 51,00 98,65 60,00 99,99 Rp 316.334.882 245.310.316 93.083.443 * 77.643.181 75.533.291 57.859.973 57.802.747 Jumlah Aktiva (dalam Ribuan) 2007 2006 Rp -241.101.105 83.434.517 89.723.861 78.741.061 59.476.626 48.251.625

PT Ciputra Surabaya Padang Golf PT Saptamulia Hijaubangun PT Aptacitra Surya PT Cahayahijau Tamanindah PT Adhiwira Persada PT Suburhijau Jayamakmur PT Tamancitra Suryahijau PT Bumiindah Permaiterang * Tidak Diaudit

Surabaya Jakarta Jakarta Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya Surabaya

1995 1993 1993 1993 -1993 1993 1993

98,99 73,00 99,80 99,99 99,99 96,00 96,00 99,99

98,99 73,00 99,80 99,99 99,99 96,00 96,00 99,99

56.682.278 1.832.790 244.862 55.478 51.134 38.633 22.959 16.268

* * * * * * *

58.801.287 1.875.934 238.306 47.870 41.134 32.858 16.237 11.074

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Galaxy Alam Semesta (GAS), perusahaan anak, yang diselenggarakan pada tanggal 4 April 2007 dan dinyatakan dalam Akta No. 64 tanggal 11 April 2007 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, SE, MH, Notaris di Jakarta, diputuskan untuk meningkatkan modal dasar GAS dari Rp 100 milyar menjadi Rp.150 milyar dan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dari Rp 70 milyar menjadi Rp 125 milyar, dengan cara mengkonversi hutang GAS kepada Perusahaan sebesar Rp 55 milyar. Setelah peningkatan modal tersebut, kepemilikan Perusahaan pada GAS tetap sebesar 99,99%. Peningkatan modal ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. W705954.HT.01.04TH.2007 tanggal 29 Mei 2007. Berdasarkan RUPSLB PT Citra Bahagia Elok (CBE), perusahaan anak, yang diselenggarakan pada tanggal 4 April 2007 dan dinyatakan dalam Akta No. 63 tanggal 11 April 2007 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, SE, MH, Notaris di Jakarta, diputuskan untuk meningkatkan modal dasar CBE dari Rp 25 milyar menjadi Rp 50 milyar dan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dari Rp 20 milyarmenjadi Rp 45 milyar, dengan cara mengkonversi hutang CBE kepada Perusahaan sebesar Rp 25 milyar. Setelah peningkatan modal tersebut, kepemilikan Perusahaan pada CBE tetap sebesar 99,99%. Peningkatan modal ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. W7-05955.HT.01.04TH.2007 tanggal 29 Mei 2007. Berdasarkan RUPSLB PT Ciputra Delta (CDL), perusahaan anak, yang diselenggarakan pada tanggal 4 April 2007 dan dinyatakan dalam Akta No. 65 tanggal 11 April 2007 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, SE, MH, Notaris di Jakarta, diputuskan untuk meningkatkan modal ditempatkan dan disetor dari Rp 30 milyar menjadi Rp 50 milyar, dengan cara mengkonversi hutang CDL kepada Perusahaan sebesar Rp 20 milyar. Setelah peningkatan modal tersebut, kepemilikan Perusahaan pada CDL menjadi 99,19%. Peningkatan modal ini telah dilaporkan ke Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. W7-HT.01.046216 tanggal 2 Mei 2007.
7

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Berdasarkan perjanjian jual beli saham yang dinyatakan dalam Akta No. 68 tanggal 14 Juni 2005 yang dibuat di hadapan Notaris Wahyudi Suyanto, SH, Perusahaan telah membeli 52% saham PT Cahayafajar Abaditama (CFA) yang terdiri dari 18.200 saham senilai Rp 18,2 milyar dari pemegang saham lama. Berdasarkan perjanjian jual beli saham yang telah disahkan dengan Akta No. 37 tanggal 8 September 2006 yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, SE, MH, Notaris di Jakarta, Perusahaan telah membeli 8% saham CFA yang terdiri dari 2.800 saham senilai Rp 2,8 milyar dari pemegang saham sebelumnya. Dengan demikian kepemilikan Perusahaan pada CFA menjadi sebesar 60%. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diselenggarakan pada tanggal 19 Desember 2007 dan dinyatakan dalam Akta No. 226 tanggal yang sama di hadapan Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, SE, MH, Notaris di Jakarta, diputuskan untuk melakukan penurunan modal ditempatkan dan disetor CFA sebesar Rp 10.000.000.000 secara proporsional dari masing-masing pemegang saham, sehingga modal ditempatkan dan disetor menjadi Rp 25.000.000.000. Setelah penurunan modal tersebut, kepemilikan Perusahaan pada CFA tetap sebesar 60%. Sampai saat penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, perubahan anggaran dasar ini masih dalam proses memperoleh persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Win Win Realty Centre (WWR) yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juni 2006 dan dinyatakan dalam Akta No. 25 pada tanggal yang sama di hadapan Johanes Limardi Soenarjo, SH, M.Hum, Notaris di Surabaya, para pemegang saham WWR menyetujui untuk meningkatkan modal dasar dan modal ditempatkan WWR, serta masuknya Perusahaan menjadi pemegang saham WWR dengan melakukan penyetoran modal sebanyak 140.450.000 saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham atau sebesar Rp 140.450.000.000. Kemudian, berdasarkan keputusan rapat yang diselenggarakan pada tanggal 19 Pebruari 2007 yang dinyatakan dalam Akta No. 14 pada tanggal yang sama di hadapan Johanes Limardi Soenarjo, SH, M.Hum, Notaris di Surabaya, telah disetujui perubahan anggaran dasar WWR termasuk hal-hal yang dinyatakan dalam Akta No. 25 di atas. Selain itu, disepakati pula penggantian pengurus lama WWR dengan pengurus baru yang sebagian besar merupakan pengurus yang sama dengan Perusahaan. Dengan demikian, sejak diperolehnya pengendalian pada WWR pada tanggal tersebut, Perusahaan mulai mengkonsolidasi laporan keuangan WWR. Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam Surat Keputusan No. C-03131 HT.01.04.2007 tanggal 13 Nopember 2007. 1.f. Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan Susunan anggota komisaris dan direksi Perusahaan pada 31 Desember 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut: 2007 2006 Komisaris Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen : Ir. Ciputra : Sandra Hendharto : Cosmas Batubara Lany Wihardjo Ir. Ciputra Sandra Hendharto Cosmas Batubara Sonny Subrata Lany Wihardjo

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 2007 Direksi Direktur Utama Direktur : Harun Hajadi : Budiarsa Sastrawinata Rina Ciputra Sastrawinata Junita Ciputra Candra Ciputra Cakra Ciputra Nanik Joeliawati Santoso Sutoto Yakobus 2006 Harun Hajadi Budiarsa Sastrawinata Rina Ciputra Sastrawinata Junita Ciputra Candra Ciputra Cakra Ciputra Nanik Joeliawati Santoso Sutoto Yakobus

Susunan komite audit Perusahaan pada 31 Desember 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut: 2007 Ketua Anggota : Cosmas Batubara : Melina Indrawati Sutandi Lanny Bambang 2006 Lany Wihardjo Melina Indrawati Sutandi Lanny Bambang

Pada 31 Desember 2007 dan 2006, jumlah karyawan Perusahaan dan perusahaan anak masing-masing adalah 407 orang dan 440 orang (tidak diaudit). Jumlah remunerasi yang dibayarkan kepada anggota dewan komisaris dan direksi Perusahaan serta komite audit untuk tahun 2007 dan 2006 masing-masing sebesar Rp 6,2 milyar dan Rp 5,9 milyar.

2.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi 2.a. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian ini disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yang antara lain adalah Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan untukIndustri Real Estat yang ditetapkan oleh Bapepam-LK. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali investasi dalam efek tertentu yang dicatat sebesar nilai wajarnya dan persediaan yang dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value). Laporan keuangan disusun dengan menggunakan metode akrual kecuali untuk laporan arus kas. Neraca konsolidasian disajikan dengan menggunakan metode tidak dikelompokkan menurut lancar dan tidaklancar (unclassified basis) sesuai dengan PSAK No. 44, mengenai AAkuntansi Aktivitas Pengembang Real Estat@. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian ini adalah mata uang Rupiah.
9

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 2.b. Prinsip-prinsip Konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi akun-akun dari Perusahaan dan perusahaan-perusahaan anak sebagaimana yang disajikan dalam Catatan 1.e. Penyajian laporan keuangan konsolidasian dilakukan berdasarkan konsep satuan usaha (entity concept). Seluruh akun, transaksi dan laba yang signifikan antar perusahaan yang dikonsolidasikan telah di eliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha sebagai satu kesatuan. Hak minoritas atas laba (rugi) bersih dan ekuitas perusahaan anak dinyatakan sebesar proporsi pemegang saham minoritas atas laba (rugi) bersih dan ekuitas perusahaan anak tersebut. 2.c. Setara Kas Setara kas meliputi deposito berjangka dan investasi jangka pendek lainnya yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal penempatannya dan tidak dijadikan jaminan. Investasi C Efek Diperdagangkan (Trading) Termasuk dalam kelompok ini adalah efek ekuitas dan hutang yang dibeli dan dimiliki untuk dijual kembali dalam waktu dekat, yang biasanya ditunjukkan dengan frekuensi pembelian dan penjualan yang tinggi. Efek ini dimiliki dengan tujuan menghasilkan laba dari perbedaan harga jangka pendek. Investasi dalam efek yang memenuhi klasifikasi ini dicatat sebesar nilai wajarnya. Laba rugi yang belum direalisasi pada tanggal neraca dikreditkan atau dibebankan pada periode berjalan. Nilai wajar efek yang dijual ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. C C 2.e. Reksadana Investasi dalam bentuk reksadana dinyatakan sebesar nilai aktiva bersih. Properti Investasi dalam properti dicatat sebesar biaya perolehan.

2.d.

Penyisihan Piutang Ragu-ragu Penyisihan piutang ragu-ragu ditentukan berdasarkan penelaahan yang mendalam terhadap kondisi masing-masing debitur pada akhir tahun. Saldo piutang dihapuskan melalui penyisihan piutang ragu-ragu yang bersangkutan atau langsung dihapuskan dari piutang tersebut pada saat manajemen berkeyakinan penuh bahwa piutang tersebut tidak dapat ditagih. Persediaan dan Tanah untuk Pengembangan Persediaan kavling tanah, rumah hunian dan ruko dalam pembangunan dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata. Biaya-biaya untuk pematangan dan pengembangan tanah termasuk beban bunga dan selisih kurs atas pinjaman yang diperoleh untuk membiayai pembelian, pematangan dan pengembangan tanah sebelum tahap penyelesaian dikapitalisasi sebagai bagian dari harga pokok perolehan tanah.

2.f.

10

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Persediaan restoran club house (makanan, minuman dan lainnya) dinyatakan berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata (average method). Perolehan tanah untuk dikembangkan dicatat sebagai Tanah untuk Pengembangan. Biaya-biaya untuk pematangan dan pengembangan tanah, termasuk beban bunga dan selisih kurs atas pinjaman yang digunakan untuk membiayai pembelian, pematangan dan pengembangan tanah sebelum tahap penyelesaian pengembangan dan pembangunan, dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan tanah. Untuk proyek properti residential, akun ini dipindahkan ke persediaan pada saat dimulainya pengembangan dan pembangunan infrastruktur. Sedangkan untuk proyek properti komersial, pada saat selesainya pengembangan tanah dan pembangunan infrastruktur, akun ini akan dipindahkan ke persediaan atau aktiva tetap, mana yang lebih sesuai. 2.g. Aktiva Tetap Aktiva tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan. Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aktiva tetap sebagai berikut: Bangunan dan Prasarana Lapangan Golf Peralatan dan Perabot Kendaraan Bermotor Peralatan Proyek dan Golf Tahun 20 20 5 5 5

Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada Iaporan laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya, pemugaran dan penambahan dalam jumlah signifikan dikapitalisasi. Aktiva tetap yang sudah tidak dipergunakan Iagi atau yang dilepas, biaya perolehan serta akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari kelompok aktiva tetap yang bersangkutan dan Iaba atau rugi yang terjadi dibukukan dalam Iaporan laba rugi konsolidasian tahun yang bersangkutan. Aktiva dalam penyelesaian disajikan sebagai bagian dalam aktiva tetap dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman, yang terjadi sehubungan dengan pembangunan aktiva tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aktiva dalam penyelesaian. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aktiva tetap yang bersangkutan pada saat aktiva tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. 2.h. Penyisihan untuk Penggantian Peralatan Operasi Club House Penyisihan untuk penggantian peralatan operasi club house ditetapkan sebesar 25% dari nilai peralatan berdasarkan taksiran nilai ganti dan peralatan operasi club house yang hilang atau rusak. Penggantian peralatan yang hilang atau rusak dicatat sebagai pengurangan akun penyisihan tersebut.

11

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 2.i. Penurunan Nilai Aktiva Jumlah aktiva yang dapat diperoleh kembali (recoverable amount) diestimasi kembali apabila terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat diperoleh kembali. Penurunan nilai aktiva diakui sebagai rugi pada laporan laba rugi konsolidasian. Pengakuan Pendapatan dan Beban Perusahaan dan perusahaan anak mengakui pendapatan dari penjualan real estat dengan menggunakan metode akrual penuh (full accrual method). Pendapatan dari penjualan real estat diakui secara penuh bila seluruh syarat berikut telah terpenuhi: C Penjualan bangunan rumah, ruko dan bangunan sejenis lainnya beserta kavling tanahnya. Syaratsyarat yang harus dipenuhi terdiri dari: a. Proses penjualan telah selesai; b. Harga jual akan tertagih; c. Tagihan penjual tidak akan bersifat subordinasi di masa yang akan datang terhadap pinjaman lain yang akan diperoleh pembeli; dan d. Penjual telah mengalihkan risiko dan manfaat kepemilikan unit bangunan kepada pembeli melalui suatu transaksi yang secara substansi adalah penjualan dan penjual tidak Iagi berkewajiban secara signifikan dengan unit bangunan tersebut. Penjualan kavling tanah tanpa bangunan. Syarat-syarat yang harus dipenuhi terdiri dari: a. Jumlah pembayaran oleh pembeli telahmencapai 20% dari harga jual yang disepakati dan jumlah tersebut tidak dapat diminta kembali oleh pembeli; b. Harga jual akan tertagih; c. Tagihan penjual tidak subordinasi terhadap pinjaman lain yang akan diperoleh pembeli di masa yang akan datang; d. Proses pengembangan tanah telah selesai sehingga penjual tidak berkewajiban lagi untuk menyelesaikan kavling tanah yang dijual, seperti kewajiban untuk mematangkan kavling tanah atau kewajiban untuk membangun fasilitas-fasilitas pokok yang dijanjikan oleh atau yang menjadi kewajiban penjual, sesuai dengan pengikatan jual beli atau ketentuan perundang-undangan; dan e. Hanya kavling tanah saja yang dijual, tanpa diwajibkan keterlibatan penjual dalam pendirian bangunan di atas kavling tanah tersebut.

2.j.

Apabila suatu transaksi real estat tidak memenuhi kriteria pengakuan pendapatan dengan metode akrual penuh, pengakuan penjualan ditangguhkan dan transaksi tersebut diakui dengan metode uang muka (deposit method) sampai seluruh kriteria penggunaan metode akrual penuh terpenuhi. Beban pokok penjualan tanah ditentukan berdasarkan nilai perolehan tanah ditambah pengeluaranpengeluaran lain untuk pengembangan tanah. Beban pokok penjualan rumah tinggal meliputi seluruh beban pembangunan. Pendapatan denda dan pembatalan diakui pada saat pembayaran diterima (cash basis). Penghasilan sewa unit villa golf diakui sebagai pendapatan berdasarkan masa sewa masing-masing unit villa golf tersebut.

12

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Uang pendaftaran keanggotaan golf danclub house diakui sebagai pendapatan pada saat diterima. luran keanggotaan golf dan club house yang diterima di muka dicatat sebagai pendapatan diterima di muka dan diamortisasi sebagai pendapatan berdasarkan masa manfaatnya. Pendapatan pengelolaan lingkungan terdiri dari pendapatan retribusi air dan pemeliharaan lingkungan. Pendapatan retribusi air diakui pada saat Perusahaan telah mendistribusikan air kepada pelanggan. Pendapatan pemeliharaan lingkungan diakui pada saat pembayaran diterima (cash basis). Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis). 2.k. Biaya Pinjaman Bunga dan selisih kurs atas pinjaman yang diperoleh untuk membiayai pembelian, pematangan dan pengembangan tanah dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan persediaan kavling tanah serta tanah untuk dikembangkan bagi real estat. Pada saat selesainya semua kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan tanah atau pada saat aktiva dalam penyelesaian tersebut selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan, kapitalisasi bunga dan selisih kurs juga akan dihentikan. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dikonversi ke dalam Rupiah dengan kurs tengah wesel ekspor dari Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut (31 Desember 2007: USD 1 = Rp 9.419 dan 31 Desember 2006: USD 1 = Rp 9.020).

2.l.

2.m. Pajak Penghasilan Seluruh perbedaan temporer antara jumlah tercatat aktiva dan kewajiban dengan dasar pengenaan pajaknya diakui sebagai pajak tangguhan dengan metode kewajiban. Besarnya pajak tangguhan ditentukan dengan tarif pajak yang berlaku. Saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasi diakui sebagai aktiva pajak tangguhan apabila besar kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal di masa mendatang akan memadai untuk dikompensasi. Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan. Pajak kini diakui berdasarkan laba kena pajak untuk tahun yang bersangkutan, sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Atas pendapatan yang terkena pajak final, seperti pendapatan sewa unit villa golf, tidak terdapat perbedaan temporer antara pelaporan komersial dan fiskal. Apabila nilai tercatat aktiva atau kewajiban yang berhubungan dengan pajak penghasilan final untuk laporan komersial berbeda dengan nilai untuk pelaporan fiskal, maka perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aktiva atau kewajiban pajak tangguhan. Beban pajak diakui proporsional dengan jumlah pendapatan yang diakui pada laporan keuangan tahun berjalan.

13

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 2.n. Program Pensiun dan Imbalan Kerja Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah tak terdiskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada Perusahaan dan perusahaan anak dalam suatu periode akuntansi. Imbalan pasca kerja diakui sebesar jumlah yang diukur dengan menggunakan dasar diskonto ketika pekerja telah memberikan jasanya kepada Perusahaan dan perusahaan anak dalam suatu periode akuntansi. Kewajiban dan beban diukur dengan menggunakan teknik aktuaria yang mencakup pula kewajiban konstruktif yang timbul dari praktik kebiasaan Perusahaan dan perusahaan anak. Dalam perhitungan kewajiban, imbalan harus didiskontokan dengan menggunakan metode projected unit credit. Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika, dan hanya jika, Perusahaan dan perusahaan anak berkomitmen untuk: (a) memberhentikan seorang atau sekelompok pekerja sebelum tanggal pensiun normal; atau (b) menyediakan pesangon bagi pekerja yang menerima penawaran mengundurkan diri secara sukarela. 2.o. Transaksi dengan Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Definisi pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang dipakai adalah sesuai dengan yang diatur dalam PSAK No. 7 mengenai Pengungkapan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa. Seluruh transaksi dengan pihak hubungan istimewa baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan syarat dan kondisi normal, sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa, telah diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian. 2.p. Informasi Segmen Informasi segmen Perusahaan dan perusahaan anak disajikan menurut pengelompokkan (segmen) usaha dan geografis. Laba per Saham Dasar Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih dengan rata-rata tertimbang jumlah saham beredar yang ditempatkan dan disetor penuh dalam tahun yang bersangkutan. Rata-rata tertimbang jumlah saham beredar selama tahun 2007 dan 2006 adalah sebesar 1.978.864.834 saham (lihat Catatan 30). Penggunaan Estimasi Penyusunan laporan keuangan berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan. Karena adanya ketidakpastian yang melekat dalam penetapan estimasi, maka jumlah sesungguhnya yang akan dilaporkan di masa mendatang mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi tersebut.

2.q.

2.r.

14

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 3. Kas dan Setara Kas Akun ini terdiri dari:
2007 Rp Kas (Termasuk 2007: USD 2,089.00) Bank - Pihak Ketiga Rupiah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Arta Niaga Kencana Tbk PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Danamon Tbk Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 500 juta) US Dolar PT Bank Danamon Tbk (2007: USD 18,831.90; 2006: USD 84,074.82) PT Bank Central Asia Tbk (2006: USD 931.64) Jumlah Bank Deposito Berjangka - Pihak Ketiga Rupiah PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Bumiputera Indonesia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Mayapada Tbk PT Bank Niaga Tbk PT Bank Capital Indonesia PT Bank Bukopin Tbk PT Bank Danamon Tbk PT Bank Mega Tbk PT Bank Arta Niaga Kencana Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk US Dolar PT Bank Internasional Indonesia Tbk (2007: USD 25,195.51; 2006: USD 121,714.63) Union Bank of Switzerland (2007: USD 5,621.39; 2006: USD 268,106.28) PT Bank Danamon Tbk (2006: USD 6,000,000.00) Jumlah Deposito Berjangka Sertifikat Bank Indonesia (SBI) Jumlah Kas dan Setara Kas 2.487.412.528 2006 Rp 3.263.455.973

11.748.089.572 11.263.704.601 10.986.620.233 3.315.538.624 2.101.221.461 1.184.065.544 40.599.240.035

3.044.314.956 5.667.048.594 1.572.167.035 1.647.243.890 1.027.663.465 1.200.967.849 14.159.405.789

177.377.666 -40.776.617.701

758.354.876 8.403.392 14.926.164.057

38.000.000.000 18.000.000.000 10.000.000.000 10.000.000.000 10.000.000.000 8.000.000.000 3.000.000.000 3.000.000.000 1.500.000.000 ---101.500.000.000

27.500.000.000 5.000.000.000 11.000.000.000 -8.500.000.000 400.000.000 -3.000.000.000 2.081.575.000 5.000.000.000 5.000.000.000 300.000.000 67.781.575.000

237.316.509 52.947.872 -290.264.381 101.790.264.381 -145.054.294.610

1.097.865.962 2.418.318.645 54.120.000.000 57.636.184.607 125.417.759.607 12.563.000.000 156.170.379.637

15

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Keterangan mengenai kisaran suku bunga per tahun dan jatuh tempo untuk deposito berjangka dan SBI pada 31 Desember 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut:
2007 Rp Deposito Berjangka Rupiah Tingkat Bunga Jatuh Tempo US Dolar Tingkat Bunga Jatuh Tempo Sertifikat Bank Indonesia Tingkat Bunga Jatuh Tempo 2006 Rp

8,50% - 12,50% 1 bulan 3,25% - 3,75% 1 bulan ---

8,00% - 13,00% 1 bulan 3,25% - 5,17% 1 bulan 12,30% 1 bulan

4.

Investasi - Pihak Ketiga Akun ini merupakan investasi untuk diperdagangkan yang terdiri dari:
2007 Rp Efek Hutang - Nilai Wajar Reksadana - Nilai Wajar Properti Jumlah a. Efek Hutang Nilai Nominal USD 2007 Rp 2006 Rp 62.138.791.325 6.911.336.549 100.000.000 69.150.127.874 2006 Rp 9.972.512.000 6.173.689.457 100.000.000 16.246.201.457

Nama Obligasi Obligasi Pemerintah Indonesia Harga Perolehan USY20721AJ83 (USD 6,796,985) USY20721AD14 (2006: USD 1,046,250) Kenaikan (Penurunan) Nilai Wajar Jumlah Bersih b. Reksadana Nama Reksadana Trimegah Pundi Terproteksi Danamas Pasti Kenaikan Nilai Aktiva - Bersih Nilai Wajar
16

6.980.000 1.000.000

64.020.801.715 -(1.882.010.390) 62.138.791.325

-9.437.175.000 535.337.000 9.972.512.000

2007 Rp 5.761.528.330 -5.761.528.330 1.149.808.219 6.911.336.549

2006 Rp 3.600.042.343 803.231.640 4.403.273.983 1.770.415.474 6.173.689.457

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Pada 31 Desember 2007, Obligasi Pemerintah Indonesia USY20721AJ83 memperoleh peringkat BB- dari Standard and Poors, dan akan jatuh tempo pada 17 Pebruari 2037. c. Properti Investasi properti merupakan biaya perolehan rumah toko yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai investasi properti pada 31 Desember 2007.

5.

Piutang Usaha - Pihak Ketiga Akun ini merupakan piutang usaha dalam mata uang Rupiah dengan rincian sebagai berikut:
2007 Rp Penjualan Kavling Tanah, Rumah Hunian dan Ruko Keanggotaan Golf, Restoran Club House dan Sewa Unit Villa Golf Jumlah Dikurangi: Penyisihan Piutang Ragu-ragu Jumlah - Bersih 14.428.005.442 3.095.142.278 17.523.147.720 (2.127.016.446) 15.396.131.274 2006 Rp 7.381.633.237 2.405.257.417 9.786.890.654 (1.723.478.985) 8.063.411.669

Rincian umur piutang usaha berdasarkan jatuh temponya pada 31 Desember 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut:
2007 Rp Belum Jatuh Tempo Lewat Jatuh Tempo 1 - 30 hari 31 - 60 hari > 61 hari Jumlah 14.077.478.986 304.000.413 106.097.932 3.035.570.389 17.523.147.720 2006 Rp 7.232.201.397 256.813.077 125.159.997 2.172.716.183 9.786.890.654

Mutasi penyisihan piutang ragu-ragu adalah sebagai berikut:


2007 Rp Saldo Awal Perubahan Selama Tahun Berjalan Penambahan Penyisihan Saldo Akhir 1.723.478.985 403.537.461 2.127.016.446 2006 Rp 1.270.389.027 453.089.958 1.723.478.985

Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu yang dibentuk cukup untuk menutup kemungkinan tidak tertagihnya piutang usaha.

17

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 6. Piutang Lain-lain Akun ini merupakan piutang dalam mata uang Rupiah dengan rincian sebagai berikut:
2007 Rp Pihak Hubungan Istimewa PT Taman Dayu (TD) PT Win Win Realty Centre (WWR, lihat juga Catatan 12) Pihak Ketiga Pencairan Reksadana: Trimegah Pundi Terproteksi Trimegah Dana Terproteksi Lain-lain Jumlah Dikurangi: Penyisihan Piutang Ragu-ragu Jumlah - Bersih 2.164.025.205 -2.164.025.205 2006 Rp -1.060.000.000 1.060.000.000

---5.083.427.532 7.247.452.737 (741.710.167) 6.505.742.570

7.868.329.831 1.101.955.046 8.970.284.877 3.831.904.196 13.862.189.073 -13.862.189.073

Piutangkepada TD dan WWR merupakan pinjaman untuk kebutuhan modal kerja. Tidak ada pembebanan bunga, jaminan, dan batas waktu pengembalian atas pinjaman tersebut. Pencairan reksadana merupakan penjualan kembali (redemption) unit penyertaan reksadana yang pada tanggal neraca dananya belum diterima oleh Perusahaan. Manajemen berpendapat bahwa penyisihan piutang ragu-ragu yang dibentuk cukup untuk menutup kemungkinan tidak tertagihnya piutang lain-lain.

7.

Persediaan Akun ini terdiri dari:


2007 Rp Aktiva Pengembangan Real Estat Kavling Tanah Rumah Hunian dan Ruko dalam Pembangunan Persediaan Lainnya Makanan, Minuman dan Lainnya Jumlah 1.022.087.930.518 68.122.811.907 1.132.070.810 1.091.342.813.235 2006 Rp 1.146.931.940.121 67.041.283.850 1.059.833.798 1.215.033.057.769

18

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Mutasi persediaan kavling tanah adalah sebagai berikut:
2007 Rp Saldo Awal Penambahan Pembelian Tanah Biaya Pengembangan Lahan Bunga Pinjaman dan Selisih Kurs Reklasifikasi dari Tanah untuk Pengembangan Pengurangan Beban Pokok Penjualan Reklasifikasi ke Aktiva Tetap Saldo Akhir 1.146.931.940.121 68.237.958.241 101.214.088.171 -2.202.240.623 171.654.287.035 (289.432.005.390) (7.066.291.248) (296.498.296.638) 1.022.087.930.518 2006 Rp 1.181.040.161.756 98.995.161.902 152.867.658.589 1.220.033.292 -253.082.853.783 (287.191.075.418) -(287.191.075.418) 1.146.931.940.121

Mutasi persediaan rumah hunian dan ruko dalam pembangunan adalah sebagai berikut:
2007 Rp Saldo Awal Biaya Pembangunan Beban Pokok Penjualan Saldo Akhir 67.041.283.850 56.664.010.107 (55.582.482.050) 68.122.811.907 2006 Rp 66.196.882.256 47.588.855.776 (46.744.454.182) 67.041.283.850

Beban bunga pinjaman yang dikapitalisasi ke dalam akun persediaan kavling tanah masing-masing adalah sebesar nihil dan Rp 1.220.033.292 masing-masing untuk tahun 2007 dan 2006. Akumulasi beban bunga pinjaman dan selisih kurs yang dikapitalisasi ke dalam akun persediaan kavling tanah pada 31 Desember 2007 dan 2006 masing-masing sebesar Rp 316.875.793.768 dan Rp 355.716.088.456. Pada tanggal 31 Desember 2007 dan 2006, luas tanah yang masih dalam proses sertifikasi atas nama Perusahaan dan perusahaan anak adalah sekitar 56 hektar (13%) dan 55 hektar (13%) dari seluruh persediaan kavling tanah serta tanah untuk dikembangkan seluas sekitar 427 dan 414 hektar. Pada tahun 2007, persediaan kavling tanah seluas 10.119 m2 senilai Rp 7.066.291.248 telah dialihkan ke dalam akun aktiva tetap (lihat Catatan 11). Kavling tanah tersebut akan digunakan untuk pembangunan apartemen yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Pada 31 Desember 2007, persediaan tanah atas nama PT Asendabangun Persada, perusahaan anak, senilai Rp 6.250.000.000 (0,61%) dari seluruh nilai persediaan kavling tanah dijadikan sebagai jaminan pinjaman bank (lihat Catatan 14). Berdasarkan evaluasi manajemen mengenai nilai yang dapat diperoleh kembali pada 31 Desember 2007, manajemen Perusahaan dan perusahaan anak berpendapat bahwa tidak terdapat perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai persediaan.

19

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 8. Beban dan Pajak Dibayar di Muka Akun ini terdiri dari:
2007 Rp Beban Dibayar di Muka Pajak Dibayar di Muka Pajak Penghasilan Pasal 23 Jumlah 565.521.108 -565.521.108 2006 Rp 115.894.660 15.174.332 131.068.992

9.

Uang Muka Pembelian Tanah - Pihak Ketiga Akun ini merupakan pembayaran di muka atas pembelian tanah yang berlokasi di Surabaya dan Sidoarjo.

10.

Tanah untuk Pengembangan Akun ini merupakan biaya perolehan tanah untuk pengembangan yang dimiliki oleh perusahaan anak dengan rincian sebagai berikut:
2007 Luas m2 PT Win Win Realty Centre (WWR) PT Asendabangun Persada (ABP) Jumlah 77.092 247.400 324.492 Nilai Rp 323.110.730.280 7.959.664.893 331.070.395.173 Luas m2 -281.000 281.000 2006 Nilai Rp -10.161.905.516 10.161.905.516

Biaya perolehan tanah untuk pengembangan WWR mencakup kenaikan nilai wajar tanah sebesar Rp 57.838.667.383 (termasuk kewajiban pajak tangguhan sebesar Rp 13.347.384.781) akibat akuisisi saham WWR melalui penyetoran modal (lihat Catatan 1.e), serta biaya-biaya lain yang dikeluarkan untuk perolehan tanah. Pada 31 Desember 2007, seluruh tanah untuk pengembangan WWR sudah dimiliki atas nama WWR yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Tidak terdapat beban bunga dan selisih kurs serta akumulasinya yang dikapitalisasi ke dalam akun tanah untuk pengembangan ABP. Pada 31 Desember 2007, sekitar 83% dari seluruh tanah untuk pengembangan ABP sudah dimiliki atas nama ABP yang berlokasi di Bandar Lampung. Berdasarkan evaluasi manajemen mengenai nilai yang dapat diperoleh kembali pada tanggal 31 Desember 2007, manajemen Perusahaan dan perusahaan anak berpendapat bahwa tidak terdapat perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai tanah untuk pengembangan.

20

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 11. Aktiva Tetap
2007 Saldo Awal Rp Harga Perolehan Pemilikan Langsung Tanah Bangunan dan Prasarana Lapangan Golf Peralatan dan Perabot Kendaraan Bermotor Peralatan Proyek dan Golf Peralatan Operasi Club House Penambahan Rp Pengurangan Rp Reklasifikasi Rp Saldo Akhir Rp

98.951.454.521 103.735.458.060 44.055.725.539 20.400.971.628 3.287.938.394 10.235.897.894 2.049.862.169 282.717.308.205

44.019.545 10.378.570.948 86.383.000 2.250.841.569 90.500.000 90.773.557 13.049.091 12.954.137.710

---421.387.902 122.625.910 --544.013.812

7.066.291.248 ------7.066.291.248

106.061.765.314 114.114.029.008 44.142.108.539 22.230.425.295 3.255.812.484 10.326.671.451 2.062.911.260 302.193.723.351

Aktiva Dalam Penyelesaian Bangunan dan Prasarana Jumlah Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung Bangunan dan Prasarana Lapangan Golf Peralatan dan Perabot Kendaraan Bermotor Peralatan Proyek dan Golf Peralatan Operasi Club House Jumlah Nilai Buku

-282.717.308.205

28.553.030.504 41.507.168.214

-544.013.812

-7.066.291.248

28.553.030.504 330.746.753.855

25.636.786.013 23.092.165.496 12.917.468.677 2.335.938.922 7.413.650.257 1.009.741.113 72.405.750.478 210.311.557.727

10.298.866.291 2.205.340.118 2.967.635.153 191.167.704 945.327.549 136.874.213 16.745.211.028

--141.122.518 121.570.910 --262.693.428

--------

35.935.652.304 25.297.505.614 15.743.981.312 2.405.535.716 8.358.977.806 1.146.615.326 88.888.268.078 241.858.485.777

2006 Saldo Awal Rp Harga Perolehan Pemilikan Langsung Tanah Bangunan dan Prasarana Lapangan Golf Peralatan dan Perabot Kendaraan Bermotor Peralatan Proyek dan Golf Peralatan Operasi Club House Jumlah Akumulasi Penyusutan Pemilikan Langsung Bangunan dan Prasarana Lapangan Golf Peralatan dan Perabot Kendaraan Bermotor Peralatan Proyek dan Golf Peralatan Operasi Club House Jumlah Nilai Buku Penambahan Rp Pengurangan Rp Reklasifikasi Rp Saldo Akhir Rp

98.951.454.521 96.997.662.421 44.014.000.539 16.621.110.736 3.596.047.854 9.706.085.255 916.460.403 270.802.821.729

-6.737.795.639 41.725.000 2.544.058.301 42.917.098 2.825.713.461 261.620.999 12.453.830.498

---134.294.845 209.549.182 --343.844.027

---1.370.097.436 (141.477.376) (2.295.900.822) 871.780.767 (195.499.995)

98.951.454.521 103.735.458.060 44.055.725.539 20.400.971.628 3.287.938.394 10.235.897.894 2.049.862.169 282.717.308.205

16.807.485.364 20.916.173.175 8.214.947.149 2.461.546.803 9.214.683.113 -57.614.835.604 213.187.986.125

8.932.564.239 2.202.603.465 3.222.338.799 366.399.722 336.741.802 79.068.441 15.139.716.468

--27.387.828 125.913.771 --153.301.599

(103.263.590) (26.611.144) 1.507.570.557 (366.093.832) (2.137.774.658) 930.672.672 (195.499.995)

25.636.786.013 23.092.165.496 12.917.468.677 2.335.938.922 7.413.650.257 1.009.741.113 72.405.750.478 210.311.557.727

21

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Hak atas tanah seluas sekitar 148,8 hektar adalah berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama Perusahaan dan perusahaan anak yang akan berakhir pada berbagai tanggal antara tahun 2019 sampai dengan tahun 2024. HGB tersebut dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak tersebut. Bangunan dalam penyelesaian sebagian besar merupakan tanah yang digunakan sebagai lokasi pembangunan pusat perbelanjaan di Surabaya, Jawa Timur. Termasuk dalam akun ini adalah penyesuaian nilai wajar tanah sebesar Rp 5.091.769.329 (termasuk kewajiban pajak tangguhan sebesar Rp 1.175.023.691) akibat akuisisi saham WWR melalui penyetoran modal (lihat Catatan 1.e). Pada tahun 2007, persediaan kavling tanah seluas 10.119 m2 senilai Rp 7.066.291.248 telah dialihkan ke dalam akun aktiva tetap (lihat Catatan 7). Kavling tanah tersebut akan digunakan untuk pembangunan apartemen. Pada 31 Desember 2007, aktiva tetap dengan nilai sebesar Rp 24.625.000.000 atau10,18% dari nilai buku digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman bank (lihat Catatan 14). Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2007 Rp Beban Langsung Beban Umum dan Administrasi Jumlah 4.434.748.417 12.310.462.611 16.745.211.028 2006 Rp 3.862.251.188 11.277.465.280 15.139.716.468

Pada 31 Desember 2007, aktiva tetap selain tanah dan lapangan golf, diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 124.583.400.000 dan USD 145,000. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas aktiva yang dipertanggungkan. Pelepasan aktiva tetap merupakan penjualan aktiva dengan rincian sebagai berikut:
2007 Rp Harga Perolehan Akumulasi Penyusutan Nilai Buku Harga Jual Keuntungan Penjualan 544.013.812 (262.693.428) 281.320.384 347.337.915 66.017.531 2006 Rp 343.844.027 (153.301.599) 190.542.428 247.644.017 57.101.589

Berdasarkan evaluasi manajemen mengenai nilai yang dapat diperoleh kembali pada tanggal 31 Desember 2007, manajemen Perusahaan dan perusahaan anak berpendapat bahwa tidak terdapat perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aktiva tetap.

22

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 12. Uang Muka Penyertaan Saham Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diselenggarakan pada tanggal 30 Mei 2007 dan dinyatakan dalam Akta No. 50 tanggal 30 Mei 2007 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, para pemegang saham Perusahaan menyetujui pembelian 53% kepemilikan saham di PT Win Win Realty Centre (WWR). Sebelumnya, pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) WWR yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juni 2006 dan dinyatakan dalam Akta No. 25 pada tanggal yang sama di hadapan Johanes Limardi Soenarjo, SH, M.Hum, Notaris di Surabaya, para pemegang saham WWR menyetujui untuk meningkatkan modal dasar dan modal ditempatkan WWR, serta masuknya Perusahaan menjadi pemegang saham WWR dengan melakukan penyetoran modal 140.450.000 saham dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham atau sebesar Rp 140.450.000.000. Perusahaan menyetor seluruh modal tersebut secara bertahap selama tahun 2006. Kemudian, berdasarkan keputusan rapat yang diselenggarakan pada tanggal 19 Pebruari 2007 yang dinyatakan dalam Akta No. 14 pada tanggal yang sama di hadapan Johanes Limardi Soenarjo, SH, M.Hum, Notaris di Surabaya, telah disetujui perubahan anggaran dasar WWR termasuk hal-hal yang dinyatakan dalam Akta No. 25 di atas. Selain itu, disepakati pula penggantian pengurus lama WWR dengan pengurus baru yang sebagian besar merupakan pengurus yang sama dengan Perusahaan. Dengan demikian, sejak diperolehnya pengendalian pada WWR pada tanggal tersebut, Perusahaan mulai mengkonsolidasi laporan keuangan WWR.

13.

Aktiva Lain-lain Akun ini terdiri dari:


2007 Rp 11.199.904.774 877.580.046 68.000.000 12.145.484.820 2006 Rp 5.848.940.210 109.134.421 113.564.246 6.071.638.877

Dana yang Dibatasi Penggunaannya Beban Ditangguhkan Lain-lain (masing-masing di bawah Rp 100.000.000) Jumlah

Dana yang dibatasi penggunaannya merupakan rekening giro yang ditempatkan pada bank-bank tertentu pemberi kredit pemilikan rumah (KPR) sehubungan dengan penyelesaian sertifikat hak kepemilikan pelanggan saat periode kredit pemilikan rumah berakhir, dengan rincian sebagai berikut:
2007 Rp PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Niaga Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Harfa PT Bank Windu Kencana PT Bank NISP Tbk PT Bank Permata Tbk Lain-lain Jumlah 6.290.429.302 2.105.839.549 1.964.481.960 251.800.000 248.000.000 98.300.000 33.000.000 31.600.000 176.453.963 11.199.904.774 2006 Rp 414.116.253 3.127.814.467 1.624.748.000 20.000.000 248.000.000 238.050.000 -31.600.000 144.611.490 5.848.940.210

23

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 14. Pinjaman - Pihak Ketiga Rincian pinjaman dalam mata uang Rupiah pada 31 Desember 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut:
Plafon Rp PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) PT Bank Central Asia Tbk (BCA) PT Bank Harfa (Bank Harfa) Jumlah 20.000.000.000 5.000.000.000 2.000.000.000 27.000.000.000 Saldo Pinjaman 2007 2006 Rp Rp 18.031.447.532 4.000.000.000 1.111.284.837 23.142.732.369 --1.726.483.618 1.726.483.618

Pada tanggal 21 Juni 2007, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit investasi dari Bukopin sebesar Rp 20.000.000.000 yang digunakan untuk refinancing fasilitas proyek Ciputra Waterpark. Pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2011 dan dikenakan bunga sebesar 13,75% per tahun. Pembayaran kembali pokok dan bunga dilakukan secara bulanan mulai bulan Juli 2007. Pinjaman ini dijamin dengan beberapa bidang tanah seluas 37.734 m2 senilai Rp 22.250.000.000 (lihat Catatan 11). Berdasarkan perjanjian pinjaman tersebut, Perusahaan, antara lain, tidak diperkenankan memberikan pinjaman kepada pihak lain yang berkaitan dengan bidang usaha kecuali kepada perusahaan anak, dan tidak diperkenankan melakukan pembayaran dan atau pelunasan atas pinjaman yang diperoleh dari pemegang saham. Pada tanggal 5 Nopember 2007, PT Asendabangun Persada (ABP), perusahaan anak, memperoleh pinjaman dari BCA sebesar Rp 5.000.000.000 yang terdiri dari fasilitas cerukan sebesar Rp 1.000.000.000 dan fasilitas kredit investasi sebesar Rp 4.000.000.000 yang masing-masing digunakan untuk modal kerja dan pembangunan infrastruktur pembukaan blok baru di proyek perumahan Citra Garden Lampung. Fasilitas cerukan dan kredit investasi tersebut akan jatuh tempo masing-masing pada 5 Nopember 2008 dan 5 Mei 2011. Kedua fasilitas kredit tersebut dikenakan bunga sebesar 11,5% per tahun. Untuk fasilitas kredit investasi, angsuran pokok pinjaman dilakukan secara bulanan mulai Juni 2008, sedangkan angsuran bunganya dilakukan mulai Desember 2007. Kedua pinjaman ini dijamin dengan tanah dengan SHGB No. 07 seluas 46.753 m2 atas nama ABP senilai Rp 6.250.000.000 (lihat Catatan 7). Berdasarkan perjanjian pinjaman tersebut, ABP, antara lain, tidak diperbolehkan menggunakan fasilitas kredit untuk pembiayaan tanah kosong, mengikatkan diri sebagai penanggung/penjamin dalam bentuk dan dengan nama apapun, memberikan pinjaman kepada pihak lain, melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, pembubaran/likuidasi, dan mengubah status kelembagaan. Pada tanggal 23 Juni 2006, PT Ciputra Surabaya Padang Golf (CSPG), perusahaan anak, memperoleh fasilitas pinjaman dari Bank Harfa sebesar Rp 2.000.000.000 yang digunakan untuk membiayai pembelian 40 unit golf car untuk operasional CSPG. Pinjaman ini akan jatuh tempo pada tanggal 23 Juni 2009 dan dikenakan bunga sebesar 15,25% per tahun. Pembayaran kembali pokok dan bunga dilakukan secara bulanan mulai bulan Juli 2006. Pada bulan Juni 2007 bunga pinjaman berubah menjadi 14,50%. Pinjaman ini dijamin dengan aktiva yang bersangkutan senilai Rp 2.375.000.000 (lihat Catatan 11). Berdasarkan perjanjian pinjaman tersebut, CSPG, antara lain, dilarang untuk mengubah bentuk/status hukum perusahaan, mengadakan merger dengan perusahaan lain dan mengubah anggaran dasar dan atau susunan pengurus.

24

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 15. Hutang Lain-lain Akun ini terdiri dari:
2007 Rp PT Samudra Mahkota Beach The Wenas Panwell Airija Mulyadi Tandoko Alijanto PT Surya Griyo Mapan Kodrat Suradji PT Aneka Graha Wisesa Hensen Susanto Jaminan Keanggotaan Klub Golf Lain-lain Jumlah 13.735.404.942 7.143.561.214 3.924.401.412 3.689.401.412 2.945.875.954 2.089.080.988 1.962.200.706 1.177.320.424 1.155.017.068 2.175.638.930 4.739.247.101 44.737.150.151 2006 Rp ---------2.335.021.274 3.029.979.841 5.365.001.115

Hutang lain-lain selain jaminan keanggotaan klub golf dan lain-lain merupakan hutang kepada pemegang saham PT Win Win Realty Centre, perusahaan anak, yang tidak dikenakan bunga dan tidak ditentukan waktu jatuh temponya.

16.

Hutang Pajak a. Hutang Pajak


2007 Rp Taksiran Hutang Pajak Penghasilan Pasal 29 Perusahaan (setelah dikurangi pembayaran pajak di muka sebesar Rp 52.832.638.487 dan Rp 38.822.241.063 masing-masing untuk tahun 2007 dan 2006) Perusahaan Anak (setelah dikurangi pembayaran pajak di muka sebesar Rp 8.802.212.659 dan Rp 5.309.632.019 masing-masing untuk tahun 2007 dan 2006) Hutang Pajak Penghasilan Lainnya Pasal 21 Pasal 23 Pasal 25 Pasal 4 (2) Pajak Pertambahan Nilai Pajak Pembangunan I 2006 Rp

2.913.464.913

15.793.567.937

1.290.229.033 2.441.225.386 881.348.633 4.500.582.408 22.219.028 3.054.073.559 110.661.257 15.213.804.217

4.243.995.971 2.742.833.927 571.533.380 3.498.242.000 11.755.089 1.528.796.639 17.500.608 28.408.225.551

25

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Pada bulan Juni 2007, PT Ciputra Graha Prima (CGP), perusahaan anak, telah menerima beberapa Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dan SKP Nihil dengan rincian sebagai berikut:
Tahun Pajak 2005 2005 2005 2005 2005 Jumlah Jenis Pajak PPh Pasal 21 PPh Pasal 23 PPh Badan PPN PPh Pasal 4 (2) No. SKP 00019/201/05/631/07 00020/203/05/631/07 00013/206/05/631/07 00019/207/05/631/07 00010/540/05/631/07 Jumlah Rp 891.297 26.001.123 3.922.964.064 23.258.276 Nihil 3.973.114.760

Seluruh SKPKB tersebut telah dilunasi oleh CGP padatanggal 25 Juli 2007, dan dicatat sebagai Beban Lainlain pada laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Rekonsiliasi antara laba sebelum taksiran pajak penghasilan, sebagaimana disajikan dalam laporan laba rugi konsolidasian, dengan taksiran penghasilan kena pajak Perusahaan untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut:
2007 Rp Laba Sebelum Taksiran Pajak Penghasilan Sesuai dengan Laporan Laba Rugi Konsolidasian Laba Perusahaan Anak Sebelum Taksiran Pajak Penghasilan Laba Perusahaan Sebelum Taksiran Pajak Penghasilan Beda Waktu: Penyisihan Piutang Ragu-ragu Manfaat Imbalan Kerja Beda Tetap: Bagian atas Laba Bersih Perusahaan Anak yang Diakui Perusahaan Beban Pajak Laba Investasi - Bersih Pendapatan Bunga yang Dikenakan Pajak Final Pendapatan Lain yang Dikenakan Pajak Final Taksiran Penghasilan Kena Pajak - Perusahaan 245.050.177.284 (18.205.732.728) 226.844.444.556 1.060.291.938 298.398.997 2006 Rp 242.586.355.985 (19.001.308.530) 223.585.047.455 431.263.709 807.451.818

(20.223.545.950) -(17.005.155.199) (4.458.983.134) (636.772.471) 185.878.678.737

(22.292.907.469) (347.154.419) (5.399.423.156) (13.699.158.874) (974.088.356) 182.111.030.708

26

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Taksiran pajak penghasilan dan perhitungan hutang pajak penghasilan Perusahaan dan perusahaan anak untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut:
2007 Rp Perusahaan Taksiran Penghasilan Kena Pajak (dibulatkan) Taksiran Pajak Penghasilan Tarif Progresif Perusahaan Anak Taksiran Pajak Penghasilan Jumlah Taksiran Pajak Penghasilan Tahun Berjalan - Bersih Pembayaran Pajak di Muka Pajak Penghasilan Pasal 23 dan 25 Perusahaan Perusahaan Anak Taksiran Hutang Pajak Penghasilan Pasal 29 Perusahaan Perusahaan Anak Jumlah 185.878.678.000 55.746.103.400 9.492.441.692 65.238.545.092 2006 Rp 182.111.030.000 54.615.809.000 9.553.627.990 64.169.436.990

52.832.638.487 8.202.212.659 61.034.851.146 2.913.464.913 1.290.229.033 4.203.693.946

38.822.241.063 5.309.632.019 44.131.873.082 15.793.567.937 4.243.995.971 20.037.563.908

Taksiran penghasilan kena pajak tahun 2007 dan 2006 di atas kemungkinan berbeda dengan yang dilaporkan oleh Perusahaan dan perusahaan anak dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) tahun yang bersangkutan. b. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat aktiva dan kewajiban menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aktiva dan kewajiban. Rincian dari aktiva dan kewajiban pajak tangguhan Perusahaan dan perusahaan anak pada 31 Desember 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut:
2007 Rp Perusahaan Piutang Usaha Imbalan Kerja Tanah untuk Pengembangan Aktiva dalam Penyelesaian Perusahaan Anak PT Win Win Realty Centre PT Ciputra Surabaya Padang Golf PT Ciputra Delta dan perusahaan anak PT Galaxy Alam Semesta dan perusahaan anak PT Asendabangun Persada PT Cahayafajar Abaditama Aktiva (Kewajiban) Pajak Tangguhan - Bersih 772.243.649 869.605.395 (13.347.384.781) (1.175.023.691) (12.880.559.428) 375.106.641 144.445.647 107.507.350 80.859.886 33.778.410 5.082.424 746.780.358 (12.133.779.070) 2006 Rp 454.156.068 780.085.696 --1.234.241.764 -293.969.286 29.485.328 495.828 19.285.065 -343.235.507 1.577.477.271

27

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Perhitungan manfaat (beban) pajak tangguhan adalah sebagai berikut:
2007 Rp Pajak Tangguhan (Pengaruh Beda Temporer dengan Tarif Pajak Maksimum 30%) Perusahaan Piutang Usaha Imbalan Kerja Perusahaan Anak PT Win Win Realty Centre PT Ciputra Surabaya Padang Golf PT Ciputra Delta dan perusahaan anak PT Galaxy Alam Semesta dan perusahaan anak PT Asendabangun Persada Jumlah Manfaat (Beban) Pajak Tangguhan - Bersih 2006 Rp

318.087.581 89.519.699 407.607.280 375.106.641 (149.523.641) 58.847.387 2.645.117 14.493.345 301.568.849 709.176.129

129.379.113 242.235.545 371.614.658 -(7.033.401) 18.258.142 (225.532.656) (230.007.640) (444.315.555) (72.700.897)

17.

Uang Muka Pelanggan Akun ini terdiri dari:


2007 Rp Penjualan Tanah, Rumah Hunian dan Ruko Pihak Hubungan Istimewa Pihak Ketiga Pengurusan Sertifikat Kepemilikan - Pihak Ketiga Jumlah -373.871.203.395 373.871.203.395 12.720.891.068 386.592.094.463 2006 Rp 14.875.000.000 621.197.652.302 636.072.652.302 6.800.794.892 642.873.447.194

Uang muka penjualan kepada pihak hubungan istimewa merupakan uang muka penjualan tanah kepada PT Ciputra Harapan Bangsa, yang nilainya merepresentasikan 2,3% dari jumlah uang muka pelanggan pada 31 Desember 2006. Rincian uang muka penjualan tanah, rumah hunian dan ruko berdasarkan persentase darinilai penjualan adalah sebagai berikut:
2007 Rp 90% - 100% 50% - 89% 20% - 49% < 20% Jumlah 183.172.725.897 124.745.513.202 55.956.668.058 9.996.296.238 373.871.203.395 2006 Rp 333.556.495.649 245.873.865.912 43.795.130.012 12.847.160.729 636.072.652.302

28

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 18. Hutang Biaya Pembangunan Akun ini merupakan taksiran kewajiban kepada kontraktor dan pemasok atas pembangunan rumah hunian dan ruko.

19.

Hutang Afiliasi Akun ini merupakan hutang kepada PT Ciputra Development Tbk, pemegang saham.

20.

Hak Minoritas Akun ini merupakan hak pemegang saham minoritas atas bagian laba/rugi perusahaan anak yang dikonsolidasi.

21.

Modal Saham Susunan pemegang saham pada 31 Desember 2007 dan 2006 berdasarkan laporan kepemilikan saham dari PT Edi Indonesia - biro administrasi efek adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh (Lembar) 789.953.440 278.039.720 910.871.674 1.978.864.834 2007 Persentase Kepemilikan % 39,92 14,05 46,03 100,00 2006 Persentase Kepemilikan % 39,92 19,05 5,20 35,83 100,00 Jumlah

Pemegang Saham

Rp 197.488.360.000 69.509.930.000 227.717.918.500 494.716.208.500

PT Ciputra Development Tbk Castleridge Enterprise Pte, Ltd Masyarakat Indonesia dan Asing lainnya (masingmasing dibawah 5%) Jumlah

Pemegang Saham

Jumlah Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh (Lembar) 789.953.440 376.982.960 102.896.500 709.031.934 1.978.864.834

Jumlah

Rp 197.488.360.000 94.245.740.000 25.724.125.000 177.257.983.500 494.716.208.500

PT Ciputra Development Tbk Castleridge Enterprise Pte, Ltd JP Morgan Chase Bank US Resident Masyarakat Indonesia dan Asing lainnya (masingmasing dibawah 5%) Jumlah

29

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 22. Penggunaan Saldo Laba a. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 30 Mei 2007dan dinyatakan pada Akta No. 50 tanggal yang sama yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, diputuskan untuk menggunakan laba bersih sebesar Rp 5.000.000 sebagai dana cadangan dan tidak membagikan dividen. b. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 29 Juni 2006 dandinyatakan pada Akta No. 227tanggal yang sama yang dibuat di hadapan Buntario Tigris Darmawa Ng, SH, SE, MH, Notaris di Jakarta, diputuskan untuk menggunakan laba bersih Perusahaan tahun 2005 sebagai berikut: (i) Sebesar Rp 5.000.000 disisihkan sebagai dana cadangan; dan (ii) Membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp 23.746.378.008 untuk 1.978.864.834 saham atau sebesar Rp 12 per saham.

23.

Penjualan Bersih Akun ini merupakan penjualan berdasarkan kelompok produk utama dengan rincian sebagai berikut:
2007 Rp Kavling Tanah Pihak Hubungan Istimewa Pihak Ketiga Rumah Hunian dan Ruko - Pihak Ketiga Bangunan Tanah Jumlah - Bersih 14.875.000.000 484.173.022.071 75.623.833.128 54.624.747.878 629.296.603.077 2006 Rp -494.056.785.008 67.327.350.860 50.377.038.243 611.761.174.111

Penjualan kepada pihak hubungan istimewa merupakan penjualan kavling tanah kepada PT Ciputra Harapan Bangsa, yang nilainya merepresentasikan 2,4% dari jumlah beban pokok penjualan pada tahun 2007. Tidak terdapat pembeli dengan nilai jual bersih melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih.

24.

Pendapatan Usaha - Pihak Ketiga Akun ini terdiri dari:


Lapangan Golf dan Klub Keluarga Jasa Manajemen Rekreasi Keluarga Restoran Club House Sewa Unit Villa Golf Jumlah - Bersih 2007 Rp 21.519.376.928 16.838.048.124 12.300.107.276 7.155.990.401 3.817.251.077 61.630.773.806 2006 Rp 19.992.199.420 6.152.162.279 12.869.283.666 5.506.983.404 1.306.918.100 45.827.546.869

30

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Rekreasi keluarga merupakan pendapatan yang diperoleh dari wahana wisata Waterpark. Tidak terdapat pendapatan usaha dari pihak hubungan istimewa dan tidak terdapat pengunjung dengan nilai pendapatan usaha melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha. 25. Beban Pokok Penjualan Akun ini terdiri dari:
Kavling Tanah Pihak Hubungan Istimewa Pihak Ketiga Rumah Hunian dan Ruko - Pihak Ketiga Bangunan Tanah Jumlah 2007 Rp 13.467.298.000 245.137.715.909 55.582.482.050 30.826.991.481 345.014.487.440 2006 Rp -258.949.536.486 46.744.454.182 28.241.538.932 333.935.529.600

Beban pokok penjualan kepada pihak hubungan istimewa merupakan beban penjualan kavling tanah kepada PT Ciputra Harapan Bangsa, yang nilainya merepresentasikan 3,9% dari jumlah beban pokok penjualan pada tahun 2007. Tidak terdapat beban pemasok dengan nilai beban pokok penjualan melebihi 10% dari jumlah beban pokok penjualan. 26. Beban Langsung - Pihak Ketiga Akun ini terdiri dari:
2007 Rp Lapangan Golf dan Klub Keluarga Jasa Manajemen Rekreasi Keluarga Restoran Club House Sewa Unit Villa Golf Jumlah 13.085.630.396 12.423.018.714 4.549.812.619 5.208.748.938 3.910.911.152 39.178.121.819 2006 Rp 10.189.470.938 2.431.513.715 4.696.814.524 5.771.929.193 1.235.781.449 24.325.509.819

Tidak terdapat beban langsung yang berasal dari pihak hubungan istimewa dan tidak terdapat pemasok dengan nilai beban langsung melebihi 10% dari jumlah beban langsung. 27. Beban Usaha Akun ini terdiri dari:
2007 Rp Penjualan Komisi Penjualan Iklan dan Promosi Lain-lain 10.653.751.989 10.504.827.239 290.713.075 21.449.292.303
31

2006 Rp 7.029.201.866 14.659.928.466 68.159.924 21.757.290.256

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh)
2007 Rp Umum dan Administrasi Gaji dan Tunjangan Karyawan Penyusutan Representasi Air dan Listrik Jasa Manajemen (lihat Catatan 28.a) Pemeliharaan Tenaga Ahli Komunikasi Perjalanan dan Transportasi Asuransi Perlengkapan Kantor Lain-lain Jumlah 36.276.369.100 12.310.462.611 4.395.445.111 3.643.719.130 3.590.000.000 3.546.391.257 1.769.405.017 1.419.108.679 882.402.918 382.356.302 291.203.442 13.975.394.910 82.482.258.477 103.931.550.780 2006 Rp 33.944.825.728 11.277.465.280 1.245.355.619 3.824.771.697 -3.713.158.554 292.355.438 1.415.724.200 2.491.210.995 140.221.262 565.070.910 12.135.425.337 71.045.585.020 92.802.875.276

28.

Perjanjian Penting, Ikatan dan Kontinjensi a. Berdasarkan Surat Penawaran Jasa Konsultasi tanggal 1 Oktober 2007 dari PT Ciputra Development Tbk (CD), pemegang saham, disepakati adanya pemberian jasa konsultasi untuk pengelolaan dan operasional di bidang sumber daya manusia, keuangan, akuntansi, sistem informasi manajemen, perpajakan, audit internal, public relations dan dokumentasi kegiatan usaha Perusahaan dan perusahaan anak yang diberikan oleh CD kepada Perusahaan dan perusahaan anak. Atas jasa konsultasi tersebut Perusahaan dan perusahaan anak membayar beban jasa konsultasi sebesar Rp 3.590.000.000 yang dicatat sebagai Beban Umum dan Administrasi - Jasa Manajemen pada laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan. b. Berdasarkan perjanjian kerjasama pada tahun 1996 dan perubahannya sampai tahun 2005 antara PT Bumiindah Permaiterang (BIPT), perusahaan anak, dengan Perum Perumnas (Perumnas), kedua belah pihak setuju untuk berkerjasamadalam pelaksanaan pengadaan tanah, pembangunan dan pemasaran serta penjualan rumah dan bangunan komersial di atas lahan seluas sekitar 115 hektar yang terletak di Lakarsantri, Surabaya, dimana izin lokasi dimiliki oleh Perumnas. Perusahaan anak tersebut, melalui Perusahaan, akan menyediakan tanah seluas sekitar 47,92 hektar, sedangkan sisanya disediakan oleh Perumnas. Pelaksanaan pembangunan, pemasaran dan penjualan akan dilaksanakan oleh Perusahaan. Sebagai imbalan, Perusahaan setuju untuk membayar 15,14% dari harga jual minimum. Berdasarkan perubahan ke-5 dari perjanjian kerjasama BIPT dengan Perumnas tanggal 4 Pebruari 2005 yang berlaku efektif mulai tanggal yang sama sampai dengan tanggal 31 Mei 2005, kedua belah pihak juga setuju untuk bekerjasama dalam pelaksanaan pengadaan tanah, pembangunan dan pemasaran serta penjualan kavling tanah matang pada lahan tersebut di atas. Selain itu, tarif imbalan berubah menjadi 26,775%. Perjanjian tersebut telah diakhiri melalui Berita Acara Penutupan Perjanjian Kerjasama tanggal 31 Mei 2005. Selanjutnya, berdasarkan perjanjian kerjasama pada tahun 2005 antara Perumnas dengan BIPT, kedua belah pihak setuju untuk bekerjasama dalam penjualan bersama rumah dan kavling tanah matang sebanyak 18 unit rumah dan 209 unit kavling tanah matang. Dalam perjanjian tersebut, Perumnas akan menerima bagi hasil penjualan sebesar 26,775% dari harga jual minimum. Berdasarkan perubahan perjanjian tanggal 29 Juni 2005, jumlah kavling tanah matang berubah menjadi sebanyak 244 unit.
32

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Jumlah yang dibayarkan kepada Perumnas untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 masing-masing sebesar Rp 15.718.671.842 dan Rp 11.178.383.998. c. Berdasarkan Akta No. 51 tanggal 7 Oktober 1991 yang dibuat di hadapan Adrian Djuaini, SH, Notaris pengganti Mudofir Hadi, SH, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan perusahaan-perusahaan anaknya, yaitu PT Cahayahijau Tamanindah, PT Aptacitra Surya, PT Bumiindah Permaiterang, PT Tamancitra Suryahijau, dan PT Suburhijau Jayamakmur, dimana perusahaan-perusahaan anak tersebut memberikan hak kepada Perusahaan untuk mengembangkan suatu proyek yaitu CitraRaya Surabaya sesuai izin lokasi dan pembebasan tanah yang diperoleh perusahaan-perusahaan anak tersebut. Perjanjian ini juga mencakup antara lain, pembelian tanah yang telah dimiliki perusahaan-perusahaan anak dan pengembangan tanah serta pembangunan rumah tinggal untuk dijual kepada pihak ketiga. Sebagai imbalan, Perusahaan akan membayar kepada perusahaan-perusahaan anak tersebut sebesar 2,5% di atas beban pokok rumah tinggal dan tanah yang terjual. Pada tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2007 dan 2006, tidak terdapat pembayaran imbalan kepada perusahaan-perusahaan anak di atas. Berdasarkan Akta No. 119 tanggal 30 Nopember 1995 yang dibuat di hadapan Notaris Ny. Toety Juniarto, SH, PT Galaxy Alam Semesta (GAS) dan PT Galaxy Citraperdana (GCP), perusahaan anak, melakukan perjanjian pendanaan dan pengelolaan CitraRaya Eks Galaxy (CREG), dimana GAS ditunjuk oleh GCP berdasarkan izin lokasi yang dimiliki oleh GCP, meliputi hak untuk membangun dan menjual tanah dan bangunan beserta prasarananya, menyediakan dana dan menyelenggarakan pembukuan proyek CREG. Sampai tanggal laporan keuangan, perjanjian ini masih berlaku. Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Pengembangan Proyek Taman Dayu yang dinyatakan pada Akta No.126 tanggal 25 Nopember 2004 yang dibuat di hadapan Notaris Aulia Taufani, SH, Perusahaan setuju melakukan kerjasama dengan PT Taman Dayu (Taman Dayu) untuk melakukan Optimalisasi Proyek atau joint operation. Perusahaan, antara lain, mengendalikan dan menjalankan manajemen, operasional, pemasaran dan keuangan proyek. Sedangkan Taman Dayu berkewajiban untuk menyediakan tanah yang akan dikembangkan. Pembagian hasil penjualan disetujui berdasarkanpersentase tertentu atas harga jual kavling setelah dikurangi oleh komisi sebesar 2%. Biaya yang terjadi atas kegiatan pemasaran tersebut menjadi tanggungan Perusahaan.

d.

e.

29.

Kewajiban Diestimasi atas Imbalan Kerja a. Program Pensiun Pada tanggal 1 April 2003, Perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti dengan menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Layanan Program Pensiun dengan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) PT Asuransi Allianz Life Indonesia, yang masa berlakunya tidak terbatas. Manfaat pensiun yang dibayar adalah himpunan iuran peserta berikut hasil pengembangannya. Jumlah iuran pensiun yang dibayarkan Perusahaan dan perusahaan anak pada tahun 2007 dan 2006 masing-masing adalah sebesar Rp 550.671.410 dan Rp 331.144.955 yang dicatat sebagai bagian dari Beban Umum dan Administrasi - Gaji dan Tunjangan Karyawan pada laporan laba rugi konsolidasian. b. Imbalan Kerja Perusahaan dan perusahaan anak juga menghitung dan membukukan beban imbalan kerja berdasarkan Undang-undang Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003. Kewajiban diestimasi atas imbalan kerja per 31 Desember 2007 dihitung oleh PT Rileos Pratama dengan laporan tanggal 28 Januari 2008.

33

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan beban dan kewajiban imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2007 adalah sebagai berikut: Usia pensiun normal Tingkat diskonto Estimasi kenaikan gaji di masa datang Tabel mortalita Tingkat cacat Tingkat pengunduran diri Tingkat pensiun Metode : : : : : : 55 Tahun 10% 9% Tabel Mortalita Indonesia 2 (TMI2) 10% dari tabel Mortalita 7% sampai dengan usia 40 tahun, kemudian menurun secara linear sampai dengan 0% pada saat usia 55 tahun : 100% pada usia pensiun normal : Projected Unit Credit

Rincian dari kewajiban diestimasi atas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
2007 Rp Saldo Awal Tahun Ditambah: Beban Imbalan Kerja Tahun Berjalan Dikurangi: Pembayaran Manfaat Pesangon Karyawan Pembayaran Pesangon Pemutusan Hubungan Kerja Saldo Akhir 3.263.347.198 1.456.431.653 (950.427.047) (7.500.000) 3.761.851.804 2006 Rp 2.415.219.027 1.136.359.982 (248.165.435) (40.066.376) 3.263.347.198

Rincian beban imbalan kerja untuk tahun berjalan adalah sebagai berikut:
2007 Rp Beban Jasa Kini Beban Bunga Amortisasi Biaya Jasa Lalu - Non Vested Biaya Jasa Lalu - Vested yang Diakui Langsung Amortisasi (Keuntungan) Kerugian Aktuarial Beban Pesangon Pemutusan Hubungan Kerja Jumlah 664.194.924 616.830.237 103.938.907 48.277.687 15.689.898 7.500.000 1.456.431.653 2006 Rp 499.679.221 476.175.223 103.938.907 19.197.975 (2.697.720) 40.066.376 1.136.359.982

30.

Laba per Saham Dasar Perhitungan laba per saham dasar pada 31 Desember 2007 dan 2006 adalah sebagai berikut:
2007 Rp Laba Bersih Rata-rata Jumlah Saham Beredar (lembar) Laba per Saham Dasar 171.505.948.436 1.978.864.834 86,67 2006 Rp 169.114.824.630 1.978.864.834 85,46

34

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 31. Informasi Segmen a. Segmen Primer
Real Estat Lapangan Golf, Unit Villa dan Rekreasi Keluarga Rp 61.630.773.806 22.452.651.987 19.685.225.411 2.767.426.576 (1.593.131.602) 1.174.294.974 (444.451.857) -729.843.117 2007 Jumlah Eliminasi Konsolidasi

Rp Pendapatan Hasil Hasil Segmen Beban Usaha Laba Usaha Penghasilan Lain-lain - Bersih Laba Sebelum Pajak Penghasilan Manfaat (Beban) Pajak Hak Minoritas Laba Bersih Informasi Lainnya Aktiva Segmen Aktiva Tidak Dapat Dialokasi Jumlah Aktiva Kewajiban Segmen Arus Kas dari Operasi Penerimaan Kas dari: Pelanggan Bunga Pengeluaran Kas untuk: Kontraktor, Pemasok dan Lainnya Gaji dan Tunjangan Karyawan Pajak Penghasilan dan Pajak Lainnya Pembayaran Bunga Pembayaran Beban Usaha (Diluar Beban Gaji dan Tunjangan Karyawan) 629.296.603.077 284.282.115.637 84.246.325.369 200.035.790.268 75.887.141.836 275.922.932.104 (64.084.917.106) -211.838.014.998

Rp 690.927.376.883 306.734.767.624 103.931.550.780 202.803.216.844 74.294.010.234 277.097.227.078 (64.529.368.963) 1.141.362 212.568.999.477

Rp ----(32.047.049.794) (32.047.049.794) -(9.016.001.247) (41.063.051.041)

Rp 690.927.376.883 306.734.767.624 103.931.550.780 202.803.216.844 42.246.960.440 245.050.177.284 (64.529.368.963) (9.014.859.885) 171.505.948.436

2.374.535.304.597 602.334.711 2.375.137.639.308 418.000.770.891

177.044.583.571 144.445.647 177.189.029.218 146.810.636.774

2.551.579.888.168 746.780.358 2.552.326.668.526 564.811.407.665

(631.046.678.427) -(631.046.678.427) (46.627.270.561)

1.920.533.209.741 746.780.358 1.921.279.990.099 518.184.137.104

399.607.389.600 7.905.606.359 407.512.995.959 (222.673.022.485) (33.488.045.025) (84.599.714.150) (1.295.440.424) (32.485.110.296) (374.541.332.381) 32.971.663.578 (52.903.926.417) (13.578.389.924) (66.482.316.341) 4.000.000.000 -4.000.000.000

35.062.361.451 -35.062.361.451 (23.442.462.263) (8.158.504.562) (445.815.664) (216.173.669) -(32.262.956.158) 2.799.405.293 -(1.821.086.309) (1.821.086.309) 20.000.000.000 (2.583.751.249) 17.416.248.751

434.669.751.051 7.905.606.359 442.575.357.410 (246.115.484.748) (41.646.549.587) (85.045.529.814) (1.511.614.093) (32.485.110.296) (406.804.288.538) 35.771.068.872 (52.903.926.417) (15.399.476.233) (68.303.402.650) 24.000.000.000 (2.583.751.249) 21.416.248.751

-----------------

434.669.751.051 7.905.606.359 442.575.357.410 (246.115.484.748) (41.646.549.587) (85.045.529.814) (1.511.614.093) (32.485.110.296) (406.804.288.538) 35.771.068.872 (52.903.926.417) (15.399.476.233) (68.303.402.650) 24.000.000.000 (2.583.751.249) 21.416.248.751

Arus Kas dari Investasi Penjualan Investasi Perolehan Aktiva Tetap Arus Kas dari Pendanaan Penerimaan Hutang Bank Pembayaran Hutang Bank

35

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh)
2006 Jumlah

Real Estat

Rp Pendapatan Hasil Hasil Segmen Beban Usaha Laba Usaha Penghasilan Lain-lain - Bersih Laba Sebelum Pajak Penghasilan Manfaat (Beban) Pajak Hak Minoritas Laba Bersih Informasi Lainnya Aktiva Segmen Aktiva Tidak Dapat Dialokasi Jumlah Aktiva Kewajiban Segmen Arus Kas dari Operasi Penerimaan Kas dari: Pelanggan Bunga Pengeluaran Kas untuk: Kontraktor, Pemasok dan Lainnya Gaji dan Tunjangan Karyawan Pajak Penghasilan dan Pajak Lainnya Pembayaran Bunga Pembayaran Beban Usaha (Diluar Beban Gaji dan Tunjangan Karyawan) 611.761.174.111

Lapangan Golf, Unit Villa dan Rekreasi Keluarga Rp 45.827.546.869

Eliminasi

Konsolidasi

Rp 657.588.720.980

Rp --

Rp 657.588.720.980

277.825.644.511 74.766.198.466 203.059.446.045 59.045.715.716 262.105.161.761 (64.217.580.386) -197.887.581.375

21.502.037.050 18.036.676.810 3.465.360.240 (691.258.543) 2.774.101.697 (30.856.601) -2.743.245.096

299.327.681.561 92.802.875.276 206.524.806.285 58.354.457.173 264.879.263.458 (64.248.436.987) 50.000.166 200.680.826.637

---(22.292.907.473) (22.292.907.473) 6.299.100 (9.279.393.633) (31.566.002.006)

299.327.681.561 92.802.875.276 206.524.806.285 36.061.549.700 242.586.355.985 (64.242.137.887) (9.229.393.468) 169.114.824.630

2.075.772.592.353 1.283.507.983 2.077.056.100.336 674.484.486.344

183.494.451.641 293.969.288 183.788.420.929 149.702.869.317

2.259.267.043.994 1.577.477.271 2.260.844.521.265 824.187.355.661

(462.043.160.751) -(462.043.160.751) (127.838.475.987)

1.797.223.883.243 1.577.477.271 1.798.801.360.514 696.348.879.674

432.495.874.219 18.613.618.598 451.109.492.817 (307.981.100.180) (29.282.591.593) (71.136.872.487) (1.220.033.292) (41.719.845.027) (451.340.442.579) (230.949.762) 81.258.960.495 (5.534.063.570) (33.545.976.247) (140.450.000.000) (98.271.079.322)

26.285.543.889 154.802.463 26.440.346.352 (3.112.720.747) (9.474.496.253) (1.644.054.556) (167.592.829) (10.108.529.982) (24.507.394.367) 1.932.951.985 -(5.672.679.765) --(5.672.679.765) 2.000.000.000 (273.516.382) 1.726.483.618

458.781.418.108 18.768.421.061 477.549.839.169 (311.093.820.927) (38.757.087.846) (72.780.927.043) (1.387.626.121) (51.828.375.009) (475.847.836.946) 1.702.002.223 81.258.960.495 (11.206.743.335) (33.545.976.247) (140.450.000.000) (103.943.759.087) 2.000.000.000 (12.673.516.382) (10.673.516.382)

-------------------

458.781.418.108 18.768.421.061 477.549.839.169 (311.093.820.927) (38.757.087.846) (72.780.927.043) (1.387.626.121) (51.828.375.009) (475.847.836.946) 1.702.002.223 81.258.960.495 (11.206.743.335) (33.545.976.247) (140.450.000.000) (103.943.759.087) 2.000.000.000 (12.673.516.382) (10.673.516.382)

Arus Kas dari Investasi Penjualan Investasi Perolehan Aktiva Tetap Pembayaran Dividen Penyertaan Saham Arus Kas dari Pendanaan Penerimaan Hutang Bank Pembayaran Hutang Bank

-(12.400.000.000) (12.400.000.000)

36

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) b. Segmen Geografis
2007 Rp Aktiva Surabaya Sidoarjo Lampung Jumlah Eliminasi Bersih Kewajiban Surabaya Sidoarjo Lampung Jumlah Eliminasi Bersih Penjualan Bersih dan Pendapatan Usaha Surabaya Sidoarjo Lampung Jumlah Laba Bersih Surabaya Sidoarjo Lampung Jumlah Eliminasi Bersih 201.038.544.623 7.292.640.535 4.237.814.319 212.568.999.477 (41.063.051.041) 171.505.948.436 190.126.235.721 5.705.289.723 4.849.301.192 200.680.826.636 (31.566.002.006) 169.114.824.630 2.340.556.692.461 153.967.228.623 57.802.747.442 2.552.326.668.526 (631.046.678.427) 1.921.279.990.099 2006 Rp 2.074.375.209.004 138.217.686.810 48.251.625.451 2.260.844.521.265 (462.043.160.751) 1.798.801.360.514

426.723.416.118 105.564.427.912 32.523.563.635 564.811.407.665 (46.627.270.561) 518.184.137.104

734.658.605.151 67.359.893.047 22.168.857.463 824.187.355.661 (127.838.475.987) 696.348.879.674

614.625.957.394 52.240.662.283 24.060.757.206 690.927.376.883

605.569.405.323 31.330.832.410 20.688.483.247 657.588.720.980

37

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 32. Reklasifikasi Akun Beberapa akun pada laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2006 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan keuangan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2007, dengan rincian sebagai berikut:
Akun 2006 Neraca Kewajiban Hutang Lain-lain Hutang Usaha Laporan Laba Rugi Pendapatan Usaha Lapangan Golf dan Klub Keluarga Restoran Club House Rekreasi Keluarga Jasa Manajemen Beban Langsung Lapangan Golf dan Klub Keluarga Restoran Club House Sewa Unit Villa Golf Rekreasi Keluarga Jasa Manajemen Beban Umum dan Administrasi Penyusutan Air dan Listrik Komunikasi Perjalanan dan Transportasi Asuransi Perlengkapan Kantor Lain-lain Pendapatan (Beban) Lain-lain Pendapatan Pengelolaan Lingkungan Lain-lain - Bersih Sebelum Reklasifikasi Rp Sesudah Reklasifikasi Rp Keterangan

8.367.057.784 2.374.559.654

5.365.001.115 Sesuai dengan substansinya 5.376.616.323 Sesuai dengan substansinya

25.499.182.824 -19.021.445.945 -9.639.904.236 -3.695.026.157 7.128.328.239 --

19.992.199.420 5.506.983.404 12.869.283.666 6.152.162.279 10.189.470.938 5.771.929.193 1.235.781.449 4.696.814.524 2.431.513.715

Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya

15.139.716.468 6.378.170.487 -1.150.686.924 --13.043.566.990 -3.361.485.605

11.277.465.280 3.824.771.697 1.415.724.200 2.491.210.995 140.221.262 565.070.910 12.135.425.337

Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya Sesuai dengan substansinya

13.742.234.149 Sesuai dengan substansinya (10.380.748.544) Sesuai dengan substansinya

38

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT

PT CIPUTRA SURYA Tbk DAN PERUSAHAAN ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan) Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2007 dan 2006 (Dalam Rupiah Penuh) 33. Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan Berikut ini adalah ikhtisar revisi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia: a. PSAK No. 50 (Revisi 2006), Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan, berisi persyaratan penyajian dari instrumen keuangan dan pengidentifikasian informasi yang harus diungkapkan. Persyaratan penyajian tersebut diterapkan terhadap klasifikasi instrumen keuangan, dari perspektif penerbit, dalam aset keuangan, kewajiban keuangan, dan instrumen ekuitas; pengklasifikasian yang terkait dengan suku bunga, dividen, kerugian dan keuntungan, dan keadaan dimana aset keuangan dan kewajiban keuangan akan saling hapus. Pernyataan ini mensyaratkan pengungkapan, antara lain, informasi mengenai faktor yang mempengaruhi jumlah, waktu dan tingkat kepastian arus kas masa datang yang terkait dengan instrumen keuangan dan kebijakan akuntansi yang diterapkan untuk instrumen tersebut. PSAK No. 50 (Revisi 2006) ini menggantikan PSAK No. 50, Akuntasi Investasi Efek Tertentu dan diterapkan secara prospektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2009. Penerapan lebih dini diperkenankan dan harus diungkapkan. b. PSAK No. 16 (Revisi 2007), Aset Tetap, mengatur perlakuan akuntansi aset tetap agar pengguna laporan keuangan dapat memahami informasi mengenai investasi entitas di aset tetap dan perubahan dalam investasi tersebut. Pernyataan ini, antara lain, mengatur pengakuan aset, penentuan jumlah tercatat, pembebanan penyusutan dan rugi penurunan nilai. Berdasarkan pernyataan ini, suatu entitas harus memilih antara model biaya atau model revaluasi sebagai kebijakan akuntansi atas aset tetap. Pernyataan revisi ini menggantikan PSAK No. 16 (1994), Aktiva Tetap dan Aktiva Lain-lain dan PSAK No. 17 (1994), Akuntansi Penyusutan dan berlaku efektif untuk penyusunan dan penyajian laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2008. PSAK No. 30 (Revisi 2007), Sewa, mengatur kebijakan akuntasi dan pengungkapan yang sesuai, baik bagi lessee maupun lessor dalam hubungannya dengan sewa (lease). Pernyataan ini memberikan klasifikasi sewa berdasarkan kepada sejauh mana risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewaan berada padalessor atau lessee, dan pada substansi transaksi dan bukan pada bentuk kontraknya. Pernyataan revisi ini menggantikan PSAK No. 30 (1990), Akuntansi Sewa Guna Usaha dan berlaku efektif untuk laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2008.

c.

Perusahaan sedang mengevaluasi dampak dari PSAK revisi tersebut dan belum menentukan dampaknya terhadap laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan perusahaan anak.

34.

Tanggung Jawab Manajemen atas Laporan Keuangan Konsolidasian Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang diselesaikan pada tanggal 10 Maret 2008.

39

For Discussion Purpose Only March 31, 2008 (5:45AM) To be Finalized Agreed by : Date :

DRAFT