Anda di halaman 1dari 8

Wi rat no A.

Asmoro 27- Okt - 11


Lab. Rekayasa Akust i k- TF ITS
1
W i r atno A . A smoro
AKUSTIK RUANG AKUSTIK RUANG
((Room Acoustic Room Acoustic))
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Elemen-elemen Akustik
Perilaku Mode Bunyi didalam Ruang
Serapan Bunyi
Respon Impuls Ruang
Waktu Dengung (Reverberation Time)
Parameter Akustik (Obyektif)
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Mode Bunyi didalam Ruang
Berkaitan dengan frekuensi2 resonan dari suatu
ruang atau (rigid-wall enclosure)
Interferensi konstruktif
Suatu mode mengandung frekuensi2 dasar dan
semua harmoniknya >> dikenal juga dng istilah
eigentone, frekuensi natural, atau resonansi
ruang.
Meliputi mode axial, mode tangensial, mode miring
(oblique)
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Wi rat no A.Asmoro 27- Okt - 11
Lab. Rekayasa Akust i k- TF ITS
2
Mode Axial, Tangensial, Miring
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Frekuensi2 Resonansi Ruang
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
( ) ( ) ( )
,... 3 , 2 , 1 , 0 , ,
) (
2 2 2
2
=
+ + =
n m l
Hz f
H
n
W
m
L
l c
lmn
Serapan Bunyi
Gelombang bunyi membuat
tumbukan tak-elastik
dengan permukaan2
Sebagaian energi didisipasikan
sebagai panas
Bahan2 menyerap frekuensi2 tertentu lebih efisien daripada lainnya
Persamaan serapan ruangyang menentukan laju disipasi energi bunyi:
A = serapan ruang (Sabine)
o = koefisien serapan bunyi

=
i
i i
S A
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Wi rat no A.Asmoro 27- Okt - 11
Lab. Rekayasa Akust i k- TF ITS
3
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
K
o
e
f
i
s
i
e
n
S
e
r
a
p
a
n
B
u
n
y
i
Respon Impuls Ruang
Pulsa dihasilkan pada t = 0
Bunyi langsung (direct) &
pantulan paling dini (very
early reflections); paling
dini & intensitas paling
keras, hingga 20ms.
Pantulan2 dini (early
reflections); 20 - 80ms
Pantulan2 berikutnya (late
reflections); dengung,
kerapatan tinggi &
intensitas rendah, >80ms
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Waktu Dengung
(Reverberation Time)
Waktu dengung (RT) ruang
adalah waktu yg dibutuhkan
bunyi untuk meluruh 60 dB.
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Wi rat no A.Asmoro 27- Okt - 11
Lab. Rekayasa Akust i k- TF ITS
4
Variasi Waktu Dengung
Tidak ada waktu
dengung optimum
absolut untuk suatu
ruang. Karena itu,
waktu dengung
memiliki suatu rentang
yang dapat diterima.
RT bervariasi terhadap
frekuensi dan posisi
titik didalamruang.
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Variasi Waktu Dengung
Waktu dengung untuk
berbagai ukuran dan fungsi
ruang.
Contoh RT:
Ruang kuliah (600ms,
1300 ms), Arena (5000ms)
Voice 1, Voice 2
Music1, Music2
Variasi waktu dengung
dengan frekuensi didalam
suatu ruang
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Formula Waktu Dengung
Sabine:
Eyring:
S = luas permukaan dlm ruang (ft
2
atau m
2
)
V = volume ruang (ft
3
atau m
3
)
o = koefisien serapan bunyi
Dikembangkan untuk memperbaiki akurasi untuk
ruang dengan serapan yang lebih besar.
( )
( ) ) 1 ln(
0.049
*

=
S
V
RT
( )
S
V
RT
*
049 . 0
=
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Catatan:
(*)
Konstanta yg diberikan
untuk satuan imperial
(berubah menjadi 0,161
untuk satuan metrik)
Wi rat no A.Asmoro 27- Okt - 11
Lab. Rekayasa Akust i k- TF ITS
5
Metode Pengukuran
METODE:
Noise burst
Hand clap
Balloon burst
Starting gun
TUJUAN: mendapatkan respon
impuls dari ruang
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Parameter Akustik (Obyektif)
Parameter Waktu Dengung:
Waktu dengung (RT)
Early Decay Time (EDT)
Bass Ratio (BR)
Parameter Energi:
Definition (D50)
Clarity (C50,C80)
Center Time (TS)
Strength Factor (G)
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Parameter Intelligibility:
RApid Speech Transmission
Index (RASTI)
%AL
cons
Parameter Spatial:
Lateral Energy Fraction (LF)
Interaural Cross-Correlation
Coefficient (IACC)
Definition (D50)
Clarity (C50,C80)
Center Time (TS)
Strength Factor (G)
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Definisi parameter akustik
(parameter energi)
% 100 .
0
2
50
0
2
) (
) (
50
}
}
=

dt t p
dt t p
ms
D
] [ , log 10
) (
) (
2
0
2
dB C
x
x
dt t p
dt t p
x
}
}
=
] [ , log 10
0
2
0
2
) (
) ( .
ms TS
dt t p
dt t p t
}
}
=

] [ , log 10
0
2
0
2
) (
) (
dB G
dt t p
dt t p
A }
}
=

pA(t) adalah aras tekanan


bunyi padajarak 10 m
Wi rat no A.Asmoro 27- Okt - 11
Lab. Rekayasa Akust i k- TF ITS
6
TI TI K UKUR
RESPON I MPULS RUANG
Contoh Hasil Pengukuran
Parameter Akustik
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
*Ruang Al-Marwah MAS setelah ditreatment
RASTI
Suatu skala yg menunjukkan
intelligibility dari ruang atau
sound systemyg berbasis pd
frekuensi2 termodulasi yg diukur
secara konsisten didalam rentang
vokal manusia antara sumber dan
pendengar. Taraf lebih baik, bila
nilai RASTI tinggi.
(Suatu skala untuk pengujian
sebaik apa seseorang dapat
mendengar didalam ruang.
%AL
cons
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Definisi parameter akustik
(parameter intelligibiliy)
Wi rat no A.Asmoro 27- Okt - 11
Lab. Rekayasa Akust i k- TF ITS
7
Lateral Energy Fraction
Interaural Cross-correlation Coefficient
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Definisi parameter akustik
(parameter spatial)
}
}
=
d t
d t
e t
dt t p
dt t p
LF
0
2
2
8
) (
) (
] [ , ) (
2
1
2
1
2
2
1
2
2
1
2 1
) ( . ) (
) ( ) (
,
ms IACF
t
t
R
t
t
L
t
t
R L
dt t p dt t p
dt t p t p
t t
(
(

+
} }
}
=

p
L
(t) = tekanan bunyi pada telinga kiri
(manusia atau dummy head)
p
R
(t) = tekanan bunyi pada telinga
kanan (manusia atau dummy head)
t = interval waktu tunda (<1ms)
p
8
(t) = respon impuls yg diukur dng 8 mikropon yg
salah satu sumbu nolnya diarahkan ke sumber
t
d
= waktu langsung (5ms untuk aplikasi musik)
t
e
= waktu dini (80ms untuk aplikasi musik)
1 1
, ,
) ( max
2 1 2 1 (+ (
=
r
t t t t
IACF IACC
Definisi Parameter Akustik . . . .
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Definisi Parameter Akustik . . . .
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
Wi rat no A.Asmoro 27- Okt - 11
Lab. Rekayasa Akust i k- TF ITS
8
Aras Bunyi didalam Ruang
Aras bunyi didalamruang
yang terbentuk dari
medan langsung+difus:
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
|
.
|

\
|
+ + =
A r
Q
L L
W p
4
4
log 10
2

Q = faktor keterarahan
A = serapan ruang
r = jarak dari sumber bunyi
Jarak Kritis didalam Ruang
medan langsung
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS
|
.
|

\
|
+ + =
A r
Q
L L
W p
4
4
log 10
2

medan dengung
Jarak kritis, D
c
(critical distance)
adalah suatu titik didalam ruang
yang memberikan aras sama untuk
suara langsung dan suara dengung
D
c
menentukan pemisahan akustik
maksimum
>>gain akustik maksimum
D
c
dapat diatur dengan mengubah-
ubah A (serapan ruang) atau Q dari
sumber bunyi (Q besar, lebih
terarah, energi dengung menurun)
QA
QA
D
A r
Q
c
D r
c
14 . 0
16
4
4
2
= =
=
=

Soal
27-Okt -11 Lab. Rekayasa Akust ik TF-ITS