Anda di halaman 1dari 11

KUMPULAN JUDUL SKRIPSI AKPER S1 & D3

Dibawah ini kumpulan judul skripsi keperawatan/AKPER S -1 DAN D-3, jika anda ingin memiliki Skripsinya Lengkap (dari bab awal sampai akhir termasuk daftpstka,kuesioner,tabel-tabel & gambr) dengan Judul Dibawah ini dlm format(Ms.Word) Silahkanhub.08563056386(eko)(SMS aja) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH(200rb/judul) pembayaran melalui transfer antar BANK, pengriman via email. Caranya berkas akan kirim duluan via email anda tetapi berpassword, setelah anda melakukan pembanyaran, maka password akan dikirim via sms ke no.hp anda. DIHALAMAN PALING BAWAH TERDAPAT CONTOH PENULISAN SISTEMATIKA SKRIPSI DENGAN JUDUL DIBAWAH INI. 1. STUDI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETIDAKPATUHAN DIET PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN (D-3) 2. TINGKAT PENGETAHUAN IBU PRIMIPARA TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DI RUANG BERSALIN RSUD PAMEKASAN (D-3) 3. STUDI TINGKAT PEMENUHAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT TIDUR PADA LANSIA PANTI WERDHA MOJOPAHIT MOJOKERTO (D-3) 4. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DALAM (MEMASANG DAN MERAWAT INFUS) TERHADAP KEJADIAN PLEBILIS DI RUANG MAWAR BAPELKES RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. WAHIDIN S. H.(D3) 5. HUBUNGAN TINGKAT NYERI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN POST OPERASI DIRUANG IRNA A RSUD SYARIFAH AMBANI RATO EBU BANGKALAN.(S-1) 6. HUBUNGAN ANTARA JENJANG PENDIDIKAN DAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA YANG SALAH SATU ANAKNYA MENGALAMI AUTISME. (S-1) 7. HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG ASI DENGAN POLA LAKTASI PADA BAYI BARU LAHIR SAMPAI UMUR 4 BULAN DI PERUMAHAN TNI-AL KENJERAN SURABAYA.(S-1) 8. PENGARUH KONSELING KELUARGA TERHADAP PERBAIKAN PERAN KELUARGA DALAM PENGELOLAAN PASIEN DIABTES MELLITUS DI WILAYAH PUSKESMAS BANYU URIP SURABAYA.(S-1)

9. STUDI TENTANG GANGGUAN KONSEP DIRI PADA KLIEN GANGREN DIABETIK DI RSUD. DR. SOETOMO SURABAYA.(S-1) 10. PENGARUH KEPUASAN PASIEN ATAS ASUHAN KEPERAWATAN TERHADAP KESETIAAN PASIEN RAWAT INAP DI RUANG PENYAKIT DALAM DAN RUANG BEDAH KECELAKAAN RSUD BLAMBANGAN BANYUWANGI.(S-1) 11. ANALISA HUBUNGAN KOMUNIKASI VERBAL DAN NON VERBAL PERAWAT TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG PERAWATAN BEDAH RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG NTT.(S1) 12. HUBUNGAN PEMBERIAN INTERVENSI KEPERAWATAN DAN TINGKAT KECEMASAN PADA KLIEN ANGINA PEKTORIS.(S-1) 13. STUDI TENTANG GANGGUAN BODI IMAGE PADA KLIEN FRAKTUR FEMUR DENGAN PEMAKAIAN SKELETAL TRAKSI DI RUANG BEDAH RSUD DR SOETOMO SURABAYA.(S-1) 14. EFEKTIFITAS PERAN KELOMPOK PENDUKUNG DALAM PELAKSANAAN TERAPI AKTIFITAS KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN KONSEP DIRI PADA KLIEN MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAYAMAN, DS. KENANTEN, KEC. PURI, KAB. MOJOKERTO. (S-1) 15. STUDI TENTANG GANGGUAN HARGA DIRI PADA KLIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG DIRAWAT DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RSUD DR. SOETOMO SURABAYA. (S-1) 16. PERAN SERTA KADER POSYANDU DALAM UPAYA PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN NGAWEN, KABUPATEN BLORA, JAWA TENGAH. (S-1) 17. HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA. (S-1) 18. FAKTOR-FAKTOR INTERNAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESULITAN BELAJAR MAHASISWA DI AKADEMI KEPERAWATAN DR. SOEDONO MADIUN. (S-1) 19. HUBUNGAN MOTIVASI MENJADI PERAWAT DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH KEBUTUHAN DASAR MANUSIA DAN PROSES

KEPERAWATAN ( MA.105 ) PADA MAHASISWA TINGKAT I AKPER DEPKES BIMA. (S-1) 20. HUBUNGAN PENGETAHUAN DOKTER TENTANG ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN SIKAP DOKTER TERHADAP PROFESI KEPERAWATAN DI RSUD GAMBIRAN KEDIRI. (S-1) 21. ANALISA HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN KONDISI KERJA TERHADAP STRES PERAWAT ICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. SOETOMO SURABAYA. (S-1) 22. ANALISA HUBUNGAN KARAKTERISTIK PERAWAT DAN TINGKAT KEPATUHAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PROTAP PEMASANGAN INFUS (STUDI DI INSTALASI RAWAT DARURAT TRIAGE RSUP SANGLAH DENPASAR) . (S-1) 23. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL KLIEN DENGAN KRISIS PENYAKIT/PENDERITAAN/KEMATIAN (PENELITIAN CROSS SECTIONAL DI RUANG BEDAH DAN INTERNA RSUD. PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG) . (S-1) 24. ANALISA PERBANDINGAN PELAKSANAAN PERAN PERAWAT SECARA INDEPENDEN DAN DEPENDEN PADA KASUS GASTROENTERITIS (PENELITIAN DESKRIPTIF ANALITIK DI RUANG ANAK RS. ISLAM SURABAYA) . (S-1) 25. HUBUNGAN PERAWATAN BATUK DARAH DENGAN TINGKAT KECEMASAN KLIEN TB PARU (PENELITIAN STUDI KORELASI DI IRNA PARU RSUD ULIN BANJARMASIN) . (S-1) 26. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT DHF DI MASYARAKAT (PENELITIAN CROSS SECTIONAL DI PERUMAHAN LOKOJOYO KECAMATAN LIMPUNG KABUPATEN BATANG JAWA TENGAH) . (S-1) 27. STUDI PERBANDINGAN PERSEPSI PASIEN JPS DAN NON JPS TERHADAP PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG BEDAH B DAN D RSUD DR. SOETOMO SURABAYA. (S-1) 28. FAKTORFAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KLIEN DENGAN HEMOPTISIS (PENELITIAN CROSS SECTIONAL DI RUANG PARU-PARU RSUD DR. SOETOMO SURABAYA) . (S1) 29. HUBUNGAN KOMUNIKASI PERAWAT DAN TINGKAT KEPUASAN

PASIEN YANG DILAKUKAN PEMBEDAHAN ( STUDI ANALITIK CROSS SECTIONAL DI RUANG BEDAH KELAS II RSU RATU ZALECHA MARTAPURA KALSEL) . (S-1) 30. STUDI TENTANG HUBUNGAN TINDAKAN KEPERAWATAN PREOPERATIF TERHADAP TINGKAT KECEMASAN KLIEN DENGAN FRAKTUR DI RUANG BEDAH B RSUD DR. SOETOMO SURABAYA. (S-1) 31. HUBUNGAN KOMUNIKASI PERAWAT TERHADAP TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PADA PASIEN YANG DIRAWAT DI UNIT PERAWATAN KRITIS RUMKITAL DR. RAMELAN SURABAYA. (S-1) 32. HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP PERAWAT DAN PENDOKUMENTASIAN KEPERAWATAN DI RUANGAN PENYAKIT DALAM RUMKITAL DR. RAMELAN (PENELITIAN CROSS SECTIONAL DI RUMAH SAKIT ANGKATAN LAUT DR. RAMELAN) . (S-1) 33. HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DAN PERAN PERAWAT SEBAGAI PELAKSANA DALAM PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT DENGAN GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULER (PENELITIAN CROSS SECTIONAL DI IRD LANTAI 1 RSUD DR. SOETOMO SURABAYA) . (S-1) 34. HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI INSTALASI RAWAT INAP MEDICAL BEDAH RSUD DOKTER SOEBANDI JEMBER. (S-1) 35. HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DALAM INTERVENSI KEPERAWATAN PADA BAYI RESIKO TINGGI HIPOTERMI (STUDI DESKRIPTIF ANALITIK DI RUANG NEONATOLOGI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA) . (S-1) 36. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI PERAWAT UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN PADA JENJANG PENDIDIKAN TINGGI KEPERAWATAN (PENELITIAN CROSS SECTIONAL DI RSUD ULIN BANJARMASIN) . (S-1) 37. HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP PERAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN ORAL HYGIENE PADA PASIEN STROKE (PENELITIAN CROSS SECTIONAL DI RSUD DR. SOEROTO NGAWI) . (S-1) 38. STUDI TENTANG FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAN KOMITE KEPERAWATAN DALAM JAMINAN KUALITAS ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD SIDOARJO. (S-1) 39. PENGARUH PERAWATAN LUKA BERSIH MENGGUNAKAN SODIUM

KLORIDA 0,9 % DAN POVIDINE IODINE 10 % TERHADAP PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PADA KLIEN PASCA SECSIO CAESAR (PENELITIAN QUASY- EKSPERIMENTAL (POST-TEST CONTROL GROUP DESIGN) DI RUANG BERSALIN RSUD DR. SOEBANDI JEMBER) . (S-1) 40. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG PENYAKIT DALAM RSUD.A.WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA. (S-1) 41. HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PERAWAT DAN PELAKSANAAN PERAWATAN LUKA EPISIOTOMI PADA PERSALINAN NORMAL (PENELITIAN CROSS SECTIONAL DI RUANG OBSTETRI RSUD RATU ZALECHA MARTAPURA) . (S-1) 42. PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA. (S-1)

DiATAS ini kumpulan judul skripsi keperawatan/AKPER S -1 DAN D-3, jika anda ingin memiliki Skripsinya Lengkap (dari bab awal sampai akhir termasuk daftpstka,kuesioner,tabel-tabel & gambr) dengan Judul Dibawah ini dlm format(Ms.Word) Silahkanhub.08563056386(eko)(SMS aja) anda hanya mengganti ongkos pengetikan MURAH(200rb/judul) pembayaran melalui transfer antar BANK, pengriman via email. Caranya berkas akan kirim duluan via email anda tetapi berpassword, setelah anda melakukan pembanyaran, maka password akan dikirim via sms ke no.hp anda. DIBAWAH INI TERDAPAT CONTOH PENULISAN SISTEMATIKA SKRIPSI DENGAN JUDUL DIATAS. SKRIPSI S-1 AKPER HUBUNGAN ANTARA JENJANG PENDIDIKAN DAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA YANG SALAH SATU ANAKNYA MENGALAMI AUTISME PENELITIAN CROSS SECTIONAL STUDY DI POLI JIWA RSUD DR. SOETOMO SURABAYA Diajukan Sebagai Salah Satu Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep.) Dalam Program Studi Ilmu Keperawatan Pada Program Studi S1 Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran UNAIR PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA ABSTRAK

Kecemasan adalah keadaan individu/kelompok mengalami perasaan gelisah (penilaian atau opini)dan aktivasi saraf otonom dalam berespon terhadap ancaman yang tidak jelas dan non spesifik.Dalam pandangan psikoanalitik, pendukung terjadinya kecemasan adalah adanya pertentangan antara Id dan Super Ego; Id mewakili dorongan dan impuls primitif; Super Ego mencerminkan hati nurani yang dikendalikan oleh norma-norma budaya. Norma-norma budaya ini merupakan produk dari pendidikan yang telah dialami. Di Indonesia salah satu pengaturan pendidikan berdasarkan jenjang pendidikan yaitu : dasar, menengah, dan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenjang pendidikan terhadap tingkat kecemasan keluarga yang salah satu anaknya mengalami autisme di Poli Jiwa RSUD dr. Soetomo Surabaya.Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional Study. Populasinya adalah orang tua (ayah/ibu) anak autisme di Poli Jiwa RSUD dr. Soetomo Surabaya. Sebagai sampel ditetapkan 30 responden sesuai kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner dimana untuk tingkat kecemasan menggunakan General Anxiety Disorder tes dari Yul Iskandar. Cara mengolah data digunakan tehnik statistik non parametrik uji korelasi Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan ?=0.05. Hasil penelitian didapatkan p=0.018 dan koefisien korelasi = +0.428. Hal ini berarti Ha diterima. Kesimpulan hasil penelitian adalah adanya hubungan antara jenjang pendidikan dan tingkat kecemasan keluarga yang salah satu anaknya mengalami autisme di Poli Jiwa RSUD dr. Soetomo Surabaya, dimana hubungan ini korelasinya lemah. Sehingga untuk mengurangi kecemasan, orang tua anak autisme dapat dengan eksplorasi diri sendiri berhubungan dengan orang terdekat dan berarti (konsultasi dengan dokter/perawat/maupun seminar-seminar) Kata kunci : Jenjang Pendidikan, Tingkat Kecemasan dan Eksplorasi diri. DAFTAR ISI J u d u l Surat Pernyataan.. iii Lembar Persetujuan. iv Lembar Pengesahan. v Kata Pengantar. vi Abstract vii Abstrak. viii Daftar Isi.. ix Daftar Tabel. xii Daftar Gambar.. xiii Daftar Lampiran... xiv BAB 1 PENDAHULUAN... 1 1.1. Latar Belakang ................................................................................ 1 Saya sangat sadar bahwa masih banyak sekali yang harus Iksan pelajari untuk dikatakan mandiri. Saya sama sekali tidak berpikir untuk mencarikan sekolah normal atau luar biasa yang dapat memenuhi kebutuhannya. Saya berharap ia disuatu waktu kelak akan dapat fasih menghitung, membaca, menulis, mengenal uang, berbelanja, berjalanjalan tanpa harus didampingi, memasak, mencuci, dan mengurus diri sendiri. Saya juga berharap ia dapat mempelajari keterampilan pra-vokasional yang memberikan harapan lapangan pekerjaan baginya bila ia memasuki usia dewasa nanti, seperti mengetik,

menjahit, bertukang atau mengemudikan mobil. Banyak sekali harapan yang saya tanamkan padanya begitulah pengakuan Dyah Puspita, seorang ibu yang anaknya menderita Autisme. (Dyah Puspita, 1998). Autisme merupakan salah satu gangguan perkembangan dimana gangguan ini mengakibatkan interaksi sosial dan kemampuan berkomunikasi anak terganggu. (Kompas Cybermedia, 2001). Angka kejadian anak autisme akhir-akhir ini meningkat, peningkatan ini terdapat di seluruh dunia, pada saat ini diperkirakan terdapat antara 15 20 kasus per 10.000 anak, dan ada kesan bahwa di negara-negara maju makin banyak penyandang autisme dan saat ini di Indonesia pun sudah banyak sekali ditemukan kasus autisme.(Melly Budhiman, 1998). Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soetomo merupakan Rumah Sakit pelayanan, pendidikan, dan penelitian .(Karjadi Wirjoatmodjo, 1994) Di bagian Ilmu Kedokteran Jiwa RSUD dr. Soetomo Surabaya ditemukan tujuh (7) Autisme pada tahun 1996, lima puluh (50) Autisme pada tahun 1997, dan seratus delapan puluh satu (181) Autisme pada tahun 1998. Pada tahun 1998 ini Autisme merupakan kasus nomor satu (1) diantara kasus-kasus gangguan jiwa anak yang lainnya. Anak harapan keluarga dimasa depan (Fatimah Haniman, 1999), dalam sebuah keluarga disfungsi apa saja (penyakit, cedera, perpisahan, dan sebagainya) yang terjadi pada salah satu anggota keluarga, seringkali akan mempengaruhi anggota keluarga yang lain secara keseluruhan. (Friedman, 1992) Seiring dengan Autisme yang terjadi dan prognosis yang masih kurang baik (Sasanti Yuniar, 2001) serta harapan keluarga dimasa depan, maka timbul kecemasan terhadap apa yang akan terjadi dimasa depan si anak. Memang dalam batas-batas tertentu kecemasan dibutuhkan, tetapi tingkat kecemasan yang parah justru tidak sejalan dengan kehidupan. (Stuart & Sundeen, 1995) Dalam pandangan psikoanalitik, pendukung terjadinya kecemasan adalah adanya pertentangan antara Id dan Super Ego; Id mewakili dorongan dan impuls primitif individu, Super Ego mencerminkan hati nurani individu yang dikendalikan oleh normanorma budaya. (Stuart & Sundeen, 1995). Sebagai pengendali Super Ego, norma-norma budaya mempengaruhi pertentangan Id dan Super Ego dalam proses terjadinya kecemasan. Norma-norma budaya merupakan produk dari pendidikan yang telah dialami individu. Hal ini sesuai dengan salah satu batasan pendidikan yaitu sebagai proses transformasi budaya. (Umar T. & La Sula, 2000). Untuk mendapat gambaran nyata tentang hubungan pendidikan keluarga yang telah dialami dengan kecemasan yang dirasakan keluarga, perlu diadakan penelitian sehingga diperoleh gambaran nyata dan dapat dicari alternatif pemecahan masalah. 1.2. Rumusan Masalah ....................................................................... 3 1.3. Tujuan Penelitian ............................................................................ 3 1.4. Manfaat Penelitian .......................................................................... 4 1.5. Relevansi ......................................................................... 5 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 6 2.1 Autisme.............................................................. 6 2.1.1 Definisi Autisme 6 2.1.2 Etiologi Autisme.... 6

2.1.3 Prevalensi Autisme 8 2.1.4 Gejala-gejala Autisme 8 Gejala-gejala akan tampak makin jelas setelah anak mencapai usia tiga (3) tahun berupa : Gangguan dalam bidang komunikasi verbal maupun non verbal : 1) Terlambat bicara. 2) Meracau dengan bahasa yang tidak dimengerti orang lain. 3) Bila kata-kata mulai diucapkan ia tak mengerti artinya. 4) Bicara tidak dipakai untuk komunikasi. 5) Ia banyak membeo atau meniru (echolalia). 6) Beberapa anak sangat pandai menirukan nyanyian, nada ataupun kata-katanya, tanpa mengerti artinya, sebagian dari anak-anak ini tetap tak dapat bicara sampai dewasa. 7) Bila menginginkan sesuatu ia menarik tangan yang terdekat dan mengharapkan tangan tersebut melakukan sesuatu untuknya. 2.1.5 Macam-macam Autisme 10 Macam Autisme ada tiga (3) macam (Direktorat Keswa Dirjen Yan.Medik, 1995) yaitu : 1) Autisme Ringan Ada respon terhadap stimulus sensoris ringan (suatu keadaan timbulnya / ada reaksi segera dengan diberikan rangsangan ringan). 2) Autisme Sedang Ada respon terhadap stimulus sensoris kuat (suatu keadaan timbulnya /ada reaksi sesaat atau sedikit dengan diberikan rangsangan secara kuat). 3) Autisme Berat Tidak ada respon terhadap stimulus sensoris (suatu keadaan anak tidak berespon samasekali walaupun diberikan rangsangan yang kuat). 2.1.6 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Terapi Autisme 11 2.1.7 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terhambatnya KeberhasilanTerapi autisme. 12 2.1.8 Dampak Autisme.. 12 2.2 Pendidikan................................................ 13 2.2.1 Batasan Pendidikan 13 2.2.2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendidikan. 14 2.2.3 Sistem Pendidikan di Indonesia. 15 2.3. Kecemasan......................................................... 16 2.3.1 Definisi... 16 2.3.2 Faktor-faktor yang Mencetuskan terjadinya kecemasan 17 2.3.3 Gejala-gejala Kecemasan... 17 2.3.4 Tingkat Kecemasan 18 2.4. Keluarga..................................................... 19 2.4.1 Definisi Keluarga... 19 2.4.2 Fungsi Keluarga. 20 BAB 3 KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS 21 3.1. Kerangka Konsep.................................................................. 21 3.2. Hipotesis Penelitian................................................................... 22 BAB 4 METODE PENELITIAN... 23 4.1 Desain Penelitian. 23 4.2. Kerangka Kerja...................................................................... 23

4.3. Populasi, Sampel, Besar Sampel dan Sampling.................... 24 4.4. Identifikasi Variabel dan Definisi Operasional.......... 25 4.5. Lokasi dan Waktu Penelitian......................................................... 31 4.6. Prosedur Pengambilan dan Pengumpulan Data............................. 31 4.7. Cara Analisa Data...................................................................... 31 4.8. Etika Penelitian.............................................................................. 32 4.9. Keterbatasan....................................................................... 33 BAB 5. HASIL DAN PEMBAHASAN.. 34 5.1 Hasil Penelitian................................................................................. 34 5.1.1 Lokasi Penelitian ....................................................... 34 5.1.2 Data Umum........................ 35 5.1.3 Data Khusus........................... 37 5.2. Pembahasan.................................................................................... 40 BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN.. 43 6.1 Kesimpulan..................................................................................... 43 6.2. Saran....................................................... 43 Daftar Pustaka.......................................................................................... 45 Lampiran 1 Formulir Persetujuan Menjadi Peserta Penelitian.... 47 Lampiran 2 Kuisioner Penelitian. 48 Lampiran 3 Permohonan Bantuan Fasilitas Pengumpulan Data. 50 Lampiran 4 Permohonan Ijin Pengambilan Data a.n. Akh.Hariyanto. 51 Lampiran 5 Ijin Penelitian 52 Lampiran 6 Rekapitulasi data . 53 Lampiran 7 Print Out Hasil Uji Statistik. 55 DAFTAR TABEL Tabel 51. : Tabel Silang antara Jenjang Pendidikan dan Tingkat Kecemasan Keluarga yang Salah Satu Anaknya Mengalami Autisme di Poli Jiwa (Ruang Jiwa Anak) RSUD dr.Soetomo Pebruari 2003 39 DAFTAR GAMBAR Gambar. 5.1 Diagram Pie Karakteristik Responden Menurut Umur di Poli Jiwa (Ruang Jiwa Anak) RSUD dr. Soetomo Pebruari 2003...... 35 Gambar. 5.2 Diagram Pie Karakteristik Responden Menurut Agama di Poli Jiwa (Ruang Jiwa Anak) RSUD dr. Soetomo Pebruari 2003.. 35 Gambar. 5.3 Diagram Pie Karakteristik Responden Menurut Alamat di Poli Jiwa (Ruang Jiwa Anak) RSUD dr. Soetomo Pebruari 2003.. 36 Gambar 5.4 Diagram Pie Karakteristik Responden Menurut Status di Poli Jiwa (Ruang Jiwa Anak) RSUD dr. Soetomo Pebruari 2003.. 36 Gambar 5.5 Diagram Pie Karakteristik Responden berdasarkan Mulai Kunjungan ke Poli Jiwa Pebruari 2003 37 Gambar 5.6 Diagram Pie Karakteristik Responden berdasarkan Jenjang Pendidikan di Poli Jiwa (Ruang Jiwa Anak) RSUD dr. Soetomo Pebruari 2003. 38

Gambar 5.7 Diagram Pie Karakteristik Responden berdasarkan Tingkat Kecemasan di Poli Jiwa (Ruang Jiwa Anak) RSUD dr. Soetomo Pebruari 2003. 38 DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Formulir Persetujuan Menjadi Peserta Penelitian.... 47 Lampiran 2 Kuisioner Penelitian. 48 Lampiran 3 Permohonan Bantuan Fasilitas Pengumpulan Data. 50 Lampiran 4 Permohonan Ijin Pengambilan Data a.n. Akh.Hariyanto. 51 Lampiran 5 Ijin Penelitian 52 Lampiran 6 Rekapitulasi data . 53 Lampiran 7 Print Out Hasil Uji Statistik. 55 LEMBAR KUESIONER PENELITIAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN KELUARGA YANG SALAH SATU ANAKNYA MENGALAMI AUTISME DI POLI JIWA RSUD dr. SOETOMO SURABAYA A. Data Umum Jawablah Pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas ! 1. Nama : 2. Umur : 3. Agama : 4. Pendidikan : 5. Status : (hubungan dengan anak autisme) 6. Mengunjungi Poli Jiwa Sejak : 7. Nomor responden : (diisi petugas) B. Untuk soal berikut ini : Berilah tanda (+ )jika sesuai dengan saudara, dan berilah tanda ( ) bila tidak sesuai ! 1. Aku bekerja dalam ketegangan yang sangat besar. 2. Aku bangun dengan rasa segar hampir setiap hari. 3. Aku merasa ......................................................................... 4. Perjuanganku ......................................................................... 5. Bila melihat .................................................................................. 6. Tanganku sering ................................................................... 7. Ternyata aku .................................... 8. Aku sering ............................................................ 9. Sekali seminggu .................................... 10. Kukira perasaanku ............................................................. 11. Pada umumnya ........................................................... 12. Aku mudah ................................... 13. Aku dapat ..................................... 14. Aku hampir ........................................ 15. Sesungguhnya lebih .................................................... 16. Aku merasa lebih ............................................... 17. Orang-orang sering ..................................... 18. Satu orang atau lebih .......................................................

19. Aku adalah ........................................................... 20. Dimalam hari aku ...............................................................