PENYAKIT JANTUNG KORONER Oleh Anissa Swastinitya, 0806320433

Penyakit Jantung Iskemik  keadaaan dimana terjadi ketidakseimbangan antara kebutuhan otot jantung atas oksigen dan aliran darah. Ketidakmampuan pembuluh darah koroner untuk menyediakan kebutuhan oksigen biasanya diakibatkan oleh penyumbatan athroma (plak) *lihat gambar zoom pembuluh darah di sebelah kiri * pada dinding bagian dalam pembuluh darah koroner. Penyebab tersering : menyempitnya lumen arteria koronaria oleh aterosklerosis  penyakit jantung koroner atau penyakit arteria koronaria. Akibat adanya Athroma  payah jantung, maksudnya jantung berfungsi memompa darah yang kaya oksigen paru keseluruh tubuh. Bila otot jantung kekurangan oksigen maka kemampuannya akan berkurang, sehingga tidak mampu memberi oksigen organorgan tubuh sesuai kebutuhannya. Bila pembuluh darah koroner tersumbat mendadak dan tidak dapat segera diganti fungsinya oleh pembuluh darah koroner yang lain maka otot jantung yang seharusnya dilayani akan mati. Gejalanya sangat bergantung berapa persen penyumbatan terjadi dan berapa banyak pembuluh darah yang terkena. Epidemiologi : Paling sering menyerang orang berusia lanjut :  60 tahun, laki-laki  70 tahun, pada perempuan Faktor yang mempermudah terjadinya aterosklerosis koroner : Penyebab utama (Mayor) :
• • • • •

Merokok Darah tinggi ( Hipertensi ) Kencing manis Keturunan / genetik Tingginya kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah

angina pektoris merupakan suatu keadaan yang berlangsung singkat. bergantung pada kecepatan dan keparahan penyempitan arteria koronaria dan respons miokardiun : . . arteria koroner berdilatasi dan mengalirkan lebih banyak darah dan oksigen ke otot jantung. Dengan hilangnya penimbunan asam laktat. yaitu seperti ditekan atau terasa berat di dada yang sering menjalar ke lengan kiri. namun jika arteria koroner mengalami kekakuan atau menyempit akibat arterosklerosis dan tidak dapat berdilatasi sebagai respon peningkatan kebutuhan akan oksigen.penyakit jantung iskemik kronis disertai gagal jantung kongestif 1. Terdapat 3 varian utama : angina pektoris tipikal (stabil) mengacu pada nyeri dada saat pasien berolahraga atau mengalami bentuk stress lainnya. pada jantung yang sehat. maka nyeri angina pektoris mereda. Apabila kebutuhan energi sel-sel jantung berkurang. Jika beban kerja suatu jaringan meningkat maka kebutuhan oksigen juga meningkat. Biasanya disebabkan oleh penyempitan aterosklerosis tetap satu atau lebih arteri koronaria.angina pektoris (nyeri dada) . Cara ini tidak efisien dan menyebabkan terbentuknya asam laktat.Penyebab tambahan (Minor) : • • • • • Obesitas (kegemukan) Kurang olah raga/ fisik Stress Umur. sel-sel miokardium mulai menggunakan glikolisis anaerob untuk memenuhi kebutuhan energi mereka. maka terjadi iskemi miokardium. Penyebab angina pektoris  suplai oksigen yang tidak adekuat ke sel-sel miokardium dibandingkan kebutuhan. maka suplai oksigen menjadi adekuat dan sel-sel otot kembali ke proses fosforilasi oksidatif untuk membentuk energi. Asam laktat menurunkan pH miokardium dan menimbulkan nyeri yang berkaitan dengan angina pektoris.infark miokardium akut . Merupakan kompleks gejala tanpa kelainan morfologik permanen miokardium yang disebabkan oleh insufisiensi relatif yang sementara di pembuluh darah koroner. Nyeri mereda saat waktu istirahat.kematian jantung mendadak . semakin tua resiko meningkat Pemakaian obat-obatan tertentu (steroid) 4 sindrom. Dengan demikian. Proses ini tidak menghasilkan asam laktat. Angina pektoris (nyeri dada) Angina pektoris  suatu sindrom klinis berupa serangan nyeri dada yang khas. Nyeri dada tersebut biasanya timbul pada saat melakukan aktivitas dan segera hilang bila aktivitas dihentikan.

Angina pektoris tidak stabil ini merupakan tanda awal iskemia miokardium dan mungkin irreversible sehingga kadang-kadang disebut angina prainfark. Volume sekuncup menurun sehingga terjadi penurunan tekanan darah sitemik. Akibat kematian sel. sel mencederai sel-sel disekitarnya.terjadi penimbunan trombosit dan pelepasan faktor-faktor pembekuan. Hal ini adalah respons letal terakhir terhadap iskemia miokardium yang tidak teratasi. dan sel tidak dapat memenuhi kebutuhan energinya. Efek Infark Miokard pada kontraktilitas jantung dan tekanan darah. Efek Infark Miokard pada depolarisasi jantung. Infark miokardium juga dapat terjadi jika lesi trombotik yang melekat di arteri menjadi cukup besar untuk menyumbat total aliran ke bagian hilir.  Dengan dilepaskannya berbagai enzim intrasel dan ion kalium serta penimbunan asam laktat. pada beberapa kasus. Protein-protein introsel. embolisasi distal trombus. Angina ini dipicu oleh perubahan akut pada plak disertai trombosis parsial. Sebagian bersifat yasokonstriktif dan sebagian merangsang pembekuan (tromboksan). yang mencederai sel-sel disekitarnya mulai mendapat akses kesirkulasi sistematik dan ruang intersfitium dan ikut menyebabkan edema dan pembengkakan intersfitium disekitar sel miokardium. membangunkan pasien dari tidurnya. angina pektoris tidak-stabil (kresendo) ditandai dengan nyeri angina yang frekuensinya meningkat.- - angina Prinzmetal (varian) mengacu pada angina yang terjadi saat istirahat atau. dan karena pola listrik jantung berubah. Infark Miokardiun Lebih dikenal sebagai “serangan jantung”. Sel-sel miokardium mulai mati setelah sekitar 20 menit mengalami kekurangan oksige. atau jika suatu ruang jantung mengalami hipertrofi berat sehingga kebutuhan oksigen tidak dapat terpenuhi. maka pemompaan jantung menjadi kurang terkoordinasi sehingga kontraktilitasnya menurun. Penyebab infark miokardium  terlepasnya plak arteriosklerosis dari salah satu arteri koroner dan kemudian tersangkut di bagian hilir sehingga menyumbat aliran darah ke seluruh miokardium yang diperdarahi oleh pembuluh tersebut. Tanpa ATP. Infark Miokardium  kematian sel-sel miokardium yang terjadi akibat kekurangan oksigen berkepanjangan. Di tempat peradangan. tercetus reaksi peradangan. Terjadi degranulasi sel mast yang menyebabkan pelepasan histamin dan berbagai prostagtandin. 2. Serangan dipicu oleh olahraga yang semakin ringan. angina Prinzmetal berkaitan dengan spasme arteria koronaria. pompa natrium-kalium berhenti dan sel terisi ion natrium dan air yang akhirnya menyebabkan sel pecah (lisis). Setelah periode ini. kemampuan sel untuk menghasilkan ATP secara aerobis lenyap. dan vasospasme. . jalur-jalur hantaran listrik jantung terganggu. Pada pemeriksaan angiografik. Dengan lisis. Hal ini dapat menyebabkan hambatan depolatisasi atrium atau ventrikel. atau timbulnya suatu disritmia.  Dengan matinya sel-sel otot.

yang merupakan penyebab tersering kematian mendadak. timbul mual . Penyebab tersering kematian jantung mendadak adalah penyakit jantung iskemik. embolus paru. 3.Hipertrofi miokardium . gangguan susunan saraf pusat. Iskemia kronis memudahkan miokardium mengalami aritmia ventrikel letal. . ruptur aneurisma aorta.Jantung membesar. . biasanya dalam bentuk fibrilasi ventrikel. Sering terjadi aritmia dan bersama dengan gagal jantung kongestif. 3. diikuti oleh trombus .Tanda-tanda mengalami infark miokardium : 1. nekrosis pita kontraksi. Gambaran klinis: Penyakit jantung iskemik kronik ditandai dengan terjadinya gagal jantung yang progresif dan berat. perasaan lemas . ditemukan serat atrofik dan hipertrofik. Kematian Jantung Mendadak Kematian Mendadak dapat disebabkan oleh beragam penyakit. 4.Biasanya terdapat morfologik penyakit jantung iskemik  bercak-bercak fibrosis miokardium. 5. 4. Penyakit Jantung Iskemik Kronik Kadang disebut juga kardiomiopati iskemik. digunakan untuk menjelaskan terjadinya gagal jantung kongestif progresif sebagai akibat jangka panjang cedera miokardium iskemik. 2. merupakan penyebab utama kematian. Bentuk penyakit jantung iskemik kronis ini sulit dibedakan secara klinis dengan kardiomiopati dilatasi. kelainan serat berupa gelombang. kadang-kadang diperparah oleh serangan angina pektoris maupun infark miokadium.Arteria koronaria umumnya memperlihatkan daerah aterosklerosis sedang sampai berat. kulit yang dingin dan pucat akibat vasokonstriksi sipatis. . Takikardi akibat dari peningkatan stimulasi simpatis jantung.penurunan aliran darah ke otot – otot rangka. pengeluaran urine berkurang karena penurunan aliran darah ginjal serta peningkatan aldosteron dan ADH. Morfologi : .nyeri yang hebat.Diantara miosit yang tersisa. dan infeksi.Terdapat daerah fibrosis miokardium . termasuk penyakit jantung.Trombus oklusif tidak ditemukan .ruptur plak akut. kadang-kadang sangat mencolok akibat dilatasi semua rongga jantung .vasospasme koroner memicu aritmia ventrikel yang fatal. Morfologi : .

Daftar Pustaka : Kalim H.Kesimpulan : * Penyebab penyakit jantung koroner adalah terjadinya penyempitan aliran darah ke otot jantung yang terjadi akibat penebalan lapisan tunika intima dan rupturnya plak yang diikuti oleh pembentukan trombus. 2001. . otot jantung (miokardium) memerlukan pasokan darah yang kaya akan oksigen dari arteri koroner. * Nyeri dada hampir sama tempat dan kualitasnya. Komplikasi utama dari penyakit arteri koroner adalah angina dan serangan jantung (infark miokardial). Endapan lemak (ateroma atau plak) terbentuk secara bertahap dan tersebar di percabangan besar dari kedua arteri koroner utama. Pada angina pektoris biasanya 1 . hal 226 35. Jika penyumbatan arteri koroner semakin memburuk. Ateroma bisa menonjol ke dalam arteri dan menyebabkan arteri menjadi sempit.hipoksemi (iskemi) karena kelainan vaskular. yang mengelilingi jantung dan menyediakan darah bagi jantung. Jika ateroma terus membesar. yang membedakan adalah lama terjadinya. Proses pembentukan ateroma ini disebut aterosklerosis. * Pada penyakit jantung arteriosklerosis di kenal 2 keadaan ketidakseimbangan masukan kebutuhan oksigen yaitu : . LDH yang meninggi pada infark miokardium. SGOT. * Untuk membedakan apakah angina pektoris atau infark miokardium dilakukan pemeriksaan enzim CPK (kreatinin fosfokinase). Perbedaannya ialah pada iskemi terdapat kelainan vaskular sehingga perfusi ke jaringan berkurang dan eleminasi metabolit yang ditimbulkannya menurun juga. . Penyebab utama dari iskemi miokardial adalah penyakit arteri koroner.5 menit sedangkan pada infark miokardium lebih dari 20 menit. Jakarta: Balai Penerbit RS Jantung Harapan Kita. menyebabkan kerusakan jantung. * Penyakit Arteri Koroner ditandai dengan adanya endapan lemak yang berkumpul di dalam sel yang melapisi dinding suatu arteri koroner dan menyumbat aliran darah. Supaya bisa berkontraksi dan memompa secara normal. sehingga gejalanya akan lebih cepat muncul.hipoksia (anoksi) karena kekurangan oksigen dalam darah. bagian dari ateroma bisa pecah dan masuk ke dalam aliran darah atau bisa terbentuk bekuan darah di permukaan ateroma tersebut. Penyakit Kardiovaskular dari Pediatrik sampai Geriatrik. bisa terjadi iskemi (berkurangnya pasokan darah) pada otot jantung.

hal 408. Edisi 7.Rasyidi. 2001. Jakarta : Buku Kedokteran EGC. Robbins. . Jakarta: FKUI. Infark miokard akut.Alwi . hal 165 72. Dalam Pedoman Diagnosis dan Terapi Ilmu Penyakit Dalam. Buku Ajar Patologi. 2007 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful