KIMIA UNSUR

GAS MULIA DAN HALOGEN

APAKAH ITU KIMIA UNSUR ??

Kimia unsur adalah unsur unsur yang mempunyai sifat kimia Yang berada di lingkungan sekitar kita. Kimia unsur dalam pelajaran kimia mempelajari tentang unsur – unsur kimia yang mempunyai sifat – sifat khusus

Kimia Unsur
A. B. C. D. Kelimpahan dan Identifikasi Unsur Golongan Gas Mulia dan Halogen Golongan Alkali dan Alkali Tanah Periode Ketiga dan Periode Keempat

E.
F.

Kegunaan Unsur dan Senyawa Kimia
Unsur Radioaktif

Energi ionisasi : semakin besar .Afinitas : semakin besar . Berlaku : . Dalam 1 golongan (semakin ke atas) dan dalam 1 periode (semakin ke kanan). Kekhas sifat ke 2 golongan tersebut dapat membantu kita unsur-unsur yang lain. sifat fisik dan sifat kimia.Golongan gas mulia dan halogen Beberapa golongan unsur memiliki nama khusus seperti golongan VIIIA (gas mulia) dan VIIA (halogen).jari jari atom : semakin kecil . Golongan tersebut memiliki nama khusus seperti sifat priodik.Keelektronegatifan : semakin besar .

Pilih salah satu .

sifat periodik unsur golongan gas mulia b. Sifat kimia usur golongan gas mulia .GAS MULIA • Sifat unsur golongan gas mulia a. Sifat fisik gas mulia c.

SIFAT PERIODIK UNSUR GOLONGAN GAS MULIA Gas mulia merupakan unsur yang stabil. Kesetabilan unsur. Gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain dan sukar menerima ataupun melepas elktron.unsur golongan gas mulia menyebabkan unsur. Hal ini dapat dilihat dari harga afinitas elektronnya yang rendah.unsur ini sukar membentuk ion. Dengan elektron valensi yang sudah penuh hal unsur gas mulia yang sangat sukar menerima elektron. . artinya sukar melepas atau menerima elektron.

178 Ne 10 8 0.45 -71 -62 1040 9. dan jari-jari atom unsur gas mulia pada Tabel di bawah! Data Fisis Nomor atom Elektron valensi Jari-jari atom (Ǻ) Titik leleh (0C) Titik didih (0C) Energi ionisasi (kj/mol) Afinitas electron (kj/mol) Kerapatan (g/L) He 2 2 0. Perhatikanlah data afinitas elektron.2 -153.0 2080 -120 0.10 -157. sukar untuk menerima elektron maupun untuk melepas elektron.6 -246.78 Xe 54 8 1.73 .9 2640 -48 0. gas mulia termasuk unsur yang stabil.95 -189.2 -268. artinya sukar bereaksi dengan unsur lain.78 Kr 36 8 1.1 1170 -77 5.9 1520 -96 1.8 -108.Sifat Periodik Unsur Gas Mulia Dengan konfigurasi elektron yang sudah penuh.900 Ar 18 8 0.89 Rn 86 8 1.4 -185.30 -111.4 1350 -96 1. energi ionisasi.50 -272.65 -248.

Sifat periodik unsur gas mulia Konfigurasi Elektron 1s2 [He] 2s2 2p6 [Ne] 3s2 3p6 [Ar] 4s2 3d10 4p6 Unsur He Ne Ar Kr Nomor Atom 2 10 18 36 Xe Rn 54 86 [Kr] 5s2 4d10 5p6 [Xe] 6s2 5d10 6p6 .

2 gas mulia 18. Nomor atom Deret kimia Golongan. s ↑ He ↓ Ne 4.002602(2) g/mol 1s2 2 . Lambang. He. Periode. Blok Penampilan Massa atom Konfigurasi elektron Jumlah elektron tiap kulit helium.HELIUM Keterangan Umum Unsur 2 hidrogen ← helium → - Nama. 1.

2. Ne.Neon Neon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10. 10 gas mulia 18. Periode. Zat ini memberikan pendar khas kemerahan jika digunakan di tabung hampa (vacuum discharge tube) dan lampu neon. 8 neon. Lambang.1797(6) g/mol 1s2 2s2 2p6 2. p takberwarna . Neon termasuk kelompok gas mulia yang tak berwarna dan lembam (inert). Sifat ini membuat neon terutama dipergunakan sebagai bahan pembuatan tanda Keterangan Umum Unsur Nama. Nomor atom Deret kimia Golongan. Blok Penampilan Massa atom Konfigurasi elektron Jumlah elektron tiap kulit 20.

Periode. 3. Blok Penampilan Massa atom Konfigurasi elektron 18. 18 gas mulia 18 Ne klorin ← argon → - ↑ Golongan. Lambang.948(1) g/mol [Ne] 3s2 3p6 Jumlah elektron tiap kulit 2.ARGON Keterangan Umum Unsur Nama. Nomor atom Deret kimia argon. 8 . p Ar ↓ Kr 39. 8. Ar.

Lambang. 18.798(2) g/mol [Ar] 3d10 4s2 4p6 2. 8. 36 noble gases 18. 8 . p Penampilan Massa atom Konfigurasi elektron Jumlah elektron tiap kulit 83. Nomor atom Deret kimia Golongan. Kr.KRIPTON Keterangan Umum Unsur Nama. Blok krypton. 4. Periode.

XENON Xenon adalah unsur dengan lambang kimia Xe. Xenon dipergunakan untuk mengisi lampu sorot. mengisi bilik gelembung yang dipergunakan oleh ahli fisika untuk mempelajari partikel sub-atom.29. tak berbau dan tidak ada rasanya. Xenon diperoleh dari udara yang dicairkan. . nomor atom 54 dan massa atom relatif 131. tak berwarna. dan lampu berintensitas tinggi lainnya. berupa gas mulia.

18. Radon dapat menyebabkan kanker paru paru. 32.Nomor atom Deret kimia Golongan. Periode. Rn.8 hari dan digunakan dalam radioterapi. 86 gas mulia 18. Blok Penampilan Massa atom Konfigurasi elektron Jumlah elektron tiap kulit radon. p tak berwarna (222) g/mol [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p6 2. Rn-222 mempunyai waktu paruh 3. 6. 8.RADON Radon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia dan beradioaktif. Radon juga gas yang paling berat dan berbahaya bagi kesehatan.000 kematian di Uni Eropa setiap tahunnya Keterangan Umum Unsur Nama. 18. Radon terbentuk dari penguraian radium. 8 . dan bertanggung jawab atas 20. Lambang.

2.2 -248.8 24.SIFAT FISIK GAS MULIA Tidak Berwarna. sedikit larut dalam air. Titik Didih Unsur Helium Neon Argon Kripton Xenon Radon K 4.8 -185.8 -245.7 -153 -108 -62 -272.6 83. 3. Molekul-molekulnya terdiri atas satu atom (monoatom). 1. tidak berasa.3 120 165 211 0C Titik Leleh K 0. dan khusus untuk Helium elektron valensinya 2.4 -189.9 116 161 202 0C -268.1 -157 -112 -71 . maka gas mulia bersifat kekal dan diberi valensi nol. tidak berbau.2 87. Mempunyai elektron valensi 8.2 27.

Pembuatan dan reaksi gas mulia Gas mulia dapat di peroleh dari pendingina udara cair secara bertahap (destilasi bertingkat) Sebab titik didik komponennya bervariasi. sebab pada sumber gas alam tertentu terdapat He dalam jumlah tidak terlalu rendah • Rn terdapat dalam rongga-rongga batuab uranium berasal dari peluruhan Ra 226Ra 88 222 86 Rn + 4He 2 . • He dapat diperolah dengan jalan pemisahan dari gas alam. • Argon secara khusus dapat diperoleh dari reaksi udara dengan karbit : CaC2 + N2 2CaC2 + O2 CaO + CO2 CaCN2 + C (bebas dari N2) 2CaO + 4C (bebas dari O2) CaCO3 (bebas dari CO2) Sebagai sisanya adalah Ar dan gas mulia lain.

6 - .Sifat kimia usur golongan gas mulia Biloks +2 Senyawa XeF2 KrF2. 2SbF5 RnF2 +4 XeF4 KrF4 +6 +8 XeF6 XeO4 XeO6-4 Penampakan Kristal tak berwarna Padatan Kristal tak berwarna Kristal tak berwarna Gas tak berwarna Padatan tak berwarna 0C Struktur Linier Linier Linier Segiempat datar Segiempat datar Pentagonal bipiramidal cacat Tetrahedral Oktahedral 129 50 117 49.

lampu reklame. XeO4 merupakan oksdator yang sangat kuat Terapi kanker . pendingin pada reaktor nuklir Ar Kr Xe Rn Sebagai obat biaus pada pembedahan.Kegunaan Gas Mulia He Ne Pengisi balon udara. Senyawa Xe dan oksigen: XeO3. pencampur oksigen pada tabung penyelam dan sebagai pendingin untuk suhu mendekati 0 K Pengisi bola lampu. lampu TL.

Unsur-unsur halogen merupakan unsur yang bersifat elektronegatif dan mudah bereaksi dengan unsur elektropositif untuk membentuk garam. brom iodin . Anda dapat lebih mengenal sifat-sifat unsur halogen dengan mempelajari urayan berikut.HALOGEN fluor clor Halogen artinya pembentuk garam.

SIFAT UNSUR HALOGEN • • • Sifat periodik unsur halogen Sifat fisik unsur halogen Sifat kimia unsur halogen .

0 1.64 0.0 -324.99 1.008.7 Iodin Astatin 5s2 5p5 6s2 6p5 1.00 3.33 1.2 -270 .96 1.40 2.251.14 4.681.20 1.Sifat periodik unsur halogen Sifat unsur Elektron Valensi Jari-jari Atom(Å) Keeletronegatifan Energi Ionisasi (kJ mol-1) Afinitas Elektron (kJ mol-1) Fluorin Klorin Bromin 2s2 2p5 3s2 3p5 4s2 4p5 0.4 930 -295.66 2.9 -328.a.0 -349.139.16 2.1 1.

78 184.5 302 .Titik didih dan titik leleh unsur-unsur halogen Unsur Fluorin Klorin Bromin Iodin Astatin Titik didih (‘C) -188.14 -34.25 113.35 337 Titik leleh (‘C) -219.62 -100.6 58.98 -7.

oksidator 7. Dengan basa kuat (panas) 12.SIFAT FISIS DAN KIMIA HALOGEN X2 1. Br 9. Molekulnya 2. Warna larutan (terhadap pelarut 4) 6. Pembentukan asam oksi 2 M + nX2 → 2MXn (n = valensi logam tertinggi) X2 + 2MOH→ MX + MXO + H2O (auto redoks) 3X2 + 6MOH→ 5MX + MXO3 + 3H2O (auto redoks) Membentuk asam oksi kecuali F . Wujud zat (suhu kamar) 3. Br. Dengan basa kuat MOH (dingin) 11. Warna gas/uap 4. Reaksi pendesakan pada senyawa halogenida X = Cl. Pelarutnya (organik) 5. CS2 Tak berwarna Tak berwarna Coklat Ungu Gas Kuning hijau Cair Coklat merah Padat Ungu Klor (Cl2) Brom (Br2) Iodium (I2) (makin besar sesuai dengan arah panah) X = Br dan I Cl2 + 2KX → 2KCl + X2 X=I Br2 + KX → 2K Br + X2 8. I F2 + 2KX → 2KF X2 Tidak dapat mengusir F. Cl. Kereaktifan terhadap gas H2 Fluor (F2) Diatom Gas Kuning muda CCl4. Reaksi dengan logam (M) 10.

Potensial Reduksi (Eored > 0) 7. Massa Atom 9F Klor 17Cl Brom 35Br Iodium 53I [X] ns2 . Keelektronegatifan 6.HUBUNGAN ANTARA JARI – JARI ATOM. Suhu Didih (0o) 9. +7 114. Jari-jari Atom 4. np5 3. +7 -72 58 +1 +5. AFINITAS ELEKTRON. Konfigurasi elektron 2.2 -1 -101. +7 .0 -34 + 1. Suhu Lebur (0o) 8. +3 +5. Bilangan Oksidasi Senyawa Halogen -216. Energi Ionisasi dan Afinitas Elektron 5.0 183 +1 +5. DAN KEREAKTIFAN HALOGEN Fluor UNSUR 1.6 -188.

.

.

.

.

.

SIFAT KIMIA UNSUR GOLONGAN HALOGEN 1. 3. Kelarutan Kereaktifan dan daya pengoksidasi halogen Reaksi pendesakan halogen Sifat asam Reaksi kimia . 5. 2. 4.

.

.

halogen molecule structure model d(X−X) / pm (gas phase) 143 199 d(X−X) / pm (solid phase) 149 198 fluorine chlorine F2 Cl2 bromine Br2 228 227 iodine I2 266 272 .

HX HF HCl HBr HI Sifat reduktor Keasaman Kepolaran Kestabilan terhadap panas Catatan :  makin besar/kuat sesuai dengan arah panah .

pekat (oksidator) 5. Dalam pelarut non polar (Benzena/Toluen a) 3. Bentuk pada suhu biasa 2. menghantarkan arus listrik Teroksidasi menjadi Br2 Teroksidasi menjadi I2 Terurai menjadi H2 dan I2 Tidak terurai Sedikit terurai . Dalam air 4.SIFAT FISIKA DAN KIMIA HIDROGEN HALIDA HCl 1. Dengan H2SO4. Kestabilan terhadap pemanasan Tidak teroksidasi HBr HI Gas tidak berwarna Larut. tak menghantarkan arus listrik Larut.

Warna gas/uap 4. Dengan basa kuat (panas) 12. Pelarutnya (organik) 5. Reaksi pengusiran pada senyawa halogenida X = Cl. Cl. Molekulnya 2. Wujud zat (suhu kamar) 3. Warna larutan (terhadap pelarut 4) 6. Br 9. Kereaktifan terhadap gas H2 (makin besar sesuai dengan arah panah) X = Br dan I Cl2 + 2KX  2KCl + X2 X=I Br2 + KX  2KBr + X2 8. Reaksi dengan logam (M) 10. I F2 + 2KX  2KF + X2 Tidak dapat mengusir F. CS2 Tak berwarna Coklat Ungu 7. Kelarutan oksidator Fluor (F2) Klor (Cl2) Brom (Br2) Iodium (I2) Diatom Gas Kuning muda Gas Kuning hijau Tak berwarna Cair Coklat merah Padat Ungu CCl4. Dengan basa kuat MOH (dingin) 11.X2 1. Br. Pembentukan asam oksi Catatan : I2 larut dalam KI membentuk garam poli iodida I2 + KI  Kl3 I2 larut terhadap alkohol coklat 2 M + nX2  2MXn (n = valensi logam tertinggi) X2 + 2MOH  MX + MXO + H2O (auto redoks) 3X2 + 6MOH  5MX + MXO3 + 3H2O (auto redoks) Membentuk asam oksi kecuali F .

.

.

50348/.2 #0.91..7:9..$% &$&#         0.3.8.3/.3/.403 #0.82. .3 070.9.403 $1.8.8503/08.

.

.

9:70 24/0 /   .:0 897:.403 240..

52 .80    /   .85.

80    1:4730 . 52 84/ 5.4730 -74230   7 4/30    .

2.970/:947 0.7.   7  $1.3 089.3 907.7.8.55.8 .3 054.3 -08.3 F 2.3.9.-./.9.

9 808:.5.7.3 .3.:./03. .

7:9 343 54.8:: -../.7 0303.8.  .2 50.$%$#    039:5.

39.3.8203.203./ %07:7.7:8897 .%4:03 .9 48/. $0/9907:7.3907.907:7.7:9 203.7.7:8897 %0748/.8203.5 502.8 7  ./ /..8.73.  .7./.7  03. .3  %/.3 %/.7:9 9.3.89/.-07.39. .-.3$  50./7 %0748/.90748/.203.3.947  089.2.

7  .9 8::.8.  ::/.73..  40:3.2.

290793    F      .. !.8 :33 .8.9 &3: 2.9 203:87   7  #0. 7 /.803.-07.0384.5  !0.73.7:9907..35. 47. .91.2480.9 &3:  $ %.8.73.2202-039:.  F   .:9470/48  F      .:.5.9  3 F 3 3.44.34. 4.:.3.: .2544//..7:9  0.3  . -07./.3907.8./.8  !02-039:.3-.7.8/03.3-.3./.8.5.3   F    #0.7:9.4.3.248 .8 :47  47  742 7 4/:2  .9.:.8 :332:/.:.5.3  .8503:87.9 5.73.7808:.942 .7:9/./03.947  070.9.9  /33  03.2   03. .550.  .5.9 207.7:93./.403/.  7    F    7  F 7   %/.7:9. %.7 4.348/./.3 907.:9470/48 02-039:..7.3-08./.3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful