P. 1
1606

1606

|Views: 34|Likes:
Dipublikasikan oleh resech

More info:

Published by: resech on Nov 16, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2011

pdf

text

original

/>;

\

Pros. Seminar Hasil Litbang SDH 6 Mei 1992

~~

\JNvENTARISASI JA~

KAYU DI HABEMA

Yohanes B. Subowo Balitbang Mikrobiologi, Puslitbang Biologi - UPI. Bogor

ABSTRACT
INVENTARISATION OF FUNGI IN IIABEMA. Y.B. SUBOWO. The Inventarisation

of fungi have been carried out in Habema, layawijaya district. The aim of this study was to get more information concerning wood fungi in Jayawijaya district especially in Wamena. The result of this work found 30 species of wood fungi, consist of 17 species 'identified as edible mushrooms and 13 species not edible.

PENDAHULUAN
Jamur atau cendawan merupakan tumbuhan tidak berklorofil yang sudah lama dikenal manusia. Untuk hidupnya tergantung pada organisme lain, baik organisme hidup maupun mati sehingga hal ini sering menimbulkan permasalahan. Beberapa jenis jamur parasit yang tumbuh pada tanaman di antaranya: Phytophtora infestans sering menginfeksi tanaman kentang; Puccinia graminis tratici menyebabkan bintik-bintik hitam pada batang tanaman gandum (Vanderplank, 1982). Jamur yang menyebabkan kerusakan makanan di antaranya: Rhizopus nigricans, Penicillium expansum, Aspergillus niger menyebabkan kerusakan pada roti (Frazier, 1967). Kayu-kayu bangunan juga tidak luput dari serangan jamur khususnya oleh kelompok Basidiomycetes. Menurut Hunt (1986) semua cendawan pembusuk kayu menyebabkan sangat menurunnya kekuatan serta kerapatan kayu, misalnya: Fomes pint menyebabkan kerusakan kayu teras pada pohon tanaman konifer; Polyporus schweinitzii dan E laricis biasanya membusukkan kayu-kayu tumbuhan daun jarum. Walaupun beberapa jenis jamur merugikan manusia namun ada pula yang menguntungkan, misalnya: jamur-jamur yang tubuh buahnya enak dimakan di antaranya: Macrolepiota procera, M. rhaeodes, Craterellus cornucopioides, Pleurotus ostreatus, Calocybe gambosum, Boletus sp., Fistulina hepatica (Kibby, 1979). Sebagai bahan pangan kandungan gizi jamur tidak kalah dibandingkan bahan pangan lain. Beberapa faktor fisik lingkungan yang berpengaruh pada pertumbuhan jamur di antaranya: temperatur, cahaya, radiasi, gravitasi, tekanan hidrostatik dan viskositas. memungkinkan Suhu merupakan faktor yang paling penting, suhu kurang dari 70°C

'1,79

dengan tujuan untuk mendapatkan data iImiah mengenai jamur kayu di daerah ini. perlu pula dikembangkan taraf hidup masyarakatnya. Dilakukan pula isolasi jamur ke dalam media agar. Sebagian besar daerahnya merupakan pegunungan. danau kecil di puncaknya serta udaranya sejuk. Keadaan ini memungkinkan untuk dikembangkan menjadi daerah wisata pegunungan. Jamur yang tumbuh pada kayu dan tanah dikumpulkan kemudian dibersihkan dari kotoran tanah. BAHAN DAN CARA KERJA Penelitian ini dilakukan di Habema. Kabupaten Jayawijaya.Habema dan Okilik . Hill melaporkan bahwa aktifitas dehidrogenase menurun dengan naiknya tekanan (Ainsworth.untuk pertumbuhan jamur. khususnya mengenai bidang pangan. mulai dari ketinggian 1550 m sampai 3200 m di atas permukaan laut. Penduduk bermukim di lbele t Tailarek dan 380 . Berdasarkan ini maka dilakukan inventarisasi jamur kayu. Tekanan hidrostatik berpengaruh pada aktivitas fisiologi. Pada musim penghujan penduduk mengumpulkan jamur yang enak dimakan dari hutan kemudian dibawa ke pasar untuk dijual. Sejalan dengan pengembangan daerah ini menjadi daerah wisata. Selain itu juga dicatat mengenai habitat. Daerah ini berupa daerah pegunungan. Salah satu makanan yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Wamena dan sekitarnya adalah jamur yang dalam bahasa daerah dinamai "suk". terdiri dari lahan pertanian dan hutan. kernungkinan hal ini disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan mereka mengenai jamur. Specimen jamur dikumpulkan selama bulan Oktober-November 1991. Awetan dibawa ke laboratorium untuk diIakukan identifikasi. sebagian dikeringkan dengan sinar matahari sebagai awetan kering dan sebagian dimasukkan dalam alkohol 70 % sebagai awetan basah.Habema. 1965) Habema merupakan salah satu daerah dataran tinggi terrnasuk Kecamatan Wamena. Desa Hobikosi dan sekitar Wamena. Kabupaten Jayawijaya.Habema.· Cahaya leblh besar berakibat pada reproduksi dari pada pertumbuhan (Griffin. temperatur dan kelembaban sekitarnya. Trek yang ditempuh ada dua yaitu: trek Ibele . Nampaknya usaha untuk membudidayakan secara intensif belum ada. Sedangkan informasi mengenai jamur kayu di daerah ini juga belum banyak. HASIL DAN PEMBAHASAN Trek pertama yang dilalui adalah trek Ibele . 1981).

dijumpai oleh lumut. arcularis. Papuacidrous papuana. Desa Pelebaga kedelai. danau Habema oleh penduduk. Di atas desa Tailarek cukup lebat.5 %. rotan. dijumpai jenis jamur. ditumbuhi pokok-pokok bagi jamur kayu dan sisa-sisa pohon cukup tinggi. sage. Hutan tumbuhan kelembaban herbagai di sini di antaranya: suhu 21°C. 20°C. 3200 meter. hutan campuran. menanam ubi jalar yang merupakan di antaranya: merupakan merupakan sedikit dijumpai jenis jamur. kelembaban ditumbuhi yang merupakan Di lantai hutan yang biasanya lurnut sehingga hanya sedikit dijumpai jenis jamur. kol. anggrek dll. Coriolus versicolor. rumput. dan di bawah gambut udara pada siang hari 82 % temperatur yang dilalui yaitu Okilik . pada siang hari kelembaban yang dijumpai. Poliporus merupakan "sage. Auricularia sp. Banyak di jumpai jenis jamur di sini antara lain: substrat yang cocok bagi kehidupan jamur. daerah hutan ini tidak campuran: jamur substrat kelapa hutan. Pseudotrametes gibbosa. dimakan t. simo. Daerah yang dijumpai Auricularia sp. Tomah di sini berupa -pohon pokok. Jenis jamur sampai dihuni 16°C. Jenis tumbuhan terdapat air. Casuarina sp. Ganoderma Habema merupakan dataran yang luas.Taila. kelapa unerago". di ketinggian pakis. Pada siang Jenis sulphureus . temperatur tertutup . Oudmansiella mucida . Kelembaban Trek kedua tanah pertanian pertanian. iAccariaprox7inil. Tanaman yang sehingga hanya sedikit penduduk : ubi jalar. Coprinus micaceus.. Hanya sedikit juga terdiri dijurnpai Daerahnya atas tanah cukup lucidum. jenis jamur 'herupa yang hidup di sini hanya sedikit diantaranya Tanahnya terdiri atas gambut. Curah hujannya pada pagi hari 75 %. hari 65%-80%. 34. Dari Desa Okilik dengan sedikit sampai pohon lahan terbuka di antaranya yaitu sampai Daerahnya dan hutan. besar. Yang cocok di sini di antaranya:_ Daerah sekitar danau Rusulla emetica. dimakan dimaltan dimakan Fomitopsis pinicola Lenzites betulina Crepidotus mollis Pseudohidnum gelatinosum 381 . di Pelebaga dan suhu 24°C Polyporus Habema hutan. diusahakan kering. Juga dijurnpai macam jenis kayu yang merupakan Tabel 1. buncis... hutan yang Ganoderma sp. Sebagian kol dan sedikit lahan pertanian yang terbuka Karena daerahnya dan hanya kering sedikit pohon makanan hanya sehingga besar penduduk kacang-kacangan. Coprinus atramentariun. Hasil koleksi Jamur di Warnena No.Habema. Jenia 1 2 3 4 Jamur Jumlah banyak banyak banyak sedikit Lokasi Taila Taila Wamena Taila Keterangan t. lumut.

dimakan t. dimakan t.5 Suillus cavipes polyporus sulphureus banyak banyak sedikit. dimakan dimakan dirnakan dimakan dimakan dimakan dimakan dimakan t. dimakan t. dimakan dimakan dimakan dimakan t.banyak dijumpai lebih dari 5 batang . dimakan 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Ganoderma Laccaria Clavaria lucidum proxima inaequalis banyak ban yak banyak banyak banyak banyak 29 30 Poliporus botulinus Coriolus versicolor schizophyllum commune Keterangan : . dimakan dimakan t. dimakan t. dimakan dirnakan dimakan t. dimakan dimakan t. banyak sedikit banyak sedikit sedikit sedikit sedikit banyak banyak banyak banyak banyak banyak sedikit banyak banyak banyak Taila Pelebaga Taila Ibele Pelebaga Pelebaga Pelebaga Taila Pelebaga Taila Pelebaga Wamena Wamena Wamena Taila Taila Pelebaga Ibele Taila Taila Taila Pelebaga Ibele Pelebaga Habema Pelebaga Taila Pe1ebaga Taila Taila Pelebaga Ibele Habema Tai1a Pelebaga Ibe1e Taila Pelebaga Ibele Pelebaga Habema pelebaga Taila Pelebaga Ibe1e Taila Pelebaga Ibele Habema dimakan 6 7 8 9 Fseudo~rametes gibbosa Coprinus atramentarius Psathyrella subatrata Naematoloma fasciculare Harasmius oreades Bole~us edulis Amanita spisa Cantharellus cibareus collybia dryophila Auricularia auricula Fanus choncatus Hineola auricula-yudae Polyporus arcularis Oudmansiella mucida Russula emetica coprinus micaceus Tricholoma Lyophyllum columbetta connatum t. dimakan t. dimakan t.sedikit dijumpai kurang dari 5 batang 382 . dimakan t.

Kelompok jamur ini sering menyebabkan kerusakan pada kayu bangunan. 30 jenis Keadaan tidak jamur ini semua walaupun jamur sebenamya oleh karena hanya aktivitas daerahnya jamur tinggi : sekali. itu juga beberapa jenis pula dengan beberapa jenis jamur yang lain. The Fungi. Gray. Hineola auricula-yudae. The Use of Fungi as Food and In Food Processing. 18901 Cranwood Parkway. p. : w. New York. Selain termasuk Boletus edulis dan Cantherellus Demikian dijumpai cibarius sudah biasa dimakan 1979) tetapi di Indonesia tidak enak dimakan oleh orang Eropa dan banyak dijual di pasar (Kibby.C. G. Polyporus arcularis.: 543 612. Ganoderma lucidum dan Polyporus sulphureus. KESIMPULAN Dari penelitian dibudidayakan: beberapa jenis ini didapatkan 30 macam jenis jamur terdiri dari 17 jamur yang Dua jenis jamur enak dimakan sudah enak dimakan dan 13 jamur tidak biasa dimakan. Didapatkan pula perusak kayu Coriolus versicolor. London. 1970) dan proses metabolisme yang mampu tumbuh. Coriolus versicolor. banyak dibudidayakan. eRC Press The Chemical Rubber Co. 1970. jamur. kuping dibudidayakan disebabkan jamur kering dan juga tidak banyak dijumpai kayu sebagai substrat pertumbuhan yang diperoleh Dari 17 jenis tersebut belumsemua berdiameter dibudidayakan. Air ini digunakan dalam tubuh jamur. Academic Press. Cleveland. p. Polyporus sulphureus. Ganoderma lucidum.Dalam keanekaragaman eksplorasi penelitian jenis pada ini hanya dijumpai kering. jamur di antaranya: kelompok Basidiomycetes. Ohio 44128. disebabkan dilakukan saat musim tumbuh. enak dimakan.00. hanya beberapa jenis yang memiliki dibanding tetapi daerah lain sayang sehingga bila yaitu: Auricularia auricula. Tubuh buah jamur lebih besar dan lebih tebal hasilnya lebih baik. DAFfAR PUSTAKA Ainsworth.430 383 . hanya sedikit dijumpai jamur. 1965. 17 jenis terrnasuk Di daerah laban pertanian Dati 30 jenis jamur nilai ekonomi. Sebagian besar dapat tumbuh dikayu pada Aw 1. untuk beberapa jenis jamur yang lahan pada kekeringan Basidiomycetes ensim (Griffin. Schizophyllum commune. jamur Auricularia auricula dan Hlneola auricula-yudae.n 425 . kemungkinan penduduk setempat belum yang tidak menyenanginya.

1981. Garrat. Guide to Mushrooms. . Pacioni. Oxford University Press.Griffin. 1986'. G. Singapore.5"·429. 384 . UH. Toronto.' Kibby. Oxford. Jakarta. p. Mushrooms and Toadstools. Toronto. John Wiley & Sons. p. : 6·235. p. Fungal Physiology. Akademika Pressindo.A. : 152'· 158.M & G. : 2. New York. p. : 7·256. New York. New York.' Pengawetan Kayu. G. G. 1981. Simon and Schuster. Melbourne. Hunt. 1979.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->