Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sejak dulu sampai sekarang , lalat buah adalah 'artis laboratorium
genetika``yang tetap 'eksis di laboratorium sebagai bahan objek dalam
penelitian. Mengapa sehingga para ilmuwan tertarik??? Lalat buah memilki
berbagai keunggulan dibanding dengan hewan lain, seperti ukuran tubuhnya
kecil, sehingga memungkinkan untuk dipelihara di lab, selain itu, daur hidupnya
sangat cepat, dan yang paling penting, mudah dipelihara pada medium makanan
yang sederhana dan lalat buah juga mudah didapatkan di alam bebas.
Lalat buah seperti halnya hewan lain, hanya dapat tumbuh pada
lingkungan yang sesuai. Oleh karena itu, dalam penelitiannya di laboratorium,
menyangkut pertumbuhan dan perkembangannya atau siklus hidup lalat buah,
maka perlu disediakan medium kultur khusus dalam pelaksanaannya. Akan
tetapi, disini perlu diperhatikan bahwa pemeliharaan lalat buah pada medium
kultur memerlukan pengetahuan kita mengenai pembuatan medium kultur yang
benar sehingga dapat digunakan dalam mengetahui siklus hidup lalat buah
selanjutnya.
Mengingat pentingnya mengetahui cara pembuatan medium kultur khususnya
dalam perkembangbiakan lalat buah di laboratorium, maka pada praktikum kali
ini mengangkat jadul 'Pembuatan Medium Lalat Buah.
B. Tujuan Praktikum
Tujuan praktikum kali ini adalah mengetahui cara pembuatan medium
pemeliharaan lalat buah.
C. ManIaa Praktikum
Mahasiswa akan lebih trampil dalam pembuatan medium perkembangan lalat
buah.

BAB II
TIN1AUAN PUSTAKA

Thomas Hunt Morgan adalah seorang perintis dalam penggunaan organisme
lalat buah (Drosophila melanogaster sebagai bahan objek dalam penelitian genetik.
Pilihan tersebut teapt sekali karena (1 lalai ini kecil sehingga suatu populasi yang
besar dapat dipelihara dalam laboratorium, (2 daur hidup lalat buag sangat cepat, tiap
dua minggu dapat dihasilkan suatu generasi dewasa yang baru, (3 lalat ini sangat
subur, yang betina dapat menghasilkan ratusan telur yang dibuahi dalam hidupnya
yang pendek itu. Dengan demikian populasi yang besar dihasilkan dan memudahkan
untuk dianalisis. Statistik yang mudah dan dapat diperkaya, dan (4 masih ada
kemungkinan ditemukannya kromosom raksasa ini didalam kelenjar ludah dari larva.
Kromosom raksasa ini akan memperlihatkan secara detail struktur yang jauh lebih
besar dan lebih jelas dibandingkan kromososm normal, Disamping itu kromososm
raksasa ini terdapat dalam masa interIase (Kimball, 1999.