Anda di halaman 1dari 2

BERSEDEKAH dimanapun dan kepada siapapun, jelas merupakan ibadah.

Kotak amal yang selalu terlihat keliling masjid minimal setiap Jum'at-an, pastinya tidak akan dapat mengentas kemiskinan di bumi tercinta kita ini. Para funding rising dari banyak yayasan sosial dan pemberdayaan, rasanya juga masih belum memberikan dampak yang signifikan. Apalagi jika (maaf) ditambah 'ketidakjelasan' yayasan sosial dan pemberdayaan penyalur (yang mendistribusikan) dana-dana sedekah tersebut. Contoh gamblang yang sering ditemui adalah beredarnya para pencari sedekah di bis-bis atau kendaraan umum dan jalan-jalan. Sudah sebegitu miskin-kah umat Islam? Sampai harus mengutus pengikutnya ke jalan-jalan hanya untuk mencari sedekah. Kami sendiri, sebelum menayangkan situs ini telah melakukan sharing dengan beberapa ulama, ustadz, dan para murobi kami, serta mengkaji beberapa literatur yang terkait dengan sedekah ini. Yang pasti, semuanya harus bersumber dari 1 kitab, yaitu Al-Qur'anul Karim. Satu hal yang kami dapatkan adalah soal kebiasaan! Prilaku kita ketika BERSEDEKAH ternyata lebih ke apa adanya. Bagaimana hati. Yang penting ikhlas. Sedikit dari kita yang mau memanjangkan kalam. Tidak banyak dari kita yang berusaha membaca serangkaian kejadian setelah BERSEDEKAH. Bahwa Allah SWT benarbenar telah menganjar sedekah kita 10X lipat. Kontan! Benarkah? Pasti benar. Silahkan dirunut kejadian setelah melakukan sedekah. Kemudian konversikan hal-hal tersebut ke nilai rupiah. Insha Alloh kita akan mendapatkan nilai 10X lipat (bahkan lebih) sebagaimana janji Allah SWT. Jika sudah terbaca, sekarang kita kembali lagi pada kualitas BERSEDEKAH kita. Bagaimana? Tetap. Statis. Sebegitu-begitu saja. Yups... inilah yang kami sebut dengan masalah kebiasaan. Stop! Sekarang kita akan melompat kepembahasan yang di luar konteks BERSEDEKAH. Meskipun pada akhir tulisan ini akan terhubung dan bersinergi. Kami akan menggelitik anda ke soal kebiasaan menggunakan personal komputer. Kami yakin, jika anda membaca tulisan ini pun dari personal komputer atau laptop (yang terhubung dengan internet). Tolong dijawab, sistem operasi apa yang anda gunakan saat ini? Tolong dijawab lagi, dari mana anda memperoleh sistem operasi tersebut? Kami berani bertaruh, 80 dari 100 persen jawaban anda adalah windows dan hasil bajakan! Sebagian dari anda mungkin tidak tahu bahwa windows yang digunakan adalah bajakan. Mengapa anda menggunakan sistem operasi windows? Jawabannya banyak. Mungkin anda termasuk salah seorang yang belum memiliki personal komputer dan hanya memanfaatkan jasa warnet di tempat anda. Tetapi soal penggunaan sistem operasi ini menurut kami lebih disebabkan oleh masalah KEBIASAAN. Kita telah terbiasa menggunakan sistem operasi windows sejak pertama mengenal komputer. Tidak peduli dari mana sumbernya yang pasti keluarga, sahabat, rekan kerja, kenalan, dan orang-orang disekeliling anda, semuanya menggunakan windows. Bahkan toko tempat anda membeli komputer, bahkan tekhnisi komputer langganan kita. Wndows! Saat ini kami katakan, jika anda membeli komputer rakitan siap pakai, maka sistem operasi di dalamnya adalah BAJAKAN. Dengan sendirinya aplikasi-aplikasi yang berjalan di bawahnya juga bajakan (akan kami bahas pada artikel lain). Sangat besar biaya untuk mengkonsumsi perangkat lunak (sistem operasi dan aplikasi-aplikasi pendukung) sesuai kebutuhan. Apalagi jika kita hanya sekedar pengguna biasa (end user), biaya yang dikandung bisa jadi sangat tidak masuk akal. Kembali ke Laptop (meminjam istilah mas Tukul), kami terinspirasi oleh kedua hal tersebut di atas (bersedekah dan tekhnologi). Dari 2 zona yang sangat berbeda (religius dan tekhnologi), kami melakukan improvisasi yang Insha Alloh dapat menjembatani keduanya menjadi lebih presisi. Plus kosmetik multi level marketing, kami bermimpi untuk meningkatkan kualitas BERSEDEKAH

umat yang sekaligus me-reduce PEMBAJAKAN SOFTWARE di bumi tercinta kita ini. Inilah jawaban kami, Networking Edutainment! Sebuah permainan jaringan pendidikan yang kami kemas sedemikian rupa hingga kandungan potensi dapat terekspose serentak. Tanpa kompromi karena sistem yang bekerja. Tanpa Insha Alloh karena tidak mungkin berjalan tanpa ridho Allah SWT. Semua akan dapat kita nikmati bersama setelah kita mengeksekusi Tabungan Sedekah senilai Rp.50.000,(lima puluh ribu rupiah) Akhirul kata, terima-kasih atas waktu anda mengunjungi situs www.bengkelsedekah.com Besar harapan kami, anda menjadi salah seorang partisipan di zona sedekah mania ini. Kind Regards, Project Administrator.