Anda di halaman 1dari 4

SATUAN LITOSTRATIGRAFI

Pada satuan litostratigraIi, tujuan pembagiannya yaitu untuk menggolongkan


batuan di bumi secara bersistem menjadi satuan-satuan bernama yang bersendi pada
cirri-ciri litologi dan penentuan satuan didasarkan pada cirri batuan yang dapat
diamati langsung di lapangan. Satuan litostratigraIi pada umumnya sesuai dengan
Hukum Superposisi yang ciri-ciri litologinya meliputi jenis abtuan, kombinasi jenis
batuan, keseragaman gejala litologi batuan dan gejala-gejala lain tubuh batuan di
lapangan.
Satuan litostratigraIi dibagi menjadi satuan yang resmi dan tidak resmi.
a. Satuan litostratigraIi resmi, yaitu satuan yang memenuhi persyaratan Sandi
b. resmimemenuhi persyaratan Sandi. Oleh karena itu, satuan tak resmi harus
bersendi kepada ciri litologi.
Batas dan Penyebaran Satuan
Batas satuan litostratigraIi adalah sentuhan antara dua satuan yang berlainan
ciri litologi, yang dijadikan dasar pembeda kedua tersebut. Batas satuan ditempatkan
pada yang nyata perubahan litologinya.
Penyebaran satuan litostratigraIi ditentuksn oleh kelanjutan ciri-ciri litologi
yang menjadi ciri penentunya dan dibatasi oleh batas cekungan pengendapan atau
aspek geologi lain.
Tingkat-Tingkat Satuan Litostratigrafi
Urutan tingkat satuan litostratigraIi resmi,
a. elompok, yaitu Satuan litostratigraIi resmi setingakat lebih tinggi dari
Formasi yang menunjukkan keseragaman ciri-ciri litologi. Apabila dalam
suatu elompok terdapat Formasi, maka jumlah dan jenis susunan
Formasinya tidak selalu tetap.
b. Formasi, yaitu satuan dasar dalam pembagian dasar litostratigraIi yang harus
memiliki ciri litologi yang nyata, baik terdiri dari satu macam jenis batuan,
perulangan dari dua jenis batuan atau lebih yang tersingkap di permukaan,
selanjutnya ke bawah permukaan.
c. Anggota, yaitu bagian dari suatu Formasi yang secara litologi berbeda dengan
ciri umum yang bersangkutan serta memiliki penyebaran lateral. Anggota
selalu merupakan bagian dari suatu Formasi, tetapi Formasi tidak selalu
mempunyai Anggota.
Stratotipe atau Pelapisan Jenis
Stratotipe merupakan satuan litostratigraIi resmi di lokasi tipe yang dijadikan
pedoman umum yang letaknya dinyatakan dengan kedudukan koordiant geograIi.
Tata Nama Satuan Litostratigrafi
Tata nama satuan litostratigraIi resmi ialah dwinama (binomial). Untuk
penulisan kedua kata nama satuan litostratigraIi resmi harus dimulai dengan huruI
capital sedangkan nama satuan tak resmi selalu dengan huruI non capital.
Cara Pengusulan Satuan Litostratigrafi Resmi
Dilakukan dengan cara-cara yang dinyatakan secara terbuka dan tertulis,
seperti maksud pengusulan, nama dan tingkat satuan yang diusulkan, hubungan
satuan yang diusulkan dengan satuan lain, lokasi geograIi stratotipe atau lokasi tipe,
penyebaran satuan, dan umur-umur geologi sampai tingkat suatu Zaman atau lebih
kecil.


SATUAN BIOSTRATIGRAFI
Satuan biostratigraIi ialah tubuh lapisan batuan yang dipersatukan berdasar
kandungan Iosil atau ciri-ciri paleontology sebagai pembeda terhadap tubuh batuan
sekitarnya. andungan Iosil yang dimaksud ialah Iosil yang terdapat dalam batuan
yang seumur dengan pengendapan batuan. elanjutan satuan biostratigraIi
ditentukan oleh penyebaran kandungan Iosil yang mencirikannya.
Tingkat dan Jenis Satuan Biostratigrafi
Urutan tingkat satuan biostratigraIi resmi dari yang besar sampai kecil,yaitu
Super-Zona, Zona, Sub-Zona, dan Zonula. Berdasarkan ciri paleontology yang
dijadikan sendi satuan biostratigraIi, dibedakan menjadi Zona umpulan, Zona
isaran, Zona Puncak, Zona Selang, Zona Rombakan dan Zona Padat.
Prosedur Penetapan Satuan Biostratigrafi
Pengusulan suatu satuan BiostratigraIi resmi harus dinyatakn secara terbuka
dan tertulis seperti maksud pengusulan, nama dan tingkat satuan yang diusulkan,
hubungan satuan yang diusulkan dengan satuan lain, lokasi geograIi stratotipe atau
lokasi tipe, penyebaran satuan dan keterangan mengenai nama-nama yang
dipergunakan sebelumnya.






SATUAN KRONOSTRATIGRAFI
Pembagian kronostratigraIi ialah penggolongan lapisan batuan secara
bersistem menjadi satuan bernama berdasarkan interval waktu geologi. Pembagian ini
merupakn kerangka untuk menyusun urutan peristiwa geologi secara local, regional,
dan global. Dalam kronostratigraIi dikenal sebagai Stratotipe Satuan yaitu syatan
stratigraIi yang dibatasi oleh stratotipe batas atas dan bawah di tempat asal nama
batuan dan yang kedua Stratotipe Batas yaitu tipe batas bawah dan atas nama satuan.
Batas satuan adalah bidang isokron yang ditetapkan pada stratotipe.
Urutan tingkat satuan kronostratigraIi resmi ialah Eonotem, Eratem, Sistem,
Seri, dan Jenjang. Satuan ini diberi awalan Super bila tingkatnya dianggap lebih
tinggi dari satuan tertentu. Dalam hal sebaliknya awalan yang digunakan adalah Sub.
elanjutan suatu satuan kronostrastigraIi dari stratotipe ketika terdapat adanya
kesamaan waktu. Pemakaian istilah kronostratigraIi tak resmi tidak boleh
mengacaukan istilah satuan resmi.
Untuk pengusulan satuan kronostratigraIi resmi diperlukan:
a. aksud dari suatu satuan
b. Pemilihan nama satuan
c. DeIine batas atas dan bawah satuan di lokasi
d. Cirri pengenal dan dasar penentuan umur satuan
e. orelasi
I. Penerbitan ilmiah
Perubahan tingkat atau nama satuan kronostratigraIi harus memenuhi
persyaratan seperti mendirikan satuan resmi baru.