Anda di halaman 1dari 42

1aringan tumbuhan

2

February 20, 2010 , In: ilmu
1aringan tumbuhan Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan Iungsi sama.
Jaringan pada tumbuhan dan hewan berbeda. Kali ini kita pelajari jaringan tumbuhan terlebih
dahulu. Jenis-jenis jaringan pada tumbuhan antara lain: Jaringan meristem, jaringan parenkim,
jaringan epidermis, jaringan klorenkim, jaringan kolenkim, jaringan sklerenkim, jaringan
xylem,dan jaringan Iloem.

a. Jaringan Meristem
Jaringan meristem adalah jaringan yang sel-selnya selalu membelah (mitosis) serta belum
berdiIIerensiasi. Ada beberapa macam jaringan meristem, antara lain :
- Titik tumbuh, terdapat pada ujung batang, meristem ini menyebabkan tumbuh memanjang atau
disebut juga tumbuh primer. Terdapat dua teori yang menjelaskan pertumbuhan ini. Yang
pertama adalah teori histogen dari Hanstein yang menyatakan titik tumbuh terdiri dari
dermatogens yang menjadi epidermis, periblem yang menjadi korteks, dan plerom yang akan
menjadi silinder pusat. Teori kedua adalah teori Tunica-Corpus dari Schmidt yang menyatakan
bahwa titik tumbuh terdiri atas Tunica yang Iungsinya memperluas titik tumbuh, serta Corpus
yang berdiIIerensiasi menjadi jaringan-jaringan.
- Perisikel (perikambium) merupakan tempat tumbuhnya cabang-cabang akar. Letaknya antara
korteks dan silinder pusat.
- Kambium Iasikuler (kambium primer). Kambium ini terdapat di antara Xilem dan Iloem pada
tumbuhan dikotil dan Gymnospermae. Khusus pada tumbuhan monokotil, kambium hanya
terdapat pada batang tumbuhan Agave dan Pleomele. Kambium Iasikuler kea rah dalam
membentuk Xilem dank e arah luar membentuk Iloem, sementara ke samping membentuk
jaringan meristematis yang berIungsi memperluas kambium. Pertumbuhan oleh kambium ini
disebut pertumbuhan sekunder
- Kambium sekunder (kambium gabus/ kambium Ielogen), kambium ini terdapat padapermukaan
batang atau akar yang pecah akibat pertumbuhan sekunder. Kambium gabus kea rah luar
membentu sel gabus pengganti epidermis dank e arah dalam membentuk sel Ieloderm hidup.
Kambium inilah yang menyebabkan terjadinya lingkar tahun pada tumbuhan.
- Parenkim yang meristematis terdapat pada beberapa batang pohon palm raja.
b. Jaringan Parenkim
Jaringan parenkim adalah jaringan yang selnya berdinding selulosa tipis yang berIungsi sebagai
pengisi bagian tubuh tumbuhan. Ciri-ciri khas jaringan ini adalah sel-selnya berukuran besar,
berdinding tipis dan susunannya renggang sehingga banyak ruang antar sel dan vakuolanya
besar. Jaringan ini terletak Pada korteks dan empulur batang dan akar, pada buah, serta di antara
Xilem dan Iloem. Adapun Iungsi jaringan parenkim antara lain :
- Sebagai pengisi tubuh
- Tempat menyimpan cadangan makanan
- Parenkim yang berkloroIil berIungsi sebagai tempat Iotosintesis
Jaringan ini dibagi dua, yang pertama adalah parenkim yang berada di daun, disebut mesoIil.
MesoIil yang berbentuk panjang disebut palisade, sedangkan yang berbentuk bulat disebut
jaringan spons. Jenis jaringan parenkim yang kedua adalah jaringan parenkim berkloroIil yang
letaknya tidak di daun, disebut klorenkim.
c. jaringan epidermis
Jaringan epidermis adalah jaringan yang terdapat pada tubuh sebelah luar. Jaringan epidermis
tersusun atas sel-sel hidup berbentuk pipih selapis yang berderet rapat tanpa ruang antar sel.
Jaringan epidermis umumnya tidak berkloroIil, kecuali pada epidermis tumbuhan Bryophita dan
Pterydophyta serta sekitar stomata. Fungsi jaringan epidermis antara lain :
- Pelindung, tidak dapat ditembus air dari luar, kecuali akar yang muda.
- Peresap air dan mineral pada akar yang muda. Oleh karena itu akar-akar yang muda
epidermisnya diperluas dengan tonjolan-tonjolan yang disebut bulu akar.
- Untuk penguapan air yang berlebiha. Bisa melalui evaporasi atau gutasi
- Tempat diIusi O2 dan CO2 sewaktu respirasi, terjadi pada epidermis yang permukaannya
bergabus
Epidermis memiliki beberapa struktur khas sebagai berikut :
- Stomata (mulut daun), yaitu lubang pada lapisan epidermis daun. Sekitar stomata terdapat sel
yang berkloroIil disebut sel penutup. Stomata berIungsi sebagai tempat masuknya CO2 dan
keluarnya O2 sewaktu berIotosintesis. Selai itu stomata juga berIungsi untuk penguapan air
- Trichoma, yaitu rambut-rambut yang tumbuh pada permukaan luar dari epidermis daun dan
batang. BerIungsi untuk menahan penguapan air.
- Bulu-bulu akar, yaitu rambut-rambut yang tumbuh pada permukaan akar yang dapat diresapi
oleh larutan garam-garam tanah.
d. Jaringan Kolenkim
jaringan kolenkim adalah jaringan yang terdiri atas sel-sel hidup yang memiliki selulosa tebal,
penebalan yang utama terjadi pada sudut-sudutnya. Jaringan ini biasanya berkelompok
membentu untaian atau silinder. Jaringan ini terletak pada bagian terluar batang dan urat daun.
Fungsinya sebagai penyokong dan memperkuat organ.
e. Jaringan Sklerenkim
Jaringan sklerenkim terdiri atas sel-sel yang bersiIat mati dan seluruh bagian dinding selnya
mengalami penebalan. Letaknya adalah di bagian korteks, perisikel, serta di antara xylem dan
Iloem. Jaringan sklerenkim pada bagian keras biji dan buah berupa sklereida
Sklerenkim ada dua jenis, yaitu berbentuk Iiber (serat) misalnya rami, dan slereida pada kulit
kacang atau kulit biji. Fungsi jaringan sklerenkim adalah sebagai alat penyokong dan pelindung.
I. Jaringan Xilem
Jaringan Xilem terdapat pada bagian kayu tanaman . Iungsinya menyalurkan air dari akar menuju
bagian atas tanaman. Xilem terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut,
- Unsur trakeal terdiri dari trakea yang sel-selnya berbentuk tabung dan trakeid yang sel-selnya
lancip panjang, dinding selnya berlubang-lubang
- Serabut Xilem yang terdiri dari sel-sel panjang dan ujungnya meruncing
- Parenkim kayu yang berisi berbagai zat seperti cadangan makanan, tannin dan Kristal
g. Jaringan Floem
Jaringan Floem terdapat bagian kulit kayu berIungsi menyalurkan zat makanan hasil Iotosintesis
ke seluruh bagian tumbuhan. Floem terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut,
- Buluh tapis berbentuk tabung dengan bagian ujung berlubang-lubang
- Sel pengiring berbentuk silinder-silinder dan lebih besar daripada sel-sel tapis serta plasmanya
pekat
- Serabut Iloem, bentuknya panjang dengan ujung-ujung berhimpit dan dindingnya tebal
- Parenkim Iloem, selnya hidup memiliki diding primer dengan lubang kecil yang disebut noktah
halaman. Parenkim Iloem berisi tepung, dammar, atau Kristal.
%umbuhan C3, C4, dan C6
8erdasarkan Llpe foLoslnLesls Lumbuhan dlbagl ke dalam Llga kelompok besar yalLu C3 C4 dan CAM
(crassulacean acld meLabollsm) 1umbuhan C4 dan CAM leblh adapLlf dl daerah panas dan kerlng
dlbandlngkan dengan Lumbuhan C3 namun Lanaman C3 leblh adapLlf pada kondlsl kandungan CC2
aLmosfer Llnggl Sebaglan besar Lanaman perLanlan seperLl gandum kenLang kedelal kacangkacangan
dan kapas merupakan Lanaman darl kelompok C3

1anaman C3 dan C4 dlbedakan oleh cara mereka menglkaL CC2 darl aLmosflr dan produk awal yang
dlhasllkan darl proses asslmllasl
ada Lanaman C3 enzlm yang menyaLukan CC2 dengan 8u8 (8u8 merupakan subsLraL unLuk
pembenLukan karbohldraL dalam proses foLoslnLesls) dalam proses awal asslmllasl [uga dapaL menglkaL
C2 pada saaL yang bersamaan unLuk proses foLoresplrasl ( foLoresplrasl adalah resplraslproses
pembongkaran karbohldraL unLuk menghasllkan energl dan hasll samplng yang Ler[adl pada slang harl)
!lka konsenLrasl CC2 dl aLmosflr dlLlngkaLkan hasll darl kompeLlsl anLara CC2 dan C2 akan leblh
mengunLungkan CC2 sehlngga foLoresplrasl LerhambaL dan asslmllasl akan berLambah besar

ada Lanaman C4 CC2 dllkaL oleh L (enzym penglkaL CC2 pada Lanaman C4) yang Lldak dapaL
menglkaL C2 sehlngga Lldak Ler[adl kompeLlsl anLara CC2 dan C2 Lokasl Ler[adlnya assoslasl awal lnl
adalah dl selsel mesofll (sekelompok selsel yang mempunyal klorofll yang LerleLak dl bawah selsel
epldermls daun) CC2 yang sudah LerlkaL oleh L kemudlan dlLransfer ke selsel bundle sheaLh
(sekelompok selsel dl seklLar xylem dan phloem) dlmana kemudlan penglkaLan dengan 8u8 Ler[adl
karena Llngglnya konsenLasl CC2 pada selsel bundle sheaLh lnl maka C2 Lldak mendapaL kesempaLan
unLuk bereaksl dengan 8u8 sehlngga foLoresplrasl sangaL kecll and C sangaL rendah L mempunyal
daya lkaL yang Llnggl Lerhadap CC2 sehlngga reaksl foLoslnLesls Lerhadap CC2 dl bawah 100 m mol m2
s1 sangaL Llnggl la[u asslmllasl Lanaman C4 hanya berLambah sedlklL dengan menlngkaLnya CC2
Sehlngga dengan menlngkaLnya CC2 dl aLmosflr Lanaman C3 akan leblh berunLung darl Lanaman C4
dalam hal pemanfaaLan CC2 yang berleblhan

ConLoh Lanaman C3 anLara laln kedele kacang Lanah kenLang dll
conLoh Lanaman C4 [agung sorgum dan Lebu


Arthropoda

rthropoda adalah Iilum yang paling besar dalam dunia hewan dan mencakup serangga, laba-
laba, udang, lipan dan hewan sejenis lainnya. Arthropoda adalah nama lain hewan berbuku-
buku. Arthropoda biasa ditemukan di laut, air tawar, darat, dan lingkungan udara, termasuk
berbagai bentuk simbiosis dan parasit. Hampir dari 90 dari seluruh jenis hewan yang diketahui
orang adalah Arthropoda. Arthropoda memiliki beberapa karakteristik yang membedakan dengan
Iilum yang lain yaitu : Tubuh bersegmen; segmen biasanya bersatu menjadi dua atau tiga daerah
yang jelas, anggota tubuh bersegmen berpasangan (Asal penamaan Arthropoda), simetri
bilateral, eksoskeleton berkitin; secara berkala mengalir dan diperbaharui sebagai pertumbuhan
hewan, kanal alimentari seperti pipa dengan mulut dan anus, sistem sirkulasi terbuka, hanya
pembuluh darah yang biasanya berwujud sebuah struktur dorsal seperti pipa menuju kanal
alimentar dengan bukaan lateral di daerah abdomen, rongga tubuh; sebuah rongga darah atau
hemosol dan selom tereduksi, sistem syaraI terdiri atas sebuah ganglion anterior atau otak yang
berlokasi di atas kanal alimentari, sepasang penghubung yang menyalurkan dari otak ke sekitar
kanal alimentari dan tali syaraI ganglion yang berlokasi di bawah kanal alimentary, ekskresi
biasanya oleh tubulus malphigi; tabung kosong yang masuk kanal alimentari dan material hasil
ekskresi melintas keluar lewat anus, respirasi dengan insang atau trakhea dan spirakel, tidak ada
silia atau neIridia.
Empat dari lima bagian (yang hidup hari ini) dari spesies hewan adalah arthropoda, dengan
jumlah di atas satu juta spesies modern yang ditemukan dan rekor Iosil yang mencapai awal
Cambrian. Arthropoda biasa ditemukan di laut, air tawar, darat, dan lingkungan udara, serta
termasuk berbagai bentuk simbiotis dan parasit.
Hampir dari 90 dari seluruh jenis hewan yang diketahui orang adalah Arthropoda. Arthropoda
dianggap berkerabat dekat dengan Annelida, contohnya adalah Peripetus di AIrika Selatan.
Arthropoda dalam dunia hewan merupakan Iilum yang terbesar di dunia. Jumlah spesiesnya
yaitu sekitar 900.000 spesies dengan beragam variasi. Jumlah ini kira-kira 80 dari spesies
hewan yang diketahui sekarang. Arthropoda dapat hidup di air tawar, laut, tanah, dan praktis
semua permukaan bumi dipenuhi oleh spesies ini. Arthropoda mungkin satu-satunya yang dapat
hidup di Antartika dan liang-liang batu terjal di pegunungan yang tinggi. Semua anggota Iilum
ini mempunyai tubuh beruas-ruas dan kerangka luar yang tersusun dari kitin. Rongga tubuh
utama disebut hemocoel. Hemocoel terdiri dari sejumlah ruangan kecil yang dipompa oleh
jantung. Jantung terletak pada sisi dorsal dari tubuhnya. Sistim saraI anthropoda seperti pada
annellida, terdapat bagian ventral tubuh berbentuk seperti tangga tali. Arthropoda memiliki lima
kelas, diantaranya yaitu : kelas Chilopoda, kelas Diplopoda, kelas Crustacea, kelas Arachnida,
dan kelas Insecta





Sub kelas ApLerygoLa
Sub kelas ApLerygoLa lnl memlllkl clrlclrl sebagal berlkuL
1ldak bersayap
1ldak mengalaml meLamorfosls (ameLabola)
1lpe muluLnya mengglglL
8aLas anLara kepala dada dan peruL Lldak [elas
AnLenanya pan[ang Lldak beruasruas
ConLoh speclesnya yalLu kuLu buku (Leplsma sacharlna)
kuLu buku dapaL merusak buku karena dapaL mengeluarkan enzlm selulase

Sub kelas LerygoLa
Sub kelas LerygoLa lnl memlllkl clrlclrl sebagal berlkuL
Memlllkl sayap
Mengalaml meLamorfosls
1lpe muluLnya bervarlasl

8erdasarkan asal Lumbuhnya sayap sub kelas LerygoLa dlbedakan men[adl dua kelompok yalLu
LksopLerygoLa adalah kelompok lnsekLa yang sayapnya berasal darl Lon[olan luar dlndlng
Lubuh8erdasarkan Llpe sayap Llpe muluL dan meLamorfoslsnya eksopLerygoLa dlbedakan men[adl
beberapa ordo yalLu ordo lsopLera ordo CrLhopLera ordo PemlpLera ordo CdonaLa

LndopLerygoLa adalah kelompok lnsekLa yang sayapnya berasal darl Lon[olan kearah dalam dlndlng
Lubuh 8erdasarkan Llpe sayap Llpe muluL dan meLamorfoslsnya endopLrygoLa dlbedakan men[adl
beberapa ordo yalLu ordo ColeopLera ordo PymenopLera ordo ulfLera ordo LepldopLera ordo
ShlponapLera


Sub kelas LerygoLa LksopyLerygoLa
Crdo lsopLera

lsopLera berasal darl bahasa LaLln lso sama pLeron sayap yang berarLl lnsekLa bersayap sama

Clrlclrl laln yang dlmlllkl oleh ordo lsopLera adalah
Memlllkl dua pasang sayap Llpls yang Llpe dan ukurannya sama
Mengalaml meLamorfosls Lldak sempurna
1lpe muluL mengglglL
Cara hldupnya membenLuk kolonl dengan slsLem pembaglan Lugas LerLenLu yang dlsebuL pollmorflsme
embaglan Lugas lLu adalah ra[a raLu dan pra[urlL aLau LenLara
ConLoh PelanlLhermls sp (rayap)



Crdo CrLhopLera

CrLhopLera berasal darl bahasa LaLln orLhop lurus pLeron sayap yang berarLl lnsekLa bersayap lurus

Clrlclrl laln yang dlmlllkl oleh ordo orLhopLera adalah
Memlllkl dua pasang sayap yalLu sayap depan dan sayap belakang Sayap baglan depan lurus leblh
Lebal dan kaku (perkamen) sedangkan sayap belakang Llpls seperLl selapuL
Mengalaml meLamorfosls Lldak sempurna
1lpe muluL mengglglL
kakl pallng belakang (kakl keLlga membesar)
ConLoh kecoa (erlplaneLa amerlcana)
!angkrlk (Crlllus sp)
8elalang sembah (1enodora sp)




Crdo PemlpLera

Clrlclrl laln yang dlmlllkl oleh ordo hemlpLera adalah
Memlllkl dua pasang sayap yalLu sayap depan saLu pasang seperLl berkullL dan sayap belakang
Lransparan
Mengalaml meLamorfosls Lldak sempurna
1lpe muluL menusuk dan menghlsap
ConLoh kuLu busuk (Cymex roLundus)
Walang sanglL (LepLocorlsa acuLa)



Crdo CdonaLa

Clrlclrl yang dlmlllkl oleh ordo homopLera adalah
Memlllkl dua pasang sayap Llpls seperLl selapuL
Mengalaml meLamorfosls Lldak sempurna
1lpe muluL mengglglL
ConLoh Capung (Aesha sp)




Sub kelas LerygoLa LndopLerygoLa
Crdo ColeopLera

ColeopLera berasala darl bahasa LaLln coleos perlsal pLeron sayap berarLl lnsekLa bersayap perlsal

Clrlclrl ordo ColeopLera adalah
Memlllkl dua pasang sayap yalLu sayap depan dan sayap belakang Sayap depan Lebal dan permukaan
luarnya halus yang mengandung zaL Landuk sehlngga dlsebuL elyLra sedangkan sayap belakang Llpls
seperLl selapuL
Mengalaml meLamorfosls sempurna
1lpe muluL mengglglL
ConLoh kumbang kelapa (Cycles rhlnoceros) kuLu gabah (8hyzoperLa domlnlca)



Crdo PymenopLera

Clrlclrl ordo hymenopLera adalah
Mengalaml meLamorfosls sempurna
1lpe muluL mengglglL dan ada yang komblnasl unLuk mengglglL dan men[llaL
ConLoh Lebah madu (Apls) Lawon (xylocopa laLlpes) semuL hlLam (Monomorlum sp)



Crdo ulpLera

Clrlclrl ordo dlpLera adalah
Memlllkl saLu pasang sayap depan dan sayap belakang mengalaml redukasl membenLuk halLer (alaL
keselmbangan)
Mengalaml meLamorfosls sempurna
1lpe muluL menusuk dan menghlsap serLa men[llaL
uan memlllkl Lubuh ramplng
ConLoh nyamuk rumah (Culex plplens) nyamuk malarla (Anopheles sp) nyamuk demam berdarah
(Aedes aegypLl) lalaL buah (urosophlla melanogasLer) lalaL LseLse (Closslna palpalls)




Crdo LepldopLera

Clrlclrl ordo LepldopLera adalah
Memlllkl dua pasang sayap yang berslslk halus
Mengalaml meLamorfosls sempurna
1lpe muluL pada Lahap larva mengglglL sedangkan pada Lahap dewasa menghlsap
MaLa faseLnya besar
ConLoh kupukupu SwallowLall kupukupu suLera (8ombyx morl) kupukupu elang (AcheronLla
aLropos)



Crdo ShlponapLera

Clrlclrl ordo shlponapLera adalah
1ldak memlllkl sayap
Mengalaml meLamorfosls sempurna
1lpe muluL menusuk dan menghlsap
kaklnya plplh pan[ang dan dlgunakan unLuk meloncaL
ConLaoh kuLu manusla (ulex lrrlLans) kuLu kuclng (SLenossphalus fellc)



Crdo uermapLera

Clrlclrl ordo dermapLera adalah
Memlllkl dua pasang sayap (saLu pasang seperLl berkullL dan saLu p


CEUCRAFI HEWAN DAN TUMBUHAN
1undra adalah suaLu area dlmana perLumbuhan pohon LerhambaL dengan rendahnya suhu llngkungan
seklLar ada area lnl mayorlLas Lumbuhan yang hldup blasanya berupa lumuL rerumpuLan dan pohon
darl bangsa conlfer



Sabana adalah padang rumpuL dengan dlsellngl oleh pepohonan Sabana dlbedakan men[adl dua yalLu
- Sabana murnl sabana yang pepohonan penyusunnya hanya Lerdlrl darl saLu [enls Lumbuhan a[a
- Sabana campuran sabana yang pepohonan penyusunnya Lerdlrl darl berbagal [enls Lumbuhan
ada hablLaL daraL dlkenal lsLllah 8loma yalLu daerah hablLaL yang mellpuLl skala yang luas 8erlkuL lnl
hanya akan dlbahas beberapa bloma uLama yalLu
1 8loma gurun dan seLengah gurun
2 8loma padang rumpuL
3 8loma huLan Lropls
4 8loma huLan gugur
3 8loma huLan Lalga
6 8loma Lundra
7 8loma sabana
8 8loma huLan bakau (mangroul) dan
9 8loma huLan lumuL
10 8loma PuLan Muslm

Cbr erubahan 8loma MenuruL keLlngglan Carls dan LlnLang
1 8loma Curun dan SeLengah Curun
8loma gurun dan seLengah gurun banyak dlLemukan dl Amerlka uLara Afrlka uLara AusLralla dan Asla
8araL
Clrlclrl
1 Curah hu[an sangaL rendah + 23 cm/Lahun
2 kecepaLan penguapan alr leblh cepaL darl preslplLasl
3 kelembaban udara sangaL rendah
4 erbedaan suhu slang harldenganmalamharlsangaLLlnggl(slangdapaL mencapal 43 C malam dapaL
Lurun sampal 0 C)
3 1anah sangaL Landus karena Lldak mampu menylmpan alr
Llngkungan bloLlk
llora Lumbuhan yang Lumbuh adalah Lumbuhan yang dapaL
beradapLasl dengan daerah kerlng (Lumbuhan seroflL)
launa hewan besar yang hldup dl gurun umumnya yang mampu
menylmpan alr mlsalnya unLa sedang unLuk hewanhewan kecll
mlsalnya kadal ular Llkus semuL umumnya hanya akLlf hldup pada
pagl harl pada slang harl yang Lerlk mereka hldup pada lubanglubang
2 8loma adang 8umpuL
8loma padang rumpuL membenLang mulal darl daerah Lropls sampal dengan daerah berlkllm sedang
seperLl Pongarla 8usla SelaLan Asla 1engah Amerlka SelaLan AusLralla
Clrlclrl
1 Curah hu[an anLara 23 30 cm/Lahun dl beberapa daerah padang rumpuL curah ha[annya dapaL
mencapal 100 cm/Lahun
2 Curah hu[an yang relaLlf rendah Lurun secara Lldak LeraLur
3 1urunnya hu[an yang Lldak LeraLur LersebuL menyebabkan poroslLas dan dralnase kurang balk
sehlngga LumbuhLumbuhan sukar mengambll alr
Llngkungan bloLlk
llora Lumbuhan yang mampu beradapLasl dengan daerah dengan
poroslLas dan dralnase kurang balk adalah rumpuL mesklpun ada pula Lumbuhan laln yang hldup selaln
rumpuL LeLapl karena mereka
merupakan vegeLasl yang domlnan maka dlsebuL padang rumpuL nama padang rumpuL bermacam
macam seperLl sLepa dl 8usla SelaLan
puzLa dl Pongarla pralrl dl Amerlka uLara dan pampa dl ArgenLlna
launa blson dan kuda llar (musLang) dl Amerlka ga[ah dan [erapah dl Afrlka domba dan kanguru
dlAusLralla
karnlvora slnga srlgala an[lng llar cheeLah
3 8loma Sabana
8loma sabana adalah padang rumpuL dengan dlsellngl oleh gerombolan pepohonan 8erdasarkan [enls
Lumbuhan yang menyusunnya sabana dlbedakan men[adl dua yalLu sabana murnl dan sabana
campuran
Sabana murnl blla pohonpohon yang menyusunnya hanya Lerdlrl
aLas saLu [enls Lumbuhan sa[a
Sabana campuran blla pohonpohon penyusunnya Lerdlrl darl
campuran ber[enls[enls pohon
4 8loma PuLan 1ropls
8loma huLan Lropls merupakan bloma yang memlllkl keanekaragaman [enls Lumbuhan dan hewan yang
pallng Llnggl MellpuLl daerah allran sungal AmazoneCrlnaco Amerlka 1engah sebaglan besar daerah
Asla 1enggara dan apua nuglnl dan lembah kongo dl Afrlka
Clrlclrl
1 Curah ha[annya Llnggl meraLa sepan[ang Lahun yalLu anLara 200 223 cm/Lahun
2 MaLaharl berslnar sepan[ang Lahun
3 uarl bulan saLu ke bulan yang laln perubahan suhunya relaLlf kecll
4 ul bawah kanopl aLau Ludung pohon gelap sepan[ang harl sehlngga Lldak ada perubahan suhu anLara
slang dan malam harl
llora pada blorna huLan Lropls LerdapaL beraLusraLus spesles
Lumbuhan ohonpohon uLama dapaL mencapal keLlngglan 20 40 m dengan cabangcabang berdaun
lebaL sehlngga membenLuk suaLu
Ludung aLau kanopl
1umbuhan khas yang dl[umpal adalah llana dan eplflL Llana adalah
Lumbuhan yang men[alar dl permukaan huLan conLoh roLan LplflL
adalah Lumbuhan yang menempel pada baLangbaLang pohon dan
Lldak meruglkan pohon LersebuL conLoh Anggrek paku Sarang
8urung
launa dl daerah Ludung yang cukup slnar maLaharl pada slang harl
hldup hewanhewan yang berslfaL dlurnal yalLu hewan yang akLlf pada slang harl dl daerah bawah
kanopl dan daerah dasar hldup hewan
hewan yang berslfaL nokfurnal yalLu hewan yang akLlf pada malam
harl mlsalnya burung hanLu babl huLankuclng huLan macan LuLul
3 PuLan Muslm
ul daerah Lropls selaln huLan Lropls LerdapaL pula huLan muslm
Clrl Lumbuhan yang membenLuk formasl huLan muslm
ohonpohonnya Lahan darl kekerlngan dan Lermasuk Lumbuhan LropoflL arLlnya mampu beradapLasl
Lerhadap keadaan kerlng dan keadaan basah pada saaL muslm kemarau (kerlng) daunnya meranggas
seballknya saaL muslm hu[an daunnya lebaL PuLan muslm blasa dlberl nama sesual dengan Lumbuhan
yang domlnan mlsalnya huLan [aLl huLan angsana ul lndonesla huLan muslm dapaL dlLemukan dl
daerah !awa 1engah dan !awa 1lmur launa yang banyak dlLemukan rusa babl huLan harlmau
6 PuLan LumuL
PuLan lumuL banyak dlLemukan dl lereng gunung aLau pegunungan yang LerleLak pada keLlngglan dl aLas
baLas kondensasl uap alr ulsebuL huLan lumuL karena vegeLasl yang domlnan adalah Lumbuhan lumuL
LumuL yang Lumbuh Lldak hanya dl permakean Lanah dan bebaLuan LeLapl mereka pun menuLupl
baLangbaLang pohon berkayu !adl pada huLan lumuL yang Lumbuh Lldak hanya lumuL sa[a melalnkan
huLan yang banyak pepohonannya yang LerLuLup oleh lumuL Sepan[ang harl hamplr selalu hu[an karena
kelembaban yang Llnggl dan suhu rendah menyebabkan Llmbulnya embun Lerusmenerus
7 8loma PuLan Cugur (ueclduous loresL)
Clrl khas bloma huLan gugur adalah Lumbuhannya sewakLu muslm dlngln daundaunnya meranggas
8loma lnl dapaL dl[umpal dl Amerlka SerlkaL Lropa 8araL Asla 1lmur dan Chlll
Clrlclrl
Curah hu[an meraLa sepan[ang Lahun 73 100 cm/Lahun
Mempunyal 4 muslm muslm panas muslm dlngln muslm gugur dan
muslm seml
keanekaragaman [enls Lumbuhan leblh rendah darlpada bloma huLan
Lropls
Muslm panas pada bloma huLan gugur energl radlasl maLaharl yang dlLerlma cukup Llnggl demlklan
pula dengan preslplLasl (curah hu[an) dan kelembaban kondlsl lnl menyebabkan pohonpohon Llnggl
Lumbuh dengan balk LeLapl cahaya maslh dapaL menembus ke dasar karena dedaunan Lldak beglLu
lebaL Lumbuhnya konsumen yang ada dl daerah lnl adalah serangga burung ba[lng dan racoon yalLu
hewan sebangsa luwak/musang
ada saaL men[elang muslm dlngln radlasl slnar maLaharl mulal berkurang subu mulal Lurun 1umbuhan
mulal sullL mendapaLkan alr sehlngga daun men[adl merah coklaL akhlrnya gugur sehlngga muslm lLu
dlsebuL muslm gugur
ada saaL muslm dlngln Lumbuhan gundul dan Lldak melakukan keglaLan foLosenLesls 8eberapa [enls
hewan melakukan hlbernasl (Lldur pada muslm dlngln) Men[elang muslm panas suhu nalk sal[u
mencalr Lumbuhan mulal berdaun kemball (berseml) sehlngga dlsebuL muslm seml
8 8loma PuLan 1alga / PuLan Pomogen
8loma lnl kebanyakan LerdapaL dl daerah anLara subLroplka dengan daerah kuLub seperLl dl daerah
Skandlnavla 8usla Slberla Alaska kanada
Clrlclrl bloma huLan Lalga
1 erbedaan anLara suhu muslm panas dan muslm dlngln cukup Llnggl pada muslm panas suhu Llnggl
pada muslm dlngln suhu sangaL rendah
2 erLumbuhan Lanaman Ler[adl pada muslm panas yang berlangsung anLara 3 sampal 6 bulan
3 llora khasnya adalah pohon berdaun [arum/pohon konlfer conLoh pohon konlfer adalah lnus
merkusll (plnus) keanekaragaman Lumbuhan dl bloma Lalga rendah vegeLaslnya nyarls seragam
domlnan pohonpohon konlfer karena nyarls seragam huLannya dlsebuL huLan homogen 1umbuhannya
hl[au sepan[ang Lahun mesklpun dalam muslm dlngln dengan suhu sangaL rendah
4 launa yang LerdapaL dl daerah lnl adalah beruang hlLam a[ak srlgala dan burungburung yang
bermlgrasl kedaerah Lropls blla muslm dlngln Llba 8eberapa [enls hewan seperLl Lupal dan mammalla
kecll lalnnya maupun berhlbernasl pada saaL muslm dlngln
9 8loma PuLan 1undra
8loma lnl LerleLak dl kawasan llngkungan kuLub uLara sehlngga lkllmnya adalah lkllm kuLub lsLllah
Lundra berarLl daLaran Lanpa pohon vegeLaslnya dldomlnasl oleh lumuL dan lumuL kerak vegeLasl
lalnnya adalah rumpuLrumpuLan dan sedlklL Lumbuhan berbunga berukuran kecll
Clrlclrl
1 MendapaL sedlklL energl radlasl maLaharl muslm dlngln sangaL pan[ang dapaL berlangsung selama 9
bulan dengan suasana gelap
2 Muslm panas berlangsung selama 3 bulan pada masa lnllah vegeLasl mengalaml perLumbuhan
3 launa khas bloma Lundra adalah Muskoxem (blson berhulu Lebal) dan 8elndeer/Carlbou (rusa
kuLub)
10 PuLan 8akau / Mangrove
PuLan bakau/mangrove banyak dlLemukan dl sepan[ang panLal yang landal dl daerah Lroplk dan
subLroplk 1umbuhan yang domlnan adalah pohon bakau (8hlzophora sp) sehlngga nama lalnnya adalah
huLan bakau selaln pohon bakau dlLemukan pula pohon kayu Apl (Avlcennla) dan pohon 8ogem
(8rugulera)
Clrlclrl
1 kadar garam alr dan Lanahnya Llnggl
2 kadar C2 alr dan Lanahaya rendah
3 SaaL alr pasang llngkungannya ban[lr saaL alr suruL llngkungannya becek dan herlumpur
uengan kondlsl kadar garam Llnggl menyebabkan Lumbuhan bakau sukar menyerap alr mesklpun
llngkungan seklLar banyak alr keadaan lnl dlkenal dengan nama kekerlngan flslologls unLuk
menyesualkan dengan llngkungan LersebuL Lumbuhan bakau memlllkl dedaunan yang Lebal dan kaku
berlaplskan kuLlkula sehlngga dapaL mencegah Ler[adlnya penguapan yang Lerlalu besar
unLuk menyesualkan dlrl dengan kadar C2 rendah Lumbuhan bakau memlllkl akar nafas yang berfungsl
menyerap C2 langsung darl udara Agar lndlvldu baru Lldak dlhanyuLkan oleh arus alr aklbaL adanya
pasang nalk dan pasang suruL LeruLama pada bakau klLa dapaLl suaLu fenomena yang dlkenal dengan
nama vlvlA8l yang arLlnya adalah berkecambahnya bl[l selagl bl[l maslh LerdapaL dalam buah belum
Langgal darl pohon lnduknya dapaL membenLuk akar yang kadangkadang dapaL mencapal 1 meLer
pan[angnya
!lka bl[l yang sudah berkecambah Ladl lepas darl pohon lnduknya maka dengan akar yang pan[ang
LersebuL dapaL menancap cukup dalam dl dalam lumpur sehlngga Lldak akan Lerganggu dengan arus alr
yang Ler[adl pada gerakan pasang dan suruL
PuLan bakau dl lndonesla LerdapaL dl sepan[ang panLal Llmur SumaLra panLal baraL dan selaLan
kallmanLan dan sepan[ang panLal lrlan dl ulau !awa huLan bakau yang agak luas maslh Lerslsa dl seklLar
Segara Anakan dekaL Cllacap yang merupakan muara sungal ClLanduy
!enls[enls hewan yang dapaL dlLemukan dalam llngkungan huLan bakau LeruLama adalah lkan dan
hewanhewan melaLa (buaya blawak) dan burungburung yang bersarang dl aLas pohonpohon bakau
LkoslsLem akuaLlk dapaL dlbedakan men[adl dua yalLu
1 LkoslsLem alr Lawar
2 LkoslsLem alr lauL
LkoslsLem alr Lawar dlbedakan men[adl dua yalLu
1 LkoslsLem alr Lenang (lenLlk) mlsalnya danau rawa
2 LkoslsLem alr mengallr (loLlk) mlsalnya sungal alr Ler[un
Clrlclrl ekoslsLem alr Lawar
a kadar garam/sallnlLasnya sangaL rendah bahkan leblh rendah darl
kadar garam proLoplasma organlsme akuaLlk
b varlasl suhu sangaL rendah
c eneLrasl cahaya maLaharl kurang
d ulpengaruhl oleh lkllm dan cuaca
llora ekoslsLem alr Lawar
Pamplr semua golongan Lumbuhan LerdapaL pada ekoslsLem alr Lawar Lumbuhan LlngkaL Llnggl (ulkoLll
dan MonokoLll) Lumbuhan LlngkaL rendah ([amur ganggang blru ganggang hl[au)
launa ekoslsLem alr Lawar
Pamplr semua fllum darl dunla hewan LerdapaL pada ekoslsLem alr Lawar mlsalnya proLozoa spans
caclng molluska serangga lkan amflbl repLllla burung mammalla Ada yang selalu hldup dl alr ada
pula yang ke alr blla mencarl makanan sa[a
Pewan yang selalu hldup dl alr mempunyal cara beradapLasl dengan llngkungan yang berkadar garam
rendah
ada lkan dlmana kadar garam proLoplasmanya leblh Llnggl darlpada alr mempunyal cara beradapLasl
sebagal berlkuL
SedlklL mlnum sebab alr masuk ke dalam Lubah secara Lerusmenerus melalul proses osmosls
Caram darl dalam alr dlabsorbsl melalul lnsang secara akLlf
Alr dlekskreslkan melalul gln[al secara berleblhan [uga dlekskreslkan melalul lnsang dan saluran
pencernaan
1 8erdasarkan cara memperoleh makanan aLau energl dlbagl men[adl 2 kelompok
a Crganlsme auLoLrof organlsme yang dapaL menslnLesls makanannya sendlrl 1umbuhan hl[au
Lergolong organlsme auLoLrof peranannya sebagal produsen dalam ekoslsLem alr Lawar
b lagoLrof dan SaproLrof merupakan konsumen dalam ekoslsLem alr Lawar logoLrof adalah pemakan
organlsme laln sedang SaproLrof adalah pemakan sampah aLau slsa organlsme laln

2 8erdasarkan keblasaan kehldupan dalam alr organlsme alr Lawar dlbedakan aLas 3 macam
a lankLon Lerdlrl aLas flLoplankLon (plankLon Lumbahan) dan zooplankLon (plankLon hewan)
merupakan organlsme yang gerakannya paslf selalu dlpengaruhl oleh arus alr
b nekLon organlsme yang bergerak akLlf berenang ConLoh lkan serangga alr
c nesLon organlsme yang berlsLlrahaL dan mengapung dl permukaan alr
d 8enLos organlsme yang hldup dl dasar peralran
e erlflLon organlsme yang melekaL pada suaLu subsLraL (baLang akar baLubaLuan) dl peralran

3 8erdasarkan fungslnya organlsme alr Lawar dlbedakan men[adl 3 macam
a rodusen Lerdlrl darl 8olongan ganggang ganggang hl[au dan ganggang blru golongan
spermaLophyLa mlsal eceng gondok LeraLal kangkung genger klambang
b konsumen mellpuLl hewanhewan serangga udang slpuL caclng dan hewanhewan lalnnya
c uekomposer/pengural sebaglan besar Lerdlrl aLas bakLerl dan mlkroba laln

8erdasarkan lnLenslLas cahaya ekoslsLem alr Lawar dlbedakan men[adl 3 daerah yalLu
a uaerah llLoral daerah alr dangkal slnar maLaharl dapaL menembus sampal dasar peralran organlsme
daerah llLoral adalah Lumbuhan yang berakar udang caclng dan flLoplankLon
b uaerah llmneLlk daerah Lerbuka yang maslh dapaL dlLembus oleh cahaya maLaharl Crganlsme
daerah lnl adalah plankLon nesLon dan nekLon
c uaerah profundal daerah dasar peralran Lawar yang dalam sehlngga slnar maLaharl Lldak dapaL
menembusnya rodusen sudah Lldak dlLemukan lagl


LkoslsLem alr lauL luasnya leblh darl 2/3 permukaan buml ( + 70 ) karena luasnya dan poLenslnya
sangaL besar ekoslsLem lauL men[adl perhaLlan orang banyak khususnya yang berkalLan dengan
8LvCLuSl 8l8u
Clrlclrl
a (33),Memlllkl kadar mlneral yang Llnggl lon Lerbanyak lalah Cl namun kadar garam dl lauL
bervarlasl ada yang Llnggl (seperLl dl daerah Lroplka) dan ada yang rendah (dl lauL berlkllm dlngln)
b LkoslsLem alr lauL Lldak dlpengaruhl oleh lkllm dan cuaca

embaglan daerah ekoslsLem alr lauL
1 uaerah LlLoral / uaerah asang SuruL
uaerah llLoral adalah daerah yang langsung berbaLasan dengan daraL 8adlasl maLaharl varlasl
LemperaLur dan sallnlLas mempunyal pengaruh yang leblh berarLl unLuk daerah lnl dlbandlngkan dengan
daerah lauL lalnnya 8loLa yang hldup dl daerah lnl anLara laln ganggang yang hldup sebagal benLos
Lerlpang blnaLang lauL udang keplLlng caclng lauL
2 uaerah nerlLlk
uaerah nerlLlk merupakan daerah lauL dangkal daerah lnl maslh dapaL dlLembus cahaya sampal ke
dasar kedalaman daerah lnl dapaL mencapal 200 m 8loLa yang hldup dl daerah lnl adalah plankLon
nekLon nesLon dan benLos
3 uaerah 8aLlal aLau uaerah 8emangremang
kedalamannya anLara 200 2000 m sudah Lldak ada produsen Pewannya berupa nekLon
4 uaerah Ablsal
uaerah ablsal adalah daerah lauL yang kedalamannya leblh darl 2000 m uaerah lnl gelap sepan[ang
masa Lldak LerdapaL produsen
8erdasarkan lnLenslLas cahayanya ekoslsLem lauL dlbedakan men[adl 3 baglan
a uaerah foLlk daerah lauL yang maslh dapaL dlLembus cahaya maLaharl kedalaman makslmum 200 m
b uaerah LwlllghL daerah remangremang Lldak efekLlf unLuk keglaLan foLoslnLesls kedalaman anLara
200 2000 m
c uaerah afoLlk daerah yang Lldak Lembus cahaya maLaharl !adl gelap sepan[ang masa

komunlLas dl ualam LkoslsLem Alr LauL

MenuruL fungslnya komponen bloLlk ekoslsLem lauL dapaL dlbedakan men[adl 4 yalLu
a rodusen
Lerdlrl aLas flLoplankLon dan ganggang lauL lalnnya
b konsumen
Lerdlrl aLas berbagal [enls hewan Pamplr semua fllum hewan dlLemukan dl dalam ekoslsLem lauL
c ZooplaokLon
Lerdlrl aLas bakLerl dan hewanhewan pemakan bangkal aLau sampah

ada ekoslsLem lauL dalam yalLu pada daerah baLlal dan ablsal merupakan daerah gelap sepan[ang
masa
ul daerah LersebuL Lldak berlangsung keglaLan foLoslnLesls berarLl Lldak ada produsen sehlngga yang
dlLemukan hanya konsumen dan dekompos sa[a LkoslsLem lauL dalam merupakan suaLu ekoslsLem yang
Lldak lengkap
AdapLasl bloLa lauL Lerhadap llngkungan yang berkadar garam Llnggl
ada hewan dan Lumbuhan LlngkaL rendah Lekanan osmoslsnya kurang leblh sama dengan Lekanan
osmosls alr lauL sehlngga Lldak Lerlalu mengalaml kesullLan unLuk beradapLasl 1eLapl bagalmanakah
dengan hewan LlngaL Llnggl seperLl lkan yang mempunyal Lekanan osmosls [auh leblh rendah darlpada
Lekanan osmosls alr lauL Cara lkan beradapLasl dengan kondlsl seperLl lLu adalah
hanyak mlnum
alr masuk ke [arlngan secara osmosls melalul usus
sedlklL mengeluarkan urlne
pengeluaran alr Ler[adl secara osmosls
garamgaram dlkeluarkan secara akLlf melalul lnsang



uaerah panLal merupakan daerah perbaLasan anLara ekoslsLem lauL dan ekoslsLem daraL karena
hempasan gelombang dan hembusan angln maka paslr darl panLal membenLuk gundukan ke arah daraL
SeLelah gundukan paslr lLu blasanya LerdapaL huLan yang dlnamakan huLan panLal
1umbahan pada huLan panLal cukup beragam 1umbuhan LersebuL bergerombol membenLuk unlLunlL
LerLenLu sesual dengan hablLaLnya SuaLu unlL vegeLasl yang LerbenLuk karena hablLaLnya dlsebuL
formasl SeLlap formasl dlberl nama sesual dengan spesles Lumbuhan yang pallng domlnan
8erdasarkan susunan vegeLaslnya ekoslsLem huLan panLal dapaL dlbedakan men[adl 2 yalLu formasl
resCaprae dan formasl 8arlngLonla
1 lormasl resCaprae
ada formasl lnl Lumbuhan yang domlnan adalah lpomeea prescaprae Lumbuhan lalnnya adalah
vlgna Splnlfex llLLoreus (rumpuL angln) Canavalla marlLlme Luphorbla aLoLo andanus LecLorlus
(pandan) Crlnum aslaLlcum (bakung) Scaevola fruLescens (babakoan)
Susunan uan Macam LkoslsLem
8lologl kelas 1 Aksl lnLeraksl 34
Sebelum Sesudah

LkoslsLem merupakan suaLu lnLeraksl yang kompleks dan memlllkl penyusun yang beragam ul buml ada
bermacammacam ekoslsLem

1 Susunan LkoslsLem
ulllhaL darl susunan dan fungslnya suaLu ekoslsLem Lersusun aLas komponen sebagal berlkuL
a komponen auLoLrof
(AuLo sendlrl dan Lrophlkos menyedlakan makan)
AuLoLrof adalah organlsme yang mampu menyedlakan/menslnLesls makanan sendlrl yang berupa bahan
organlk darl bahan anorganlk dengan banLuan energl seperLl maLaharl dan klmla komponen auLoLrof
berfungsl sebagal produsen conLohnya LumbuhLumbuhan hl[au
b komponen heLeroLrof
(PeLeros berbeda Lrophlkos makanan)
PeLeroLrof merupakan organlsme yang memanfaaLkan bahanbahan organlk sebagal makanannya dan
bahan LersebuL dlsedlakan oleh organlsme laln ?ang Lergolong heLeroLrof adalah manusla hewan
[amur dan mlkroba
c 8ahan Lak hldup (abloLlk)
8ahan Lak hldup yalLu komponen flslk dan klmla yang Lerdlrl darl Lanah alr udara slnar maLaharl 8ahan
Lak hldup merupakan medlum aLau subsLraL LempaL berlangsungnya kehldupan aLau llngkungan LempaL
hldup
d engural (dekomposer)
engural adalah organlsme heLeroLrof yang menguralkan bahan organlk yang berasal darl organlsme
maLl (bahan organlk kompleks) Crganlsme pengural menyerap sebaglan hasll penguralan LersebuL dan
melepaskan bahanbahan yang sederhana yang dapaL dlgunakan kemball oleh produsen 1ermasuk
pengural lnl adalah bakLerl dan [amur
2 Macammacam LkoslsLem
Secara garls besar ekoslsLem dlbedakan men[adl ekoslsLem daraL dan ekoslsLem peralran LkoslsLem
peralran dlbedakan aLas ekoslsLem alr Lawar dan ekoslsLem alr LauL
a LkoslsLem daraL
LkoslsLem daraL lalah ekoslsLem yang llngkungan flslknya berupa daraLan 8erdasarkan leLak
geograflsnya (garls llnLangnya) ekoslsLem daraL dlbedakan men[adl beberapa bloma yalLu sebagal
berlkuL
1 8loma gurun
8eberapa 8loma gurun LerdapaL dl daerah Lroplka (sepan[ang garls ballk) yang berbaLasan dengan
padang rumpuL
Clrlclrl bloma gurun adalah gersang dan curah hu[an rendah (23 cm/Lahun) Suhu slang harl Llnggl (blsa
mendapal 43C) sehlngga penguapan [uga Llnggl sedangkan malam harl suhu sangaL rendah (blsa
mencapal 0C) erbedaan suhu anLara slang dan malam sangaL besar 1umbuhan semuslm yang
LerdapaL dl gurun berukuran kecll Selaln lLu dl gurun dl[umpal pula Lumbuhan menahun berdaun
seperLl durl conLohnya kakLus aLau Lak berdaun dan memlllkl akar pan[ang serLa mempunyal [arlngan
unLuk menylmpan alr Pewan yang hldup dl gurun anLara laln rodenLla ular kadal kaLak dan
kala[engklng
2 8loma padang rumpuL
8loma lnl LerdapaL dl daerah yang LerbenLang darl daerah Lroplk ke subLroplk Clrlclrlnya adalah curah
hu[an kurang leblh 2330 cm per Lahun dan hu[an Lurun Lldak LeraLur oroslLas (peresapan alr) Llnggl
dan dralnase (allran alr) cepaL 1umbuhan yang ada Lerdlrl aLas Lumbuhan Lerna (herbs) dan rumpuL
yang keduanya LerganLung pada kelembapan Pewannya anLara laln blson zebra slnga an[lng llar
serlgala ga[ah [erapah kangguru serangga Llkus dan ular
3 8loma PuLan 8asah
8loma PuLan 8asah LerdapaL dl daerah Lroplka dan subLroplk
Clrlclrlnya adalah curah hu[an 200223 cm per Lahun Specles pepohonan relaLlf banyak [enlsnya
berbeda anLara saLu dengan yang lalnnya LerganLung leLak geograflsnya 1lnggl pohon uLama anLara 20
40 m cabangcabang pohon Llnngl dan berdaun lebaL hlngga membenLuk Ludung (kanopl) ualam huLan
basah Ler[adl perubahan lkllm mlkro (lkllm yang langsung LerdapaL dl seklLar organlsme) uaerah Ludung
cukup mendapaL slnar maLaharl varlasl suhu dan kelembapan Llnggl/besar suhu sepan[ang harl seklLar
23C ualam huLan basah Lroplka serlng LerdapaL Lumbuhan khas yalLu llana (roLan) kakLus dan
anggrek sebagal eplflL Pewannya anLara laln kera burung badak babl huLan harlmau dan burung
hanLu
4 8loma huLan gugur
8loma huLan gugur LerdapaL dl daerah berlkllm sedang
Clrlclrlnya adalah curah hu[an meraLa sepan[ang Lahun 1erdapaL dl daerah yang mengalaml empaL
muslm (dlngln seml panas dan gugur) !enls pohon sedlklL (10 s/d 20) dan Lldak Lerlalu rapaL
Pewannya anLara laln rusa beruang rubah ba[lng burung pelaLuk dan rakoon (sebangsa luwak)
3 8loma Lalga
8loma Lalga LerdapaL dl belahan buml sebelah uLara dan dl pegunungan daerah Lroplk Clrlclrlnya
adalah suhu dl muslm dlngln rendah 8lasanya Lalga merupakan huLan yang Lersusun aLas saLu spesles
seperLl konlfer plnus dap se[enlsnya Semak dan Lumbuhan basah sedlklL sekall Pewannya anLara laln
moose beruang hlLam a[ag dan burungburung yang bermlgrasl ke selaLan pada muslm gugur
6 8loma Lundra
8loma Lundra LerdapaL dl belahan buml sebelah uLara dl dalam llngkaran kuLub uLara dan LerdapaL dl
puncakpuncak gunung Llnggl erLumbuhan Lanaman dl daerah lnl hanya 60 harl ConLoh Lumbuhan
yang domlnan adalah Sphagnum llken Lumbuhan bl[l semuslm Lumbuhan kayu yang pendek dan
rumpuL ada umumnya Lumbuhannya mampu beradapLasl dengan keadaan yang dlngln
Pewan yang hldup dl daerah lnl ada yang meneLap dan ada yang daLang pada muslm panas semuanya
berdarah panas Pewan yang meneLap memlllkl rambuL aLau bulu yang Lebal conLohnya muscox rusa
kuLub beruang kuLub dan lnsekLa LeruLama nyamuk dan lalaL hlLam
b LkoslsLem Alr 1awar
Clrlclrl ekoslsLem alr Lawar anLara laln varlasl suhu Lldak menyolok peneLrasl cahaya kurang dan
Lerpengaruh oleh lkllm dan cuaca Macam Lumbuhan yang Lerbanyak adalah [enls ganggang sedangkan
lalnnya Lumbuhan bl[l Pamplr semua fllum hewan LerdapaL dalam alr Lawar Crganlsme yang hldup dl
alr Lawar pada umumnya Lelah beradapLasl
AdapLasl organlsme alr Lawar adalah sebagal berlkuL
AdapLasl Lumbuhan
1umbuhan yang hldup dl alr Lawar blasanya bersel saLu dan dlndlng selnya kuaL seperLl beberapa alga
blru dan alga hl[au Alr masuk ke dalam sel hlngga makslmum dan akan berhenLl sendlrl 1umbuhan
LlngkaL Llnggl seperLl LeraLal (nymphaea glganLea) mempunyal akar [angkar (akar sulur) Pewan dan
Lumbuhan rendah yang hldup dl hablLaL alr Lekanan osmoslsnya sama dengan Lekanan osmosls
llngkungan aLau lsoLonls
AdapLasl hewan
LkoslsLem alr Lawar dlhunl oleh nekLon nekLon merupakan hewan yang bergerak akLlf dengan
menggunakan oLoL yang kuaL Pewan LlngkaL Llnggl yang hldup dl ekoslsLem alr Lawar mlsalnya lkan
dalam mengaLasl perbedaan Lekanan osmosls melakukan osmoregulasl unLuk memellhara
keselmbangan alr dalam Lubuhnya melalul slsLem ekskresl lnsang dan pencernaan
PablLaL alr Lawar merupakan peranLara hablLaL lauL dan hablLaL daraL enggolongan organlsme dalam
alr dapaL berdasarkan allran energl dan keblasaan hldup
1 8erdasarkan allran energl organlsme dlbagl men[adl auLoLrof (Lumbuhan) dan fagoLrof
(makrokonsumen) yalLu karnlvora predaLor paraslL dan saproLrof aLau organlsme yang hldup pada
subsLraL slsaslsa organlsme
2 8erdasarkan keblasaan hldup organlsme dlbedakan sebagal berlkuL
a lankLon
Lerdlrl alas flLoplankLon dan zooplankLon
blasanya melayanglayang (bergerak paslf) menglkuLl gerak allran alr
b nekLon
hewan yang akLlf berenang dalam alr mlsalnya lkan
c neusLon
organlsme yang mengapung aLau berenang dl permukaan alr aLau
berLempaL pada permukaan alr mlsalnya serangga alr
d erlflLon merupakan Lumbuhan aLau hewan yang melekaL/berganLung
pada Lumbuhan aLau benda laln mlsalnya keong
e 8enLos hewan dan Lumbuhan yang hldup dl dasar aLau hldup pada
endapan 8enLos dapaL sessll (melekaL) aLau bergerak bebas
mlsalnya caclng dan remls LlhaL Cambar
LkoslsLem alr Lawar dlgolongkan men[adl alr Lenang dan alr mengallr 1ermasuk ekoslsLem alr Lenang
adalah danau dan rawa Lermasuk ekoslsLem alr mengallr adalah sungal
1 uanau
uanau merupakan suaLu badan alr yang menggenang dan luasnya mulal darl beberapa meLer persegl
hlngga raLusan meLer persegl
Cbr 8erbagal Crganlsme Alr 1awar
8erdasarkan Cara Pldupnya
ul danau LerdapaL pembaglan daerah berdasarkan peneLrasl cahaya maLaharl uaerah yang dapaL
dlLembus cahaya maLaharl sehlngga Ler[adl foLoslnLesls dlsebuL daerah foLlk uaerah yang Lldak
LerLembus cahaya maLaharl dlsebuL daerah afoLlk ul danau [uga LerdapaL daerah perubahan LemperaLur
yang drasLls aLau Lermoklln 1ermoklln memlsahkan daerah yang hangaL dl aLas dengan daerah dlngln dl
dasar
komunlLas Lumbuhan dan hewan Lersebar dl danau sesual dengan kedalaman dan [araknya darl Lepl
8erdasarkan hal LersebuL danau dlbagl men[adl 4 daerah sebagal berlkuL
a) uaerah llLoral
uaerah lnl merupakan daerah dangkal Cahaya maLaharl menembus dengan opLlmal Alr yang hangaL
berdekaLan dengan Lepl 1umbuhannya merupakan Lumbuhan alr yang berakar dan daunnya ada yang
mencuaL ke aLas permukaan alr
komunlLas organlsme sangaL beragam Lermasuk [enls[enls ganggang yang melekaL (khususnya dlaLom)
berbagal slpuL dan remls serangga krusLacea lkan amflbl repLllla alr dan seml alr seperLl kurakura
dan ular lLlk dan angsa dan beberapa mamalla yang serlng mencarl makan dl danau
b uaerah llmneLlk
uaerah lnl merupakan daerah alr bebas yang [auh darl Lepl dan maslh
dapaL dlLembus slnar maLaharl uaerah lnl dlhunl oleh berbagal
flLoplankLon Lermasuk ganggang dan slanobakLerl Canggang
berfoLoslnLesls dan bereproduksl dengan kecepaLan Llnggl selama
muslm panas dan muslm seml
ZooplankLon yang sebaglan besar Lermasuk 8oLlfera dan udang
udangan kecll memangsa flLoplankLon ZooplankLon dlmakan oleh lkan
lkan kecll lkan kecll dlmangsa oleh lkan yang leblh besar kemudlan
lkan besar dlmangsa ular kurakura dan burung pemakan lkan
c uaerah profundal
uaerah lnl merupakan daerah yang dalam yalLu daerah afoLlk danau
Mlkroba dan organlsme laln menggunakan okslgen unLuk resplrasl
seluler seLelah mendekomposlsl deLrlLus yang [aLuh darl daerah
llmneLlk uaerah lnl dlhunl oleh caclng dan mlkroba
d uaerah benLlk
uaerah lnl merupakan daerah dasar danau LempaL LerdapaLnya benLos
dan slsaslsa organlsme maLl

Cbr LmpaL uaerah uLama ada uanau Alr 1awar
uanau [uga dapaL dlkelompokkan berdasarkan produksl maLerl organlknya yalLu sebagal berlkuL
a uanau CllgoLroplk
CllgoLroplk merupakan sebuLan unLuk danau yang dalam dan
kekurangan makanan karena flLoplankLon dl daerah llmneLlk Lldak
produkLlf Clrlclrlnya alrnya [ernlh sekall dlhunl oleh sedlklL organlsme
dan dl dasar alr banyak LerdapaL okslgen sepan[ang Lahun
b uanau LuLroplk
LuLroplk merupakan sebuLan unLuk danau yang dangkal dan kaya akan
kandungan makanan karena flLoplankLon sangaL produkLlf Clrlclrlnya
adalah alrnya keruh LerdapaL bermacammacam organlsme dan
okslgen LerdapaL dl daerah profundal
uanau ollgoLroflk dapaL berkembang men[adl danau euLroflk aklbaL adanya maLerlmaLerl organlk yang
masuk dan endapan erubahan lnl [uga dapaL dlpercepaL oleh akLlvlLas manusla mlsalnya darl slsaslsa
pupuk buaLan perLanlan dan Llmbunan sampah koLa yang memperkaya danau dengan buangan
se[umlah nlLrogen dan fosfor AklbaLnya Ler[adl peledakan populasl ganggang aLau bloomlng sehlngga
Ler[adl produksl deLrlLus yang berleblhan yang akhlrnya menghablskan suplal okslgen dl danau LersebuL
engkayaan danau seperLl lnl dlsebuL euLroflkasl LuLroflkasl membuaL alr Lldak dapaL dlgunakan lagl
dan mengurangl nllal kelndahan danau
2 Sungal
Sungal adalah suaLu badan alr yang mengallr ke saLu arah Alr sungal dlngln dan [ernlh serLa
mengandung sedlklL sedlmen dan makanan Allran alr dan gelombang secara konsLan memberlkan
okslgen pada alr Suhu alr bervarlasl sesual dengan keLlngglan dan garls llnLang
komunlLas yang berada dl sungal berbeda dengan danau Alr sungal yang mengallr deras Lldak
mendukung keberadaan komunlLas plankLon unLuk berdlam dlrl karena akan Lerbawa arus Sebagal
ganLlnya Ler[adl foLoslnLesls darl ganggang yang melekaL dan Lanaman berakar sehlngga dapaL
mendukung ranLal makanan
komposlsl komunlLas hewan [uga berbeda anLara sungal anak sungal dan hlllr ul anak sungal serlng
dl[umpal Man alr Lawar ul hlllr serlng dl[umpal lkan kuclng dan gurame 8eberapa sungal besar dlhunl
oleh berbagal kurakura dan ular khusus sungal dl daerah Lropls dlhunl oleh buaya dan lumbalumba
Crganlsme sungal dapaL berLahan Lldak Lerbawa arus karena mengalaml adapLasl evolusloner Mlsalnya
berLubuh Llpls dorsovenLral dan dapaL melekaL pada baLu
8eberapa [enls serangga yang hldup dl slslslsl hlllr menghunl hablLaL kecll yang bebas darl pusaran alr
c LkoslsLem alr lauL
LkoslsLem alr lauL dlbedakan aLas lauLan panLal esLuarl dan Lerumbu karang
1 LauL
PablLaL lauL (oseanlk) dlLandal oleh sallnlLas (kadar garam) yang Llnggl dengan lon Cl mencapal 33
LeruLama dl daerah lauL Lroplk karena suhunya Llnggl dan penguapan besar ul daerah Lroplk suhu lauL
seklLar 23C erbedaan suhu baglan aLas dan bawah Llnggl 8aLas anLara laplsan alr yang panas dl
baglan aLas dengan alr yang dlngln dl baglan bawah dlsebuL daerah Lermoklln
ul daerah dlngln suhu alr lauL meraLa sehlngga alr dapaL bercampur maka daerah permukaan lauL LeLap
subur dan banyak plankLon serLa lkan Cerakan alr darl panLal ke Lengah menyebabkan alr baglan aLas
Lurun ke bawah dan seballknya sehlngga memungklnkan LerbenLuknya ranLal makanan yang
berlangsung balk PablLaL lauL dapaL dlbedakan berdasarkan kedalamannya dan wllayah permukaannya
secara horlzonLal
1 MenuruL kedalamannya ekoslsLem alr lauL dlbagl sebagal berlkuL
a
2
3
4
b nereLlk merupakan daerah yang maslh dapaL dlLembus cahaya
maLaharl sampal baglan dasar dalamnya 300 meLer
c 8aLlal merupakan daerah yang dalamnya berklsar anLara 2002300 m
d Ablsal merupakan daerah yang leblh [auh dan leblh dalam darl
panLal (130010000 m)
2 MenuruL wllayah permukaannya secara horlzonLal berLuruLLuruL darl
Lepl lauL semakln ke Lengah lauL dlbedakan sebagal berlkuL
a Lplpelaglk merupakan daerah anLara permukaan dengan kedalaman
alr seklLar 200 m
b Mesopelaglk merupakan daerah dlbawah eplpelaglk dengan kedalam
an 2001000 m Pewannya mlsalnya lkan hlu
c 8aLlopelaglk merupakan daerah lereng benua dengan kedalaman
2002300 m Pewan yang hldup dl daerah lnl mlsalnya gurlLa
d Ablsalpelaglk merupakan daerah dengan kedalaman mencapal
4000m Lldak LerdapaL Lumbuhan LeLapl hewan maslh ada Slnar
maLaharl Lldak mampu menembus daerah lnl
e Padal pelaglk merupakan baglan lauL Lerdalam (dasar) kedalaman
leblh darl 6000 m ul baglan lnl blasanya LerdapaL lele lauL dan
lkan 1auL yang dapaL mengeluarkan cahaya Sebagal produsen dl
LempaL lnl adalah bakLerl yang berslmblosls dengan karang
LerLenLu
ul lauL hewan dan Lumbuhan LlngkaL rendah memlllkl Lekanan osmosls sel yang hamplr sama dengan
Lekanan osmosls alr lauL Pewan LlngkaL Llnggl beradapLasl dengan cara banyak mlnum alr pengeluaran
urln sedlklL dan pengeluaran alr dengan cara osmosls melalul lnsang Caram yang berleblhan
dlekskreslkan melalul lnsang secara akLlf
2 LkoslsLem panLal
LkoslsLem panLal leLaknya berbaLasan dengan ekoslsLem daraL lauL dan daerah pasang suruL
LkoslsLem panLal dlpengaruhl oleh slklus harlan pasang suruL lauL Crganlsme yang hldup dl panLal
memlllkl adapLasl sLrukLural sehlngga dapaL melekaL eraL dl subsLraL keras
uaerah pallng aLas panLal hanya Lerendam saaL pasang nalk Llnggl uaerah lnl dlhunl oleh beberapa [enls
ganggang moluska dan remls yang men[adl konsumsl bagl keplLlng dan burung panLal
uaerah Lengah panLal Lerendam saaL pasang Llnggl dan pasang rendah uaerah lnl dlhunl oleh ganggang
porlfera anemon lauL remls dan kerang slpuL herblvora dan karnlvora keplLlng landak lauL blnLang
lauL dan lkanlkan kecll
uaerah panLal Lerdalam Lerendam saaL alr pasang maupun suruL uaerah lnl dlhunl oleh beragam
lnverLebraLa dan lkan serLa rumpuL lauL
komunlLas Lumbuhan berLuruLLuruL darl daerah pasang suruL ke arah daraL dlbedakan sebagal berlkuL
1 lormasl pes caprae
ulnamakan demlklan karena yang pallng banyak Lumbuh dl gundukan paslr adalah Lumbuhan lpomoea
pes caprae yang Lahan Lerhadap hempasan gelombang dan angln Lumbuhan lnl men[alar dan berdaun
Lebal 1umbuhan lalnnya adalah Splnlfex llLLorlus (rumpuL angln) vlgna Luphorbla aLoLo dan Canaualla
marLlna Leblh ke arah daraL lagl dlLumbuhl Crlnum aslaLlcum (bakung) andanus LecLorlus (pandan)
dan Scaeuola lruescens (babakoan)
2 lormasl barlngLonla
uaerah lnl dldomlnasl Lumbuhan barlngLonla Lermasuk dl dalamnya Wedella 1hespesla 1ermlnalla
CueLLarda dan LryLhrlna
8lla Lanah dl daerah pasang suruL berlumpur maka kawasan lnl berupa huLan bakau yang memlllkl akar
napas Akar napas merupakan adapLasl Lumbuhan dl daerah berlumpur yang kurang okslgen Selaln
berfungsl unLuk mengambll okslgen akar lnl [uga dapaL dlgunakan sebagal penahan darl pasang suruL
gelombang ?ang Lermasuk Lumbuhan dl huLan bakau anLara laln nypa AcaLhus 8hlzophora dan
Cerbera
!lka Lanah pasang suruL Lldak Lerlalu basah pohon yang serlng Lumbuh adalah PerlLlcra LumnlLzera
Acglcras dan Cylocarpus
3 LsLuarl
LsLuarl (muara) merupakan LempaL bersaLunya sungal dengan lauL LsLuarl serlng dlpagarl oleh
lempengan lumpur lnLerLldal yang luas aLau rawa garam
SallnlLas alr berubah secara berLahap mulal darl daerah alr Lawar ke lauL SallnlLas lnl [uga dlpengaruhl
oleh slklus harlan dengan pasang suruL almya nuLrlen darl sungal memperkaya esLuarl
komunlLas Lumbuhan yang hldup dl esLuarl anLara laln rumpuL rawa garam ganggang dan flLoplankLon
komunlLas hewannya anLara laln berbagal caclng kerang keplLlng dan lkan 8ahkan ada beberapa
lnverLebraLa lauL dan lkan lauL yang men[adlkan esLuarl sebagal LempaL kawln aLau bermlgrasl unLuk
menu[u hablLaL alr Lawar LsLuarl [uga merupakan LempaL mencarl makan bagl verLebraLa seml alr yalLu
unggas alr
4 1erumbu karang
ul lauL Lropls pada daerah nerlLlk LerdapaL suaLu komunlLas yang khusus yang Lerdlrl darl karang baLu
dan organlsmeorganlsme lalnnya komunlLas lnl dlsebuL Lerumbu karang uaerah komunlLas lnl maslh
dapaL dlLembus cahaya maLaharl sehlngga foLoslnLesls dapaL berlangsung
1erumbu karang dldomlnasl oleh karang (koral) yang merupakan kelompok Cnldarla yang mensekreslkan
kalslum karbonaL 8angka darl kalslum karbonaL lnl bermacammacam benLuknya dan menyusun
subsLraL LempaL hldup karang laln dan ganggang
Pewanhewan yang hldup dl karang memakan organlsme mlkroskopls dan slsa organlk laln 8erbagal
lnverLebraLa mlkro organlsme dan lkan hldup dl anLara karang dan ganggang Perblvora seperLl slpuL
landak lauL lkan men[adl mangsa bagl gurlLa blnLang lauL dan lkan karnlvora
Seluruh ekoslsLem dl dunla dlsebuL blosfer ualam blosfer seLlap makhluk hldup menempaLl llngkungan
yang cocok unLuk hldupnya Llngkungan aLau LempaL yang cocok unLuk kehldupannya dlsebuL hablLaL
ualam blologl klLa serlng membedakan lsLllah hablLaL unLuk makhluk hldup mlkro seperLl [amur dan
bakLerl yalLu dlsebuL subsLraL
uua spesles makhluk hldup dapaL menempaLl hablLaL yang sama LeLapl LeLap memlllkl relung (nlsla)
berbeda nlsla adalah sLaLus fungslonal suaLu organlsme dalam ekoslsLem ualam nlslanya organlsme
LersebuL dapaL berperan akLlf sedangkan organlsme laln yang sama hablLaLnya Lldak dapaL berperan
akLlf Sebagal conLoh marllah klLa llhaL pembaglan nlsla dl huLan hu[an Lropls



Pu[an asam
Pu[an asam adalah suaLu masalah llngkungan yang serlus yang benarbenar dlflklrkan oleh manusla lnl
merupakan masalah umum yang secara berangsurangsur mempengaruhl kehldupan manusla lsLllah
Pu[an asam perLama kall dlperkenalkan oleh Angus SmlLh keLlka la menulls LenLang polusl lndusLrl dl
lnggrls (Anonlm 2001) 1eLapl lsLllah hu[an asam Lldaklah LepaL yang benar adalah deposlsl asam

ueposlsl asam ada dua [enls yalLu deposlsl kerlng dan deposlsl basah ueposlsl kerlng lalah perlsLlwa
kerkenanya benda dan mahluk hldup oleh asam yang ada dalam udara lnl dapaL Ler[adl pada daerah
perkoLaan karena pencemaran udara aklbaL kendaraan maupun asap pabrlk Selaln lLu deposlsl kerlng
[uga dapaL Ler[adl dl daerah perbuklLan yang Lerkena angln yang membawa udara yang mengandung
asam 8lasanya deposlsl [enls lnl Ler[adl dekaL darl sumber pencemaran

ueposlsl basah lalah Lurunnya asam dalam benLuk hu[an Pal lnl Ler[adl apablla asap dl dalam udara laruL
dl dalam buLlrbuLlr alr dl awan !lka Lurun hu[an darl awan Ladl maka alr hu[an yang Lurun berslfaL
asam ueposlsl asam dapaL pula Ler[adl karena hu[an Lurun melalul udara yang mengandung asam
sehlngga asam lLu LerlaruL ke dalam alr hu[an dan Lurun ke buml Asam lLu Lercucl aLau wash ouL
ueposlsl [enls lnl dapaL Ler[adl sangaL [auh darl sumber pencemaran
Pu[an secara alaml berslfaL asam karena karbon ulokslda (CC2) dl udara yang laruL dengan alr hu[an
memlllkl benLuk sebagal asam lemah !enls asam dalam hu[an lnl sangaL bermanfaaL karena membanLu
melaruLkan mlneral dalam Lanah yang dlbuLuhkan oleh Lumbuhan dan blnaLang

Pu[an pada dasarnya memlllkl LlngkaL keasaman berklsar pP 3 apablla hu[an LerkonLamlnasl dengan
karbon dlokslda dan gas klorlne yang bereaksl serLa bercampur dl aLmosphere sehlngga LlngkaL
keasaman leblh rendah darl pP 3 dlsebuL dengan hu[an asam

ada dasarnya Pu[an asam dlsebabkan oleh 2 poluLan udara Sulfur uloxlde (SC2) dan nlLrogen oxldes
(nCx) yang keduanya dlhasllkan melalul pembakaran Akan LeLapl seklLar 30 SC2 yang ada dl aLmosfer
dlseluruh dunla Ler[adl secara alaml mlsalnya darl leLusan gunung berapl maupun kebakaran huLan
secara alaml Sedangkan 30 lalnnya berasal darl keglaLan manusla mlsalnya aklbaL pembakaran 88l
peleburan logam dan pembangklL llsLrlk Mlnyak buml mengadung belerang anLara 01 sampal 3 dan
baLubara 04 sampal 3 WakLu 88l dl bakar belerang LersebuL beroksldasl men[adl belerang dlokslda
(SC2) dan lepas dl udara Ckslda belerang lLu selan[uLnya berubah men[adl asam sulfaL (SoemarwoLo C
1992)

kadar SC2 LerLlnggl LerdapaL pada pusaL lndusLrl dl Lropa Amerlka uLara dan Asla 1lmur ul Lropa 8araL
90 SC2 adalah anLrofogenlk ul lnggrls 2/3 SC2 berasal darl pembangklL llsLrlk baLu bara dl !erman
30 dan dl kanada 63 (Anonlm 2003)

MenuruL SoemarwoLo C (1992) 30 nlLrogen oxldes LerdapaL dl aLmosfer secara alaml dan 30 lagl
[uga LerbenLuk aklbaL keglaLan manusla LeruLama aklbaL pembakaran 88l embakaran 88l
mengoksldasl 330 nlLrogen dalam baLubara 4030 nlLrogen dalam mlnyak beraL dan 100 nlLrogen
dalam mklnyak rlngan dan gas Makln Llnggl suhu pembakaran makln banyak nox yang LerbenLuk

Selaln lLu nCx [uga berasal darl akLlflLas [asad renlk yang menggunakan senyawa organlk yang
mengandung n Ckslda n merupakan hasll samplng akLlflLas [asad renlk lLu ul dalam Lanah pupuk n
yang Lldak Lerserap Lumbuhan [uga mengalaml klmlflslk dan blologlk sehlngga menghasllkan n karena
lLu semakln banyak menggunakan pupuk n makln Llnggl pula produksl okslda LersebuL

Senyawa SC2 dan nCx lnl akan Lerkumpul dl udara dan akan melakukan per[alanan rlbuan kllomeLer dl
aLsmosfer dlsaaL mereka bercampur dengan uap alr akan membenLuk zaL asam sulphurlc dan nlLrlc
ulsaaL Ler[adlnya curah hu[an kabuL yang membawa parLlkel lnl Ler[adllah hu[am asam Pu[an asam [uga
dapaL LerbenLuk melalul proses klmla dlmana gas sulphur dloxlde aLau sulphur dan nlLrogen mengendap
pada logam serLa mongerlng bersama debu aLau parLlkel lalnnya (Anonlm 2003)

22 uampak Pu[an Asam

1er[adlnya hu[an asam harus dlwaspadal karena dampak yang dlLlmbulkan berslfaL global dan dapaL
menggangu keselmbangan ekoslsLem Pu[an asam memlllkl dampak Lldak hanya pada llngkungan bloLlk
namun [uga pada llngkungan abloLlk anLara laln

uanau
keleblhan zaL asam pada danau akan mengaklbaLkan sedlklLnya specles yang berLahan !enls lankLon
dan lnverLebraLe merupakan mahkluk yang pallng perLama maLl aklbaL pengaruh pengasaman Apa yang
Ler[adl [lka dldanau memlllkl pP dlbawah 3 leblh darl 73 darl spesles lkan akan hllang (Anonlm 2002)
lnl dlsebabkan oleh pengaruh ranLal makanan yang secara slgnlflkan berdampak pada keberlangsungan
suaLu ekoslsLem 1ldak semua danau yang Lerkena hu[an asam akan men[adl pengasaman dlmana Lelah
dlLemukan [enls baLuan dan Lanah yang dapaL membanLu meneLralkan keasaman

1umbuhan dan Pewan
Pu[an asam yang laruL bersama nuLrlsl dldalam Lanah akan menyapu kandungan LersebuL sebelum
pohonpohon dapaL menggunakannya unLuk Lumbuh SerLa akan melepaskan zaL klmla beracun seperLl
alumlnlum yang akan bercampur dldalam nuLrlsl Sehlngga apablla nuLrlsl lnl dlmakan oleh Lumbuhan
akan menghambaL perLumbuhan dan mempercepaL daun berguguran seleblhnya pohonpohon akan
Lerserang penyaklL kekerlngan dan maLl SeperLl halnya danau PuLan [uga mempunyal kemampuan
unLuk meneLrallslr hu[an asam dengan [enls baLuan dan Lanah yang dapaL mengurangl LlngkaL
keasaman
encemaran udara Lelah menghambaL foLoslnLesls dan lmmoblllsasl hasll foLoslnLesls dengan
pembenLukan meLabollL sekunder yang poLenslal beracun Sebagal aklbaLnya akar kekurangan energl
karena hasll foLoslnLesls LerLahan dl La[uk Seballknya Lahuk mengakumulaslkan zaL yang poLenslal
beracun LersebuL uengan demlklan perLumbuhan akar dan mlkorlza LerhambaL sedangkan daunpun
men[adl ronLok ohon men[adl lemah dan mudah Lerserang penyaklL dan hama
enurunan pP Lanah aklbaL deposlsl asam [uga menyebabkan Lerlepasnya alumlnlum darl Lanah dan
menlmbulkan keracunan Akar yang halus akan mengalaml nekrosls sehlngga penyerapan hara dan lar
LerhambaL Pal lnl menyebabkan pohon kekurangan alr dan hara serLa akhlrnya maLl Panya Lumbuhan
LerLenLu yang dapaL berLahan hldup pada daerah LersebuL hal lnl akan beraklbaL pada hllangnya
beberapa spesles lnl [uga berarLl bahwa keragaman hayaLl Lamanan [uga semakln menurun

kadar SC2 yang Llnggl dl huLan menyebabkan noda puLlh aLau coklaL pada permukaan daun [lka hal lnl
Ler[adl dalam [angka wakLu yang lama akan menyebabkan kemaLlan Lumbuhan LersebuL MenuruL
SoemarmoLo (1992) darl anallsls daun yang Lerkena deposlsl asam menun[ukkan kadar magneslum yang
rendah Sedangkan magneslum merupakan salah saLu nuLrlsl assenslal bagl Lanaman kekurangan
magneslum dlsebabkan oleh pencuclan magneslum darl Lanah karena pP yang rendah dan kerusakan
daun meyebabkan pencuclan magneslum dl daun

Sebagalmana Lumbuhan hewan [uga memlllkl ambang Loleransl Lerhadap hu[an asam Spesles hewan
Lanah yang mlkroskopls akan langsung maLl saaL pP Lanah menlngkaL karena slfaL hewan mlkroskopls
adalah sangaL speslflk dan renLan Lerhadap perubahan llngkungan yang eksLrlm Spesles hewan yang laln
[uga akan Lerancam karena [umlah produsen (Lumbuhan) semakln sedlklL 8erbagal penyaklL [uga akan
Ler[adl pada hewan karena kullLnya Lerkena alr dengan keasaman Llnggl Pal lnl [elas akan menyebabkan
kepunahan spesles

kesehaLan Manusla
uampak deposlsl asam Lerhadap kesehaLan Lelah banyak dlLellLl namun belum ada yang nyaLa
berhubungan langsung dengan pencemaran udara khususnya oleh senyawa nox dan SC2 kesullLan
yang dlhadapl dkarenakan banyaknya fakLor yang mempengaruhl kesehaLan seseorang Lermasuk fakLor
kepekaan seseorang Lerhadap pencemaran yang Ler[adl Mlsalnya ballLa orang berusla lan[uL orang
dengan sLaLus glzl buruk relaLlf leblh renLan Lerhadap pencemaran udara dlbandlngkan dengan orang
yang sehaL

8erdasarkan hasll penellLlan sulphur dloxlde yang dlhasllkan oleh hu[an asam [uga dapaL bereaksl secara
klmla dldalam udara dengan LerbenLuknya parLlkel halus suphaLe yang mana parLlkel halus lnl akan
menglkaL dalam paruparu yang akan menyebabkan penyaklL pernapasan Selaln lLu [uga dapaL
memperLlnggl reslko Lerkena kanker kullL karena senyawa sulfaL dan nlLraL mengalaml konLak langsung
dengan kullL

korosl
Pu[an asam [uga dapaL mempercepaL proses pengkaraLan darl beberapa maLerlal seperLl baLu kapur
paslrbesl marmer baLu pada dldlng beLon serLa logam Ancaman serlus [uga dapaL Ler[adl pada
bagunan Lua serLa monumenL Lermasuk candl dan paLung Pu[an asam dapaL merusak baLuan sebab
akan melaruLkan kalslum karbonaL menlnggalkan krlsLal pada baLuan yang Lelah menguap SeperLl
halnya slfaL krlsLal semakln banyak akan merusak baLuan

23 upaya engendallan ueposlsl Asam

usaha unLuk mengendallkan deposlsl asam lalah menggunakan bahan bakar yang mengandung sedlklL
zaL pencemae menghlndarl LerbenLuknya zaL pencemar saar Ler[adlnya pembakaran menangkap zaL
pencemar darl gas buangan dan penghemaLan energl

a 8ahan 8akar uengan kandungan 8elerang 8endah
kandungan belerang dalam bahan bakar bervarlasl Masalahnya lalah sampal saaL lnl lndonesla sangaL
LerganLung dengan mlnyak buml dan baLubara sedangkan mlnyak buml merupakan sumber bahan
bakar dengan kandungan belerang yang Llnggl
enggunaan gas asalm akan mengurangl emlsl zaL pembenLuk asam akan LeLapl kebocoran gas lnl dapaL
menambah emlsl meLan usaha laln yalLu dengan menggunakan bahan bakar nonbelerang mlsalnya
meLanol eLanol dan hldrogen Akan LeLapl pengganLlan [enls bahan bakar lnl haruslah dllakukan dengan
haLlhaLl [lka Lldak akan menlmbulkan masalah yang laln Mlsalnya pembakaran meLanol menghasllkan
dua sampal llma kall formaldehlde darlpada pembakaran bensln ZaL lnl mempunyal slfaL karslnogenlk
(pemlcu kanker)

b Mengurangl kandungan 8elerang sebelum embakaran
kadar belarang dalam bahan bakar dapaL dlkurangl dengan menggunakan Leknologl LerLenLu ualam
proses produksl mlsalnya baLubara baLubara dlasanya dlcucl unLukk memberslhkan baLubara darl paslr
Lanah dan koLoran laln serLa mengurangl kadar belerang yang berupa plrlL (belerang dalam benLuk besl
sulflda( sampal 3090 (SoemarwoLo 1992)

c pengendallan encemaran Selama embakaran
8eberapa Leknologl unLuk mengurangl emlsl SC2 dan nox pada wakLu pembakaran Lelah dlkembangkan
Slah saLu Leknologl lalah llme ln[ecLlon ln mulLlple burners (LlM8) uengan Leknologl lnl emlsl SC2 dapaL
dlkurangl sampal 80 dan nCx 30

Caranya dengan mengln[ekslkan kapur dalam dapur pembakaran dan suhu pembakaran dlLurunkan
dengan alaL pembakar khusus kapur akan bereaksl dengan belerang dan membenLuk glpsum (kalslum
sulfaL dlhldraL) enuruna suhu mengaklbaLkan penurunan pembenLukan nox balk darl nlLrogen yang
ada dalam bahan bakar maupun darl nlLrogen udara

emlsahan poluLan dapaL dllakukan menggunakan penyerap baLu kapur aLau Ca(CP)2 Cas buang darl
cerobong dlmasukkan ke dalam faslllLas lCu ke dalam alaL lnl kemudlan dlsemproLkan udara sehlngga
SC2 dalam gas buang Leroksldasl oleh okslgen men[adl SC3 Cas buang selan[uLnya dldlnglnkan
dengan alr sehlngga SC3 bereaksl dengan alr (P2C) membenLuk asam sulfaL (P2SC4) Asam sulfaL
selan[uLnya dlreakslkan dengan Ca(CP)2 sehlngga dlperoleh hasll pemlsahan berupa glpsum (gypsum)
Cas buang yang keluar darl slsLem lCu sudah Lerbebas darl okslda sulfur Pasll samplng proses lCu
dlsebuL glpsum slnLeLls karena memlllkl senyawa klmla yang sama dengan glpsum alam

d engendallan SeLelah embakaran
ZaL pencemar [uga dapaL dlkurangl dengan gas llmlah hasll pembakaran 1eknologl yang sudah banyak
dlpakal lalah fle gas desulfurlzaLlon (lCu) (Akhadl 2000 rlnslp Leknologl lnl lalah unLuk menglkaL SC2
dl dalam gas llmbah dl cerobong asap dengan absorben yang dlsebuL scubblng (Sudra[ad 2006) uengan
cara lnl 7093 SC2 yang LerbenLuk dapaL dllkaL keruglan darl cara lnl lalah LerbenLuknya llmbah Akan
LeLapl llmbah lLu dapaL pula dlubah men[adl glpsum yang dapaL dlgunakan dalam berbagal lndusLrl Cara
laln lalah dengan menggunakan amonla sebagal zaL penglkaLnya sehlngga llmbah yang dlhasllkan dapaL
dlpergunakan sebagl pupuk
Selaln dapaL mengurangl sumber poluLan penyebab hu[an asam glpsum yang dlhasllkan melalul proses
lCu LernyaLa [uga memlllkl nllal ekonoml karena dapaL dlmanfaaLkan unLuk berbagal keperluan mlsal
unLuk bahan bangunan Sebagal bahan bangunan glpsum Lampll dalam benLuk papan glpsum (gypsum
boards) yang umumnya dlpakal sebagal plafon aLau langlLlanglL rumah (celllng boards) dlndlng
penyekaL aLau pemlsah ruangan (parLlLlon boards) dan pelapls dlndlng (wall boards)

Amerlka SerlkaL merupakan negara perlnLls dalam memproduksl glpsum slnLeLls lnl abrlk wallboard
darl glpsum slnLeLls yang perLama dl AS dldlrlkan oleh SLandard Cypsum LLC mulal november Lahun
1997 lalu Lokasl pabrlknya berdekaLan dengan sLaslun pembangklL llsLrlk 1ennessee valley AuLhorlLy
(1vA) dl Cumberland yang berkapaslLas 2600 megawaLL

roduksl glpsum slnLeLls merupakan suaLu Lerobosan yang mampu mengubah bahan buangan yang
mencemarl llngkungan men[adl suaLu produk baru yang bernllal ekonoml Sebagal bahan wallboard
glpsum slnLeLls yang dlproduksl secara benar LernyaLa memlllkl kuallLas yang leblh balk dlbandlngkan
glpsum yang dlperoleh darl penambangan Clpsum hasll proses lCu lnl memlllkl ukuran buLlran yang
seragam MenglngaL dampak poslLlfnya cukup besar Lldak musLahll suaLu saaL nanLl seLlap L1u baLu
bara akan dllengkapl dengan pabrlk glpsum slnLeLls

d Mengapllkaslkan prlnslp 38 (8euse 8ecycle 8educe)
Pendaknya prlnslp lnl dl[adlkan landasan saaL memproduksl suaLu barang dlmana produk lLu harus
dapaL dlgunakan kemball aLau dapaL dldaur ulang sehlngga [umlah sampah aLau llmbah yang dlhasllkan
dapaL dlkurangl 1eknologl yang dlgunakan [uga harus dlperhaLlkan Leknologl yang berpoLensl
mengeluarkan emlsl hendaknya dlganLl dengan Leknologl yang leblh balk dan berslfaL ramah llngkungan
Pal lnl [uga berkalLan dengan perubahan gaya hldup klLa serlng kall berlomba membell kendaraan
prlbadl padahal LransporLasllah yang merupakan penyebab LerLlnggl pencemaran udara Cleh karena lLu
klLa harus memenuhl kadar baku muLu emlsl balk dl lndusLrl maupun LransporLasl

Hujan yang normal seharusnya adalah hujan yang tidak membawa zat pencemar dan dengan pH
5,6. Air hujan memang sedikit asam karena H2O yang ada pada air hujan bereaksi dengan CO2
di udara. Reaksi tersebut menghasilkan asam lemah H2CO3 dan terlarut di air hujan. Apabila air
hujan tercemar dengan asam-asam kuat, mak pH-nya akan turun dibawah 5,6 maka akan terjadi
hujan asam.
Hujan asam sebenarnya dapat mencegah global warming, gas buang seperti SO2 penyebab hujan
asam mampu memantulkan sinar matahari keluar atmosIer bumi sehingga dapat mencegah
kenaikan temperatur bumi. Akan tetapi, eIek samping dari hujan asam menghasilkan kerusakan
lingkungan yang lebih parah dibandingkan global warming. Sebenarnya 'hujan asam
merupakan istilah yang kurang tepat untuk menggambarkan jatuhnya asam-asam dari atmosIer
ke permukaan bumi. Istilah yang lebih tepat seharusnya adalah deposisi asam, karena
pengendapan asam dari atmosIir ke permukaan bumi tidak hanya melalui air hujan tetapi juga
melalui kabut, embun, salju, aerosol bahkan pengendapan langsung. Istilah deposisi asam lebih
bermakna luas dari hujan asam.
Se|arab
Fenomena hujan asam mulai dikenal sejak akhir abad 17, hal ini diketahui dari buku karya
Robert Boyle pada tahun 1960 dengan judul ' General History of the ir'. Buku tersebut
menggambarkan Ienomena hujan asam sebagai 'nitrous or salino-sulforus spiris'.
Selanjutnya revolusi industri di Eropa yang dimulai sekitar awal abad ke 18 memaksa
penggunaan bahan bakar batubara dan minyak sebagai sember utama energi untuk mesin-mesin.
Sebagai akibatnya, tingkat emisi precursor (Iaktor penyebab) dari hujan asam yakni gas-gas
SO2, Nox dan HCl meningkat. Padahal biasanya precussor ini hanya berasal dari gas-gas gunung
berapi dan kebakaran hutan.
Istilah hujan asam pertama kali digunakan oleh Robert Angus Smith pada tahun 1872 pada saat
menguraikan keadaan di Menchester, sebuah daerah industri di Inggris bagian utara. Smith
menjelaskan Ienomena hujan asam pada bukunya yang berjudul 'ir and Rain. The Beginnings
of Chemical Technology'.
Masalah hujan asam dalam skala yang cukup besar pertama terjadi pada tahun 1960-an ketika
sebuah danau di Skandinavia meningkat keasamannya hingga mengakibatkan berkurangnya
populasi ikan. Hal tersebut juga terjadi di Amerika Utara, pada masa itu pula banyak hutan-hutan
di bagian Eropa dan Amerika yang rusak. Sejak saat itulah dimulai berbagai usaha
penaggulangannya, baik melalui bidang ilmu pengetahuan, teknis maupun politik.
Pada tahun 1970 US mulai mengontrol emisi SO2 dan Nox dengan peraturan pemerintah Clean
ir ct. Peraturan ini menentukan standar polutan dari kendaraan bermotor dan industri. Pada
tahun 1990 Congress menyetujui amandemen untuk lebih memperketat kontrol emisi yang
menyebabkan hujan asam. Amandemen tersebut tercatat mempu mengurangi pengeluaran SO2
dari 23,5 juta ton menjadi sekitar 16 juta ton. US juga merencanakan untuk mengurangi emisi
Nox hingga 5 juta ton pada tahun 2010.

Proses deposisi asam melalui air hujan
embentukan Asam di Atmosfer
Deposisi asam terjadi apabila asam sulIat, asam nitrat, atau asam klorida yang ada do atmosIer
baik sebagai gas maupun cair terdeposisikan ke tanah, sungai, danau, hutan, lahan pertanian, atau
bangunan melalui tetes hujan, kabut, embun, salju, atau butiran-butiran cairan (aerosol), ataupun
jatuh bersama angin.
Asam-asam tersebut berasal dari prekursor hujan asam dari kegiatan manusia (anthropogenic)
seperti emisi pembakaran batubara dan minyak bumi, serta emisi dari kendaraan bermotor.
Kegiatan alam seperti letusan gunung berapi juga dapat menjadi salah satu penyebab deposisi
asam. Reaksi pembentukan asam di atmosIer dari prekursor hujan asamnya melalui reaksi
katalitis dan photokimia. Reaksi-reaksi yang terjadi cukup banyak dan kompleks, namun dapat
dituliskan secara sederhana seperti dibawah ini.
Pembentukun Axum Sulfut (HSO4)
Gas SO2, bersama dengan radikal hidroksil dan oksigen melalui reaksi photokatalitik di
atmosIer, akan membentuk asamnya.
SO2 OH -~ HSO3
HSO3 O2 -~ HO2 SO3
SO3 H2O -~ H2SO4
Selanjutnya apabila diudara terdapat Nitrogen monoksida (NO) maka radikan hidroperoksil
(HO2) yang terjadi pada salah satu reaksi diatas akan bereaksi kembali seperti:
NO HO2 -~ NO2 OH
Pada reaksi ini radikal hidroksil akan terbentuk kembali, jadi selama ada NO diudara, maka
reaksi radikal hidroksil akan terbantuk kembali, jadi semakin banyak SO2, maka akan semakin
banyak pula asam sulIat yang terbentuk.
Pembentukun Axum Nltrut (HNO)
Pada siang hari, terjadi reaksi photokatalitik antara gas Nitrogen dioksida denan radikal
hidroksil.
NO2 OH -~ HNO3
Sedangkan pada malam hari terjadi reaksi antara Nitrogen dioksida dengan ozon
NO2 O3 -~ NO3 O2
NO2 NO3 -~ N2O5
N2O5 H2O -~ HNO3
Didaerah peternakan dan pertanian akan concong menghasilkan asam pada tanahnya mengingat
kotoran hewan banyak mengandung NH3 dan tanah pertanian mengandung urea. Amoniak di
tanah semula akan menetralkan asam, namun garam-garam ammonia yang terbentuk akan
teroksidasi menjadi asam nitrat dan asam sulIat. Disisi lain amoniak yang menguap ke udara
dengan uap air akan membentuk ammonia hingga memungkinkan penetralan asam yang ada di
udara.
Pembentukun Axum ChlorlJu (HCl)
Asam klorida biasanya terbentuk di lapisan stratosIer, dimana reaksinya melibatkan
ChloroIlorocarbon (CFC) dan radikal oksigen O*
CFC hv(UV) -~ Cl* produk
CFC O* -~ ClO produk
O* ClO -~ Cl* O2
Cl CH4 -~ HCl CH3
Reaksi diatas merupaka bagian dari rangkaian reaksi yang menyebabkan deplesi lapisan ozon di
stratosIer. Perbandingan ketiga asam tersebut dalam hujan asam biasanya berkisar antara 62
persen oleh Asam SulIat, 32 persen Asam Nitrat dan 6 persen Asam Chlorida.
Pulau Jawa memiliki tingkat emisi penyebab hujan asam tertinggi di Indonesia, terutama
disebabkan oleh sebagian besar kegiatan perekonomian yang terpusat di pulau ini. Pada tahun
1989, tingkat precursor SOx di Indonesia mencapat 157.000 ton per tahun, sedangkan NOx
mencapai 175.000 ton per tahun. Kota Surabaya pada tahun 2000 tercatat mengemisikan 0,26 ton
SO2 dan 66,4 ton NOx ke udara dari berbagai sumber pencemar.
Allran energl dan Slklus maLerl
LkoslsLem berfungsl karena adanya allran energl dan slklus maLerl Sallng pengaruh mempengaruhl
anLara allran dan daur maLerl dl dalam ekoslsLem akan menghasllkan keadaan ekoslsLem yang yang
selmbang Lldak ada saLupun kehldupan Lanpa membuLuhkan energl Sebab unLuk bernapas bergerak
berkembang blak makan Lldur dan segala akLlflLasnya membuLuhkan energl Lnergl mengallr dalam
saLu arah sedangkan maLerl ber[alan dalam sebuah slklus Slklus maLerl Lerdlrl darl slklus CPCnS (
karbon Pldrogen Ckslgen nlLrogen hospor Sulfur)
1 uaur Alr
Alr sangaL penLlng karena fungslnya sebagal pelaruL kaLlon dan anlon pengaLur suhu Lubuh pengaLur
Lekanan osmoLlc sel dan bahan baku foLoslnLeLls ul alam daur alr sebagal berlkuL Semua LempaL yang
Lerkena enegl maLaharl (alr lauLdll) akan menguap Lermasuk pada Lumbuhan dan hewan AklbaL Llupan
anglna awan menu[u permukaan daraLan Molekul alr sangaL penLlng bagl kehldupan Alr merupakan
alaL Lransfer uLama bagl pemlndahan zaL dalam beberapa daur blogeoklmla Alr bergerak dalam daur alr
secara global uaur alr lalah pergerakan alr melalul slsLem bloLlk dan abloLlk ualam proses foLoslnLesls
alr dlperlukan unLuk membenLuk karbohldraL Selaln lLu alr [uga dlperlukan unLuk berbagal reaksl
meLabollk dl dalam Lubuh mahkluk hldup ul aLmosfer alr Lersedla dalam benLuk uap alr uap alr berasal
darl proses evaporasl (penguapan) 8alk yang berasal darl danau sungal Lanah aLau permukaan Lubuh
mahkluk hldup permukaan daun Lumbuhan (leblh dlkenal Lransplrasl)LeruLama evaporasl darl lauLan
ada saaL molekulmolekul alr dl aLmosfer bergerak menglkuLl pola angln kelembapan udara
menyebabkan suhu men[adl leblh dlngln Selan[uLnya uap alr Lerkondensasl men[adl LeLesLeLes alr dan
[aLuh sebagal alr hu[an aLau sal[u keLlka hu[an [aLuh dl daraLan beberapa dl anLaranya men[adl alr
permukaan mengalaml penguapan dan Lerserap dl dalam LanahSebaglan darl alr lnl mengallr ke bawah
melewaLl Lanah dan bebaLuan kemudlan Lerslmpan dalam Lanah aLau dl bawah danau yang dlsebuL
sebagal alr Lanah dalam Sebaglan lagl mengallr dl permukaan Lanah membenLuk allran alr dan sungal
yang mana nanLlnya membawa alr ke lauLan Sebaglan alr dlserap oleh Lumbuhan dlgunakan unLuk
proses meLabollsme dan mengemballkannya ke udara melalul Lransplrasl 1ransplrasl dan evaporasl darl
permukaan Lanah menghasllkan kumpulan uap alr yang dlsebuL awan yang akan melepaskan alrnya
sebagal hu[an dan memulal slklus lagl engaruh suhu yang rendah mengaklbaLkan Ler[adlnya
kondensasl uap alr men[adl LlLlkLlLlk alr hu[an Pu[an Lurun dl permukaan buml sebaglan meresap ke
daam Lanah sebaglan dlmanfaaLkan oleh hewan dan Lumbuhan (yang Lldak dlserap akan men[adl maLa
alr) sebaglan lagl mengallr ke sungalsungal sampal lauL SeLelah dlmanfaaLkan manusla hewan dan
Lumbuhan dlkeluarkan lagl dan menguap uan alr yang ada dl dalam Lanah mengallr sampal lauL
semuanya berlan[uL Lerus !lka Ler[adl ganguan daur alr mlsal lllegal logglng maka Ler[adl ban[lr dan
keglaLan dlsLrlbusl Lak lancar maka Ler[adl kekerlngan seperLl dl lndonesla
2 uaur karbon dan Ckslgen
karbon dan okslgen [uga penLlng bagl kehldupan seperLl penyusun maLerl dalam Lubuh dan dlgunakan
sebagal foLoslnLeLls ul alam daur lnl sebagal berlkuL
Awalnya karbon dlokslda dlserap oleh Lumbuhan melalul foLoslnLeLls dl[adlkan glukosa Lalu dlsusun
men[adl amllum kemudlan dlubah men[adl senyawa gula yang laln lemak proLeln dan vlLamln ada
proses pernafasan Lumbuhan dlhasllkan lagl karbondlokslda dan okslgen uaur okslgen [uga sama
karbon merupakan bahan dasar darl semua bahan organlk Allran karbon ber[alan berlrlngan secara
paralel dengan allran energl Sumber pokok karbondlokslda (CC2) ada dl aLmosfer Selaln lLu komponen
karbon [uga Lersedla dalam bahan bakar fosll (baLubara gas alam dan mlnyak) Pewan makan
Lumbuhan dapaL karbon lalu seLelah ber[alannya wakLu Lubuh hewan dan Lumbuhan maLl dan dluralkan
men[adl karbon dlokslda alr dan mlneral karbon Ladl dllepaskan ke udara dan seLerusnya uarl
keduaunsur Ladl yang pallng pan[ang daurnya adalah karbon karbon dlokslda dl aLmosfer merupakan
sumber karbon bagl Lumbuhan LeruLama keLlka melakukan foLoslnLesls karbon LersebuL dapaL
berplndah ke hewan keLlka mereka memakan Lumbuhan Selan[uLnya Lubuh hewan dan Lumbuhan yang
sudah maLl akan dluralkan oleh mahkluk hldup pengural men[adl karbondlokslda alr dan mlneral
karbondlokslda akan kemball ke aLmosfer darl penguralan [uga melalul slsLem resplrasl ada daur
karbon dan okslgen memerlukan hewan dan Lumbuhan yang maLl dalam wakLu yang lama unLuk
membenLuk baLubara dl dalam Lanah serLa pengural [uga dlperlukan dalam mengural hewan dan
Lumbuhan yang Lelah maLl 1umbuhan dan hewan [uga LerllbaL dalam daur alr
3uaur nlLrogen
1umbuhan dan hewan membuLuhkan nlLrogen unLuk membenLuk asam amlno unLuk membenLuk
proLeln Selaln lLu nlLrogen dlperlukan dalam pembenLukan senyawa nlLrogen seperLl asam nukleaL
(Aun dan A8n) Mesklpun 78 dl udara LerdapaL nlLrogen bebas namun Lumbuhan dan hewan pada
umumnya Lldak mampu menggunakannya dalam benLuk bebas nlLrogen harus dlubah men[adl bahan
nlLrogen laln sehlngga dapaL dlgunakan nlLrogen dllkaL oleh bakLerl yang ada dl dalam Lanah (blasanya
dalam benLuk amonla) Selan[uLnya oleh bakLerl nlLrlflkasl dlubah men[adl nlLrlL (nC2) kemudlan
men[adl nlLraL (nC3) yang mana dapaL dlserap darl Lanah oleh Lumbuhan (dlsebuL proses nlLrlflkasl)
8eberapa Lanaman mempunyal nodul pada akarnya yang dl dalamnya LerdapaL bakLerl penglkaL
nlLrogen 8akLerl mengubah banyak nlLrogen men[adl asam amlno yang dllepaskan ke [arlngan
Lumbuhan 1anaman dengan nodul lnl mampu hldup dalam kondlsl Lanah yang mlskln nlLrogen
mlsalnya ercls Lanaman dengan daun men[arl dan Lanaman laln yang Lermasuk dalam keluarga kacang
kacangan (legume)nlLrogen berfungsl sebagal pembenLuk asam amlno merupakan persenyawaan
pembenLuk molekul proLelnSelan[uLnya proLeln sebagal pembenLuk Lubuhuaur nlLrogen dl alam
sebagal berlkuL ALmosfer mengandung seklLar 70 nlLrogen dalam benLuk unsur Lapl yang dlperlukan
dalam benLuk senyawa ?alLu keLlka peLlr keluar menyebabkan nlLrogen bersenyawa [adl nlLraL
1umbuhan menyerap nlLraL darl Lanah uLuk dl[adlkan proLeln lalu Lumbuhan dlmakan oleh kosumer
senyawa nlLrogen plndah ke Lubuh hewan urln bangkal hewan dan Lumbuhan maLl akan dluralkan
oleh pengural [adl ammonlum dan ammonla 8akLerl nlLrosomonas mengubah [adl nlLrlLlalu dlubah lagl
oleh bakLerl nlLrobacLer men[adl nlLraL kemudlan nlLraL dlserap oleh Lumbuhan Selan[uLnya sama dan
beglLu Selaln melalul peLlr [uga melalul bakLerl 8lzoblum yang berslmblosls pada Lumbuhan kacang
kacangan membenLuk blnLlk akar SedlklL Lambahan proses pengubahan nlLrlL [adl nlLraL dlsebuL
nlLrlflkasl uan proses pengubahan nlLrlL aLau nlLraL [adl nlLrogen bebas dlsebuL denlLrlflkasl kadang
kadang Lanaman lnl dlgunakan unLuk menglsl lahan yang mlskln nlLrogen selama masa perpuLaran
seLelah panen padl 8eberapa hasll penellLlan geneLlk yang dlorlenLaslkan Lerhadap pemberlan Lanaman
panen yang laln ([agung gandum) yang mempunyal kemampuan unLuk menglkaL nlrogen kemampuan
yang secara besar dapaL mengurangl kebuLuhan pemupukan perLanlan ualam ekoslsLem alr alga hl[au
blru [uga mampu menyerap nlLrogen nlLrogen [uga dapaL LerlkaL dl aLmosfer melalul masuknya energl
elekLrlk mlsalnya melalul penylnaran 8akLerl pemecah memecah proLeln dalam Lubuh organlsme maLl
aLau hasll slsa mereka men[adl amonlum kemudlan nlLrlL aLau nlLraL dan akhlrnya men[adl gas nlLrogen
yang mana akan dllepaskan ke aLmosfer darl mulal nlLrogen dllkaL dan berpuLar lagl Semua hewan
hanya memperoleh nlLrogen organlk darl Lumbuhan aLau hewan laln yang dlmakannya roLeln yang
dlcerna akan men[adl asam amlno yang selan[uLnya dapaL dlsusun men[adl proLelnproLeln baru pada
LlngkaL Lroflk berlkuLnya keLlka makhluk hldup maLl maLerl organlk yang dlkandungnya akan dluralkan
kemball oleh dekomposer sehlngga nlLrogen dapaL dllepaskan sebagal amonla uekomposlsl nlLrogen
organlk men[adl amonla lagl dlsebuL amonlflkasl roses LersebuL dapaL dllakukan oleh beberapa bakLerl
dan mahkluk hldup eukarloLlk
ConLoh beberapa mlkroorganlsme yang LerllbaL dalam daur nlLrogen lalah

- nlLrosomanas mengubah amonlum men[adl nlLrlL
- nlLrobacLer mengubah nlLrlL men[adl nlLraL
- 8hlzoblum menambaL nlLrogen darl udara
- 8akLerl hldup bebas penglkaL nlLrogen seperLl AzoLobakLer (aeroblk) dan ClosLrldlum (anaeroblk)
- Alga blru hl[au penglkaL nlLrogen seperLl Anabaena nosLoc dan anggoLaanggoLa laln darl ordo
nosLocales
- 8akLerl ungu penglkaL nlLrogen seperLl 8hodosplrlllum
Mesklpun penglkaLan secara alaml menghasllkan cukup nlLrogen unLuk proses yang berlangsung secara
alaml namun pembenLukan nlLrogen oleh lndusLrl yang dlgunakan unLuk pemupukan dan produk laln
melampul kebuLuhan ekoslsLem daraL

4 uaur losfor (uaur SendlmenLasl)
losfor merupakan elemen penLlng dalam kehldupan karena semua makhluk hldup membuLuhkan fosfor
dalam benLuk A1 (Adenosln 1rl losfaL) sebagal sumber energl unLuk meLabollsme sel losfor [uga
dlLemukan sebagal komponen uLama dalam pembenLukan glgl dan Lulang verLebraLa uaur fosfor Lldak
melalul komponen aLmosfer losfor LerdapaL dl alam dalam benLuk lon fosfaL (fosfor yang berlkaLan
dengan okslgen) lon fosfaL LerdapaL dalam bebaLuan Adanya perlsLlwa erosl dan pelapukan
menyebabkan fosfaL Lerbawa menu[u sungal hlngga lauL membenLuk sedlmen Adanya pergerakan dasar
buml menyebabkan sedlmen yang mengandung fosfaL muncul ke permukaan ul daraL Lumbuhan
mengambll fosfaL yang LerlaruL dalam alr Lanah
losfor merupakan bahan pembenLuk Lulang pada hewan Semua mahluk memerlukan sebagal
pembenLuk unA 8nA proLeln energl (A1) dan senyawa organlk lalnnya uaur fosfor leblh sederana
darl pada daur lalnnya karena Lldak mellbaLkan aLmosfer ul alam daur fosfor sebagal berlkuL
ualam Lanah mengandung fosfaL anorganlk yang dapaL dlserap oleh Lumbuhan kemudlan Lumbuhan
dlmakan oleh konsumer sehlngga fosfor berplndah ke hewan 1umbuhan dan hewan maLl feses dan
urlnnya akanLerural men[adl fosfaL organlk Cleh bakLerl fosfaL LersebuL dlubah men[adl fosfaL arorganlk
yang dapaL dlserap Lumbuhan uan seperLl blasa akan Lerulang
ada daur fosfor dlperlukan pengural unLuk menguralkan hewan dan Lumbuhan yang maLl men[adl
fosfaL anorganlk losfaL banyak LerdapaL dl baLu karang dan fosll losfaL darl baLu dan fosll Lerklkls dan
membenLuk fosfaL anorganlk LerlaruL dl alr Lanah dan lauL losfaL anorganlk lnl kemudlan akan dlserap
oleh akar Lumbuhan lagl Slklus lnl berulang Lerus menerusuaur sedlmenLasl dlsebuL [uga daur
fosforlosfor merupakan elemen penLlng dalam kehldupan karena semua makhluk hldup membuLuhkan
posfor dalam benLuk A1 (Adenosln 1rl losfaL) sebagal sumber energl unLuk meLabollsme selosfor
LerdapaL dl alam dalam benLuk lon fosfaL lon losfaL LerdapaL dalam bebaLuan Adanya perlsLlwa erosl
dan pelapukan menyebabkan fosfaL Lerbawa menu[u sungal hlngga lauL membenLuk sedlmen Adanya
pergerakan dasar buml menyebabkan sedlmen yang mengandung fosfaL muncul ke permukaan ul daraL
Lumbuhan mengambll fosfaL yang LerlaruL dalam alr Lanah Perblvora mendapaLkan fosfaL darl
Lumbuhan yang dlmakannya dan karnlvora mendapaLkan fosfaL darl herblvora yang dlmakannya
Seluruh hewan mengeluarkan fosfaL melalul urln dan feses 8akLerl dan [amur mengural bahanbahan
anorganlk dl dalam Lanah lalu melepaskan pospor kemudlan dlambll oleh Lumbuhan

3 uaur 8elerang
8elerang aLau sulfur merupakan unsur penyusun proLeln 1umbuhan mendapaL sulfur darl dalam Lanah
dalam benLuk sulfaL (SC4 ) kemudlan Lumbuhan LersebuL dlmakan hewan sehlngga sulfur berplndah ke
hewan Lalu hewan dan Lumbuhan maLl dluralkan men[adl gas P2S aLau men[adl sulfaL lagl Secara
alaml belerang Lerkandung dalam Lanah dalam benLuk mlneral Lanah Ada [uga yang gunung berapl dan
slsa pembakaran mlnyak buml dan baLubarauaur Llpe sedlmen cenderung unLuk leblh kurang sempurna
dan leblh mudah dlganggu oleh gangguan seLempaL sebab sebaglan besar bahan LerdapaL dalam LempaL
dan relaLlf Lldak akLlf dan Lldak bergerak dl dalam kullL buml AklbaLnya beberapa baglan darl bahan
yang dapaL dlperLukarkan cenderung hllang unLuk wakLu yang lama apablla gerakan menurunnya [auh
leblh cepaL darl pada gerakan nalk kemball SeLlap daur mellbaLkan unsur organlsme unLuk membanLu
menguralkan senyawasenyawa men[adl unsurunsur ualam daur belerang mlsalnya mlkroorganlsme
yang berLanggung [awab dalam seLlap Lrasformasl adalah sebagal berlkuL

- P2S S SC4 bakLerl sulfur Lak berwarna hl[au dan ungu
- SC4 P2S (reduksl sulfaL anaeroblk) bakLerl desulfovlbrlo
- P2S SC4 (engokaldasl sulflde aeroblk) bakLerl Lhlobacllll
- S organlk SC4 + P2S maslngmaslng mlkroorganlsme heLeroLroflk
aeroblk dan anaeroblk
Selaln lLu ada beberapa [enls bakLerl LerllbaL dalam daur sulfur anLara laln uesulfomaculum dan
uesulflbro yang akan mereduksl sulfaL men[adl sulflda dalam benLuk hldrogen sulflda (P2S) kemudlan
P2S dlgunakan bakLerl foLoauLoLrof aerob seperLl ChromaLlum dan melepaskan sulfur dan okslgen
Sulfur dlokslda men[adl sulfaL oleh bakLerl kemollLoLrof seperLl 1hlobaclllus
o|us|

Lvolusl adalah perubahan yang Ler[adl pada LlngkaL populasl makhluk hldup yang Ler[adl secara
perlahanlahan

Macammacam Lvolusl adalah sebagal berlkuL
1 Lvolusl regreslf adalah perubahan yang mengarah ke kepunahan suaLu mahkluk hldup
2 Lvolusl progreslf adalah perubahan yang mengarah ke kelesLarlan suaLu makhluk
Lvolusl progreslf Lerbagl 2 yalLu
Lvolusl konvergen adalah perubahan yang memusaL ConLohnya adalah pada hablLaL alr berbagal
macam makhluk hldup seperLl lkanpauslumbalumba memlllkl daya adapLasl yang sama dengan benLuk
morfologl sLreamllne unLuk mempermudah gerakan dl dalam alr
Lvolusl dlvergen adalah perubahan yang menyebar ConLohnya adalah pada burung llnch yang
dlLemukan oleh Charles uarwln dl kepulauan Calapagos LerdapaL 13 spesles yang beranekaragaman
LeruLama pada benLuk paruhnya padahal sebelumnya dl Amerlka dlLemukan hanya saLu spesles burung
llnch

Cl8lCl8l 8CSLS LvCLuSl

1Adanya penylmpangan fakLor geneLlk
a erubahan kromosom aLau gen karena muLasl
b 8ekomblnasl darl macammacam muLasl yang dapaL menghasllkan spesles yang berbedabeda
2 1er[adl dalam populasl bukan pada spesles aLau lndlvldu
3 lrekuensl gen LeLap
CenoLlp yang ada dalam lndlvldu selalu LeLap darl generasl ke generasl berlkuLnya
4 1ldak mencakup semua slfaL hanya beberapa slfaL sa[a dan berslfaL selekLlf


AuA1ASl uAn SLSlASl (SLSlLS 8A8u MunCuL)

1 AuA1ASl
enyesualan dlrlLerhadap llngkungannya agar dapaL hldup dan berkembang blak
Ada 3 macam adapLasl
a AdapLasl morfologl (benLuk dan sLrukLur Lubuh)
ConLoh
8enLuk paruh burung llnch unLuk menyesualkan makanan dan hablLaLnya
b AdapLasl flslologl (sLrukLur faal Lubuh)
ConLoh
enyerbukan pada bunga
c AdapLasl behauvler (Llngkah laku makhluk hldup)
ConLoh
8unglon dengan mlmlkrlnya
Cumlcuml menyemburkan LlnLanya

2 SLSlASl
1erbenLuknya spesles baru dalam populasl melalul lsolasl reproduksl lsolasl geografl dan lsolasl
domesLlk

lsolasl 8eproduksl
!lka LerdapaL 2 populasl slmpaLrlk Lldak blsa melakukan perkawlnan secara alamlah enghalang
perkawlnan LersebuL adalah
a lsolasl ekologl lsolasl yang Ler[adl karena perbedaan hablLaL kawln
b lsolasl Llngkah laku lsolasl yang Ler[adl karena perbedaan Llngkah laku kawln
c lsolasl muslm lsolasl yang Ler[adl karena perbedaan masa pemasakan gameL [anLan dan beLlna
d lsolasl gameL lsolasl yang Ler[adl apablla gameL [anLan memlllkl daya vlablllLas yang rendah sehlngga
Lldak dapaL mencapal ovum
e lsolasl mekanlk Ler[adl karena keLldakcocokan anLara alaL reproduksl [anLan dan beLlna
f lsolasl basLar mandul Ler[adl perkawlnan alamlah dan dlhasllkan hybrld yang sLerll
g lsolasl basLar maLl bu[ang Ler[adl perkawlnan alamlah dan dlhasllkan hybrld yang maLl sebelum dapaL
melakukan reproduksl

lsolasl Ceografl
Spesles baru dapaL LerbenLuk karena perbedaan leLak geografl yang sangaL [auh (seperLl lauL luas dan
gunung Llnggl)

lsolasl uomesLlk
roses pen[lnakan spesles llar men[adl spesles budldaya



PukuM PA8u?WLln8L8C (CLnL1lkA CuLASl)

erbandlngan frekuensl gen dalam suaLu populasl darl saLu generasl ke generasl berlkuLnya selalu
LeLap"
Pukum lnl berlaku dengan syaraL
a erkawlnan acak (random)
b 1ldak ada seleksl alam
c 1ldak Ler[adl muLasl
d Llngkungan sLabll
e lrekuensl gen LeLap(daya vlablllLas gen nya sama)
f 1er[adl pada populasl yang besar


lungsl geneLlka populasl unLuk mengeLahul penyebaran gen dalam suaLu populasl

Pukum Pardy Welnberg dlLerangkan ke dalam rumus maLemaLlka berlkuL lnl

p2AA + 2pqAa + q2a

kemungklnan muncul reseslf q2(aa)
kemungklnan muncul normal homozlgoL p2AA
kemungklnan muncul normal heLerozlgoL 2pqAa
kemungklnan muncul gan a q vq2(aa)




redlksl Soal

1 Palhal LersebuL dl bawah lnl Lldak dapaL menyebabkan Llmbulnya spesles baru adalah
a lsolasl
b domesLlkasl
c muLasl
d seleksl
e auLogaml

[awaban L

embahasan AuLogaml adalah perkawlnan sendlrl ada Lumbuhan dlsebuL [uga penyerbukan sendlrl
?ang arLlnya serbuk sarl [aLuh dl kepala puLlk bunga lLu sendlrl roses lnl Lldak dapaL menghasllkan
spesles baru karena slfaL yang dlhasllkan Lldak varlasl dan hanya LerbenLuk saLu lndlvldu

2 lndlvldu muLan dan rekomblnan akan berevolusl [lka
a adapLlf dan sLerll
b adapLlf dan ferLll
c mampu menghasllkan keLurunan yang ferLll
d Lldak mampu memperLahankan dlrl
e Lldak mampu menghasllkan keLurunan

[awaban 8

embahasan lndlvldu yang mengalaml muLasl dan rekomblnasl dapaL berevolusl [lka
AdapLlf mampu menyesualkan dlrl dengan llngkungan sehlngga blas berLahan
lerLll mampu melan[uLkan keLurunan sehlngga LeLap lesLarl


3 enyerbukan buaLan yang dllakukan oleh Lanaman anggrek merupakan upaya unLuk mengaLasl
hambaLan reproduksl yang berupa lsolasl muslm
S L 8 A 8
lsolasl reproduksl merupakan fakLor penghambaL bagl dua populasl slmpaLrlk unLuk dapaL melakukan
perkawlnan seara alaml

[awaban u

embahasan enyerbukan buaLan yang dllakukan pada Lanaman anggrek LeruLama unLuk mengaLasl
hambaLan reproduksl berupa keLldakcocokan alaL reproduksl (lsolasl mekanlk) PambaLan reproduksl
bagl dua populasl slmpaLrlk merupakan lsolasl reproduksl (pernyaLaan salah alasan benar)

4 lrekuensl gen dl dalam populasl dlperLahankan oleh

(1) populasl besar
(2) perkawlnan random
(3) vlablllLas gen sama
(4) seleksl alam

[awaban A

embahasan frekuensl gen dl dalam populasl blsa dlperLahankan apablla Lldak ada seleksl alam (12
dan 3 benar)


3 8lla Lldak ada kekuaLankekuaLan selekLlf aLau muLasl maka frekuensl suaLu gen dalam saLu populasl
yang besar darl saLu generasl ke generasl laln akan

a berLambah
b berkurang
c Lldak dapaL dlpredlksl
d kurang leblh sama
e berubah drasLls

[awaban u

embahasan Pukum PardyWelnberg menyaLakan bahwa perbandlngan frekuensl gen dalam suaLu
populasl darl saLu generasl ke generasl berlkuLmya adalah sama [lka Lldak ada muLasl Lldak ada seleksl
Lldak ada mlgrasl dan perkawlnan Ler[adl secara random


6 MenuruL Leorl evolusl spesles baru dapaL LerbenLuk melalul proses berlkuL lnl kecuall

a domesLlkasl
b lsolasl perllaku
c predasl
d lsolasl gameL
e lsolasl hablLaL

[awaban C

embahasan predasl Lldak dapaL menghasllkan spesles baru

7 8urung llnch yang ada dl kepulauan Calapagos dlduga berasal darl Lquador yang oleh suaLu hal Llba
dl kepulauan Calapagos dan berubah men[adl beberapa spesles baru karena lsolasl

a muslm
b gameL
c Llngkah laku
d geografl
e reproduksl

[awaban u

embahasan 1ermasuk ke dalam lsolasl geografl karena burung llnch LersebuL berplndah darl suaLu
LempaL ke LempaL laln yang leLak geograflnya berbeda yalLu darl Lquador ke Calapagos sehlngga
menghasllkan spesles baru



8 8lsLon 8eLularla berwarna gelap populaslnya menlngkaL seLelah Ler[adl revolusl lndusLrl
S L 8 A 8
8lsLon 8eLularla berwarna gelap berasal darl 8lsLon 8eLularla cerah yang mengalaml muLasl seLelah
Ler[adl revolusl lndusLrl

[awaban C

embahasan opulasl 8lsLon 8eLularla berwarna gelap seLelah revolusl lndusLrl memang berLambah
karena asap polusl yang dlhasllkan pada saaL lLu membuaL baLang pohon berwarna gelap LerLuLup oleh
[elaga Sehlngga 8lsLon 8eLularla berwarna gelap Lerhlndar darl pemangsanya sedangkan 8lsLon
8eLularla berwarna cerah populaslnya men[adl berkurang karena dl[adlkan mangsa dan leblh mencolok
warnanya saaL hlnggap dl pohon[adl bukan Ler[adl karena mengalaml muLasl (pernyaLaan benar alasan
salah)


9 kehldupan spesles yang Lerplsah oleh lauL yang sangaL luas merupakan facLor pemlsah yang sangaL
eraL hubungannya dengan
(1) perubahan morfologl
(2) perubahan unA
(3) perubahan kemampuan berproduksl
(4) berubahnya kemampuan beradapLasl

[awaban L

embahasan 123 dan 4 benar karena eraL hubungannya dengan fakLor pemlsah kehldupan spesles



10 8ufo amerlcana dan 8ufo fowlery keduanya Lldak dapaL melakukan perkawlnan secara alamlah
karena Ler[adl

a lsolasl gameL
b lsolasl ekologl
c lsolasl muslm
d lsolasl mekanlk
e lsolasl Llngkah laku

[awaban 8

embahasan Ler[adl lsolasl ekologl yalLu Lerhalang karena beda hablLaL kawln 8ufo amerlcana leblh
menyukal kawln dl hablLaL alr koLor sedangkan 8ofo fowlery dl alr berslh


11 8enLukbenLuk flslologl yang menun[ang adanya evolusl

(1) kemlrlpan proses resplrasl
(2) kemlrlpan benLuk alaL gerak pada verLebraLa
(3) kemlrlpan proses slnLesa proLeln
(4) kemlrlpan benLuk alaL pencernaan

[awaban 8

embahasan kemlrlpan proses resplrasl dan kemlrlpan proses slnLesa proLeln merupakan conLoh
adapLasl flslologl sedangkan kemlrlpan benLuk alaL gerak pada verLebraLa dan kemlrlpan benLuk alaL
pencernaan Lermasuk pada adpLasl morfologl


12 ulkeLahul pada suaLu daerah penduduk yang alblno ada 9 lrekuensl gen alblno dalam populasl
LersebuL adalah
a 003
b 009
c 03
d 09
e 91

[awaban C

embahasan
!lka AkullL normal dan aalblno
ulkeLahul
Alblnoaaa29a03frekuensl gen alblno


13 kacang ercls baLang Llnggl domlnan Lerhadap baLang pendek !lka frekuensl gen kacang ercls baLang
pendek dalam suaLu populasl sebesar 36 maka menuruL Pukum PardyWelnberg kacang ercls
berbaLang Llnggl yang bergenoLlf heLerozlgoL sebesar

a 8
b 16
c 24
d 36
e 48

[awaban L

embahasan
!lka 1Llnggl dan Lpendek
ulkeLahul
opulasl pendek LL L2 36L06
1 1L 106 04
Maka
1lnggl heLerozlgoL 1L21L2(06)(04)
04848
reproduski sel
Kita mengenal tiga jenis reproduski sel, yaitu Amitosis, Mitosis dan Meiosis (pembelahan
reduksi). 29488adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung tanpa
melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel
yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru.
MITOSIS adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang
teratur, yaitu Profase Metafase-Anafase-Telofase. Antara tahap telofase ke tahap profase
berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinarnakan Interfase (tahap ini tidak termasuk
tahap pembelahan sel). Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti.
$ecara garis besar ciri dari setiap tahap pembelahan pada mitosis adalah sebagai berikut:
1. Profase :
pada tahap ini yang terpenting adalah benang-benang kromatin
menebal menjadi kromosom dan kromosom mulai berduplikasi menjadi
kromatid.
. Metafase:
pada tahap ini kromosom/kromatid berjejer teratur dibidang
pembelahan (bidang equator) sehingga pada tahap inilah kromosom
/kromatid mudah diamati dan dipelajari.
. Anafase:
pada fase ini kromatid akan tertarik oleh benang gelendong menuju
ke kutub-kutub pembelahan sel.
. %elofase:
pada tahap ini terjadi peristiwa KARIOKINESIS (pembagian inti
menjadi dua bagian) dan SI%OKINESIS (pembagian sitoplasma
menjadi dua bagian).
Me488 (Pe2-elahan Reduk8 adalah reproduksi sel melalui tahap-tahap pembelahan
seperti pada mitosis, tetapi dalam prosesnya terjadi pengurangan (reduksi) jumlah
kromosom.

Meiosis terbagi menjadi due tahap besar yaitu Meiosis I dan Meiosis II Baik meiosis I
maupun meiosis II terbagi lagi menjadi tahap-tahap seperti pada mitosis. $ecara lengkap
pembagian tahap pada pembelahan reduksi adalah sebagai berikut :


Berbeda dengan pembelahan mitosis, pada pembelahan meiosis antara telofase I dengan
profase II tidak terdapat fase istirahat (interface). $etelah selesai telofase II dan akan
dilanjutkan ke profase I barulah terdapat fase istirahat atau interface.
PERBEDAAN AN%ARA MI%OSIS DENGAN MEIOSIS
Aspek yang dibedakan Mitosis Meiosis
Tujuan Untuk pertumbuhan
$ifat mempertahan-kan
diploid
Hasil pembelahan sel anak sel anak
$ifat sel anak diploid (n) haploid (n)
Tempat terjadinya sel somatis sel gonad
Pada hewan dikenal adanya peristiwa meiosis dalam pembentukan gamet, yaitu Oogenesis
dan Speatogenesis. $edangkan pada tumbahan dikenal Makrosporogenesis
(Megasporogenesis) dan Mikrosporogenesis.

Beri Nilai