Anda di halaman 1dari 10

1

HAKALAh 3 |80 UN|VER8|TA8 CUNA0ARHA





NAHA : hAN8 RAV|E AN0REA8
NPH : 1311120
L0C : WWW.rav|earax|rul.o|ogspol.cor
Hata Ku||ah : ||mu 8os|a| 0asar
Faku|tas : ||mu Komputer dan Tekno|og| |nformas|
Jurusan : 8|stem |nformas|
Ke|as : 1KA40










Mata KuIiah : IImu SosiaI Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik MakaIah : Program Padat Karya SaIah Satu
Upaya Mengatasi Penganggurann

KeIas : 1- KA40

TanggaI Penyerahan MakaIah : 24 November 2011
TanggaI UpIoad MakaIah : 25 November 2011






P E R N Y A T A A N

Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam tugas ini, saya
buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai
1/100 untuk mata kuliah ini.




P e n y u s u n


N P M Nama Lengkap Tanda Tangan
13111206 Hans Ravie Andreas








Program Sarjana Sistem Informasi

UNIVERSITAS GUNADARMA



KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena
berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun
makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini membahas Program Padat
Karya dalam Upaya Mengatasi Penganguran .
Dalam penyusunan makalah ini, penulis banyak mendapat tantangan dan
hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa
teratasi. Olehnya itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-
besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan
makalah ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari
Tuhan Yang Maha Esa.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik
dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca
sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita
sekalian.
Bekasi,14 November 2011
Penulis


( Hans Ravie Andreas )



DAFTAR ISI
Bab
1Pendahuluan......................................................................................5
Latar belakang.....................................................................................5
Tujuan................................................................................................5
Sasaran..............................................................................................6
Bab 2 Permasalahan.............................................................................8
Kelemahan..........................................................................................8
Kekuatan............................................................................................8
Peluang..............................................................................................8
Tantangan..........................................................................................9
Bab 3 Rekomendasi dan Kesimpulan.....................................................10
Kesimpulan.......................................................................................10
Rekomendasi....................................................................................10
Referensi..........................................................................................10



BAB 1 PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Program Padat Karya
AKARTA, (PRLM).- Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
mengembangkan program kerja padat karya produktif di berbagai daerah di
Indonesia. Program padat karya produktif memberikan kesempatan kerja
bagi tenaga kerja penganggur, setengah penganggur, dan pencari nafkah
utama keluarga yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan
masyarakat."enis-jenis usaha yang dapat dikembangkan dalam kegiatan
padat karya produktif lebih berorientasi pada kegiatan usaha yang bersifat
ekonomi produktif dan berkelanjutan,"
B.Tujuan Program Padat Karya
Tujuan :
a. Terwujudnya tenaga kerja yang memiliki kompetensi untuk mengisi kesempatan kerja
Dalam dan Luar Negeri ;
b. Terwujudnya perluasan jejaring informasi lowongan kerja di berbagai media ;
c. Terwujudnya penempatan tenaga kerja di Dalam dan ke Luar Negeri ;
d. Terwujudnya pengembangan kesempatan kerja usaha mandiri dan padat karya
produktif ;
e. Terwujudnya hubungan industrial yang harmonis dan perbaikan syarat kerja ;
f. Terwujudnya peningkatan perlindungan hak-hak dasar pekerja / buruh dan
khususnya bagi pekerja perempuan dan anak ;
g. Terwujudnya peningkatan kerjasama fungsional dalam penyediaan informasi dan
perencanaan tenaga kerja di Daerah ;
h. Terwujudnya pengembangan kemampuan Aparatur Ketenagakerjaan di Propinsi dan
Kab / Kota ;
i. Terwujudnya peningkatan sarana dan prasarana pelayanan ketenagakerjaan pada
UPT. Pelatihan Kerja ;
j. Terwujudnya tertib administrasi kependudukan ;
k. Terwujudnya perlindungan pengakuan penentuan status pribadi dan status hukum
setiap penduduk ;
l. Terwujudnya data kependudukan yang akurat ;
m. Terwujudnya sistem informasi administrasi kependudukan ;
n. Terwujudnya data kependudukan untuk perencanaan pembangunan berwawasan
kependudukan ;
o. Terwujudnya peningkatan kualitas pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan
sipil.
p. Terwujudnya kemandirian dan integrasi transmigran dan masyarakat sekitarnya
melalui tahap penyesuaian, pemantapan dan pengembangan di permukiman
transmigrasi yang layak huni, layak usaha, layak berkembang dan layak lingkungan




. Sasaran Program Padat Karya
a. Sasaran untuk mencapai terwujudnya tenaga kerja yang memiliki kompetensi untuk
mengisi kesempatan kerja Dalam dan Luar Negeri, dilakukan dengan sasaran
kegiatan :
O Pelatihan MTU untuk UPT. Pelatihan Kerja ;
O Pelatihan Teknis D3 ;
O Pelatihan Pemagangan ;
O Penyuluhan, Akreditasi dan Sertifikasi ;
O Pelatihan Pengukuran Produktivitas ;
O Pelatihan nstitusional untuk UPT Pelatihan Kerja Swadana ;
O Pelatihan Ketrampilan calon TK.

b. Sasaran untuk mencapai perluasan jejaring informasi lowongan kerja di berbagai
media adalah :
O Pengembangan jejaring informasi pasar kerja melalui Teknologi nformasi
dengan BKK di Perguruan Tinggi, Sekolah Menengah, Lembaga Pelatihan
Kerja
O Swasata, Lembaga Penempatan Swasta dan Dinas Kab / Kota ;
O Penyelenggaraan Job Fair pada Bursa Pasar Kerja Terbuka secara rutin,
terjadwal di Dinas Prov, Kab / Kota dan UPT.PK ;
O Peningkatan fungsi Lembaga Layanan Bursa Kerja melalui Pengembangan
Pusat Layanan Karir Terpadu (PLKT) .
c. Sasaran untuk mencapai terwujudnya penempatan tenaga kerja di Dalam dan ke
Luar negeri, adalah :
O Pelayanan penempatan dan perlindungan TK ke Luar Negeri ;
O Penempatan tenaga kerja Dalam Negeri (AKL dan AKAD) ;
O Penempatan tenaga kerja muda dan penyandang cacat (AKSUS).
d. Sasaran untuk mencapai terwujudnya pengembangan kesempatan kerja usaha
mandiri dan padat karya produktif, adalah :
O Bimbingan pemanduan wirausaha baru (WUB) bagi tenaga kerja mandiri
terdidik dan non terdidik ;
O Penerapan teknologi padat karya dan perluasan kerja sistim padat karya
produktif serta pola dampingan dana bergulir ;
O Pelaksanaan padat karya fisik dan produktif pada daerah miskin dan padat
pengangguran.
e. Sasaran untuk mencapai hubungan industrial yang harmonis dan perbaikan iklim
syarat kerja, adalah :
O Pemberdayaan hubungan industrial ;
O Fasilitas penyelesaian perselisian dan pembinaan hubungan industrial ;
O Perbaikan syarat kerja dan sistem pengupahan.
f. Sasaran untuk meningkatkan perlindungan hak-hak dasar pekerja / buruh dan
khususnya bagi pekerja perempuan dan anak, adalah :
O Penilaian pelaksanaan K3 dan SMK3 di perusahaan ;
O Pengawasan penempatan TK dan TKWNAP ;
O Pengujian kesehatan tenaga kerja dan lingkungan kerja ;
O Sosialisasi dan pengawasan Jamsostek ;
O Perlindungan pekerja perempuan dan anak.
g. Sasaran untuk mencapai terwujudnya kerjasama fungsional dalam penyediaan


nformasi dan perencanaan tenaga kerja di Daerah, adalah :
O Forum koordinasi kebijakan dan program ketenagakerjaan melalui program
Mitra Praja Utama (MPU) dan Koordinasi dengan Lembaga Ketenagakerjaan
Pusat, Propinsi dan Kab / Kota ;
O Pendataan angkatan kerja, kesempatan kerja, penganggur dan pencari kerja
terdaftar ;
O Pendataan perusahaan dan pekerja / buruh ;
O Penyusunan Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD) ;
O Penyusunan program pembangunan ketenagakerjaan Tahunan, Jangka
Menengah dan Jangka Panjang.
h. Sasaran untuk mencapai meningkatnya kompetensi Aparatur Ketenagakerjaan,
adalah :
O Peningkatan kualitas/kuantitas pejabat fungsional ketenagakerjaan ;
O Pengembangan profesi jabatan fungsional ketenagakerjaan ;
O Pengembangan kemampuan SDM aparatur untuk peningkatan layanan
kepada masyarakat ;
i. Sasaran untuk mencapai meningkatnya sarana dan prasarana pelayanan
ketenagakerjaan pada Unit Pelayanan Teknis (UPT), adalah :
O Renovasi sarana gedung pelatihan dan asrama di UPT. Pelatihan Kerja ;
O Pengadaan peralatan dan mesin di UPT. Pelatihan Kerja ;
O Pembangunan asrama siswa UPT. Pelatihan Kerja.
j. Sasaran untuk meningkatnya bidang ketransmigrasian, adalah :
O Peningkatan partisipasi, kerjasama antar pemerintah daerah asal dengan
pemerintah daerah tujuan (penempatan) melalui KSAD dan forum KE ;
O Tersedianya Data nformasi potensi lokasi transmigrasi (LPT/WPT);
O Perencanaan Teknis Permukiman dan Perpindahan dalam kawasan potensi
SDM calon transmigrasi penempatan daerah asal (TPA) ;
O Pelayanan Prima Perpindahan dan Penempatan Transmigran ;
O Pembinaan, pengembangan sosial ekonomi yang mandiri bagi masyarakat
transmigran dan masyarakat sekitanya.




BAB II PERMASALAHAN PROGRAM PADAT KARYA
Program padat karya yang digalakkan pemerintah untuk mengatasi korban kekeringan
dinilai tidak dapat menyelesaikan masalah secara menyeluruh. Program yang diarahkan untuk
ribu korban kekeringan di kabupaten se-Indonesia itu hanya sebagai antisipasi sesaat.
Dan yang menjadi persoalan juga adalah Dana untuk mensosialisasikan Program padat karya.

A.Kekuatan

1. Kesempatan Kerja
erera|erlrars re|a|u| 0|re|loral Per|uasar eserpalar erja dar Pergeroargar Teraga erja dar
3e|lor lrlorra|, 0|ljer 8|raperla le|ar rerga|o|as||ar oarluar arggarar prograr Padal arya Produ|l|l dar
Te|ro|og| Tepal 0ura urlu| rasyara|al.
2. eoulurar E|oror|
Tentunya masyarakat srumbung secara langsung diedukasi dan dilibatkan untuk
persiapan ekonomi jangka panjang dan berbadan hukum koperasi
.Keamanan
Dengan diadakannya program padat karya,pihak keamanan pun menjadi lebih siaga dan
memperketat pengawasan tehadap lingkungan disekitar kawasan padat karya.

B.Kelemahan

1.Tempat Tinggal
Dengan diadakannya program padat karya,masyarakat sulit mencari tempat tinggal yang
dekat dengan diamana tempat dia bekerja atau melakukan akvitas sehari-harinya.
. Dana
Program padat karya tidak hanya untuk mengatasi masalah pengangguran di suatu
daerah.hal tersebut juga mendorong masyarakat untuk mengeluarkan dana yang tidak sedikit
untuk melakukan sesuatu agar mereka dapat hidup yang layak.
.Sumber Daya Alam & Manusia
Dengan demikian program padat karya pun juga menyerap lapisan masyarakat yang ingin
bekerja dan lapangan pekerjaan yang tidak sedikit sehingga banyak didirikan penindustrian di
setiap daerah.

.Peluang

1.Kesempatan Kerja Yang Baik
Dengan program padat karya ini,kesempatan seseorang untuk mendapatkan kerja
semakin banyak dan pegangguran dapat diatasi seminim mungkin.

.Peluang Usaha Yang Menjanjikan
Program padat karya juga berdampak pada usaha-usaha kecil menengah dengan
bersamaannya kebutuhan masyarakat.sehinng kebutuhan masyarakat tersebut harus terpenuhi
secara individu atau pun kelompok.

.Perdagangan
Selain itu perdagangan juga menjadi pusat kebutuhan masyarakat di daerah
tersebut.Sehinngga masyarakat mau tidak mau membeli atau mendapatkan ssesuatu untuk
memenuhi kebutuhan mereka.Dan sektor perdagangan inilah yang menjadi perenan penting
dalam program padat karya.




D.Tantangan/Hambatan

1.Penduduk
Selain itu,masyarakat juga mengalami pertambahan jumlah penduduk.Sehingga
penduduk mengalami OVER Capacity di suatu daerah.

.Usaha Kecil
Padar karya juga berimbas pada usaha-usaha kecil.Yang mengakibatkan usaha-usaha
kecil mulai tergeser oleh usaha menengah dan besar.

.Lahan Kosong
Banyak lahan kosong yang dijadikan tempat industri atau lahan perumahan.


1

BAB 3 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

A.Kesimpulan

1.) Program padat karya memiliki tujuan yang baik bagi penduduk tapi memiliki dampak
negatiI juga pada masyarakat.
.) Membutuhkan Dana untuk mensosialisasikan Program padat karya.
.) Dapat mengatasi angka penganguran.

B.Rekomendasi

1.) bahwa progam padat karya dapat mengatasi permasalahan jumlah penduduk.
.) dan juga dapat mengurangi angka penganguran di suatu daerah
.) membuat usaha-usaha berkembang dan ada juga yang tersingkir/tergeser.
.) menimbulkan lahan-lahan yang ada menjadi pusat perdagangan/industri/perumahan

C.ReIerensi
http://regional.kompas.com/read/11///1/Program.Padat.Karya.Lebih.Mem
berdayakan

http://www.voanews.com/indonesian/news/Pemerintah-Andalkan-Industri-Padat-Karya-
untuk-Tekan-Pengangguran-11.html

http://metrotvnews.com/read/newsvideo/11///1/Industri-Padat-Karya-
Solusi-Serap-Pengangguran-

Hans Ravie Andreas