an Politik Setelah 21 Mei 1998

Perkembangan Politik Setelah 21 Mei 1998

Presiden Republik Indonesia yang ketiga B. ● Pada tanggal 22 Mei 1998.J. Habibie dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia pada tanggal 21 Mei 1998.J.Pengangkatan Habibie Menjadi Presiden Republik Indonesia ● B. Habibie membentuk kabinet baru yang dinamakan Kabinet Reformasi Pembangunan .

● Untuk menjamin kepastian hukum bagi para pengunjuk rasa. orang bebas mengemukakan pendapatnya di muka umum. pemerintahan bersama (DPR) berhasil merampungkan perundang-undangan yang mengatur tentang unjuk rasa atau demonstrasi. .Kebebasan Menyampaikan Pendapat ● Pada masa pemerintahan Habibie.

. Laut. dan Udara serta Kepolisian RI. dan Angkatan Udara. namun mulai tanggal 5 Mei 1999 Polri memisahkan diri dari ABRI dan kemudian berganti nama menjadi Kepolisian Negara. peran ABRI di Perwakilan Rakyat DPR mulai dikurangi secara bertahap yaitu dari 75 orang menjadi 38 orang ● Langkah lain yang di tempuh adalah ABRI semula terdiri dari empat angkatan yaitu Angkatan Darat. ● Istilah ABRI pun berubah menjadi TNI yang terdiri dari Angkatan Darat.Masalah Dwifungsi ABRI ● Setelah reformasi dilaksanakan. Angkatan Laut.

aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat. ● Kemudian Sidang Istimewa yang dilaksanakan antara tanggal 10 – 13 Nopember 1998 diharapkan MPR benar-benar menyuarakan aspirasi masyarakat dengan perdebatan yang lebih segar. yaitu pada tahun 1967 digelar Sidang Istimewa MPRS yang kemudian memberhentikan Presiden Soekarno dan mengangkat Soeharto menjadi Presiden Rebuplik Indonesia. telah dua kali lembaga tertinggi Negara melaksanakan Sidang Istimewa.Sidang Istimewa MPR ● Indonesia. ● Hasil dari Sidang Istimewa MPR itu memutuskan 12 Ketetapan. lebih terbuka dan dapat menampung. .

Pemilihan Umum Tahun 1999 ● Pemilihan Umum yang dilaksanakan tahun 1999 menjadi sangat penting. karena pemilihan umum tersebut diharapkan dapat memulihkan keadaan Indonesia yang sedang dilanda multikrisis ● Kemudian Presiden Habibie menetapkan tanggal 7 Juni 1999 sebagai waktu pelaksanaan pemiliahan umum tersebut ● DPR berhasil menetapkan tiga undang-undang politik baru ● Dari 112 partai politik hanya 48 yang berhasil mengikuti pemilihan umum karena aturan seleksi partai-partai politik diberlakukan dengan cukup ketat .

Sidang Umum MPR Hasil Pemilihan Umum 1999 ● Sidang Umum MPR tahun 1999 diselenggarakan sejak tanggal 1 – 21 Oktober 1999 ● Ada 3 Calon Presiden diantaranya Abdurrahman Wahid . ● Pada tanggal 21 Oktober 1999 dilaksanakan pemilihan Wakil Presiden dengan calonnya Megawati dan Hamzah Haz ● Pemilihan Wakil Presiden ini kemudian dimenangkan oleh Megawati Soekarnoputri ● Akiba adanya ketidakpercayaan parlemen pada . Megawati Soekarnoputri. Gusdur terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia. dan Yuhsril Ihza Mahendra ● Dari hasil pemilihan presiden yang dilaksanakan secara voting.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful