P. 1
Evaluasi Struktur Umur Penduduk Waropen 2010

Evaluasi Struktur Umur Penduduk Waropen 2010

|Views: 418|Likes:
Dipublikasikan oleh fajarakatsuki86
Evaluasi mengenai struktur umur penduduk waropen berdasarkan hasil sensus penduduk 2010
Evaluasi mengenai struktur umur penduduk waropen berdasarkan hasil sensus penduduk 2010

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: fajarakatsuki86 on Nov 20, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/10/2014

pdf

text

original

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010

Berdasarkan hasil Sensus Penduduk (SP) 2010
Oleh: Muhammad Fajar Peltu Kasie Stat.Sosial BPS Waropen fajarakatsuki86@yahoo.com fajarwaropen@gmail.com

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Di antara berbagai informasi kependudukan, informasi umur merupakan informasi dasar yang sangat penting. Kesalahan dalam pencatatan informasi umur akan berdampak serius dan luas, karena struktur umur menjadi dasar dalam perhitungan berbagai indikator kependudukan dan indikator lainnya. Sebagai contoh kesalahan dalam perhitungan umur di bawah satu tahun akan berdampak terjadinya kekeliruan informasi terkait kematian bayi. Kesalahan ini selanjutnya akan memberi rentetan kesalahan lain (efek domino), seperti kurang tepatnya estimasi angka harapan hidup waktu lahir (eo) dan juga kurang tepatnya kebijkan pemerintah dalam hal penanganan bayi-bayi yang baru lahir. Kesalahan pencatatan umur tunggal akan berdampak pada kesalahan klasifikasi kelompok umur. Sebagai contoh, seorang wanita (X) berumur 14 tahun dicatat berumur 15 tahun. Dari sisi kelompok umur lima tahunan, X akan tercatat pada kelompok 10-14 tahun, padahal seharusnya berada pada kelompok umur 15-19 tahun. Kesalahan klasifikasi kelompok umur ini selanjutnya akan berpengaruh terhadap kurang tepatnya hasil perhitungan berbagai indikator kependudukan dan ketenagakerjaan, seperti kurang tepatnya hasil hitungan angka dependency ratio, jumlah angkatan kerja, indikator terkait fertilitas dan juga berbagai indikator lainnya. Secara umum, komposisi penduduk menurut umur sangat penting bagi pemerintah dan dunia bisnis. Bagi pemerintah, struktur umur perlu menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan publik, karena kebutuhan penduduk terhadap suatu produk atau pelayanan sangat bervariasi menurut umur. Demikian juga dari sisi bisnis, struktur umur akan mempengaruhi segmentasi pasar. Sejalan dengan desentralisasi pembangunan, komposisi penduduk menurut umur penting untuk skala nasional dan juga regional. 1.2 Sistematika Penulisan Tulisan ini terdiri dari enam bab. Bab I. Pendahuluan, berisi latar belakang yang menjelaskan betapa pentingnya akurasi umur, kemudian dilanjutkan dengan sistematika penulisan. Bab II. Konsep dan Definisi, pada bab ini dijelaskan konsep definisi umur dalam SP 2010, dan juga penjelasan tentang jenis – jenis kesalahan
Statistik Sosial BPS Waropen Page 2

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 pencatatan umur serta klasifikasi umur yang sering digunakan dalam penelitian. Bab III. Evaluasi kualitas data struktur umur. Pada bab ini dijelaskan alat evaluasi data struktur umur, yakni indeks Whipple, indeks UN, dan penggambaran piramida penduduk beserta komposisi jenis kelamin. Pembahasan dijelaskan dengan Bab IV. Berisi indicator struktur umur, yakni umur median, rasio ketergantungan usia, dan rasio penduduk tua muda. Kemudian dilanjutkan Bab V. berisi pembahasan tentang evaluasi dan indicator struktur umur penduduk Kabupaten Waropen berdasarkan data dari SP2010. Kemudian Bab VI. Penutup yang berisi kesimpulan dari pembahasan yang telah dilakukan. Lalu lampiran data struktur umur tunggal menurut jenis kelamin.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 3

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 BAB II KONSEP DAN DEFINISI 2.1 Konsep Umur Pada SP 2010 Dalam demografi konsep umur mengacu pada keadaan ulang tahun terakhir, artinya umur dihitung dalam tahun pembulatan ke bawah. Sebagai contoh, seseorang berumur 12 tahun 11 bulan, maka dicatat berumur 12 tahun. Bayi yang berumur kurang dari tahun, maka dicatat berumur 0 tahun. Untuk pencatatan informasi umur bayi dalam satuan bulan juga berlaku hal serupa, yaitu dicatat pembulatan ke bawah. Sebagai contoh seorang bayi meninggal pada umur 7 bulan 25 hari, maka dicatat sebagai kematian bayi berumur 7 bulan. Dalam Sensus Penduduk (SP) 2010, informasi umur penduduk ditangkap melalui pertanyaan 204 kuesioner SP2010 C1, yaitu:

Umur maksimal dalam SP2010 adalah 98 tahun, artinya jika ada responden yang berumur 98 tahun atau lebih dicatat berumur 98 tahun. 2.2 Kesalahan Pencatatan Umur Secara umum terdapat tiga jenis kesalahn yang sering ditemui dalam pencatatan umur, yaitu: 1. Kesalahan penuturan umum (age misstatement) Kesalahan ini terjadi karena responden memang tidak tahu berapa umurnya, lupa dan tidak punya catatan terkait dengan umur atau tidak bersedia

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 4

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 menyebutkan umurnya sehingga si pencacah harus mengira-ngira umur responden. 2. Digit preference Ada kecenderungan orang untuk menyebutkan umur berakhiran 0 atau 5 dan menghindari umur berakhiran 1. 3. Dalam kelompok umur tertentu jumlah penduduk sering underestimate atau overestimate. Underestimate untuk kelompok umur dibawah lima tahun,terutama jumlah bayi baru lahir. Underestimate untuk kelompok umur tua. Underestimate untuk anggota rumahtangga lainnya (pembantu,sopir yang menginap). Overestimate untuk penduduk usia muda dan usia produktif (kuliah/sekolah atau bekerja di kota lain tetap dicatat sebagai anggota rumah tangga). 2.3 Klasifikasi Struktur Umur Klasifikasi struktur umur dilakukan sesuai dengan tujuan penyusunan indikator dan analisis lanjutan. Ada beberapa jenis klasifikasi umur yaitu:  Umur tunggal Klasifikasi umur tunggal diperlukan untuk tujuan-tujuan spesifik penyusunan indikator seperti angka kematian bayi, perkiraan jumlah pemilih pada saat Pemilihan Umum (Pemilu) dan kebijakan-kebijakan strategis pemerintah terkait penyediaan fasilitas pelayanan dan dunia bisnis untuk ekspektasi pasar.  Pengelompokan Umur Lima Tahunan Data penduduk kelompok umur lima tahunan (0-4, 5-9, 10-14 dst) diperlukan untuk penyusunan berbagai indikator kependudukan dan ketenagakerjaan, seperti angka dependency ratio, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) menurut kelompok umur, tingkat penggangguran terbuka menurut kelompok umur, rasio anak ibu dan berbagai indikator fertilitas lainnya.  Pengelompokan Umur Untuk Analisis Pendidikan Untuk analisis pendidikan, pengelompokan umur mengikuti usia jenjang pendidikan yaitu : SD (7-12 Tahun), SMP (13-15 Tahun), SMA (16-18 Tahun) dan Universitas (19-24 Tahun). Dari klasifikasi kelompok umur ini, selanjutnya
Statistik Sosial BPS Waropen Page 5

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 dapat dihitung berbagai indikator pendidikan seperti Angka Partisipasi Sekolah (APS), Angka Partisipasi Kasar (APK), Angka Partisipasi Murni (APM) dan Angka Drop menurut jenjang pendidikan.  Pengelompokan Umur untuk Analisis Kesehatan Beberapa indikator kesehatan seperti fertilitas dan mortalitas diturunkan dari kelompok umur tertentu. Sebagai contoh Indikator rasio ibu anak memerlukan input data penduduk umur 0-4 tahun dan wanita umur 15-49 tahun,indikator kematian bayi memerlukan informasi yang teliti tentang usia bayi pada saat meninggal.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 6

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 BAB III METODE EVALUASI DATA STRUKTUR UMUR

Metode yang digunakan untuk mengevaluasi data struktur umur Kabupaten waropen dalam makalah ini, adalah sebagai berikut:  Penghitungan indeks Whipple  Penghitungan indeks United Nation  Komposisi jenis kelamin  Piramida penduduk 3.1 Indeks Whipple Indeks ini digunakan untuk mengukur tingkat kecenderungan responden dalam menyebutkan angka 0 atau 5 dalam penuturan umur. Umur pada masa kanak-kanak dan umur tua, tidak dilibatkan dalam penghitungan indeks Whipple karena untuk kelompok ini lebih banyak kesalahan yang berhubungan dengan kesalahan pelaporan umur daripada kecendrungan untuk menyebutkan angka tertentu. Indeks ini dihitung sebaga rasio dari penduduk umur 25, 30, 35, 40, 45, 50, 55, dan 60 dengan seperlima dari jumlah penduduk umur 23 sampai dengan 62 tahun, dirumuskan sebagai berikut:

Nilai indeks Whipple bervariasi dari 0 sampai dengan 500: Nilai indeks Whipple = 100, berarti tidak ada kecenderungan untuk menyebutkan umur pada angka tertentu. Nilai indeks Whipple = 500, berarti semua orang melaporkan umurnya dalam umur yang berkahiran angka 0 atau 5. Nilai indeks Whipple antara 0 dan 100, berarti ada kecenderungan untuk menghindari angka yang berakhiran 0 atau 5.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 7

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 3.2 Indeks United Nation (UN) Indeks UN untuk melihat tingkat akurasi umur dan jenis kelamin. Indeks ini menggabungkan perkiraan akurasi dari umur jmenurut kelompok umur untuk laki-laki dan perempuan secara terpisah dengan perkiraan akurasi dari rasio jenis kelamin untuk kelompok umur yang berbeda. Kualitas umur menurut kelompok umur dievaluasi dengan rata-rata rasio umur. Rasio umur adalah rasio antara penduduk pada umur tertentu dengan setengah dari jumlah penduduk pada kelompok umur sebelum dan sesudahnya, dan dinyatakan dalam persentase. Dengan adanya fluktuasi dalam kelahiran, kematian, dan imigrasi pada masa lampau, penduduk pada tiga kelompok umur yang berurutan tersebut hampir mendekati series linear. Oleh karena itu, rasio umurnya mendekati seratus. Deviasi dari 100 menunjukkan sejauh mana terjadi kesalahan pelaporan umur pada kelompok umur tersebut. Jumlah mutlak deviasi dari semua kelompok umur merupakan ukuran yang menujukkan tingkat kesalahan dalam pelaporan umur. Jumlah mutlak deviasi pada rasio jenis kelamin dari kelompok-kelompok umur tersebut merupakan ukuran yang menunjukkan tingkat akurasi dari rasio jenis kelamin dari data yang dievaluasi. Indeks UN dirumuskan: Indeks UN = (3 x rata-rata perbedaan sex ratio)+rata-rata deviasi rasio umur laki-laki + rata-rata deviasi umur perempuan) Kriteria indeks UN:  Jika indeks UN < 20, maka data umur dan jenis kelamin tersebut akurat;  Jika indeks UN bernilai antara 20 sampai dengan 40, maka data umur jenis kelamin tersebut tidak akurat;  Jika indeks UN > 40, maka data umur dan jenis kelamin tersebut sangat tidak akurat. 3.3 Komposisi Jenis Kelamin Evaluasi jumlah penduduk dari aspek jenis kelamin dapat digunakan untuk mendeteksi tingkat akurasi data dan member gambaran struktur penduduk suatu wilayah menurut jenis kelamin. Pada awal-awal tahun kelahiran, secara umum jumlah
Statistik Sosial BPS Waropen Page 8

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 penduduk laki-laki lebih banyak dari penduduk perempuan. Melalui proses demografi, penduduk laki-laki biasanya cenderung lebih rentan dalam hal tingkat kesehatan dan memiliki angka harapan hidup yang lebih rendah dari penduduk perempuan. Di sisi lain penduduk laki-laki memiliki mobilitas yang lebih tinggi dari penduduk perempuan terkait aktivitasnya untuk bersekolah atau mencari pekerjaan di tempat lain. Proses demografi tersebut berfluktuasi menurut kelompok umur. Evaluasi komposisi penduduk menurut jenis kelamin dapat dilakukan melalui tiga pendekatan, yakni: 1. Masculinity proportion (MP), adalah perbandingan jumlah penduduk laki-laki terhadap total penduduk.
PL PL
P

x 100 1

Sex Ratio Sex Ratio

x 100

Bila nilai MP lebih besar daripada 50 persen menunjukkan kelabihan jumlah penduduk laki-laki, dan sebaliknya bila nilai MP kurang dari 50 persen menunjukkan kelebihan jumlah penduduk perempuan. 2. Sex ratio adalah perbandingan jumlah penduduk laki-laki terhadap jumlah penduduk perempuan.
PL PP x 100 1 Masculinit y proportion Masculinit y proportion x 100

Bila nilai sex ratio lebih besar dari 100 menunjukkan kelebihan jumlah penduduk laki-laki, dan sebaliknya bila sex ratio kurang dari 100 menunjukkan kelebihan jumlah penduduk perempuan. 3. Percentage excess or deficit of males to the total population.

Nilai 0 menunjukkan jumlah penduduk laki-laki sama dengan jumlah penduduk perempuan. Nilai positif menunjukkan kelebihan jumlah penduduk laki-laki. Nilai negatif menunjukkan kelebihan jumlah penduduk perempuan.
Statistik Sosial BPS Waropen Page 9

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 3.4 Piramida Penduduk Piramida penduduk adalah grafik berbentuk piramida yang merupakan gambaran secara visual dari komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin. Penggunaan piramida akan membantu memudahkan mengenal dan memahami karakteristik penduduk di suatu wilayah menurut umur dan jenis kelamin. Ada lima model dasar piramida penduduk, yakni:

 Model 1, dasar lebar dan slope tidak terlalu curam atau datar. Bentuk semacam ini terdapat pada penduduk dengan tingkat kelahiran dan kematian sangat tinggi. Umur median rendah, sedangkan angka rasio beban tanggungan (dependency ratio) tinggi.  Model 2, dasar piramida lebih lebar dan slope lebih curam sesudah kelompok umur 0-4 tahun sampai ke puncak piramida. Terdapat pada Negara dengan permulaan petumbuhan penduduk yang tinggi/cepat akibat adanya penurunan kematian bayi dan anak-anak tetapi belum ada penurunan fertilitas, umur median (median age) sangat rendah dan dependency ratio sangat tinggi.  Model 3, terdapat pada Negara dengan tingkat kelahiran dan kematian yang begitu rendah. Karakteristik yang dimiliki piramida ini yaitu umur median
Statistik Sosial BPS Waropen Page 10

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 sangat tinggi, dengan beban tanggungan sangat rendah terutama pada kelompok-kelompok umur tua.  Model 4, piramida penduduk denagn bentuk lonceng/genta (the bellshaped pyramid). Bentuk ini dicapai oleh Negara-negara yang paling sedikit sudah 100 mengalami penurunan tingkat kelahiran dan kematian. Umur median cenderung menurun dan angka beban tanggungan meninggi.  Model 5, tingkat kelahiran dan kematiannya sangat rendah. Menyebabkan berkurangnya jumlah absolut penduduk. Berdasarkan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin, krakteristik penduduk dari suatu Negara dapat dibedakan atas tiga ciri yaitu: 1. Expansive: jika sebagian besar penduduk berada dalam kelompok umur muda. Tipe ini umumnya terdapat pada Negara-negara yang mempunyai angka kelahiran dan angka kematian tinggi. 2. Constrinctive: jika penduduk yang berada dalam kelompok termuda jumlahnya sedikit. Tipe ini terdapat pada Negara-negara dimana tingkat kelahiran turun dengan cepat, dan tingkat kematiannya rendah. 3. Stationary: jika banyaknya penduduk dalam tiap kelompok umur hampir sama, kecuali pada tingkat kelahiran dan tingkat kematian rendah.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 11

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 BAB IV INDIKATOR STRUKTUR UMUR Dalam bab ini hanya akan mengulas beberapa indikator yang sering digunakan, seperti umur median, rasio ketergantungan usia, dan rasio penduduk tua muda. 4.1 Umur Median Umur Median adalah umur yang membagi penduduk menjadi dua bagian dengan jumlah yang sama, dimana bagian pertama lebih muda dan bagian kedua lebih tua daripada umur median. Kegunaan dari ukuran umur median adalah untuk mengukur tingkat pemusatan penduduk pada kelompok-kelompok umur tertentu. Umur Median dirumuskan sebagai berikut:
N Md l Md 2 f Md fx i

Dimana:

Dengan menggunakan ukuran umur median ini dapat ditentukan kategori penduduk suatu wilayah dengan berdasarkan hal-hal sebagai berikut: Penduduk Muda Penduduk Menengah Penduduk Tua : : : < 20 tahun 20-29 tahun > 30 tahun

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 12

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 4.2 Rasio Ketergantungan Usia Ada tiga pengelompokan penduduk berkenaan dengan kaitan antara struktur umur dan kemampuan berproduksi aecara ekonomi, yaitu:  Kelompok penduduk usia muda, yaitu penduduk yang berumur dibawah 15 tahun ( 0 – 14 tahun).  Kelompok penduduk usia produktf, yaitu penduduk yang berumur 15 – 64 tahun.  Kelompok penduduk usia tua, yaitu penduduk yang berumur 65 tahun ke atas. Rasio ketergantungan usia adalah angka yang menyatakan perbandingan antara penduduk yang tidak produktif (usia muda dan usia tua) terhadap penduduk usia produktif. Rasio ketergantungan usia menyatakan jumlah orang yang secara ekonomi tidak aktif per seratus penduduk usia aktif secara ekonomi. Secara matematis, hubungan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: Total dependency ratio = Youth dependency ratio + Aged dependency ratio Rasio ketergantungan usia dibedakan menjadi tiga yakni:
Total Dependency Ratio P0
14

P65
64

x 100

P15

Youth Dependency

Ratio

P0 P15

14 64

x 100

Aged Dependency

Ratio

P65 P15
64

x 100

4.3 Rasio Penduduk Tua Muda Umur median sering digunakan sebagai dasar untuk menggambarkan apakah kondisi penduduk suatu wilayah termasuk kategori “muda”atau “tua” atau termasuk “terlalu tua” atau “terlalu muda”. Populasi penduduk dengan nilai median dibawah 20 tahun dapat digambarkan sebagai “muda”, median sebesar 30 tahun atau lebih sebagai “tua”, dan populasi penduduk dengan median 20 sampai 29 tahun sebagai usia “menengah (intermediate)”.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 13

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 Rasio penduduk tua adalah rasio jumlah usia tua terhadap penduduk usia muda, dengan memperhitungkan jumlah dan perubahan pada kedua ujung distribusi usia secara bersamaan. Rasio penduduk tua muda dirumuskan sebagai berikut:

P65 P0
14

x 100

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 14

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 BAB V PEMBAHASAN 5.1 Evaluasi Struktur Umur 5.1.1 Indeks Whipple Berdasarkan hasil penghitungan (lampiran no.1) diperoleh indeks Whipple sebesar 124.67, hal ini bahwa kecenderungan penyebutan umur berakhiran 0 dan 5 pada hasil SP 2010 Kabupaten Waropen relatif kecil. 5.1.2 Indeks UN

Tabel 1. Penghitungan Indeks UN
Perempuan 1542 1443 1193 1022 1070 1274 988 816 610 509 380 224 168 135 75 53 Sex Ratio 114.267 116.701 130.847 104.403 106.822 85.4788 118.32 118.382 141.803 122.2 126.053 128.571 106.548 97.037 110.667 92.4528 Perbedaan Sex Ratio -2.4341312 -14.145288 26.4434741 -2.4192988 21.343623 -32.841031 -0.0625149 -23.420926 19.6028858 -3.8522387 -2.518797 22.0238095 9.51058201 -13.62963 18.2138365 21.8143553 1.55816823 Rasio Umur 101.35 113.49 78.92 106.03 94.204 113.77 94.985 108.94 92.56 105.27 87.538 85.442 100 92.222 Laki-Laki Deviasi Rasio umur thd 100 1.354198014 13.48600509 -21.07988166 6.029684601 -5.795847751 13.77128954 -5.014749263 8.942065491 -7.44047619 5.274725275 -12.46200608 -14.55847255 0 -7.777777778 25.27124326 1.94394179 Rasio Umur 105.521 96.7951 90.3226 93.2056 123.81 94.5455 102.128 92.0755 102.828 103.683 81.7518 93.5933 111.111 79.7872 Perempuan Deviasi Rasio umur thd 100 5.521023766 -3.204868154 -9.677419355 -6.794425087 23.80952381 -5.454545455 2.127659574 -7.924528302 2.828282828 3.683492497 -18.24817518 -6.406685237 11.11111111 -20.21276596 28.84231914 2.218639934

Kelompok Umur 0-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75+ Jumlah Mutlak Rata-rata

Laki-laki 1762 1684 1561 1067 1143 1089 1169 966 865 622 479 288 179 131 83 49

Indeks UN

= (3 x 1.558) + 1.944 + 2.219 = 8.837 Berdasarkan indeks UN sebesar 8.84, maka dapat disimpulkan bahwa data umur

dan jenis kelamin SP 2010 Kabupaten Waropen dikategorikan akurat.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 15

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 5.1.3 Komposisi Jenis Kelamin Tabel 2. Penghitungan Masculinity Proportion, Sex ratio, dan Percentage Exces of Males to The Total Population
Kabupaten Waropen Distrik: Waropen Bawah Inggerus Urei Faisei Oadate Wapoga Masirei Risei Sayati Demba Walani Kirihi Total Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 2595 2312 866 752 3458 2943 803 663 894 812 657 658 842 785 1067 939 1243 1036 712 602 13137 11502 Total 4907 1618 6401 1466 1706 1315 1627 2006 2279 1314 24639 Masculinity Proportion 52.88363562 53.52286774 54.02280894 54.77489768 52.40328253 49.96197719 51.75169023 53.19042871 54.54146556 54.18569254 53.31791063 Sex Ratio 112.24048 115.15957 117.49915 121.11614 110.09852 99.848024 107.26115 113.63152 119.98069 118.27243 114.21492 % of the Excess of males to the total population 5.767271245 7.045735476 8.045617872 9.549795362 4.806565064 -0.076045627 3.503380455 6.380857428 9.08293111 8.371385084 6.635821259

Berdasarkan tabel di atas menunjukkan bahwa pada Kabupaten Waropen terjadi kelebihan penduduk laki-laki, Kelebihannya mencapai 6.64 persen. Dari total penduduk sebanyak 24,639 jiwa, dimana 53.32 persen adalah penduduk laki-laki sedangkan sisanya 46.68 persen adalah penduduk perempuan. Jika dilihat secara mikro, kesepuluh distrik yang tersebar di Kabupaten Waropen merupakan wilayah kelebihan peduduk laki-laki kecuali distrik Masirei, dimana Distrik Urei Faisei dan Waropen Bawah adalah Distrik terpadat penduduknya di Kabupaten Waropen.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 16

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010

Distribusi Penduduk Waropen Menurut Jenis Kelamin

Perempuan 46.68%

Laki-laki 53.32%

Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Distrik Kabupaten Waropen
7000 6000 5000 4000 3000 2000 1000 0 Oadate Walani Inggerus Risei Sayati Urei Faisei Wapoga Waropen Bawah Masirei Demba Kirihi

Distrik: Laki-laki Perempuan

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 17

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 5.1.4 Piramida Penduduk

Piramida Penduduk Waropen 2010
75+ 70-74 65-69 60-64 55-59 50-54 45-49 40-44 35-39 30-34 25-29 20-24 15-19 10-14 5-9 0-4 2000 1500 1000 500 Laki-laki 0 500 Perempuan 1000 1500 2000

Piramida penduduk Kabupaten Waropen tahun 2010 terkategori sebagai tipe ekspansif sehingga dapat diindikasikan angka kematian dan kelahiran di Waropen tinggi, dimana sebagian besar penduduk berada pada kelompok umur muda. Hal tersebut ditandai dasar piramida yang cukup lebar menunjukkan kelompok penduduk ini memiliki angka rasio ketergantungan penduduk muda yang cukup tinggi, sementara puncak piramida yang menciut tajam menunjukkan rendahnya angka rasio ketergantungan penduduk tua.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 18

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 5.2 Indikator Struktur Umur 5.2.1 Umur Median Tabel 3. Penduduk Waropen Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin Tahun 2010
Kelompok Umur 0-4 5-9 10-14 15-19 20-24 25-29 30-34 35-39 40-44 45-49 50-54 55-59 60-64 65-69 70-74 75+ Jumlah Laki-laki 1762 1684 1561 1067 1143 1089 1169 966 865 622 479 288 179 131 83 49 13137 Perempuan 1542 1443 1193 1022 1070 1274 988 816 610 509 380 224 168 135 75 53 11502 Total 3304 3127 2754 2089 2213 2363 2157 1782 1475 1131 859 512 347 266 158 102 24639 Kumulatif Total 3304 6431 9185 11274 13487 15850 18007 19789 21264 22395 23254 23766 24113 24379 24537 24639 % Kumulatif 13.40963513 26.10089695 37.27829863 45.75672714 54.73842283 64.32890945 73.08332319 80.31575957 86.30220382 90.89248752 94.37883031 96.45683672 97.8651731 98.94476237 99.58602216 100

Berdasarkan tabel di atas kita memperoleh: N = 24,639 l med = 20 i = 5 f md = 2,213 = 11,274 Sehingga:

Ternyata umur median Kabupaten Waropen berdasarkan hasil SP 2010 sebesar 22 tahun, artinya penduduk Kabupaten Waropen termasuk kategori penduduk usia menengah (intermediate).

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 19

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 5.2.2 Rasio Ketergantungan Usia Tabel 4. Rasio Ketergantungan Usia Kab. Waropen 2010
Kelompok Umur 0-14 15-64 65+ Jumlah Jumlah Penduduk 9185 14928 526 24639 Total Dependency Ratio 65.05 Youth Dependency Ratio 61.53 Aged Dependency Ratio 3.52

% Penduduk 37.28 60.59 2.13 100

Hasil SP 2010 memberikan fakta bahwa Kabupaten Waropen memiliki komposisi penduduk muda sebesar 37.28 persen, penduduk usia produktif sebesar 60.59 persen, dan penduduk tua sebesar 2.13 persen. Dengan total dependency ratio mencapai 65.05 persen, artinya setiap 100 penduduk usia produktif menanggung 65 penduduk usia non produktif. 5.2.3 Rasio Penduduk Tua Muda Tabel 5. Rasio Penduduk Tua Muda Kab. Waropen 2010
Kelompok Umur 0-14 15-64 65+ Jumlah Jumlah Penduduk 9185 14928 526 24639 Rasio Penduduk Tua Muda

5.73

Rasio penduduk tua muda di Kabupaten waropen sebesar 5.73 persen, artinya penduduk Kabupaten Waropen tergolong penduduk kelompok muda.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 20

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 BAB VI PENUTUP 6.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan pada bab sebelumnya, dapat ditarik beberapa kesimpulan, yaitu sebagai berikut:  Kecenderungan penyebutan umur berakhiran 0 dan 5 pada hasil SP 2010 Kabupaten Waropen relatif kecil.  Data umur dan jenis kelamin hasil SP 2010 Kabupaten Waropen dikategorikan akurat.  Pada Kabupaten Waropen terjadi kelebihan penduduk laki-laki, Kelebihannya mencapai 6.64 persen. Dari total penduduk sebanyak 24,639 jiwa, dimana 53.32 persen adalah penduduk laki-laki sedangkan sisanya 46.68 persen adalah penduduk perempuan.  Distrik Urei Faisei dan Waropen Bawah merupakan Distrik terpadat penduduknya di Kabupaten Waropen.  Piramida penduduk Kabupaten Waropen tahun 2010 terkategori sebagai tipe ekspansif.  Penduduk Kabupaten Waropen termasuk kategori penduduk usia menengah (intermediate).  Total dependency ratio Waropen mencapai 65.05 persen, artinya setiap 100 penduduk usia produktif menanggung 65 penduduk usia non produktif.  Penduduk Kabupaten Waropen tergolong penduduk kelompok muda.

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 21

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010 Lampiran 1. Penduduk Kabupaten Waropen Menurut Umur Tunggal dan Jenis Kelamin Mei 2010
Umur Tunggal 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan 300 245 336 325 362 319 379 339 385 314 346 314 365 304 341 265 296 274 336 286 372 274 314 225 324 225 277 246 274 223 254 218 241 211 212 220 188 175 172 198 281 268 234 176 197 223 216 202 215 201 236 269 210 233 231 275 197 255 215 242 391 291 193 173 212 170 174 172 199 182 230 211 187 147 219 161 144 148 186 149 287 166 157 134 143 98 131 96 147 116 139 113 107 104 141 135 104 76 131 81 141 118 110 63 68 87 81 66 Total 545 661 681 718 699 660 669 606 570 622 646 539 549 523 497 472 452 432 363 370 549 410 420 418 416 505 443 506 452 457 682 366 382 346 381 441 334 380 292 335 453 291 241 227 263 252 211 276 180 212 259 173 155 147

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 22

STRUKTUR UMUR PENDUDUK WAROPEN 2010
54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 87 88 89 90 93 96 Total 79 76 56 53 47 56 62 35 25 22 35 29 21 33 24 24 28 13 22 11 9 13 6 6 5 3 2 4 0 3 0 1 1 1 1 2 0 1 13137 46 51 53 46 32 42 46 35 22 34 31 25 20 33 29 28 18 24 15 12 6 10 9 6 9 2 4 3 3 2 1 2 0 0 0 1 1 0 11502 125 127 109 99 79 98 108 70 47 56 66 54 41 66 53 52 46 37 37 23 15 23 15 12 14 5 6 7 3 5 1 3 1 1 1 3 1 1 24639

Indeks Whipple:

Statistik Sosial BPS Waropen

Page 23

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->