Anda di halaman 1dari 3

[QUANTITATIVE AND QUALITATIVE RESEARCH] September 29, 2011 Nama : Gian Fitria Anggraini NIM : 1101578 Learning Log

Metode Penelitian (Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif) A. Pengertian Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Penelitian kuantitatif adalah penelitian pendidikan dimana peneliti yang memutuskan hal apa yang akan diteliti, membuat pertanyaan yang spesifik, mempersempit pertanyaan, mengumpulkan data yang dapat diukur dari partisipan, menganilisis data menggunakan statistik, melakukan inquiry yang tidak bias, dan bersikap objektif. Penelitian kualitatif adalah penelitian pendidikan dimana peneliti mendasarkan penilaiannya pada sudut pandang partisipan, pertanyaan penelitian yang lebih luas dan umum, pengumpulan data berupa kata-kata yang berasal dari partisipan, mendeskripsikan dan menganalisis kata-kata tersebut sebagai suatu tema (pokok masalah), melakukan inqury secara subjektif dan bersifat bias. B. Sejarah Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif 1. Penelitian Kuantitatif Beberapa Poin dalam sejarah perkembangan penelitian Kuantitatif, diantaranya: Muncul pada akhir abad ke 19 dan mendominasi penelitian pendidikan pada abad 20. Berasal dari ide-ide penelitian yang ada di bidang physical sciences (Fisika dan Kimia). Pertama kali meneliti tentang identifikasi pola pendidikan dengan menilai atau mengukur kemampuan individual, mengumpulkan skor (angka) dari partisipan, dan menerapkan prosedur eksperimen psikologi serta survei dengan skala besar. Tiga topik yang muncul pada perkembangan penelitian kuantitatif yaitu, a) Prosedur Statistik, b) tes dan pengukuran, c) desain penelitian. Karakterisitik yang muncul pada penelitian kuantitatif berdasarkan sejarah, yaitu: a. Penekanan dalam mengumpulkan dan menganalisis informasi dalam bentuk angka-angka, b. Penekanan dalam mengumpulkan skor-skor yang mengkur atribut yang berbeda pada setiap individu maupun organisasi, dan c. Penekanan dalam prosedur penelitian yang membandingkan kelompok atau yang menghubungkan beberapa faktor pada individu atau kelompok eksperimen, studi korelasi dan survei. 2. Penelitian Kualitatif Perkembangan sejarah kualitatif mengantarkan pada suatu karakteristik penelitian kualitatif, yaitu: Suatu pengakuan bahwa sebagai seorang peneliti juga membutuhkan sudut pandang dari partisipan dalam penelitiannya, Sebuah pengakuan bahwa bahwa kita membutuhkan pertanyaan yang sifatnya umum, terbuka dan mengumpulkan data di tempat-tempat orang bekerja dan berkegiatan, Sebuah pengakuan bahwa penelitian memiliki peran dalam mendukung suatu perubahan dan upaya perbaikan bagi kehidupan individu.

[QUANTITATIVE AND QUALITATIVE RESEARCH] September 29, 2011 C. Karakteristik Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Di bawah ini akan dibahas perbedaan karakteristik antara penelitian kuantitatif dan kualitatif, berdasarkan enam aspek, diantaranya yaitu: Aspek Identifikasi masalah penelitian Kuantitatif Deskripsi mengenai trends (topik masalah) atau penjelasan mengenai hubungan diantara variabel penelitian Memberikan peran yang besar terhadap pertanyaan penelitian yang akan diajukan Pembenaran masalah penelitian dan membuat tujuan (melalui pernyataan tujuan dan pertanyaan penelitian atau hipotesis) penelitian Tujuan serta pertanyaan penelitiannya lebih spesifik dan menyempit Mencari data variabel yang bisa diukur dan dapat diobservasi Mengumpulkan data menggunakan instrumen tertentu Menyatukan data berupa angka yang dapat diukur Mengumpulkan informasi dari sejumlah individu (banyak) Kualitatif Eksplorasi masalah yang belum diketahui Pemahaman yang lebih mendetail mengenai Central Phenomenon Tidak mengharuskan adanya pertanyaan penelitian yang spesifik (perannya kecil) Pembenaran terhadap pentingnya meneliti permasalahan dalam penelitian tersebut Tujuan dan pertanyaan penelitian lebih umum dan luas Mencari pemahaman berdasarkan sudut pandang/pengalaman partisipan Mengumpulkan data menggunakan bentuk yang umum, memunculkan pertanyaan untuk mengizinkan partisipan mengemukakan responnya Menyatukan data berupa teks kalimat atau gambar (foto) Mengumpulkan informasi dari sekelompok kecil individu atau tempat Data analisis berupa analisis teks Data analisis mengembangkan gambaran hasil dan tema Interpretasi mengandung pernyataan utama tentang makna dalam penemuan penelitian

Peninjauan literatur

Spesifikasi tujuan penelitian

Pengumpulan data

Menganalisis dan menginterpretasi data

Laporan dan evaluasi penelitian

Analisis data cenderung mengandung analisis statistik. Analisis data cenderung mengikutsertakan penjelasan mengenai topik masalah, perbandingan perbedaan dalam suatu kelompok, atau hubungan antar variabel. Interpretasi data menghasilkan data perbandingan antara prediksi dengan hasil penelitian sebelumnya. Laporan penelitian menggunakan aturan standar, struktur yang sudah baku dan menggunaka kriteria evaluasi yang sudah ada. Penelitian biasanya bersifat objektif dan tidak bias.

Laporan penelitian lebih fleksibel, membuat struktur dan kriteria evaluasi sendiri. Penelitian lebih bersifat subjektif dan pendekatannya bisa bias.

[QUANTITATIVE AND QUALITATIVE RESEARCH] September 29, 2011 D. Desain Penelitian yang berhubungan dengan Kualitatif dan Kuantitatif Ada beberapa desain yang menggunakan pendekatan kualitatif maupun kuantitaif atau gabungan keduanya,diantaranya yaitu

Desain Penelitian Kuantitatif


penelitian non intervensi penelitian intervensi

Desain Penelitian Kualitatif


Explore common experience Explore culture Explore individual stories

penelitian korelasional

survei

penelitian eksperimental

Granded Theory Research

Ethnographic Research

Narrative Research

Kombinasi Penelitan Kuantitatif dan Kualitatif Untuk memahami & menjelaskan masalah Mixed Method Research Untuk setting pendidikan Action Research

E. Cara pemilihan dalam pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif Ada tiga faktor yang menjadi pertimbangan saat akan memilih penelitian kuantitatif atau kualitatif, yaitu: 1. Sesuaikan pendekatan dengan masalah penelitian. Masalah terbaik yang sesuai dengan pendeketan kuantitatif adalah permasalahan yang berhubungan dengan trend topik atau suatu penjelasan. Sedangkan masalah terbaik bagi kualitatif adalah masalah yang membutuhkan suatu penggalian masalah agar mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Atau jika masalahnya membutuhkan penjelasan dan eksplorasi serta pemahaman yang lebih mendalam maka gunakan penelitian kombinasi. 2. Sesuaikan pendekatan dengan audiens (pembaca). Penelitian kuantitatif lebih dikenal bagi mereka yang terjun dalam penelitian eksperimen, survei, dan prosedur statistik. 3. Hubungan pendekatan dnegan pengalaman peneliti. Pilih pendekatan berdasarkan pengalaman dan latihan sendiri, serta berdasarkan kemampuan peneliti, seperti kemampuan mengkonsep ide, menjalankan penelitian, dan juga menulis literatur. Menghitung dan menganalisis data statistik, observasi serta wawancara juga merupakan keterampilan yang harus dimiliki peneliti.