Anda di halaman 1dari 12

MATA KULIAH MANAJEMEN KUANTITATIF 3 SKS

MODUL 8

TEORI PERMAINAN

TATAP MUKA : 12 (duabelas) PENYUSUN : NURMATIAS,SE,MM

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA T.A 2006/2007

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

GAME THEORY (TEORI PERMAINAN)

1. PENDAHULUAN Dalam dunia usaha (business world) yang sangat kompetitif sifatnya. Salah satunya permasalahan (persoalan) yang sangat relevan bagi pihak eksekutif ialah mempelajari atau paling tidak memperkirakan kegiatan kegiatan atau reaksi reaksi dari pihak saingan (competitor). Ide dasar dari teori permainan adalah tingkah laku strategis dari pemain atau

pengambil keputusan (player or decision maker). Setiap pemain diaanggap mempunyai suatu seri rencana atau model tingkah laku dimana dia bisa memilih kalau kita memiliki suatu set strategi. Strategi menunjukan untuk setiap situasi yang timbul dalam proses permainan, dipergunakan untuk memutuskan tindakan apa yang harus diambil.

2. PENGERTIAN Teori Permainan (Game Theory) adalah suatu pendekatan matematis untuk merumuskan situasi persaingan dan konflik antara berbagai kepentingan. Maksudnya pengambil keputusan bukan menghadapi berbagai peristiwa yang pasif, melainkan peristiwa yang aktif yaitu bersaing dengan pengambil keputusan (pemain) yang lainnya yang rasional, tanggap, dan bertujuan memenangkan persaingan atau pertarungan. Suatu situasi kompetitif yang mempunyai ciri-ciri berikut dapat disebut sebagai permainan (game), yaitu : 1. Jumlah pemin terbatas 2. Untuk setiap pemain, ada sejumlah kemungkinan tindakan yang terbatas 3. ada pertentangan kepentingan (conflict of interest) antara pemain 4. Aturan permainan untuk mengatur didalam memilih tindakan diketahui oleh setiap pemain. Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

5. Hasil seluruh kombinasi tindakan yang mungkin dilakukan berupa bilangan yang positif, negatif atau nol. Teori permainan (game theory) dapat digolongkan berdasar beberapa kriteria, yaitu : a. Jumlah pemain Berdasarkan jumlah pemain dikenal dua macam, yaitu: 1. Two-person game / dua pemain (kompetisi atau konflik yang hanya melibatkan dua pemain) 2. n-person game / n-pemain (jika pemain yang terlibat konflik lebih dari dua / n 3) b. Jumlah Pay off (hasil) yang diperoleh seluruh pemain Berdasarkan jumlah Pay-off dikenal dua macam, yaitu : 1. Zero and constant sum game / permainan jumlah nol dan jumlah konstan 2. Non zero and non constant sum game / permainan bukan jumlah nol dan jumlah tidak konstan c. Sifat tindakan (strategi) yang dipilih Berdasarkan sifat tindakan dikenal dua macam, yaitu : 1. Cooperative game ( permainan kerjasama) 2. Non cooperative game ( permainan tidak kerjasama) Bab ini akan menitik beratkan pada pembahasan two person zero sum game karena jenis ini yang paling sederhana dan paling berkembang. Konsep atau terminologi yang digunakan, prinsip pemilihan strategi dan jenis game yang lain turut dibahas sepintas. 3. PEMBAHASAN a) Matriks pay-off suatu game Yang dimaksud dengan Pay Off adalah nilai pembayaran. Matrix pay off merupakan matrix yang elemen-elemennya merupakan matriks yang elemenelemennya merupakan jumlah nilai yang harus dibayarkan dari pihak pemain yang kalah kepada yang menang pada akhir suatu permainan. Pengertian pay off tidak selalu berarti pembayaran berupa uang, akan tetapi bias juga kenaikan / penurunan market share.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

a.1 Matriks Pay-Off Suatu Game Perusahaan B Perbaikan mutu Potong harga Perusahaan A Iklan gencar Penjelasan: Jika A memilih harga sedangkan B memilih mutu maka A mendapatkan 1 dan B mendapatkan 2. Jika A memilih iklan sedangkan B memilih mutu maka A mendapatkan 2 dan B mendapatkan 1. Maka kesimpulannya iklan adalah strategi dominan bagi A begitu pula sebaliknya mutu adalah strategi yang dominan bagi B. Jumlah pay-off setiap kemungkinan kombinasi strategi tidak sama dengan nol dan tidak tetap, dengan demikian ini tergolong non zero and non constant sum game. a.2 Matriks Pay-Off Perebutan Pangsa Pasar Misalkan ada dua perusahaan yaitu perusahaan C dan D sedang berebut pangsa pasar. Maka besarnya pasar dapat berkurang atau bertambah, tetapi jumlah pangsa akan selalu tetap yaitu 100 %. Ini berarti tambahan pangsa pasar bagi suatu perusahaan merupakan bagian yang hilang dari perusahaan yang lain. Perusahaan B Perbaikan Mutu Potongan harga Perusahaan A Iklan gencar Penjelasan: 8%, -8% 7%, -7% 4%, -4% 3.5%, -3.5% Perluasan distribusi Iklan gencar 7.5%, -7.5% 3%, -3% 1,2 2,1 Perluasan distribusi 0,1 1,0

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

Jika A memilih harga dan B memilih mutu, maka pangsa pasar A bertambah 8% dan pangsa pasar B berkurang 8%. Jadi jumlah pay offnya 0% [=8% + (-8%)], sementarajumlah pasar tidak berubah yaitu 100%. Dengan aturan bahwa pay off merupakan keuntungan bagi pemain yang ditaruh di samping dan kerugian bagi pemain yang ditaruh di atas. Dan juga tanda negative merupakan symbol untuk kerugian. b) Prinsip Maximin dan Minimax Prinsip maximin untuk keuntungan dan prinsip minimax untuk kerugian. Menurut prinsip maximin, pemain A adalah pesimistik, sehingga akan memilih strategi yang memaksimumkan keuntungan dari kemungkinan pay-off yang minimum. Pada waktu yang sama, B berusaha meminimumkan kerugian dari kerugian yang diperkirakan maksimum. Sebagai contoh, pemain A, 4 adalah keuntungan minium untuk strategi 1, dan 3 adalah keuntungan minimum untuk strategi 2. Karena nilai maksimum dari kedua nilai ini adalah 4, maka strategi 1 dipilih oleh A. Bagi B, 8 adalah kerugian maksumum untuk strategi x. Kerugian maksimum untuk y adalah 4 dan kerugian maksimum untuk z adalah 7,5. Kerugian minimum adalah 4 (minimum 8, 4, 7, 5), sehingga strategi y yang dipilih oleh B. Karena setiap pemain tidak berkeinginan mengubah satu strategi yang telah dipilih, maka game itu menghasilkan yang disebut pure strategy. Pemain B PemainA minimum (4) maximin 2 3 8 7 8 (4) 3,5 (4) 7,5 3,5 7,5 1 Keuntungan

Keuntungan Maksimum

Minimax

Dari table di atas dapat dibuktikan nilai minimax lebih besar atau sama dengan nilai maximin. Dalam kasus dimana nilai minimax sama dengan nilai maximin, maka pure strategy yang bersangkutan dinamakan strategi optimum dan permainan dikatakan Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

meiliki suatu saddle point. Value of game dengan pure strategi optimum tertentu adalah sama dengan nilai maximin dan minimax dan pada umumnya value of game harus memenuhi pertidaksamaan : nilai maximin < nilai permainan < nilai minimax. c) Peranan Dominasi Konsep dominasi berguna untuk matrix pay-off ukuran besar. Aturan dominasi dapat diterapkan untuk mengurangi ukuran matrix sebelum analisis terakhir untuk menentukan solusi optimum. Lihat contoh pada table berikut : Pemain B w 4 6,5 5,5 4,5 x 8 9 4 2,5 Y 3,5 5,5 4,5 5 z 6 7 7,5 5

1 2 3 4

Pemain B w 2 3 6,5 5,5 x 9 4 Y 5,5 4,5 z 7 2,5 A

Masing-masing pemain yang berebut pangsa pasar memiliki empat strategi. Bagi pemain A, strategi 1 dan 4 didominasi oleh strategi 2, karena itu dapat dibuang dari matiks pay-off. Dengan meneliti baris yang tersisa, yaitu 2 dan 3 terlibat bahwa untuk pemain B, strategi w dan z didominasi oleh y. sehingga kolom-kolom itu dapat dihapus seperti table berikut :

Pemain B x 9 y (5,5)

Pemain A

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

d) Mixed Strategy Untuk jenis permainan ini, dapat dicapai suatu solusi keseimbangan dengan menganggap bahwa pemain akan memilih mixed strategy. Metode mixed strategy menganggap bahwa karena tak ada pemain yang tahu strategi apa yang akan dipilih pemain lain, setiap pemain akan berusaha merumuskan suatu strategi yang berakibat sama saja terhadap strategi yang dipilih lawan. Ini dapat dicapai dengan meilih secara random diantara beberapa strategi. Sebagai contoh perhatikan kasus berikut. Dua perusahaan sedang berebut pangsa pasar, masing-masing memiliki 4 strategi dengan pay off seperti berikut: Perusahaan B Perusahaan A w 3 -7 1 4 4 x 1 6 0 8 8 y -2 4 -5 -1 4 z 3,5 10 3 4 10
Keuntungan Minimum -2 -7 -5 -1 maksimum

Kerugian maksimum

k l m n

Langkah pertama terapkan prinsip maximin dan maximax. Karena nilai maximin keuntungan tidak sama dengan nilai maximax kerugian, maka game ini tidak memiliki suatu saddle point atau pure strategy bukan merupakan strategi optimum, sebagai gantinya keseimbangan dapat dicapai jika digunakan mixed strategy. Langkah kedua terapkan strategi dominan, dengan harapan ukuran matriks pay-off dapat diperkecil. Strategi k dan m didominasi oleh strategi n, sehingga strategi k dan m dapat dihilangkan dan yang tersisa strategi 1 dan n. Sementara itu strategi x dan z juga didominasi oleh strategi y, sehingga x dan z dapat dihilangkan dan yang tersisa strategi w dan y. Matriks pay-off yang sudah ringkas adalah :

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

Perusahaan B

w l Perusahaan A n 4 -7

y 4 -1

e) Linear Programming dan Game Theory Linear programming dapat diterapkan pada two person zero sum game untuk mencari probabilitas yang berhubungan dengan mixed strategy. Keuntungan utama linear programming adalah bahwa ia dapat diterapkan pada game dengan lebih dari dua strategi untuk setiap pemain. Sementara expected gain and loss hanya dapat diterapkan pada game dimana setiap pemain hanya memiliki dua strategi. Untuk sederhananya, solusi mixed strategy dengan linear programming akan ditunjukkan melalui suatu game dimana setiap pemain hanya memiliki dua strategi. Misalkan probabilitas perusahaan A memilih strategi l dan n diberi symbol pl dan pn. Jika perusahaan B memilih w, maka expected gain A adalah -7pl + 4pn. Karena A ingin memaksimumkan expected gain, maka expected gain itu harus sama atau lebih besar dari value of game. Jika value of game dilambangkan dengan v, maka expected gain A untuk berbagai pilihan B dituliskan sebagai : -7pl + 4pn v B memilih w 4pl 1 pn v B memilih y Diketahui bahwa pl + pn = 1 Perusahaan A bertujuan memaksimumkan expected gain yang dapat dicapai dengan memaksimumkan value of game (v). Jika semua kendala dibagi dengan v diperoleh : -7 PI + 4 Pn 1 v v v v 4 PI - 1 Pn 1 PI + Pn = 1 Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

misalkan = PI = PI dan Pn = Pn. Tujuan perusahaan A adalah memaksimumkan yang v v dapat dicapai dengan minimumkan 1/v. Untuk sederhananya, misalkan 1/v =V. Kemudian model linear programmingnya adalah : Minimumkan V = PI + Pn dengan syarat -7PI + 4Pn 1 47PI + 4Pn 1 PI . Pn 0 Perumusan masalah linear programming bagi perusahaan B dapat dilakukan dengan cara serupa. Tujuan B meminimumkan expected loss demikian hingga : -7Pw + 4P v 4Pw - 1Pv v Dan diketahui Pn + Py = 1 Jika semua kendala dibagi dengan v diperoleh : -7 Pw + 4 Py 1 v v v v v v v 4 Pw - 1 Py 1 Pw + Py = 1 A memilih l A memilih n

misalkan = Pw = Pw dan Py = Py. Perusahaan B bertujuan meminimumkan expected v v loss yang dapat dicapai denga meminimumkan value of game (v) atau memaksimumkan 1/v. karena itu model linear programming bagi B adalah : maksimumkan V = Pw + Py dengan syarat -7 Pw + 4 Py 1 4 Pw - 1 Py 1 Pw . Py 1 0 Jika diperhatikan lebih cermat, model linear programming bagi B ini merupakan bentuk dual dari model linear programming bagi A. ini berarti solusi simplex Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

diantaranya

memiliki

hubungan

dan

besarnya

sama.

Karena

itu

cukup

menyelesaikan salah satu model saja untuk mendapatkan solusi keduanya. Misalkan yang dipilih untuk diselesaikan adalah model linear programming bagi B. bentuk baku model itu adalah : V - Pw - Py + OS2 = 0 -7 Pw + 4 Py + S1 = 1 4 Pw - 1 Py + S2 = 1 f) Dilema Tahanan Suatu game dengan pay-off seperti dalam table di bawa ini dikenal dengan dilema tahanan, karena game seperti itu pertama kali untuk membahas dua orang tahanan yang bersekongkol melakukan tindak kejahatan sedang diiterogasi secarapa terpisah karena polisi tidak memiliki bukti yang kuat. Setiap tahanan memiliki dua pilihan, yaitu mengakui atau menyangkal berpartisipasi dalam kegiatan. Pay-Off Dilema Tawana Perusahaan B Mengakui Menyangkal Tawanan A Mengakui Menyangkal Dilemma Tahanan ini sering terjadi dalam negosiasi politik maupun ekonomi, misalnya dalam masalah pengawasan senjata, masalah penjatahan produksi dalam suatu kartel dan masalah penentuan harga pada pasar duopoly. g) Game Berurut (Tak Serentak) Sampai saat ini kombinasi strategi para pemain diambil pada waktu yang bersamaan. Tetapi dalam beberapa kasus seorang pemain bertindak lebih dulu dan tanggapan pemain lain menyusul, jadi tidak serentak melainkan berurutan. Seperti contoh pay-off dari game berurut ini disajikan pada table berikut : Pay-Off dari Game Berurut Monopolis Melawan Membiarkan Calon Pendatang Diluar Masuk -3, -3 -6, 0 0, -6 -1, -1 -3, -3 -6, 0 0, -6 -1, -1

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

Pay-Off dari Game Berurut dalam Game Tree Calon Pendatang Monopolis Melawan Pay-Off (1.9)

Di luar

Membiarka n

(1.9)

Melawan Masuk

(0.0)

(2.1) Membiarka Cara menganalisis game berurut ini adalah jika calon pendatang di luar, maka n apapun yang diambil monopolis, pay-off calon pendatang adalah 1 dan monopolis mendapat 9. Jika calon pendatang memutuskan masuk, pay-offnya akan tergantung pada tindakan monopolist. Jika monopolis melawan, pay-off kedua pemain adalah 0. Jika monopolis membiarkan, pendatang baru mendapat 2 dan monopolis mendapat 1. Karena itu monopolis akan memilih membiarkan, jadi keseimbangannya adalah kombinasi strategi masuk membiarkan dengan pay-off pendatangan 2 dan monopolis 1. Hasil ini tampak menyakitkan bagi monopolis sebab ia akhirnya mendapat pay-off 1 dan bukan 9. Karena itu monopolis dapat mengancam untuk melawan. Agar ancaman itu tidak menakutkan calon pendatang, maka monopolis perlu memiliki kapasitas ekstra. Dengan ini monopolis diperkirakan dapat lebih sukses dalam menghadapi persaingan melawan calon pendatang sehingga pay-off dari game berurut ini berubah.

DAFTAR PUSTAKA

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF

Pangestu Subagyo, SE, MBA, Marwan Asri, T Hari Handoko Dosen-dosen Operation Research edisi 2

Handy A. Taka Riset Operasi

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

NURMATIAS,SE,MM
MANAJEMEN KUANTITATIF